Mendeskripsikan dasar-
dasar sistem jaringan di
internet/intranet
EEN PAHLEFI,S.KOM | KELAS 9
KOMPETENSI DASAR
Mendeskripsikan dasar sistem
jaringan di internet/intranet
TOPOLOGI JARINGAN
Topologi jaringan sendiri merupakan suatu bentuk/
struktur jaringan yang menghubungkan antar
komputer satu dengan yang lain dengan
menggunakan media kabel maupun nirkabel
TIPE TOPOLOGI JARINGAN
 Topologi Bus (Linear)
 Topologi Ring (Cincin)
 Topologi Star (Bintang)
 Topologi Tree (Pohon)
 Topologi Mesh (web)
TOPOLOGI BUS
 Topologi bus bisa dibilang topologi yang cukup sederhana
dibanding topologi yang lainnya.
 Topologi ini biasanya digunakan pada instalasi jaringan
berbasis fiber optic, kemudian digabungkan dengan
topologi star untuk menghubungkan client atau node.
 Topologi bus hanya menggunakan sebuah kabel jenis
coaxial disepanjang node client dan pada umumnya, ujung
kabel coaxial tersebut biasanya diberikan T konektor
sebagai kabel end to end .
TOPOLOGI BUS
KELEBIHAN TOPOLOGI BUS
 Biaya instalasi yang bisa dibilang sangat murah karena hanya
menggunakan sedikit kabel.
 Penambahan client/ workstation baru dapat dilakukan dengan
mudah.
 Topologi yang sangat sederhana dan mudah di aplikasikan
KEKURANGAN TOPOLOGI BUS
 Jika salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus
atau bermasalah, hal tersebut dapat mengganggu
komputer workstation/ client yang lain.
 Proses sending (mengirim) dan receiving (menerima)
data kurang efisien, biasanya sering terjadi tabrakan
data pada topologi ini.
 Topologi yang sangat jadul dan sulit dikembangkan.
TOPOLOGI STAR
 Topologi star atau bintang merupakan salah satu
bentuk topologi jaringan yang biasanya
menggunakan switch/ hub untuk menghubungkan
client satu dengan client yang lain.
TOPOLOGI STAR
KELEBIHAN TOPOLOGI STAR
 Apabila salah satu komputer mengalami masalah, jaringan
pada topologi ini tetap berjalan dan tidak mempengaruhi
komputer yang lain.
 Bersifat fleksibel
 Tingkat keamanan bisa dibilang cukup baik daripada topologi
bus.
 Kemudahan deteksi masalah cukup mudah jika terjadi
kerusakan pada jaringan.
KEKURANGAN TOPOLOGI STAR
 Jika switch/ hub yang notabenya sebagai titik pusat
mengalami masalah, maka seluruh komputer yang
terhubung pada topologi ini juga mengalami masalah.
 Cukup membutuhkan banyak kabel, jadi biaya yang
dikeluarkan bisa dibilang cukup mahal. Jaringan
sangat tergantung pada terminal pusat.
TOPOLOGI RING
Topologi ring atau cincin merupakan salah satu
topologi jaringan yang menghubungkan satu
komputer dengan komputer lainnya dalam
suatu rangkaian melingkar, mirip dengan cincin.
TOPOLOGI RING
KELEBIHAN TOPOLOGI RING
 Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus.
 Mudah diimplementasikan.
 Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang
cukup mudah.
 Biaya instalasi cukup murah
Biasanya topologi ini hanya menggunakan LAN card untuk
menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya.
KEKURANGAN TOPOLOGI RING
 Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/
banyaknya titik atau node.
 Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.
 Jika salah satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga ikut
putus.
 Pada topologi ini biasanya terjadi collision (tabrakan data).
TOPOLOGI MESH
 Topologi Mesh merupakan jenis pengaturan tata
letak jaringan komputer di mana masing-masing
komputer dan perangkat di jaringannya saling
berhubungan satu sama lainnya secara langsung.
TOPOLOGI MESH
KELEBIHAN TOPOLOGI MESH
 Topologi mesh merupakan jaringan kuat karena ketika satu link
dalam topologi jaringan mesh menjadi tidak stabil tidak akan
menyebabkan seluruh sistem terhenti.
 Memiliki sifat Robust, yaitu seandainya terdapat gangguan
pada koneksi sebuah komputer, misal komputer A dengan
komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara
komputer B dan A, maka gangguan tersebut tidak akan
memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lain.
 Adanya link khusus yang digunakan untuk menjamin setiap
sambungan mampu membawa beban data, sehingga
menghilangkan masalah lalu lintas data secara umum ketika
beberapa perangkat berbagi.
 Jika ada ekspansi jaringan, tidak akan menyebabkan gangguan
pada pengguna jaringan lainnya.
 Topologi ini menjamin kerahasiaan dan keamanan data, karena
setiap pesan berjalan sepanjang link khusus.
 Pengiriman data, dari satu node ke sejumlah simpul yang
lain dapat dilakukan secara bersamaan
 Security dan Privacy pada topologi mesh lebih terjamin,
karena komunikasi yang terjadi antara 2 (dua) komputer
tidak bisa diakses oleh komputer lain.
 Pemecahan masalah relatif lebih mudah dari pada
topologi jaringan lainnya.
 Hubungan dedicated links menjamin data langsung
dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui
komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu
link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan
komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara
beramai-ramai/sharing).
 Saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer, proses
identifikasi permasalahan dapat dilakukan dengan mudah.
KEKURANGAN TOPOLOGI MESH
 Membutuhkan banyak Port I/O (Input-Output) dan kabel.
semakin banyak komputer maka dibutuhkan semakin banyak
pula port I/O dan kabel links
 Biaya instalasi dan pemeliharaan jaringan komputer mesh
cukup tinggi.
 Kelemahan topologi mesh yang utama adalah membutuhkan
lebih banyak perangkat keras jaringan (ex: kabel jaringan)
dibandingkan dengan topologi Jaringan LAN lainnya
 Pelaksanaan (konfigurasi dan instalasi) topologi ini tergolong
rumit.
TOPOLOGI TREE
 Topologi tree atau sering disebut topologi pohon,
merupakan topologi jaringan komputer yang secara
hirarki merupakan kombinasi dari topologi bus dan star.
 Jadi, untuk memahami topologi pohon, maka kita perlu
memahami terlebih dahulu topologi bus dan star.
TOPOLOGI TREE
 Topologi Pohon memungkinkan beberapa hub eksis pada
jaringan yang bertindak sebagai akar (root) untuk terminal yang
terhubung dengannya. Topologi tree memiliki struktur jaringan
bercabang dan dapat memberikan skalabilitas tinggi.
 Hub utama merupakan terminal paling aktif, mengontrol seluruh
jaringan, sementara subhub pasif. pada Jaringan TV kabel
menggunakan topologi pohon, dengan kabel feed utama dibagi
menjadi cabang cabang kecil menuju rumah-rumah.
KELEBIHAN TOPOLOGI TREE
 Merupakan topologi yang baik untuk jaringan komputer yang
besar dibanding jenis topologi komputer lainnya seperti star dan
ring yang tidak cocok untuk skala seluruh jaringan. Topologi tree
membagi seluruh jaringan menjadi bagian yang mudah diatur.
 Semua komputer pada topologi tree memiliki akses segera ke
node tetangga dalam jaringan dan juga hub pusat. Jaringan tree
memungkinkan beberapa perangkat jaringan dihubungkan
dengan hub pusat.
 Topologi tree memungkinkan untuk memiliki jaringan point to
point.
 Topologi tree menyediakan cukup ruang untuk ekspansi
jaringan pada masa depan
 Menanggulangi keterbatasan pada topologi jaringan star, yang
memiliki kekurangan pada titik koneksi hub serta keterbatasa
lalu lintas siaran yang diinduksi topologi jaringan bus.
KEKURANGAN TOPOLOGI TREE
 Menggunakan banyak kabel
 Jika terjadi kesalahan pada jaringan / komputer tingkat tinggi
(pusat), maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.
 Sering terjadi tabrakan dan kinerjanya tergolong lambat
 Ketergantungan dari seluruh jaringan pada satu hub pusat
merupakan titik kerentanan untuk topologi ini. Kegagalan hub
pusat atau kegagalan utama data cable trunk, bisa
melumpuhkan seluruh jaringan.
 Dengan peningkatan ukuran luar titik, pengelolaan menjadi
sulit.
TOPOLOGI HYBRID
 Topologi Hybrid merupakan Gabungan dari dua atau lebih
topologi yang berbeda dan berpadu menjadi satu bentuk baru
pada sistem jaringan komputer.
 Bila topologi yang berbeda terhubung ke satu sama lainnya
dan tidak meperlihatkan satu karakteristik / ciri khas topologi
tertentu maka topologi tersebut dapat dikatanakan topologi
jaringan hybrid.
TOPOLOGI HYBRID
 Pilihan pada topologi hybrid dilakukan ketika ada lebih
dari dua dasar topologi bekerja pada satu tempat yang
harus dihubungkan satu sama lainnya.
 jika topologi bintang yang terhubung ke topologi bintang
lainnya, hal ini masih topologi bintang (star). Namun, bila
topologi Bus dan topologi Bintang terhubung ke satu
sama lainnya maka topologi tersebut dapat didefinisikan
sebagai topologi hybrid.
KELEBIHAN TOPOLOGI HYBRID
 Topologi Hybrid mengkombinasikan konfigurasi yang berbeda tapi dapat
bekerja dengan sempurna untuk jumlah lalu lintas jaringan yang berbeda.
 Salah satu keuntungan yang menonjol dari topologi hybrid adalah
fleksibilitas nya. Topologi jaringan hybrid dirancang sedemikiana rupa
sehingga bisa diterapkan pada sejumlah lingkungan jaringan yang
berbeda.
 Menambahkan koneksi perifer lain cukup mudah, seperti node baru.
 Ketika link tertentu dalam jaringan komputer mengalami gangguan, tidak
menghambat kerja dari jaringan lainnya.
 Kecepatan topologi tergolong konsisten, seperti menggabungkan kelebihan
dari setiap topologi dan menghilangkan kekurangannya.
 Dapat dikombinasikan dengan berbagai topologi jaringan komputer lain
tanpa perlu membuat perubahan apapun pada topologi yang sudah ada.
 Kelebihan topologi hybrid yang paling penting adalah mengabaikan
kekurangan topologi yang berbeda yang terhubung dan hanya akan
dipertimbangkan segi kelebihannya walaupun topologi jaringan hybrid
kelihatan sangat rumit tapi merupakan solusi untuk perluasan jaringan tanpa
harus merombak topologi jaringan yang telah terbentuk sebelumnya.
KEKURANGAN TOPOLOGI HYBRID
 Karena merupakan penggabungan beberapa bentuk topologi, maka
pengelolaan topologi akan menjadi lebih sulit.
 Konfigurasi dan Instalasi dari topologi ini sulit karena ada topologi yang
berbeda yang harus dihubungkan satu dengan lainnya, pada saat yang
bersamaan harus dipastikan pula bahwa tidak satupun dari node dijaringan
gagal berfungsi sehingga membuat konfigurasi dan instalasi pada topologi
hybrid menjadi rumit.
 Dari segi ekonomis, jaringan hibrid sulit dipertahankan karena membutuhkan
biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan topologi jaringan yang murni
atau dalam satu bentuk. Faktor biaya ini berhunungan dengan biaya
penambahan hub dan Biaya pengkabelan yang meningkat.
TOPOLOGI PEER TO PEER
 Topologi Peer to Peer - merupakan topologi yang
sangat sederhana dikarenakan hanya menggunakan 2
buah komputer untuk saling terhubung.
 Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel
yang menghubungkan antar komputer untuk proses
pertukaran data.
TOPOLOGI PEER TO PEER
KONSEP TOPOLOGI PEER TO PEER
 Konsep dari Topologi Peer to Peer sendiri sebenarnya
adalah setiap komputer dalam satu jaringan saling
berinteraksi satu sama lain tanpa adanya server
sehingga setiap komputer dapat berfungsi sebagai
client maupun server itu sendiri.
KELEBIHAN TOPOLOGI PEER TO
PEER
 Biaya pengadaan lebih murah karena tidak memerlukan
komputer server maupun perangkat penghubung jaringan
 Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client
maupun server.
 Instalasi jaringan yang cukup mudah.
KEKURANGAN TOPOLOGI PEER TO
PEER
 Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan. karena setiap
komputer memiliki sistem scurity yang berbeda-beda.
 Sulit dikembangkan.
 Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.
 Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.
 Topologi Peer to Peer memiliki konsep penyimpanan data pada setiap komputer
sehingga jika salah satu komputer mengalami gangguan maka akses data pada
komputer tersebut akan terganggu
TOPOLOGI JARINGAN LINIER
 Topologi Linier - Topologi linier atau biasanya disebut topologi
bus beruntut. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel
utama guna menghubungkan tiap titik sambungan pada setiap
komputer.
TOPOLOGI LINIER/LINEAR
 Kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang
dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan
Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah
penamat (terminator).
 Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector:
Penyambung Bahari Britania), sebenarnya BNC adalah nama
penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG
58 (Kabel Sepaksi Thinnet). Pemasangan dari topologi bus beruntut ini
sangat sederhana dan murah tetapi hanya dapat terdiri dari 5 sampai
7 komputer.
TIPE KONEKTOR
 BNC T konektor : Untuk menghubungkan kabel ke komputer.
 BNC Kabel konektor : Untuk menghubungkan kabel ke T
konektor.
 BNC Terminator : Untuk menandai akhir dari topologi bus.
 BNC Barrel konektor : Untuk menyambung 2 kabel BNC.
KELEBIHAN TOPOLOGI LINIER /
LINEAR
 Mudah dikembangkan
 Membutuhkan sedikit kabel
 Tidak butuh kendali pusat
 Tata letak kabel sederhana
 Pengurangan atau Penambahan terminator (penamat) dapat
dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan
KEKURANGAN TOPOLOGI LINIER /
LINEAR
 Isolasi dan deteksi kesalahan sangat kecil
 Kepadatan lalu lintas cukup tinggi
 Keamanan data yang kurang baik
 Bila jumlah pemakai bertambah kecepatan akan menurun
 Diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.

Pertemuan Ketiga Kelas 9 TIK

  • 1.
    Mendeskripsikan dasar- dasar sistemjaringan di internet/intranet EEN PAHLEFI,S.KOM | KELAS 9
  • 2.
    KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan dasarsistem jaringan di internet/intranet
  • 3.
    TOPOLOGI JARINGAN Topologi jaringansendiri merupakan suatu bentuk/ struktur jaringan yang menghubungkan antar komputer satu dengan yang lain dengan menggunakan media kabel maupun nirkabel
  • 4.
    TIPE TOPOLOGI JARINGAN Topologi Bus (Linear)  Topologi Ring (Cincin)  Topologi Star (Bintang)  Topologi Tree (Pohon)  Topologi Mesh (web)
  • 5.
    TOPOLOGI BUS  Topologibus bisa dibilang topologi yang cukup sederhana dibanding topologi yang lainnya.  Topologi ini biasanya digunakan pada instalasi jaringan berbasis fiber optic, kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan client atau node.  Topologi bus hanya menggunakan sebuah kabel jenis coaxial disepanjang node client dan pada umumnya, ujung kabel coaxial tersebut biasanya diberikan T konektor sebagai kabel end to end .
  • 6.
  • 7.
    KELEBIHAN TOPOLOGI BUS Biaya instalasi yang bisa dibilang sangat murah karena hanya menggunakan sedikit kabel.  Penambahan client/ workstation baru dapat dilakukan dengan mudah.  Topologi yang sangat sederhana dan mudah di aplikasikan
  • 8.
    KEKURANGAN TOPOLOGI BUS Jika salah satu kabel pada topologi jaringan bus putus atau bermasalah, hal tersebut dapat mengganggu komputer workstation/ client yang lain.  Proses sending (mengirim) dan receiving (menerima) data kurang efisien, biasanya sering terjadi tabrakan data pada topologi ini.  Topologi yang sangat jadul dan sulit dikembangkan.
  • 9.
    TOPOLOGI STAR  Topologistar atau bintang merupakan salah satu bentuk topologi jaringan yang biasanya menggunakan switch/ hub untuk menghubungkan client satu dengan client yang lain.
  • 10.
  • 11.
    KELEBIHAN TOPOLOGI STAR Apabila salah satu komputer mengalami masalah, jaringan pada topologi ini tetap berjalan dan tidak mempengaruhi komputer yang lain.  Bersifat fleksibel  Tingkat keamanan bisa dibilang cukup baik daripada topologi bus.  Kemudahan deteksi masalah cukup mudah jika terjadi kerusakan pada jaringan.
  • 12.
    KEKURANGAN TOPOLOGI STAR Jika switch/ hub yang notabenya sebagai titik pusat mengalami masalah, maka seluruh komputer yang terhubung pada topologi ini juga mengalami masalah.  Cukup membutuhkan banyak kabel, jadi biaya yang dikeluarkan bisa dibilang cukup mahal. Jaringan sangat tergantung pada terminal pusat.
  • 13.
    TOPOLOGI RING Topologi ringatau cincin merupakan salah satu topologi jaringan yang menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya dalam suatu rangkaian melingkar, mirip dengan cincin.
  • 14.
  • 15.
    KELEBIHAN TOPOLOGI RING Memiliki performa yang lebih baik daripada topologi bus.  Mudah diimplementasikan.  Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat baru bisa dibilang cukup mudah.  Biaya instalasi cukup murah Biasanya topologi ini hanya menggunakan LAN card untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya.
  • 16.
    KEKURANGAN TOPOLOGI RING Kinerja komunikasi dalam topologi ini dinilai dari jumlah/ banyaknya titik atau node.  Troubleshooting bisa dibilang cukup rumit.  Jika salah satu koneksi putus, maka koneksi yang lain juga ikut putus.  Pada topologi ini biasanya terjadi collision (tabrakan data).
  • 17.
    TOPOLOGI MESH  TopologiMesh merupakan jenis pengaturan tata letak jaringan komputer di mana masing-masing komputer dan perangkat di jaringannya saling berhubungan satu sama lainnya secara langsung.
  • 18.
  • 19.
    KELEBIHAN TOPOLOGI MESH Topologi mesh merupakan jaringan kuat karena ketika satu link dalam topologi jaringan mesh menjadi tidak stabil tidak akan menyebabkan seluruh sistem terhenti.  Memiliki sifat Robust, yaitu seandainya terdapat gangguan pada koneksi sebuah komputer, misal komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara komputer B dan A, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lain.
  • 20.
     Adanya linkkhusus yang digunakan untuk menjamin setiap sambungan mampu membawa beban data, sehingga menghilangkan masalah lalu lintas data secara umum ketika beberapa perangkat berbagi.  Jika ada ekspansi jaringan, tidak akan menyebabkan gangguan pada pengguna jaringan lainnya.  Topologi ini menjamin kerahasiaan dan keamanan data, karena setiap pesan berjalan sepanjang link khusus.
  • 21.
     Pengiriman data,dari satu node ke sejumlah simpul yang lain dapat dilakukan secara bersamaan  Security dan Privacy pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara 2 (dua) komputer tidak bisa diakses oleh komputer lain.  Pemecahan masalah relatif lebih mudah dari pada topologi jaringan lainnya.
  • 22.
     Hubungan dedicatedlinks menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).  Saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer, proses identifikasi permasalahan dapat dilakukan dengan mudah.
  • 23.
    KEKURANGAN TOPOLOGI MESH Membutuhkan banyak Port I/O (Input-Output) dan kabel. semakin banyak komputer maka dibutuhkan semakin banyak pula port I/O dan kabel links  Biaya instalasi dan pemeliharaan jaringan komputer mesh cukup tinggi.  Kelemahan topologi mesh yang utama adalah membutuhkan lebih banyak perangkat keras jaringan (ex: kabel jaringan) dibandingkan dengan topologi Jaringan LAN lainnya  Pelaksanaan (konfigurasi dan instalasi) topologi ini tergolong rumit.
  • 24.
    TOPOLOGI TREE  Topologitree atau sering disebut topologi pohon, merupakan topologi jaringan komputer yang secara hirarki merupakan kombinasi dari topologi bus dan star.  Jadi, untuk memahami topologi pohon, maka kita perlu memahami terlebih dahulu topologi bus dan star.
  • 25.
  • 26.
     Topologi Pohonmemungkinkan beberapa hub eksis pada jaringan yang bertindak sebagai akar (root) untuk terminal yang terhubung dengannya. Topologi tree memiliki struktur jaringan bercabang dan dapat memberikan skalabilitas tinggi.  Hub utama merupakan terminal paling aktif, mengontrol seluruh jaringan, sementara subhub pasif. pada Jaringan TV kabel menggunakan topologi pohon, dengan kabel feed utama dibagi menjadi cabang cabang kecil menuju rumah-rumah.
  • 27.
    KELEBIHAN TOPOLOGI TREE Merupakan topologi yang baik untuk jaringan komputer yang besar dibanding jenis topologi komputer lainnya seperti star dan ring yang tidak cocok untuk skala seluruh jaringan. Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi bagian yang mudah diatur.  Semua komputer pada topologi tree memiliki akses segera ke node tetangga dalam jaringan dan juga hub pusat. Jaringan tree memungkinkan beberapa perangkat jaringan dihubungkan dengan hub pusat.  Topologi tree memungkinkan untuk memiliki jaringan point to point.
  • 28.
     Topologi treemenyediakan cukup ruang untuk ekspansi jaringan pada masa depan  Menanggulangi keterbatasan pada topologi jaringan star, yang memiliki kekurangan pada titik koneksi hub serta keterbatasa lalu lintas siaran yang diinduksi topologi jaringan bus.
  • 29.
    KEKURANGAN TOPOLOGI TREE Menggunakan banyak kabel  Jika terjadi kesalahan pada jaringan / komputer tingkat tinggi (pusat), maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.  Sering terjadi tabrakan dan kinerjanya tergolong lambat  Ketergantungan dari seluruh jaringan pada satu hub pusat merupakan titik kerentanan untuk topologi ini. Kegagalan hub pusat atau kegagalan utama data cable trunk, bisa melumpuhkan seluruh jaringan.  Dengan peningkatan ukuran luar titik, pengelolaan menjadi sulit.
  • 30.
    TOPOLOGI HYBRID  TopologiHybrid merupakan Gabungan dari dua atau lebih topologi yang berbeda dan berpadu menjadi satu bentuk baru pada sistem jaringan komputer.  Bila topologi yang berbeda terhubung ke satu sama lainnya dan tidak meperlihatkan satu karakteristik / ciri khas topologi tertentu maka topologi tersebut dapat dikatanakan topologi jaringan hybrid.
  • 31.
  • 32.
     Pilihan padatopologi hybrid dilakukan ketika ada lebih dari dua dasar topologi bekerja pada satu tempat yang harus dihubungkan satu sama lainnya.  jika topologi bintang yang terhubung ke topologi bintang lainnya, hal ini masih topologi bintang (star). Namun, bila topologi Bus dan topologi Bintang terhubung ke satu sama lainnya maka topologi tersebut dapat didefinisikan sebagai topologi hybrid.
  • 33.
    KELEBIHAN TOPOLOGI HYBRID Topologi Hybrid mengkombinasikan konfigurasi yang berbeda tapi dapat bekerja dengan sempurna untuk jumlah lalu lintas jaringan yang berbeda.  Salah satu keuntungan yang menonjol dari topologi hybrid adalah fleksibilitas nya. Topologi jaringan hybrid dirancang sedemikiana rupa sehingga bisa diterapkan pada sejumlah lingkungan jaringan yang berbeda.  Menambahkan koneksi perifer lain cukup mudah, seperti node baru.  Ketika link tertentu dalam jaringan komputer mengalami gangguan, tidak menghambat kerja dari jaringan lainnya.
  • 34.
     Kecepatan topologitergolong konsisten, seperti menggabungkan kelebihan dari setiap topologi dan menghilangkan kekurangannya.  Dapat dikombinasikan dengan berbagai topologi jaringan komputer lain tanpa perlu membuat perubahan apapun pada topologi yang sudah ada.  Kelebihan topologi hybrid yang paling penting adalah mengabaikan kekurangan topologi yang berbeda yang terhubung dan hanya akan dipertimbangkan segi kelebihannya walaupun topologi jaringan hybrid kelihatan sangat rumit tapi merupakan solusi untuk perluasan jaringan tanpa harus merombak topologi jaringan yang telah terbentuk sebelumnya.
  • 35.
    KEKURANGAN TOPOLOGI HYBRID Karena merupakan penggabungan beberapa bentuk topologi, maka pengelolaan topologi akan menjadi lebih sulit.  Konfigurasi dan Instalasi dari topologi ini sulit karena ada topologi yang berbeda yang harus dihubungkan satu dengan lainnya, pada saat yang bersamaan harus dipastikan pula bahwa tidak satupun dari node dijaringan gagal berfungsi sehingga membuat konfigurasi dan instalasi pada topologi hybrid menjadi rumit.  Dari segi ekonomis, jaringan hibrid sulit dipertahankan karena membutuhkan biaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan topologi jaringan yang murni atau dalam satu bentuk. Faktor biaya ini berhunungan dengan biaya penambahan hub dan Biaya pengkabelan yang meningkat.
  • 36.
    TOPOLOGI PEER TOPEER  Topologi Peer to Peer - merupakan topologi yang sangat sederhana dikarenakan hanya menggunakan 2 buah komputer untuk saling terhubung.  Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel yang menghubungkan antar komputer untuk proses pertukaran data.
  • 37.
  • 38.
    KONSEP TOPOLOGI PEERTO PEER  Konsep dari Topologi Peer to Peer sendiri sebenarnya adalah setiap komputer dalam satu jaringan saling berinteraksi satu sama lain tanpa adanya server sehingga setiap komputer dapat berfungsi sebagai client maupun server itu sendiri.
  • 39.
    KELEBIHAN TOPOLOGI PEERTO PEER  Biaya pengadaan lebih murah karena tidak memerlukan komputer server maupun perangkat penghubung jaringan  Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.  Instalasi jaringan yang cukup mudah.
  • 40.
    KEKURANGAN TOPOLOGI PEERTO PEER  Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan. karena setiap komputer memiliki sistem scurity yang berbeda-beda.  Sulit dikembangkan.  Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.  Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.  Topologi Peer to Peer memiliki konsep penyimpanan data pada setiap komputer sehingga jika salah satu komputer mengalami gangguan maka akses data pada komputer tersebut akan terganggu
  • 41.
    TOPOLOGI JARINGAN LINIER Topologi Linier - Topologi linier atau biasanya disebut topologi bus beruntut. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel utama guna menghubungkan tiap titik sambungan pada setiap komputer.
  • 42.
  • 43.
     Kabel utamamenghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator).  Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania), sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepaksi Thinnet). Pemasangan dari topologi bus beruntut ini sangat sederhana dan murah tetapi hanya dapat terdiri dari 5 sampai 7 komputer.
  • 44.
    TIPE KONEKTOR  BNCT konektor : Untuk menghubungkan kabel ke komputer.  BNC Kabel konektor : Untuk menghubungkan kabel ke T konektor.  BNC Terminator : Untuk menandai akhir dari topologi bus.  BNC Barrel konektor : Untuk menyambung 2 kabel BNC.
  • 45.
    KELEBIHAN TOPOLOGI LINIER/ LINEAR  Mudah dikembangkan  Membutuhkan sedikit kabel  Tidak butuh kendali pusat  Tata letak kabel sederhana  Pengurangan atau Penambahan terminator (penamat) dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan
  • 46.
    KEKURANGAN TOPOLOGI LINIER/ LINEAR  Isolasi dan deteksi kesalahan sangat kecil  Kepadatan lalu lintas cukup tinggi  Keamanan data yang kurang baik  Bila jumlah pemakai bertambah kecepatan akan menurun  Diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.