Pengertian dan macam-macam 
topologi jaringan komputer 
Nama kelompok: 1. Fatkhul Muttaqin 
2. Hendri Pratama F 
3.JeRry ArDiyanto 
4.Malwi Hidayat 
5.Muhamad Rifkiyanto 
6.Nisrina Nur R
 A. Pengertian Topologi Jaringan 
 Topologi jaringan adalah suatu cara menghubungkan 
computer yang satu dengan yang lainnya sehingga 
membentuk sebuah jaringan. 
 Topologi jaringan sendiri terbagi menjadi dua yaitu: 
1. Physical. Merupakan gambaran fisik dari 
hubungan antara perangkat (komputer, server, 
hub, switch, dan kabel jaringan) yang membentuk suatu 
pola khusus 
2. Logical. Merupakan gambaran bagaimana suatu 
perangkat dapatberkomunikasi dengan perangkat 
lainnya.
B. Macam-macam Topologi 
Jaringan 
1. Topologi Bus 
Topologi bus merupakan topologi dimana semua 
perangakat keras terhubung melalui kabel tunggal yang 
kedua ujungnya tidak tertutup dan masing-masing 
ujungnya menggunakan sebuah perangkat terminator. 
Jika alamat perangkat sesuai dengan alamat pada 
informasi yang dikirim, maka informasi akan diterima dan 
diproses. Jika tidak, maka informasi akan diabaik. 
Ciri-Ciri Topologi Bus : 
 Tidak memerlukan peralatan aktif untuk 
menghubungkan computer. 
Susah melakukan pelacakan kerusakan. 
Sangat ekonomis dalam biaya. 
Tidak memerlukan Hub. 
Paket-paket data saling bersimpang di satu kabel.
Keuntugan topologi bus adalah: 
 Jarak LAN tidak terbatas 
 Kecepatan pengiriman tinggi. 
 Tidak diperlukan pengendali pusat. 
 Jumlah perangkat yang terhubung dapat dirubah tanpa 
mengganggu yang lain. 
 Kemampuan pengembangan tinggi. 
 Keterandalan jaringan tinggi. 
 Kondusif untuk jaringan gedung bertingkat.
Kerugian topologi bus adalah : 
-Jika tingkat traffic tinggi dapat menyebabkan 
kemacetan. 
-Diperlukan repeater untuk memperkuat sinyal. 
-Operasional jaringan LAN tergantung tiap perangkat. 
-Apabila terjadi kabel terputus, maka semua computer 
tidak dapat digunakan/ tidak dapat 
berkomunikasi. 
-Troubleshoot sulit. 
-Sering terjadi tabrakan file data yang dikirim.
 2. Topologi Ring 
Topologi ring merupakan topologi dimana setiap 
perangkat dihubungkan sehingga berbentuk lingkaran. 
Setiap informasi yang diperoleh akan diperiksa 
alamatnya oleh perangkat jika sesuai maka informasi 
akan diproses sedangkan jika tidak maka informasi 
diabaikan. 
Ciri-Ciri Topologi Ring : 
-Node-node dihubungkan secara seri disepanjang kabel 
dengan arah memutar seperti jarum jam. 
-Paket-paket data dapat mengalir seraha dari kiri atau 
kanan sehingga mengurangi terjadinya tabrakan data. 
-Kabel yang digunakan adalah kabel UTP atau Patch 
Cable (IBM tipe 6).
Keuntugan topologi ring 
 Kecepatan pengiriman tinggi. 
 Dapat melayani traffic yang padat. 
 Tidak diperlukan host, relatif murah. 
 Dapat melayani berbagai mesin pengirim. 
 Komunikasi antar terminal mudah. 
 Waktu yang diperlukan untuk pengaksesan data 
optimal.
Kerugian topologi ring 
adalah: 
Perubahan jumlah perangkat sulit. 
Kerusakan pada media pengirim dapat 
mempengaruhi seluruh jaringan. 
Tidak baik untuk pengiriman suara, video dan 
data. 
Dapat terjadi collision (tabrakan paket data).
3. Topologi Tree 
Topologi jaringan Tree (Pohon) adalah kombinasi 
karakteristik antara tolopogi star dan topologi bus. Topologi 
ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan 
dalam satu topologi bus sebagai backbone. Computer-komputer 
dihubungkan ke HUB, sedangkan HUB lain di 
hubungkan sebagai jalur tulang punggung/backbone. Media 
transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun 
loop tidak tertutup.
Keuntungan topologi tree adalah : 
 Kontrol manajemen mudah karena bersifat terpusat. 
 Mudah untuk dikembangkan. 
 Mengatasi keterbatasan pada topologi star yang 
memiliki titik koneksi HUB. 
 Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi bagian 
yang lebih mudah diatur.
Kerugian topologi tree adalah : 
a. Karena data yang dikirim diterima oleh semua 
perangkat diperlukan mekanisme untuk 
mengidentifikasi perangkat yang ingin di tuju. 
b. Diperlukan mekanisme transmisi data untuk 
menghindari overlapping sinyal jika 2 perangkat 
mengirim data secara bersamaan. 
c. Kabel yang digunkan menjadi lebih banyak (boros) 
sehingga diperlukan perencanaan yang matang 
dalam pengaturannya termasuk di dalamnya adalah 
tata letak ruang. 
d. HUB menjadi elemen penting/kritis.
 4. Topologi Star 
Topologi jaringan Star merupakan bentuk topologi 
jaringan yang berupa konvergensi atau penggabungan dari 
node tengah ke setiap node atau pengguna. Masing-masing 
workstation di hubungkan secara langsung ke 
Server atau Hub/Switch. Semua link harus melewati pusat 
yang menyalurkan data tersebut kesemua client. 
Hub/Switch berfungsi untuk menerima sinyal-sinyl dari 
computer dan diteruskan ke semua computer yang 
terhubung dengan Hub/Switch tersebut.
Ciri-ciri Topologi Star : 
 Setiap Node berkomunikasi secara langsung 
dengan central node. Traffic data mengalir dari node 
ke central node dan kembali lagi. 
 Mudah dikembangkan karena setiap node hanya 
memiliki kabel yang langsung terhubung ke central 
node. 
 Jika terjadi kerusakan pada salah satu node, maka 
hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa 
mengganggu jaringan lain. 
 Dapat digunakan dengan Kabel Lower grade, 
karena hanya menghandle satu trafik node dan 
biasanya menggunakan kabel UTP.
Keuntungan topologi star adalah: 
Dapat diandalkan 
 Mudah dikembangkan 
 Kemudahan akses ke jaringan LAN lain 
 Paling fleksibel. 
 Control terpusat. 
 Kemudahan deteksi dan isolasi 
kesalahan/kerusakan. 
 Kemudahan pengelolaan jaringan. 
 Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk. 
 Tingkat keamanan termasuk tinggi.
Kerugian topologi star adalah: 
 Jaringan sangat bergantung pada perangkat 
pengendali. 
 Boros dalam pemakaian kabel. 
 HUB menjadi bagian yang kritis karena control 
terpusat. 
 Biaya jaringan lebih mahal dan perlu penanganan 
khusus untuk pengelolaan jaringan.
5. Topologi Mesh 
 Topologi jaringan Mesh adalah suatu topologi yang 
memang didesain menghubungkan antara perangkat 
dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke 
perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan
Keuntungan topologi mesh adalah: 
Memiliki respon waktu cepat. 
 Tidak memerlukan protocol tambahan karena tidak ada 
fungsi switching. 
 Privacy dan Security pada topologi Mesh lebih terjamin 
 Privacy dan Securitypada topologi Mesh lebih terjamin 
 Kerugian topologi mesh adalah: 
Biaya cukup mahal. 
 Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O, semakin 
banyak computer di dalam topologi mesh maka 
diperlukan semakin banyak kabel links dan Port I/O. 
 Instalasi sulit. 
 Perlunya space yang memungkinkan.
6. Topologi Jaringan Hybrid 
 Topologi jaringan Hybrid adalah salah satu jenis 
topologi jaringan yang mengkombinasikan dua atau 
lebih topologi yang berbeda menjadi sebuah bentuk 
baru topologi pada system jaringan computer.
Keuntungan topologi hybrid adalah: 
 Fleksibilitas 
 Kecepatan topologi konsisten 
 Ketika link tertentu dalam jaringan komputer mengalami 
gangguan, tidak menghambat kerja dari jaringan 
lainnya. 
Kerugian topologi hybrid adalah: 
 pengelolaan topologi lebih sulit. 
 segi ekonomisnya jaringan hibrid sulit 
dipertahankan 
 Instalasi dan konfigurasi dari topologi ini sulit
Sekian Dari Kami 
TERIMAKASIH

Topologi Jaringan Komputer

  • 1.
    Pengertian dan macam-macam topologi jaringan komputer Nama kelompok: 1. Fatkhul Muttaqin 2. Hendri Pratama F 3.JeRry ArDiyanto 4.Malwi Hidayat 5.Muhamad Rifkiyanto 6.Nisrina Nur R
  • 2.
     A. PengertianTopologi Jaringan  Topologi jaringan adalah suatu cara menghubungkan computer yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk sebuah jaringan.  Topologi jaringan sendiri terbagi menjadi dua yaitu: 1. Physical. Merupakan gambaran fisik dari hubungan antara perangkat (komputer, server, hub, switch, dan kabel jaringan) yang membentuk suatu pola khusus 2. Logical. Merupakan gambaran bagaimana suatu perangkat dapatberkomunikasi dengan perangkat lainnya.
  • 3.
    B. Macam-macam Topologi Jaringan 1. Topologi Bus Topologi bus merupakan topologi dimana semua perangakat keras terhubung melalui kabel tunggal yang kedua ujungnya tidak tertutup dan masing-masing ujungnya menggunakan sebuah perangkat terminator. Jika alamat perangkat sesuai dengan alamat pada informasi yang dikirim, maka informasi akan diterima dan diproses. Jika tidak, maka informasi akan diabaik. Ciri-Ciri Topologi Bus :  Tidak memerlukan peralatan aktif untuk menghubungkan computer. Susah melakukan pelacakan kerusakan. Sangat ekonomis dalam biaya. Tidak memerlukan Hub. Paket-paket data saling bersimpang di satu kabel.
  • 4.
    Keuntugan topologi busadalah:  Jarak LAN tidak terbatas  Kecepatan pengiriman tinggi.  Tidak diperlukan pengendali pusat.  Jumlah perangkat yang terhubung dapat dirubah tanpa mengganggu yang lain.  Kemampuan pengembangan tinggi.  Keterandalan jaringan tinggi.  Kondusif untuk jaringan gedung bertingkat.
  • 5.
    Kerugian topologi busadalah : -Jika tingkat traffic tinggi dapat menyebabkan kemacetan. -Diperlukan repeater untuk memperkuat sinyal. -Operasional jaringan LAN tergantung tiap perangkat. -Apabila terjadi kabel terputus, maka semua computer tidak dapat digunakan/ tidak dapat berkomunikasi. -Troubleshoot sulit. -Sering terjadi tabrakan file data yang dikirim.
  • 6.
     2. TopologiRing Topologi ring merupakan topologi dimana setiap perangkat dihubungkan sehingga berbentuk lingkaran. Setiap informasi yang diperoleh akan diperiksa alamatnya oleh perangkat jika sesuai maka informasi akan diproses sedangkan jika tidak maka informasi diabaikan. Ciri-Ciri Topologi Ring : -Node-node dihubungkan secara seri disepanjang kabel dengan arah memutar seperti jarum jam. -Paket-paket data dapat mengalir seraha dari kiri atau kanan sehingga mengurangi terjadinya tabrakan data. -Kabel yang digunakan adalah kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).
  • 7.
    Keuntugan topologi ring  Kecepatan pengiriman tinggi.  Dapat melayani traffic yang padat.  Tidak diperlukan host, relatif murah.  Dapat melayani berbagai mesin pengirim.  Komunikasi antar terminal mudah.  Waktu yang diperlukan untuk pengaksesan data optimal.
  • 8.
    Kerugian topologi ring adalah: Perubahan jumlah perangkat sulit. Kerusakan pada media pengirim dapat mempengaruhi seluruh jaringan. Tidak baik untuk pengiriman suara, video dan data. Dapat terjadi collision (tabrakan paket data).
  • 9.
    3. Topologi Tree Topologi jaringan Tree (Pohon) adalah kombinasi karakteristik antara tolopogi star dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Computer-komputer dihubungkan ke HUB, sedangkan HUB lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung/backbone. Media transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak tertutup.
  • 10.
    Keuntungan topologi treeadalah :  Kontrol manajemen mudah karena bersifat terpusat.  Mudah untuk dikembangkan.  Mengatasi keterbatasan pada topologi star yang memiliki titik koneksi HUB.  Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi bagian yang lebih mudah diatur.
  • 11.
    Kerugian topologi treeadalah : a. Karena data yang dikirim diterima oleh semua perangkat diperlukan mekanisme untuk mengidentifikasi perangkat yang ingin di tuju. b. Diperlukan mekanisme transmisi data untuk menghindari overlapping sinyal jika 2 perangkat mengirim data secara bersamaan. c. Kabel yang digunkan menjadi lebih banyak (boros) sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya termasuk di dalamnya adalah tata letak ruang. d. HUB menjadi elemen penting/kritis.
  • 12.
     4. TopologiStar Topologi jaringan Star merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi atau penggabungan dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Masing-masing workstation di hubungkan secara langsung ke Server atau Hub/Switch. Semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua client. Hub/Switch berfungsi untuk menerima sinyal-sinyl dari computer dan diteruskan ke semua computer yang terhubung dengan Hub/Switch tersebut.
  • 13.
    Ciri-ciri Topologi Star:  Setiap Node berkomunikasi secara langsung dengan central node. Traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.  Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.  Jika terjadi kerusakan pada salah satu node, maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa mengganggu jaringan lain.  Dapat digunakan dengan Kabel Lower grade, karena hanya menghandle satu trafik node dan biasanya menggunakan kabel UTP.
  • 14.
    Keuntungan topologi staradalah: Dapat diandalkan  Mudah dikembangkan  Kemudahan akses ke jaringan LAN lain  Paling fleksibel.  Control terpusat.  Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan.  Kemudahan pengelolaan jaringan.  Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.  Tingkat keamanan termasuk tinggi.
  • 15.
    Kerugian topologi staradalah:  Jaringan sangat bergantung pada perangkat pengendali.  Boros dalam pemakaian kabel.  HUB menjadi bagian yang kritis karena control terpusat.  Biaya jaringan lebih mahal dan perlu penanganan khusus untuk pengelolaan jaringan.
  • 16.
    5. Topologi Mesh  Topologi jaringan Mesh adalah suatu topologi yang memang didesain menghubungkan antara perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan
  • 17.
    Keuntungan topologi meshadalah: Memiliki respon waktu cepat.  Tidak memerlukan protocol tambahan karena tidak ada fungsi switching.  Privacy dan Security pada topologi Mesh lebih terjamin  Privacy dan Securitypada topologi Mesh lebih terjamin  Kerugian topologi mesh adalah: Biaya cukup mahal.  Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O, semakin banyak computer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan Port I/O.  Instalasi sulit.  Perlunya space yang memungkinkan.
  • 18.
    6. Topologi JaringanHybrid  Topologi jaringan Hybrid adalah salah satu jenis topologi jaringan yang mengkombinasikan dua atau lebih topologi yang berbeda menjadi sebuah bentuk baru topologi pada system jaringan computer.
  • 19.
    Keuntungan topologi hybridadalah:  Fleksibilitas  Kecepatan topologi konsisten  Ketika link tertentu dalam jaringan komputer mengalami gangguan, tidak menghambat kerja dari jaringan lainnya. Kerugian topologi hybrid adalah:  pengelolaan topologi lebih sulit.  segi ekonomisnya jaringan hibrid sulit dipertahankan  Instalasi dan konfigurasi dari topologi ini sulit
  • 20.
    Sekian Dari Kami TERIMAKASIH