Tiga tip utama dalam melakukan wawancara adalah (1) mempersiapkan diri dengan mempelajari topik wawancara, (2) menjelaskan aturan wawancara kepada narasumber, dan (3) mengajukan pertanyaan yang tepat untuk mendapatkan informasi yang diperlukan.
. ".-i€Ft: i,: -]l
..:!
Scpuluh tip wawancara
l. Be Preparcd
- Pelajari dan pahami persoalan yang akan anda tanyakan kepada narasumber. Anda
bisa mendapatkannya dari buku, dokumen-dokumen, dsb. Ketika membuat janji
wawancara sampaikanlah kepada narasumber anda tentang tema atau persoalan yang
' akan didiskusikan. Narasumber akan menghargai minat yang anda tunjukkan dan
akan.selalu berbagi data yang berharga scbelum wawan&ra.
- Pastikan lape recorderanda bcrfungsi, sclalu scdiakan kasct cadangan, pcna dan
buku.
2. Pastikan narasumber tahu tentang aturan awal wawancar4 pastikan narasumber mengerti
tcntang topik yang anda bahas (hal ini bcrtujuan agar wawancara scsuai dcngan topik yang
didiskusikan). Narasirmber harus mengerti semua yang dia katakan adalah on thi reiorJ.
Walaupun banyak pejabat yang memiliki pengalaman tentang media untuk mengindikasikan
kctika scsuatu dikatakan of the record, tcrkadang banyali juga yang tidak mcngetihui tcntang
bcdanya. Klarifikasi terkadang di butuhkan (terutami jitca pe[erjaan atau hidip narasumbei
kita terancam).
3. IJc on timc
Terlambat saat interview akan membuat narasumber tidak menghargai anda. "
4- Mcncatat dctail. I-Ial ini dapat mcnambahkan warna kc ccrita kamu. Jika kamu mcrvaq,ancarai
orang di rumah atau di kantor, lihattah sckelilingnya (tempat tinggal, ruangan). Sebagai
contoh, mereka mungkin punya foto-foto lama yang dipajang di sani. Itu bisJania jadilian
sebagai bahan pembuka saat wawancara.
5. Sopan santun akan mcmbuat narasumbcr anda merasa nyaman saat diwawancarai. Jangan
mencrpa narasumber walaupun mungkin anda hanya punya waktu 30 menit untuk wawancia.
6- Dcngarkan tapi jangan takut mencyela bila kamu tidak mcngcrti. Bila narasumbcr anda
menggunakan bahasa ilmiah yang anda tak mcngerti maksudnya, silahkan menyela dengan
sopan dan meminta lebih jauh penjelasannya.
7. Diam adalah emas.
jika dalam proses wawacara ttarasumber anda menjawab tidak sesuai pcrtanyaan
atau dengan
sengaja memutar jawaban dan memberi pcnjelasan membingungkan, tataptaS m-ata
narasumber anda dan diam bebcrapa saat. Narasumbcr anda akan mutai merasakan gelisah.
Tanyakan kembali pertanyaan kamu.
8. Tal,ap matanya.
Tataplah maLa narasumbcr anda saat melakukan wawancara. Jangan terlalu sering
mclihat
catatan- Ini mengganggu kcnyamanan narasumbcr. Scbaiknya ciptatan lah suasana santai
schingga narasumbcr anda merasa nyarnan. wawancara lcbih iepcrti pcrcakapan.
9. Sebclum mengakhiri wawancilr4 tanyakan dan konfirmasi lagi jawaban dari narasumbcr.
Barangkali ada informasi ranc berguna namun terlewatkan saai rvawancara berlangsung.
Jangln lupa minta nomor kontak (handphone), cmail atau faccbook unntuk mcmudahkai
and-a
melaRrkan konfirmasi yang di dapat. Jangan lupa konfirmasi kembali
.jawaban narasumbcr
kamu kepada orang lain (orang terdekat, tcman, kolega) untuk mengetahui kebcnaran
informasi yang didapat. Jangan lupa bcrtcrima kasih kcpadi narasumber atas waktu yang
tclah
dibcrikannya untuk bcrbicara dcngan anda sebclum anda mcninggalkan tcmpat wawancara.
10. Tinjau benar-bcnar catatan kamu setclah wawanqra
jangan mcnunda waktu untuk mencatat (menyusun) hasil wawancara anda.
Catat (ketik)
scgcra hasil wawancara sclagi scgar dalam ingatan anda.
2.
TBKNIK WAWANCARA
OIeh: Iskandar Norrnan
Apa Itu Wawancara
Adalah tanya jaw'ab dengan seseorang untuk nrendapatkan keterangan atau pendapatnya
tenteng sesuatu hal atau ma:salah. Wawancara senng l:ali diasosiusik* dengan peierjaan
kervarlawanan untuk keperluan penr.rlisan berita otou fboture yang disiarkanialam
media
massa. Tetapi wawancara juga dapat dilakukan olch pihak lain untuk keperluan,
misalnya, penelitian, atau penerimaan pegawai.
Warvancara merupakan istilah yang diciptakan clalarn bahasa Indonesia untuk
menggantikan kata asing Interv'lew (dari bahasa Belanda atau Inggris), yang digunakln
oleh pers Illdonesia sampai akhir tahr:n 1950-u. Orang yang meivancarai disebut
Pc:warvanc ar a (i n t e rv i ev, e r) dan yang iliu'awaricara i d isebu t pem beri war-ancara
(inicrviewee) atau disebut juga re.sponcien.
Dalant duriiajurnalistik. sei;'reng rvartarvan harus melairukan persiapan yang cukup
sebelum fflewawancarai sr:secrang. Selain itu !uga harus mernahami berui rn-asalah
i.ang
altan ditaii,valtan. Wartaw:,ui harus pu!a pandai nienjaga supaya tidak kehilangan
arah
dalam watancara itu agai :nendapatkan keterangon
-"-ong Aiingintannya. Kaina iru. acla
kalamya u';ariawan perlu n c.'ngetahui latar belakang nio, iit-ut o-r*_e uung uLun
<jirvawancarai agar muiai' :r;::n'.'i:'::.ri!.ikan cliri <icngannya kerika b.-rhaOr"oal
muka.
-Bcrbcda Cengan mengobt,,'i. 'awancara bertq.y'tran pasti, yakni menggali permasal3ha-n
y:tng ii::*tin diketahui unttrx ,.iisam;:aik.en kepacla khalayali p".rbnco--fendengar
atau
|e;,:i.r::i. lScih:da pula ile:,:..:,n pr::;,i,jik per!::i.r elal: ,inteioqator, rvartar,van
tidak
memaksa tetapi rnembu;tri' orang agar berseCia ncml',eritan keterapg.n
yong
cliperlukannya.
Sil a t-.sifir t lYaryancara
fti L-ingkungatt Pers Itttl':rnrsionai, dikelral varvancora f ang sifatn.r,a berbc-da-beda.
(l)O! lhe recorcl: Nama clan jabaian pemberi ouon'on.oro dapat ,ci*cuna-kan sebagai l,iritu.
sumber dan keierangannya boich diki:tip langsung.
(2)Backgrt:rrnc{: Boleh rnengguna&an kutipai. larigsung
atru menyiarkan keterangan apa
pun yan'g diberikan, tanpa menyebutkan nama atau jabatan pernberi v,,awancal:a
le.tapi
' sgb.agai sutnbemya. Biasan.va digunaiian istilah "sumber t..p.r.uyu di departemen/
bad:rn"'" atatt" sumber -Fal;;-'benvenang..." menurut persyaratan
]ar1g d.;r::n[rkan olelt
pemberi !'awancara.
(3)Deen Bar:kgrouncl: Tidak boleh rnenggunakan kutipan langsung atau men'ebut
jabatan atau instansi sumber berita. vang nama
aigunakan adalah isiilal,i.tu{enunrt keterangan,,
atou : diperoleh kabar bahwa..."
$)off the record: Keterangan yang diberikan bukan untuk disiarkan. Warvancara
seinacam ini bergura bagi lvartarvan untuk mcmaha-ni pennasalahan.
Ynng Perlu Dilakukan Sebelum Wawancara
l.Kenali topik wawancara yang akan dilakuka.n.
3.
i-
2.Bacaberkab masalahpokok tentang wawancara
3.Buka kliping soal hal-hal yang berkaitan dengan topic rvawancara .
4.letapkan ap€ yang ingin Anda ketahuimelalui wawancara
Menyusun Kerangka Waryancara
Kerangka (outline) merupakan penjabaran topili. Topik diuraikan menjaCi sejumlah sudut
tekanarrg/sudut pandang (gngle). Setiap angle dikembangkan rnenjadi pertalyaan.
Kcrangka juga berfungsi untuk menciptakan angle apa yang patut niasuk daiam
wawancara, kcrnudian nrengembagkarr pertanyaan daiam cakupan anglc terscbut. I{al ini
penting dilakukan, karena akan membantu Anaa dalam men)llsun wawancara secara
teratur, tidak keluar dari topik. Selain itu juga akan memudahkan Anda beqpikir secara
jelas dan fokub terhadap topik w4wancara.
.
?tdoman Wan'ancara
l.l(uasai latar bclakang ili:srririh pokok (kenali topik)
2. fetapkan apa yang ingin Anda ketahui (susun daflar pertanl,aan)
3-Kenali nara sumber Anda, sehingga saat waw:incara tidak canggung.
4.Jadilah pendengar yzurg baik saat wawancarer.
5.Jangan pemah berdcbat dengan nara sunrber.
6.Catat hal-hal yang penting, agtr memudahkan Anda dalam mentransluip l,asil
'.vrlwancara
7.S9t wawancara, pakailah acuan dalam pertanl'aan. Nara sumber akan,.:.icr.ghargai
,a-nda bila Anda mcnguasai pokok masalah yang Anda tanyakan padanya.
:3'Aiukan pertarryaan yang singkat, padat, langsung ke persoalan,tapi perirrn.yaan
harus
'.{apat dimengerti oelh nara sumber.
t;.Ajukan peitiini'aan j'ailr iri€irii;itc.i;iic. t;u;pl :tni,!!i l-repil:ir.
e:
be:r31ys1dengan kata mengapa.
i Perrar,3.,:.,r l ang baik
-
l0.Bila nara sunber menjawall "ya" atau "tidak" tanyakan mengapa?
J i.Ajukanpertanyaan 1'ang kottseptual, yang bertaiian Cengan gagasan sr,',L.a!, runut,.da1
!::ngsuirg ke inti persoalan.
l2.Ajukan pertanyaan I'ang berorientasi ke masa depan.
Iitika ran'ancara
Identifikasi diri dengan menyebutkan nama dan nanra organisasi An,la untuk
wawancara resnri.
a Jelaskan rnaksud dan topic wawancara pada nara sumber Anda.
a Bila mernbuat janji, datanglah tepat pada waktu yang dijanjikan.
a Off the record, hormati pemrintaan nara sumber. bila suatu keterangan diminra
untuk tidak disiarkan.
Attribusi suntber, hormati pennintaan sumber bila nanra dan ked,-rdukannva ridak
ingin disebut.
Namun yang paling penting dalam wawancara adalah, mengajukan perLanyaan yalg
tepat. Karena sebuah pertanyaan yang tepat akan menghasilkan jar,l,iban yang
nrcnruaskan, bcn:rakna. dan bcmilai.** *