SALAM PEMBUKA
Berlibur ke Tanjung Pinang naik kapal selam
Nunggunya di pinggir dermaga
Ketika ada yang mengucap salam
Harap dijawab dengan lantang dan bertenaga
Bertemu teman yang lama tak sua
Ternyata dia bergelar sarjana hukum
Assalamualikum kawan semua
Semoga bibir berhias senyum.
SUATU PENGANTAR PROSES REQRUITMENT DIDALAM SATU ORGANISASI
INTERVIEW
WAWANCARA
6
3
5
2
4
1
Anda pasti sudah tidak asing dengan wawancara bukan? Ya, wawancara adalah salah satu
teknik pengumpulan data yang umum digunakan baik untuk kegiatan akademis hingga
dunia kerja.
Wawancara Fungsi
Pengertian
Tahap
Jenis
Bentuk
INTERVIEW
7 Tips
INTERVIEWER
INTERVIEWED
1 Wawancara
2
Wawancara adalah percakapan dua
orang atau lebih yang berlangsung
antara narasumber dan pewawancara
dengan tujuan mengumpulkan data-data
berupa informasi. Oleh karena itu, teknik
wawancara adalah salah satu cara
pengumpulan data, misalnya untuk
penelitian tertentu.
Pengertian Wawancara
Pengertian Wawancara Menurut Para Ahli
Sutrisno Hadi
Sutrisno Hadi mengungkapkan bahwa wawancara adalah alat yang sangat
baik untuk mengetahui tanggapan, pendapat, keyakinan, perasaan, motivasi,
serta proyeksi seseorang terhadap masa depannya, mempunyai kemampuan
yang cukup besar untuk menggali masa lalu seseorang serta rahasia-rahasia
hidupnya.
Lexy J Moleong
Lexy J Moleong menyatakan bahwa wawancara adalah percakapan dengan
maksud-maksud tertentu. Pada metode ini peneliti dan responden berhadapan
langsung (face to face) untuk mendapatkan informasi secara lisan dengan
tujuan mendapatkan data yang dapat menjelaskan permasalahan penelitian.
Anas Sudijono
Selanjutnya, menurut Anas Sudijono, pengertian wawancara adalah cara
menghimpun bahan-bahan keterangan yang dilaksanakan dengan melakukan
tanya jawab lisan secara sepihak, berhadapan muka, dan dengan arah serta
tujuan yang telah ditentukan.
Robert Kahn dan Channel
Terakhir, menurut Robert Kahn dan Channel pengertian wawancara adalah
pola khusus dari interaksi dimulai secara lisan untuk tujuan tertentu, dan
difokuskan pada daerah konten yang spesifik, dengan proses eliminasi dari
bahan-bahan yang tidak ada hubungannya secara berkelanjutan.
1
2
3
 Jenis Wawancara
Wawancara Terstruktur
Jenis pertama dari wawancara adalah wawancara terstruktur
atau terpimpin, dimana semua pertanyaan-pertanyaan yang
ingin diajukan sudah dipersiapkan secara rinci dan lengkap.
Wawancara Tidak Terstruktur
Sesuai namanya, wawancara tidak terstruktur adalah kebalikan dari
wawancara terstruktur, dimana pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bersifat
terbuka. Jenis ini juga biasa disebut wawancara bebas sebab pewawancara
dapat menanyakan apa saja kepada narasumber.
Namun, yang perlu dijadikan catatan adalah pertanyaan-pertanyaan tersebut
tetap relevan dengan kebutuhan data agar wawancara masih bisa terkendali.
Wawancara Bebas Terpimpin
Jenis terakhir dari wawancara adalah wawancara bebas terpimpin,
yaitu gabungan dari kedua jenis wawancara sebelumnya, dimana
pewawancara tetap menyiapkan pertanyaan-pertanyaan yang akan
diajukan namun secara garis besarnya saja.
3
TUJUAN DAN FUNGSI WAWANCARA
Lebih jelasnya, menurut Zainal (2010) tujuan
wawancara adalah untuk sebagai :
1. Memperoleh informasi secara langsung guna
menjelaskan suatu hal atau situasi dan kondisi
tertentu.
2. Memperoleh data agar dapat memengaruhi
situasi atau orang tertentu.
3. Melengkapi suatu penyelidikan ilmiah.
4
TAHAPAN WAWANCARA
Untuk melakukan wawancara, setidaknya ada dua tahapan yang harus dijalankan. Tahapan-
tahapan wawancara tersebut diantaranya:
Tahap Persiapan
 Untuk melakukan wawancara,
setidaknya ada dua tahapan yang harus
dijalankan. Tahapan-tahapan wawancara
tersebut diantaranya:Tahap Persiapan
 Dalam tahap persiapan wawancara,
tentukan tujuan atau topik serta
informasi apa yang ingin digali ketika
wawancara terlebih dulu. Jika Anda
melakukan wawancara terstruktur, maka
persiapkan juga daftar pertanyaan untuk
ditanyakan pada narasumber nantinya.
 Setelah itu, sebaiknya Anda juga
menghubungi narasumber terlebih dulu
dan menentukan jadwal dilakukannya
wawancara tersebut beserta hal teknis
lainnya.
Pelaksanaan
 Tahap kedua wawancara adalah
pelaksanaan. Sebagai pewawancara
yang baik, bukalah sesi wawancara
dengan salam dan pastikan Anda juga
mengedepankan tata krama serta
sopan santun.
 Setelah itu, Anda dapat menjelaskan
secara singkat mengenai tujuan
wawancara lalu mulai mengajukan
pertanyaan-pertanyaan. Rekam atau
catatlah jawaban narasumber dengan
seksama, hindari untuk meminta
narasumber mengulangi jawabannya.
 Nah, sebelum mengakhiri wawancara,
Anda juga bisa meminta izin untuk
menghubungi narasumber kembali jika
nanti ada informasi yang perlu
dikonfirmasi atau dilengkapi.
:
5
1
5
2
4
6
3
Wawancara formal
Pertama, ada bentuk wawancara formal yaitu wawancara
yang dalam pelaksanaannya dilakukan secara formal atau
sistematis untuk mendapat data tertentu. Contoh bentuk
wawancara ini adalah wawancara penelitian.
Wawancara
rutin
Wawancara konferensi pers
Bentuk selanjutnya adalah wawancara rutin, yaitu wawancara
yang dilakukan secara rutin ditujukan untuk mendukung
kelancaran kegiatan atau operasional bisnis atau perusahaan,
misalnya evaluasi bulanan kinerja karyawan.
Hampir sama dengan bentuk wawancara
konferensi pers, namun untuk wawancara
akses pers ini lingkupnya lebih kecil lagi, seperti
hasil dilakukannya pertemuan, negosiasi, dan
lain-lain.
Wawancara roundtable
Wawancara roundtable adalah salah satu bentuk
wawancara yang cukup kompleks dimana pewawancara
harus menyusun strategi dan skenarionya dulu supaya
proses wawancara dapat berjalan lancar.
Dalam hal ini pewawancara bertindak sebagai moderator
dari beberapa narasumber. Sehingga, tidak hanya
mengajukan dan mencatat jawaban, pewawancara juga
bertugas mengatur jalannya percakapan.
Wawancara konferensi pers adalah ketika para jurnalis
diundang oleh pihak-pihak tertentu untuk meliput informasi
atau data tertentu agar dimuat dan disebarluaskan,
misalnya ada perusahaan yang meluncurkan produk baru,
melakukan kerjasama dengan pihak lain,
menyelenggarakan acara amal, dan lain-lain.
Wawancara akses
pers
Wawancara semi-
struktur
Bentuk terakhir dari wawancara adalah wawancara semi-
struktur atau biografi. Sesuai namanya, wawancara ini
ditujukan untuk menggali informasi sebagai bahan tulisan
biografi dari narasumber terkait.
Umumnya, pewawancara akan menanyakan pertanyaan
secara urut sesuai siklus hidup narasumber, seperti mulai
dari masa kanak-kanak, remaja, hingga kehidupan saat
ini.
6
Bentuk Wawancara
SITUASI – KEADAAN SAAT INTERVIEW
SITUASI INTERVIEW YANG HUMANIS
SITUASI INTERVIEW YANG KURANG HUMANIS
DARI INTERVIEWED
TIPS WAWANCARA
Agar dalam pelaksanaannya berjalan lancar dan sesuai
keinginan, ada beberapa tips wawancara yang perlu
diperhatikan.
1. Mulailah dengan informasi fakta dan mengajukan
pertanyaan mudah.
2. Pastikan Anda sudah mengetahui informasi dasar
mengenai narasumber, seperti identitasnya secara umum.
3. Hindarilah mengajukan pertanyaan bersifat pribadi dan
berupa pilihan.
4. Jangan terlalu kaku dan tunjukkan sikap bersahabat agar
narasumber nyaman dan dapat menjawab pertanyaan
dengan baik serta terbuka.
5. Hindari sikap seakan menggurui, bersikaplah netral dan
adaptif.
7
Itulah penjelasan lengkap seputar
wawancara yang perlu di catat agar
dapat melakukannya secara maksimal.
Hal ini penting mengingat wawancara
adalah salah satu teknik paling umum
digunakan untuk berbagai tujuan, seperti
mencari pekerja bagi bisnis Anda.
“practices make perfect”
“latihan menjadi sempurna”
UCAPAN TERIMAKASIH UNTUK SEMUA NYA
Buah nanas buah ceri
Dicampur gula enak sekali
Cukup sekian pertemuan kali
ini
Semoga bisa bertemu lagi
kemudian hari.
Badan gemuk banyak lemak
Kalau lebaran buat ketupat
Terima kasih sudah menyimak
Semoga Session kali ini bawa
manfaat.
Anak kecil duduk di papan
Memakai dasi dan juga celana
Puluhan menit berdiri di depan
Semoga presentasi kami memberi makna.
.
INTERVIEW
INTERVIEW
INTERVIEW
Sebuah Pengantar...
 Interview secara tidak langsung merupakan salah
satu media yang hampir selalu dipakai dalam
menggali informasi dalam proses rekrutmen atau
asesmen di berbagai perusahaan. Setujukah Anda
dengan pernyataan ini?
INTERVIEW ITU MURAH, TAPI SANGAT TIDAK MUDAH.
Kita cermati kendala yang terjadi sesuai dengan
kejadian yang telah anda cek di atas tadi;
Interviewee tidak menjawab :
sesuai pertanyaan yang diajukan ?
 Apakah yang tidak berjalan dengan baik
disini?
 Apakah daya tangkap interviewee lamban?
 Atau interviewer tidak jelas dalam
memberikan pertanyaan?
Waktu interview :
terlalu lama (diatas 1 jam untuk 1 kandidat)
 Apakah interviewee berbicara terlalu banyak
dan interviewer terhanyut dalam cerita?
 Ataukah interviewer lebih banyak bercerita
dibandingkan interviewee?
Interviewee pasif :
dalam menjawab pertanyaan sehingga tidak
mendapatkan banyak informasi mengenai
kandidat
 Apakah pertanyaan yang disampaikan
merupakan pertanyaan tertutup atau
terbuka?
 Bagaimana pendekatan interviewer terhadap
interviewee?
Tidak tahu harus bertanya apa :
kepada interviewee – stuck dalam mengajukan
pertanyaan
 Apakah interviewer memiliki landasan atas
pertanyaan yang disampaikan?
 Atau interviewer mencoba untuk
mengembangkan
pertanyaan dari interviewee?
Hasil interview bagus namun tidak :
sesuai dengan hasil kerja yang diperlihatkan.
 Apakah interviewer menggunakan
pertanyaan yang tepat dalam menggali
informasi mengenai kinerja interviewee?
INTERVIEW BASED ON COMPETENCY
Guidelines untuk level Leader
6
3
1
5
4
2
Guidelines untuk level
Staff
Guidelines untuk level
Direksi / CEO
Guidelines untuk level
Leader
Guidelines untuk level
Human Resource Director
Guidelines untuk level
Human Resource
Manager
Guidelines untuk level
Marketing Manager
KOPETENSI YANG AKAN DIUNGKAP DALAM PROSES INTERVIEW PADA
MASING-MASING LEVEL :
Adapun pada daftar interview ini
akan mengungkap 10 kompetensi
yang nantinya dapat dikembangkan
dalam proses interview Untuk Staff
adalah;
1. Adaptability
2. Achievement Orientation
3. Active Learning
4. Agility
5. Embracing Change
6. Emotional Intelligence
7. Communication
8. Information Seeking
9. Risk Taking
10. Tech Savvy
interview ini akan mengungkap
11 kompetensi yang diukur untuk
Leader adalah;
1. Adaptability
2. Achievement Orientation
3. Developing Others
4. Decision Making
5. Embracing Change
6. Emotional Intelligence
7. Leading Through Vision and
Values
8. Negotiation Skill
9. Risk Taking
10. Strategic Thinking
11. Tech Savvy
1 2
level Manager khusus untuk posisi Human
Resource (HR).Ketigabelas kompetensi
yang diukur tersebut adalah;
1. Adaptability
2. Achievement Orientation
3. Building Talent
4. Developing Other
5. Critical Thinking
6. Decision Making
7. Embracing Change
8. Emotional Intelligence
9. Leading Through Vision and Values
10. Integrity
11. Managing Conflict
12. Valuing Diversity
13. Tech Savvy
Panduan ini akan membantu Anda, untuk
dapat lebih cepat dan terstruktur dalam
melakukan proses interview bersama
calon Sales Marketing Manager Anda.
Berikut ini adalah 11 kompetensi yang
dimaksud ;
1. Adaptability
2. Achievement Orientation
3. Communication
4. Customer Centric
5. Emotional Intelligence
6. Decision Making
7. Negotiation Skill
8. Resilience
9. Risk Taking
10.Strategic Thinking
11.Tech Savvy
3 4
Level Direksi secara umum. Adapun
pada daftar interview ini akan
mengungkap 8 aspek yang nantinya
dapat dikembangkan dalam proses
interview.
Berikut 8 aspek yang diukur adalah ;
1. Vision
2. Strategi & Visi
3. Leadership
4. Management
5. Hiring
6.Team Building
7. Technology
8. Personal Information
Level Direktur untuk posisi Human
Resource (HR). Adapun pada daftar interview
ini akan mengungkap 13 kompetensi yang
nantinya dapat dikembangkan dalam proses
interview ini yaitu;
1. Adaptibility
2. Achievement Orientation
3. Building Talent
4. Developing Other
5. Critical Thinking
6. Decision Making
7. Embracing Change
8. Emotional Intelligence
9. Leading Through Vision and Values
10. Integrity
11. Managing Conflict
12. Valuing Diversity
13. Tech Savvy
5 6
TERIMAKASIH
SAMPAI JUMPA KEMBALI
BUAH NANAS BUAH CERI
DICAMPUR GULA ENAK SEKALI
CUKUP SEKIAN PERTEMUAN KALI INI
SEMOGA BISA BERTEMU LAGI KEMUDIAN HARI.

MATERI BASED ON COMPETENCY INTERVEW .pptx

  • 1.
    SALAM PEMBUKA Berlibur keTanjung Pinang naik kapal selam Nunggunya di pinggir dermaga Ketika ada yang mengucap salam Harap dijawab dengan lantang dan bertenaga Bertemu teman yang lama tak sua Ternyata dia bergelar sarjana hukum Assalamualikum kawan semua Semoga bibir berhias senyum.
  • 2.
    SUATU PENGANTAR PROSESREQRUITMENT DIDALAM SATU ORGANISASI INTERVIEW WAWANCARA
  • 3.
    6 3 5 2 4 1 Anda pasti sudahtidak asing dengan wawancara bukan? Ya, wawancara adalah salah satu teknik pengumpulan data yang umum digunakan baik untuk kegiatan akademis hingga dunia kerja. Wawancara Fungsi Pengertian Tahap Jenis Bentuk INTERVIEW 7 Tips
  • 4.
  • 5.
    2 Wawancara adalah percakapandua orang atau lebih yang berlangsung antara narasumber dan pewawancara dengan tujuan mengumpulkan data-data berupa informasi. Oleh karena itu, teknik wawancara adalah salah satu cara pengumpulan data, misalnya untuk penelitian tertentu. Pengertian Wawancara
  • 6.
    Pengertian Wawancara MenurutPara Ahli Sutrisno Hadi Sutrisno Hadi mengungkapkan bahwa wawancara adalah alat yang sangat baik untuk mengetahui tanggapan, pendapat, keyakinan, perasaan, motivasi, serta proyeksi seseorang terhadap masa depannya, mempunyai kemampuan yang cukup besar untuk menggali masa lalu seseorang serta rahasia-rahasia hidupnya. Lexy J Moleong Lexy J Moleong menyatakan bahwa wawancara adalah percakapan dengan maksud-maksud tertentu. Pada metode ini peneliti dan responden berhadapan langsung (face to face) untuk mendapatkan informasi secara lisan dengan tujuan mendapatkan data yang dapat menjelaskan permasalahan penelitian. Anas Sudijono Selanjutnya, menurut Anas Sudijono, pengertian wawancara adalah cara menghimpun bahan-bahan keterangan yang dilaksanakan dengan melakukan tanya jawab lisan secara sepihak, berhadapan muka, dan dengan arah serta tujuan yang telah ditentukan. Robert Kahn dan Channel Terakhir, menurut Robert Kahn dan Channel pengertian wawancara adalah pola khusus dari interaksi dimulai secara lisan untuk tujuan tertentu, dan difokuskan pada daerah konten yang spesifik, dengan proses eliminasi dari bahan-bahan yang tidak ada hubungannya secara berkelanjutan.
  • 7.
    1 2 3  Jenis Wawancara WawancaraTerstruktur Jenis pertama dari wawancara adalah wawancara terstruktur atau terpimpin, dimana semua pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan sudah dipersiapkan secara rinci dan lengkap. Wawancara Tidak Terstruktur Sesuai namanya, wawancara tidak terstruktur adalah kebalikan dari wawancara terstruktur, dimana pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bersifat terbuka. Jenis ini juga biasa disebut wawancara bebas sebab pewawancara dapat menanyakan apa saja kepada narasumber. Namun, yang perlu dijadikan catatan adalah pertanyaan-pertanyaan tersebut tetap relevan dengan kebutuhan data agar wawancara masih bisa terkendali. Wawancara Bebas Terpimpin Jenis terakhir dari wawancara adalah wawancara bebas terpimpin, yaitu gabungan dari kedua jenis wawancara sebelumnya, dimana pewawancara tetap menyiapkan pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan namun secara garis besarnya saja. 3
  • 8.
    TUJUAN DAN FUNGSIWAWANCARA Lebih jelasnya, menurut Zainal (2010) tujuan wawancara adalah untuk sebagai : 1. Memperoleh informasi secara langsung guna menjelaskan suatu hal atau situasi dan kondisi tertentu. 2. Memperoleh data agar dapat memengaruhi situasi atau orang tertentu. 3. Melengkapi suatu penyelidikan ilmiah. 4
  • 9.
    TAHAPAN WAWANCARA Untuk melakukanwawancara, setidaknya ada dua tahapan yang harus dijalankan. Tahapan- tahapan wawancara tersebut diantaranya: Tahap Persiapan  Untuk melakukan wawancara, setidaknya ada dua tahapan yang harus dijalankan. Tahapan-tahapan wawancara tersebut diantaranya:Tahap Persiapan  Dalam tahap persiapan wawancara, tentukan tujuan atau topik serta informasi apa yang ingin digali ketika wawancara terlebih dulu. Jika Anda melakukan wawancara terstruktur, maka persiapkan juga daftar pertanyaan untuk ditanyakan pada narasumber nantinya.  Setelah itu, sebaiknya Anda juga menghubungi narasumber terlebih dulu dan menentukan jadwal dilakukannya wawancara tersebut beserta hal teknis lainnya. Pelaksanaan  Tahap kedua wawancara adalah pelaksanaan. Sebagai pewawancara yang baik, bukalah sesi wawancara dengan salam dan pastikan Anda juga mengedepankan tata krama serta sopan santun.  Setelah itu, Anda dapat menjelaskan secara singkat mengenai tujuan wawancara lalu mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Rekam atau catatlah jawaban narasumber dengan seksama, hindari untuk meminta narasumber mengulangi jawabannya.  Nah, sebelum mengakhiri wawancara, Anda juga bisa meminta izin untuk menghubungi narasumber kembali jika nanti ada informasi yang perlu dikonfirmasi atau dilengkapi. : 5
  • 10.
    1 5 2 4 6 3 Wawancara formal Pertama, adabentuk wawancara formal yaitu wawancara yang dalam pelaksanaannya dilakukan secara formal atau sistematis untuk mendapat data tertentu. Contoh bentuk wawancara ini adalah wawancara penelitian. Wawancara rutin Wawancara konferensi pers Bentuk selanjutnya adalah wawancara rutin, yaitu wawancara yang dilakukan secara rutin ditujukan untuk mendukung kelancaran kegiatan atau operasional bisnis atau perusahaan, misalnya evaluasi bulanan kinerja karyawan. Hampir sama dengan bentuk wawancara konferensi pers, namun untuk wawancara akses pers ini lingkupnya lebih kecil lagi, seperti hasil dilakukannya pertemuan, negosiasi, dan lain-lain. Wawancara roundtable Wawancara roundtable adalah salah satu bentuk wawancara yang cukup kompleks dimana pewawancara harus menyusun strategi dan skenarionya dulu supaya proses wawancara dapat berjalan lancar. Dalam hal ini pewawancara bertindak sebagai moderator dari beberapa narasumber. Sehingga, tidak hanya mengajukan dan mencatat jawaban, pewawancara juga bertugas mengatur jalannya percakapan. Wawancara konferensi pers adalah ketika para jurnalis diundang oleh pihak-pihak tertentu untuk meliput informasi atau data tertentu agar dimuat dan disebarluaskan, misalnya ada perusahaan yang meluncurkan produk baru, melakukan kerjasama dengan pihak lain, menyelenggarakan acara amal, dan lain-lain. Wawancara akses pers Wawancara semi- struktur Bentuk terakhir dari wawancara adalah wawancara semi- struktur atau biografi. Sesuai namanya, wawancara ini ditujukan untuk menggali informasi sebagai bahan tulisan biografi dari narasumber terkait. Umumnya, pewawancara akan menanyakan pertanyaan secara urut sesuai siklus hidup narasumber, seperti mulai dari masa kanak-kanak, remaja, hingga kehidupan saat ini. 6 Bentuk Wawancara
  • 11.
    SITUASI – KEADAANSAAT INTERVIEW SITUASI INTERVIEW YANG HUMANIS SITUASI INTERVIEW YANG KURANG HUMANIS DARI INTERVIEWED
  • 12.
    TIPS WAWANCARA Agar dalampelaksanaannya berjalan lancar dan sesuai keinginan, ada beberapa tips wawancara yang perlu diperhatikan. 1. Mulailah dengan informasi fakta dan mengajukan pertanyaan mudah. 2. Pastikan Anda sudah mengetahui informasi dasar mengenai narasumber, seperti identitasnya secara umum. 3. Hindarilah mengajukan pertanyaan bersifat pribadi dan berupa pilihan. 4. Jangan terlalu kaku dan tunjukkan sikap bersahabat agar narasumber nyaman dan dapat menjawab pertanyaan dengan baik serta terbuka. 5. Hindari sikap seakan menggurui, bersikaplah netral dan adaptif. 7
  • 13.
    Itulah penjelasan lengkapseputar wawancara yang perlu di catat agar dapat melakukannya secara maksimal. Hal ini penting mengingat wawancara adalah salah satu teknik paling umum digunakan untuk berbagai tujuan, seperti mencari pekerja bagi bisnis Anda. “practices make perfect” “latihan menjadi sempurna”
  • 14.
    UCAPAN TERIMAKASIH UNTUKSEMUA NYA Buah nanas buah ceri Dicampur gula enak sekali Cukup sekian pertemuan kali ini Semoga bisa bertemu lagi kemudian hari. Badan gemuk banyak lemak Kalau lebaran buat ketupat Terima kasih sudah menyimak Semoga Session kali ini bawa manfaat. Anak kecil duduk di papan Memakai dasi dan juga celana Puluhan menit berdiri di depan Semoga presentasi kami memberi makna. .
  • 16.
  • 17.
    INTERVIEW Sebuah Pengantar...  Interviewsecara tidak langsung merupakan salah satu media yang hampir selalu dipakai dalam menggali informasi dalam proses rekrutmen atau asesmen di berbagai perusahaan. Setujukah Anda dengan pernyataan ini?
  • 18.
    INTERVIEW ITU MURAH,TAPI SANGAT TIDAK MUDAH. Kita cermati kendala yang terjadi sesuai dengan kejadian yang telah anda cek di atas tadi; Interviewee tidak menjawab : sesuai pertanyaan yang diajukan ?  Apakah yang tidak berjalan dengan baik disini?  Apakah daya tangkap interviewee lamban?  Atau interviewer tidak jelas dalam memberikan pertanyaan? Waktu interview : terlalu lama (diatas 1 jam untuk 1 kandidat)  Apakah interviewee berbicara terlalu banyak dan interviewer terhanyut dalam cerita?  Ataukah interviewer lebih banyak bercerita dibandingkan interviewee? Interviewee pasif : dalam menjawab pertanyaan sehingga tidak mendapatkan banyak informasi mengenai kandidat  Apakah pertanyaan yang disampaikan merupakan pertanyaan tertutup atau terbuka?  Bagaimana pendekatan interviewer terhadap interviewee? Tidak tahu harus bertanya apa : kepada interviewee – stuck dalam mengajukan pertanyaan  Apakah interviewer memiliki landasan atas pertanyaan yang disampaikan?  Atau interviewer mencoba untuk mengembangkan pertanyaan dari interviewee? Hasil interview bagus namun tidak : sesuai dengan hasil kerja yang diperlihatkan.  Apakah interviewer menggunakan pertanyaan yang tepat dalam menggali informasi mengenai kinerja interviewee?
  • 19.
    INTERVIEW BASED ONCOMPETENCY Guidelines untuk level Leader 6 3 1 5 4 2 Guidelines untuk level Staff Guidelines untuk level Direksi / CEO Guidelines untuk level Leader Guidelines untuk level Human Resource Director Guidelines untuk level Human Resource Manager Guidelines untuk level Marketing Manager
  • 20.
    KOPETENSI YANG AKANDIUNGKAP DALAM PROSES INTERVIEW PADA MASING-MASING LEVEL : Adapun pada daftar interview ini akan mengungkap 10 kompetensi yang nantinya dapat dikembangkan dalam proses interview Untuk Staff adalah; 1. Adaptability 2. Achievement Orientation 3. Active Learning 4. Agility 5. Embracing Change 6. Emotional Intelligence 7. Communication 8. Information Seeking 9. Risk Taking 10. Tech Savvy interview ini akan mengungkap 11 kompetensi yang diukur untuk Leader adalah; 1. Adaptability 2. Achievement Orientation 3. Developing Others 4. Decision Making 5. Embracing Change 6. Emotional Intelligence 7. Leading Through Vision and Values 8. Negotiation Skill 9. Risk Taking 10. Strategic Thinking 11. Tech Savvy 1 2
  • 21.
    level Manager khususuntuk posisi Human Resource (HR).Ketigabelas kompetensi yang diukur tersebut adalah; 1. Adaptability 2. Achievement Orientation 3. Building Talent 4. Developing Other 5. Critical Thinking 6. Decision Making 7. Embracing Change 8. Emotional Intelligence 9. Leading Through Vision and Values 10. Integrity 11. Managing Conflict 12. Valuing Diversity 13. Tech Savvy Panduan ini akan membantu Anda, untuk dapat lebih cepat dan terstruktur dalam melakukan proses interview bersama calon Sales Marketing Manager Anda. Berikut ini adalah 11 kompetensi yang dimaksud ; 1. Adaptability 2. Achievement Orientation 3. Communication 4. Customer Centric 5. Emotional Intelligence 6. Decision Making 7. Negotiation Skill 8. Resilience 9. Risk Taking 10.Strategic Thinking 11.Tech Savvy 3 4
  • 22.
    Level Direksi secaraumum. Adapun pada daftar interview ini akan mengungkap 8 aspek yang nantinya dapat dikembangkan dalam proses interview. Berikut 8 aspek yang diukur adalah ; 1. Vision 2. Strategi & Visi 3. Leadership 4. Management 5. Hiring 6.Team Building 7. Technology 8. Personal Information Level Direktur untuk posisi Human Resource (HR). Adapun pada daftar interview ini akan mengungkap 13 kompetensi yang nantinya dapat dikembangkan dalam proses interview ini yaitu; 1. Adaptibility 2. Achievement Orientation 3. Building Talent 4. Developing Other 5. Critical Thinking 6. Decision Making 7. Embracing Change 8. Emotional Intelligence 9. Leading Through Vision and Values 10. Integrity 11. Managing Conflict 12. Valuing Diversity 13. Tech Savvy 5 6
  • 23.
    TERIMAKASIH SAMPAI JUMPA KEMBALI BUAHNANAS BUAH CERI DICAMPUR GULA ENAK SEKALI CUKUP SEKIAN PERTEMUAN KALI INI SEMOGA BISA BERTEMU LAGI KEMUDIAN HARI.