Uji penetrasi standar (SPT) merupakan salah satu uji lapangan yang paling banyak digunakan dalam penyelidikan tanah di Indonesia dan seluruh dunia. Namun, nilai hasil uji SPT sulit untuk direproduksi karena dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti variasi peralatan, kesalahan teknis pengoperasian, dan kondisi tanah. Laporan hasil uji perlu memuat informasi tambahan untuk memfasilitasi interpretasi data secara maksimal.