SlideShare a Scribd company logo
1 of 38
Terlahir di sumatera utara, tepatnya di kabupaten deli
serdang, 13 maret 1956, agama islam, status
kawin, anak 3 orang, hobby mengkoleksi buku dan
pendengar musik-musik jadul. Alamat rumah:
perumnas cijerah II blok 18 gang resmi asih 2 no.
95, kota bandung 40215, telp. 022-600 2285;
Hp. 081 2215 4648
E_mail : hadiantjg@gmail.Com;
Http://hadiwidyasam.Blogspot.Com
Tempat bekerja balai pelatihan tenaga koperasi dan
usaha mikro kecil dan menengah provinsi jawa barat
telp. 022-780 5741, 780 5742 fax. 022-780 5741
Pendidikan : S1 - fisip universitas terbuka, 1995,
S2 manajemen keuangan IKOPIN, 2004
Jabatan widyaiswara madya
PERTUNJUKAN AKAN
SEGERA DIMULAI
INI ADALAH CERITA
TENTANG
KELEMBAGAAN
KOPERASI PADA
ASPEK RAPAT
ANGGOTA
• KOPERASI ADALAH BADAN
HUKUM YANG DIDIRIKAN
OLEH ORANG
PERSEORANGAN ATAU
BADAN HUKUM
KOPERASI, DENGAN
PEMISAHAN KEKAYAAN
PARA ANGGOTANYA
SEBAGAI MODAL UNTUK
MENJALANKAN
USAHA, YANG MEMENUHI
ASPIRASI DAN KEBUTUHAN
BERSAMA DI BIDANG
EKONOMI, SOSIAL, DAN
BUDAYA SESUAI DENGAN
NILAI DAN PRINSIP
KOPERASI
PENGERTIAN
KOPERASI
• KOPERASI BERTUJUAN
MEMAJUKAN KESEJAHTERAAN
ANGGOTA PADA KHUSUSNYA
DAN MASYARAKAT PADA
UMUMNYA SERTA IKUT
MEMBANGUN TATANAN
PEREKONOMIAN NASIONAL
DALAM RANGKA MEWUJUDKAN
MASYARAKAT YANG MAJU, ADIL
DAN MAKMUR BERLANDASKAN
PANCASILA DAN UUD 1945 (PS. 3)
TUJUAN
PENDIRI
AN
• KEANGGOTAAN KOPERASI BERSIFAT
SUKARELA DAN TERBUKA.
• PENGELOLAAN DILAKUKAN SECARA
DEMOKRATIS
• PEMBAGIAN SELISIH HASIL USAHA
DILAKUKAN SECARA ADIL SEBANDING
DENGAN BESARNYA JASA USAHA MASING-
MASING ANGGOTA
• PEMBERIAN BALAS JASA TERBATAS
TERHADAP MODAL
• KEMANDIRIAN
• KEMANDIRIAN MENGANDUNG
PENGERTIAN DAPAT BERDIRI
SENDIRI, TANPA TERGANTUNG PADA PIHAK
LAIN
• PENDIDIKAN PERKOPERASIAN
• KERJASAMA ANTAR KOPERASI
PRINSIP
KOPERASI
MERUPAKAN
CIRI KHAS DAN
JATI DIRI
KOPERASI YANG
MEMBEDAKANN
YA DARI BADAN
USAHA LAINNYA
•RAPAT
ANGGOTA
•PENGAWAS
•PENGURUS
PERANGKAT
ORGANISASI
RAPAT ANGGOTA
(RA)
•APA ?
•MENGAPA ?
•SIAPA ?
•KAPAN ?
•BAGAIMANA ?
•MERUPAKAN SUATU
KEKUASAAN TERTINGGI
DALAM TATA KEHIDUPAN
KOPERASI DAN
MERUPAKAN
PENCERMINAN
DEMOKRASI DALAM
SUATU ORGANISASI
KOPERASI.
APA RAPAT
ANGGOTA
KOPERASI ?
• ANGGARAN DASAR/ANGGARAN RUMAH
TANGGA
• KEBIJAKSANAAN UMUM DI BIDANG
ORGANISASI, MANAJEMEN DAN USAHA
KOPERASI
• PEMILIHAN, PENGANGKATAN, PEMBERHENTIAN
PENGURUS DAN PENGAWAS
• RENCANA KERJA, RENCANA ANGGARAN
PENDAPATAN DAN BELANJA KOPERASI, SERTA
PENGESAHAN LAPORAN KEUANGAN
• PENGESAHAN PERTANGGUNGJAWABAN
PENGURUS DALAM PELAKSANAAN TUGASNYA
• PEMBAGIAN SELISIH HASIL USAHA
• PENGGABUNGAN, PELEBURAN, PEMBAGIAN
DAN PEMBUBARAN KOPERASI
MENGAPA
RAPAT
ANGGOTA?,
KARENA
RAPAT
ANGGOTA
DIPERLUKAN
UNTUK
MENETAPKAN
RAPAT ANGGOTA BIASA• LPJ PENGURUS
• LPJ PENGAWAS
• PENGESAHAN LK
• PEMBAGIAN SHU
• KEBIJAKAN ORGANISASI DAN USAHA
• PEMBERHENTIAN PENGURUS
• PEMBERHENTIAN PENGAWAS
• PEMILIHAN PENGURUS
• PEMILIHAN PENGAWAS
RAPAT
ANGGOTA
TAHUNAN
• RK/RAPBK
• PERUBAHAN AD/ART
• PENGGABUNGAN
• PEMBAGIAN/PEMECAHAN
• PEMBUBARAN
• PERUBAHAN RK/RAPBK
RAPAT
ANGGOTA
KHUSUS
RAPAT ANGGOTA LUAR BIASA
• BERKAITAN DENGAN USAHA
• BERKAITAN DENGAN ORGANISASI
• BERKAITAN PERUBAHAN
RA/RAPBK TAHUN BERJALAN
• PENETAPAN KREDIT DENGAN
JUMLAH TERTENTU
• PENYELESAIAN MASALAH KASUS
HUKUM
• PENETAPAN PERATURAN
PELAKSANAAN YANG SEGERA
HAL YANG
SANGAT
PENTING
DAN
MENDESAK
•KEADAAN DIMANA
PENGURUS TIDAK
MAMPU ATAU TIDAK
BERSEDIA
MENGADAKAN RAPAT
ANGGOTA
•PENGURUS TIDAK ADA
LAGI
•KEADAAN DARURAT
RAPAT
ANGGOTA
LUAR
BIASA
SIAPA YANG MENYELENGGARAKAN
RAPAT ANGGOTA ?
• RAPAT ANGGOTA DISELENGGARAKAN OLEH
PENGURUS.
• RAPAT ANGGOTA DIHADIRI OLEH
ANGGOTA, PENGAWAS, DAN PENGURUS.
• KUORUM RAPAT ANGGOTA DIATUR DALAM
ANGGARAN DASAR.
• UNDANGAN KEPADA ANGGOTA UNTUK
MENGHADIRI RAPAT ANGGOTA DIKIRIM OLEH
PENGURUS PALING LAMBAT 14 (EMPAT BELAS)
HARI SEBELUM RAPAT ANGGOTA
DISELENGGARAKAN.
RAPAT ANGGOTA BERHAK MEMINTA KETERANGAN DAN
PERTANGGUNGJAWABAN PENGAWAS DAN PENGURUS
MENGENAI PENGELOLAAN KOPERASI
•RAPAT ANGGOTA
DILAKUKAN PALING
SEDIKIT SEKALI DALAM
1 (SATU) TAHUN
KAPAN RAPAT
ANGGOTA
DILAKSANAKAN ?
RAPAT ANGGOTA UNTUK MENGESAHKAN PERTANGGUNG JAWABAN
PENGURUS DISELENGGARAKAN PALING LAMBAT 3 (TIGA) BULAN UNTUK
KOPERASI PRIMER DAN 5 (LIMA) BULAN BAGI KOPERASI SEKUNDER
SETELAH TAHUN BUKU LAMPAU
BAGAIMANA MELAKSANAKAN RAPAT
ANGGOTA ?
• NAMA, WAKTU DAN TEMPAT.
• DASAR PENYELENGGARAAN
RAPAT.
• MAKSUD DAN TUJUAN.
• HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA
RAPAT.
• PIMPINAN RAPAT.
• SIFATNYA RAPAT.
• SIFATNYA KEPUTUSAN
TATA TERTIB
DISYAHKAN OLEH
RAPAT ANGGOTA
DAN
DIPERGUNAKAN
SEBAGAI
PEDOMAN
PERATURAN TATA
TERTIB RAPAT
ANGGOTA
• TERSEDIANYA TEMPAT/RUANGAN YANG MEMADAI UNTUK
MENAMPUNG PARA ANGGOTA
• ADANYA UNDANGAN TERTULIS
• TERJAMINNYA KEAMANAN DAN KELANCARAN JALANNYA RAPAT
ANGGOTA
• ADANYA ACARA SECARA KONKRIT ATAU PERMASALAHAN YANG
MENJADI DASAR PEMBAHASAN
• TERCAPAINYA PARTISIPASI AKTIF DARI ANGGOTA
• ADANYA PIMPINAN RAPAT YANG MEMIMPIN JALANNYA RAPAT
• MEMENUHI PERSYARATAN TENTANG QOURUM RAPAT
• ANGGOTA YANG HADIR ADALAH MEREKA YANG TERDAFTAR
DALAM BUKU DAFTAR ANGGOTA
• ADANYA DAFTAR HADIR, NOTULEN RAPAT DAN BERITA ACARA
RAPAT
• TERSEDIANYA BIAYA YANG MEMADAI SESUAI DENGAN KEPERLUAN
TANPA ADANYA PENGHAMBURAN DAN PEMBOROSAN
• KEPUTUSAN BERSIFAT MENGIKAT
SYARAT
RAPAT
ANGGOTA
• RAPAT ANGGOTA SYAH APABILA
JUMLAH ANGGOTA YANG MENGHADIRI
RAPAT ANGGOTA TERSEBUT TELAH
MENCAPAI JUMLAH MINIMAL (PALING
SEDIKIT) UNTUK DAPAT MEMULAI
RAPAT ANGGOTA. INILAH YANG DISEBUT
“QOURUM” RAPAT ANGGOTA
• QOURUM RAPAT ANGGOTA DIATUR
DALAM ANGGARAN DASAR/ANGGARAN
RUMAH TANGGA KOPERASI, SECARA
UMUM QOURUM RAPAT ANGGOTA
ADALAH LEBIH DARI SEPAROH (50%)
JUMLAH ANGGOTA KOPERASI
QUORUM
SYAHNYA
RAPAT
ANGGOTA
DALAM HAL QOURUM RAPAT TIDAK TERCAPAI DAN RAPAT
BERIKUTNYA HARUS DIADAKAN SELAMBAT- LAMBATNYA 7
HARI, BISA DIAMBIL KEBIJAKSANAAN UNTUK MENUTUP
RAPAT TERSEBUT- KEMUDIAN 1½ JAM KEMUDIAN
MEMBUKA RAPAT LAGI SEBAGAI RAPAT KEDUA. HAL INI
DAPAT DILAKUKAN BILAMANA :
• KEADAAN KOPERASI SUDAH SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA
DIPERKIRAKAN RAPAT BERIKUTNYA TIDAK MEMUNGKINKAN UNTUK
MENCAPAI KEHADIRAN ANGGOTA YANG LEBIH BANYAK.
• PEMBIAYAAN UNTUK MENGADAKAN RAPAT TIDAK TERSEDIA.
• PEJABAT SETEMPAT MENYETUJUINYA, DENGAN PERTIMBANGAN
BAHWA RAPAT TERSEBUT PERLU SEGERA MENYELESAIKAN SUATU
PERMASALAHAN.
KEPUTUSAN RAPAT ANGGOTA DIAMBIL BERDASARKAN
MUSYAWARAH UNTUK MENCAPAI MUFAKAT.
APABILA TIDAK DIPEROLEH KEPUTUSAN DENGAN CARA
MUSYAWARAH, MAKA PENGAMBILAN KEPUTUSAN
DILAKUKAN BERDASARKAN SUARA TERBANYAK
DALAM HAL DILAKUKAN PEMUNGUTAN SUARA, SETIAP
ANGGOTA MEMPUNYAL HAK SATU SUARA
HAK SUARA DALAM KOPERASI SEKUNDER DAPAT
DIATUR DALAM ANGGARAN DASAR DENGAN
MEMPERTIMBANGKAN JUMIAH ANGGOTA DAN JASA
USAHA KOPERASI ANGGOTA SECARA BERIMBANG
BAGAIANA SISTEM PELAKSANAAN RAPAT
ANGGOTA?
• MENGHADIRI RAPAT ANGGOTA DALAM KOPERASI BAGI SETIAP
ANGGOTA ADALAH SELAIN MERUPAKAN HAK TETAPI JUGA
KEWAJIBAN.
• UNTUK MENGHADIRI RAPAT ANGGOTA SESEORANG ANGGOTA
TIDAK DAPAT MEWAKILKAN KEPADA ORANG LAIN.
• SETIAP ANGGOTA MEMPUNYAI SUARA YANG SAMA YAITU SATU
ANGGOTA SATU SUARA.
• BAGI KOPERASI YANG MEMPUNYAI ANGGOTA DALAM JUMLAH
BESAR, RAPAT ANGGOTA/RAPAT ANGGOTA TAHUNAN DAPAT
DISELENGGARAKAN MELALUI KELOMPOK-KELOMPOK
KOPERASI YANG MEMPUNYAI JUMLAH ANGGOTA 501 ORANG
SAMPAI 1000 ORANG, UTUSAN MASING-MASING KELOMPOK
ORGANISASI ADALAH 20 % DARI JUMLAH ANGGOTA
KELOMPOK YANG BERSANGKUTAN, TERMASUK PIMPINAN
KELOMPOKNYA
KOPERASI YANG MEMPUNYAI JUMLAH ANGGOTA ANTARA
1001 SAMPAI DENGAN 3000 ORANG, MAKA UTUSAN
MASING-MASING KELOMPOK ADALAH 15 % DARI JUMLAH
ANGGOTA KELOMPOK YANG BERSANGKUTAN, TERMASUK
PIIMPINAN KELOMPOKNYA
KOPERASI YANG MEMILIKI JUMLAH ANGGOTA LEBIH DARI
3000 ORANG, MAKA UTUSAN MASING-MASING KELOMPOK
ADALAH 10 % DARI JUMLAH ANGGOTA KELOMPOK YANG
BERSANGKUTAN, TERMASUK PIMPINAN KELOMPOKNYA
SEBELUM
PENGURUS BERSAMA MANAJER DAN KARYAWAN MEMPERSIAPKAN:
• PANITIA RAPAT
• LAPORAN KEUANGAN, LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN, PROKER & RANCANGAN RAPBK
• MENENTUKAN AGENDA, TANGGAL & TEMPAT
PANITIA BERTUGAS MENYIAPKAN :
• UNDANGAN
• AGENDA RAPAT & TATA TERTIB RAPAT
• RISALAH RAPAT TAHUN SEBELUMNYA
• BUKU LAPORAN & RENCANA KERJA PENGURUS & PENGAWAS
• HAL LAIN YANG SIFATNYA TEKNIS (RUANGAN, KONSUMSI DLL)
• FORMAT-FORMAT KEPUTUSAN
PENGAWAS BERTUGAS MENYIAPKAN :
• LAPORAN PENGAWASAN
• RENCANA KERJA PENGAWAS
SELAMA RAPAT ANGGOTA BERLANGSUNG
• PEMBUKAAN
• RAPAT DIBUKA OLEH PIMPINAN RAPAT SEMENTARA
• PEMILIHAN PIMPINAN RAPAT
• PENGESAHAN KUORUM RAPAT
• PENGESAHAN AGENDA DAN TATA TERTIB RAPAT
• PEMBACAAN RISALAH RAPAT TAHUN SEBELUMNYA
• LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGURUS DAN PENGAWAS
• TANGGAPAN PESERTA ATAS LPJ PENGURUS DAN PENGAWAS
• PENGESAHAN, PENOLAKAN ATAU PENGESAHAN DENGAN CACATAN LPJ
PENGURUS DAN PENGAWAS
• PENYAMPAIAN PROGRAM KERJA PENGURUS DAN PENGAWAS SERTA
RAPBK
• TANGGAPAN PESERTA TENTANG PROKER DAN RAPBK
• PENGESAHAN, PENOLAKAN ATAU PENGESAHAN DENGAN CATATAN PROKER
DAN RAPBK
PENYESUAIAN
AD/ART (BILA
DIPERLUKAN)
PEMILIHAN
PENGURUS &
PENGAWAS (BILA
BERAKHIR MASA
JABATAN)
PENGESAHAN DAN
PENGUCAPAN
JANJI PENGURUS
& ATAU PENGAWAS
TERPILIH
SEKRETARIS
SIDANG
MEMBACAKAN
KEPUTUSAN
KETUA &
SEKRETARIS
SIDANG
MENANDATANGANI
KEPUTUSAN
SEKRETARIS
SIDANG
MEMBACAKAN
BERITA ACARA
SIDANG
KETUA &
SEKRETARIS
SIDANG
MENANDATANGANI
BERITA ACARA
PENUTUP
SETELAH RAPAT ANGGOTA
TAHUNAN (RAT)
• PANITIA MENYUSUN LAPORAN
PENYELENGGARAAN RAT &
MENYAMPAIKAN KEPADA PENGURUS
TERPILIH
• PENGURUS MENYEBARLUASKAN HASIL
RAT
• PENGURUS MENGADAKAN RAPAT UNTUK
MEMBUAT KEBIJAKAN GUNA
PELAKSANAAN KEPUTUSAN RAPAT
ANGGOTA
CARA MENGAMBIL KEPUTUSAN
• MUSYAWARAH UNTUK MUFAKAT
• SATU ANGGOTA SATU SUARA
• QUORUM
• INFORMASI KEPADA ANGGOTA (BUKU LPJ
PENGURUS & PENGAWAS DISAMPAIKAN 1
MINGGU SEBELUMNYA)
• KEPUTUSAN RA MENGIKAT SELURUH
PERANGKAT ORGANISASI KOPERASI
• KETERLIBATAN ANGGOTA SECARA AKTIF
DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN
RAPAT ANGGOTA DEMOKRATIS APABILA:
SETIAP ANGGOTA MEMILIKI HAK BICARA DAN HAK SUARA YANG
SAMA, INDIKATORNYA ADALAH :
• ANGGOTA BERANI BERBICARA SECARA TERBUKA
• PELUANG SETIAP ANGGOTA UNTUK BERBICARA SAMA
• 1 ORANG 1 SUARA
SELURUH PERANGKAT ORGANISASI KOPERASI TUNDUK DAN PATUH PADA
KEPUTUSAN RAPAT ANGGOTA
RAPAT ANGGOTA DIPIMPIN OLEH PIMPINAN RAPAT YANG DIPILIH OLEH, DARI
DAN UNTUK ANGGOTA (BUKAN PENGURUS, PENGAWAS ATAU PEJABAT)
AGENDA RAPAT ANGGOTA MENCERMINKAN KEDAULATAN ANGGOTA.
INDIKATORNYA:
• AGENDA RAPAT, LPJ & PROKER DIBERIKAN BEBERAPA HARI SEBELUM RAPAT ANGGOTA
• AGENDA SESUAI DENGAN AD/ART DAN ATAU PERATURAN KHUSUS
• TANGGAPAN ANGGOTA MENGENAI LPJ PENGURUS & PENGAWAS SERTA PROKER, RAPBK
DIBERIKAN WAKTU YANG CUKUP
PEMILIHAN PENGURUS DAN PENGAWAS DILAKUKAN SECARA LANGSUNG
(VOTING) DENGAN PEMUNGUTAN SUARA, BUKAN DENGAN SISTEM FORMATUR.
RAPAT ANGGOTA TIDAK DEMOKRATIS JIKA:
ANGGOTA JARANG MENGGUNAKAN HAK BICARANYA, PEMBICARAAN LEBIH
BANYAK DIKUASAI OLEH PENGURUS, PENGAWAS DAN PEJABAT
RAPAT ANGGOTA DIPIMPIN OLEH PENGURUS, PENGAWAS ATAU PEJABAT
AGENDA RAPAT TIDAK MENCERMINKAN KEDAULATAN ANGGOTA.
INDIKATORNYA:
• SAMBUTAN PEJABAT MAKAN WAKTU BANYAK
• WAKTU UNTUK TANGGAPAN LPJ, PROKER, RAPBK TIDAK CUKUP
• AGENDA RAPAT TIDAK SESUAI DENGAN AD/ART
• AGENDA LPJ, PROKER, RAPBK DIBAGIKAN BEBERAPA SAAT MENJELANG RAPAT ANGGOTA DIMULAI
• PEMBICARAAN DALAM RAPAT CENDERUNG 1 ARAH. SANGAT SEDIKIT WAKTU YANG TERSEDIA UNTUK
BERDISKUSI
PEMILIHAN PENGURUS & PENGAWAS DILAKUKAN DENGAN SISTEM FORMATUR.
TUGAS FORMATUR MEMILIH PENGURUS & PENGAWAS SECARA LENGKAP
QUORUM RAPAT TIDAK TERPENUHI TETAPI RAPAT TETAP DILAKSANAKAN
CONTOH BERITA ACARA
Rapat Anggota ………………………………..
Diselenggarakan di : ……………………… Waktu
: Hari …………………… Tanggal : ………………
: Dari …………………… s/d Jam : .………………
Hadir dalam Rapat : …………………………………………………. Orang
Jumlah Anggota : ……………………………………………….… Orang
Quorum Rapat : …………………………………………………. Orang
Syah/tidak syah : ……………………………………………………
Rapat memutuskan :
1.
2.
3.
4.
5.
Pengurus Koperasi
Ketua, Penulis,
(……………………………………………) (…………………………………..)
CONTOH SUSUNAN ACARA
RAPAT ANGGOTA TAHUNAN
TAHUN BUKU 200X
SESSI I
1. Laporan Ketua Panitia.
2. Pidato Pembukaan Oleh Pengurus
3. Sambutan-sambutan
4. Ramah tamah
5. Evaluasi Pejabat
SESSI II
1. Rapat dibuka kembali oleh Panitia
2. Pemilihan Pimpinan Rapat oleh Peserta Rapat
3. Pembahasan rencana peraturan tata tertib Rapat
4. Pembacaan dan Pengesahan Notulen/Berita Acara Rapat Anggota Tahun
yang lalu.
5. Laporan Pengurus.
6. Laporan Pengawas.
7. Pengesahan Rencana Kerja/Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja
8. Tanggapan Anggota (termasuk jawaban Pengurus/Pengawas).
9. Pembacaan Keputusan Rapat Anggota
10. Penutup
CONTOH
TATA TERTIB RAPAT ANGGOTA TAHUNAN
KOPERASI ……………………………………….
KE …………. TAHUN BUKU 20 ….. / 20 …..
BAB I
NAMA, WAKTU DAN TEMPAT.
Pasal 1.
Rapat ini bernama “RAPAT ANGGOTA TAHUNAN” Koperasi
…………………………. yang Ke……………………………………Untuk Tahun
Buku 20 … /20…., di selenggarakan bertempat di ………..………………
BAB II
DASAR
Pasal 2
1. RAPAT ANGGOTA TAHUNAN ini dilaksanakan berdasarkan :
a. Undang-undang No. 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian.
b. Anggaran Dasar Koperasi ………………………… BAB ………………
Pasal …………………………………………………………………………..
BAB III
MAKSUD DAN TUJUAN
Pasal 3
1. Rapat Anggota Tahunan bermaksud untuk menyampaikan
pertanggung jawaban pengurus, Pengawas dengan para
anggota-anggotanya tentang hasil pelaksanaan kerja tahun buku
20..
2. Rapat Anggota Tahunan bertujuan untuk menyampaikan Rencana
Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun 20
…. Sebagai pedoman pelaksanaan yang akan datang dan harus
dilaksanakan oleh Pengurus.
3. Rapat Anggota akan menyelenggarakan Pemilihan Pengurus/
Pengawas. (Ayat ini di cantumkan bila memang di pandang
perlu, karena telah berakhirnya masa jabatan dari ybs).
BAB IV
HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA
Pasal 4
1. Sebelum dimulia rapat, para peserta di wajibkan mengisi dan
menandatangani Buku Daftar Hadir yang telah di sediakan
2. Pada waktu Rapat berlangsung, seluruh peserta rapat tidak
diperkenankan meninggalkan ruangan sebelum rapat selesai
3. Dalam menggunakan hak bicara, anggota harus obyektif, tegas
dan jelas serta apabila menggunakan teks agar menyerahkan
teksnya ke pimpinan rapat.
4. Hak suara, satu anggota satu suara
BAB V
PIMPINAN RAPAT
Pasal 5
1. Rapat di pimpin oleh ................. (Pengurus/Pengawas/Ditunjuk
oleh Peserta Rapat)
1. Pimpinan Rapat berwenang mengatur, mengarahkan dan
mengusahakan agar rapat berjalan lancar dan tertib sesuai
dengan peraturan tat tertib ini yang selalu di jiwai oleh semangat
kekeluargaan, silih asah, silih asih, silih asuh, musyawarah dan
mufakat.
Pasal 6
2. Pimpinan Rapat berhak memperingatkan pembicaraan-
pembicaraan yang di anggap menyimpang dari pokok
permasalahan dan apabila perlu dapat meminta untuk
meninggalkan rapat
BAB VI
SAHNYA RAPAT
Pasal 7
1. Rapat anggota sah bila dihadiri oleh “lebih dari ½ jumlah
anggota” (sesuai dengan AD/ART)
BAB VII
SAHNYA KEPUTUSAN RAPAT ANGGOTA
Pasal 8
1. Keputusan Rapat Anggota syah apabila berdasarkan musyawarah
untuk mufakat dan di setujui oleh sebagian terbesar anggota
peserta rapat
2. Apabila tidak terdapat/tercapai kesepakatan secara
mufakat, maka pimpinan rapat mengusahakan suatu keputusan
berdasarkan pemungutan suara dan dianggap sah apabila telah
di setujui sebagian terbesar peserta rapat.
BAB VIII
Pasal 9
Hal-hal yang belum di atur dalam peraturan tat tertib ini, akan di
tentukan oleh pimpinan Rapat
BAB IX
PENUTUP
Pasal 10
Peraturan Tata tertib ini di setujui dan di sahkan oleh Rapat pada
tanggal : ………………………………………………………………………………
……….., ……………… 20XX
RAPAT ANGGOTA TAHUNAN
KOPERASI ……………………
KETUA SEKRETARIS,
……………………… ……………………………………

More Related Content

What's hot

Formulir pendaftaran pilkades panjalu
Formulir pendaftaran pilkades panjaluFormulir pendaftaran pilkades panjalu
Formulir pendaftaran pilkades panjalu
Aji Sahdi Sutisna
 
Contoh Dokumen KELENGKAPAN Pilkades
Contoh Dokumen KELENGKAPAN PilkadesContoh Dokumen KELENGKAPAN Pilkades
Contoh Dokumen KELENGKAPAN Pilkades
Yudhi Aldriand
 
LAPORAN HASIL PENGISIAN KEANGGOTAAN BPD PERIODE 2018-2024
LAPORAN HASIL PENGISIAN KEANGGOTAAN BPD PERIODE 2018-2024LAPORAN HASIL PENGISIAN KEANGGOTAAN BPD PERIODE 2018-2024
LAPORAN HASIL PENGISIAN KEANGGOTAAN BPD PERIODE 2018-2024
Strobillus Found
 
Contoh dokumen pilkades
Contoh dokumen pilkadesContoh dokumen pilkades
Contoh dokumen pilkades
Yudhi Aldriand
 
Berkas pemilihan kepala desa.................
Berkas pemilihan kepala desa.................Berkas pemilihan kepala desa.................
Berkas pemilihan kepala desa.................
Eko Sugeng Pambudi
 

What's hot (20)

Surat rekom pemberhentian
Surat rekom pemberhentianSurat rekom pemberhentian
Surat rekom pemberhentian
 
Contoh berkas pelantikan panitia inti pilkades
Contoh berkas pelantikan panitia inti pilkadesContoh berkas pelantikan panitia inti pilkades
Contoh berkas pelantikan panitia inti pilkades
 
Formulir pendaftaran pilkades panjalu
Formulir pendaftaran pilkades panjaluFormulir pendaftaran pilkades panjalu
Formulir pendaftaran pilkades panjalu
 
Permohonan PBB baru
Permohonan PBB baruPermohonan PBB baru
Permohonan PBB baru
 
Contoh dok.kelengkapan pilkades_pancawati
Contoh dok.kelengkapan pilkades_pancawatiContoh dok.kelengkapan pilkades_pancawati
Contoh dok.kelengkapan pilkades_pancawati
 
Contoh Dokumen KELENGKAPAN Pilkades
Contoh Dokumen KELENGKAPAN PilkadesContoh Dokumen KELENGKAPAN Pilkades
Contoh Dokumen KELENGKAPAN Pilkades
 
LAPORAN KINERJA BPD TAHUN 2022
LAPORAN KINERJA BPD TAHUN 2022LAPORAN KINERJA BPD TAHUN 2022
LAPORAN KINERJA BPD TAHUN 2022
 
LAPORAN HASIL PENGISIAN KEANGGOTAAN BPD PERIODE 2018-2024
LAPORAN HASIL PENGISIAN KEANGGOTAAN BPD PERIODE 2018-2024LAPORAN HASIL PENGISIAN KEANGGOTAAN BPD PERIODE 2018-2024
LAPORAN HASIL PENGISIAN KEANGGOTAAN BPD PERIODE 2018-2024
 
Permendesa Nomor 3 tahun 2021 Tentang Pendaftaran, Pendataan Dan Pemeringkata...
Permendesa Nomor 3 tahun 2021 Tentang Pendaftaran, Pendataan Dan Pemeringkata...Permendesa Nomor 3 tahun 2021 Tentang Pendaftaran, Pendataan Dan Pemeringkata...
Permendesa Nomor 3 tahun 2021 Tentang Pendaftaran, Pendataan Dan Pemeringkata...
 
PERATURAN PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA KARANGMALANG
PERATURAN PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA KARANGMALANGPERATURAN PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA KARANGMALANG
PERATURAN PANITIA PEMILIHAN KEPALA DESA KARANGMALANG
 
Berita acara-musyawarah-desa-rkp des
Berita acara-musyawarah-desa-rkp desBerita acara-musyawarah-desa-rkp des
Berita acara-musyawarah-desa-rkp des
 
Contoh dokumen pilkades
Contoh dokumen pilkadesContoh dokumen pilkades
Contoh dokumen pilkades
 
Proposal gerak jalan
Proposal gerak jalanProposal gerak jalan
Proposal gerak jalan
 
Perdes 8 kedudukan keuangan kades dan katdes
Perdes 8 kedudukan keuangan kades dan katdesPerdes 8 kedudukan keuangan kades dan katdes
Perdes 8 kedudukan keuangan kades dan katdes
 
[Presentasi] Penetapan dan Penegasan Batas Desa (PPBD)
[Presentasi] Penetapan dan Penegasan Batas Desa (PPBD)[Presentasi] Penetapan dan Penegasan Batas Desa (PPBD)
[Presentasi] Penetapan dan Penegasan Batas Desa (PPBD)
 
Surat pernyataan sanggup berbuat baik, jujur dan adil
Surat pernyataan sanggup berbuat baik, jujur dan adilSurat pernyataan sanggup berbuat baik, jujur dan adil
Surat pernyataan sanggup berbuat baik, jujur dan adil
 
Penyusunan RKP Desa
Penyusunan RKP DesaPenyusunan RKP Desa
Penyusunan RKP Desa
 
surat pernyataan pelunasan hutang dan jaminan
surat pernyataan pelunasan hutang dan jaminansurat pernyataan pelunasan hutang dan jaminan
surat pernyataan pelunasan hutang dan jaminan
 
LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN KEPALA DESA BHUANA JAYA AKHIR TAHUN 2020
LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN KEPALA DESA BHUANA JAYA AKHIR TAHUN 2020LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN KEPALA DESA BHUANA JAYA AKHIR TAHUN 2020
LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN KEPALA DESA BHUANA JAYA AKHIR TAHUN 2020
 
Berkas pemilihan kepala desa.................
Berkas pemilihan kepala desa.................Berkas pemilihan kepala desa.................
Berkas pemilihan kepala desa.................
 

Similar to Teknik rapat anggota koperasi 2013 kabupaten bekasi [recovered]

AKMII_kewajiban jangka panjang pertemuan 6
AKMII_kewajiban jangka panjang pertemuan 6AKMII_kewajiban jangka panjang pertemuan 6
AKMII_kewajiban jangka panjang pertemuan 6
AmiLaksmi2
 
PRESENTASI KUR-KREDIT USAHA RAKYAT PT BANK ACEH CABANG MEUREUDU.pptx
PRESENTASI KUR-KREDIT USAHA RAKYAT PT BANK ACEH CABANG MEUREUDU.pptxPRESENTASI KUR-KREDIT USAHA RAKYAT PT BANK ACEH CABANG MEUREUDU.pptx
PRESENTASI KUR-KREDIT USAHA RAKYAT PT BANK ACEH CABANG MEUREUDU.pptx
FauzanKamil20
 
Bank umum berdasarkan prinsip syariah
Bank umum berdasarkan prinsip syariahBank umum berdasarkan prinsip syariah
Bank umum berdasarkan prinsip syariah
Khoiruz Zahra
 
Pk ting 2 simpan kira
Pk ting 2   simpan kiraPk ting 2   simpan kira
Pk ting 2 simpan kira
Wan Aini
 

Similar to Teknik rapat anggota koperasi 2013 kabupaten bekasi [recovered] (20)

ASAS PENGURUSAN PERAKAUNAN PERNIAGAAN.pptx
ASAS PENGURUSAN PERAKAUNAN PERNIAGAAN.pptxASAS PENGURUSAN PERAKAUNAN PERNIAGAAN.pptx
ASAS PENGURUSAN PERAKAUNAN PERNIAGAAN.pptx
 
Elaborasi ketentuan lkm syariah
Elaborasi ketentuan lkm syariahElaborasi ketentuan lkm syariah
Elaborasi ketentuan lkm syariah
 
Nota prinsip akaun form 4 & 5
Nota prinsip akaun form 4 & 5Nota prinsip akaun form 4 & 5
Nota prinsip akaun form 4 & 5
 
AKMII_kewajiban jangka panjang pertemuan 6
AKMII_kewajiban jangka panjang pertemuan 6AKMII_kewajiban jangka panjang pertemuan 6
AKMII_kewajiban jangka panjang pertemuan 6
 
PRESENTASI KUR-KREDIT USAHA RAKYAT PT BANK ACEH CABANG MEUREUDU.pptx
PRESENTASI KUR-KREDIT USAHA RAKYAT PT BANK ACEH CABANG MEUREUDU.pptxPRESENTASI KUR-KREDIT USAHA RAKYAT PT BANK ACEH CABANG MEUREUDU.pptx
PRESENTASI KUR-KREDIT USAHA RAKYAT PT BANK ACEH CABANG MEUREUDU.pptx
 
Bank umum berdasarkan prinsip syariah
Bank umum berdasarkan prinsip syariahBank umum berdasarkan prinsip syariah
Bank umum berdasarkan prinsip syariah
 
Bandar mapan tugasan 7
Bandar mapan tugasan 7Bandar mapan tugasan 7
Bandar mapan tugasan 7
 
SOM-SOP Koperasi.ppt
SOM-SOP Koperasi.pptSOM-SOP Koperasi.ppt
SOM-SOP Koperasi.ppt
 
Pengantar Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Materi 1)
Pengantar Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Materi 1)Pengantar Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Materi 1)
Pengantar Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Materi 1)
 
Hukum Merek
Hukum MerekHukum Merek
Hukum Merek
 
Controlling management industri
Controlling management industriControlling management industri
Controlling management industri
 
PEREKRUTAN PPD 1.pptx
PEREKRUTAN PPD 1.pptxPEREKRUTAN PPD 1.pptx
PEREKRUTAN PPD 1.pptx
 
Pk ting 2 simpan kira
Pk ting 2   simpan kiraPk ting 2   simpan kira
Pk ting 2 simpan kira
 
Slide PP 43/2014
Slide PP 43/2014Slide PP 43/2014
Slide PP 43/2014
 
Manajemen Koperasi
Manajemen KoperasiManajemen Koperasi
Manajemen Koperasi
 
MANAJEMEN KOPERASI
MANAJEMEN KOPERASIMANAJEMEN KOPERASI
MANAJEMEN KOPERASI
 
Perakaunan Zakat
Perakaunan ZakatPerakaunan Zakat
Perakaunan Zakat
 
PAPARAN RB Satpol PP 2021.pdf
PAPARAN RB Satpol PP 2021.pdfPAPARAN RB Satpol PP 2021.pdf
PAPARAN RB Satpol PP 2021.pdf
 
Perencanaan Kas_Penerimaan Negara.pptx
Perencanaan Kas_Penerimaan Negara.pptxPerencanaan Kas_Penerimaan Negara.pptx
Perencanaan Kas_Penerimaan Negara.pptx
 
(10)usaha kecil menengah
(10)usaha kecil menengah(10)usaha kecil menengah
(10)usaha kecil menengah
 

More from Wira Yulna

Pengurus besar ikm
Pengurus besar ikmPengurus besar ikm
Pengurus besar ikm
Wira Yulna
 
Uu no 17 tahun 2012 tentang koperasi
Uu no 17 tahun 2012 tentang koperasiUu no 17 tahun 2012 tentang koperasi
Uu no 17 tahun 2012 tentang koperasi
Wira Yulna
 
Surat pernyataan masuk agama islam
Surat pernyataan masuk agama islamSurat pernyataan masuk agama islam
Surat pernyataan masuk agama islam
Wira Yulna
 
Laporan pertanggungjawaban rt
Laporan pertanggungjawaban rtLaporan pertanggungjawaban rt
Laporan pertanggungjawaban rt
Wira Yulna
 
Berita acara pemilihan
Berita acara pemilihanBerita acara pemilihan
Berita acara pemilihan
Wira Yulna
 
Berita acara pendirian koperasi pesona mandiri
Berita acara pendirian koperasi pesona mandiriBerita acara pendirian koperasi pesona mandiri
Berita acara pendirian koperasi pesona mandiri
Wira Yulna
 

More from Wira Yulna (6)

Pengurus besar ikm
Pengurus besar ikmPengurus besar ikm
Pengurus besar ikm
 
Uu no 17 tahun 2012 tentang koperasi
Uu no 17 tahun 2012 tentang koperasiUu no 17 tahun 2012 tentang koperasi
Uu no 17 tahun 2012 tentang koperasi
 
Surat pernyataan masuk agama islam
Surat pernyataan masuk agama islamSurat pernyataan masuk agama islam
Surat pernyataan masuk agama islam
 
Laporan pertanggungjawaban rt
Laporan pertanggungjawaban rtLaporan pertanggungjawaban rt
Laporan pertanggungjawaban rt
 
Berita acara pemilihan
Berita acara pemilihanBerita acara pemilihan
Berita acara pemilihan
 
Berita acara pendirian koperasi pesona mandiri
Berita acara pendirian koperasi pesona mandiriBerita acara pendirian koperasi pesona mandiri
Berita acara pendirian koperasi pesona mandiri
 

Teknik rapat anggota koperasi 2013 kabupaten bekasi [recovered]

  • 1.
  • 2. Terlahir di sumatera utara, tepatnya di kabupaten deli serdang, 13 maret 1956, agama islam, status kawin, anak 3 orang, hobby mengkoleksi buku dan pendengar musik-musik jadul. Alamat rumah: perumnas cijerah II blok 18 gang resmi asih 2 no. 95, kota bandung 40215, telp. 022-600 2285; Hp. 081 2215 4648 E_mail : hadiantjg@gmail.Com; Http://hadiwidyasam.Blogspot.Com Tempat bekerja balai pelatihan tenaga koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah provinsi jawa barat telp. 022-780 5741, 780 5742 fax. 022-780 5741 Pendidikan : S1 - fisip universitas terbuka, 1995, S2 manajemen keuangan IKOPIN, 2004 Jabatan widyaiswara madya
  • 3. PERTUNJUKAN AKAN SEGERA DIMULAI INI ADALAH CERITA TENTANG KELEMBAGAAN KOPERASI PADA ASPEK RAPAT ANGGOTA
  • 4. • KOPERASI ADALAH BADAN HUKUM YANG DIDIRIKAN OLEH ORANG PERSEORANGAN ATAU BADAN HUKUM KOPERASI, DENGAN PEMISAHAN KEKAYAAN PARA ANGGOTANYA SEBAGAI MODAL UNTUK MENJALANKAN USAHA, YANG MEMENUHI ASPIRASI DAN KEBUTUHAN BERSAMA DI BIDANG EKONOMI, SOSIAL, DAN BUDAYA SESUAI DENGAN NILAI DAN PRINSIP KOPERASI PENGERTIAN KOPERASI
  • 5. • KOPERASI BERTUJUAN MEMAJUKAN KESEJAHTERAAN ANGGOTA PADA KHUSUSNYA DAN MASYARAKAT PADA UMUMNYA SERTA IKUT MEMBANGUN TATANAN PEREKONOMIAN NASIONAL DALAM RANGKA MEWUJUDKAN MASYARAKAT YANG MAJU, ADIL DAN MAKMUR BERLANDASKAN PANCASILA DAN UUD 1945 (PS. 3) TUJUAN PENDIRI AN
  • 6. • KEANGGOTAAN KOPERASI BERSIFAT SUKARELA DAN TERBUKA. • PENGELOLAAN DILAKUKAN SECARA DEMOKRATIS • PEMBAGIAN SELISIH HASIL USAHA DILAKUKAN SECARA ADIL SEBANDING DENGAN BESARNYA JASA USAHA MASING- MASING ANGGOTA • PEMBERIAN BALAS JASA TERBATAS TERHADAP MODAL • KEMANDIRIAN • KEMANDIRIAN MENGANDUNG PENGERTIAN DAPAT BERDIRI SENDIRI, TANPA TERGANTUNG PADA PIHAK LAIN • PENDIDIKAN PERKOPERASIAN • KERJASAMA ANTAR KOPERASI PRINSIP KOPERASI MERUPAKAN CIRI KHAS DAN JATI DIRI KOPERASI YANG MEMBEDAKANN YA DARI BADAN USAHA LAINNYA
  • 8. RAPAT ANGGOTA (RA) •APA ? •MENGAPA ? •SIAPA ? •KAPAN ? •BAGAIMANA ?
  • 9. •MERUPAKAN SUATU KEKUASAAN TERTINGGI DALAM TATA KEHIDUPAN KOPERASI DAN MERUPAKAN PENCERMINAN DEMOKRASI DALAM SUATU ORGANISASI KOPERASI. APA RAPAT ANGGOTA KOPERASI ?
  • 10. • ANGGARAN DASAR/ANGGARAN RUMAH TANGGA • KEBIJAKSANAAN UMUM DI BIDANG ORGANISASI, MANAJEMEN DAN USAHA KOPERASI • PEMILIHAN, PENGANGKATAN, PEMBERHENTIAN PENGURUS DAN PENGAWAS • RENCANA KERJA, RENCANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA KOPERASI, SERTA PENGESAHAN LAPORAN KEUANGAN • PENGESAHAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGURUS DALAM PELAKSANAAN TUGASNYA • PEMBAGIAN SELISIH HASIL USAHA • PENGGABUNGAN, PELEBURAN, PEMBAGIAN DAN PEMBUBARAN KOPERASI MENGAPA RAPAT ANGGOTA?, KARENA RAPAT ANGGOTA DIPERLUKAN UNTUK MENETAPKAN
  • 11. RAPAT ANGGOTA BIASA• LPJ PENGURUS • LPJ PENGAWAS • PENGESAHAN LK • PEMBAGIAN SHU • KEBIJAKAN ORGANISASI DAN USAHA • PEMBERHENTIAN PENGURUS • PEMBERHENTIAN PENGAWAS • PEMILIHAN PENGURUS • PEMILIHAN PENGAWAS RAPAT ANGGOTA TAHUNAN • RK/RAPBK • PERUBAHAN AD/ART • PENGGABUNGAN • PEMBAGIAN/PEMECAHAN • PEMBUBARAN • PERUBAHAN RK/RAPBK RAPAT ANGGOTA KHUSUS
  • 12. RAPAT ANGGOTA LUAR BIASA • BERKAITAN DENGAN USAHA • BERKAITAN DENGAN ORGANISASI • BERKAITAN PERUBAHAN RA/RAPBK TAHUN BERJALAN • PENETAPAN KREDIT DENGAN JUMLAH TERTENTU • PENYELESAIAN MASALAH KASUS HUKUM • PENETAPAN PERATURAN PELAKSANAAN YANG SEGERA HAL YANG SANGAT PENTING DAN MENDESAK
  • 13. •KEADAAN DIMANA PENGURUS TIDAK MAMPU ATAU TIDAK BERSEDIA MENGADAKAN RAPAT ANGGOTA •PENGURUS TIDAK ADA LAGI •KEADAAN DARURAT RAPAT ANGGOTA LUAR BIASA
  • 14. SIAPA YANG MENYELENGGARAKAN RAPAT ANGGOTA ? • RAPAT ANGGOTA DISELENGGARAKAN OLEH PENGURUS. • RAPAT ANGGOTA DIHADIRI OLEH ANGGOTA, PENGAWAS, DAN PENGURUS. • KUORUM RAPAT ANGGOTA DIATUR DALAM ANGGARAN DASAR. • UNDANGAN KEPADA ANGGOTA UNTUK MENGHADIRI RAPAT ANGGOTA DIKIRIM OLEH PENGURUS PALING LAMBAT 14 (EMPAT BELAS) HARI SEBELUM RAPAT ANGGOTA DISELENGGARAKAN.
  • 15. RAPAT ANGGOTA BERHAK MEMINTA KETERANGAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGAWAS DAN PENGURUS MENGENAI PENGELOLAAN KOPERASI •RAPAT ANGGOTA DILAKUKAN PALING SEDIKIT SEKALI DALAM 1 (SATU) TAHUN KAPAN RAPAT ANGGOTA DILAKSANAKAN ? RAPAT ANGGOTA UNTUK MENGESAHKAN PERTANGGUNG JAWABAN PENGURUS DISELENGGARAKAN PALING LAMBAT 3 (TIGA) BULAN UNTUK KOPERASI PRIMER DAN 5 (LIMA) BULAN BAGI KOPERASI SEKUNDER SETELAH TAHUN BUKU LAMPAU
  • 16. BAGAIMANA MELAKSANAKAN RAPAT ANGGOTA ? • NAMA, WAKTU DAN TEMPAT. • DASAR PENYELENGGARAAN RAPAT. • MAKSUD DAN TUJUAN. • HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA RAPAT. • PIMPINAN RAPAT. • SIFATNYA RAPAT. • SIFATNYA KEPUTUSAN TATA TERTIB DISYAHKAN OLEH RAPAT ANGGOTA DAN DIPERGUNAKAN SEBAGAI PEDOMAN PERATURAN TATA TERTIB RAPAT ANGGOTA
  • 17. • TERSEDIANYA TEMPAT/RUANGAN YANG MEMADAI UNTUK MENAMPUNG PARA ANGGOTA • ADANYA UNDANGAN TERTULIS • TERJAMINNYA KEAMANAN DAN KELANCARAN JALANNYA RAPAT ANGGOTA • ADANYA ACARA SECARA KONKRIT ATAU PERMASALAHAN YANG MENJADI DASAR PEMBAHASAN • TERCAPAINYA PARTISIPASI AKTIF DARI ANGGOTA • ADANYA PIMPINAN RAPAT YANG MEMIMPIN JALANNYA RAPAT • MEMENUHI PERSYARATAN TENTANG QOURUM RAPAT • ANGGOTA YANG HADIR ADALAH MEREKA YANG TERDAFTAR DALAM BUKU DAFTAR ANGGOTA • ADANYA DAFTAR HADIR, NOTULEN RAPAT DAN BERITA ACARA RAPAT • TERSEDIANYA BIAYA YANG MEMADAI SESUAI DENGAN KEPERLUAN TANPA ADANYA PENGHAMBURAN DAN PEMBOROSAN • KEPUTUSAN BERSIFAT MENGIKAT SYARAT RAPAT ANGGOTA
  • 18. • RAPAT ANGGOTA SYAH APABILA JUMLAH ANGGOTA YANG MENGHADIRI RAPAT ANGGOTA TERSEBUT TELAH MENCAPAI JUMLAH MINIMAL (PALING SEDIKIT) UNTUK DAPAT MEMULAI RAPAT ANGGOTA. INILAH YANG DISEBUT “QOURUM” RAPAT ANGGOTA • QOURUM RAPAT ANGGOTA DIATUR DALAM ANGGARAN DASAR/ANGGARAN RUMAH TANGGA KOPERASI, SECARA UMUM QOURUM RAPAT ANGGOTA ADALAH LEBIH DARI SEPAROH (50%) JUMLAH ANGGOTA KOPERASI QUORUM SYAHNYA RAPAT ANGGOTA
  • 19. DALAM HAL QOURUM RAPAT TIDAK TERCAPAI DAN RAPAT BERIKUTNYA HARUS DIADAKAN SELAMBAT- LAMBATNYA 7 HARI, BISA DIAMBIL KEBIJAKSANAAN UNTUK MENUTUP RAPAT TERSEBUT- KEMUDIAN 1½ JAM KEMUDIAN MEMBUKA RAPAT LAGI SEBAGAI RAPAT KEDUA. HAL INI DAPAT DILAKUKAN BILAMANA : • KEADAAN KOPERASI SUDAH SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA DIPERKIRAKAN RAPAT BERIKUTNYA TIDAK MEMUNGKINKAN UNTUK MENCAPAI KEHADIRAN ANGGOTA YANG LEBIH BANYAK. • PEMBIAYAAN UNTUK MENGADAKAN RAPAT TIDAK TERSEDIA. • PEJABAT SETEMPAT MENYETUJUINYA, DENGAN PERTIMBANGAN BAHWA RAPAT TERSEBUT PERLU SEGERA MENYELESAIKAN SUATU PERMASALAHAN.
  • 20. KEPUTUSAN RAPAT ANGGOTA DIAMBIL BERDASARKAN MUSYAWARAH UNTUK MENCAPAI MUFAKAT. APABILA TIDAK DIPEROLEH KEPUTUSAN DENGAN CARA MUSYAWARAH, MAKA PENGAMBILAN KEPUTUSAN DILAKUKAN BERDASARKAN SUARA TERBANYAK DALAM HAL DILAKUKAN PEMUNGUTAN SUARA, SETIAP ANGGOTA MEMPUNYAL HAK SATU SUARA HAK SUARA DALAM KOPERASI SEKUNDER DAPAT DIATUR DALAM ANGGARAN DASAR DENGAN MEMPERTIMBANGKAN JUMIAH ANGGOTA DAN JASA USAHA KOPERASI ANGGOTA SECARA BERIMBANG
  • 21. BAGAIANA SISTEM PELAKSANAAN RAPAT ANGGOTA? • MENGHADIRI RAPAT ANGGOTA DALAM KOPERASI BAGI SETIAP ANGGOTA ADALAH SELAIN MERUPAKAN HAK TETAPI JUGA KEWAJIBAN. • UNTUK MENGHADIRI RAPAT ANGGOTA SESEORANG ANGGOTA TIDAK DAPAT MEWAKILKAN KEPADA ORANG LAIN. • SETIAP ANGGOTA MEMPUNYAI SUARA YANG SAMA YAITU SATU ANGGOTA SATU SUARA. • BAGI KOPERASI YANG MEMPUNYAI ANGGOTA DALAM JUMLAH BESAR, RAPAT ANGGOTA/RAPAT ANGGOTA TAHUNAN DAPAT DISELENGGARAKAN MELALUI KELOMPOK-KELOMPOK
  • 22. KOPERASI YANG MEMPUNYAI JUMLAH ANGGOTA 501 ORANG SAMPAI 1000 ORANG, UTUSAN MASING-MASING KELOMPOK ORGANISASI ADALAH 20 % DARI JUMLAH ANGGOTA KELOMPOK YANG BERSANGKUTAN, TERMASUK PIMPINAN KELOMPOKNYA KOPERASI YANG MEMPUNYAI JUMLAH ANGGOTA ANTARA 1001 SAMPAI DENGAN 3000 ORANG, MAKA UTUSAN MASING-MASING KELOMPOK ADALAH 15 % DARI JUMLAH ANGGOTA KELOMPOK YANG BERSANGKUTAN, TERMASUK PIIMPINAN KELOMPOKNYA KOPERASI YANG MEMILIKI JUMLAH ANGGOTA LEBIH DARI 3000 ORANG, MAKA UTUSAN MASING-MASING KELOMPOK ADALAH 10 % DARI JUMLAH ANGGOTA KELOMPOK YANG BERSANGKUTAN, TERMASUK PIMPINAN KELOMPOKNYA
  • 23. SEBELUM PENGURUS BERSAMA MANAJER DAN KARYAWAN MEMPERSIAPKAN: • PANITIA RAPAT • LAPORAN KEUANGAN, LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN, PROKER & RANCANGAN RAPBK • MENENTUKAN AGENDA, TANGGAL & TEMPAT PANITIA BERTUGAS MENYIAPKAN : • UNDANGAN • AGENDA RAPAT & TATA TERTIB RAPAT • RISALAH RAPAT TAHUN SEBELUMNYA • BUKU LAPORAN & RENCANA KERJA PENGURUS & PENGAWAS • HAL LAIN YANG SIFATNYA TEKNIS (RUANGAN, KONSUMSI DLL) • FORMAT-FORMAT KEPUTUSAN PENGAWAS BERTUGAS MENYIAPKAN : • LAPORAN PENGAWASAN • RENCANA KERJA PENGAWAS
  • 24. SELAMA RAPAT ANGGOTA BERLANGSUNG • PEMBUKAAN • RAPAT DIBUKA OLEH PIMPINAN RAPAT SEMENTARA • PEMILIHAN PIMPINAN RAPAT • PENGESAHAN KUORUM RAPAT • PENGESAHAN AGENDA DAN TATA TERTIB RAPAT • PEMBACAAN RISALAH RAPAT TAHUN SEBELUMNYA • LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PENGURUS DAN PENGAWAS • TANGGAPAN PESERTA ATAS LPJ PENGURUS DAN PENGAWAS • PENGESAHAN, PENOLAKAN ATAU PENGESAHAN DENGAN CACATAN LPJ PENGURUS DAN PENGAWAS • PENYAMPAIAN PROGRAM KERJA PENGURUS DAN PENGAWAS SERTA RAPBK • TANGGAPAN PESERTA TENTANG PROKER DAN RAPBK • PENGESAHAN, PENOLAKAN ATAU PENGESAHAN DENGAN CATATAN PROKER DAN RAPBK
  • 25. PENYESUAIAN AD/ART (BILA DIPERLUKAN) PEMILIHAN PENGURUS & PENGAWAS (BILA BERAKHIR MASA JABATAN) PENGESAHAN DAN PENGUCAPAN JANJI PENGURUS & ATAU PENGAWAS TERPILIH SEKRETARIS SIDANG MEMBACAKAN KEPUTUSAN KETUA & SEKRETARIS SIDANG MENANDATANGANI KEPUTUSAN SEKRETARIS SIDANG MEMBACAKAN BERITA ACARA SIDANG KETUA & SEKRETARIS SIDANG MENANDATANGANI BERITA ACARA PENUTUP
  • 26. SETELAH RAPAT ANGGOTA TAHUNAN (RAT) • PANITIA MENYUSUN LAPORAN PENYELENGGARAAN RAT & MENYAMPAIKAN KEPADA PENGURUS TERPILIH • PENGURUS MENYEBARLUASKAN HASIL RAT • PENGURUS MENGADAKAN RAPAT UNTUK MEMBUAT KEBIJAKAN GUNA PELAKSANAAN KEPUTUSAN RAPAT ANGGOTA
  • 27. CARA MENGAMBIL KEPUTUSAN • MUSYAWARAH UNTUK MUFAKAT • SATU ANGGOTA SATU SUARA • QUORUM • INFORMASI KEPADA ANGGOTA (BUKU LPJ PENGURUS & PENGAWAS DISAMPAIKAN 1 MINGGU SEBELUMNYA) • KEPUTUSAN RA MENGIKAT SELURUH PERANGKAT ORGANISASI KOPERASI • KETERLIBATAN ANGGOTA SECARA AKTIF DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN
  • 28. RAPAT ANGGOTA DEMOKRATIS APABILA: SETIAP ANGGOTA MEMILIKI HAK BICARA DAN HAK SUARA YANG SAMA, INDIKATORNYA ADALAH : • ANGGOTA BERANI BERBICARA SECARA TERBUKA • PELUANG SETIAP ANGGOTA UNTUK BERBICARA SAMA • 1 ORANG 1 SUARA SELURUH PERANGKAT ORGANISASI KOPERASI TUNDUK DAN PATUH PADA KEPUTUSAN RAPAT ANGGOTA RAPAT ANGGOTA DIPIMPIN OLEH PIMPINAN RAPAT YANG DIPILIH OLEH, DARI DAN UNTUK ANGGOTA (BUKAN PENGURUS, PENGAWAS ATAU PEJABAT) AGENDA RAPAT ANGGOTA MENCERMINKAN KEDAULATAN ANGGOTA. INDIKATORNYA: • AGENDA RAPAT, LPJ & PROKER DIBERIKAN BEBERAPA HARI SEBELUM RAPAT ANGGOTA • AGENDA SESUAI DENGAN AD/ART DAN ATAU PERATURAN KHUSUS • TANGGAPAN ANGGOTA MENGENAI LPJ PENGURUS & PENGAWAS SERTA PROKER, RAPBK DIBERIKAN WAKTU YANG CUKUP PEMILIHAN PENGURUS DAN PENGAWAS DILAKUKAN SECARA LANGSUNG (VOTING) DENGAN PEMUNGUTAN SUARA, BUKAN DENGAN SISTEM FORMATUR.
  • 29. RAPAT ANGGOTA TIDAK DEMOKRATIS JIKA: ANGGOTA JARANG MENGGUNAKAN HAK BICARANYA, PEMBICARAAN LEBIH BANYAK DIKUASAI OLEH PENGURUS, PENGAWAS DAN PEJABAT RAPAT ANGGOTA DIPIMPIN OLEH PENGURUS, PENGAWAS ATAU PEJABAT AGENDA RAPAT TIDAK MENCERMINKAN KEDAULATAN ANGGOTA. INDIKATORNYA: • SAMBUTAN PEJABAT MAKAN WAKTU BANYAK • WAKTU UNTUK TANGGAPAN LPJ, PROKER, RAPBK TIDAK CUKUP • AGENDA RAPAT TIDAK SESUAI DENGAN AD/ART • AGENDA LPJ, PROKER, RAPBK DIBAGIKAN BEBERAPA SAAT MENJELANG RAPAT ANGGOTA DIMULAI • PEMBICARAAN DALAM RAPAT CENDERUNG 1 ARAH. SANGAT SEDIKIT WAKTU YANG TERSEDIA UNTUK BERDISKUSI PEMILIHAN PENGURUS & PENGAWAS DILAKUKAN DENGAN SISTEM FORMATUR. TUGAS FORMATUR MEMILIH PENGURUS & PENGAWAS SECARA LENGKAP QUORUM RAPAT TIDAK TERPENUHI TETAPI RAPAT TETAP DILAKSANAKAN
  • 30. CONTOH BERITA ACARA Rapat Anggota ……………………………….. Diselenggarakan di : ……………………… Waktu : Hari …………………… Tanggal : ……………… : Dari …………………… s/d Jam : .……………… Hadir dalam Rapat : …………………………………………………. Orang Jumlah Anggota : ……………………………………………….… Orang Quorum Rapat : …………………………………………………. Orang Syah/tidak syah : …………………………………………………… Rapat memutuskan : 1. 2. 3. 4. 5. Pengurus Koperasi Ketua, Penulis, (……………………………………………) (…………………………………..)
  • 31. CONTOH SUSUNAN ACARA RAPAT ANGGOTA TAHUNAN TAHUN BUKU 200X SESSI I 1. Laporan Ketua Panitia. 2. Pidato Pembukaan Oleh Pengurus 3. Sambutan-sambutan 4. Ramah tamah 5. Evaluasi Pejabat SESSI II 1. Rapat dibuka kembali oleh Panitia 2. Pemilihan Pimpinan Rapat oleh Peserta Rapat 3. Pembahasan rencana peraturan tata tertib Rapat 4. Pembacaan dan Pengesahan Notulen/Berita Acara Rapat Anggota Tahun yang lalu. 5. Laporan Pengurus. 6. Laporan Pengawas. 7. Pengesahan Rencana Kerja/Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja 8. Tanggapan Anggota (termasuk jawaban Pengurus/Pengawas). 9. Pembacaan Keputusan Rapat Anggota 10. Penutup
  • 32. CONTOH TATA TERTIB RAPAT ANGGOTA TAHUNAN KOPERASI ………………………………………. KE …………. TAHUN BUKU 20 ….. / 20 ….. BAB I NAMA, WAKTU DAN TEMPAT. Pasal 1. Rapat ini bernama “RAPAT ANGGOTA TAHUNAN” Koperasi …………………………. yang Ke……………………………………Untuk Tahun Buku 20 … /20…., di selenggarakan bertempat di ………..………………
  • 33. BAB II DASAR Pasal 2 1. RAPAT ANGGOTA TAHUNAN ini dilaksanakan berdasarkan : a. Undang-undang No. 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian. b. Anggaran Dasar Koperasi ………………………… BAB ……………… Pasal ………………………………………………………………………….. BAB III MAKSUD DAN TUJUAN Pasal 3 1. Rapat Anggota Tahunan bermaksud untuk menyampaikan pertanggung jawaban pengurus, Pengawas dengan para anggota-anggotanya tentang hasil pelaksanaan kerja tahun buku 20..
  • 34. 2. Rapat Anggota Tahunan bertujuan untuk menyampaikan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun 20 …. Sebagai pedoman pelaksanaan yang akan datang dan harus dilaksanakan oleh Pengurus. 3. Rapat Anggota akan menyelenggarakan Pemilihan Pengurus/ Pengawas. (Ayat ini di cantumkan bila memang di pandang perlu, karena telah berakhirnya masa jabatan dari ybs). BAB IV HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA Pasal 4 1. Sebelum dimulia rapat, para peserta di wajibkan mengisi dan menandatangani Buku Daftar Hadir yang telah di sediakan 2. Pada waktu Rapat berlangsung, seluruh peserta rapat tidak diperkenankan meninggalkan ruangan sebelum rapat selesai
  • 35. 3. Dalam menggunakan hak bicara, anggota harus obyektif, tegas dan jelas serta apabila menggunakan teks agar menyerahkan teksnya ke pimpinan rapat. 4. Hak suara, satu anggota satu suara BAB V PIMPINAN RAPAT Pasal 5 1. Rapat di pimpin oleh ................. (Pengurus/Pengawas/Ditunjuk oleh Peserta Rapat) 1. Pimpinan Rapat berwenang mengatur, mengarahkan dan mengusahakan agar rapat berjalan lancar dan tertib sesuai dengan peraturan tat tertib ini yang selalu di jiwai oleh semangat kekeluargaan, silih asah, silih asih, silih asuh, musyawarah dan mufakat. Pasal 6
  • 36. 2. Pimpinan Rapat berhak memperingatkan pembicaraan- pembicaraan yang di anggap menyimpang dari pokok permasalahan dan apabila perlu dapat meminta untuk meninggalkan rapat BAB VI SAHNYA RAPAT Pasal 7 1. Rapat anggota sah bila dihadiri oleh “lebih dari ½ jumlah anggota” (sesuai dengan AD/ART) BAB VII SAHNYA KEPUTUSAN RAPAT ANGGOTA Pasal 8 1. Keputusan Rapat Anggota syah apabila berdasarkan musyawarah untuk mufakat dan di setujui oleh sebagian terbesar anggota peserta rapat
  • 37. 2. Apabila tidak terdapat/tercapai kesepakatan secara mufakat, maka pimpinan rapat mengusahakan suatu keputusan berdasarkan pemungutan suara dan dianggap sah apabila telah di setujui sebagian terbesar peserta rapat. BAB VIII Pasal 9 Hal-hal yang belum di atur dalam peraturan tat tertib ini, akan di tentukan oleh pimpinan Rapat BAB IX PENUTUP Pasal 10 Peraturan Tata tertib ini di setujui dan di sahkan oleh Rapat pada tanggal : ………………………………………………………………………………
  • 38. ……….., ……………… 20XX RAPAT ANGGOTA TAHUNAN KOPERASI …………………… KETUA SEKRETARIS, ……………………… ……………………………………