Penyaluran  Transfer  ke  DaerahUU Nomor 33 Tahun 2004PP Nomor 55 Tahun 2005“Penyaluran Transfer ke Daerah dilakukandengancarapemindahbukuandariRKUN ke RKUD”
Dana AlokasiUmum (DAU)PMK. No.126/PMK.07/2010 Tgl. 12 Juli 2010DisalurkanpadaawalharikerjauntukbulanJanuaridan 1 (satu) harikerjasebelumawalharikerjabulanberikutnyauntukbulanFebruarisampaidenganbulanDesemberPenyaluransetiapbulanmasing-masingsebesar 1/12 (satu per duabelas) daribesaranalokasimasing-masingdaerah
Dana BantuanOperasionalSekolah (BOS)PMK. No.247/PMK.07/2010 Tgl. 20 Desember 2010Disalurkansecaratriwulanandenganrincian:Triwulan I (Januari – Maret) sebesar 25% AlokasiSementaraTriwulan II (April – Juni) sebesar 25% AlokasiSementaraTriwuan III (Juli – September) sebesar 25% AlokasiSementaraTriwulan IV (Oktober – Desember) sebesarselisihantaraPaguprognosadefinitifdikurangipenyaluranTriwulan I s.d.Triwulan III.Penyalurandilakukan paling lambat 14 harikerjapadasetiapawaltriwulanuntukTriwulan I & IV, dan 7 harikerjauntuktriwulan II & III.
Dana BantuanOperasionalSekolah (BOS)PMK. No.247/PMK.07/2010 Tgl. 20 Desember 2010Pemdawajibmenyalurkan BOS kepadamasing-masingsekolah paling lambat 7 (tujuh) harikerjasetelah Dana BOS diterima di RKUD padaetiaptriwulannya.PemdawajibmenyampaikanLaporanRealisasiPembayaran BOS kepadaMenkeucq. DirjenPerimbanganKeuangandanKemendiknasdenganketentuan :Triwulan I paling lambatAkhirbulanMaret 2011Triwulan II paling lambatakhirbulanJuli 2011Triwulan III paling lambatakhirbulan September 2011Triwulan IV paling lambatakhirbulanDesember 2011
Dana AlokasiKhusus (DAK)PMK. No.126/PMK.07/2010 Tgl. 12 Juli 2010Disalurkansecarabertahap, tidakdapatdilakukansekaligusyaitu :Tahap I sebesar 30 %. Tahap II sebesar 45%Tahap III sebesar 25 %Penyalurantahap I Dilaksanakansetelah APBD TA 2011, Lap. Pelaksanaan  DAK Tahunsebelumnya, SuratPernyataanPenyediaan Dana Pendamping diterima DJPK. Dana AlokasiKhusus (DAK)PMK. No.126/PMK.07/2010 Tgl. 12 Juli 2010Penyaluran  DAK TahapII dan III dilakukansetelahLaporanpenyerapanPenggunaan DAK tahapsebelumnyaditerimaolehMenKeuc.q. DJPK.
LaporanPenyerapanPenggunaan DAK disampaikansetelahpenggunaandanatelahmencapai 90% darijumlahdana yang telahditransferke RKUD.
LaporanRealisasiPenyerapan DAK Tahap I atauTahap II diterima paling lambat7 (tujuh) harikerjasebelumtahunanggaranberakhir.RealisasiPenyaluran DAK  2008Masalah10 daerah  hanya tersalur Thp 130%11 daerah tersalur Thp 1 dan 260%44 daerah tersalur  Thp 1, 2 ,390%
RealisasiPenyaluran DAK  2009Masalah7 daerah  hanya tersalur Tahap 130%15 daerah tersalur Tahap 1 dan 2                      45 %
RealisasiPenyaluran DAK  2010Masalah5daerah  hanya tersalur Tahap 130%27daerah Hanyatersalur Tahap 1 dan 2                      45 %*) Diluar DAK Indramayu**) diluarpenyaluran DAK pendidikanakhirtahun
Optimalisasi DAKPMK. No.126/PMK.07/2010 Tgl. 12 Juli 2010Daerah dapatmelakukanoptimalisasipenggunaan DAK denganmerencanakandanmenganggarkankembalikegiatan DAK dalam APBD-P.
Optimalisasidilakukanuntukkegiatanpadabidang yang samasesuaidenganjuknis yang ditetapkan.
Padasaattahunanggaranberakhir, Sisa DAK pada KASDA dapatdigunakanuntukmendanaikegiatan DAK padabidang yang samasesuaidenganjuknis.
Sisa DAK tidakdapatdigunakansebagaidanapendamping DAK.Optimalisasi DAKPMK. No.126/PMK.07/2010 Tgl. 12 Juli 2010Daerah wajibmelaporkansisa DAK tahun 2003-2010 sesuai format lampiran PMK.
Sisa DAK tahun 2003 – 2010 yang belumdigunakansampaidenganditetapkannya PMK ini, dapatdigunakanuntukkegiatan DAK padabidang yang samasesuaijuknistahunanggaranberjalan.
Sisa DAK tersebuttidakdapatdigunakansebagai Dana Pendamping DAK.
Dalamhalsisa DAK yang telahdigunakanpadasaatditetapkannya PMK ini, pemdamenyampaikanlaporan paling lambat 60 harisejak PMK ditetapkan.Dana OtonomiKhusus (Otsus)PMK. No.126/PMK.07/2010 Tgl. 12 Juli 2010Disalurkansecarabertahap, tidakdapatdilakukansekaligusyaitu :Tahap I sebesar 30 % (Maret)Tahap II sebesar 45 % (Juli)Tahap III sebesar 25 % (Oktober)PenyalurandanadilaksanakansetelahmendapatkanpertimbangandariMenteriDalamNegeriDana PenyesuaianInfrastruktur Daerah (DPID)PMK. No. 25/PMK.07/2011Disalurkansecarabertahap, tidakdapatdilakukansekaligusyaitu :Tahap I sebesar 30 %. Tahap II sebesar 45%Tahap III sebesar 25 %Penyalurantahap I DilaksanakansetelahPerda APBD TA 2011 danSuratPernyataanKesanggupanditerimaolehMenKeuc.q. DJPK. Dana PenyesuaianInfrastruktur Daerah (DPID)PMK. No. 25/PMK.07/2011SuratPernyataanKesanggupantersebutditerimaolehMenKeuc.q. DJPK paling lambattanggal 31 September 2011.
Penyaluran  DPIP TahapII dan III dilakukansetelahLaporanpenyerapanPenggunaanDPID tahapsebelumnyaditerimaolehMenKeuc.q. DJPK.
LaporanPenyerapanPenggunaan DPID disampaikansetelahpenggunaandanatelahmencapai 90% darijumlahdana yang telahditransferke RKUD.Pemotongan / Penundaan / pembayaranKembaliPemotonganPenyaluran Dana Transfer, apabilaada:a.	Penetapansanksikpd Daerah karenatidakmelaksanakankewajibanpelaporan, pembayaranhutang/pinjaman, dankewajibanlainnya;b. 	Terjadilebihsalurataspenyalurandana transfer padatriwulan/tahunsebelumnya;c. 	Permintaandariinstansi/unit yang berwenang.Penundaanpenyaluran Dana Transfer, apabilaada:a.  	Penetapansanksikpddaerahkarenatidakmelaksanakankewajibanpelaporan, pembayaranhutang/pinjaman, dankewajibanlainnya;b. 	Permintaanpenundaandariinstansi/unit yang berwenang.

Sosialisasi samarinda 2011

  • 1.
    Penyaluran Transfer ke DaerahUU Nomor 33 Tahun 2004PP Nomor 55 Tahun 2005“Penyaluran Transfer ke Daerah dilakukandengancarapemindahbukuandariRKUN ke RKUD”
  • 2.
    Dana AlokasiUmum (DAU)PMK.No.126/PMK.07/2010 Tgl. 12 Juli 2010DisalurkanpadaawalharikerjauntukbulanJanuaridan 1 (satu) harikerjasebelumawalharikerjabulanberikutnyauntukbulanFebruarisampaidenganbulanDesemberPenyaluransetiapbulanmasing-masingsebesar 1/12 (satu per duabelas) daribesaranalokasimasing-masingdaerah
  • 3.
    Dana BantuanOperasionalSekolah (BOS)PMK.No.247/PMK.07/2010 Tgl. 20 Desember 2010Disalurkansecaratriwulanandenganrincian:Triwulan I (Januari – Maret) sebesar 25% AlokasiSementaraTriwulan II (April – Juni) sebesar 25% AlokasiSementaraTriwuan III (Juli – September) sebesar 25% AlokasiSementaraTriwulan IV (Oktober – Desember) sebesarselisihantaraPaguprognosadefinitifdikurangipenyaluranTriwulan I s.d.Triwulan III.Penyalurandilakukan paling lambat 14 harikerjapadasetiapawaltriwulanuntukTriwulan I & IV, dan 7 harikerjauntuktriwulan II & III.
  • 4.
    Dana BantuanOperasionalSekolah (BOS)PMK.No.247/PMK.07/2010 Tgl. 20 Desember 2010Pemdawajibmenyalurkan BOS kepadamasing-masingsekolah paling lambat 7 (tujuh) harikerjasetelah Dana BOS diterima di RKUD padaetiaptriwulannya.PemdawajibmenyampaikanLaporanRealisasiPembayaran BOS kepadaMenkeucq. DirjenPerimbanganKeuangandanKemendiknasdenganketentuan :Triwulan I paling lambatAkhirbulanMaret 2011Triwulan II paling lambatakhirbulanJuli 2011Triwulan III paling lambatakhirbulan September 2011Triwulan IV paling lambatakhirbulanDesember 2011
  • 5.
    Dana AlokasiKhusus (DAK)PMK.No.126/PMK.07/2010 Tgl. 12 Juli 2010Disalurkansecarabertahap, tidakdapatdilakukansekaligusyaitu :Tahap I sebesar 30 %. Tahap II sebesar 45%Tahap III sebesar 25 %Penyalurantahap I Dilaksanakansetelah APBD TA 2011, Lap. Pelaksanaan DAK Tahunsebelumnya, SuratPernyataanPenyediaan Dana Pendamping diterima DJPK. Dana AlokasiKhusus (DAK)PMK. No.126/PMK.07/2010 Tgl. 12 Juli 2010Penyaluran DAK TahapII dan III dilakukansetelahLaporanpenyerapanPenggunaan DAK tahapsebelumnyaditerimaolehMenKeuc.q. DJPK.
  • 6.
  • 7.
    LaporanRealisasiPenyerapan DAK TahapI atauTahap II diterima paling lambat7 (tujuh) harikerjasebelumtahunanggaranberakhir.RealisasiPenyaluran DAK 2008Masalah10 daerah hanya tersalur Thp 130%11 daerah tersalur Thp 1 dan 260%44 daerah tersalur Thp 1, 2 ,390%
  • 8.
    RealisasiPenyaluran DAK 2009Masalah7 daerah hanya tersalur Tahap 130%15 daerah tersalur Tahap 1 dan 2 45 %
  • 9.
    RealisasiPenyaluran DAK 2010Masalah5daerah hanya tersalur Tahap 130%27daerah Hanyatersalur Tahap 1 dan 2 45 %*) Diluar DAK Indramayu**) diluarpenyaluran DAK pendidikanakhirtahun
  • 10.
    Optimalisasi DAKPMK. No.126/PMK.07/2010Tgl. 12 Juli 2010Daerah dapatmelakukanoptimalisasipenggunaan DAK denganmerencanakandanmenganggarkankembalikegiatan DAK dalam APBD-P.
  • 11.
  • 12.
    Padasaattahunanggaranberakhir, Sisa DAKpada KASDA dapatdigunakanuntukmendanaikegiatan DAK padabidang yang samasesuaidenganjuknis.
  • 13.
    Sisa DAK tidakdapatdigunakansebagaidanapendampingDAK.Optimalisasi DAKPMK. No.126/PMK.07/2010 Tgl. 12 Juli 2010Daerah wajibmelaporkansisa DAK tahun 2003-2010 sesuai format lampiran PMK.
  • 14.
    Sisa DAK tahun2003 – 2010 yang belumdigunakansampaidenganditetapkannya PMK ini, dapatdigunakanuntukkegiatan DAK padabidang yang samasesuaijuknistahunanggaranberjalan.
  • 15.
  • 16.
    Dalamhalsisa DAK yangtelahdigunakanpadasaatditetapkannya PMK ini, pemdamenyampaikanlaporan paling lambat 60 harisejak PMK ditetapkan.Dana OtonomiKhusus (Otsus)PMK. No.126/PMK.07/2010 Tgl. 12 Juli 2010Disalurkansecarabertahap, tidakdapatdilakukansekaligusyaitu :Tahap I sebesar 30 % (Maret)Tahap II sebesar 45 % (Juli)Tahap III sebesar 25 % (Oktober)PenyalurandanadilaksanakansetelahmendapatkanpertimbangandariMenteriDalamNegeriDana PenyesuaianInfrastruktur Daerah (DPID)PMK. No. 25/PMK.07/2011Disalurkansecarabertahap, tidakdapatdilakukansekaligusyaitu :Tahap I sebesar 30 %. Tahap II sebesar 45%Tahap III sebesar 25 %Penyalurantahap I DilaksanakansetelahPerda APBD TA 2011 danSuratPernyataanKesanggupanditerimaolehMenKeuc.q. DJPK. Dana PenyesuaianInfrastruktur Daerah (DPID)PMK. No. 25/PMK.07/2011SuratPernyataanKesanggupantersebutditerimaolehMenKeuc.q. DJPK paling lambattanggal 31 September 2011.
  • 17.
    Penyaluran DPIPTahapII dan III dilakukansetelahLaporanpenyerapanPenggunaanDPID tahapsebelumnyaditerimaolehMenKeuc.q. DJPK.
  • 18.
    LaporanPenyerapanPenggunaan DPID disampaikansetelahpenggunaandanatelahmencapai90% darijumlahdana yang telahditransferke RKUD.Pemotongan / Penundaan / pembayaranKembaliPemotonganPenyaluran Dana Transfer, apabilaada:a. Penetapansanksikpd Daerah karenatidakmelaksanakankewajibanpelaporan, pembayaranhutang/pinjaman, dankewajibanlainnya;b. Terjadilebihsalurataspenyalurandana transfer padatriwulan/tahunsebelumnya;c. Permintaandariinstansi/unit yang berwenang.Penundaanpenyaluran Dana Transfer, apabilaada:a. Penetapansanksikpddaerahkarenatidakmelaksanakankewajibanpelaporan, pembayaranhutang/pinjaman, dankewajibanlainnya;b. Permintaanpenundaandariinstansi/unit yang berwenang.