Abdul Rahim Husin
 Dalam teknik Digital pada dasarnya terdapat operasi 
aritmetika, pergesaran data, konversi antara satuan yang 
dilakukan terhadap deretan bilangan biner sehingga masukan 
hingga keluarannya pada pinsipnya juga berupa angka biner 
 Sistem digital hanya mengenal bilangan biner (0 dan 1) oleh 
rangkaian logika atau unit microprocecor 
 Bilangan 0 diartikan sebagai I/O yang beraras tegangan dari 
0 Volt – 0,4 Volt dan bilangan I artikan sebagai I/O yang 
beraras tegangan dari 2,4 Volt – 5 volt
 Sistem Bilangan Desimal 
Sistem bilangan yang menggunakan 10 notasi 
Angka, yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8 dan 9. atau 
disebut juga bilangan basis 10.Contoh : 
123410 = 1x103+ 2 x 102 + 3 X 101 + 4x100 
 Sistem Bilangan Biner adalah sistem bilangan yg 
menggunakan 2 notasi yaitu 0 dan 1. disebut juga 
bilangan basis 2. Contoh 
10112 = 1x23 +0x22 +1x21 +1x20 
= 8 +0 +2 +1 
= 1110
Untuk mengkonversikan sebuah bilangan 
desimal ke biner faktorisasi2 dimana sebuah 
bilangan desimal dibagi dengan 2 terus – 
menrus sampai tidak bisa dibagi lagi.contoh : 
1010 =…….2 
10:2 = 0 
5:2 = 1 
2:2 = 0 
1 
Sehingga 1010 = 10102
 Sistem Bilangan Oktal 
Sistem bilangan yang menggunakan 8 notasi 
angka, yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7. atau disebut juga 
bilangan basis 8. Contoh : 
1238 = 1x82 + 2x81 + 3x80 
= 64 + 16 + 3 
= 8310 
 Sistem Bilangan Heksadesimal 
Sistem bilangan yang menggunakan 16 notasi 
angka untuk menyatakan suatu bilangan yaitu 
0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D dan F. disebut juga bilangan basis 16. 
Contoh : 
17Fh = 1x162 + 7x161 + 15x160 
= 256 + 112 +15 
= 38310 
= 0001 0111 11112
 Konversikan bilangan biner berikut ke desimal : 
a. 111001002 =……….10 
b. 101010102 =………..10 
 Konversikan bilangan desimal berikut ke biner : 
a. 1510 =………..2 
b. 4010 =………..2 
 Konversikan bilangan desimal berikut ke 
bilangan heksadesimal dan biner 
a. 4910 =…………16 =………..2 
b. 11510 =………..16 =………..2
Operasi Bilangan Biner 
1. Penjumlahan 
Dasar penujmlahan biner adalah : 
0 + 0 = 0 
0 + 1 = 1 
1 + 0 = 1 
1 + 1 = 0 
Contoh 
dengan carry of 1, yaitu 1 + 1 = 2, karena digit 
terbesar binari 1, maka harus dikurangi dengan 2 
(basis), jadi 2 – 2 = 0 dengan carry of
2. Pengurangan 
Bilangan biner dikurangkan dengan cara yang 
sama dengan pengurangan bilangan desimal. 
0 - 0 = 0 
1 - 0 = 1 
1 - 1 = 0 
0 – 1 = 1 : dengan borrow of 1, (pijam 1 dari 
posisi sebelah kirinya). 
Contoh :
Sistem bilangan
Sistem bilangan
Sistem bilangan
Sistem bilangan
Sistem bilangan
Sistem bilangan
Sistem bilangan
Sistem bilangan
Sistem bilangan
Sistem bilangan
Sistem bilangan
Sistem bilangan

Sistem bilangan

  • 1.
  • 2.
     Dalam teknikDigital pada dasarnya terdapat operasi aritmetika, pergesaran data, konversi antara satuan yang dilakukan terhadap deretan bilangan biner sehingga masukan hingga keluarannya pada pinsipnya juga berupa angka biner  Sistem digital hanya mengenal bilangan biner (0 dan 1) oleh rangkaian logika atau unit microprocecor  Bilangan 0 diartikan sebagai I/O yang beraras tegangan dari 0 Volt – 0,4 Volt dan bilangan I artikan sebagai I/O yang beraras tegangan dari 2,4 Volt – 5 volt
  • 3.
     Sistem BilanganDesimal Sistem bilangan yang menggunakan 10 notasi Angka, yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8 dan 9. atau disebut juga bilangan basis 10.Contoh : 123410 = 1x103+ 2 x 102 + 3 X 101 + 4x100  Sistem Bilangan Biner adalah sistem bilangan yg menggunakan 2 notasi yaitu 0 dan 1. disebut juga bilangan basis 2. Contoh 10112 = 1x23 +0x22 +1x21 +1x20 = 8 +0 +2 +1 = 1110
  • 4.
    Untuk mengkonversikan sebuahbilangan desimal ke biner faktorisasi2 dimana sebuah bilangan desimal dibagi dengan 2 terus – menrus sampai tidak bisa dibagi lagi.contoh : 1010 =…….2 10:2 = 0 5:2 = 1 2:2 = 0 1 Sehingga 1010 = 10102
  • 5.
     Sistem BilanganOktal Sistem bilangan yang menggunakan 8 notasi angka, yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7. atau disebut juga bilangan basis 8. Contoh : 1238 = 1x82 + 2x81 + 3x80 = 64 + 16 + 3 = 8310  Sistem Bilangan Heksadesimal Sistem bilangan yang menggunakan 16 notasi angka untuk menyatakan suatu bilangan yaitu 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D dan F. disebut juga bilangan basis 16. Contoh : 17Fh = 1x162 + 7x161 + 15x160 = 256 + 112 +15 = 38310 = 0001 0111 11112
  • 6.
     Konversikan bilanganbiner berikut ke desimal : a. 111001002 =……….10 b. 101010102 =………..10  Konversikan bilangan desimal berikut ke biner : a. 1510 =………..2 b. 4010 =………..2  Konversikan bilangan desimal berikut ke bilangan heksadesimal dan biner a. 4910 =…………16 =………..2 b. 11510 =………..16 =………..2
  • 7.
    Operasi Bilangan Biner 1. Penjumlahan Dasar penujmlahan biner adalah : 0 + 0 = 0 0 + 1 = 1 1 + 0 = 1 1 + 1 = 0 Contoh dengan carry of 1, yaitu 1 + 1 = 2, karena digit terbesar binari 1, maka harus dikurangi dengan 2 (basis), jadi 2 – 2 = 0 dengan carry of
  • 8.
    2. Pengurangan Bilanganbiner dikurangkan dengan cara yang sama dengan pengurangan bilangan desimal. 0 - 0 = 0 1 - 0 = 1 1 - 1 = 0 0 – 1 = 1 : dengan borrow of 1, (pijam 1 dari posisi sebelah kirinya). Contoh :