Nama : Nahdiyah Puji Lestari
NIM. : 43116010019
Dosen. : Prof. Dr. Hapzi Ali, MM, CMA
Kampus : Universitas Mercu Buan
SIM 14: E-Learning
Forum 14.
1) Jelaskan maanfaat sistem pembelajaran dengan elearning bagi perguruan tinggi dan Mahasiswa.
2) Bagaimana tanggapan saudara tentang sistem elearning yang di implentasikan di kampus kita.
3) Adalah saran dan rekomendasi untuk perbaikan sistem e-learning guna meningkatkan kinerja sistem
dimasa mendatang.
Jawab :
1. 1. E-learning dapat mengakomodasi kebutuhan belajar si pemelajar.
2. Efesiensi waktu dan biaya.
3. Bahan belajar dapat diakses kapan aja.
4. Dapat menjangkau pemelajar dengan cakupan yang lebih luas.
2. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara umum, kemampuan (kapabilitas) e-learning
Universitas Mercu Buana saat ini berada pada tingkatan 2 (terpenuhisebagian). Dari tampilan eMM
Workbook, terlihat bahwa penyelenggaraan e-learning di Universitas Mercubuana telah mencapai
keberhasilan dalam dimensi penyampaian (delivery), perencanaan (planning), dan manajemen
(management), sedangkan pada dimensi definisi (definition) dan optimisasi (optimisation )
masihtercapai secara parsial.Sementara dari sisi proses, program e-learning Universitas Mercu Buana
sudahrelatif sudah memenuhi kriteria pembelajaran (learning), pengembangan (development), evaluasi
(evaluation), dan organisasi (organisation)), perencanaan (planning , dan manajemen
(management),sedangkan pada dimensi definisi (definition) dan optimisasi (optimisation) masih tercapai
secara parsial.
Sementara dari sisi proses, program e-learning Universitas Mercu Buana sudahrelatif sudah memenuhi
kriteria pembelajaran (learning), pengembangan(development), evaluasi (evaluation), dan organisasi
(organisation)
3. Penguatan dalam hal definisi, standar, prosedur, dan jaminanmutu pembelajaran, mulai dari desain,
pengembangan, implementasi, monitoring,hingga evaluasi e-learning. Selain itu, sudah saatnya pula
dilakukan optimisasidalam berbagai aspek proses seperti: peningkatan kualitas dukungan baik
kepadastaf pengajar maupun mahasiswa dalam mengoptimalkan proses pembelajaran,integrasi dan
pemanfaatan perpustakaan untuk mendukung kualitas pembelajaran e-learning, serta pengikutsertaan
mahasiswa dalam memberikan masukan dan umpanbalik dalam rangka mendukung proses desain dan
pengembangan programpembelajaran melalui e-learning.
https://mudazine.com/nanda-lorenza/4-manfaat-yang-didapatkan-dari-pembelajaran-e-learning/
www.academia.edu/12301151/Evaluasi_kemampuan
Quis 14:
1) Apa yang dimaksud dengan elearning dan jelaskan komponen system informasi dari e-learning.
2) Untuk Implemetasi e-learning pada suatu perguruan tinggi sumberdaya apa saja yang diperlukan
sehingga e-learning berjalan dengan baik secara efektif dan efisien.
1. Elearning sebagai salah satu teknologi pembelajaran sebagai media yang berbasis teknologi internet
besar manfaatnya dalam mendukung pencapaian penyampaian informasi. Sarana dan prasarana baik
hardware maupun software perlu keterdukungan semua lapisan.
Dalam pembelajaran yang memanfaatkan e-learning dibutuhkan berbagai komponen pendukung, yaitu:
a. Perangkat keras (hardware): komputer, laptop, netbook, maupun tablet.
b. Perangkat lunak (software): Learning Management System (LMS), Learning Content Management
System (LCMS), Social Learning Network (SLN).
c. Infrastruktur: Jaringan intranet maupun internet.
d. Konten pembelajaran.
e. Strategi interaksi/komunikasi pemanfaatan e-learning dalam pembelajaran.
2.
1. Mahasiswa. Sehubungan dengan konteks pendidikan, peran utama dari mahasiswa adalah untuk
belajar dengan sukses, merupakan tugas yang penting, sehingga perlu didukung oleh keadaan
lingkungan yang baik, membutuhkan motivasi, perencanaan dan kemampuan untuk menganalisa
dengan menggunakan instruksi atau modul yang terbaik. Ketika instruksi disampaikan pada suatu jarak
tertentu, menghasilkan tantangan tambahan karena mahasiswa sering terpisah dari kebersamaan latar
belakang dan interes lainnya, mempunyai hanya sedikit kesempatan untuk berinteraksi dengan dosen
diluar kelas, dan harus bergantung pada hubungan teknis untuk menjembatani gap pemisah mahasiswa
di dalam kelas.
2. Lembaga/Universitas. Kesuksesan semua usaha e-learning bergantung juga pada tanggung jawab
lembaga/universitas. Fakultas bertanggung jawab pada pemahaman materi dan pengembangan
pemahaman tersebut sesuai dengan kebutuhan para mahasiswa.
3. Fasilitator. Fakultas merasa lebih efisien bila berhubungan dengan fasilitator setempat yang bertindak
sebagai jembatan antara mahasiswa dan fakultas. Supaya lebih efektif, seorang fasilitator harus
mengerti kebutuhan para mahasiswa yang dilayani dan harapan yang diinginkan fakultas. Lebih penting
lagi, fasilitator harus mengikuti arahan yang sudah ditentukan oleh fakultas. Mereka perlu menyiapkan
peralatan, mengumpulkan tugas para mahasiswa, melakukan tes, dan bertindak sebagai instruktur
setempat.
4. Staf Penunjang. Kebayakan kesuksesan program e-learning berhubungan juga dengan penunjangan
fungsi-fungsi pelayanan seperti registrasi mahasiswa, perbanyakan dan penyampaian materi kuliah,
pemesanan buku teks, penjagaan copyright, penjadwalan, pemrosesan laporan, pengelolaan sumber
daya teknis, dll. Staf penunjang merupakan kebutuhan utama untuk menciptakan keadaan, sehingga e-
learning tetap pada jalur yang benar.
5. Administrator. Meskipun administrator biasanya ikut dalam perencanaan suatu program e-learning,
mereka sering kehilangan kontak dengan manajer teknis ketika program sedang beroperasi.
Administrator e-learning yang efektif bukan hanya sekedar memberikan ide, tetapi perlu juga
bekrjasama dan membuat konsensus dengan para pembangun, pengambil keputusan, dan pengawas.
Mereka harus bekerja sama dengan personel teknis dan staf penunjang, meyakinkan bahwa
sumberdaya teknologi perlu dikembangkan secara efektif untuk keperluan misi akademis kedepan.
Lebih penting lagi bahwa didalam mengelola suatu akademik perlu merealisasikan bahwa kebutuhan
dan kesuksesan para mahasiswa e-learning merupakan tanggung jawab utama.
tekininfo.blogspot.com/2015/01/komponen-pendukung-e-learning.html?m=1
indrayani.staff.ipdn.ac.id/?p=56
Daftar pustaka.
https://mudazine.com/nanda-lorenza/4-manfaat-yang-didapatkan-dari-pembelajaran-e-learning/
www.academia.edu/12301151/Evaluasi_kemampuan
tekininfo.blogspot.com/2015/01/komponen-pendukung-e-learning.html?m=1
indrayani.staff.ipdn.ac.id/?p=56

SIM 14 : Nahdiyah Puji Lestari. Prof.Dr. Hapzi Ali, MM,CMA.E-Learning.

  • 1.
    Nama : NahdiyahPuji Lestari NIM. : 43116010019 Dosen. : Prof. Dr. Hapzi Ali, MM, CMA Kampus : Universitas Mercu Buan SIM 14: E-Learning Forum 14. 1) Jelaskan maanfaat sistem pembelajaran dengan elearning bagi perguruan tinggi dan Mahasiswa. 2) Bagaimana tanggapan saudara tentang sistem elearning yang di implentasikan di kampus kita. 3) Adalah saran dan rekomendasi untuk perbaikan sistem e-learning guna meningkatkan kinerja sistem dimasa mendatang. Jawab : 1. 1. E-learning dapat mengakomodasi kebutuhan belajar si pemelajar. 2. Efesiensi waktu dan biaya. 3. Bahan belajar dapat diakses kapan aja. 4. Dapat menjangkau pemelajar dengan cakupan yang lebih luas. 2. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara umum, kemampuan (kapabilitas) e-learning Universitas Mercu Buana saat ini berada pada tingkatan 2 (terpenuhisebagian). Dari tampilan eMM Workbook, terlihat bahwa penyelenggaraan e-learning di Universitas Mercubuana telah mencapai keberhasilan dalam dimensi penyampaian (delivery), perencanaan (planning), dan manajemen (management), sedangkan pada dimensi definisi (definition) dan optimisasi (optimisation ) masihtercapai secara parsial.Sementara dari sisi proses, program e-learning Universitas Mercu Buana sudahrelatif sudah memenuhi kriteria pembelajaran (learning), pengembangan (development), evaluasi (evaluation), dan organisasi (organisation)), perencanaan (planning , dan manajemen (management),sedangkan pada dimensi definisi (definition) dan optimisasi (optimisation) masih tercapai secara parsial. Sementara dari sisi proses, program e-learning Universitas Mercu Buana sudahrelatif sudah memenuhi kriteria pembelajaran (learning), pengembangan(development), evaluasi (evaluation), dan organisasi (organisation)
  • 2.
    3. Penguatan dalamhal definisi, standar, prosedur, dan jaminanmutu pembelajaran, mulai dari desain, pengembangan, implementasi, monitoring,hingga evaluasi e-learning. Selain itu, sudah saatnya pula dilakukan optimisasidalam berbagai aspek proses seperti: peningkatan kualitas dukungan baik kepadastaf pengajar maupun mahasiswa dalam mengoptimalkan proses pembelajaran,integrasi dan pemanfaatan perpustakaan untuk mendukung kualitas pembelajaran e-learning, serta pengikutsertaan mahasiswa dalam memberikan masukan dan umpanbalik dalam rangka mendukung proses desain dan pengembangan programpembelajaran melalui e-learning. https://mudazine.com/nanda-lorenza/4-manfaat-yang-didapatkan-dari-pembelajaran-e-learning/ www.academia.edu/12301151/Evaluasi_kemampuan Quis 14: 1) Apa yang dimaksud dengan elearning dan jelaskan komponen system informasi dari e-learning. 2) Untuk Implemetasi e-learning pada suatu perguruan tinggi sumberdaya apa saja yang diperlukan sehingga e-learning berjalan dengan baik secara efektif dan efisien. 1. Elearning sebagai salah satu teknologi pembelajaran sebagai media yang berbasis teknologi internet besar manfaatnya dalam mendukung pencapaian penyampaian informasi. Sarana dan prasarana baik hardware maupun software perlu keterdukungan semua lapisan. Dalam pembelajaran yang memanfaatkan e-learning dibutuhkan berbagai komponen pendukung, yaitu: a. Perangkat keras (hardware): komputer, laptop, netbook, maupun tablet. b. Perangkat lunak (software): Learning Management System (LMS), Learning Content Management System (LCMS), Social Learning Network (SLN). c. Infrastruktur: Jaringan intranet maupun internet. d. Konten pembelajaran. e. Strategi interaksi/komunikasi pemanfaatan e-learning dalam pembelajaran. 2. 1. Mahasiswa. Sehubungan dengan konteks pendidikan, peran utama dari mahasiswa adalah untuk belajar dengan sukses, merupakan tugas yang penting, sehingga perlu didukung oleh keadaan lingkungan yang baik, membutuhkan motivasi, perencanaan dan kemampuan untuk menganalisa dengan menggunakan instruksi atau modul yang terbaik. Ketika instruksi disampaikan pada suatu jarak
  • 3.
    tertentu, menghasilkan tantangantambahan karena mahasiswa sering terpisah dari kebersamaan latar belakang dan interes lainnya, mempunyai hanya sedikit kesempatan untuk berinteraksi dengan dosen diluar kelas, dan harus bergantung pada hubungan teknis untuk menjembatani gap pemisah mahasiswa di dalam kelas. 2. Lembaga/Universitas. Kesuksesan semua usaha e-learning bergantung juga pada tanggung jawab lembaga/universitas. Fakultas bertanggung jawab pada pemahaman materi dan pengembangan pemahaman tersebut sesuai dengan kebutuhan para mahasiswa. 3. Fasilitator. Fakultas merasa lebih efisien bila berhubungan dengan fasilitator setempat yang bertindak sebagai jembatan antara mahasiswa dan fakultas. Supaya lebih efektif, seorang fasilitator harus mengerti kebutuhan para mahasiswa yang dilayani dan harapan yang diinginkan fakultas. Lebih penting lagi, fasilitator harus mengikuti arahan yang sudah ditentukan oleh fakultas. Mereka perlu menyiapkan peralatan, mengumpulkan tugas para mahasiswa, melakukan tes, dan bertindak sebagai instruktur setempat. 4. Staf Penunjang. Kebayakan kesuksesan program e-learning berhubungan juga dengan penunjangan fungsi-fungsi pelayanan seperti registrasi mahasiswa, perbanyakan dan penyampaian materi kuliah, pemesanan buku teks, penjagaan copyright, penjadwalan, pemrosesan laporan, pengelolaan sumber daya teknis, dll. Staf penunjang merupakan kebutuhan utama untuk menciptakan keadaan, sehingga e- learning tetap pada jalur yang benar. 5. Administrator. Meskipun administrator biasanya ikut dalam perencanaan suatu program e-learning, mereka sering kehilangan kontak dengan manajer teknis ketika program sedang beroperasi. Administrator e-learning yang efektif bukan hanya sekedar memberikan ide, tetapi perlu juga bekrjasama dan membuat konsensus dengan para pembangun, pengambil keputusan, dan pengawas. Mereka harus bekerja sama dengan personel teknis dan staf penunjang, meyakinkan bahwa sumberdaya teknologi perlu dikembangkan secara efektif untuk keperluan misi akademis kedepan. Lebih penting lagi bahwa didalam mengelola suatu akademik perlu merealisasikan bahwa kebutuhan dan kesuksesan para mahasiswa e-learning merupakan tanggung jawab utama. tekininfo.blogspot.com/2015/01/komponen-pendukung-e-learning.html?m=1 indrayani.staff.ipdn.ac.id/?p=56 Daftar pustaka. https://mudazine.com/nanda-lorenza/4-manfaat-yang-didapatkan-dari-pembelajaran-e-learning/ www.academia.edu/12301151/Evaluasi_kemampuan tekininfo.blogspot.com/2015/01/komponen-pendukung-e-learning.html?m=1 indrayani.staff.ipdn.ac.id/?p=56