SEJARAH PENDIDIKAN PENDIDIKAN DI
INDONESIA PERIODE
1945-1950/1950-1959
•Mei Friani (06101004020)
•Indah KSP (06101004026)
•Andri Pradinata (06101004014)
•Dewi Handayani (06101004027)
•Marilin Aprilia (06101004022)
•Mario Suprayogi (061010040 )
Sebagaimana kita akui bersama, bahwa usia
pendidikan adalah setua umat manusia. Pendidikan
adalah suatu interaksi manusiawi (human interaction)
antara pendidik/ guru dengan anak didik/ subyek
didik/ siswa yang dapat menunjang pengembangan
manusia seutuhnya yang berorientasikan pada nilai
nilai dan pelestarian serta pengembangan
kebudayaan yang berhubungan dengan usaha
pengembangan manusia tersebut. Menurut Dijarkara
SJ, pendidikan adalah memanusiakan manusia.
Jadi, pendidikan tersebut dilakukan manusia dengan
upaya upaya sungguh serta strategi siasat yang tepat
demi keberhasilan pendidikan tersebut.
DASAR HUKUM DUNIA PENDIDIKAN INDONESIA
Setelah proklamasi kemerdekaan, system
persekolahan di Indonesia member kesempatan
belajar kepada segala lapisan masyarakat yang
tertera dalam undang undang dasar 1945 bab XIII
pasal 31 ayat (1) yang berbunyi bahwa: tiap tiap
warga Negara berhak mendapat pengajaran.
Selanjutnya dalam undang undang pendidikan
undang undang pendidikan dan pengajaran tahun
1950 bab XI pasal 17 menyebutkan:tiap tiap warga
Negara republic Indonesia mempunyai haka sama
untuk diterima menjadi murid suatu sekolah, jiaka
memenuhi syarat yang ditetapkan untuk pendidikan
dan pengajaran pada sekolah itu.
Sistem persekolahan pada periode 1945-
1950
SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA PADA AWAL
KEMERDEKAAN PADA DASARNYA MELANJUTKAN APA YANG
DIKEMBANGKAN PADA ZAMAN PENDUDUKAN JEPANG.
Sistem dimaksud meliputi tiga tingkatan yaitu:
 Pendidikan rendah yang terdiri dari taman kanak kanak (1 tahun)
dan sekolah dasar (6 tahun)
 Pendidikan menengah yang terdiri dari sekolah lanjutan tingkat
pertama (SLTP) dan
 sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) dengan masa belajar masing
masing jenjang/ tingkat lamanya 3 tahun. SLTA dan SLTP ini
masing masing terdiri atas sekolah umum dan sekolah kejuruan.
 Pendiddikan tinggi selam kurun waktu 1945-1950 berkembang
pesat dan terbuka lebar bagi setiap warga Negara yang
memenuhi syarat, tetapi karena masa perjuangan maka
perkuliahanya kerap kali disela dengan perjuangan ke garis
depan. Pendidikan tinggi yang ada berbentuk universitas/
perguruan tinggi dan akademi.
BAGAN SISTEM PERSEKOLAHAN TAHUN 1945-
1950
TK SD
6 Tahun
SLTP
SLTA
SLTP
KEJUR
UAN
SLTA
KEJUR
UAN
UNIVERSI
TAS
AKADEMI
TUJUAN PENDIDIKAN PERIODE 1945-1950
Tujuan pendidikan nasional periode 1945-
1950 adalah penanaman semangat
ptriotisme dan peningktan kesadaran
nasional, sehingga dengan semangat itu
kemerdekaan dapat dipertahankan dan
dapat diisi. . Hal ini dapat di pahami, karena
pada saat itu bangsa Indonesia baru saja
lepas dari penjajah yang berlangsung
ratusan tahun dan masih ada gelagat bahwa
Belanda ingin kembali menjajah Indonesia.
KURIKULUM PENDIDIKAN PADA PERIODE 1945-
1950
kurikulum dari tiap jenjang pendidikan perlu
memperhatikan hal hal sebagai berikut:
 Pendidikan pikiran harus dikurangi
 Isi pelajaran harus dihibungkan dalam
kehidupan sehari hari.
 Memberikan perhatian kepada kesenian.
 Pendidikan watak.
 Pendidikan jasmani
 Kewarganegaraan dan masyarakat
Sistem Persekolahan pada Periode 1950-
1959
SEKIAN
Wassalam..............

Sejarah pendidikan pendidikan di indonesia 1945-1950 / 1950-1959

  • 1.
    SEJARAH PENDIDIKAN PENDIDIKANDI INDONESIA PERIODE 1945-1950/1950-1959 •Mei Friani (06101004020) •Indah KSP (06101004026) •Andri Pradinata (06101004014) •Dewi Handayani (06101004027) •Marilin Aprilia (06101004022) •Mario Suprayogi (061010040 )
  • 2.
    Sebagaimana kita akuibersama, bahwa usia pendidikan adalah setua umat manusia. Pendidikan adalah suatu interaksi manusiawi (human interaction) antara pendidik/ guru dengan anak didik/ subyek didik/ siswa yang dapat menunjang pengembangan manusia seutuhnya yang berorientasikan pada nilai nilai dan pelestarian serta pengembangan kebudayaan yang berhubungan dengan usaha pengembangan manusia tersebut. Menurut Dijarkara SJ, pendidikan adalah memanusiakan manusia. Jadi, pendidikan tersebut dilakukan manusia dengan upaya upaya sungguh serta strategi siasat yang tepat demi keberhasilan pendidikan tersebut.
  • 3.
    DASAR HUKUM DUNIAPENDIDIKAN INDONESIA Setelah proklamasi kemerdekaan, system persekolahan di Indonesia member kesempatan belajar kepada segala lapisan masyarakat yang tertera dalam undang undang dasar 1945 bab XIII pasal 31 ayat (1) yang berbunyi bahwa: tiap tiap warga Negara berhak mendapat pengajaran. Selanjutnya dalam undang undang pendidikan undang undang pendidikan dan pengajaran tahun 1950 bab XI pasal 17 menyebutkan:tiap tiap warga Negara republic Indonesia mempunyai haka sama untuk diterima menjadi murid suatu sekolah, jiaka memenuhi syarat yang ditetapkan untuk pendidikan dan pengajaran pada sekolah itu.
  • 4.
    Sistem persekolahan padaperiode 1945- 1950
  • 5.
    SISTEM PENDIDIKAN DIINDONESIA PADA AWAL KEMERDEKAAN PADA DASARNYA MELANJUTKAN APA YANG DIKEMBANGKAN PADA ZAMAN PENDUDUKAN JEPANG. Sistem dimaksud meliputi tiga tingkatan yaitu:  Pendidikan rendah yang terdiri dari taman kanak kanak (1 tahun) dan sekolah dasar (6 tahun)  Pendidikan menengah yang terdiri dari sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) dan  sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) dengan masa belajar masing masing jenjang/ tingkat lamanya 3 tahun. SLTA dan SLTP ini masing masing terdiri atas sekolah umum dan sekolah kejuruan.  Pendiddikan tinggi selam kurun waktu 1945-1950 berkembang pesat dan terbuka lebar bagi setiap warga Negara yang memenuhi syarat, tetapi karena masa perjuangan maka perkuliahanya kerap kali disela dengan perjuangan ke garis depan. Pendidikan tinggi yang ada berbentuk universitas/ perguruan tinggi dan akademi.
  • 6.
    BAGAN SISTEM PERSEKOLAHANTAHUN 1945- 1950 TK SD 6 Tahun SLTP SLTA SLTP KEJUR UAN SLTA KEJUR UAN UNIVERSI TAS AKADEMI
  • 7.
    TUJUAN PENDIDIKAN PERIODE1945-1950 Tujuan pendidikan nasional periode 1945- 1950 adalah penanaman semangat ptriotisme dan peningktan kesadaran nasional, sehingga dengan semangat itu kemerdekaan dapat dipertahankan dan dapat diisi. . Hal ini dapat di pahami, karena pada saat itu bangsa Indonesia baru saja lepas dari penjajah yang berlangsung ratusan tahun dan masih ada gelagat bahwa Belanda ingin kembali menjajah Indonesia.
  • 8.
    KURIKULUM PENDIDIKAN PADAPERIODE 1945- 1950 kurikulum dari tiap jenjang pendidikan perlu memperhatikan hal hal sebagai berikut:  Pendidikan pikiran harus dikurangi  Isi pelajaran harus dihibungkan dalam kehidupan sehari hari.  Memberikan perhatian kepada kesenian.  Pendidikan watak.  Pendidikan jasmani  Kewarganegaraan dan masyarakat
  • 9.
    Sistem Persekolahan padaPeriode 1950- 1959
  • 10.