Industri tahu dan tempe menghasilkan limbah dengan kadar polutan organik tinggi, yang mencemari lingkungan. Pengolahan limbah saat ini umumnya menggunakan sistem anaerobik dengan efisiensi hanya 50-90%, sehingga diperlukan metode lanjutan untuk memenuhi standar baku mutu. Kombinasi proses biologis anaerob-aerob diharapkan dapat menurunkan konsentrasi COD dalam limbah dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.