Resin anion
Kelompok 3
Kelas 3k1
Resin
• Resin adalah zat polimer alami ataupun sintetik
yang salah satu fungsinya adalah dapat mengikat
kation dan anion tertentu
• Resin penukar ion adalah suatu bahan padat yang
memiliki bagian (ion positif atau negatif) tertentu
yang bisa dilepas dan ditukar dengan bahan kimia
lain
• Melepaskan ion negative ( misal OH-atau Cl-)
untuk di tukar dengan kandungan unsur anion
pada air
Resin anion
• Resin Penukar Anion adalah Ion negatif yang
dipertukarkan
• Resin penukar anion ini mempunyai gugus
samping yang bersifat basa seperti anion
primer, sekunder, dan tersier tempat
melekatnya anion Xn-
• Resin penukar anion dibuat dengan
mereaksikan metil hidroksi metil eter dengan
senyawa amina
Prinsip dasar
ditukarnya anion hidroksil oleh anion lain yang
terjadi pada resin penukar ion
ada dua jenis penukar anion yaitu :
• resin yang memiliki gugus basa kuat (gugus
amonium kuartener) dan
• resin yang memiliki gugus basa lemah (gugus
anion).
Manfaat resin anion
• berfungsi untuk mempertukarkan anion yang
dimiliki oleh resin dengan anion dari sampel
yang digunakan.
• digunakan dalam metode pemisahan atau
pemekatan dengan menggunakan penukaran
kesetaraan
• digunakan untuk menghilangkan kesadahan
dalam air
Pengertian
• larutan yang melalui kolom disebut influent
• larutan yang keluar dari kolom disebut efluen
• Proses pertukarannya ialah serapan
• mengembalikan resin yang sudah terpakai
kebentuk semula yang disebut dengan regenerasi
• proses pengeluaran ion dari kolom dengan
reagen yang sesuai disebut elusi
• pereaksinya disebut eluent
Air yang banyak mengandung mineral
kalsium dan magnesium dikenal sebagai “air
sadah”
• Kesadahan sementara , disebabkan oleh garam-
garam karbonat (CO3-) dan bikarbonat (HCO3-)
dari kalsium (Ca) dan magnesium (Mg).
• Kesadahan tetap, disebabkan oleh adanya garam-
garam khlorida (Cl-) dan sulfat (SO42-) dari
kalsium (Ca) dan magnesium (Mg).
Sifat-sifat Penting Resin Penukar Ion adalah adalah
sebagai berikut:
• Kapasitas Penukaran ion
• Selektivitas
• Derajat ikat silang (crosslinking)
• Porositas
• Kestabilan resin
Air sadah yang telah
dialirkan kedalam resin
kation
Air tersebut dimasukkan
kedalm kolom penukar
anion
Resin yang telah diregenerasi
bilas dengan air
Resin anion dialiri larutan
NaOH encer
Resin anion yang telah
digunakan dilakukan
regenerasi
Air bersih didapatkan
Gambaran reaksi pertukaran antara resin anion dan
ion-ion
Bentuk resin ini biasa disingkat dengan
R-N+ (CH3)3OH- atau R+-OH
Dalam menggantikan reaksi pertukaran, anion yang berada dalam
larutan menggantikan OH-
pada padatan.
Dimana :
R = gugus fungsional dari resin
OH- = gugus alih fungsional
Xn- = anion, seperti : Cl-, F-, dll.
Untuk resin penukar anion urutan bertambah kuatnya penyerapan
sesuai dengan urutan bertambah kecilnya ukuran ion yang
terhidrasi yang biasa dituliskan sebagai berikut:
F- CN- HCO3- Cl- HSO3- OH- Br- NO3- I-
Secara sederhananya
Resin anion itu digunakan untuk menyerap ion
anion yang terkandung dalam kandungan yang
akan di saring pada resin anion, itu berarti di
dalam resin anionn terdapat ion OH-
Contoh
air sadah yang mengandung CaSO4 dialirkan ke
dalam resin kation menjadi H2SO4, kemudian
dialirkan kedalam resin anion menjadi H2O
Reaksi
Air sadah resin kation
CaSO4 + ion H+ = H2SO4
H2SO4 resin anion
H2SO4 + ion OH- = H2O
Gambar resin

Resin anion

  • 1.
  • 2.
    Resin • Resin adalahzat polimer alami ataupun sintetik yang salah satu fungsinya adalah dapat mengikat kation dan anion tertentu • Resin penukar ion adalah suatu bahan padat yang memiliki bagian (ion positif atau negatif) tertentu yang bisa dilepas dan ditukar dengan bahan kimia lain • Melepaskan ion negative ( misal OH-atau Cl-) untuk di tukar dengan kandungan unsur anion pada air
  • 3.
    Resin anion • ResinPenukar Anion adalah Ion negatif yang dipertukarkan • Resin penukar anion ini mempunyai gugus samping yang bersifat basa seperti anion primer, sekunder, dan tersier tempat melekatnya anion Xn- • Resin penukar anion dibuat dengan mereaksikan metil hidroksi metil eter dengan senyawa amina
  • 4.
    Prinsip dasar ditukarnya anionhidroksil oleh anion lain yang terjadi pada resin penukar ion ada dua jenis penukar anion yaitu : • resin yang memiliki gugus basa kuat (gugus amonium kuartener) dan • resin yang memiliki gugus basa lemah (gugus anion).
  • 5.
    Manfaat resin anion •berfungsi untuk mempertukarkan anion yang dimiliki oleh resin dengan anion dari sampel yang digunakan. • digunakan dalam metode pemisahan atau pemekatan dengan menggunakan penukaran kesetaraan • digunakan untuk menghilangkan kesadahan dalam air
  • 6.
    Pengertian • larutan yangmelalui kolom disebut influent • larutan yang keluar dari kolom disebut efluen • Proses pertukarannya ialah serapan • mengembalikan resin yang sudah terpakai kebentuk semula yang disebut dengan regenerasi • proses pengeluaran ion dari kolom dengan reagen yang sesuai disebut elusi • pereaksinya disebut eluent
  • 7.
    Air yang banyakmengandung mineral kalsium dan magnesium dikenal sebagai “air sadah” • Kesadahan sementara , disebabkan oleh garam- garam karbonat (CO3-) dan bikarbonat (HCO3-) dari kalsium (Ca) dan magnesium (Mg). • Kesadahan tetap, disebabkan oleh adanya garam- garam khlorida (Cl-) dan sulfat (SO42-) dari kalsium (Ca) dan magnesium (Mg).
  • 8.
    Sifat-sifat Penting ResinPenukar Ion adalah adalah sebagai berikut: • Kapasitas Penukaran ion • Selektivitas • Derajat ikat silang (crosslinking) • Porositas • Kestabilan resin
  • 9.
    Air sadah yangtelah dialirkan kedalam resin kation Air tersebut dimasukkan kedalm kolom penukar anion Resin yang telah diregenerasi bilas dengan air Resin anion dialiri larutan NaOH encer Resin anion yang telah digunakan dilakukan regenerasi Air bersih didapatkan
  • 10.
    Gambaran reaksi pertukaranantara resin anion dan ion-ion Bentuk resin ini biasa disingkat dengan R-N+ (CH3)3OH- atau R+-OH Dalam menggantikan reaksi pertukaran, anion yang berada dalam larutan menggantikan OH- pada padatan. Dimana : R = gugus fungsional dari resin OH- = gugus alih fungsional Xn- = anion, seperti : Cl-, F-, dll. Untuk resin penukar anion urutan bertambah kuatnya penyerapan sesuai dengan urutan bertambah kecilnya ukuran ion yang terhidrasi yang biasa dituliskan sebagai berikut: F- CN- HCO3- Cl- HSO3- OH- Br- NO3- I-
  • 11.
    Secara sederhananya Resin anionitu digunakan untuk menyerap ion anion yang terkandung dalam kandungan yang akan di saring pada resin anion, itu berarti di dalam resin anionn terdapat ion OH- Contoh air sadah yang mengandung CaSO4 dialirkan ke dalam resin kation menjadi H2SO4, kemudian dialirkan kedalam resin anion menjadi H2O
  • 12.
    Reaksi Air sadah resinkation CaSO4 + ion H+ = H2SO4 H2SO4 resin anion H2SO4 + ion OH- = H2O
  • 13.