Reproduksi bakteri dapat terjadi secara aseksual melalui pembelahan biner dimana satu sel membelah menjadi dua sel yang identik, atau secara paraseksual melalui transfer genetik tanpa membentuk gamet seperti transformasi, konjugasi, dan transduksi.
PEMBELAHAN BINER
Pembelahan biner,artinya pembelahan terjadi secara
langsung, dari satu sel membelah menjadi dua sel
anakan. Masing-masing sel anakan akan membentuk
dua sel anakan lagi, demikian seterusnya.
Proses pembelahan biner diawali dengan proses
replikasi DNA menjadi dua kopi DNA identik, diikuti
pembelahan sitoplasma dan akhirnya terbentuk
dinding pemisah di antara kedua sel anak bakteri. Pada
pembelahan ini, sifat sel anak yang dihasilkan sama
dengan sifat sel induknya.
`
Reproduksi paraseksual adalah
reproduksiyang tidak melibatkan
gamet, belum bisa ditentukan
jantan – betina. Tapi yang
berpindah
materi
genetik.
Pemindahan
materi
genetik
tanpa menghasilkan zigot.
Transformasi
Konjugasi
Transduksi
9.
Transformasi
• Pemisahan plasmiddari satu bakteri ke
bakteri lain.
• Sifat bakteri ditularkan, tidak membentuk
individu baru dan bersifat sama
• Tidak melalui kontak langsung antara
bakteri pemberi DNA dan penerima.
Konjugasi
Konjugasi adalah penggabunganantara
DNA pemberi dan DNA penerima melalui
kontak langsung. Jadi, untuk memasukkan
DNA dari sel pemberi ke sel penerima,
harus terjadi hubungan langsung.
Transduksi
Transduksi adalah pemindahanmateri
genetik bakteri ke bakteri lain dengan
perantaraan virus. Cara ini dikemukakan
oleh Norton Zinder dan Jashua Lederberg
pada tahun 1952.