Dr. Sukiman, M.Pd
FITK UIN SUKA 2017
Ruang Lingkup Penilaian
Penilaian hasil belajar peserta didik
mencakup kompetensi sikap,
pengetahuan, dan keterampilan yang
dilakukan secara berimbang
sehingga dapat digunakan untuk
menentukan posisi setiap peserta
didik terhadap standar yang telah
ditetapkan
Taksonomi Bloom
•Ranah Kognitif
•Ranah Afektif
•Ranah Psikomotor
Mengembangkan kemampuan dan membentuk watak
serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa,
Fungsi dan Tujuan Pendidikan Nasional
Untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi
manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang
Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif,
mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta
bertanggung jawab.
UU No.20/2003 Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3
Fungsi
Tujuan
4
Tujuan Pendidikan Nasional
(Pasal 3 UU No 20 Sisdiknas Tahun 2003)
Berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi
manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu,
cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara
yang demokratis serta bertanggung jawab.
Sikap Spiritual
beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa
Sikap Sosial
berakhlak mulia, sehat, mandiri, dan demokratis
serta bertanggung jawab
Pengetahuan berilmu
Keterampilan cakap dan kreatif 5
Kompetensi Inti
• Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti
sikap spiritual;
• Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti
sikap sosial;
• Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti
pengetahuan; dan
• Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti
keterampilan.
7
Keseimbangan antara sikap, keterampilan dan pengetahuan
untuk membangun soft skills dan hardskills1
• In its simplest form, affective learning
characterizes the emotional area of learning
reflected by the beliefs, values, interests, and
behaviors of learners (Krathwohl et al., 1964;
Smith & Ragan, 1999; Gronlund & Brookhart,
2009).
• Dalam bentuk yang sederhana, belajar afektif
mencirikan daerah emosional pembelajaran yg
tercermin dari keyakinan, nilai-nilai, perhatian,
dan perilaku peserta didik.
Pengertian Afective
Definisi...
• Affective learning is concerned with how learners
feel while they are learning, as well as with how
learning experiences are internalized so they can
guide the learner’s attitudes, opinions, and
behavior in the future (Miller, 2005).
• belajar afektif berkaitan dengan bagaimana
peserta didik merasa saat mereka belajar, serta
dengan cara belajar pengalaman
diinternalisasikan sehingga mereka dapat
memandu sikap pelajar, opini, dan perilaku di
masa depan
Afektif
 Hasil belajar afektif adalah hasil belajar
yang berkaitan dengan minat, sikap dan
nilai-nilai.
AFEKTIF
 Attending (penerimaan)
Kesadaran dan keinginan utk menerima rangsangan dr
luar (masalah, situasi, gejala, dll)
 Responding
Partisipasi aktif dr peserta didik
 Menilai (valuing)
Memberikan penilaian dg sudut pandang baik-buruk, adil
tdk adil, indah tdk indah thd objek ttt.
 Organization
Mempertemukan sistem nilai yg kelihatan berbeda-beda
 Characterization
Menerapkan nilai, etika, dan estetika dlm kehidupan
sehari-hari hingga hal itu mendarah daging.
Attending
Responding
 Responding
VALUING
Organization
 Ngasih gak ya?
 Aaaah aku
harus ngasih
dong!!!!
Menyantuni sesama sudah menjadi
komitmenku
Ranah Sikap dlm Kur 2013
 Sikap bermula dari perasaan yang terkait
dengan kecenderungan seseorang dalam
merespon sesuatu/objek. Sikap juga sebagai
ekspresi dari nilai-nilai atau pandangan hidup
yang dimiliki oleh seseorang.
 Sikap dapat dibentuk, sehingga terjadi perilaku
atau tindakan yang diinginkan.
 Kompetensi sikap adalah ekspresi dari nilai-nilai
atau pandangan hidup yang dimiliki oleh
seseorang dan diwujudkan dalam perilaku.
Tujuan Pendidikan Nasional
(Pasal 3 UU No 20 Sisdiknas Tahun 2003)
Berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia
yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan
menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung
jawab.
Sikap Spiritual
beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa
Sikap Sosial
berakhlak mulia, sehat, mandiri, dan demokratis
serta bertanggung jawab
Pengetahuan berilmu
Keterampilan cakap dan kreatif
21
.... memanusiakan manusia ......
Komponen Sikap (Dimensi Substansi)
dalam Kur 13
sikap
spiritual
Sosial
22
QS. Ali Imron 112
23
ِ‫م‬ۡ‫س‬ِ‫ب‬ِ‫يم‬ ِ‫ح‬‫ه‬‫ٱلر‬ ِ‫ن‬ َٰ‫م‬ ۡ‫ح‬‫ه‬‫ٱلر‬ ِ ‫ه‬‫ٱَّلل‬١
ۡ‫ت‬‫ب‬ ِ‫ر‬ُ‫ض‬ُ‫م‬ِ‫ه‬ۡ‫ي‬‫ل‬‫ع‬ُ‫ة‬‫ه‬‫ل‬ِ‫ٱلذ‬‫أ‬‫ن‬ۡ‫ي‬‫ا‬‫م‬‫ا‬ ٓ‫و‬ُ‫ف‬ِ‫ق‬ُ‫ث‬‫ه‬‫ّل‬ِ‫إ‬‫ل‬ۡ‫ب‬‫ح‬ِ‫ب‬‫ن‬ِ‫م‬
ِ ‫ه‬‫ٱَّلل‬‫ل‬ۡ‫ب‬‫ح‬‫و‬‫ن‬ِ‫م‬ِ‫اس‬‫ه‬‫ن‬‫ٱل‬‫و‬‫و‬ُ‫ء‬ٓ‫ا‬‫ب‬‫ب‬‫ض‬‫غ‬ِ‫ب‬‫ن‬ِ‫م‬ِ ‫ه‬‫ٱَّلل‬
ۡ‫ت‬‫ب‬ ِ‫ر‬ُ‫ض‬‫و‬ُ‫م‬ِ‫ه‬ۡ‫ي‬‫ل‬‫ع‬‫ك‬ۡ‫س‬‫م‬ۡ‫ٱل‬ُ‫ة‬‫ن‬‫ك‬ِ‫ل‬َٰ‫ذ‬‫ه‬‫ن‬‫أ‬ِ‫ب‬ۡ‫م‬ُ‫ه‬‫وا‬ُ‫ن‬‫ا‬‫ك‬
‫ون‬ُ‫ر‬ُ‫ف‬ۡ‫ك‬‫ي‬ِ‫ت‬َٰ‫اي‬ِ‫ب‬ِ ‫ه‬‫ٱَّلل‬‫و‬‫ون‬ُ‫ل‬ُ‫ت‬ۡ‫ق‬‫ي‬‫ي‬ِ‫ب‬ۢ‫ن‬ ۡ‫ٱۡل‬‫ء‬ٓ‫ا‬ِ‫ر‬ۡ‫ي‬‫غ‬ِ‫ب‬‫ق‬‫ح‬َٰ‫ذ‬‫ك‬ِ‫ل‬
‫ا‬‫م‬ِ‫ب‬‫وا‬‫ص‬‫ع‬‫وا‬ُ‫ن‬‫ا‬‫ك‬ ‫ه‬‫و‬‫ت‬ۡ‫ع‬‫ي‬‫ُون‬‫د‬١١٢
QS. Ali Imron 112
24
112. Mereka diliputi kehinaan di mana saja
mereka berada, kecuali jika mereka berpegang
kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian)
dengan manusia, dan mereka kembali
mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka
diliputi kerendahan. Yang demikian itu karena
mereka kafir kepada ayat-ayat Allah dan
membunuh para nabi tanpa alasan yang benar.
Yang demikian itu disebabkan mereka durhaka
dan melampaui batas
Cakupan Penilaian Sikap
 Penilaian sikap spiritual
Menghargai dan menghayati ajaran
agama yang dianut
 Penilaian sikap sosial: jujur, disiplin,
tanggung jawab, toleransi, gotong royong,
santun, percaya diri
Sikap
Sikap spiritual : Sikap yang terkait dengan
pembentukan peserta didik yang beriman dan
bertakwa.
Sikap spiritual sebagai perwujudan dari
menguatnya interaksi vertikal dengan Tuhan
Yang Maha Esa
Lanjutan…
Sikap sosial adalah sikap yang terkait dengan
pembentukan peserta didik yang berakhlak
mulia, mandiri, demokratis, dan bertanggung
jawab.
Sikap sosial sebagai perwujudan eksistensi
kesadaran dalam upaya mewujudkan harmoni
kehidupan (hubungan dg sesama mahkluk).
Cakupan Penilaian Sikap
28
Penilaian sikap spiritual
Menghargai dan
menghayati ajaran agama
yang dianut
Penilaian sikap sosial
1. jujur
2. disiplin
3. tanggung jawab
4. toleransi
5. gotong royong
6. santun
7. percaya diri
Sosialisasi KTSP
Sikap yang dinilai
Kompetensi Inti Kompetensi Dasar
• Jujur
• Disiplin
• Tanggung Jawab
• Toleransi
• Gotong royong
• Santun
• Percaya Diri
KD pada KI-1
• bersifat generik (mapel
umum
•Sikap sesuai KD (mapel
agama
KD pada KI-2 :
• Sikap bersifat generik
• Sikap sesuai KD
Penilaian Proses dan Hasil Belajar
Indikator Penilaian Sikap
30
Sika Aspek Sikap Indikator
Penilaian
sikap
spiritual
Menghargai dan
menghayati ajaran
agama yang dianut
Penilaian
sikap
sosial
1. jujur
2. disiplin
3. tanggung jawab
4. toleransi
5. gotong royong
6. santun
7. percaya diri
KI-1 dan KD
Penjabaran Indikator Penilaian
Aspek Indikator Teknik dan
Instrumen
Penilaian
Spiritual
Berdoa sebelum dan sesudah melakukan
sesuatu
Mengucapkan rasa syukur setelah berhasil
mengerjakan sesuatu
Memberi salam sebelum dan sesudah
menyampaikan pendapat
Menjalankan ibadah tepat waktu
Menambah rasa keimanan setelah mempelajari
Iptek
Penjabaran Indikator Penilaian
Aspek Indikator Teknik dan
Instrumen
Penilaian
Spiritual
Terbiasa berdoa sblm dan sesudah
belajar
Terbiasa mensyukuri karunia Allah
Banyak berzikir kpd Allah
Terbiasa shalat lima waktu dg tertib
KI-2 dan KD
Sikap sosial yang perlu dibiasakan
dan dinilai
Jujur
Tanggung jawab
Disiplin
Santun
Percaya diri
Tolerenasi
Gotong Royong
Peduli
Penjabaran Indikator Penilaian
Aspek Indikator Teknik dan
Instrumen
Penilaian
Jujur
adalah
perilaku dapat
dipercaya
dalam
perkataan,
tindakan, dan
pekerjaan
Tidak nyontek dalam mengerjakan ujian
Tidak melakukan plagiat dalam mengerjakan
setiap tugas
Mengemukakan perasaan thd sesuatu apa
adanya
Melaporkan data atau informasi apa adanya
Mengakui kesalahan atau kekurangan yang
dimiliki
Penjabaran Indikator Penilaian
Aspek Indikator Teknik dan
Instrumen
Penilaian
Tanggung
Jawab:
sikap dan
perilaku
seseorang
untuk
melaksanakan
tugas dan
kewajibannya,
yang
seharusnya
dia lakukan,
Melaksanakan tugas individu dengan baik
Menerima resiko dari tindakan yang dilakukan
Tidak menuduh orang lain tanpa buktu yang
akurat
Mengembalikan barang yang dipinjam
Meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan
Penjabaran Indikator Penilaian
Aspek Indikator Teknik dan
Instrumen
Penilaian
Disiplin:
tindakan yang
menunjukkan
perilaku tertib
dan patuh
pada berbagai
ketentuan dan
peraturan
Masuk Kelas tepat waktu
Mengumpulkan tugas tepat waktu
Memakai seragam sesuai tata tertib
Mengerjakan tugas yang diberikan
Tertib dalam mengikuti pembelajaran
Mengikuti praktikum sesuai dengan
langkah yg ditetapkan
Membawa buku tulis sesuai mapel
Membawa buku teks mapel
Penjabaran Indikator Penilaian
Aspek Indikator Teknik dan
Instrumen
Penilaian
Santun
sikap baik
dalam
pergaulan baik
dalam
berbahasa
maupun
bertingkah
laku
Mengucapkan terima kasih setelah menerima
bantuan orang lain
Menggunakan bahasa santun saat
menyampaikan pendapat
Menggunakan bahasa santun saat menkritik
pendapat teman
Bersikap 3S (Salam - Senyum - Sapa) kepada
orang lain
Penjabaran Indikator Penilaian
Aspek Indikator Teknik dan
Instrumen
Penilaian
Percaya Diri
kondisi mental
atau psikologis
seseorang
yang memberi
keyakinan kuat
untuk berbuat
atau bertindak
Berani presentasi di depan kelas
Berani berpendapat, bertanya, dan
menjawab pertanyaan
Berpendapat atau bertindak tanpa
ragu-ragu
Mampu membuat keputusan
dengan tepat
Tidak mudah putus asa
Penjabaran Indikator Penilaian
Aspek Indikator Teknik dan
Instrumen
Penilaian
Toleransi
sikap dan
tindakan yang
menghargai
keberagaman
latar belakang,
pandangan,
dan keyakinan
Menghargai pendapat teman
Menghargai teman yang berbeda SARA
Menerima kesepakatan meskipun berbeda dg
pendapatnya
Menerima kekurangan orang lain
Memaafkan kesalahan orang lain
Penjabaran Indikator Penilaian
Aspek Indikator Teknik dan
Instrumen
Penilaian
Gotong
Royong
bekerja
bersama-sama
dengan orang
lain untuk
mencapai
tujuan
bersama
dengan saling
berbagi tugas
dan tolong
menolong
secara ikhlas
Terlibat aktif dalam bekerja bakti
membersihkan kelas atau sekolah
Kesediaan melakukan tugas sesuai
kesepakatan
Bersedia membantu orang lain tanpa
mengharap imbalan
Aktif dalam kerja kelompok
Tidak mendahulukan kepentingan pribadi

Ranah sikap afektif

  • 1.
  • 2.
    Ruang Lingkup Penilaian Penilaianhasil belajar peserta didik mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara berimbang sehingga dapat digunakan untuk menentukan posisi setiap peserta didik terhadap standar yang telah ditetapkan
  • 3.
    Taksonomi Bloom •Ranah Kognitif •RanahAfektif •Ranah Psikomotor
  • 4.
    Mengembangkan kemampuan danmembentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, Fungsi dan Tujuan Pendidikan Nasional Untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. UU No.20/2003 Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 Fungsi Tujuan 4
  • 5.
    Tujuan Pendidikan Nasional (Pasal3 UU No 20 Sisdiknas Tahun 2003) Berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Sikap Spiritual beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Sikap Sosial berakhlak mulia, sehat, mandiri, dan demokratis serta bertanggung jawab Pengetahuan berilmu Keterampilan cakap dan kreatif 5
  • 6.
    Kompetensi Inti • KompetensiInti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual; • Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial; • Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan; dan • Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
  • 7.
  • 8.
    Keseimbangan antara sikap,keterampilan dan pengetahuan untuk membangun soft skills dan hardskills1
  • 9.
    • In itssimplest form, affective learning characterizes the emotional area of learning reflected by the beliefs, values, interests, and behaviors of learners (Krathwohl et al., 1964; Smith & Ragan, 1999; Gronlund & Brookhart, 2009). • Dalam bentuk yang sederhana, belajar afektif mencirikan daerah emosional pembelajaran yg tercermin dari keyakinan, nilai-nilai, perhatian, dan perilaku peserta didik. Pengertian Afective
  • 10.
    Definisi... • Affective learningis concerned with how learners feel while they are learning, as well as with how learning experiences are internalized so they can guide the learner’s attitudes, opinions, and behavior in the future (Miller, 2005). • belajar afektif berkaitan dengan bagaimana peserta didik merasa saat mereka belajar, serta dengan cara belajar pengalaman diinternalisasikan sehingga mereka dapat memandu sikap pelajar, opini, dan perilaku di masa depan
  • 12.
    Afektif  Hasil belajarafektif adalah hasil belajar yang berkaitan dengan minat, sikap dan nilai-nilai.
  • 13.
    AFEKTIF  Attending (penerimaan) Kesadarandan keinginan utk menerima rangsangan dr luar (masalah, situasi, gejala, dll)  Responding Partisipasi aktif dr peserta didik  Menilai (valuing) Memberikan penilaian dg sudut pandang baik-buruk, adil tdk adil, indah tdk indah thd objek ttt.  Organization Mempertemukan sistem nilai yg kelihatan berbeda-beda  Characterization Menerapkan nilai, etika, dan estetika dlm kehidupan sehari-hari hingga hal itu mendarah daging.
  • 14.
  • 15.
  • 16.
  • 17.
  • 18.
    Organization  Ngasih gakya?  Aaaah aku harus ngasih dong!!!!
  • 19.
    Menyantuni sesama sudahmenjadi komitmenku
  • 20.
    Ranah Sikap dlmKur 2013  Sikap bermula dari perasaan yang terkait dengan kecenderungan seseorang dalam merespon sesuatu/objek. Sikap juga sebagai ekspresi dari nilai-nilai atau pandangan hidup yang dimiliki oleh seseorang.  Sikap dapat dibentuk, sehingga terjadi perilaku atau tindakan yang diinginkan.  Kompetensi sikap adalah ekspresi dari nilai-nilai atau pandangan hidup yang dimiliki oleh seseorang dan diwujudkan dalam perilaku.
  • 21.
    Tujuan Pendidikan Nasional (Pasal3 UU No 20 Sisdiknas Tahun 2003) Berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Sikap Spiritual beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Sikap Sosial berakhlak mulia, sehat, mandiri, dan demokratis serta bertanggung jawab Pengetahuan berilmu Keterampilan cakap dan kreatif 21 .... memanusiakan manusia ......
  • 22.
    Komponen Sikap (DimensiSubstansi) dalam Kur 13 sikap spiritual Sosial 22
  • 23.
    QS. Ali Imron112 23 ِ‫م‬ۡ‫س‬ِ‫ب‬ِ‫يم‬ ِ‫ح‬‫ه‬‫ٱلر‬ ِ‫ن‬ َٰ‫م‬ ۡ‫ح‬‫ه‬‫ٱلر‬ ِ ‫ه‬‫ٱَّلل‬١ ۡ‫ت‬‫ب‬ ِ‫ر‬ُ‫ض‬ُ‫م‬ِ‫ه‬ۡ‫ي‬‫ل‬‫ع‬ُ‫ة‬‫ه‬‫ل‬ِ‫ٱلذ‬‫أ‬‫ن‬ۡ‫ي‬‫ا‬‫م‬‫ا‬ ٓ‫و‬ُ‫ف‬ِ‫ق‬ُ‫ث‬‫ه‬‫ّل‬ِ‫إ‬‫ل‬ۡ‫ب‬‫ح‬ِ‫ب‬‫ن‬ِ‫م‬ ِ ‫ه‬‫ٱَّلل‬‫ل‬ۡ‫ب‬‫ح‬‫و‬‫ن‬ِ‫م‬ِ‫اس‬‫ه‬‫ن‬‫ٱل‬‫و‬‫و‬ُ‫ء‬ٓ‫ا‬‫ب‬‫ب‬‫ض‬‫غ‬ِ‫ب‬‫ن‬ِ‫م‬ِ ‫ه‬‫ٱَّلل‬ ۡ‫ت‬‫ب‬ ِ‫ر‬ُ‫ض‬‫و‬ُ‫م‬ِ‫ه‬ۡ‫ي‬‫ل‬‫ع‬‫ك‬ۡ‫س‬‫م‬ۡ‫ٱل‬ُ‫ة‬‫ن‬‫ك‬ِ‫ل‬َٰ‫ذ‬‫ه‬‫ن‬‫أ‬ِ‫ب‬ۡ‫م‬ُ‫ه‬‫وا‬ُ‫ن‬‫ا‬‫ك‬ ‫ون‬ُ‫ر‬ُ‫ف‬ۡ‫ك‬‫ي‬ِ‫ت‬َٰ‫اي‬ِ‫ب‬ِ ‫ه‬‫ٱَّلل‬‫و‬‫ون‬ُ‫ل‬ُ‫ت‬ۡ‫ق‬‫ي‬‫ي‬ِ‫ب‬ۢ‫ن‬ ۡ‫ٱۡل‬‫ء‬ٓ‫ا‬ِ‫ر‬ۡ‫ي‬‫غ‬ِ‫ب‬‫ق‬‫ح‬َٰ‫ذ‬‫ك‬ِ‫ل‬ ‫ا‬‫م‬ِ‫ب‬‫وا‬‫ص‬‫ع‬‫وا‬ُ‫ن‬‫ا‬‫ك‬ ‫ه‬‫و‬‫ت‬ۡ‫ع‬‫ي‬‫ُون‬‫د‬١١٢
  • 24.
    QS. Ali Imron112 24 112. Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia, dan mereka kembali mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka diliputi kerendahan. Yang demikian itu karena mereka kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu disebabkan mereka durhaka dan melampaui batas
  • 25.
    Cakupan Penilaian Sikap Penilaian sikap spiritual Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianut  Penilaian sikap sosial: jujur, disiplin, tanggung jawab, toleransi, gotong royong, santun, percaya diri
  • 26.
    Sikap Sikap spiritual :Sikap yang terkait dengan pembentukan peserta didik yang beriman dan bertakwa. Sikap spiritual sebagai perwujudan dari menguatnya interaksi vertikal dengan Tuhan Yang Maha Esa
  • 27.
    Lanjutan… Sikap sosial adalahsikap yang terkait dengan pembentukan peserta didik yang berakhlak mulia, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab. Sikap sosial sebagai perwujudan eksistensi kesadaran dalam upaya mewujudkan harmoni kehidupan (hubungan dg sesama mahkluk).
  • 28.
    Cakupan Penilaian Sikap 28 Penilaiansikap spiritual Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianut Penilaian sikap sosial 1. jujur 2. disiplin 3. tanggung jawab 4. toleransi 5. gotong royong 6. santun 7. percaya diri
  • 29.
    Sosialisasi KTSP Sikap yangdinilai Kompetensi Inti Kompetensi Dasar • Jujur • Disiplin • Tanggung Jawab • Toleransi • Gotong royong • Santun • Percaya Diri KD pada KI-1 • bersifat generik (mapel umum •Sikap sesuai KD (mapel agama KD pada KI-2 : • Sikap bersifat generik • Sikap sesuai KD Penilaian Proses dan Hasil Belajar
  • 30.
    Indikator Penilaian Sikap 30 SikaAspek Sikap Indikator Penilaian sikap spiritual Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianut Penilaian sikap sosial 1. jujur 2. disiplin 3. tanggung jawab 4. toleransi 5. gotong royong 6. santun 7. percaya diri
  • 31.
  • 32.
    Penjabaran Indikator Penilaian AspekIndikator Teknik dan Instrumen Penilaian Spiritual Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu Mengucapkan rasa syukur setelah berhasil mengerjakan sesuatu Memberi salam sebelum dan sesudah menyampaikan pendapat Menjalankan ibadah tepat waktu Menambah rasa keimanan setelah mempelajari Iptek
  • 33.
    Penjabaran Indikator Penilaian AspekIndikator Teknik dan Instrumen Penilaian Spiritual Terbiasa berdoa sblm dan sesudah belajar Terbiasa mensyukuri karunia Allah Banyak berzikir kpd Allah Terbiasa shalat lima waktu dg tertib
  • 34.
  • 35.
    Sikap sosial yangperlu dibiasakan dan dinilai Jujur Tanggung jawab Disiplin Santun Percaya diri Tolerenasi Gotong Royong Peduli
  • 36.
    Penjabaran Indikator Penilaian AspekIndikator Teknik dan Instrumen Penilaian Jujur adalah perilaku dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan Tidak nyontek dalam mengerjakan ujian Tidak melakukan plagiat dalam mengerjakan setiap tugas Mengemukakan perasaan thd sesuatu apa adanya Melaporkan data atau informasi apa adanya Mengakui kesalahan atau kekurangan yang dimiliki
  • 37.
    Penjabaran Indikator Penilaian AspekIndikator Teknik dan Instrumen Penilaian Tanggung Jawab: sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, Melaksanakan tugas individu dengan baik Menerima resiko dari tindakan yang dilakukan Tidak menuduh orang lain tanpa buktu yang akurat Mengembalikan barang yang dipinjam Meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan
  • 38.
    Penjabaran Indikator Penilaian AspekIndikator Teknik dan Instrumen Penilaian Disiplin: tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan Masuk Kelas tepat waktu Mengumpulkan tugas tepat waktu Memakai seragam sesuai tata tertib Mengerjakan tugas yang diberikan Tertib dalam mengikuti pembelajaran Mengikuti praktikum sesuai dengan langkah yg ditetapkan Membawa buku tulis sesuai mapel Membawa buku teks mapel
  • 39.
    Penjabaran Indikator Penilaian AspekIndikator Teknik dan Instrumen Penilaian Santun sikap baik dalam pergaulan baik dalam berbahasa maupun bertingkah laku Mengucapkan terima kasih setelah menerima bantuan orang lain Menggunakan bahasa santun saat menyampaikan pendapat Menggunakan bahasa santun saat menkritik pendapat teman Bersikap 3S (Salam - Senyum - Sapa) kepada orang lain
  • 40.
    Penjabaran Indikator Penilaian AspekIndikator Teknik dan Instrumen Penilaian Percaya Diri kondisi mental atau psikologis seseorang yang memberi keyakinan kuat untuk berbuat atau bertindak Berani presentasi di depan kelas Berani berpendapat, bertanya, dan menjawab pertanyaan Berpendapat atau bertindak tanpa ragu-ragu Mampu membuat keputusan dengan tepat Tidak mudah putus asa
  • 41.
    Penjabaran Indikator Penilaian AspekIndikator Teknik dan Instrumen Penilaian Toleransi sikap dan tindakan yang menghargai keberagaman latar belakang, pandangan, dan keyakinan Menghargai pendapat teman Menghargai teman yang berbeda SARA Menerima kesepakatan meskipun berbeda dg pendapatnya Menerima kekurangan orang lain Memaafkan kesalahan orang lain
  • 42.
    Penjabaran Indikator Penilaian AspekIndikator Teknik dan Instrumen Penilaian Gotong Royong bekerja bersama-sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama dengan saling berbagi tugas dan tolong menolong secara ikhlas Terlibat aktif dalam bekerja bakti membersihkan kelas atau sekolah Kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan Bersedia membantu orang lain tanpa mengharap imbalan Aktif dalam kerja kelompok Tidak mendahulukan kepentingan pribadi