1
Penelitian Tindakan
bagi Pengawas Sekolah
Penelitian Tindakan
bagi Pengawas Sekolah
Oleh: MAULANA
Universitas Negeri
Medan
Daftar Isi
2
Arti, Tujuan, Macam,
Permasalahan, Besaran
Angka Kredit
3
4
• membuat Karya Tulis Ilmiah
(KTI),
• menemukan Teknologi Tepat
Guna,
• menciptakan karya seni
• menyusun pedoman pelaksanaan
pengawasan, dan
• menyusun petunjuk teknis
pelaksanaan pengawasan sekolah
5
• KTI bukan satu-satunya
macam kegiatan pengembangan
profesi.
• Ada bermacam-macam
pengembangan profesi, KTI
hanya salah satunya.
• Namun, KTI paling banyak
dilakukan
6
1. Karya (tulis) ilmiah hasil penelitian
2. Karya tulis atau makalah yang berisi
tinjauan atau ulasan ilmiah
3. Tulisan ilmiah populer
4. Prasaran dalam pertemuan ilmiiah.
5. Buku pelajaran atau modul
7
8
1. banyak KTI yang ditolak
2. KTI sulitnya bukan main…
3. BELUM mengusulkan ke
IVb
4. Siapa tahu ada
perubahan aturan..
9
10
a) Banyak yang ditolak? Kalau APIK
pasti ACC
b) KTI sulit? Kalau dikerjakan, ya
mudah
c) Perubahan aturan? Apa ada, kapan?
d) Mana sempat? Mulai, mulai, mulai
11
Arti, Penelitian Tindakan
dan PTS
12
 upaya pemecahan masalah,
menggunakan metode ilmiah,
 Langkah :
a) mendapatkan dan merumuskan masalah,
b) mengkaji teori
c) mengumpulkan fakta empirik,
d) menganalisis temuan fakta untuk pengambilan
kesimpulan, dan
e) menyimpulkan hasil dan mempublikasi hasil
penelitiannnya.
13
 Penelitian tindakan banyak
dilakukan baik guru maupun
pengawas.
 Bagi guru : Penelitian Tindakan
Kelas (PTK)
 Bagi pengawas : Penelitian
Tindakan Sekolah (PTS)
14
 difokuskan pada permasalahan
yang terkait dengan keilmuan dan
praktek tugas kepengawasan
sekolah yang merupakan tanggung
jawab profesionalnya.
15
 PTS adalah penelitian yang
dilaksanakan pengawas
 Tujuan: memecahakan atau mencari
model pemecahan
 Langkah: siklus PTS
 Masalah : Pengawasan AKADEMIK dan
pengawasan MANAJERIAL
16
 Tujuan : memecahkan permasalahan
nyata yang terjadi di dalam sekolah-
sekolah yang berada dalam binaan
pengawas sekolah.
 Sekaligus mencari jawaban ilmiah
mengapa hal tersebut dapat
dipecahkan dengan tindakan yang
dilakukan.
17
 ada tindakan (action) yang nyata.
 Tindakan itu dilakukan pada situasi alami dan ditujukan
untuk memecahkan permasalahan-permasalahan
praktis.
 Tindakan merupakan sesuatu kegiatan yang sengaja
dilakukan dengan tujuan tertentu.
 dilakukan dalam rangkaian siklus
kegiatan.
18
 tidak mengganggu proses pembelajaran
yang berjalan di sekolah
 jangan menyita banyak waktu (dalam
pengambilan data, dll).
 masalah yang dikaji harus benar-benar
ada dan dihadapi oleh pengawas
sekolah.,
 dilaksanakan dengan selalu memegang etika
kerja (minta ijin, membuat laporan, dll).
19
20
Permasalahan
Perencanaan
Tindakan - I
Pelaksanaan
Tindakan - I
Pengamatan/
Pengumpulan
Data - I
SIKLUS - I
Permasalahan
baru, hasil
Refleksi
Refleksi - I
Perencanaan
Tindakan - II
Pelaksanaan
Tindakan - II
Pengamatan/
Pengumpulan
Data - II
SIKLUS - II
Refleksi - I
Permasalahan
baru, hasil
Refleksi
SIKLUS - II
Bila Permasalahan
Belum
Terselesaikan
Refleksi - II
Dilanjutkan ke
Siklus Berikutnya
Permasalahan
Perencanaan
Tindakan - I
Pelaksanaan
Tindakan - I
Pengamatan/
Pengumpulan
Data - I
SIKLUS - I
Permasalahan
baru, hasil
Refleksi
Refleksi - I
Perencanaan
Tindakan - II
Pelaksanaan
Tindakan - II
Pengamatan/
Pengumpulan
Data - II
SIKLUS - II
Refleksi - I
Permasalahan
baru, hasil
Refleksi
SIKLUS - II
Bila Permasalahan
Belum
Terselesaikan
Refleksi - II
Dilanjutkan ke
Siklus Berikutnya
21
Kegiatan
Supervisi akademik
Memantau 1.Pelaksanaan pembelajaran/ bimbingan dan hasil belajar siswa
2.Keterlaksanaan kurikulum tiap mata pelajaran
Menilai Kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran / bimbingan
Membina
1. Guru dalam menyusun RPP
2. Guru dalam melaksanakan prosesd pembelajaran di kelas/
laboratorium/ lapangan
3. Guru dalam membuat, mengelola dan menggunakan media
pendidikan dan pembelajaran
4. Guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan
mutu pendidikan
5. Guru dalam mengolah dan menganalisis data hasil penilaian
6. Guru dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas
Melaporkan dan
Tindak Lanjut
1.Hasil pengawasan akademik pada sekolah-sekolah yang menjadi
binaannya
2.Menindaklanjuti hasil-hasil pengawasan akademik untuk meningkatkan
kemampuan profesional
22
Kegiatan
Supervisi manajerial
Memantau 1. Pelaksanaan ujian nasional PSB dan ujian sekolah
2. Pelaksanaan standar nasional pendidikan
Menilai
Kinerja kepala sekolah dalam melaksanakan tugas
pokok fungsi dan tanggung jawabnya
Membina
1. Kepala sekolah dalam pengelolaan
administrasi sekolah
2. Kepala sekolah dalam
mengkoordinasikan pelaksanaan
program bimbingan konseling
Melaporkan dan
Tindak Lanjut
1. Hasil pengawasan manajerial pada sekolah-
sekolah yang menjadi binaannya
2. Menindaklanjuti hasil-hasil pengawasan
manajerial untuk meningkatkan mutu
penyelenggaraan pendidikan
suhardjono 23
Apa yang akan ditingkatkan....
Tindakan yang akan
dilakukan ....
1.Guru dalam melaksanakan proses
pembelajaran di kelas/ laboratorium/
lapangan
 Menerapkan berbagai macam metode
pembajaran
 Menerapkan berbagai teknik evaluasi proses
dan hasll pembelajaran
2.Guru dalam membuat, mengelola dan
menggunakan media pendidikan dan
pembelajaran
3.Guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk
perbaikan mutu pendidikan
4.Guru dalam mengolah dan menganalisis data
hasil penilaian
5.Guru dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas
Melalui berbagai kegiatan
pembelajaran / pelatihan /
diskusi / dll yang dapat
dilakukan bagi para guru,
dalam waktu yang relatif
terbatas
Lokakarya
Pelatihan
Diskusi Kelompok Kecil
Forum Diskusi
Kerja kelompok
dan lain-lain
Siapa yang ingin ditingkatkan mutunya?
• Apa yang mau
ditingkatkan mutunya..
• Bagaimana
tindakan yang
akan dilakukan
pengawas..
• Siapa yang
akan
ditingkatkan?
1 • Kemampuan Guru
dalam Melaksanaan
Metode Demonstrasi
disertai Tugas
Terstruktur
• Melalui
Pelatihan
• Guru Fisika
2 • Mutu Guru dalam
Mengevaluasi Hasil
Belajar Siswa
• Melalui
Lokakarya
• Guru
Matematika
3 • Kemampuan guru
dalam Menyusun RPP
• Melalui
Workshop
• Guru
Bahasa
Inggris
24
Apa yang
ditingkatkan?
Bagaimana
tindakannya?
Siapa yang
ditingkatkan?
4 •Guru dalam
memanfaatkan hasil
penilaian untuk
perbaikan mutu
pendidikan
• Melalui Focus
Group
Discission (FGD)
• Guru SD
5 •Membuat, mengelola
dan menggunakan media
pendidikan dan
pembelajaran
• Melalui Kerja
Kelompok
Laboratorium
•Guru SMP
6
•Kemampuan guru dalam
melaksanakan penelitian
• Melalui
Lokakarya
Intensif
Terstruktur
•Guru Bahasa
Inggris
04/13/15 suhardjono 25
26
Judul PTS Penulis
Berlatih Bersama Sebagai Strategi Alternatif
Peningkatan Kemampuan Kepala Sekolah
dalam Melaksanakan Supervisi Klinis Guru
SMA/MA Negeri/Swasta Kota Batu,
Puguh,
Muhammad
Usaha Meningkatkan Kemampuan Guru Mata
Pelajaran Kewirausahaan dalam Menyusun RPP
melalui Workshop pada SMK Binaan di Kota
Malang
Sampir,
Peningkatan Kemampuan Tenaga Administrasi
Sekolah dalam Membuatan Surat Dinas Melalui
Pendampingan pada SMK Binaan di Kota Batu
Sukardi,
Usulan Penelitian Tindakan Sekolah,
Kerangka Isi,
Pelaksanaan
27
 Judul Penelitian
 Bab Pendahuluan: (a) Latar Belakang Masalah (b)
Perumusan Masalah, (c) Tujuan dan Kemanfaatan Hasil
Penelitian (terutama: potensi untuk memperbaiki atau
meningkatkan kualitas isi, proses, masukan, atau hasil
pembelajaran dan/atau pendidikan).
 Bab Kajian / Tinjauan Pustaka yang menguraikan kajian
teori dan pustaka yang menumbuhkan gagasan yang
mendasari usulan rancangan penelitian tindakan
 Bab Metode Penelitian yang menjelaskan tentang Rencana
dan Prosedur Penelitian (terutama: prosedur diagnosis
masalah, perencanaan tindakan, prosedur pelaksanaan
tindakan, prosedur observasi dan evaluasi, prosedur
refleksi hasil penelitian).
 Jadwal, Daftar Pustaka,
28
Kerangka Isi Sajian Laporan ,
Laporan Yang Kurang Mememenuhi Syarat,
Hanya PTS?
29
Peneliti melakukan pengamatan dan mencatat
semua hal-hal yang diperlukan dan terjadi
selama pelaksanaan tindakan berlangsung.
Data yang dikumpulkan dapat berupa:
 data kuantitatif (hasil tes, hasil kuis, presensi, nilai
tugas, dan lain-lain)
 data kualitatif yang menggambarkan keaktifan guru,
siswa, atusias mereka, mutu diskusi yang dilakukan,
dan lain-lain.
30
31
 Merenungkan kembali mengenai kekuatan dan
kelemahan dari tindakan yang telah dilakukan.
 Menjawab tentang penyebab situasi dan kondisi
yang terjadi selama pelaksanaan tindakan.
 Memperkirakan solusi atau keluhan yang muncul
 Mengidentifikasi kendala/ancaman yang mungkin
dihadapi.
 Memperkirakan akibat dan implikasi dari tindakan
yang direncanakan.
32
Kerangka Isi Sajian Laporan ,
Laporan Yang Kurang Mememenuhi
Syarat, Hanya PTS?
33
Bagian Awal
• halaman judul;
• lembaran persetujuan dan pernyataan dari
KORWAS yang menyatakan keaslian tulisan dari si
penulis;
• pernyataan dari perpustakaan yang menyatakan
bahwa makalah tersebut telah disimpan
diperpustakannya,
• pernyataan keaslian tulisan yang dibuat dan
ditandatangi oleh penulis,
• kata pengantar;
• daftar isi, (bila ada : daftar label, daftar gambar
dan daftar lampiran), serta
• abstrak atau ringkasan.
34
• Bab I Pendahuluan: Latar Belakang
Masalah, Perumusan Masalah dan Cara
Pemecahan Masalah melalui rencana
tindakan yang akan dilakukan, Tujuan dan
Kemanfaatan Hasil Penelitian
• Bab II Kajian / Tinjauan Pustaka:
uraian tentang kajian teori dan pustaka
yang menumbuhkan gagasan (khususnya
kajian teori yang berkaitan dengan
macam tindakan yang akan dilakukan),
35
Bagian Isi
• Bab III Metode Penelitian menjelaskan
tentang prosedur penelitian (terutama:
prosedur diagnosis masalah, penjelasan
rinci tentang perencanaan dan
pelaksanaan tindakan, prosedur
pelaksanaan tindakan, prosedur
observasi dan evaluasi, prosedur refleksi ,
serta hasil penelitian).
• Bab IV Hasil penelitian: pendapat peneliti
tentang plus minus tindakan serta
kemungkinannya untuk diterapkan
• Bab V Simpulan dan Saran-Saran.
36
Bagian Isi (lanjutan)
• Bagian Penunjang yang pada umumnya
terdiri dari sajian daftar pustaka dan
lampiran-lampiran yang diperlukan untuk
menunjang isi laporan.
• Lampiran wajib ada
– (a) semua instrumen yang digunakan dalam
penelitian, terutama lembar pengamatan,
– (b) contoh-contoh hasil kerja dalam pengisian/
pengerjaan instrumen baik oleh guru maupun
siswa,
– (c) dokumen pelaksanaan penelitian yang lain
seperti foto-foto kegiatan, daftar hadir, dan lain-
lain.
37
Bagian Penunjang
 semua instrumen yang digunakan
dalam penelitian, terutama lembar
pengamatan, kuisener, tes, dan lain-
lain
 contoh-contoh hasil kerja dalam
pengisian/ pengerjaan instrumen
 dokumen pelaksanaan penelitian yang
lain seperti foto-foto kegiatan, daftar
hadir, cacatan harian dalam
pelaksanaan PTS, surat ijin, dan lain-
lain.
38
39
40
Prinsip Dalam Menilai, Angka Kredit,
Kriteria, Pedoman, KTI yang tidak
memenuhi syarat, contoh-contoh.
41
1. KTI harus mendukung ketercapaian
tujuan kegiatan pengembangan
profesi
2. KTI harus tersaji dalam format
keilmuan (ilmiah)
3. KTI pengembangan profesi bukan
SKRIPSI, TESIS atau DESERTASI
42
43
44
NB: tidak sedikit “pemalsuan”
sertifikat, ijazah, dan lain-lain
dijumpai pada usulan
sertifikasi guru…
1. Data yang tidak konsisten, lokasi, nama sekolah, dan data yang
dipalsukan, lampiran yang tidak sesuai, dan lain-lain.
2. Waktu pelaksanaan PTK yang tidak wajar
3. KTI dari pengawas yang sama, sangat berbeda kualitasnya.
45
4. KTI yang dibuat dalam waktu yang berbeda
mempunyai kesamaan mencolok satu dengan
yang lain.
5. KTI sangat mirip skipsi, tesis atau desertasi (yang
sangat mungkin karya orang lain, atau karya yang
bersangkutan).
6. KTI yang umumnya berasal dari daerah yang
sama, sangat mirip.
• Tidak sedikit, merupakan
JIPLAKAN,, atau
DIBUATKAN
• Ada biro jasa “membuatkan”
• Mengapa????
46
47
Sumber
http://suhardjono.lecture.ub.ac.id/files/2012/07/PT
di akses tanggal 20 februari 2015
04/13/15 suhardjono 48

Pts bagi-pengawas baru

  • 1.
    1 Penelitian Tindakan bagi PengawasSekolah Penelitian Tindakan bagi Pengawas Sekolah Oleh: MAULANA Universitas Negeri Medan
  • 2.
  • 3.
    Arti, Tujuan, Macam, Permasalahan,Besaran Angka Kredit 3
  • 4.
  • 5.
    • membuat KaryaTulis Ilmiah (KTI), • menemukan Teknologi Tepat Guna, • menciptakan karya seni • menyusun pedoman pelaksanaan pengawasan, dan • menyusun petunjuk teknis pelaksanaan pengawasan sekolah 5
  • 6.
    • KTI bukansatu-satunya macam kegiatan pengembangan profesi. • Ada bermacam-macam pengembangan profesi, KTI hanya salah satunya. • Namun, KTI paling banyak dilakukan 6
  • 7.
    1. Karya (tulis)ilmiah hasil penelitian 2. Karya tulis atau makalah yang berisi tinjauan atau ulasan ilmiah 3. Tulisan ilmiah populer 4. Prasaran dalam pertemuan ilmiiah. 5. Buku pelajaran atau modul 7
  • 8.
  • 9.
    1. banyak KTIyang ditolak 2. KTI sulitnya bukan main… 3. BELUM mengusulkan ke IVb 4. Siapa tahu ada perubahan aturan.. 9
  • 10.
  • 11.
    a) Banyak yangditolak? Kalau APIK pasti ACC b) KTI sulit? Kalau dikerjakan, ya mudah c) Perubahan aturan? Apa ada, kapan? d) Mana sempat? Mulai, mulai, mulai 11
  • 12.
  • 13.
     upaya pemecahanmasalah, menggunakan metode ilmiah,  Langkah : a) mendapatkan dan merumuskan masalah, b) mengkaji teori c) mengumpulkan fakta empirik, d) menganalisis temuan fakta untuk pengambilan kesimpulan, dan e) menyimpulkan hasil dan mempublikasi hasil penelitiannnya. 13
  • 14.
     Penelitian tindakanbanyak dilakukan baik guru maupun pengawas.  Bagi guru : Penelitian Tindakan Kelas (PTK)  Bagi pengawas : Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) 14
  • 15.
     difokuskan padapermasalahan yang terkait dengan keilmuan dan praktek tugas kepengawasan sekolah yang merupakan tanggung jawab profesionalnya. 15
  • 16.
     PTS adalahpenelitian yang dilaksanakan pengawas  Tujuan: memecahakan atau mencari model pemecahan  Langkah: siklus PTS  Masalah : Pengawasan AKADEMIK dan pengawasan MANAJERIAL 16
  • 17.
     Tujuan :memecahkan permasalahan nyata yang terjadi di dalam sekolah- sekolah yang berada dalam binaan pengawas sekolah.  Sekaligus mencari jawaban ilmiah mengapa hal tersebut dapat dipecahkan dengan tindakan yang dilakukan. 17
  • 18.
     ada tindakan(action) yang nyata.  Tindakan itu dilakukan pada situasi alami dan ditujukan untuk memecahkan permasalahan-permasalahan praktis.  Tindakan merupakan sesuatu kegiatan yang sengaja dilakukan dengan tujuan tertentu.  dilakukan dalam rangkaian siklus kegiatan. 18
  • 19.
     tidak menggangguproses pembelajaran yang berjalan di sekolah  jangan menyita banyak waktu (dalam pengambilan data, dll).  masalah yang dikaji harus benar-benar ada dan dihadapi oleh pengawas sekolah.,  dilaksanakan dengan selalu memegang etika kerja (minta ijin, membuat laporan, dll). 19
  • 20.
    20 Permasalahan Perencanaan Tindakan - I Pelaksanaan Tindakan- I Pengamatan/ Pengumpulan Data - I SIKLUS - I Permasalahan baru, hasil Refleksi Refleksi - I Perencanaan Tindakan - II Pelaksanaan Tindakan - II Pengamatan/ Pengumpulan Data - II SIKLUS - II Refleksi - I Permasalahan baru, hasil Refleksi SIKLUS - II Bila Permasalahan Belum Terselesaikan Refleksi - II Dilanjutkan ke Siklus Berikutnya Permasalahan Perencanaan Tindakan - I Pelaksanaan Tindakan - I Pengamatan/ Pengumpulan Data - I SIKLUS - I Permasalahan baru, hasil Refleksi Refleksi - I Perencanaan Tindakan - II Pelaksanaan Tindakan - II Pengamatan/ Pengumpulan Data - II SIKLUS - II Refleksi - I Permasalahan baru, hasil Refleksi SIKLUS - II Bila Permasalahan Belum Terselesaikan Refleksi - II Dilanjutkan ke Siklus Berikutnya
  • 21.
    21 Kegiatan Supervisi akademik Memantau 1.Pelaksanaanpembelajaran/ bimbingan dan hasil belajar siswa 2.Keterlaksanaan kurikulum tiap mata pelajaran Menilai Kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran / bimbingan Membina 1. Guru dalam menyusun RPP 2. Guru dalam melaksanakan prosesd pembelajaran di kelas/ laboratorium/ lapangan 3. Guru dalam membuat, mengelola dan menggunakan media pendidikan dan pembelajaran 4. Guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan mutu pendidikan 5. Guru dalam mengolah dan menganalisis data hasil penilaian 6. Guru dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas Melaporkan dan Tindak Lanjut 1.Hasil pengawasan akademik pada sekolah-sekolah yang menjadi binaannya 2.Menindaklanjuti hasil-hasil pengawasan akademik untuk meningkatkan kemampuan profesional
  • 22.
    22 Kegiatan Supervisi manajerial Memantau 1.Pelaksanaan ujian nasional PSB dan ujian sekolah 2. Pelaksanaan standar nasional pendidikan Menilai Kinerja kepala sekolah dalam melaksanakan tugas pokok fungsi dan tanggung jawabnya Membina 1. Kepala sekolah dalam pengelolaan administrasi sekolah 2. Kepala sekolah dalam mengkoordinasikan pelaksanaan program bimbingan konseling Melaporkan dan Tindak Lanjut 1. Hasil pengawasan manajerial pada sekolah- sekolah yang menjadi binaannya 2. Menindaklanjuti hasil-hasil pengawasan manajerial untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan
  • 23.
    suhardjono 23 Apa yangakan ditingkatkan.... Tindakan yang akan dilakukan .... 1.Guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas/ laboratorium/ lapangan  Menerapkan berbagai macam metode pembajaran  Menerapkan berbagai teknik evaluasi proses dan hasll pembelajaran 2.Guru dalam membuat, mengelola dan menggunakan media pendidikan dan pembelajaran 3.Guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan mutu pendidikan 4.Guru dalam mengolah dan menganalisis data hasil penilaian 5.Guru dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas Melalui berbagai kegiatan pembelajaran / pelatihan / diskusi / dll yang dapat dilakukan bagi para guru, dalam waktu yang relatif terbatas Lokakarya Pelatihan Diskusi Kelompok Kecil Forum Diskusi Kerja kelompok dan lain-lain Siapa yang ingin ditingkatkan mutunya?
  • 24.
    • Apa yangmau ditingkatkan mutunya.. • Bagaimana tindakan yang akan dilakukan pengawas.. • Siapa yang akan ditingkatkan? 1 • Kemampuan Guru dalam Melaksanaan Metode Demonstrasi disertai Tugas Terstruktur • Melalui Pelatihan • Guru Fisika 2 • Mutu Guru dalam Mengevaluasi Hasil Belajar Siswa • Melalui Lokakarya • Guru Matematika 3 • Kemampuan guru dalam Menyusun RPP • Melalui Workshop • Guru Bahasa Inggris 24
  • 25.
    Apa yang ditingkatkan? Bagaimana tindakannya? Siapa yang ditingkatkan? 4•Guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan mutu pendidikan • Melalui Focus Group Discission (FGD) • Guru SD 5 •Membuat, mengelola dan menggunakan media pendidikan dan pembelajaran • Melalui Kerja Kelompok Laboratorium •Guru SMP 6 •Kemampuan guru dalam melaksanakan penelitian • Melalui Lokakarya Intensif Terstruktur •Guru Bahasa Inggris 04/13/15 suhardjono 25
  • 26.
    26 Judul PTS Penulis BerlatihBersama Sebagai Strategi Alternatif Peningkatan Kemampuan Kepala Sekolah dalam Melaksanakan Supervisi Klinis Guru SMA/MA Negeri/Swasta Kota Batu, Puguh, Muhammad Usaha Meningkatkan Kemampuan Guru Mata Pelajaran Kewirausahaan dalam Menyusun RPP melalui Workshop pada SMK Binaan di Kota Malang Sampir, Peningkatan Kemampuan Tenaga Administrasi Sekolah dalam Membuatan Surat Dinas Melalui Pendampingan pada SMK Binaan di Kota Batu Sukardi,
  • 27.
    Usulan Penelitian TindakanSekolah, Kerangka Isi, Pelaksanaan 27
  • 28.
     Judul Penelitian Bab Pendahuluan: (a) Latar Belakang Masalah (b) Perumusan Masalah, (c) Tujuan dan Kemanfaatan Hasil Penelitian (terutama: potensi untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas isi, proses, masukan, atau hasil pembelajaran dan/atau pendidikan).  Bab Kajian / Tinjauan Pustaka yang menguraikan kajian teori dan pustaka yang menumbuhkan gagasan yang mendasari usulan rancangan penelitian tindakan  Bab Metode Penelitian yang menjelaskan tentang Rencana dan Prosedur Penelitian (terutama: prosedur diagnosis masalah, perencanaan tindakan, prosedur pelaksanaan tindakan, prosedur observasi dan evaluasi, prosedur refleksi hasil penelitian).  Jadwal, Daftar Pustaka, 28
  • 29.
    Kerangka Isi SajianLaporan , Laporan Yang Kurang Mememenuhi Syarat, Hanya PTS? 29
  • 30.
    Peneliti melakukan pengamatandan mencatat semua hal-hal yang diperlukan dan terjadi selama pelaksanaan tindakan berlangsung. Data yang dikumpulkan dapat berupa:  data kuantitatif (hasil tes, hasil kuis, presensi, nilai tugas, dan lain-lain)  data kualitatif yang menggambarkan keaktifan guru, siswa, atusias mereka, mutu diskusi yang dilakukan, dan lain-lain. 30
  • 31.
  • 32.
     Merenungkan kembalimengenai kekuatan dan kelemahan dari tindakan yang telah dilakukan.  Menjawab tentang penyebab situasi dan kondisi yang terjadi selama pelaksanaan tindakan.  Memperkirakan solusi atau keluhan yang muncul  Mengidentifikasi kendala/ancaman yang mungkin dihadapi.  Memperkirakan akibat dan implikasi dari tindakan yang direncanakan. 32
  • 33.
    Kerangka Isi SajianLaporan , Laporan Yang Kurang Mememenuhi Syarat, Hanya PTS? 33
  • 34.
    Bagian Awal • halamanjudul; • lembaran persetujuan dan pernyataan dari KORWAS yang menyatakan keaslian tulisan dari si penulis; • pernyataan dari perpustakaan yang menyatakan bahwa makalah tersebut telah disimpan diperpustakannya, • pernyataan keaslian tulisan yang dibuat dan ditandatangi oleh penulis, • kata pengantar; • daftar isi, (bila ada : daftar label, daftar gambar dan daftar lampiran), serta • abstrak atau ringkasan. 34
  • 35.
    • Bab IPendahuluan: Latar Belakang Masalah, Perumusan Masalah dan Cara Pemecahan Masalah melalui rencana tindakan yang akan dilakukan, Tujuan dan Kemanfaatan Hasil Penelitian • Bab II Kajian / Tinjauan Pustaka: uraian tentang kajian teori dan pustaka yang menumbuhkan gagasan (khususnya kajian teori yang berkaitan dengan macam tindakan yang akan dilakukan), 35 Bagian Isi
  • 36.
    • Bab IIIMetode Penelitian menjelaskan tentang prosedur penelitian (terutama: prosedur diagnosis masalah, penjelasan rinci tentang perencanaan dan pelaksanaan tindakan, prosedur pelaksanaan tindakan, prosedur observasi dan evaluasi, prosedur refleksi , serta hasil penelitian). • Bab IV Hasil penelitian: pendapat peneliti tentang plus minus tindakan serta kemungkinannya untuk diterapkan • Bab V Simpulan dan Saran-Saran. 36 Bagian Isi (lanjutan)
  • 37.
    • Bagian Penunjangyang pada umumnya terdiri dari sajian daftar pustaka dan lampiran-lampiran yang diperlukan untuk menunjang isi laporan. • Lampiran wajib ada – (a) semua instrumen yang digunakan dalam penelitian, terutama lembar pengamatan, – (b) contoh-contoh hasil kerja dalam pengisian/ pengerjaan instrumen baik oleh guru maupun siswa, – (c) dokumen pelaksanaan penelitian yang lain seperti foto-foto kegiatan, daftar hadir, dan lain- lain. 37 Bagian Penunjang
  • 38.
     semua instrumenyang digunakan dalam penelitian, terutama lembar pengamatan, kuisener, tes, dan lain- lain  contoh-contoh hasil kerja dalam pengisian/ pengerjaan instrumen  dokumen pelaksanaan penelitian yang lain seperti foto-foto kegiatan, daftar hadir, cacatan harian dalam pelaksanaan PTS, surat ijin, dan lain- lain. 38
  • 39.
  • 40.
  • 41.
    Prinsip Dalam Menilai,Angka Kredit, Kriteria, Pedoman, KTI yang tidak memenuhi syarat, contoh-contoh. 41
  • 42.
    1. KTI harusmendukung ketercapaian tujuan kegiatan pengembangan profesi 2. KTI harus tersaji dalam format keilmuan (ilmiah) 3. KTI pengembangan profesi bukan SKRIPSI, TESIS atau DESERTASI 42
  • 43.
  • 44.
    44 NB: tidak sedikit“pemalsuan” sertifikat, ijazah, dan lain-lain dijumpai pada usulan sertifikasi guru…
  • 45.
    1. Data yangtidak konsisten, lokasi, nama sekolah, dan data yang dipalsukan, lampiran yang tidak sesuai, dan lain-lain. 2. Waktu pelaksanaan PTK yang tidak wajar 3. KTI dari pengawas yang sama, sangat berbeda kualitasnya. 45 4. KTI yang dibuat dalam waktu yang berbeda mempunyai kesamaan mencolok satu dengan yang lain. 5. KTI sangat mirip skipsi, tesis atau desertasi (yang sangat mungkin karya orang lain, atau karya yang bersangkutan). 6. KTI yang umumnya berasal dari daerah yang sama, sangat mirip.
  • 46.
    • Tidak sedikit,merupakan JIPLAKAN,, atau DIBUATKAN • Ada biro jasa “membuatkan” • Mengapa???? 46
  • 47.
  • 48.