PROSES PENCIPTAAN TARI
Langkah awalseseorang dalam proses penyusunan suatu gerak tari adalah Eksplorasi, Improvisasi,
Evaluasi, dan Forming (pembentukan gerak). Manfaat dari mempelajari tahapan ini adalah
1. Anda dapat mengeksplorasi gerak dengan bebas
2. Anda bisa memilih gerak-gerak apa saja yang akan anda ekspresikan
3. Anda bisa memilih jenis gerak apa saja yang anda pilih
4. Anda terbiasa dengan kelenturan tubuh anda
5. Anda akan mudah untuk mencarigerak-gerak yang anda kehendaki dalam menyusun gerak
tari
6. Anda memiliki kreativitas dalam menyusun gerak tari.
Seorang yang akan menyusun tari terlebih dahulu akan melalui tahap proses kerja studio atau kerja
mandiri dan kerja kelompok.
1. Kerja studio atau kerja mandiri adalah tahapan ketika anda sebagai seorang penata tari
melakukan eksplorasi, improvisasi, evaluasi, dan forming sampaipada penyusunan gerak-
gerak yang kemudian menjadi suatu bentuk tari yang utuh.
2. Kerja kelompok merupakan kerja yang sifatnya koordinatif dengan aspek-aspek estetis yang
lain. aspek estetis tersebut meliputi iringan, tata rias, tata busana, dan aspek lain yang
mendukung keutuhan sebuah bentuk karya tari. Kerja kelompok dilakukan ketika anda sudah
membuat konsep-konsep garapan karya tari, kemudian mulailah anda melibatkan penari,
penata musik, penata kostum, dan para pemusik.
Ada 4 tahap proses awalpenyusunan komposisi tari, yaitu:
1. Eksplorasi
Eksplorasi adalah tahap awalseseorang yang akan menyusun tari dalam proses penyusunan
karya tari. Kegiatan dalam tahap eksplorasi meliputi:
a. berpikir,
b. berimajinasi,
c. merasakan,dan
d. merespon alam sekitar (lingkungan fisik, dunia binatang, tumbuhan, kejadian-kejadian
sekarang maupun masa lalu, atau suatu ceritera).
2. Improvisasi
Improvisasi memberi kesempatan lebih luas dalam melakukan imajinasi, pilihan, dan
penciptaan dibandingkan dengan eksplorasi. Ciri dari improvisasi ditandai dengan gerak
spontanitas.
3. Evaluasi
Evaluasi adalah tahap pemilihan gerak-gerak yang sudah diperoleh dari tahap improvisasi.
Evaluasi atau pemilihan gerak didassarkan pada ide dasar yang meliputi tema, ceritera,watak
gerak, dan gerak-gerak yang menjadi ciri dari ide dasarnya.
4. Forming (pembentukan gerak/komposisi)
Forming adalah tahap pembentukan gerak-gerak yang sudah pasti tetapi belum membentuk
sebuah karya tari utuh.

Proses penciptaan tari

  • 1.
    PROSES PENCIPTAAN TARI Langkahawalseseorang dalam proses penyusunan suatu gerak tari adalah Eksplorasi, Improvisasi, Evaluasi, dan Forming (pembentukan gerak). Manfaat dari mempelajari tahapan ini adalah 1. Anda dapat mengeksplorasi gerak dengan bebas 2. Anda bisa memilih gerak-gerak apa saja yang akan anda ekspresikan 3. Anda bisa memilih jenis gerak apa saja yang anda pilih 4. Anda terbiasa dengan kelenturan tubuh anda 5. Anda akan mudah untuk mencarigerak-gerak yang anda kehendaki dalam menyusun gerak tari 6. Anda memiliki kreativitas dalam menyusun gerak tari. Seorang yang akan menyusun tari terlebih dahulu akan melalui tahap proses kerja studio atau kerja mandiri dan kerja kelompok. 1. Kerja studio atau kerja mandiri adalah tahapan ketika anda sebagai seorang penata tari melakukan eksplorasi, improvisasi, evaluasi, dan forming sampaipada penyusunan gerak- gerak yang kemudian menjadi suatu bentuk tari yang utuh. 2. Kerja kelompok merupakan kerja yang sifatnya koordinatif dengan aspek-aspek estetis yang lain. aspek estetis tersebut meliputi iringan, tata rias, tata busana, dan aspek lain yang mendukung keutuhan sebuah bentuk karya tari. Kerja kelompok dilakukan ketika anda sudah membuat konsep-konsep garapan karya tari, kemudian mulailah anda melibatkan penari, penata musik, penata kostum, dan para pemusik. Ada 4 tahap proses awalpenyusunan komposisi tari, yaitu: 1. Eksplorasi Eksplorasi adalah tahap awalseseorang yang akan menyusun tari dalam proses penyusunan karya tari. Kegiatan dalam tahap eksplorasi meliputi: a. berpikir, b. berimajinasi, c. merasakan,dan d. merespon alam sekitar (lingkungan fisik, dunia binatang, tumbuhan, kejadian-kejadian sekarang maupun masa lalu, atau suatu ceritera).
  • 2.
    2. Improvisasi Improvisasi memberikesempatan lebih luas dalam melakukan imajinasi, pilihan, dan penciptaan dibandingkan dengan eksplorasi. Ciri dari improvisasi ditandai dengan gerak spontanitas. 3. Evaluasi Evaluasi adalah tahap pemilihan gerak-gerak yang sudah diperoleh dari tahap improvisasi. Evaluasi atau pemilihan gerak didassarkan pada ide dasar yang meliputi tema, ceritera,watak gerak, dan gerak-gerak yang menjadi ciri dari ide dasarnya. 4. Forming (pembentukan gerak/komposisi) Forming adalah tahap pembentukan gerak-gerak yang sudah pasti tetapi belum membentuk sebuah karya tari utuh.