DESCRIPSI ORGANISASI
A. IDENTITAS LEMBAGA
1. Nama Institusi
2. Jenis Institusi
3. Kontak Person
HP
Email
4. Alamat
Desa/Kelurahan
Kecamatan
Kabupaten
Propinsi
Nomor Telepon
Nomor Fax
Kode pos
E-mail
B. AKTA NOTARIS (REGISTRASI)
Notaris
Akte Nomor/Tanggal

: Yayasan Pembela Petani dan Nelayan (PAPAN)
(Fishermen and Farmes Defender Foundation)
: Non Government Organization (NGO)
: Zulyadi Miska (Direktur Eksekutif)
: 08126936119
: zuly_mkaka@yahoo.com
: Jl. Sentosa No. 165 Meulaboh
: Drien Ramphak
: Johan Pahlawan
: Aceh Barat
: Nanggroe Aceh Darussalam
: 0655-7006459
: : 23617
: papan_mbo@telkom.net

: AZHAR IBRAHIM, SH.
: 6 Tanggal 2 Agustus 2000

C. LATAR BELAKANG LEMBAGA
Yayasan Pembela Petani dan Nelayan (PAPAN) adalah lembaga nirlaba dengan yang bergerak dibidang
advokasi lingkungan hidup dan pemberdayaan petani dan nelayan. PAPAN didirikan di Meulaboh-Aceh
Barat tanggal 3 Oktober 1996 oleh kelompok aktivist dengan disiplin ilmu beragam yang memiliki
kepedulian terhadap persoalan lingkungan dan pemberdayaan petani dan nelayan tanpa memandang
perbedaan ras, gender, agama, maupun golongan politik. Pendirian PAPAN didasari oleh kesadaran
bahwa : Kondisi masyarakat Aceh pada masa rezim orde baru lemah sebagai akibat dominasi kekuasaan
Negara atas kebebasan rakyat dalam upaya untuk melakukan perubahan-perubahan, kuatnya control
pemerintah terhadap rakyat sehingga control social lemah, kurangnya akses masyarakat dalam
pengelolaan sumberdaya alam, belum adanya kebijakan khusus untuk pemberdayaanmasyarakat
nelayan yang dating dari pemerintah, kuatnya para pemodal yang melakukan kegiatan yang sifatnya
membuat teralienasinya masyarakat rentan dari factor-faktor ekonomi, distribusi informasi untuk
mempercepat perubahan tidak merata, dan tidak adanya gerakan perubahan yang terarah dari institusi
local terutama di Aceh Barat serta demokrasi, keadilan dan HAM mengalami tekanan.
D. STRATEGI LEMBAGA
• VISI
Terwujudnya masyarakat madani melalui perubahan social yang bersendikan keadilan, hak asasi
manusia dan demokrasi.
•

MISI
 Penguatan kapasitas masyarakat petani dan nelayan yang berbasiskan anggota dalam rangka
pemberdayaan masyarakat madani melalui peningkatan kemandirian Sumberdaya manusia,
institusi dan jaringan.

Descripsi Yayasan Papan

1


TUJUAN

 Meningkatkan pengetahuan dan kesejahteraan petani dan nelayan
 Mendampingi petani dan nelayan dalam upaya untuk mendapat kepastian hukum dan
keadilan
 Meningkatkan akses petani dan nelayan dalam pengelolaan dan pemanfaatan
sumberdaya alam


NILAI-NILAI
Demokrastis, Keadilan, Kesetaraan, Nonviolent, Nonpartisan, dan keswadayaan.



PROGRAM
 Pengembangan Advokasi Lingkungan
 Pengembangan Kapasitas Komunitas Petani dan Nelayan
 Pengembangan Ekonomi Komunitas Petani dan Nelayan
 Pengembangan Pendidikan Demokrasi
 Pemberdayaan Perempuan



PENDEKATAN PROGRAM
 Pendidikan/pelatihan
 Seminar/Lokakarya
 Diskusi/Dialog
 Advokasi/Kampanye
 Bantuan modal usaha
 pengorganisasian
 Pendampingan

 BIDANG KEGIATAN UTAMA
 Penguatan advokasi dan kampanye lingkungan
 Penguatan kapasitas petani dan nelayan
 Penguatan organisasi komunitas petani dan nelayan
 Peningkatan pendapatan komunitas petani dan nelayan
 Penguatan pendidikan demokrasi untuk masyarakat
 Penguatan kapasitas dan peran perempuan dalam pembangunan
 SASARAN PROGRAM
Komunitas Petani dan Nelayan.
 WILAYAH KERJA
Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya dan Aceh Jaya.


BIDANG HASIL POKOK
 Terwujudnya pengelolaan SDA dan lingkungan yang berbasis masyarakat, berkeadilan
demokrasi dan berkelanjutan.
 Meningkatnya kapasitas masyarakat dan organisasi masyarakat local dan memiliki kemampuan
dalam memperjuangkan hak-haknya atas pengelolaan sumber-sumber kehidupan untuk
peningkatan pendepatan yangberkelanjutan.
 Meningkatnya pendapatan, terpenuhinya ketahanan pangan dan terhindarnya masyarakat
miskin pedesaan dari kelaparan.

Descripsi Yayasan Papan

2
 Meningkatnya pengetahuan, kemampuan dan peran serta masyarakat dalam mendorong
demokratisasi ditingkat local.
 Meningkatnya kapasitas dan peran serta kalangan perempuan dalam pengambilan keputusan.
E. STRUKTUR LEMBAGA
1. BADAN PENDIRI
Nyaksih Phaisal, Yazzid, Mahli, Jailani, Arman Yasin, Cut Hindun, Agusni, Eti Wisma, Risman A.
Rahman, Zulyadi Miska
2. BADAN PELAKSANA
Direktur Eksekutif
Deputi Direktur
Manajer Keuangan
Koord Divisi Data dan Informasi
Koord Divisi Advokasi
Koord Divisi Civic Education
Koord Divisi Pemberdayaan Masyarakat
Staf Keuangan
Field Officer
Staf Administrasi
Office Boy
Staf Part time(Volunteer)

: Zulyadi Miska
: Mahli
: Eti Wisma
: Dudi Hariyanto
: Muzakkir
: Al Faizin
: Agusni
: Sri Wahyuni
: Zainun, Jufrizal, Zulkarnaen, Khalidin
: Tuti Herlina
: Edi Fitri
: Deni Melia, Abu Syakri, Agus Herliza,
Darlis, Linda Okriza

F. KEANGGOTAAN / MITRA KERJA JARINGAN
1. Anggota Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)
2. Anggota Forum LSM Aceh
3. Anggota Koalisi NGO HAM Aceh
4. Anggota Jaringan Pesisir dan Kelautan (Jaring Pela) Indonesia
G. PENGALAMAN LEMBAGA
1. Kerjasama dengan BEMA IAIN dalam Pendampingan pengungsi Teunom, Juli 1999
2. Kerjasama dengan Jaring Pela – Telapak Bogor melalui Rapat Kerja NGO Pesisir dan Kelautan
Sumatera, di Medan, 1999
3. Kerjasama dengan Yayasan PKM Jakarta melalui Pemberian Alat Tangkap ramah lingkungan untuk
Nelayan desa Kuala Tadu Kec. Kuala Kab. Nagan Raya, 1999
4. Kerjasama dengan Yayasan PKM Jakarta melalui proyek peningkatan pendapatam dan
pengetahuan masyarakat miskin pedesaan dalam pengelolaan SDA, tahun 2000 s/d 2002.
5. Kerjasama dengan Koalisi NGO HAM Aceh dan CSSP-USAID melalui Program Pos Bantuan Hukum
di Aceh Barat, 2000-2002
6. Kerjasama dengan WALHI Aceh dan CSSP-USAID Jakarta melalui program advokasi kebijakan
pengelolaan SDA melalui penguatan organisasi masyarakat sipil, tahun 2000 s/d 2002.
7. Kerjasama dengan ICMC melalui program pemberdayaan masyarakat di lokasi pengungsian
Lancang Sira Meulaboh, 2001
8. Kerjasama dengan IRC melalui program mengurangi kerentanan terhadap perempuan sebagai
kepala rumah tangga di Aceh, tahun 2000 s/d 2002
9. Kerjasama dengan JKMA dan DFID melalui program konsolidasi dan penguatan kapasitas
organisasi masyarakat adat di Kabupaten Aceh Barat, tahun 2003.
10. Kerjasama dengan Forum LSM Aceh – CSSP-USAID Jakarta melalui program memperkuat control
masyarakat pada Program Gema Assalam NAD melalui Diskusi dan Aksi, 2003-2004.
11. Kerjasama dengan Eknas Walhi dalam program intervensi cepat masa panic akibat gempa dan
tsunami Aceh, 2005.
12. Kerjasama dengan UNDP-IDEN dalam program Participatory on Rights to Land of Community in
Meulaboh, Agustus 2005
Descripsi Yayasan Papan

3
13. Kerjasama dengan CRS dalam program Pemberdayaan Petani pasca Tsunami di Kec. Meureubo,
April – september 2005
14. Kerjasama dengan CWS dalam program Pemulihan Keberdayaan Nelayan Korban Tsunami melalui
Pendampingan dan Usaha Ekonomi Nelayan, Agustus 2005 – januari 2006
15. Kerjasama dengan ICCO dalam Program Recovery Civil Society in Aceh Agustus 2005 – Januari
2006.
H. FASILITAS LEMBAGA
• Setelah Tsunami Yayasan Papan baru memiliki peralatan komputer untuk mendukung kelancaran
administrasi dan kegiatan, saat ini PAPAN baru memiliki 4 (empat) Personal Computer lengkap
dengan printer dalam kondisi baik.
• Teknologi Informasi, untuk mendukung kelancaran informasi dan komunikasi, saat ini PAPAN baru
memiliki 1 unit telepon flexy home serta e-mail.

Meulaboh, Agustus 2005
Yayasan PAPAN

Descripsi Yayasan Papan

4

Profil papan1

  • 1.
    DESCRIPSI ORGANISASI A. IDENTITASLEMBAGA 1. Nama Institusi 2. Jenis Institusi 3. Kontak Person HP Email 4. Alamat Desa/Kelurahan Kecamatan Kabupaten Propinsi Nomor Telepon Nomor Fax Kode pos E-mail B. AKTA NOTARIS (REGISTRASI) Notaris Akte Nomor/Tanggal : Yayasan Pembela Petani dan Nelayan (PAPAN) (Fishermen and Farmes Defender Foundation) : Non Government Organization (NGO) : Zulyadi Miska (Direktur Eksekutif) : 08126936119 : zuly_mkaka@yahoo.com : Jl. Sentosa No. 165 Meulaboh : Drien Ramphak : Johan Pahlawan : Aceh Barat : Nanggroe Aceh Darussalam : 0655-7006459 : : 23617 : papan_mbo@telkom.net : AZHAR IBRAHIM, SH. : 6 Tanggal 2 Agustus 2000 C. LATAR BELAKANG LEMBAGA Yayasan Pembela Petani dan Nelayan (PAPAN) adalah lembaga nirlaba dengan yang bergerak dibidang advokasi lingkungan hidup dan pemberdayaan petani dan nelayan. PAPAN didirikan di Meulaboh-Aceh Barat tanggal 3 Oktober 1996 oleh kelompok aktivist dengan disiplin ilmu beragam yang memiliki kepedulian terhadap persoalan lingkungan dan pemberdayaan petani dan nelayan tanpa memandang perbedaan ras, gender, agama, maupun golongan politik. Pendirian PAPAN didasari oleh kesadaran bahwa : Kondisi masyarakat Aceh pada masa rezim orde baru lemah sebagai akibat dominasi kekuasaan Negara atas kebebasan rakyat dalam upaya untuk melakukan perubahan-perubahan, kuatnya control pemerintah terhadap rakyat sehingga control social lemah, kurangnya akses masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya alam, belum adanya kebijakan khusus untuk pemberdayaanmasyarakat nelayan yang dating dari pemerintah, kuatnya para pemodal yang melakukan kegiatan yang sifatnya membuat teralienasinya masyarakat rentan dari factor-faktor ekonomi, distribusi informasi untuk mempercepat perubahan tidak merata, dan tidak adanya gerakan perubahan yang terarah dari institusi local terutama di Aceh Barat serta demokrasi, keadilan dan HAM mengalami tekanan. D. STRATEGI LEMBAGA • VISI Terwujudnya masyarakat madani melalui perubahan social yang bersendikan keadilan, hak asasi manusia dan demokrasi. • MISI  Penguatan kapasitas masyarakat petani dan nelayan yang berbasiskan anggota dalam rangka pemberdayaan masyarakat madani melalui peningkatan kemandirian Sumberdaya manusia, institusi dan jaringan. Descripsi Yayasan Papan 1
  • 2.
     TUJUAN  Meningkatkan pengetahuandan kesejahteraan petani dan nelayan  Mendampingi petani dan nelayan dalam upaya untuk mendapat kepastian hukum dan keadilan  Meningkatkan akses petani dan nelayan dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya alam  NILAI-NILAI Demokrastis, Keadilan, Kesetaraan, Nonviolent, Nonpartisan, dan keswadayaan.  PROGRAM  Pengembangan Advokasi Lingkungan  Pengembangan Kapasitas Komunitas Petani dan Nelayan  Pengembangan Ekonomi Komunitas Petani dan Nelayan  Pengembangan Pendidikan Demokrasi  Pemberdayaan Perempuan  PENDEKATAN PROGRAM  Pendidikan/pelatihan  Seminar/Lokakarya  Diskusi/Dialog  Advokasi/Kampanye  Bantuan modal usaha  pengorganisasian  Pendampingan  BIDANG KEGIATAN UTAMA  Penguatan advokasi dan kampanye lingkungan  Penguatan kapasitas petani dan nelayan  Penguatan organisasi komunitas petani dan nelayan  Peningkatan pendapatan komunitas petani dan nelayan  Penguatan pendidikan demokrasi untuk masyarakat  Penguatan kapasitas dan peran perempuan dalam pembangunan  SASARAN PROGRAM Komunitas Petani dan Nelayan.  WILAYAH KERJA Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya dan Aceh Jaya.  BIDANG HASIL POKOK  Terwujudnya pengelolaan SDA dan lingkungan yang berbasis masyarakat, berkeadilan demokrasi dan berkelanjutan.  Meningkatnya kapasitas masyarakat dan organisasi masyarakat local dan memiliki kemampuan dalam memperjuangkan hak-haknya atas pengelolaan sumber-sumber kehidupan untuk peningkatan pendepatan yangberkelanjutan.  Meningkatnya pendapatan, terpenuhinya ketahanan pangan dan terhindarnya masyarakat miskin pedesaan dari kelaparan. Descripsi Yayasan Papan 2
  • 3.
     Meningkatnya pengetahuan,kemampuan dan peran serta masyarakat dalam mendorong demokratisasi ditingkat local.  Meningkatnya kapasitas dan peran serta kalangan perempuan dalam pengambilan keputusan. E. STRUKTUR LEMBAGA 1. BADAN PENDIRI Nyaksih Phaisal, Yazzid, Mahli, Jailani, Arman Yasin, Cut Hindun, Agusni, Eti Wisma, Risman A. Rahman, Zulyadi Miska 2. BADAN PELAKSANA Direktur Eksekutif Deputi Direktur Manajer Keuangan Koord Divisi Data dan Informasi Koord Divisi Advokasi Koord Divisi Civic Education Koord Divisi Pemberdayaan Masyarakat Staf Keuangan Field Officer Staf Administrasi Office Boy Staf Part time(Volunteer) : Zulyadi Miska : Mahli : Eti Wisma : Dudi Hariyanto : Muzakkir : Al Faizin : Agusni : Sri Wahyuni : Zainun, Jufrizal, Zulkarnaen, Khalidin : Tuti Herlina : Edi Fitri : Deni Melia, Abu Syakri, Agus Herliza, Darlis, Linda Okriza F. KEANGGOTAAN / MITRA KERJA JARINGAN 1. Anggota Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) 2. Anggota Forum LSM Aceh 3. Anggota Koalisi NGO HAM Aceh 4. Anggota Jaringan Pesisir dan Kelautan (Jaring Pela) Indonesia G. PENGALAMAN LEMBAGA 1. Kerjasama dengan BEMA IAIN dalam Pendampingan pengungsi Teunom, Juli 1999 2. Kerjasama dengan Jaring Pela – Telapak Bogor melalui Rapat Kerja NGO Pesisir dan Kelautan Sumatera, di Medan, 1999 3. Kerjasama dengan Yayasan PKM Jakarta melalui Pemberian Alat Tangkap ramah lingkungan untuk Nelayan desa Kuala Tadu Kec. Kuala Kab. Nagan Raya, 1999 4. Kerjasama dengan Yayasan PKM Jakarta melalui proyek peningkatan pendapatam dan pengetahuan masyarakat miskin pedesaan dalam pengelolaan SDA, tahun 2000 s/d 2002. 5. Kerjasama dengan Koalisi NGO HAM Aceh dan CSSP-USAID melalui Program Pos Bantuan Hukum di Aceh Barat, 2000-2002 6. Kerjasama dengan WALHI Aceh dan CSSP-USAID Jakarta melalui program advokasi kebijakan pengelolaan SDA melalui penguatan organisasi masyarakat sipil, tahun 2000 s/d 2002. 7. Kerjasama dengan ICMC melalui program pemberdayaan masyarakat di lokasi pengungsian Lancang Sira Meulaboh, 2001 8. Kerjasama dengan IRC melalui program mengurangi kerentanan terhadap perempuan sebagai kepala rumah tangga di Aceh, tahun 2000 s/d 2002 9. Kerjasama dengan JKMA dan DFID melalui program konsolidasi dan penguatan kapasitas organisasi masyarakat adat di Kabupaten Aceh Barat, tahun 2003. 10. Kerjasama dengan Forum LSM Aceh – CSSP-USAID Jakarta melalui program memperkuat control masyarakat pada Program Gema Assalam NAD melalui Diskusi dan Aksi, 2003-2004. 11. Kerjasama dengan Eknas Walhi dalam program intervensi cepat masa panic akibat gempa dan tsunami Aceh, 2005. 12. Kerjasama dengan UNDP-IDEN dalam program Participatory on Rights to Land of Community in Meulaboh, Agustus 2005 Descripsi Yayasan Papan 3
  • 4.
    13. Kerjasama denganCRS dalam program Pemberdayaan Petani pasca Tsunami di Kec. Meureubo, April – september 2005 14. Kerjasama dengan CWS dalam program Pemulihan Keberdayaan Nelayan Korban Tsunami melalui Pendampingan dan Usaha Ekonomi Nelayan, Agustus 2005 – januari 2006 15. Kerjasama dengan ICCO dalam Program Recovery Civil Society in Aceh Agustus 2005 – Januari 2006. H. FASILITAS LEMBAGA • Setelah Tsunami Yayasan Papan baru memiliki peralatan komputer untuk mendukung kelancaran administrasi dan kegiatan, saat ini PAPAN baru memiliki 4 (empat) Personal Computer lengkap dengan printer dalam kondisi baik. • Teknologi Informasi, untuk mendukung kelancaran informasi dan komunikasi, saat ini PAPAN baru memiliki 1 unit telepon flexy home serta e-mail. Meulaboh, Agustus 2005 Yayasan PAPAN Descripsi Yayasan Papan 4