Prinsip Operasional Prinsip Bagi Hasil ( Musyarakah/Mudharabah ) Prinsip Jual Beli ( Murabahah/Salam/Istishna ) Prinsip Sewa ( al Ijarah ) Prinsip Jasa-jasa ( Ju’alah )
Skema Operasional BMT POOLING   DANA SUMBER DANA: Simp Wadiah Simp Mudharabah Simp. Berjangka Mudharabah Equity Pembiayaan/Jual Beli: Murabahah Istisna Salam Bagi Hasil: Mudharabah Musyakarah Sewa  Ijarah Bagi Hasil Marjin Porsi BMT 100% pendapatan BMT Income Distribution Porsi Anggota Alhamdulillah ...
Produk & Jasa BMT Simp. Berjangkao Simpanan Berjangka Operasional BMT Penghimpunan Dana Penggunaan Dana Jasa Layanan BMT Wadiah ( Yad Dhamanah ) Mudharabah Equity Financing Debt Financing Ijaroh Qord Simpanan Simpanan
Produk Pembiayaan (Financing) Equity Financing Mudharabah Musyarakah Mutlaqah (tidak bersyarat) Muqayyadah (bersyarat) Musyarakah  (kerjasama dua pihak atau lebih)
Produk Pembiayaan (Financing)   lanjutan… Debt Financing Barang-barang Barang - uang Barter     Uang - Barang  Uang - uang  Jual Beli (Bai) Murabahah (margin) Bithaman Ajil (cicil) Sewa Menyewa (Ujro) Ijarah (sewa) Ijarah Wa Iqtina (sewa beli) Salam  (indent-> pertanian)  Istisna (indent -> manufacture) Sharf (tukar valas) X  (tidak boleh)
Sumber Dana Bank Syariah 1. Modal (SW, SP, SPK) 2. Dana Pihak III : - Titipan (wadiah)    Simpanan   Simp. Berjangka - Investasi/penyertaan (mudharabah)      Simpanan   Simp. Berjangka 3. Dana Pihak II - Penyertaan dari LK/LKS lain
Penghimpunan Dana Pihak III Prinsip Wadiah Yad adh-Dhamanah BMT dpt memanfaatkan & menyalurkan dana yg disimpan serta menjamin bahwa dana tsb dpt ditarik setiap saat oleh pemilik dana  keuntungan & kerugian sepenuhnya milik BMT (pemilik dana dapat diberi bonus tanpa perlu diperjanjikan dulu) dpt mengenakan biaya administrasi tidak boleh overdraft (saldo merah)
Wadiah yad adh-dhamanah Anggota (penitip) BMT (Penyimpan) Anggota pengguna dana 1.Titip dana 4. Beri bonus 3. Bagi hasil 2. Pemanfaatan dana
Penghimpunan Dana  (lanjutan …) Prinsip Wadiah Yad al-amanah BMT tidak boleh memanfaatkan & menyalurkan dana / barang yg disimpan / dititip  Menjamin bahwa dana / barang tsb dapat ditarik setiap saat oleh pemilik dana Dapat mengenakan biaya administrasi
Wadiah yad al-amanah Anggota Muwaddi’ (penitip) BMT Mustawda’ (penyimpan ) 1. Titip uang/barang 2. Bebankan biaya penitipan
Rukun Wadiah Penitip / pemilik barang / harta (muwaddi’) Penerima titipan / orang yang menyimpan (mustawda’) Barang / harta yang dititipkan Aqad / Ijab Qabul
Prinsip Mudharabah Tidak ada pembatasan bagi BMT dalam menggunakan dana BMT wajib memberitahukan nisbah & tata cara pemberian keuntungan dan/atau perhitungan pembagian keuntungan serta risiko yg dpt timbul dr penyimpanan dana Dana dpt ditarik setiap saat oleh pemilik dana sesuai perjanjian ) Penghimpunan Dana  (lanjutan…)
Rukun Mudharabah Shahibul maal (pemilik modal / angota) Mudharib  (BMT) Amal (pekerjaan) Hasil (bagi hasil) Aqad / Ijab qabul
Mudharabah Mutlaqah Penabung / Deposan Shahibul Maal BMT : -Mudharib -Wkl Shahibul Maal 1. Titip dana 4.Bagi Hasil 2 . Pemanfaatan dana 3. Bagi Hasil Pengusaha
Rumus perhitungan Bagi Hasil Simpanan & Simp. Berjangka Mudharabah saldo rata-rata angota  x keuntungan yang diperoleh untuk deposito x nisbah Saldo rata-rata Produk Contoh : Bapak Ahmad memiliki Simp. Berjangka Rp. 10.000.000,- Jangka waktu 1 bulan Nisbah = Deposan 57% dan BMT 43 %, dgn asumsi rata-rata saldo  Simp. berjangka jangka waktu 1 bln Rp. 950.000.000,- dan keuntungan yang  diperoleh u/ deposito 1 bln Rp. 30.000.000,-.  Keuntungan Bp Ahmad sbb: (10.000.000 : 950.000.000) x 30.000.000 x 57 % = 180.000 (before tax)
Produk Pembiayaan Prinsip Jual Beli  (Bai’) Bai’ al-Murabahah Bai’ bistsaman Ajil (jual beli dg cara cicilan) Bai’ as-Salam  (jual beli dg inden utk pertanian) Bai’ al-Istishna’ (jual beli dg order utk manufacture) Prinsip Bagi Hasil  (Syirkah) Mudharabah (Trust Financing/investment) Musyarakah (Partnership) Jasa (Qardh) Prinsip Sewa  (Ijarah)
Murabahah Pembiayaan pengadaan barang, menjual barang dengan harga beli ditambah keuntungan Harga = Cost + Profit Contoh : A ingin membeli motor, harga motor tsb 4.000.000  bank ingin mendapat keuntungan 800.000 selama 2 th, sehingga harga yg ditetapkan 4.800.000 dan nasabah dapat mencicil 200.000 per bulan Produk Pembiayaan  (lanjutan…) Prinsip Jual Beli
Murabahah BMT Anggota 2.  Akad 6. Bayar 1.  Negosiasi Pemasok/Toko/Pabrikan 4.  Kirim Barang 3.  Bayar Uang 5.  Dokumen
Produk Pembiayaan  (lanjutan…) Prinsip Jual Beli Bai’ as-Salam  (jual beli berdasar pesanan misal utk agribisnis) Pembelian barang u/ penghantaran ( delivery)  yg ditangguhkan dgn pembayaran dimuka dan pd waktu yg bersamaan, bank dapat mencari pembeli produk tsb  Catatan : Bayar sekaligus lunas saat jatuh tempo pembayaran Contoh : Petani butuh dana Rp. 2 juta u/ mengelola sawahnya dan BMT akan membeli gabahnya u/ jk wktu 4 bln sebanyak 2 ton  dgn harga Rp. 2 juta, pd saat jth tempo petani menyerahkan hasilnya dan BMT menjualnya dg harga Rp. 1.200/kg, shg keuntungan BMT adalah Rp. 400.000
Rukun Salam Pembeli (Muslim / salam) Penjual (Muslam ilaihi) Barang Harga Ijab-qabul
Bai’ as-Salam Anggota Penjual Pembeli BMT 1. Negosiasi Pesanan 2. Pemesanan Barang Angota & Bayar Tunai 4. Kirim Pesanan 5. Bayar tunai setelah pesanan  selesai dibuat 3. Kirim dokumen
Produk Pembiayaan  (lanjutan…) Prinsip Jual Beli Bai’ al-istishna’ Sama seperti Salam dgn pembayaran dpt di muka, dicicil atau di belakang (u/ manufaktur, kecil-menengah, konsturksi) Catatan : Bayar cicilan setelah barang selesai dibuat Contoh : Tn B ingin membangun rumah & membutuhkan dana Rp. 30 juta, setelah selesai pembangunan, bank menjual rumah tsb ke Tn B Rp. 39 juta dgn jangka waktu 3 thn.
Rukun Istishna’ Produsen Pemesan Barang Harga Sighat
Bai’ al-Istishna’ Anggota Konsumen (pembeli) Produsen Pembuat Bank Penjual 1. Pesan 2. Beli dengan bayar cicil 3. Jual
Produk Pembiayaan   (lanjutan…) Prinsip Bagi Hasil (Syirkah) Mudharabah Mutlaqah Pemilik dana memberikan keleluasaan penuh kepada pengelola untuk mempergunakan dana Modal 100 % Bank  (revenue/profit sharing) Contoh : Tn X membutuhkan modal u/ berdagang Rp 30 juta dan diperoleh pendapatan Rp 5 juta perbulan. Dari pendapatan ini disisihkan u/ tabungan pengembalian modal Rp 2 juta dan sisanya dibagi hasil misal  60% : 40 %
Mudharabah Mutlaqah Rugi Laba 60 % 40 % 0 % 100 % Repayment of Capital 100 % modal management
Produk Pembiayaan   (lanjutan…) Prinsip Bagi Hasil (Syirkah) Mudharabah Muqqayadah Pemilik dana menentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dana u/ jangka waktu, tempat, dan jenis usaha
Produk Pembiayaan   (lanjutan…) Prinsip Bagi Hasil (Syirkah) Al-Musyarakah (Partnership) Pembiayaan proyek dgn pendanaan dari BMT dan Anggota dgn keuntungan & resiko akan ditanggung bersama sesuai kesepakatan Contoh : Tn C akan melaksanakan proyek senilai Rp 100 juta, & hanya punya modal Rp 50 juta + Rp 50 juta (pembiayaan dr BMT) keuntungan dari proyek  Rp 20 juta.  Dg nisbah bagi hasil 50:50, di akhir proyek Tn C hrs mengembalikan dana Rp 50 juta + Rp 10 juta
Al-Musyarakah  (Partnership) Anggota Asset Value BMT Pembiayaan Proyek / Usaha Keuntungan / Kerugian Bagi hasil keuntungan / kerugian sesuai porsi kontribusi modal
Ijarah Wa Iqtina  akad sewa-menyewa suatu barang antara bank dengan nasabah dimana nasabah diberi kesempatan untuk membeli obyek sewa pada akhir akad atau dalam dunia usaha dikenal dengan  finance lease . Harga sewa dan harga beli ditetapkan bersama di awal perjanjian.  obyek sewa yang ditransaksikan antara lain meliputi properti, peralatan, alat-alat transportasi, dan alat-alat berat Produk Pembiayaan  (lanjutan…) Prinsip Sewa Beli  (Ijarah) Sub Menu Main Menu
Ijarah wa Iqtina’ Sub Menu Main Menu
Terimakasih Wassalamu’alaikum wr. wb.

Produk.atina

  • 1.
    Prinsip Operasional PrinsipBagi Hasil ( Musyarakah/Mudharabah ) Prinsip Jual Beli ( Murabahah/Salam/Istishna ) Prinsip Sewa ( al Ijarah ) Prinsip Jasa-jasa ( Ju’alah )
  • 2.
    Skema Operasional BMTPOOLING DANA SUMBER DANA: Simp Wadiah Simp Mudharabah Simp. Berjangka Mudharabah Equity Pembiayaan/Jual Beli: Murabahah Istisna Salam Bagi Hasil: Mudharabah Musyakarah Sewa Ijarah Bagi Hasil Marjin Porsi BMT 100% pendapatan BMT Income Distribution Porsi Anggota Alhamdulillah ...
  • 3.
    Produk & JasaBMT Simp. Berjangkao Simpanan Berjangka Operasional BMT Penghimpunan Dana Penggunaan Dana Jasa Layanan BMT Wadiah ( Yad Dhamanah ) Mudharabah Equity Financing Debt Financing Ijaroh Qord Simpanan Simpanan
  • 4.
    Produk Pembiayaan (Financing)Equity Financing Mudharabah Musyarakah Mutlaqah (tidak bersyarat) Muqayyadah (bersyarat) Musyarakah (kerjasama dua pihak atau lebih)
  • 5.
    Produk Pembiayaan (Financing) lanjutan… Debt Financing Barang-barang Barang - uang Barter  Uang - Barang Uang - uang Jual Beli (Bai) Murabahah (margin) Bithaman Ajil (cicil) Sewa Menyewa (Ujro) Ijarah (sewa) Ijarah Wa Iqtina (sewa beli) Salam (indent-> pertanian) Istisna (indent -> manufacture) Sharf (tukar valas) X (tidak boleh)
  • 6.
    Sumber Dana BankSyariah 1. Modal (SW, SP, SPK) 2. Dana Pihak III : - Titipan (wadiah)  Simpanan Simp. Berjangka - Investasi/penyertaan (mudharabah)  Simpanan Simp. Berjangka 3. Dana Pihak II - Penyertaan dari LK/LKS lain
  • 7.
    Penghimpunan Dana PihakIII Prinsip Wadiah Yad adh-Dhamanah BMT dpt memanfaatkan & menyalurkan dana yg disimpan serta menjamin bahwa dana tsb dpt ditarik setiap saat oleh pemilik dana keuntungan & kerugian sepenuhnya milik BMT (pemilik dana dapat diberi bonus tanpa perlu diperjanjikan dulu) dpt mengenakan biaya administrasi tidak boleh overdraft (saldo merah)
  • 8.
    Wadiah yad adh-dhamanahAnggota (penitip) BMT (Penyimpan) Anggota pengguna dana 1.Titip dana 4. Beri bonus 3. Bagi hasil 2. Pemanfaatan dana
  • 9.
    Penghimpunan Dana (lanjutan …) Prinsip Wadiah Yad al-amanah BMT tidak boleh memanfaatkan & menyalurkan dana / barang yg disimpan / dititip Menjamin bahwa dana / barang tsb dapat ditarik setiap saat oleh pemilik dana Dapat mengenakan biaya administrasi
  • 10.
    Wadiah yad al-amanahAnggota Muwaddi’ (penitip) BMT Mustawda’ (penyimpan ) 1. Titip uang/barang 2. Bebankan biaya penitipan
  • 11.
    Rukun Wadiah Penitip/ pemilik barang / harta (muwaddi’) Penerima titipan / orang yang menyimpan (mustawda’) Barang / harta yang dititipkan Aqad / Ijab Qabul
  • 12.
    Prinsip Mudharabah Tidakada pembatasan bagi BMT dalam menggunakan dana BMT wajib memberitahukan nisbah & tata cara pemberian keuntungan dan/atau perhitungan pembagian keuntungan serta risiko yg dpt timbul dr penyimpanan dana Dana dpt ditarik setiap saat oleh pemilik dana sesuai perjanjian ) Penghimpunan Dana (lanjutan…)
  • 13.
    Rukun Mudharabah Shahibulmaal (pemilik modal / angota) Mudharib (BMT) Amal (pekerjaan) Hasil (bagi hasil) Aqad / Ijab qabul
  • 14.
    Mudharabah Mutlaqah Penabung/ Deposan Shahibul Maal BMT : -Mudharib -Wkl Shahibul Maal 1. Titip dana 4.Bagi Hasil 2 . Pemanfaatan dana 3. Bagi Hasil Pengusaha
  • 15.
    Rumus perhitungan BagiHasil Simpanan & Simp. Berjangka Mudharabah saldo rata-rata angota x keuntungan yang diperoleh untuk deposito x nisbah Saldo rata-rata Produk Contoh : Bapak Ahmad memiliki Simp. Berjangka Rp. 10.000.000,- Jangka waktu 1 bulan Nisbah = Deposan 57% dan BMT 43 %, dgn asumsi rata-rata saldo Simp. berjangka jangka waktu 1 bln Rp. 950.000.000,- dan keuntungan yang diperoleh u/ deposito 1 bln Rp. 30.000.000,-. Keuntungan Bp Ahmad sbb: (10.000.000 : 950.000.000) x 30.000.000 x 57 % = 180.000 (before tax)
  • 16.
    Produk Pembiayaan PrinsipJual Beli (Bai’) Bai’ al-Murabahah Bai’ bistsaman Ajil (jual beli dg cara cicilan) Bai’ as-Salam (jual beli dg inden utk pertanian) Bai’ al-Istishna’ (jual beli dg order utk manufacture) Prinsip Bagi Hasil (Syirkah) Mudharabah (Trust Financing/investment) Musyarakah (Partnership) Jasa (Qardh) Prinsip Sewa (Ijarah)
  • 17.
    Murabahah Pembiayaan pengadaanbarang, menjual barang dengan harga beli ditambah keuntungan Harga = Cost + Profit Contoh : A ingin membeli motor, harga motor tsb 4.000.000 bank ingin mendapat keuntungan 800.000 selama 2 th, sehingga harga yg ditetapkan 4.800.000 dan nasabah dapat mencicil 200.000 per bulan Produk Pembiayaan (lanjutan…) Prinsip Jual Beli
  • 18.
    Murabahah BMT Anggota2. Akad 6. Bayar 1. Negosiasi Pemasok/Toko/Pabrikan 4. Kirim Barang 3. Bayar Uang 5. Dokumen
  • 19.
    Produk Pembiayaan (lanjutan…) Prinsip Jual Beli Bai’ as-Salam (jual beli berdasar pesanan misal utk agribisnis) Pembelian barang u/ penghantaran ( delivery) yg ditangguhkan dgn pembayaran dimuka dan pd waktu yg bersamaan, bank dapat mencari pembeli produk tsb Catatan : Bayar sekaligus lunas saat jatuh tempo pembayaran Contoh : Petani butuh dana Rp. 2 juta u/ mengelola sawahnya dan BMT akan membeli gabahnya u/ jk wktu 4 bln sebanyak 2 ton dgn harga Rp. 2 juta, pd saat jth tempo petani menyerahkan hasilnya dan BMT menjualnya dg harga Rp. 1.200/kg, shg keuntungan BMT adalah Rp. 400.000
  • 20.
    Rukun Salam Pembeli(Muslim / salam) Penjual (Muslam ilaihi) Barang Harga Ijab-qabul
  • 21.
    Bai’ as-Salam AnggotaPenjual Pembeli BMT 1. Negosiasi Pesanan 2. Pemesanan Barang Angota & Bayar Tunai 4. Kirim Pesanan 5. Bayar tunai setelah pesanan selesai dibuat 3. Kirim dokumen
  • 22.
    Produk Pembiayaan (lanjutan…) Prinsip Jual Beli Bai’ al-istishna’ Sama seperti Salam dgn pembayaran dpt di muka, dicicil atau di belakang (u/ manufaktur, kecil-menengah, konsturksi) Catatan : Bayar cicilan setelah barang selesai dibuat Contoh : Tn B ingin membangun rumah & membutuhkan dana Rp. 30 juta, setelah selesai pembangunan, bank menjual rumah tsb ke Tn B Rp. 39 juta dgn jangka waktu 3 thn.
  • 23.
    Rukun Istishna’ ProdusenPemesan Barang Harga Sighat
  • 24.
    Bai’ al-Istishna’ AnggotaKonsumen (pembeli) Produsen Pembuat Bank Penjual 1. Pesan 2. Beli dengan bayar cicil 3. Jual
  • 25.
    Produk Pembiayaan (lanjutan…) Prinsip Bagi Hasil (Syirkah) Mudharabah Mutlaqah Pemilik dana memberikan keleluasaan penuh kepada pengelola untuk mempergunakan dana Modal 100 % Bank (revenue/profit sharing) Contoh : Tn X membutuhkan modal u/ berdagang Rp 30 juta dan diperoleh pendapatan Rp 5 juta perbulan. Dari pendapatan ini disisihkan u/ tabungan pengembalian modal Rp 2 juta dan sisanya dibagi hasil misal 60% : 40 %
  • 26.
    Mudharabah Mutlaqah RugiLaba 60 % 40 % 0 % 100 % Repayment of Capital 100 % modal management
  • 27.
    Produk Pembiayaan (lanjutan…) Prinsip Bagi Hasil (Syirkah) Mudharabah Muqqayadah Pemilik dana menentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dana u/ jangka waktu, tempat, dan jenis usaha
  • 28.
    Produk Pembiayaan (lanjutan…) Prinsip Bagi Hasil (Syirkah) Al-Musyarakah (Partnership) Pembiayaan proyek dgn pendanaan dari BMT dan Anggota dgn keuntungan & resiko akan ditanggung bersama sesuai kesepakatan Contoh : Tn C akan melaksanakan proyek senilai Rp 100 juta, & hanya punya modal Rp 50 juta + Rp 50 juta (pembiayaan dr BMT) keuntungan dari proyek Rp 20 juta. Dg nisbah bagi hasil 50:50, di akhir proyek Tn C hrs mengembalikan dana Rp 50 juta + Rp 10 juta
  • 29.
    Al-Musyarakah (Partnership)Anggota Asset Value BMT Pembiayaan Proyek / Usaha Keuntungan / Kerugian Bagi hasil keuntungan / kerugian sesuai porsi kontribusi modal
  • 30.
    Ijarah Wa Iqtina akad sewa-menyewa suatu barang antara bank dengan nasabah dimana nasabah diberi kesempatan untuk membeli obyek sewa pada akhir akad atau dalam dunia usaha dikenal dengan finance lease . Harga sewa dan harga beli ditetapkan bersama di awal perjanjian. obyek sewa yang ditransaksikan antara lain meliputi properti, peralatan, alat-alat transportasi, dan alat-alat berat Produk Pembiayaan (lanjutan…) Prinsip Sewa Beli (Ijarah) Sub Menu Main Menu
  • 31.
    Ijarah wa Iqtina’Sub Menu Main Menu
  • 32.