a. Pengertian bibliografi
Bibliografi bisa disebut daftar pustaka atau daftar kepustakaan
yang mendaftar terbitan/baik berupa buku atau terbitan lain yang
dipergunakan untuk acuan dalam menulis suatu tulisan atau
karangan, dan disusun menurut urutan yang telah ditentukan.
Jenis terbitan yang dapat dipergunakan sebagai acuan atau
referensi dalam penulisan suatu tulisan atau karangan,antara
lain:buku,majalah,jurnal,ensiklopedia,surat kabar,siaran
radio,siaran televisi,CD-ROM,informasi internet.
Ada beberapa model penulisan bibliografi yang dapat dijadikan
contoh dalam penulisannya,antara lain Chicago Style,
American Psychological Association (APA) Style, Modern
Language Association (MLA) Style, maupun komposisi karangan
Gorys Keraf.
1. Penulisan Bibliografi menurut Chicago Style
   a. jenis dokumen buku
      a) Karya satu pengarang
Dalam penulisan bibliografi entri disusun menurut abjad nama
belakang pengarang dan cara penulisannya dibalik.
    B) karya dua pengarang
Untuk karya 2 pengarang penulisan nama pengarang pertama
dibalik, sedangkan nama pengarang kedua seperti apa adanya.
    C) karya 3 pengarang
Untuk karya 3 pengarang hanya nama pengarang pertama
yang dibalik, nama pengarang lainnya dirulis seperti apa
adanya.
    D) karya lebih dari 3 pengarang
Bisa ditulis semua atau hanya pengarang pertama dan diikuti
dengan et al. Atau dan kawan-kawan.
e) Karya tanpa pengarang
   f) Karya Badan Korporasi (Institusi)
   g) Karya editor (sama seperti karya berpengarang)

b. Jenis dokumen laporan
1) Nama pengarang
2) Nama ketua panitia
c. Jenis dokumen prosiding
d. Jenis dokumen buku tahunan
    1) Terbitan dari Departemen (Terbitan Pemerintah)
    2) Artikel dalam Buku Tahunan
e. Jenis dokumen jurnal atau majalah
     1. Artikel dalam jurnal
     2. Artikel dalam majalah
f. Jenis dokumen ensiklopedia
     1. Signed artikel
     2. Unsigned artikel
g. Jenis dokumen surat kabar
h. Jenis dokumen microform (reproduksi)
i. Jenis dokumen yang tidak dipublikasikan
     1. Koleksi manuskrip
     2. Tesis dan Paper lain
j. Janis dokumen hasil wawancara
k. Jenis dokumen buku elektronik
2. Penulisan Bibliografi Menggunakan Gaya Modern
Language
  a. Penulisan bibliografi berpedoman pada gaya MLA untuk jenis dokumen
       berupa buku atau monograf ada ketentuan penulisan sebagai berikut:
     1. Baris pertama terletak pada margin paling kiri,baris kedua,dan
            berikutnya dibuat indensi.
     2. Nama belakang atau nama keluarga diletakkan dimuka,diikuti dengan
            koma diikuti nama depan pengarang
     3. Judul buku dengan garis bawah atau miring
     4. Kota terbit, penerbit dan tahun terbit
  b. Penulisan bibliografi berpedoman pada MLA style untuk jenis dokumen
       berupa terbitan berseri (periodicals) ada ketentuan penulisan berikut
       ini:
1. Judul artikel dalam tanda kutip,judul terbitan
      berseri(jurnal,majalah,surat kabar) digaris bawahi atau tulisan
      miring.
   2. Tahun/data terbitan dalam tanda kurung.
   3. Halaman artikel ditempatkan paling akhir.
c. Penulisan untuk jenis hasil wawancara
d. Penulisan untuk program televisi atau radio
e. Penulisan untuk jenis dokumen sumber elektronik
3. Penulisan Bibliografi Menggunakan Gaya American Psychological
Association (APA).
Pada gaya APA penulisan dokumen yang berupa buku mempunyai urutan
sebagai berikut.
a. Baris pertama terletak paling kiri, baris kedua dan berikutnya indensi
   (hanging).
b. Nama belakang/keluarga pengarang diikuti koma,kemudian
   inisial/singkatan pengarang, jadi bukan nama lengkap.
c. Data ternitan/tahun terbit dalam kurung, mengikuti nama pengarang
d. Judul buku digaris bawahi/italic , hanya huruf pertama yang memakai
   huruf kapital.
e. Titik dua diantara kota terbit dan penerbit.
Penulisan bibliografi yang diambil dari artikel terbitan berseri
   (periodical),mempunyai urutan sebagai berikut.
a. Nama belakang/keluarga pengarang diikuti koma, kemudian inisial/s
      ingkatan pengarang,jadi bukan nama lengkap.
b. Tahun terbit dalam tanda kurung diletakkan setelah nama pengarang
c. Judul artikel dalam tanda kutip,huruf besar dipergunakan untuk huruf
      pertama saja.
d. Judul terbitan berseri digaris bawahi/talic, diikuti nomor
    volume dan halaman artikel yang dibatasi dengan tanda koma.
e. Nomor volume digaris bawahi/italic juga.
4. Penulisan bibliografi berpedoman pada komposisi
5. Langkah-langkah dalam penysunan bibliografi.Daftar pustaka
a) Buatlah daftar pustaka secara konsisten,ambil salah satu
    gaya yang sesuai keinginan.
b) Pembuatan daftar pustaka/bibliografi dapat dicmpur seluruh
    jenis dokumen ataupun dipisah-pisah menurut jenis dokumen.
c) Nama pengarnag disusun menurut abjad.
d) Apabila tidak ada nama pengarang,judul dimasukkan dalam
    urutan abjad.
e. Jika seorang pengarang lebih dari satu karya yang dijadikan
   sitiran/rujukan maka karya kedua dan seterusnya nama pengarang
   digantikan dengan garis sepanjang 5 atau 7 ketukan.
f. Jarak antarbaris dalam satu referensi satu spasi,sedangkan jarak
   antarentri adalah satu setengah sampai 2 spasi.
g. Baris kedua dan seterusnya harus dimasukkan sebanyak 2 atau 4
   ketukan (indensi/hanging).
h. Baris pertama dimulai pada margin kiri.
A. KUTIPAN
B. CATATAN KAKI (FOOTNOTE DAN ENDNOTE)
Menurut Gorys Keraf, Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dari
seorang pengarang arau ucapanberikut:
 seseorang yang terkenal,baik yang terdapat dalam buku maupun majalah.
Menurut Parera (1987: 152) kutipan mempunyai fungsi sebagai berikut:
a. Materi kutipan mempunyai kualitas yang tinggi sehingga akan hilang
    nilainya jika dikatakan dengan kata-kata penulis atau diparafrasis.
b. Materi kutipan merangkum satu pokok bahasan yang akan disetujui atau
    dibantah.
c. Materi kutipan mengungkapkan satu pendapat atau evaluasi yang menjadi
    bahan diskusi.
d. Jangan terlalu banyak mengutip kutipan yang panjang
e. Usahakan membuktikan dengan kata dan data sendiri sambil tidak lupa
    menunjukkan sumbernya dalam catatan kaki dan bibliografi.
Catatan kaki adalah suatu catatan yang berada sibawah tulisan pada halaman
yang sama dan memberikan keterangan tentang sumber, keterangan lanjutan
dari kutipan-kutipan yang ada pada tulisan.karya ilmiah tersebut.
Menurut Gorys Keraf tujuan catatan kaki sebagai berikut:
a. Untuk menyusun pembuktian.
b. Menyatakan utang budi.
c. Menyampaikan keterangan tambahan.
d. Merujuk bagian lain dari teks.
Presentation1

Presentation1

  • 3.
    a. Pengertian bibliografi Bibliografibisa disebut daftar pustaka atau daftar kepustakaan yang mendaftar terbitan/baik berupa buku atau terbitan lain yang dipergunakan untuk acuan dalam menulis suatu tulisan atau karangan, dan disusun menurut urutan yang telah ditentukan. Jenis terbitan yang dapat dipergunakan sebagai acuan atau referensi dalam penulisan suatu tulisan atau karangan,antara lain:buku,majalah,jurnal,ensiklopedia,surat kabar,siaran radio,siaran televisi,CD-ROM,informasi internet.
  • 4.
    Ada beberapa modelpenulisan bibliografi yang dapat dijadikan contoh dalam penulisannya,antara lain Chicago Style, American Psychological Association (APA) Style, Modern Language Association (MLA) Style, maupun komposisi karangan Gorys Keraf. 1. Penulisan Bibliografi menurut Chicago Style a. jenis dokumen buku a) Karya satu pengarang
  • 5.
    Dalam penulisan bibliografientri disusun menurut abjad nama belakang pengarang dan cara penulisannya dibalik. B) karya dua pengarang Untuk karya 2 pengarang penulisan nama pengarang pertama dibalik, sedangkan nama pengarang kedua seperti apa adanya. C) karya 3 pengarang Untuk karya 3 pengarang hanya nama pengarang pertama yang dibalik, nama pengarang lainnya dirulis seperti apa adanya. D) karya lebih dari 3 pengarang Bisa ditulis semua atau hanya pengarang pertama dan diikuti dengan et al. Atau dan kawan-kawan.
  • 6.
    e) Karya tanpapengarang f) Karya Badan Korporasi (Institusi) g) Karya editor (sama seperti karya berpengarang) b. Jenis dokumen laporan 1) Nama pengarang 2) Nama ketua panitia c. Jenis dokumen prosiding d. Jenis dokumen buku tahunan 1) Terbitan dari Departemen (Terbitan Pemerintah) 2) Artikel dalam Buku Tahunan
  • 7.
    e. Jenis dokumenjurnal atau majalah 1. Artikel dalam jurnal 2. Artikel dalam majalah f. Jenis dokumen ensiklopedia 1. Signed artikel 2. Unsigned artikel g. Jenis dokumen surat kabar h. Jenis dokumen microform (reproduksi) i. Jenis dokumen yang tidak dipublikasikan 1. Koleksi manuskrip 2. Tesis dan Paper lain j. Janis dokumen hasil wawancara k. Jenis dokumen buku elektronik
  • 8.
    2. Penulisan BibliografiMenggunakan Gaya Modern Language a. Penulisan bibliografi berpedoman pada gaya MLA untuk jenis dokumen berupa buku atau monograf ada ketentuan penulisan sebagai berikut: 1. Baris pertama terletak pada margin paling kiri,baris kedua,dan berikutnya dibuat indensi. 2. Nama belakang atau nama keluarga diletakkan dimuka,diikuti dengan koma diikuti nama depan pengarang 3. Judul buku dengan garis bawah atau miring 4. Kota terbit, penerbit dan tahun terbit b. Penulisan bibliografi berpedoman pada MLA style untuk jenis dokumen berupa terbitan berseri (periodicals) ada ketentuan penulisan berikut ini:
  • 9.
    1. Judul artikeldalam tanda kutip,judul terbitan berseri(jurnal,majalah,surat kabar) digaris bawahi atau tulisan miring. 2. Tahun/data terbitan dalam tanda kurung. 3. Halaman artikel ditempatkan paling akhir. c. Penulisan untuk jenis hasil wawancara d. Penulisan untuk program televisi atau radio e. Penulisan untuk jenis dokumen sumber elektronik 3. Penulisan Bibliografi Menggunakan Gaya American Psychological Association (APA). Pada gaya APA penulisan dokumen yang berupa buku mempunyai urutan sebagai berikut. a. Baris pertama terletak paling kiri, baris kedua dan berikutnya indensi (hanging).
  • 10.
    b. Nama belakang/keluargapengarang diikuti koma,kemudian inisial/singkatan pengarang, jadi bukan nama lengkap. c. Data ternitan/tahun terbit dalam kurung, mengikuti nama pengarang d. Judul buku digaris bawahi/italic , hanya huruf pertama yang memakai huruf kapital. e. Titik dua diantara kota terbit dan penerbit. Penulisan bibliografi yang diambil dari artikel terbitan berseri (periodical),mempunyai urutan sebagai berikut. a. Nama belakang/keluarga pengarang diikuti koma, kemudian inisial/s ingkatan pengarang,jadi bukan nama lengkap. b. Tahun terbit dalam tanda kurung diletakkan setelah nama pengarang c. Judul artikel dalam tanda kutip,huruf besar dipergunakan untuk huruf pertama saja.
  • 11.
    d. Judul terbitanberseri digaris bawahi/talic, diikuti nomor volume dan halaman artikel yang dibatasi dengan tanda koma. e. Nomor volume digaris bawahi/italic juga. 4. Penulisan bibliografi berpedoman pada komposisi 5. Langkah-langkah dalam penysunan bibliografi.Daftar pustaka a) Buatlah daftar pustaka secara konsisten,ambil salah satu gaya yang sesuai keinginan. b) Pembuatan daftar pustaka/bibliografi dapat dicmpur seluruh jenis dokumen ataupun dipisah-pisah menurut jenis dokumen. c) Nama pengarnag disusun menurut abjad. d) Apabila tidak ada nama pengarang,judul dimasukkan dalam urutan abjad.
  • 12.
    e. Jika seorangpengarang lebih dari satu karya yang dijadikan sitiran/rujukan maka karya kedua dan seterusnya nama pengarang digantikan dengan garis sepanjang 5 atau 7 ketukan. f. Jarak antarbaris dalam satu referensi satu spasi,sedangkan jarak antarentri adalah satu setengah sampai 2 spasi. g. Baris kedua dan seterusnya harus dimasukkan sebanyak 2 atau 4 ketukan (indensi/hanging). h. Baris pertama dimulai pada margin kiri.
  • 13.
    A. KUTIPAN B. CATATANKAKI (FOOTNOTE DAN ENDNOTE)
  • 14.
    Menurut Gorys Keraf,Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dari seorang pengarang arau ucapanberikut: seseorang yang terkenal,baik yang terdapat dalam buku maupun majalah. Menurut Parera (1987: 152) kutipan mempunyai fungsi sebagai berikut: a. Materi kutipan mempunyai kualitas yang tinggi sehingga akan hilang nilainya jika dikatakan dengan kata-kata penulis atau diparafrasis. b. Materi kutipan merangkum satu pokok bahasan yang akan disetujui atau dibantah. c. Materi kutipan mengungkapkan satu pendapat atau evaluasi yang menjadi bahan diskusi. d. Jangan terlalu banyak mengutip kutipan yang panjang e. Usahakan membuktikan dengan kata dan data sendiri sambil tidak lupa menunjukkan sumbernya dalam catatan kaki dan bibliografi.
  • 15.
    Catatan kaki adalahsuatu catatan yang berada sibawah tulisan pada halaman yang sama dan memberikan keterangan tentang sumber, keterangan lanjutan dari kutipan-kutipan yang ada pada tulisan.karya ilmiah tersebut. Menurut Gorys Keraf tujuan catatan kaki sebagai berikut: a. Untuk menyusun pembuktian. b. Menyatakan utang budi. c. Menyampaikan keterangan tambahan. d. Merujuk bagian lain dari teks.