PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED
INDIVIDUALIZATION (TAI) DAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBASIS
FLASHCARD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI SD
Di Susun Oleh : Karnilasari
NIM : 202003024
202003024@std.umk.ac.id
1.1 LATAR BELAKANG
Menggunakan Metode
Team Games Tournament
&
Team Assisted
Individualization
2
BAB 1 PENDAHULUAN
Pembelajaran menjadi membosankan
Motivasi siswa rendah
Hasil belajar rendah
1.Dalam Pembelajaran IPA materi Tata
Surya menitik beratkan pada hafalan
2. Pembelajaran berpusat pada guru
3. Kurangnya media dan sumber belajar
4. Model pembelajaran yang digunakan
kurang tepat
SOLUSI
DAMPAKNYA
⋆ 1. Seberapa besar pengaruh model TGT berbasis flashcard terhadap
⋆ Hasil belajar siswa materi Tata Surya dalam pembelajaran IPA
⋆ kelas VI SD di Gugus Nusa Indah Kec.Mranggen Kab. Demak
⋆ 2. Seberapa besar pengaruh model TAI terhadap hasil belajar siswa
⋆ materi Tata Surya dalam pembelajaran kelas VI SD di Gugus
⋆ Nusa Indah Kec.Mranggen Kab.Demak ?
3. Bagaimana perbedaan pengaruh model TAI dan model TGT berbasis
flashcard terhadap hasil belajar siswa pada materi Tata surya
Kelas VI SD di Gugus Nusa Indah Kecamatan Mranggen
3
1.2 Rumusan Masalah
1. Menganalisis seberapa besar pengaruh model Team Assisted
Individualization (TAI) terhadap hasil belajar siswa pada materi Tata
Surya pada pembelajaran IPA siswa Kelas VI SD di Gugus Nusa Indah.
Kec.Mranggen Kab. Demak ?
2.Menganalisis seberapa besar pengaruh model Team Games Tournament
(TGT) berbasis flashcard terhadap hasil belajar siswa pada materi
Tata Surya?
3.Menganalisis seberapa besar perbedaan pengaruh model Team Assisted
Individualization (TAI) dan Team Games Tournament (TGT) berbasis
flashcard terhadap hasil belajar siswa materi Tata Surya siswa kelas
VI SD di Gugus Nusa Indah kec. Mranggen Kab.Demak?
5
1.4 Manfaat Penelitian
Bagi Siswa
a.Pemahaman
dalam muatan
pelajaran IPA
khususnya dalam
kompetensi dasar
system tata surya
lebih meningkat
b.Pembelajaran
menjadi
menyenangkan dan
tidak membosankan
Teoritis
Bagi Guru
Mendapatkan deskripsi
model pembelajaran TAI
dan TGT berbasis
fashcard untuk
meningkatkan
pemahaman konsep IPA
materi system tata surya.
Bagi Sekolah
Memberikan
sumbangsih
pemikiran bagi
sekolah dalam rangka
perbaikan proses
pembelajaran untuk
menciptakan
pembelajaran yang
aktif, kreatit, inovatif
menyenangkan,
gembira dan berbobot
⋆
Penelitian ini dilakukan di kelas VI SD
di gugus nusa Indah Kecamatan
Mranggen Kabupaten Demak,
Kabupaten Demak.
⋆ Penelitian ini akan melihat perbedaan
hasil capaian belajar siswa sebelum-
sesudah menggunakan media
pembelajaran flashcard materi IPA
tentang Tata Surya.
⋆
Penelitian ini dilaksanakan pada
semester genap tahun pelajaran
2021/2022.
6
1.5 Ruang Lingkup
Kajian Teori
BAB II. KAJIAN PUSTAKA, PENELITIAN RELEVAN DAN KERANGKA
2.1.1.Model Pembelajaran
Menurut Helmiati (Helmiati,
2012:19)
model pembelajaran ialah
bentuk bentuk
pembelajaran yang
tergambar dari awal
sampai akir dan disajikan
secara khas oleh guru.
Lewat kata lain, model
pembelajaran merupakan
bungkus atau bingkai dari
penerapan suatu
pendekatan, metode, dan
teknik pembelajaran
(Helmiati, 2012).
2.1.2. Model TGT
Slavin E, (Rusman,
2014) pembelajaran
kooperatif tipe TGT
terdiri dari lima
tahapan yaitu tahap
penyajian kelas (class
presentation), belajar
dalam kelompok
(team), permainan
(games), pertandingan
(tournament) dan
penghargaan
kelompok (team
recognition).
2.1.3 Model TAI
Model pembelajaran
kooperatif tipe Team
Assisted Individualization
atau Team Accelerated
Instruction yang diprakarsai
oleh Robert Slavin ini
merupakan perpaduan
antara pembelajaran
kooperatif dan pengajaran
individual (Nur Megawati &
Sari, 2012)
pula penelitian yang dilakukan oleh Maya Sari Harahap (2020)
yang berjudul Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui
Strategi Pembelajaran Spasial Visual Flash Card pada Mata
Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Materi Dinasti Umayyah
Kelas VII MTs Al-Jam'Iyatul Washiliyah Tembung. Maya
menemukan bahwa penggunaan flashcard meningkatkan
motivasi siswa. Rata-rata motivasi belajar siswa sebelum siklus
berada pada angka 2,81 lalu meningkat ke angka 3,28 dengan
angka kelulusan sebesar pada siklus I lalu semakin menanjak
ke angka 3.61 pada siklus II
Black
Is the color of.
8
2.1.6 PENELITIAN RELEVAN
2.1.6 Penelitian yang
relevan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh
Rabiatul Khairiyah “Pengaruh Model Pembelajaran
Team Games Tournament (TGT) Untuk
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran
IPS Kelas V MIN Medan Maimun T.A. 2017/2018.
Hasil yang diperoleh dengan menggunakan model
pemebelajaran Team Games Tournament (TGT).
Nilai rata-rata dari hasil belajar siswa dengan
menggunakan model pembelajaran Team Games
Tournament (TGT) adalah 83.44 dengan standar
deviasi 9.370, sedangkan rata-rata hasil belajar
siswa dengan menggunakan model pembelajaran
Konvensional adalah 64.82 dengan standar deviasi
13.505.
9
2.1.7 KERANGKA BERFIKIR
⋆ Berdasarkan kerangka pikir yang telah dijelaskan, maka peneliti dapat
merumuskan jawaban sementara hasil penelitian yang dianggap relevan
dari kajian teori yang ada maka hipotesis yang diajukan dalam
penelitian ini adalah:
⋆ Terdapat pengaruh model Team Assisted Individualization (TAI) terhadap
hasil belajar siswa kelas VI materi Tata Surya.
⋆ Terdapat efektivitas model pembelajaran Team Games Tournament (TGT)
terhadap hasil belajar siswa kelas VI materi Tata Surya.
⋆ Terdapat perbedaan pengaruh model Team Assisted Individualization
(TAI) dan Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa
kelas VI materi Tata Surya
10
2.1.8 HIPOTESIS PENELITIAN
2.1.7 Hipotesis Penelitian
3.1 Desain Penelitian
11
BAB III. METODE PENELITIAN
Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
berupa non- equivalent control group design (desain
pretest-posttest kelompok control tanpa random)
(Sugiyono, 2017:116). Dalam desain ini subjek kelompok
tidak dilakukan secara acak, misalnya kelas eksperimen
disuatu kelas tertentu dengan peserta didik yang telah
ada atau sebagaimana adanya. Dimana dalam desain ini
dilakukan tes sebanyak dua kali pada kelompok
eksperimen yaitu sebelum eksperimen/tes awal disebut
pretest, dan sesudah eksperimen/tes akhir disebut
posttest.
12
LoremIpsum
SAMPEL
POPULASI
Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri di
gugus Nusa Indah Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak
yang berjumlah 125 siswa pada tahun pelajaran 2021/2022
No Kelas Lokasi
Jumlah Peserta
didik
Keterangan
1 VI SDN 1 Mranggen 25 Model TGT
2 VI SDN 4 Mranggen 28 Model TAI
3 VI SDN 3 Mranggen 20 Konvensional
Jumlah 73
13
3.4 Teknik Pengumpulan Data
Pada penelitian ini, peneliti akan mengumpulkan data dengan
metode kuesioner yang disusun dalam bentuk tes. Tes berisi
kumpulan pertanyaan atau latihan yang pada penelitian ini
digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa pada materi
Mengenal Tata Surya.
Pelaksanaan tes dilakukan sebelum dan setelah perlakuan
diberikan kepada kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Pelaksanaan tes dilakukan sebanyak dua kali yaitu pre-test dan
post-test. Dengan bentuk soal pilihan ganda dan essay
14
3.4 instrumen Penelitian
1. Soal Test
2. Dokumentasi
⋆ Terdapat dua tahap dalam uji persyaratan dalam penelitian
eksperimen ini yakni uji normalitas , uji homogenitas. Dan uji
Hipotesis
15
3.5 Teknik Analisis Data
16
Thanks!

PPT proposal.pptx

  • 1.
    PENGARUH PENGGUNAAN MODELPEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBASIS FLASHCARD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI SD Di Susun Oleh : Karnilasari NIM : 202003024 202003024@std.umk.ac.id
  • 2.
    1.1 LATAR BELAKANG MenggunakanMetode Team Games Tournament & Team Assisted Individualization 2 BAB 1 PENDAHULUAN Pembelajaran menjadi membosankan Motivasi siswa rendah Hasil belajar rendah 1.Dalam Pembelajaran IPA materi Tata Surya menitik beratkan pada hafalan 2. Pembelajaran berpusat pada guru 3. Kurangnya media dan sumber belajar 4. Model pembelajaran yang digunakan kurang tepat SOLUSI DAMPAKNYA
  • 3.
    ⋆ 1. Seberapabesar pengaruh model TGT berbasis flashcard terhadap ⋆ Hasil belajar siswa materi Tata Surya dalam pembelajaran IPA ⋆ kelas VI SD di Gugus Nusa Indah Kec.Mranggen Kab. Demak ⋆ 2. Seberapa besar pengaruh model TAI terhadap hasil belajar siswa ⋆ materi Tata Surya dalam pembelajaran kelas VI SD di Gugus ⋆ Nusa Indah Kec.Mranggen Kab.Demak ? 3. Bagaimana perbedaan pengaruh model TAI dan model TGT berbasis flashcard terhadap hasil belajar siswa pada materi Tata surya Kelas VI SD di Gugus Nusa Indah Kecamatan Mranggen 3 1.2 Rumusan Masalah
  • 4.
    1. Menganalisis seberapabesar pengaruh model Team Assisted Individualization (TAI) terhadap hasil belajar siswa pada materi Tata Surya pada pembelajaran IPA siswa Kelas VI SD di Gugus Nusa Indah. Kec.Mranggen Kab. Demak ? 2.Menganalisis seberapa besar pengaruh model Team Games Tournament (TGT) berbasis flashcard terhadap hasil belajar siswa pada materi Tata Surya? 3.Menganalisis seberapa besar perbedaan pengaruh model Team Assisted Individualization (TAI) dan Team Games Tournament (TGT) berbasis flashcard terhadap hasil belajar siswa materi Tata Surya siswa kelas VI SD di Gugus Nusa Indah kec. Mranggen Kab.Demak?
  • 5.
    5 1.4 Manfaat Penelitian BagiSiswa a.Pemahaman dalam muatan pelajaran IPA khususnya dalam kompetensi dasar system tata surya lebih meningkat b.Pembelajaran menjadi menyenangkan dan tidak membosankan Teoritis Bagi Guru Mendapatkan deskripsi model pembelajaran TAI dan TGT berbasis fashcard untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA materi system tata surya. Bagi Sekolah Memberikan sumbangsih pemikiran bagi sekolah dalam rangka perbaikan proses pembelajaran untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatit, inovatif menyenangkan, gembira dan berbobot
  • 6.
    ⋆ Penelitian ini dilakukandi kelas VI SD di gugus nusa Indah Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak, Kabupaten Demak. ⋆ Penelitian ini akan melihat perbedaan hasil capaian belajar siswa sebelum- sesudah menggunakan media pembelajaran flashcard materi IPA tentang Tata Surya. ⋆ Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2021/2022. 6 1.5 Ruang Lingkup
  • 7.
    Kajian Teori BAB II.KAJIAN PUSTAKA, PENELITIAN RELEVAN DAN KERANGKA 2.1.1.Model Pembelajaran Menurut Helmiati (Helmiati, 2012:19) model pembelajaran ialah bentuk bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akir dan disajikan secara khas oleh guru. Lewat kata lain, model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran (Helmiati, 2012). 2.1.2. Model TGT Slavin E, (Rusman, 2014) pembelajaran kooperatif tipe TGT terdiri dari lima tahapan yaitu tahap penyajian kelas (class presentation), belajar dalam kelompok (team), permainan (games), pertandingan (tournament) dan penghargaan kelompok (team recognition). 2.1.3 Model TAI Model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization atau Team Accelerated Instruction yang diprakarsai oleh Robert Slavin ini merupakan perpaduan antara pembelajaran kooperatif dan pengajaran individual (Nur Megawati & Sari, 2012)
  • 8.
    pula penelitian yangdilakukan oleh Maya Sari Harahap (2020) yang berjudul Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Strategi Pembelajaran Spasial Visual Flash Card pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Materi Dinasti Umayyah Kelas VII MTs Al-Jam'Iyatul Washiliyah Tembung. Maya menemukan bahwa penggunaan flashcard meningkatkan motivasi siswa. Rata-rata motivasi belajar siswa sebelum siklus berada pada angka 2,81 lalu meningkat ke angka 3,28 dengan angka kelulusan sebesar pada siklus I lalu semakin menanjak ke angka 3.61 pada siklus II Black Is the color of. 8 2.1.6 PENELITIAN RELEVAN 2.1.6 Penelitian yang relevan Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Rabiatul Khairiyah “Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran IPS Kelas V MIN Medan Maimun T.A. 2017/2018. Hasil yang diperoleh dengan menggunakan model pemebelajaran Team Games Tournament (TGT). Nilai rata-rata dari hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) adalah 83.44 dengan standar deviasi 9.370, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Konvensional adalah 64.82 dengan standar deviasi 13.505.
  • 9.
  • 10.
    ⋆ Berdasarkan kerangkapikir yang telah dijelaskan, maka peneliti dapat merumuskan jawaban sementara hasil penelitian yang dianggap relevan dari kajian teori yang ada maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah: ⋆ Terdapat pengaruh model Team Assisted Individualization (TAI) terhadap hasil belajar siswa kelas VI materi Tata Surya. ⋆ Terdapat efektivitas model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa kelas VI materi Tata Surya. ⋆ Terdapat perbedaan pengaruh model Team Assisted Individualization (TAI) dan Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa kelas VI materi Tata Surya 10 2.1.8 HIPOTESIS PENELITIAN 2.1.7 Hipotesis Penelitian
  • 11.
    3.1 Desain Penelitian 11 BABIII. METODE PENELITIAN Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berupa non- equivalent control group design (desain pretest-posttest kelompok control tanpa random) (Sugiyono, 2017:116). Dalam desain ini subjek kelompok tidak dilakukan secara acak, misalnya kelas eksperimen disuatu kelas tertentu dengan peserta didik yang telah ada atau sebagaimana adanya. Dimana dalam desain ini dilakukan tes sebanyak dua kali pada kelompok eksperimen yaitu sebelum eksperimen/tes awal disebut pretest, dan sesudah eksperimen/tes akhir disebut posttest.
  • 12.
    12 LoremIpsum SAMPEL POPULASI Populasi pada penelitianini adalah siswa kelas VI SD Negeri di gugus Nusa Indah Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak yang berjumlah 125 siswa pada tahun pelajaran 2021/2022 No Kelas Lokasi Jumlah Peserta didik Keterangan 1 VI SDN 1 Mranggen 25 Model TGT 2 VI SDN 4 Mranggen 28 Model TAI 3 VI SDN 3 Mranggen 20 Konvensional Jumlah 73
  • 13.
    13 3.4 Teknik PengumpulanData Pada penelitian ini, peneliti akan mengumpulkan data dengan metode kuesioner yang disusun dalam bentuk tes. Tes berisi kumpulan pertanyaan atau latihan yang pada penelitian ini digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa pada materi Mengenal Tata Surya. Pelaksanaan tes dilakukan sebelum dan setelah perlakuan diberikan kepada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pelaksanaan tes dilakukan sebanyak dua kali yaitu pre-test dan post-test. Dengan bentuk soal pilihan ganda dan essay
  • 14.
    14 3.4 instrumen Penelitian 1.Soal Test 2. Dokumentasi
  • 15.
    ⋆ Terdapat duatahap dalam uji persyaratan dalam penelitian eksperimen ini yakni uji normalitas , uji homogenitas. Dan uji Hipotesis 15 3.5 Teknik Analisis Data
  • 16.