Dokumen ini membahas tentang model pembelajaran 'sequenced' atau terurut, yang mengatur topik dan subtopik secara paralel untuk memfasilitasi pemahaman siswa. Kelebihan model ini termasuk meningkatkan pemahaman antar mata pelajaran, sementara kekurangannya meliputi kebutuhan kompromi dan kolaborasi antar guru. Penggunaan dan penyusunan materi ajar dalam model ini dapat dilakukan dengan berbagai teknik, seperti kronologis dan struktural.