PEMAHAMAN DIRI
 Pemahaman diri merupakan suatu bentuk
upaya pencitraan diri seseorang tentang
bagaimana individu tersebut memahami akan
kekurangan dan kelebihannya.
 . Maka individu tersebut akan membentuk
rasa percaya diri yang timbul dari
pemahaman dirinya.
 Mengenal kelemahan dan keterbatasan
mereka
 Tumbuh dengan kesadaran yang mantap
tentang identitas mereka sendiri
 Cenderung mempunyai teman-teman yang
‘tepat’
 Terbuka untuk menerima umpan balik dari
orang lain dan tidak selalu melonjak untuk
membela diri, begitu dikritik orang.
 Mau dan sedia mendapat bantuan dan
pelajaran karena mereka bukan ‘orang yang
serba tahu’.
 Jika kamu ditanya, siapakah kamu?
 Dari sudut pandang agama :
1. Aku adalah makhluk ciptaan Tuhan yang
disebut manusia.
2. Aku diciptakan Tuhan sebagai tanda terbesar
atas kuasa-Nya di muka bumi.
3. Aku adalah manusia yang diberi tanggung
jawab oleh Tuhan untuk menjaga, mengelola
dunia sehingga berkembang dan berarti bagi
kehidupan seluruh makhluk ciptaan-Nya.
4. Berdasarkan agamamu masing-masing mungkin
bisa diberikan jawaban lain.
 Dari sudut pandang psikologi :
1. Kebutuhan fisiologis, seperti makanan, minuman,
dan seksualitas.
2. Kebutuhan akan rasa aman, seperti rasa tentram
dan terhindar dari bahaya.
3. Kebutuhan untuk di cintai dan mencintai, seperti
bergabung bersama orang lain, menjadi anggota
atau diterima dalam suatu kelompok, menjalin
relasi secara pribadi yang nyaman antarmanusia.
4. Kebutuhan mengaktualisasi diri, seperti
meralisasikan dan menunjukan bakat atau
kemampuan.
 Prinsip yang bisa dipahami dan dikembangkan
terus-menerus dalam kehidupan :
 Hidup itu adalah suatu priode yang memiliki
batas waktu tertentu
 Hidup adalah suatu proses “menjadi”
 Waktu tak akan terulang lagi
 Rentang waktu seharusnya tidak seharusnya
diisi dengan cara seadanya.
 Hari ini adalah hari pertama dari sisa
hidupmu
 Tak selamanya manusia tergantung pada
orang lain, orang tua
 Bagian ini berkaitan dengan cita-cita,harapan
akan masa depan. Kamu hendaknya memiliki
cita-cita yang realistis agar tercapai
dikemudian hari
 Cita-cita tidak bisa dicapai begitu saja tanpa
usaha yang nyata. ada banyak pandangan
yang dapat dijadikan landasan untuk
mencapai cita-cita
 Menunda waktu akan membuat cita-cita menjauh
 Orang harus berani berubah dan berkembang
 Jadilah pemain, bukan penonton.
 Jangan memandang ke depan dengan keputusan
yang besar dan muluk-muluk,sehingga lupa pada
hal-hal kecil dan sepele.
 Jelaskan bahwa cita-cita perlu dicapai
dengan usaha keras.beberapa prinsip
diatas kiranya dapat memotivasimu untuk
tidak ragu-ragu berusaha meraih cita-cita
“ingin menjadi apakah aku nanti?”
Jawabannya harus dimulai dengan
memahami dirimu sendiri, dan
menggunakan potensi dirimu untuk
mencapai cita-cita dengan sebaik-
baiknya.
Ppt pemahaman diri

Ppt pemahaman diri

  • 2.
  • 3.
     Pemahaman dirimerupakan suatu bentuk upaya pencitraan diri seseorang tentang bagaimana individu tersebut memahami akan kekurangan dan kelebihannya.  . Maka individu tersebut akan membentuk rasa percaya diri yang timbul dari pemahaman dirinya.
  • 4.
     Mengenal kelemahandan keterbatasan mereka  Tumbuh dengan kesadaran yang mantap tentang identitas mereka sendiri  Cenderung mempunyai teman-teman yang ‘tepat’  Terbuka untuk menerima umpan balik dari orang lain dan tidak selalu melonjak untuk membela diri, begitu dikritik orang.  Mau dan sedia mendapat bantuan dan pelajaran karena mereka bukan ‘orang yang serba tahu’.
  • 5.
     Jika kamuditanya, siapakah kamu?  Dari sudut pandang agama : 1. Aku adalah makhluk ciptaan Tuhan yang disebut manusia. 2. Aku diciptakan Tuhan sebagai tanda terbesar atas kuasa-Nya di muka bumi. 3. Aku adalah manusia yang diberi tanggung jawab oleh Tuhan untuk menjaga, mengelola dunia sehingga berkembang dan berarti bagi kehidupan seluruh makhluk ciptaan-Nya. 4. Berdasarkan agamamu masing-masing mungkin bisa diberikan jawaban lain.
  • 6.
     Dari sudutpandang psikologi : 1. Kebutuhan fisiologis, seperti makanan, minuman, dan seksualitas. 2. Kebutuhan akan rasa aman, seperti rasa tentram dan terhindar dari bahaya. 3. Kebutuhan untuk di cintai dan mencintai, seperti bergabung bersama orang lain, menjadi anggota atau diterima dalam suatu kelompok, menjalin relasi secara pribadi yang nyaman antarmanusia. 4. Kebutuhan mengaktualisasi diri, seperti meralisasikan dan menunjukan bakat atau kemampuan.
  • 7.
     Prinsip yangbisa dipahami dan dikembangkan terus-menerus dalam kehidupan :  Hidup itu adalah suatu priode yang memiliki batas waktu tertentu  Hidup adalah suatu proses “menjadi”  Waktu tak akan terulang lagi  Rentang waktu seharusnya tidak seharusnya diisi dengan cara seadanya.  Hari ini adalah hari pertama dari sisa hidupmu  Tak selamanya manusia tergantung pada orang lain, orang tua
  • 8.
     Bagian iniberkaitan dengan cita-cita,harapan akan masa depan. Kamu hendaknya memiliki cita-cita yang realistis agar tercapai dikemudian hari  Cita-cita tidak bisa dicapai begitu saja tanpa usaha yang nyata. ada banyak pandangan yang dapat dijadikan landasan untuk mencapai cita-cita
  • 9.
     Menunda waktuakan membuat cita-cita menjauh  Orang harus berani berubah dan berkembang  Jadilah pemain, bukan penonton.  Jangan memandang ke depan dengan keputusan yang besar dan muluk-muluk,sehingga lupa pada hal-hal kecil dan sepele.
  • 10.
     Jelaskan bahwacita-cita perlu dicapai dengan usaha keras.beberapa prinsip diatas kiranya dapat memotivasimu untuk tidak ragu-ragu berusaha meraih cita-cita “ingin menjadi apakah aku nanti?” Jawabannya harus dimulai dengan memahami dirimu sendiri, dan menggunakan potensi dirimu untuk mencapai cita-cita dengan sebaik- baiknya.