MODEL MODEL BELAJAR
DAN RUMPUN MODEL
BELAJAR
MODEL MODEL BELAJAR DAN RUMPUN MODEL BELAJAR
DISUSUNUNTUKMEMENUHITUGAS MATA KULIAH
STATEGIPEMBELAJARAN DI SD PDGK 4105
OLEH KELOMPOK 2
ALDY TRI CAHYANTO ( 859546499 )
BELLA RAHMANI ( 859546919 )
NOVITA SARI ( 860060227 )
DIBYA PUTRI LARASATI (8568350115 )
FENTI FAUZIAH ( 860059222 )
TESSA YUANA ( 860060259 )
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS
TERBUKA UPBJJ BANDAR LAMPUNG SALUT GISTING
KB 1. MODEL MODEL BELAJAR
A. BELAJAR KOLABORATIF (COLLABORATIVE LEARNING)
1.HakekatBelajarKolaboratif
Yaitu apabila dua orang atau lebih bekerja sama, memecahkan masalah bersama untuk
mencapai tujuan tertentu
Prinsip Belajar Kolaboratif
1.mengajarkan ketrampilan kerjasama
2.Kegiatan kelas ditingkatkan untuk Melaksanakan kelompok yang kohesif
3.Individu diberikan tanggung jawab dan perilaku masing2
MANFAAT BELAJAR KOLABORATIF SEBAGAI BERIKUT :
a. Meningkatkan pengetahuan anggota kelompok dengan berinteraksi dalam kelompok.
b. Belajar memecahkan masalah dalam kelompok.
c .Memupuk rasa kebersamaan antar siswa.
d. Menjadikan pribadi yang berani dalam memunculkan ide atau gagasan.
e. Menumbuhkan rasa tanggung jawab.
f. Setiap anggota melihat dirinya sendiri sebagai milik kelompok.
B.BELAJAR KUANTUM (QUANTUM LEARNING)
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
OCT
suatu kegiatan belajar dengan suasana yang menyenangkan karena Guru mengubah
(mengorkestrasi) segala sesuatu yang ada disekelilingnya sehingga pembelajar
bergairah untuk belajar
Prinsip utama pembelajaran kuantum adalah belajar dengan suasana santai
menyenangkan namun tetap dengan aturan.
Pembelajaran kuantum mengedepankan unsur kebebasan, santai,
menakjubkan,menyenangkan dan menggairahkan.
Prinsiputama pembelajaran kuantum
a.segalaya berbicara
b.segalanya bertujuan
c.pengalaman sebgai proses belajar
d.hargai setiap usaha; hebat, bagus,amazing
rayakan setiap keberhasilan; tepuk tangan, pujian, catatan pribadi,kejutan.
Manfaat belajar kuantum
a.kelas menjadi menyenangkan
b.segala sesuatu bisa digunakan untuk pendorong belajar
c.belajar sesuai gaya belajar masing2
d.apapun yang dilakukan sepatutnya dihargai
C.BELAJAR KOOPERATIF (COOPERATIVE
LEARNING)
Dalam belajar kooperatif pembelajar bekerja sama dalam hal saling membantu
untuk menyelesaikan tugas masing masing
prinsip utama belajar kooperatif
1.Kesamaan tujuan
2.Ketergantungan positif
-beri peran khusus
-membagi tugas menjadi sub tugas
-nilailah kelompok sebagai satu kesatuan yang terdiri dari individu individu
-tujuan kooperatif dan kompetitif (menghindari pertentangan)
- ciptakan situasi fantasi untuk membangun imajinasi
HAKIKAT BELAJAR KOOPERATIF
1.meningkatkan hasil belajar
2.meningkatkan hubungan antar kelompok
3.meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi belajar
4.menumbuhkan realisasi kebutuhan pebelajar untuk belajar berfikir,
kooperatif,
5.memadukan dan menerapkan pengetahuan dan keterampilan
6.meningkatkan perilaku dan kehadiran dikelas
7.relative murah
D. BELAJAR TEMATIK
-SOCIAL MEDIA
Suatu kegiatan belajar yang dirancang sekitar ide pokok dan melibatkan beberapa bidang studi
yang berkaitan dengan tema
Prinsip belajar tematik
Bahwa belajar tematikmengombinasikan struktur, urutan, dan strategi yang diorganisasikan
dengan baik.
Belajar tematik mencerminkan pola pola berpikir,tujuan dan konsep umum bidang ilmu.
Karakteristik Pembelajaran Tematik.
Memberikan pengalaman langsung dengan objek nyata
Menciptakan kegiatan menggunakan semua pemikiranya
Membangun kegiatan sekitar minat umum belajar
Mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan baru
Menyediakan kegiatan dan kebiasaan yang menghubungkan semua aspek (kognitif,
emosi, social, fisik)
Mengakomodasi kebutuhan pembelajar untuk bergerak dan melakukan kegiatan fisik,
interaksi social, kemandirian, harga diri yang positif dan
Memberikan kesempatan ermain untuk menerjemahkan pengalaman kedalam pengertian
Menghargai perbedaan individu, latar belakang dan pengalaman di keluarga
Menemukan cara carauntuk melibatkan anggota keluarga
KB 2. RUMPUN MODEL MENGAJAR
A. RUMPUN MODEL SOSIAL
model-model sosial dirancang untuk menilai keberhasilan dan tujuan akademik, termasuk
studi tentang nilai-nilai sosial, kebijakan public, dan memecahkan masalah (Joice dan weil
dalam buku Sri Anitah, 2008:3.16)
Model-model Rumpun Sosial
1. partner dalam belajar
2. investigasi kelompok
3. bermain peran
4. Inkuiri yuriprudensi
5. kepribadian dan gaya belajar
6. inkuiri social
.
B.RUMPUN MODEL PEMPROSESAN INFORMASI
Menenkankan pada cara meningkatkan pembawaan seseorang memahami
dunia dengan memperoleh dan mengorganisasikan data, memahami
masalah dan mencari pemecahannya.
Model-model pemprosesan informasi
1.Berpikir induktif
2.Pencapaian konsep
3.Inkuiri ilmiah
4.Latihan inkuiri
5.Mnemonic
6.Sinektik
7.Pengorganisasian awal
8.Penyesuaian dengan pebelajar 03 SOCIAL MEDIA
01 - BRANDING 02 - WEBSITE
+10K
+50K
+19K
+24K
C.RUMPUN MODEL PERSONAL
Kedudukan siswa dalam model mengajar personal adalah siswa betugas sebagai pemberi dan
penerima informasi
Rumpun model personal merujuk pada :
a. Pengajaran nondirektif
Model ini dikembangkan dari teori konseling. Pengajaran nondirektif yakni pengajaran yang
menekankan kerjasama antara pembelajar dengan guru. Misal guru membangun kerjasama
dengan menyediakan bantuan yang dibutuhkan pembelajar untuk menuntaskan masalahnya.
b.Peningkatan Harga diri (karya Abraham Maslow)
Pembelajaran ini digunakan untuk membimbing siswa dalam hal rasa harga diri dan
Kemampuan aktualisasi diri.
D.RUMPUN MODEL SISTEM PERILAKU
SOCIAL MEDIA
Model sistem Perilaku sering disebut teori belajar sosial, modifikasi
perilaku, therafy perilaku, dan cybernetic
Rumpun model sosial berupa :
a.Belajar tuntas dan pembelajaran terprogram
b.Pembelajaran langsung
c.Pembelajaran melalui simulasi
THANK YOU

PPT MODUL 3 STRATEGI PEMBELAJARAN SD.pptx

  • 1.
    MODEL MODEL BELAJAR DANRUMPUN MODEL BELAJAR
  • 2.
    MODEL MODEL BELAJARDAN RUMPUN MODEL BELAJAR DISUSUNUNTUKMEMENUHITUGAS MATA KULIAH STATEGIPEMBELAJARAN DI SD PDGK 4105 OLEH KELOMPOK 2 ALDY TRI CAHYANTO ( 859546499 ) BELLA RAHMANI ( 859546919 ) NOVITA SARI ( 860060227 ) DIBYA PUTRI LARASATI (8568350115 ) FENTI FAUZIAH ( 860059222 ) TESSA YUANA ( 860060259 ) FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS TERBUKA UPBJJ BANDAR LAMPUNG SALUT GISTING
  • 3.
    KB 1. MODELMODEL BELAJAR A. BELAJAR KOLABORATIF (COLLABORATIVE LEARNING) 1.HakekatBelajarKolaboratif Yaitu apabila dua orang atau lebih bekerja sama, memecahkan masalah bersama untuk mencapai tujuan tertentu Prinsip Belajar Kolaboratif 1.mengajarkan ketrampilan kerjasama 2.Kegiatan kelas ditingkatkan untuk Melaksanakan kelompok yang kohesif 3.Individu diberikan tanggung jawab dan perilaku masing2
  • 4.
    MANFAAT BELAJAR KOLABORATIFSEBAGAI BERIKUT : a. Meningkatkan pengetahuan anggota kelompok dengan berinteraksi dalam kelompok. b. Belajar memecahkan masalah dalam kelompok. c .Memupuk rasa kebersamaan antar siswa. d. Menjadikan pribadi yang berani dalam memunculkan ide atau gagasan. e. Menumbuhkan rasa tanggung jawab. f. Setiap anggota melihat dirinya sendiri sebagai milik kelompok.
  • 5.
    B.BELAJAR KUANTUM (QUANTUMLEARNING) JAN FEB MAR APR MAY OCT suatu kegiatan belajar dengan suasana yang menyenangkan karena Guru mengubah (mengorkestrasi) segala sesuatu yang ada disekelilingnya sehingga pembelajar bergairah untuk belajar Prinsip utama pembelajaran kuantum adalah belajar dengan suasana santai menyenangkan namun tetap dengan aturan. Pembelajaran kuantum mengedepankan unsur kebebasan, santai, menakjubkan,menyenangkan dan menggairahkan.
  • 6.
    Prinsiputama pembelajaran kuantum a.segalayaberbicara b.segalanya bertujuan c.pengalaman sebgai proses belajar d.hargai setiap usaha; hebat, bagus,amazing rayakan setiap keberhasilan; tepuk tangan, pujian, catatan pribadi,kejutan. Manfaat belajar kuantum a.kelas menjadi menyenangkan b.segala sesuatu bisa digunakan untuk pendorong belajar c.belajar sesuai gaya belajar masing2 d.apapun yang dilakukan sepatutnya dihargai
  • 7.
    C.BELAJAR KOOPERATIF (COOPERATIVE LEARNING) Dalambelajar kooperatif pembelajar bekerja sama dalam hal saling membantu untuk menyelesaikan tugas masing masing prinsip utama belajar kooperatif 1.Kesamaan tujuan 2.Ketergantungan positif -beri peran khusus -membagi tugas menjadi sub tugas -nilailah kelompok sebagai satu kesatuan yang terdiri dari individu individu -tujuan kooperatif dan kompetitif (menghindari pertentangan) - ciptakan situasi fantasi untuk membangun imajinasi
  • 8.
    HAKIKAT BELAJAR KOOPERATIF 1.meningkatkanhasil belajar 2.meningkatkan hubungan antar kelompok 3.meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi belajar 4.menumbuhkan realisasi kebutuhan pebelajar untuk belajar berfikir, kooperatif, 5.memadukan dan menerapkan pengetahuan dan keterampilan 6.meningkatkan perilaku dan kehadiran dikelas 7.relative murah
  • 9.
    D. BELAJAR TEMATIK -SOCIALMEDIA Suatu kegiatan belajar yang dirancang sekitar ide pokok dan melibatkan beberapa bidang studi yang berkaitan dengan tema Prinsip belajar tematik Bahwa belajar tematikmengombinasikan struktur, urutan, dan strategi yang diorganisasikan dengan baik. Belajar tematik mencerminkan pola pola berpikir,tujuan dan konsep umum bidang ilmu.
  • 10.
    Karakteristik Pembelajaran Tematik. Memberikanpengalaman langsung dengan objek nyata Menciptakan kegiatan menggunakan semua pemikiranya Membangun kegiatan sekitar minat umum belajar Mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan baru Menyediakan kegiatan dan kebiasaan yang menghubungkan semua aspek (kognitif, emosi, social, fisik) Mengakomodasi kebutuhan pembelajar untuk bergerak dan melakukan kegiatan fisik, interaksi social, kemandirian, harga diri yang positif dan Memberikan kesempatan ermain untuk menerjemahkan pengalaman kedalam pengertian Menghargai perbedaan individu, latar belakang dan pengalaman di keluarga Menemukan cara carauntuk melibatkan anggota keluarga
  • 11.
    KB 2. RUMPUNMODEL MENGAJAR A. RUMPUN MODEL SOSIAL model-model sosial dirancang untuk menilai keberhasilan dan tujuan akademik, termasuk studi tentang nilai-nilai sosial, kebijakan public, dan memecahkan masalah (Joice dan weil dalam buku Sri Anitah, 2008:3.16) Model-model Rumpun Sosial 1. partner dalam belajar 2. investigasi kelompok 3. bermain peran 4. Inkuiri yuriprudensi 5. kepribadian dan gaya belajar 6. inkuiri social .
  • 12.
    B.RUMPUN MODEL PEMPROSESANINFORMASI Menenkankan pada cara meningkatkan pembawaan seseorang memahami dunia dengan memperoleh dan mengorganisasikan data, memahami masalah dan mencari pemecahannya. Model-model pemprosesan informasi 1.Berpikir induktif 2.Pencapaian konsep 3.Inkuiri ilmiah 4.Latihan inkuiri 5.Mnemonic 6.Sinektik 7.Pengorganisasian awal 8.Penyesuaian dengan pebelajar 03 SOCIAL MEDIA 01 - BRANDING 02 - WEBSITE
  • 13.
    +10K +50K +19K +24K C.RUMPUN MODEL PERSONAL Kedudukansiswa dalam model mengajar personal adalah siswa betugas sebagai pemberi dan penerima informasi Rumpun model personal merujuk pada : a. Pengajaran nondirektif Model ini dikembangkan dari teori konseling. Pengajaran nondirektif yakni pengajaran yang menekankan kerjasama antara pembelajar dengan guru. Misal guru membangun kerjasama dengan menyediakan bantuan yang dibutuhkan pembelajar untuk menuntaskan masalahnya. b.Peningkatan Harga diri (karya Abraham Maslow) Pembelajaran ini digunakan untuk membimbing siswa dalam hal rasa harga diri dan Kemampuan aktualisasi diri.
  • 14.
    D.RUMPUN MODEL SISTEMPERILAKU SOCIAL MEDIA Model sistem Perilaku sering disebut teori belajar sosial, modifikasi perilaku, therafy perilaku, dan cybernetic Rumpun model sosial berupa : a.Belajar tuntas dan pembelajaran terprogram b.Pembelajaran langsung c.Pembelajaran melalui simulasi
  • 15.