INDONESIA
SEBAGAI
POROS MARITIM DUNIA
KELOMPOK 1
XI IPS 3
-Aprilia setyo rini (3)
-Ashfia Fatihaturrahmah (5)
-Davina lely Stefania (7)
-Firdauzia Amalia Solikha (12)
-Hafizh Aditya Pratama (13)
-Irma Putri Ani (15)
-Marsya Ayu P.P (18)
-Naufal Taufiq H (26)
-Rangga Putra Dwi W (29)
-Ricky Adi Pradana (31)
NAMA ANGGOTA
Letak, Luas,dan
Batas Wilayah
Indonesia
A
Letak wilayah Indonesia dapat dilihat dari sudut pandang astronomis,
geologis dan geografis
A. Letak, Luas dan Batas Wilayah Indonesia
1. Letak Wilayah Indonesia
Letak Astronomis
Letak Geografis
Letak Geologis
Letak Astronomis Indonesia
Letak Astronomis Indonesia berada diantara
6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT
Letak Geografis Indonesia
Indonesia terletak di antara dua benua yaitu
Benua Asia (utara) dan Benua Australia
(selatan) serta di antara Samudra Hindia
(barat & selatan) dan Samudra Pasifik (timur
Letak Geologis Indonesia
Indonesia terletak di antara pertemuan dua lempeng benua (Lempeng Eurasia &
Lempeng Indo-Australia) dan satu lempeng samudra (Lempeng Samudra Pasifik)
Luas daratan indonesia menurut badan
statistik tahun 2015 adalah sebesar
1.913.578 km2 . Luas perairan
indonesia menurut badan informasi dan
geospasial tahun 2015 adalah
6.315.222 km2 .
2. Luas Wilayah Indonesia
3. Batas Wilayah Indonesia Utara
Malaysia
Timur
Papua Nugini
Barat
India
Selatan
Timor Leste, Australia (laut)
Batas Laut Indonesia
200 mil
12 mil
Batas laut Indonesia
berdasarkan United Nations
Convention on the Law of
the Sea (UNCLOS)
Batas Udara Indonesia
Batas Wilayah udara
mengikuti batas kedaulatan
negara di darat dan di laut,
dan batasnya dengan
angkasa luar ditetapkan
berdasarkan perkembangan
hukum internasional.
Karakteristik
Wilayah Daratan
dan Perairan
Indonesia
B
B. Karakteristik Wilayah Daratan dan Perairan
Indonesia
Karakteristik Daratan Karakteristik Perairan
Karakteristik Daratan
ampakan fisik yang utama
ah pegunungan. Indonesia
adi titik temu dua rangkaian
unungan muda dunia (sirkum
terania dan pasifik).
Karakteristik Perairan
Wilayah perairan Indonesia terdiri dari perairan darat dan perairan laut.
Perairan Laut Perairan Darat
Sungai Danau
Perairan Darat
Sungai adalah aliran air yang berada di
wilayah daratan. Indonesia memiliki
sekitar 5.590 sungai yang terdata. Aliran
sungai di Indonesia sangat bervariasi
karena distribusi hujan yang berpola
musiman dan kondisi geologi setiap
daerah berbeda-beda
Perairan Darat
Danau adalah genangan air yang luas di
tengah daratan. Indonesia memiliki
sekitar 840 danau besar, 735 danau kecil
(situ) dan 162 waduk. Berdasarkan
proses terjadinya, danau di Indonesia
dapat dikelompokkan ke dalam empat
kategori yaitu danau tektonik, danau
vulkanik, danau tektovulkanik, dan
danau karst.
Jenis-jenis Danau
Danau tektonik Danau vulkanik
Danau
tektovulkanik
Danau karst
Perairan Laut
Letak geografis
Indonesia berada
diantara 2 lautan luas
yaitu Samudra Hindia
dan Samudra Pasifik.
Hal tersebut
menyebabkan luas
perairan Indonesia
mencapai 6.315.222
km2 atau sekitar 75%
dari total luas
Indonesia
Karakteristik Laut Indonesia
Indonesia mempunyai karakteristik laut yang khas. Karakteristik laut tersebut
adalah sebagai berikut.
Laut tertutup
Laut terbuka Laut setengah tertutup
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kondisi Laut DI
indonesia
Kondisi kedalaman Laut Nusantara secara
umum dipengaruhi oleh dua paparan
benua (continental shelf) besar yaitu
Paparan Sunda dan Paparan Sahul.
Laut dangkal Laut dalam
Laut Jawa Laut Maluku
Kondisi laut Indonesia
juga dipengaruhi oleh
dinamika pasang surut.
Dinamika pasang surut
sangat dipengaruhi oleh
periodisitas bulan,
matahari dan efek rotasi
bumi. Ada empat tipe
pasang surut:
1. pasang surut harian tunggal (diurnal tide); 2. pasang surut harian ganda (semidiurnal tide; 3. pasang surut
campuran condong ke harian tunggal (mixed tide revailing diurnal); 4. pasang surut campuran condong ke
ganda (mixed tide prevailing semidiurnal).
Sumber Daya Hayati Laut Indonesia
Padang lamun
Terumbu Karang
Mangrove
Perkembangan Jalur
Transportasi dan
Perdagangan
Internasional Di
Indonesia
C
C. Perkembangan Jalur Transportasi dan
Perdagangan Internasional Di Indonesia
Indonesia merupakan Negara
maritim. Hal ini merupakan salah
satu identitas bangsa ini. Konsep ini
tampaknya sudah terwujud pada
zaman Kerajaan Sriwijaya dan
Majapahit, dua kerajaan maritim
besar di Indonesia. Pada zaman itu,
bangsa Indonesia sudah memiliki
kemampuan besar untuk
menguasai laut dengan armadanya
yang besar dan mampu
mengarungi samudra.
Kerajaan Sriwijaya
Sumber
:
id.wikipedia.org
• Kerajaan Sriwijaya mencapai kejayaan pada abad
6-10 M.
• Kerajaan ini menguasai seluruh jalur perdagangan
maritim di Asia Tenggara.
• Kerajaan ini menjadi pengendali jalur perdagangan
antara India dan Tiongkok sebagai negara benua
yang kaya akan komoditas perdagangan.
• Hal ini dilakukan dengan menguasai Selat Malaka
dan Selat Sunda.
Kerajaan Majapahit
• Setelah penyatuan nusantara oleh Majapahit,
aktivitas ekonomi maritim berkembang pesat.
• Pelabuhan utama Majapahit ada di Bubat dan
Canggu.
• Di kedua pelabuhan ini berlabuh kapal-kapal dari
seluruh nusantara dan mancaegara, seperti Siam,
Champa, Myanmar, Kamboja, Tiongkok, India dan
Bangladesh.
Pelabuhan Penting di Indonesia
Selain di Jawa, banyak juga
pelabuhan di luar Jawa yang
ramai dikunjungi oleh para
pedagang. Di antaranya adalah
Aceh, Ternate, Tidore, Bacan,
Jailolo (Halmahera) dan
Makassar. Setelah di ambil alih
oleh VOC, Indonesia mengalami
kemunduran dan pusat
perdagangan dialihkan ke
Batavia.
Letak geografis Indonesia yang berada di antara dua samudra dan dua
benua menjadikan Indonesia sebagai lalu lintas pelayaran Internasional
airan Indonesia
miliki beberapa jalur
t utama yaitu adalah
ut Natuna, Laut
wa, Laut Flores, Laut
awesi, Laut Maluku
n Laut Banda.
Sumber : maritimnews.com
Sumber : flickr.com , Australian Embassy
Sumber : faztravelog.wordpress.com
Sumber : tribunnews.com
Selat Malaka
Selat Sunda
Selat Lombok
Selat Makassar
Indonesia juga mempunyai
empat titik strategis yang
dilalui oleh 40% kapal-kapal
perdagangan dunia atau yang
disebut dengan choke points.
Keempat titik strategis itu
adalah
• Selat Malaka
• Selat Sunda
• Selat Lombok
• Selat Makassar
Potensi dan
Pengelolaan Sumber
Daya Kelautan
Indonesia
D
D. Potensi dan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan
INDONESIA
Potensi Sumber Daya
Kelautan Indonesia
Potensi sumber daya
kelautan Indonesia ini
dapat menjadi sumber
daya terbarukan, tidak
terbarukan dan jasa.
Sumber : commons.wikipedia.org
Sumber Daya Perikanan
Sumberdaya perikanan
terdiri dari perikanan
tangkap maupun
perikanan budi daya.
Laut Indonesia memiliki
angka potensi lestari
sumber daya ikan
sebesar 6,4 juta ton per
tahun.
Energi Kelautan
Energi kelautan
Indonesia dapat
dikatakan terbaik dan
terbesar di dunia.
Energi kelautan itu
antara lain terdiri dari
energi gelombang
laut, energi pasang
surut, dan energi
panas laut
Sumber Minyak dan Gas Bumi
Minyak dan gas bumi
memiliki peranan
strategis dalam
pembangunan nasional.
Sekitar 70% cadangan
minyak dan gas bumi
Indonesia terdapat di
kawasan pesisir dan
lautan.
Wisata Bahari
sata bahari antara lain mencakup
giatan seperti rekreasi perahu,
arina, kapal pesiar, olahraga air,
jarah maritim, pendidikan dan terkait
ngan komponen berbasis tanah,
perti hotel, resor, dan restoran.
Sumber : commons.wikipedia.or
Jasa Angkutan Laut
Jasa angkutan laut adalah setiap
kegiatan pemindahan orang dan/atau
barang dari satu tempat ke tempat lain
dengan menggunakan kapal, dari satu
pelabuhan ke pelabuhan lain dengan
dipungut bayaran.
Alur Laut Kepulauan di Indonesia(ALKI)
Alur laut Kepulauan Indonesia dapat
dipergunakan sebagai alur laut yang
memungkinkan kapal-kapal asing
untuk berlayar melalui sea lanes
dengan cara normal, bagi kapal selam
yang berlayar di bawah air dan hak
terbang bagi kapal terbang yang
bukan kapal terbang sipil.
Pengelolaan Sumber Daya Kelautan
Indonesia
Pengelolaan sumber daya kelautan Indonesia dapat dilakukan antara
lain dengan hal-hal berikut.
Mengelola sumberdaya
perikanan
Mensosialisasikan
energi kelautan
Meningkatkan produksi
minyak dan gas
Pengelolaan
wisata bahari
Mengelola
ALKI
Mengelola
industri maritim
Pengelolaan
jasa angkutan
laut
Posisi Strategis
Indonesia Sebagai
Poros Maritim Dunia
E
E. Posisi Strategis Indonesia Sebagai Poros Maritim
Dunia
1. Pembangunan kembali budaya maritim Indonesia.
2. Komitmen menjaga dan mengelola sumber daya laut dengan fokus
membangun kedaulatan pangan laut melalui pengembangan industri
perikanan dengan menempatkan nelayan sebagai pilar utama.
3. Komitmen mendorong pengembangan infrastruktur dan konektivitas
maritim dengan membangun tol laut, pelabuhan laut, logistik, dan industri
perkapalan, serta pariwisata maritim.
4. Diplomasi maritim yang mengajak semua mitra Indonesia untuk bekerja
sama pada bidang kelautan.
5. Pembangunan kekuatan pertahanan maritim.

PPT GEOGRAFI FINAL.pptx

  • 1.
  • 2.
    -Aprilia setyo rini(3) -Ashfia Fatihaturrahmah (5) -Davina lely Stefania (7) -Firdauzia Amalia Solikha (12) -Hafizh Aditya Pratama (13) -Irma Putri Ani (15) -Marsya Ayu P.P (18) -Naufal Taufiq H (26) -Rangga Putra Dwi W (29) -Ricky Adi Pradana (31) NAMA ANGGOTA
  • 3.
  • 4.
    Letak wilayah Indonesiadapat dilihat dari sudut pandang astronomis, geologis dan geografis A. Letak, Luas dan Batas Wilayah Indonesia 1. Letak Wilayah Indonesia Letak Astronomis Letak Geografis Letak Geologis
  • 5.
    Letak Astronomis Indonesia LetakAstronomis Indonesia berada diantara 6°LU-11°LS dan 95°BT-141°BT
  • 6.
    Letak Geografis Indonesia Indonesiaterletak di antara dua benua yaitu Benua Asia (utara) dan Benua Australia (selatan) serta di antara Samudra Hindia (barat & selatan) dan Samudra Pasifik (timur
  • 7.
    Letak Geologis Indonesia Indonesiaterletak di antara pertemuan dua lempeng benua (Lempeng Eurasia & Lempeng Indo-Australia) dan satu lempeng samudra (Lempeng Samudra Pasifik)
  • 8.
    Luas daratan indonesiamenurut badan statistik tahun 2015 adalah sebesar 1.913.578 km2 . Luas perairan indonesia menurut badan informasi dan geospasial tahun 2015 adalah 6.315.222 km2 . 2. Luas Wilayah Indonesia
  • 9.
    3. Batas WilayahIndonesia Utara Malaysia Timur Papua Nugini Barat India Selatan Timor Leste, Australia (laut)
  • 10.
    Batas Laut Indonesia 200mil 12 mil Batas laut Indonesia berdasarkan United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS)
  • 11.
    Batas Udara Indonesia BatasWilayah udara mengikuti batas kedaulatan negara di darat dan di laut, dan batasnya dengan angkasa luar ditetapkan berdasarkan perkembangan hukum internasional.
  • 12.
  • 13.
    B. Karakteristik WilayahDaratan dan Perairan Indonesia Karakteristik Daratan Karakteristik Perairan
  • 14.
    Karakteristik Daratan ampakan fisikyang utama ah pegunungan. Indonesia adi titik temu dua rangkaian unungan muda dunia (sirkum terania dan pasifik).
  • 15.
    Karakteristik Perairan Wilayah perairanIndonesia terdiri dari perairan darat dan perairan laut. Perairan Laut Perairan Darat Sungai Danau
  • 16.
    Perairan Darat Sungai adalahaliran air yang berada di wilayah daratan. Indonesia memiliki sekitar 5.590 sungai yang terdata. Aliran sungai di Indonesia sangat bervariasi karena distribusi hujan yang berpola musiman dan kondisi geologi setiap daerah berbeda-beda
  • 17.
    Perairan Darat Danau adalahgenangan air yang luas di tengah daratan. Indonesia memiliki sekitar 840 danau besar, 735 danau kecil (situ) dan 162 waduk. Berdasarkan proses terjadinya, danau di Indonesia dapat dikelompokkan ke dalam empat kategori yaitu danau tektonik, danau vulkanik, danau tektovulkanik, dan danau karst.
  • 18.
    Jenis-jenis Danau Danau tektonikDanau vulkanik Danau tektovulkanik Danau karst
  • 19.
    Perairan Laut Letak geografis Indonesiaberada diantara 2 lautan luas yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Hal tersebut menyebabkan luas perairan Indonesia mencapai 6.315.222 km2 atau sekitar 75% dari total luas Indonesia
  • 20.
    Karakteristik Laut Indonesia Indonesiamempunyai karakteristik laut yang khas. Karakteristik laut tersebut adalah sebagai berikut. Laut tertutup Laut terbuka Laut setengah tertutup
  • 21.
    Faktor-Faktor yang MempengaruhiKondisi Laut DI indonesia Kondisi kedalaman Laut Nusantara secara umum dipengaruhi oleh dua paparan benua (continental shelf) besar yaitu Paparan Sunda dan Paparan Sahul. Laut dangkal Laut dalam Laut Jawa Laut Maluku
  • 22.
    Kondisi laut Indonesia jugadipengaruhi oleh dinamika pasang surut. Dinamika pasang surut sangat dipengaruhi oleh periodisitas bulan, matahari dan efek rotasi bumi. Ada empat tipe pasang surut: 1. pasang surut harian tunggal (diurnal tide); 2. pasang surut harian ganda (semidiurnal tide; 3. pasang surut campuran condong ke harian tunggal (mixed tide revailing diurnal); 4. pasang surut campuran condong ke ganda (mixed tide prevailing semidiurnal).
  • 23.
    Sumber Daya HayatiLaut Indonesia Padang lamun Terumbu Karang Mangrove
  • 24.
  • 25.
    C. Perkembangan JalurTransportasi dan Perdagangan Internasional Di Indonesia Indonesia merupakan Negara maritim. Hal ini merupakan salah satu identitas bangsa ini. Konsep ini tampaknya sudah terwujud pada zaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit, dua kerajaan maritim besar di Indonesia. Pada zaman itu, bangsa Indonesia sudah memiliki kemampuan besar untuk menguasai laut dengan armadanya yang besar dan mampu mengarungi samudra.
  • 26.
    Kerajaan Sriwijaya Sumber : id.wikipedia.org • KerajaanSriwijaya mencapai kejayaan pada abad 6-10 M. • Kerajaan ini menguasai seluruh jalur perdagangan maritim di Asia Tenggara. • Kerajaan ini menjadi pengendali jalur perdagangan antara India dan Tiongkok sebagai negara benua yang kaya akan komoditas perdagangan. • Hal ini dilakukan dengan menguasai Selat Malaka dan Selat Sunda.
  • 27.
    Kerajaan Majapahit • Setelahpenyatuan nusantara oleh Majapahit, aktivitas ekonomi maritim berkembang pesat. • Pelabuhan utama Majapahit ada di Bubat dan Canggu. • Di kedua pelabuhan ini berlabuh kapal-kapal dari seluruh nusantara dan mancaegara, seperti Siam, Champa, Myanmar, Kamboja, Tiongkok, India dan Bangladesh.
  • 28.
    Pelabuhan Penting diIndonesia Selain di Jawa, banyak juga pelabuhan di luar Jawa yang ramai dikunjungi oleh para pedagang. Di antaranya adalah Aceh, Ternate, Tidore, Bacan, Jailolo (Halmahera) dan Makassar. Setelah di ambil alih oleh VOC, Indonesia mengalami kemunduran dan pusat perdagangan dialihkan ke Batavia.
  • 29.
    Letak geografis Indonesiayang berada di antara dua samudra dan dua benua menjadikan Indonesia sebagai lalu lintas pelayaran Internasional
  • 30.
    airan Indonesia miliki beberapajalur t utama yaitu adalah ut Natuna, Laut wa, Laut Flores, Laut awesi, Laut Maluku n Laut Banda.
  • 31.
    Sumber : maritimnews.com Sumber: flickr.com , Australian Embassy Sumber : faztravelog.wordpress.com Sumber : tribunnews.com Selat Malaka Selat Sunda Selat Lombok Selat Makassar Indonesia juga mempunyai empat titik strategis yang dilalui oleh 40% kapal-kapal perdagangan dunia atau yang disebut dengan choke points. Keempat titik strategis itu adalah • Selat Malaka • Selat Sunda • Selat Lombok • Selat Makassar
  • 32.
  • 33.
    D. Potensi danPengelolaan Sumber Daya Kelautan INDONESIA Potensi Sumber Daya Kelautan Indonesia Potensi sumber daya kelautan Indonesia ini dapat menjadi sumber daya terbarukan, tidak terbarukan dan jasa. Sumber : commons.wikipedia.org
  • 34.
    Sumber Daya Perikanan Sumberdayaperikanan terdiri dari perikanan tangkap maupun perikanan budi daya. Laut Indonesia memiliki angka potensi lestari sumber daya ikan sebesar 6,4 juta ton per tahun.
  • 35.
    Energi Kelautan Energi kelautan Indonesiadapat dikatakan terbaik dan terbesar di dunia. Energi kelautan itu antara lain terdiri dari energi gelombang laut, energi pasang surut, dan energi panas laut
  • 36.
    Sumber Minyak danGas Bumi Minyak dan gas bumi memiliki peranan strategis dalam pembangunan nasional. Sekitar 70% cadangan minyak dan gas bumi Indonesia terdapat di kawasan pesisir dan lautan.
  • 37.
    Wisata Bahari sata bahariantara lain mencakup giatan seperti rekreasi perahu, arina, kapal pesiar, olahraga air, jarah maritim, pendidikan dan terkait ngan komponen berbasis tanah, perti hotel, resor, dan restoran. Sumber : commons.wikipedia.or
  • 38.
    Jasa Angkutan Laut Jasaangkutan laut adalah setiap kegiatan pemindahan orang dan/atau barang dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan kapal, dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain dengan dipungut bayaran.
  • 39.
    Alur Laut Kepulauandi Indonesia(ALKI) Alur laut Kepulauan Indonesia dapat dipergunakan sebagai alur laut yang memungkinkan kapal-kapal asing untuk berlayar melalui sea lanes dengan cara normal, bagi kapal selam yang berlayar di bawah air dan hak terbang bagi kapal terbang yang bukan kapal terbang sipil.
  • 40.
    Pengelolaan Sumber DayaKelautan Indonesia Pengelolaan sumber daya kelautan Indonesia dapat dilakukan antara lain dengan hal-hal berikut. Mengelola sumberdaya perikanan Mensosialisasikan energi kelautan Meningkatkan produksi minyak dan gas
  • 41.
  • 42.
  • 43.
    E. Posisi StrategisIndonesia Sebagai Poros Maritim Dunia 1. Pembangunan kembali budaya maritim Indonesia. 2. Komitmen menjaga dan mengelola sumber daya laut dengan fokus membangun kedaulatan pangan laut melalui pengembangan industri perikanan dengan menempatkan nelayan sebagai pilar utama. 3. Komitmen mendorong pengembangan infrastruktur dan konektivitas maritim dengan membangun tol laut, pelabuhan laut, logistik, dan industri perkapalan, serta pariwisata maritim. 4. Diplomasi maritim yang mengajak semua mitra Indonesia untuk bekerja sama pada bidang kelautan. 5. Pembangunan kekuatan pertahanan maritim.