Dokumen ini membahas tentang posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia, termasuk letak, luas, dan batas wilayahnya yang strategis di antara dua benua dan dua samudra. Sumber daya kelautan Indonesia, yang meliputi perikanan, energi, dan pariwisata bahari, diidentifikasi sebagai potensi penting untuk pengelolaan dan pengembangan nasional. Selain itu, dokumen ini menjelaskan pentingnya infrastruktur maritim dan diplomasi dalam mendorong kerja sama internasional di sektor kelautan.