BAB 1
ISLAM DAN EKONOMI
BAB 2
SISTEM EKONOMI ISLAM
DOSEN PENGAMPU:
MOEHAMMAD KAUTSAR, S.E., M.B.A
Oleh :
SULIS TYOWATI
NIM 20190208005
PRODI MANAJEMEN
FAKULTAS SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Senin, 2 Maret 2020
BAB 1
EKONOMI DAN ISLAM
ISLAM DAN EKONOMI
 Islam muncul sebagai kekuatan baru pada Abad ke-7 Masehi, menyusul
runtuhnya kekaisaran Romawi. Kemunculan itu ditandai dengan berkembangnya
kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi kehidupan sosial lainnya serta
perkembangan ekonomi yang sangat menakjubkan.
 Firman Allah SWT dalam QS. Alma’idah ayat 3 menyatakan bahwa islam adalah
agama yang sempurnadan mempunyai system tersendiri dalam menghadapi
permasalahan kehidupan, baik yang bersifat materiil dan non materiil.
Sistem
kehidupan Islam
komprehensif
Mengatur semua aspek
(baik dalam sosial, ekonomi,
politik maupun kehidupan
spiritual.
ATURAN-ATURAN PERMAINAN
EKONOMI ISLAM
 Perilaku yang ditetapkan dalam hukum Allah (Syariah) harus diawasi masyarakat
secara keseluruhan, berdasarkan aturan islam.
 Aturan-aturan itu bersumber pada kerangka konseptual masyarakat dalam
hubungannya dengan Kekuatan Tertinggi (Tuhan), kehidupan, sesama manusia, dunia,
sesame makhluk dan tujuan akhir manusia.
Beberapa
aturan
permaina
n
ekonomi
islam
Alam semesta, termasuk manusia, adalah milik Allah, yang memiliki
kemahakuasaan (kedaulatan) sepenuhnya dan sempurna atas makhluk
makhluk-Nya.
Allah teah menetapkan batas-batas tertentu terhadap perilaku manusia
sehingga menguntungkan individu tanpa mengorbankan hak individu
lainnya.
Semua manusia tergantung pada Allah.
Status khalifah atau pengemban amanat Allah berlaku umum bagi
semua manusia; tidak ada hak istimewa bagi individu atau bangsa
tertentu sejauh berkaitan dengan tugas kekhalifahan.
.Individu-individu memiliki kesamaan dalam harga dirinya sebagai
manusia.
.Dalam islam, bekerja dinilai sebagai kebaikan dan kemalasan dinilai
sebagai kejahatan.
Beberapa
aturan
permainan
ekonomi
islam
.Kehidupan adalah proses dinamis menuju peningkatan.
“Jangan membuat mudarat (kesulitan) dan jangan ada mudarat”
adalah frasa yang senantiasa diucapkan oleh Nabi SAW.
Suatu kebaikan dalam peringkat kecil secara jelas dirumuskan.
Prinsip yang
melandasi
fungsi pasar
Semua harga (harga yang
adil atau wajar)
Mekanisme pasar dalam
masyarakat muslim tidak boleh
dianggap sebagai struktur
atomistis
Mengenal teori nilai
PERBEDAAN DASAR SYSTEM EKONOMI
ISLAM DAN KONVENSIONAL
Berdasarkan sistem ekonomi
islam
konvensional
Sumber
(Epistemology)
 Berdasarkan sumber yang mutlak
yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah
yang berisi perintah dan larangan.
 Berdasarkan sumber akal manusia
atau falsafah yang lepas bebas dari
ikatan wahyu.
Tujuan Kehidupan  Membawa kepada konsep al-falah
(kejayaan) di dunia dan akhirat.
 Untuk kepuasan dunia semata.
Konsep Harta
Sebagai Wasliah
 Harta bukanlah tujuan utama
kehidupan tetapi sebagai jalan
mencapai nikmat ketenangan
kehidupan di dunia hingga ke alam
akhirat.
 Meletakkan keduniaan sebagai
tujuan yang tidak mempunyai
kaitan dengan dengtan Tuhan dan
akhirat.
BAB 2
SISTEM EKONOMI ISLAM
Lalu apa yang
disebut system
ekonomi islam?
 Sistem adalah suatu organisasi berbagai unsur yang
saling berhubungan satu sama lain.
 Sistem ekonomi merupakan organisasi yang terdiri
dari bagiam-bagian yang saling bekerja sama untuk
mencapai tujuan ekonomi.
Secara sederhana Sistem Ekonomi Islam
adalah suatu sistem ekonomi yang
didasarkan pada ajaran dan nilai-nilai
Islam.
Ekonomi Insani
Yaitu system ekonomi yang
dilaksanakan dan ditujukan untuk
kemakmuran manusia.
Ekonomi Rabbani
Disebut ekonomi Rabbani karena sarat
dengan nilai-nilai Ilahiah.
Menurut para ahli
1. M. Akram Kan
Ilmu ekonomi Islam bertujuan untuk melakukan kajian tentang kebahagiaan hidup manusia yang dicapai
dengan mengorganisasikan sumber daya alam atas dasar bekerja sama dan partisipasi.
2. Muhammad Abdul Manan
Ilmu ekonomi Islam adalah ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah ekonomi masyarakat yang
diilhami oleh nilai-nilai Islam.
3. M. Ummer Chapra
Ekonomi Islam adalah sebuah pengetahuan yang membantu upaya realisasi kebahagiaan manusia melalui
alokasi dan distribusi sumber daya yang terbatas yang berada dalam koridor yang mengacu pada pengajaran.
4. Muhammad Nejatullah Ash-Shidiqy
Ilmu EKonomi Islam adalah respon pemikir muslim terhadap tantangan ekopnomi pada masa tertentu.
5. Kursyid Ahmad
Ilmmu Ekonomi Islam adlah sebuah usaha sitematis untuk memahami masalah-masalah ekonommi dan
tingkah laku manusia secara relasioanal dalam perspektif Islam.
 Maka, Ilmu Ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi
rakyat yang diIlhami oleh nilai-nilai Islam.
1. Meluruskan kekeliruan pandangan yang menilai ekonomi kapitalis(memberikan penghargaan terhadap prinsip
hak milik) dan sosialis (memberikan penghargaan terhadap persamaan dan keadilan) tidak bertentangan dengan
metode ekonomi Islam.
2. Membantu para ekonom muslim yang berkecimpung dalam teori ekonomi konvensional dalam memahami
ekonomi Islam
3. Membantu para peminat studi fiqh muamalah dlam melakukan studi perbandingan antara ekonomi Islam dengan
ekonomi konvensional.
Hal-hal yang mendorong perlunya mempelajari karakteristik
ekonomi Islam (Yafie, 2003, 27)
1. Harta
Kepunyaan
Allah dan
Manusia
Merupaka
Khalifah tas
Harta
5. Kebebasan
Individu
Dijamin
dalam Islam
2. Ekenomi
Terikst
dengan
Akidah,
Syariah
(Hukum), dan
Moral
6. Negara Diberi
Wewenang
Turut Campur
dalam
Perekonomian
7. Bimbingan
Konsumsi
3. Keseimbanga
n antara
Kerohanian
dan
Kebendaan
10. Larangan
Riba
8. Petunjuk
Investasi
4. Ekonomi Islam
Menciptakan
Keseimbangan
Antara
Kepentingan
Individu dengan
Kepentingan
Umum
Karakteristik ekonomi Islam sebagaimana disebutkan dalam Al-Mawsu’ah Al-Ilmiyah Wa Al-
Amaliyah A-l-Islamiyah :
9. Zakat
Menurut Marthon, Hal-hal yang
Membedakan Ekonomi Islam Secara
Operasional dengan Ekonomi Sosialis
Maupun Kapitalis :
1. Dialektika
Nilai-nilai
Spiritualisme
dan
Materialisme
2. Kebebasan
Berekonomi
3. Dualisme
Kepemilikan
4. Menjaga
Kemaslahatan
Individu dan
Bersama
• Dikembangkan oleh para ahli hukum Islam, Fi-Iqalta,
diaplikasikan terhadap ekonomi Islam modern untuk
menampilkan prinsip-primsip system Islam dan
kerangka hukumnnya dengan berkonsultasi dengan
sumber-sumber Ialam, yaitu Al-Qur’an dan Sunnah.
Metode Deduksi
• Digunakan oleh banyak penulis muslim
kontemporer yang merasakan tekanan, kemiskinan,
dan keterbelakangan di dunia Islam dan berusaha
mencari berbagai pemecahan terhadap persoalan
ekonomi umat muslim dengan kembali pada Al-
Qur’an dan Sunnah untuk mencari dukungan atas
pemecahan tersebut dan mengujinya dengan
memerhatikan petunjuk Tuhan.
Metode pemikiran
Retrospektif
1. FIQH RIBA
Usury (Bahasa Inggris) mengandung dua pengertian :
a. Tindakan atau paraktik peminjaman uang dengan tingkat suku bunga yang berlebihan dan
tisak sesuai dengan hukum
b. Suku bunga dengan rate yang tinggi
 Risalah larangan praktik riba:
1) QS.Ar-Ruum 39: (riba tidak akan menambah kebaikan pada sisi Allaj.
2) QS. Nisaa’ ayat 160-161 (siksa yang pedih bagi kaum yahudi dengan salah sayu karakternya
suka nenakan riba)
3) QS. Ali Imron ayat 130 : (Allah meleang memakan riba yang berlipay ganda
4) QS. Al-Baqarah ayat 278-279 : Allah melarang dengan keras dan tegas semua jenis riba.
Ciri-ciri khusus
untuk memahami
peranan
organisasi dalam
organisasi dalam
ekonomi Islam
Pada hakikatnya berdasarkan ekuiti (Equity-
Based) daripada berdasarkan pinjaman
(Loan-Based), manajer cenderung
mengelola perusahaan yang bersangkutan
dengan pandangan untuk membagi deviden
dikalangan pemegang saham atau berbagi
keuntungan diantara mitra suatu usaha
ekonomi
Dimana keuntunngan
biasa menjadi urusan
bersama
Tuntutan akan integritas moral,
ketetapandan perakunan
(accounting)
FIQH ZAKAT
 Zakat menurut etimologi berarti berkat, bersih, berkembang, dan baik.
 Zakat menurut terminology berarti, sejumlah harta tertentu yang yang diwajibkan oleh Allah
SWT, untuk diberikan kepada para mustahik yang disebutkan dalam Al-Qur’an atau bisa juga
berarti sejumlah tertentu dari harta tertentu yang diberikan untuk orang tertentu.
HUKUM ZAKAT
 Orang yang enggan membayar zakat boleh diperangi, dan orang yang menolak
kewajibannya dianggap kafir.
HIKMAH ZAKAT
 Zakat merupakan sebuah ibadah materilyang merupakan penyebab memperoleh rahmat dari Allah SWT.
 Zakat merupakan syarat persaudaraan dalam agama
SYARAT YANG HARUS DIPENUHI DALAM ZAKAT
Islam
Nisab
Sempurna
Ahliyah-
nya
Sempurnan
ya
kepemilikan
Haul berkembag
DAMPAK EKONOMIS APLIKASI ZAKAT
1. Produksi
Zaklat akan menimbulkan new demander
potensial sehingga akan meningkatkan
permintaan secara agregat yang pada
pada akhirnya akan mendorong produen
untuk meningkatkan produksi guna
memenuhi permintaan yang ada.
3. Investasi
Peningkatan produksi akan
mendorong
perusahaan(firms) untuk
meningkatkan investasi.
2. Lapangan kerja
Peningkatan inves tasi mendorong
perluasan produksi yang lebih besar dan
akan membuka kesempatan kerja.
5. Kesenjangan Sosial
Zakat juga berperan dalam
mendistribusikan pendapatan khususnya
mengurangi kesenjangan (gap)
pendapatan yang pada akhirnya akan
mengurangi kesenjangan sosial.
4. Pertumbuhan Ekonomi
Peningkatan konsumsi secara agregat dan
peningkatan investasi akan mendorong
laju pertumbuhan ekonomi.
TERIMA KASIH

Ppt ekonomi islam bab 1 & 2

  • 1.
    BAB 1 ISLAM DANEKONOMI BAB 2 SISTEM EKONOMI ISLAM DOSEN PENGAMPU: MOEHAMMAD KAUTSAR, S.E., M.B.A Oleh : SULIS TYOWATI NIM 20190208005 PRODI MANAJEMEN FAKULTAS SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Senin, 2 Maret 2020
  • 2.
  • 3.
    ISLAM DAN EKONOMI Islam muncul sebagai kekuatan baru pada Abad ke-7 Masehi, menyusul runtuhnya kekaisaran Romawi. Kemunculan itu ditandai dengan berkembangnya kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi kehidupan sosial lainnya serta perkembangan ekonomi yang sangat menakjubkan.  Firman Allah SWT dalam QS. Alma’idah ayat 3 menyatakan bahwa islam adalah agama yang sempurnadan mempunyai system tersendiri dalam menghadapi permasalahan kehidupan, baik yang bersifat materiil dan non materiil.
  • 4.
    Sistem kehidupan Islam komprehensif Mengatur semuaaspek (baik dalam sosial, ekonomi, politik maupun kehidupan spiritual.
  • 5.
    ATURAN-ATURAN PERMAINAN EKONOMI ISLAM Perilaku yang ditetapkan dalam hukum Allah (Syariah) harus diawasi masyarakat secara keseluruhan, berdasarkan aturan islam.  Aturan-aturan itu bersumber pada kerangka konseptual masyarakat dalam hubungannya dengan Kekuatan Tertinggi (Tuhan), kehidupan, sesama manusia, dunia, sesame makhluk dan tujuan akhir manusia.
  • 6.
    Beberapa aturan permaina n ekonomi islam Alam semesta, termasukmanusia, adalah milik Allah, yang memiliki kemahakuasaan (kedaulatan) sepenuhnya dan sempurna atas makhluk makhluk-Nya. Allah teah menetapkan batas-batas tertentu terhadap perilaku manusia sehingga menguntungkan individu tanpa mengorbankan hak individu lainnya. Semua manusia tergantung pada Allah. Status khalifah atau pengemban amanat Allah berlaku umum bagi semua manusia; tidak ada hak istimewa bagi individu atau bangsa tertentu sejauh berkaitan dengan tugas kekhalifahan. .Individu-individu memiliki kesamaan dalam harga dirinya sebagai manusia.
  • 7.
    .Dalam islam, bekerjadinilai sebagai kebaikan dan kemalasan dinilai sebagai kejahatan. Beberapa aturan permainan ekonomi islam .Kehidupan adalah proses dinamis menuju peningkatan. “Jangan membuat mudarat (kesulitan) dan jangan ada mudarat” adalah frasa yang senantiasa diucapkan oleh Nabi SAW. Suatu kebaikan dalam peringkat kecil secara jelas dirumuskan.
  • 8.
    Prinsip yang melandasi fungsi pasar Semuaharga (harga yang adil atau wajar) Mekanisme pasar dalam masyarakat muslim tidak boleh dianggap sebagai struktur atomistis Mengenal teori nilai
  • 9.
    PERBEDAAN DASAR SYSTEMEKONOMI ISLAM DAN KONVENSIONAL Berdasarkan sistem ekonomi islam konvensional Sumber (Epistemology)  Berdasarkan sumber yang mutlak yaitu Al-Qur’an dan As-Sunnah yang berisi perintah dan larangan.  Berdasarkan sumber akal manusia atau falsafah yang lepas bebas dari ikatan wahyu. Tujuan Kehidupan  Membawa kepada konsep al-falah (kejayaan) di dunia dan akhirat.  Untuk kepuasan dunia semata. Konsep Harta Sebagai Wasliah  Harta bukanlah tujuan utama kehidupan tetapi sebagai jalan mencapai nikmat ketenangan kehidupan di dunia hingga ke alam akhirat.  Meletakkan keduniaan sebagai tujuan yang tidak mempunyai kaitan dengan dengtan Tuhan dan akhirat.
  • 10.
  • 11.
    Lalu apa yang disebutsystem ekonomi islam?  Sistem adalah suatu organisasi berbagai unsur yang saling berhubungan satu sama lain.  Sistem ekonomi merupakan organisasi yang terdiri dari bagiam-bagian yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan ekonomi. Secara sederhana Sistem Ekonomi Islam adalah suatu sistem ekonomi yang didasarkan pada ajaran dan nilai-nilai Islam.
  • 12.
    Ekonomi Insani Yaitu systemekonomi yang dilaksanakan dan ditujukan untuk kemakmuran manusia. Ekonomi Rabbani Disebut ekonomi Rabbani karena sarat dengan nilai-nilai Ilahiah.
  • 13.
    Menurut para ahli 1.M. Akram Kan Ilmu ekonomi Islam bertujuan untuk melakukan kajian tentang kebahagiaan hidup manusia yang dicapai dengan mengorganisasikan sumber daya alam atas dasar bekerja sama dan partisipasi. 2. Muhammad Abdul Manan Ilmu ekonomi Islam adalah ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah ekonomi masyarakat yang diilhami oleh nilai-nilai Islam. 3. M. Ummer Chapra Ekonomi Islam adalah sebuah pengetahuan yang membantu upaya realisasi kebahagiaan manusia melalui alokasi dan distribusi sumber daya yang terbatas yang berada dalam koridor yang mengacu pada pengajaran. 4. Muhammad Nejatullah Ash-Shidiqy Ilmu EKonomi Islam adalah respon pemikir muslim terhadap tantangan ekopnomi pada masa tertentu. 5. Kursyid Ahmad Ilmmu Ekonomi Islam adlah sebuah usaha sitematis untuk memahami masalah-masalah ekonommi dan tingkah laku manusia secara relasioanal dalam perspektif Islam.  Maka, Ilmu Ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diIlhami oleh nilai-nilai Islam.
  • 14.
    1. Meluruskan kekeliruanpandangan yang menilai ekonomi kapitalis(memberikan penghargaan terhadap prinsip hak milik) dan sosialis (memberikan penghargaan terhadap persamaan dan keadilan) tidak bertentangan dengan metode ekonomi Islam. 2. Membantu para ekonom muslim yang berkecimpung dalam teori ekonomi konvensional dalam memahami ekonomi Islam 3. Membantu para peminat studi fiqh muamalah dlam melakukan studi perbandingan antara ekonomi Islam dengan ekonomi konvensional. Hal-hal yang mendorong perlunya mempelajari karakteristik ekonomi Islam (Yafie, 2003, 27)
  • 15.
    1. Harta Kepunyaan Allah dan Manusia Merupaka Khalifahtas Harta 5. Kebebasan Individu Dijamin dalam Islam 2. Ekenomi Terikst dengan Akidah, Syariah (Hukum), dan Moral 6. Negara Diberi Wewenang Turut Campur dalam Perekonomian 7. Bimbingan Konsumsi 3. Keseimbanga n antara Kerohanian dan Kebendaan 10. Larangan Riba 8. Petunjuk Investasi 4. Ekonomi Islam Menciptakan Keseimbangan Antara Kepentingan Individu dengan Kepentingan Umum Karakteristik ekonomi Islam sebagaimana disebutkan dalam Al-Mawsu’ah Al-Ilmiyah Wa Al- Amaliyah A-l-Islamiyah : 9. Zakat
  • 16.
    Menurut Marthon, Hal-halyang Membedakan Ekonomi Islam Secara Operasional dengan Ekonomi Sosialis Maupun Kapitalis : 1. Dialektika Nilai-nilai Spiritualisme dan Materialisme 2. Kebebasan Berekonomi 3. Dualisme Kepemilikan 4. Menjaga Kemaslahatan Individu dan Bersama
  • 17.
    • Dikembangkan olehpara ahli hukum Islam, Fi-Iqalta, diaplikasikan terhadap ekonomi Islam modern untuk menampilkan prinsip-primsip system Islam dan kerangka hukumnnya dengan berkonsultasi dengan sumber-sumber Ialam, yaitu Al-Qur’an dan Sunnah. Metode Deduksi • Digunakan oleh banyak penulis muslim kontemporer yang merasakan tekanan, kemiskinan, dan keterbelakangan di dunia Islam dan berusaha mencari berbagai pemecahan terhadap persoalan ekonomi umat muslim dengan kembali pada Al- Qur’an dan Sunnah untuk mencari dukungan atas pemecahan tersebut dan mengujinya dengan memerhatikan petunjuk Tuhan. Metode pemikiran Retrospektif
  • 18.
    1. FIQH RIBA Usury(Bahasa Inggris) mengandung dua pengertian : a. Tindakan atau paraktik peminjaman uang dengan tingkat suku bunga yang berlebihan dan tisak sesuai dengan hukum b. Suku bunga dengan rate yang tinggi  Risalah larangan praktik riba: 1) QS.Ar-Ruum 39: (riba tidak akan menambah kebaikan pada sisi Allaj. 2) QS. Nisaa’ ayat 160-161 (siksa yang pedih bagi kaum yahudi dengan salah sayu karakternya suka nenakan riba) 3) QS. Ali Imron ayat 130 : (Allah meleang memakan riba yang berlipay ganda 4) QS. Al-Baqarah ayat 278-279 : Allah melarang dengan keras dan tegas semua jenis riba.
  • 19.
    Ciri-ciri khusus untuk memahami peranan organisasidalam organisasi dalam ekonomi Islam Pada hakikatnya berdasarkan ekuiti (Equity- Based) daripada berdasarkan pinjaman (Loan-Based), manajer cenderung mengelola perusahaan yang bersangkutan dengan pandangan untuk membagi deviden dikalangan pemegang saham atau berbagi keuntungan diantara mitra suatu usaha ekonomi Dimana keuntunngan biasa menjadi urusan bersama Tuntutan akan integritas moral, ketetapandan perakunan (accounting)
  • 20.
    FIQH ZAKAT  Zakatmenurut etimologi berarti berkat, bersih, berkembang, dan baik.  Zakat menurut terminology berarti, sejumlah harta tertentu yang yang diwajibkan oleh Allah SWT, untuk diberikan kepada para mustahik yang disebutkan dalam Al-Qur’an atau bisa juga berarti sejumlah tertentu dari harta tertentu yang diberikan untuk orang tertentu.
  • 21.
    HUKUM ZAKAT  Orangyang enggan membayar zakat boleh diperangi, dan orang yang menolak kewajibannya dianggap kafir. HIKMAH ZAKAT  Zakat merupakan sebuah ibadah materilyang merupakan penyebab memperoleh rahmat dari Allah SWT.  Zakat merupakan syarat persaudaraan dalam agama
  • 22.
    SYARAT YANG HARUSDIPENUHI DALAM ZAKAT Islam Nisab Sempurna Ahliyah- nya Sempurnan ya kepemilikan Haul berkembag
  • 23.
    DAMPAK EKONOMIS APLIKASIZAKAT 1. Produksi Zaklat akan menimbulkan new demander potensial sehingga akan meningkatkan permintaan secara agregat yang pada pada akhirnya akan mendorong produen untuk meningkatkan produksi guna memenuhi permintaan yang ada. 3. Investasi Peningkatan produksi akan mendorong perusahaan(firms) untuk meningkatkan investasi. 2. Lapangan kerja Peningkatan inves tasi mendorong perluasan produksi yang lebih besar dan akan membuka kesempatan kerja. 5. Kesenjangan Sosial Zakat juga berperan dalam mendistribusikan pendapatan khususnya mengurangi kesenjangan (gap) pendapatan yang pada akhirnya akan mengurangi kesenjangan sosial. 4. Pertumbuhan Ekonomi Peningkatan konsumsi secara agregat dan peningkatan investasi akan mendorong laju pertumbuhan ekonomi.
  • 24.