PENGEMBANGAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM POSDAYA 2010 LEMBAGA PENGABDIAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT 2010 POSDAYA (POS PEMBERDAYAAN KELUARGA)
EFEKTIFITAS  Keberhasilan  pos daya   Kerjasama mahasiswa dengan pemerintah Kecamatan (Camat, Muspika) dan desa/kelurahan (Petinggi, Pengurus Desa, BPD, Kadus, RT, RW, Sesepuh/Tetua Desa) Keberhasilan  posdaya  juga di tentukan      penentuan program kerja yang merupakan  pedoman  kegiatan selama melaksanakan  posdaya . Efektifitas program kerja    ditentukan  oleh  kejelian mahasiswa dalam mengamati / membaca fenomena yang dibutuhkan oleh masyarakat , karakteristik dan potensi masyarakat yang bisa dibangun,  serta sinergitas program dengan program Pemerintah setempat  (Kabupaten, Kecamatan, Desa).
POSDAYA POSDAYA dimaksudkan untuk : Meningkatkan peran  lembaga masyarakat  dlm  upaya  menyegarkan modal sosial    kehidupan  ber mayarakat ,  peduli / saling memb a ntu dalam proses pemberdayaan keluarga . Mengetahui potensi SDM  setempat     dalam rangka  meningkatkan atau memberdayakan keluarga . Terbentuknya POSDAYA    sebagai  wahana partisipasi sosial ,  dimana setiap keluarga dapat memberi dan menerima pembaharuan dan pengetahuan , sehingga  dapat membantu proses pemantapan fungsi-fungsi keluarga.
MANFAAT  POSDAYA : Hasil kegiatan POSDAYA    B ermanfaat bagi masyarakat dalam rangka meningkatkan dan memperbaiki d e rajat kesejahteraan keluarga.
EKSISTENSI POSDAYA   Sejak 2006, Yayasan Damandiri gigih menyambut seruan Presiden RI untuk melakukan revitalisasi POSYANDU. Orientasi lama Posyandu    hanya KB dan Kesehatan. Melalui advokasi di berbagai media massa dan berbagai pertemuan tingkat provinsi/kabupaten serta mengembangkan program percontohan    Posyandu disegarkan dan berkembang menjadi Lembaga Pemberdayaan Keluarga yang terpadu (POSDAYA = Pos Pemberdayaan Keluarga).
PENGERTIAN POSDAYA POSDAYA    Forum silaturahmi, komunikasi, advokasi & wadah kegiatan penguatan 8 fungsi keluarga secara terpadu. Delapan fungsi keluarga     fungsi : Agama (ke Tuhanan YME), Budaya, Cinta Kasih, Perlindungan, Reproduksi dan Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi / Kewirausahaan,  Lingkungan.  Contoh : Papan Nama POSDAYA
POSDAYA bukan dimaksudkan untuk mengganti pelayanan sosial ekonomi kepada masyarakat yang telah ada, tetapi semata-mata dimaksudkan untuk mengembangkan forum pemberdayaan terpadu yang dinamis. POSDAYA dibangun sebagai forum untuk mengembangkan kegiatan Pemberdayaan Terpadu Yang Dinamis, yaitu pemberdayaan pembangunan untuk seluruh anggota keluarga yang dipadukan dengan saling terkait.  POSDAYA dikembangkan secara bertahap, mulai sederhana (kegiatan terbatas) sampai akhirnya paripurna (kegiatan bervariasi).
Katagori POSDAYA :  POSDAYA Pemula  POSDAYA Semi Mandiri  POSDAYA Mandiri  POSDAYA Mandiri Inti  Pengelolaan, pembiayaan dan pengembangannya    sebagian besar oleh dan dari masyarakat.  JADI : POSDAYA SEBAGAI WADAH KEGIATAN YANG DAPAT DIMANFAATKAN SEBAGAI PAYUNG KEGIATAN MASYARAKAT. DASAR PENILAIAN :  Manajemen, Pembiayaan,  Aktivitas,  Cakupan,  Pengembangan,  Kualitas POSDAYA
SASARAN POSDAYA PEMBERDAYAAN BIDANG KB & KESEHATAN  Contoh : Ibu muda, ibu hamil, ibu melahirkan, ibu menyusui. Bayi atau  balita.  Sasaran-sasaran lain yang terkait. PEMBERDAYAAN BIDANG PENDIDIKAN  Contoh : Inventarisasi anak umur sekolah yang blm sekolah. Menyelenggarakan Kejar Paket (A, B, C). Mengupayakan dan mengembangkan kursus-kursus ketrampilan bagi anak-anak putus sekolah. Menyelenggarakan PAUD (Penddkan Anak Usia Dini)  Kegiatan lain yang relevan.
PEMBERDAYAAN BIDANG EKONOMI (WIRAUSAHA)  Contoh : Menciptakan & mengembangkan kegiatan ekonomi produktif    menambah pendapatan keluarga. Menciptakan hubungan kemitraan usaha dengan usaha besar/menengah, maupun dengan lembaga keuangan (sumber modal). Membentuk koperasi (kegiatan usaha bersama)    kepentingan masyarakat. Kegiatan-kegiatan lain yang relevan.  Untuk itulah diperlukan peningkatan komitmen para pemimpin    Misal :  Kepala Desa dan aparat (mampu memberi perhatian dan pembentukan Posdaya di desanya), Camat, Bupati, Tim Penggerak PKK (membantu & mendampingi pengemb Posdaya).    Kab. Kudus    PKK
PENGEMBANGAN SASARAN Bina Keluarga Balita (BKB). Bina Keluarga Remaja (BKR). Bina Keluarga Dewasa (BKD). Bina Keluarga Lansia (BKL). Bina Keluarga Cacat (BKC). Bina Keluarga Ekonomi (BKE). Apabila di suatu wilayah telah dibentuk POSDAYA,  maka lebih lanjut dapat dikembangkan kelompok- kelompok sasaran :
PEMBENTUKAN POSDAYA Kelompok anggota masyarakat. PKK. Pengurus Masjid. Lembaga-lembaga lain di Desa. LPM Perguruan Tinggi, SMA    sebagai  stimulator. 6.  Pemda (beserta seluruh aparat : Kecamatan,  Desa)    Pengembangan POSDAYA. Pembentukan dan pengembangan POSDAYA  dapat dilakukan oleh :
TAHAPAN PEMBENTUKAN DAN KEGIATAN POSDAYA Persiapan    Koordinasi dengan semua pihak. Mini Lokakarya Pembentukan POSDAYA    kesepakatan, tim formatur, pembentukan. Rapat Koordinasi    Pemantapan Pengurus, Penentuan Sekretariat, Penentuan Nama POSDAYA, Pemilihan Materi Pelatihan Kader, Program Kerja. Pelatihan Kader    Manajemen POSDAYA, Pendidikan Keluarga, Ekonomi/Kewirausahaan, Kesehatan Keluarga, dll. Mempertahankan Kesinambungan, Meningkatkan dan Mengembangkan POSDAYA.
SUSUNAN KEPENGURUSAN PELINDUNG PENASEHAT KETUA SEKRETARIS BENDAHARA KOORDINATOR BIDANG Pendidikan (3 - 4 orang) Ekonomi/Kewirausahaan (3 -4 orang). KB dan Kesehatan (3 – 4 orang). PENGHUBUNG Susunan Kepengurusan  POSDAYA diharapkan : Berasal dari berbagai Ragam Unsur Lembaga  yang ada, sehingga ke- giatan  POSDAYA dapat disinergikan dengan ke- giatan yang ada di lem- baga lain ybs. Unsusr-unsur tsb antara Lain : pamong, PKK, BMD,  BKM, LKMD, PLKB, Guru,  RW, Puskesmas, dll.
PENGORGANISASIAN Untuk melaksanakan kegiatan, perlu dipersiapkan manajemen pelaksana    oleh : Pemrakarsa atau Tim Penyelenggara (dibentuk khusus). Pilihan organisasi diserahkan pada masing-masing POSDAYA, manajemennya pengelolaannya sebaik-nya dibicarakan bersama masyarakat ybs. Agar lebih mudah memperoleh komitmen dari unsur pemerintah, maka perlu ditunjuk petugas sebagai fasilitator pada tingkat kabupaten/ kecamatan/ desa.
HE …. HE … HE …., BELANJA DI TOSERBA  POSDAYA NICH !!!
Semoga POSDAYA Sukses dan Berkembang ......! Matur nuwun,
MINI LOKAKARYA  PEMBENTUKAN POSDAYA Contoh :
TIM FORMATUR SEDANG BEREMBUK UNTUK MEMBENTUK DAN MENENTUKAN PENGURUS POSDAYA

Posdaya 2009 final

  • 1.
    PENGEMBANGAN PEMBERDAYAAN MASYARAKATMELALUI PROGRAM POSDAYA 2010 LEMBAGA PENGABDIAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT 2010 POSDAYA (POS PEMBERDAYAAN KELUARGA)
  • 2.
    EFEKTIFITAS Keberhasilan pos daya  Kerjasama mahasiswa dengan pemerintah Kecamatan (Camat, Muspika) dan desa/kelurahan (Petinggi, Pengurus Desa, BPD, Kadus, RT, RW, Sesepuh/Tetua Desa) Keberhasilan posdaya juga di tentukan  penentuan program kerja yang merupakan pedoman kegiatan selama melaksanakan posdaya . Efektifitas program kerja  ditentukan oleh kejelian mahasiswa dalam mengamati / membaca fenomena yang dibutuhkan oleh masyarakat , karakteristik dan potensi masyarakat yang bisa dibangun, serta sinergitas program dengan program Pemerintah setempat (Kabupaten, Kecamatan, Desa).
  • 3.
    POSDAYA POSDAYA dimaksudkanuntuk : Meningkatkan peran lembaga masyarakat dlm upaya menyegarkan modal sosial  kehidupan ber mayarakat , peduli / saling memb a ntu dalam proses pemberdayaan keluarga . Mengetahui potensi SDM setempat  dalam rangka meningkatkan atau memberdayakan keluarga . Terbentuknya POSDAYA  sebagai wahana partisipasi sosial , dimana setiap keluarga dapat memberi dan menerima pembaharuan dan pengetahuan , sehingga dapat membantu proses pemantapan fungsi-fungsi keluarga.
  • 4.
    MANFAAT POSDAYA: Hasil kegiatan POSDAYA  B ermanfaat bagi masyarakat dalam rangka meningkatkan dan memperbaiki d e rajat kesejahteraan keluarga.
  • 5.
    EKSISTENSI POSDAYA Sejak 2006, Yayasan Damandiri gigih menyambut seruan Presiden RI untuk melakukan revitalisasi POSYANDU. Orientasi lama Posyandu  hanya KB dan Kesehatan. Melalui advokasi di berbagai media massa dan berbagai pertemuan tingkat provinsi/kabupaten serta mengembangkan program percontohan  Posyandu disegarkan dan berkembang menjadi Lembaga Pemberdayaan Keluarga yang terpadu (POSDAYA = Pos Pemberdayaan Keluarga).
  • 6.
    PENGERTIAN POSDAYA POSDAYA  Forum silaturahmi, komunikasi, advokasi & wadah kegiatan penguatan 8 fungsi keluarga secara terpadu. Delapan fungsi keluarga  fungsi : Agama (ke Tuhanan YME), Budaya, Cinta Kasih, Perlindungan, Reproduksi dan Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi / Kewirausahaan, Lingkungan. Contoh : Papan Nama POSDAYA
  • 7.
    POSDAYA bukan dimaksudkanuntuk mengganti pelayanan sosial ekonomi kepada masyarakat yang telah ada, tetapi semata-mata dimaksudkan untuk mengembangkan forum pemberdayaan terpadu yang dinamis. POSDAYA dibangun sebagai forum untuk mengembangkan kegiatan Pemberdayaan Terpadu Yang Dinamis, yaitu pemberdayaan pembangunan untuk seluruh anggota keluarga yang dipadukan dengan saling terkait. POSDAYA dikembangkan secara bertahap, mulai sederhana (kegiatan terbatas) sampai akhirnya paripurna (kegiatan bervariasi).
  • 8.
    Katagori POSDAYA : POSDAYA Pemula POSDAYA Semi Mandiri POSDAYA Mandiri POSDAYA Mandiri Inti Pengelolaan, pembiayaan dan pengembangannya  sebagian besar oleh dan dari masyarakat. JADI : POSDAYA SEBAGAI WADAH KEGIATAN YANG DAPAT DIMANFAATKAN SEBAGAI PAYUNG KEGIATAN MASYARAKAT. DASAR PENILAIAN : Manajemen, Pembiayaan, Aktivitas, Cakupan, Pengembangan, Kualitas POSDAYA
  • 9.
    SASARAN POSDAYA PEMBERDAYAANBIDANG KB & KESEHATAN Contoh : Ibu muda, ibu hamil, ibu melahirkan, ibu menyusui. Bayi atau balita. Sasaran-sasaran lain yang terkait. PEMBERDAYAAN BIDANG PENDIDIKAN Contoh : Inventarisasi anak umur sekolah yang blm sekolah. Menyelenggarakan Kejar Paket (A, B, C). Mengupayakan dan mengembangkan kursus-kursus ketrampilan bagi anak-anak putus sekolah. Menyelenggarakan PAUD (Penddkan Anak Usia Dini) Kegiatan lain yang relevan.
  • 10.
    PEMBERDAYAAN BIDANG EKONOMI(WIRAUSAHA) Contoh : Menciptakan & mengembangkan kegiatan ekonomi produktif  menambah pendapatan keluarga. Menciptakan hubungan kemitraan usaha dengan usaha besar/menengah, maupun dengan lembaga keuangan (sumber modal). Membentuk koperasi (kegiatan usaha bersama)  kepentingan masyarakat. Kegiatan-kegiatan lain yang relevan.  Untuk itulah diperlukan peningkatan komitmen para pemimpin  Misal : Kepala Desa dan aparat (mampu memberi perhatian dan pembentukan Posdaya di desanya), Camat, Bupati, Tim Penggerak PKK (membantu & mendampingi pengemb Posdaya).  Kab. Kudus  PKK
  • 11.
    PENGEMBANGAN SASARAN BinaKeluarga Balita (BKB). Bina Keluarga Remaja (BKR). Bina Keluarga Dewasa (BKD). Bina Keluarga Lansia (BKL). Bina Keluarga Cacat (BKC). Bina Keluarga Ekonomi (BKE). Apabila di suatu wilayah telah dibentuk POSDAYA, maka lebih lanjut dapat dikembangkan kelompok- kelompok sasaran :
  • 12.
    PEMBENTUKAN POSDAYA Kelompokanggota masyarakat. PKK. Pengurus Masjid. Lembaga-lembaga lain di Desa. LPM Perguruan Tinggi, SMA  sebagai stimulator. 6. Pemda (beserta seluruh aparat : Kecamatan, Desa)  Pengembangan POSDAYA. Pembentukan dan pengembangan POSDAYA dapat dilakukan oleh :
  • 13.
    TAHAPAN PEMBENTUKAN DANKEGIATAN POSDAYA Persiapan  Koordinasi dengan semua pihak. Mini Lokakarya Pembentukan POSDAYA  kesepakatan, tim formatur, pembentukan. Rapat Koordinasi  Pemantapan Pengurus, Penentuan Sekretariat, Penentuan Nama POSDAYA, Pemilihan Materi Pelatihan Kader, Program Kerja. Pelatihan Kader  Manajemen POSDAYA, Pendidikan Keluarga, Ekonomi/Kewirausahaan, Kesehatan Keluarga, dll. Mempertahankan Kesinambungan, Meningkatkan dan Mengembangkan POSDAYA.
  • 14.
    SUSUNAN KEPENGURUSAN PELINDUNGPENASEHAT KETUA SEKRETARIS BENDAHARA KOORDINATOR BIDANG Pendidikan (3 - 4 orang) Ekonomi/Kewirausahaan (3 -4 orang). KB dan Kesehatan (3 – 4 orang). PENGHUBUNG Susunan Kepengurusan POSDAYA diharapkan : Berasal dari berbagai Ragam Unsur Lembaga yang ada, sehingga ke- giatan POSDAYA dapat disinergikan dengan ke- giatan yang ada di lem- baga lain ybs. Unsusr-unsur tsb antara Lain : pamong, PKK, BMD, BKM, LKMD, PLKB, Guru, RW, Puskesmas, dll.
  • 15.
    PENGORGANISASIAN Untuk melaksanakankegiatan, perlu dipersiapkan manajemen pelaksana  oleh : Pemrakarsa atau Tim Penyelenggara (dibentuk khusus). Pilihan organisasi diserahkan pada masing-masing POSDAYA, manajemennya pengelolaannya sebaik-nya dibicarakan bersama masyarakat ybs. Agar lebih mudah memperoleh komitmen dari unsur pemerintah, maka perlu ditunjuk petugas sebagai fasilitator pada tingkat kabupaten/ kecamatan/ desa.
  • 16.
    HE …. HE… HE …., BELANJA DI TOSERBA POSDAYA NICH !!!
  • 17.
    Semoga POSDAYA Suksesdan Berkembang ......! Matur nuwun,
  • 18.
    MINI LOKAKARYA PEMBENTUKAN POSDAYA Contoh :
  • 19.
    TIM FORMATUR SEDANGBEREMBUK UNTUK MEMBENTUK DAN MENENTUKAN PENGURUS POSDAYA