PNP Bipolar Junction Transistor
DISUSUN OLEH :
NAMA : RIZKI WULAN YUNITASARI
NPM : 1710501071
PEMBIMBING : R. SURYOTO EDY RAHARJO, ST., M. ENG.
JURUSAN S1 TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG
2019
Pengertian Transistor
Transistor adalah suatu komponen aktif dibuat dari bahan semikonduktor. Ada 2
macam transistor, yaitu transistor dwikutub (bipolar) dan transistor efek medan. Transistor
digunakan di dalam rangkaian untuk memperkuat isyarat, artinya isyarat lemah pada
masukan diubah menjadi isyarat yang kuat pada keluaran. Penamaan transistor berdasarkan
pada prinsip kerjanya yakni mentransfer atau memindahkan arus.
Cara Kerja Transistor
Dasar kerja transistor dwikutub dibuat dengan menggunakan semikonduktor ekstrinsik
jenis p dan dan jenis n. Ketiga bagian transistor ini disebut emitor, basis, dan kolektor.
Masing- masing bagian transistor ini dihubungkan ke luar transistor dengan menggunakan
konduktor sebagai kaki transistor. Transistor dwikutub (BJT) ada 2 macam yaitu NPN dan
PNP. Untuk membadakan transistor PNP dan NPN dapat dari arah panah pada kaki
emitornya. Pada transistor PNP anak panah mengarah ke dalam dan pada transistor NPN
arah panahnya mengarah ke luar.
Gambar 1. Konstruksi dan Simbol Transistor PNP
Karakteristik Transistor PNP
PNP Transistor memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan NPN bipolar.
Umumnya, transistor PNP memerlukan tegangan negatif (-ve) pada terminal kolektor
mereka dengan aliran arus melalui terminal emitor menuju kolektor.
Untuk menyebabkan arus basis mengalir dalam transistor PNP, basis harus lebih
negatif daripada emitor (arus harus meninggalkan basis) sekitar 0,7 volts untuk perangkat
silikon atau 0,3 volts untuk perangkat germanium dengan rumus yang digunakan untuk
menghitung resistor basis, arus basis atau arus kolektor sama dengan yang digunakan untuk
transistor NPN yang setara dan diberikan sebagai berikut :
KESIMPULAN
 Pada transistor PNP arus listrik akan mengalir dari emitor menuju kolektor saat
basis diberi arus negatif. Oleh karena itu pada transistor PNP ditandai dengan tanda
panah masuk ke dalam pada kaki emitor.
 Cara menentukan jenis transistor PNP adalah sebagai berikut :
 Jika kaki kolektor terhubung dengan tegangan negatif
 Jika kaki emitor mengeluarkan tegangan negatif
 Jika kaki basis dikontrol menggunakan tegangan negatif
DAFTAR PUSTAKA
Franklin, Fitchen. 1962. Transistor Circuit Analysis and Design. New York: D. Van
Nostrand
http://ferballcompany.blogspot.com/2012/02/karakteristik-transistor.html
https://www.afdhalilahi.com/2016/10/karakteristik-dan-cara-kerja-transistor.html
https://www.jalankatak.com/id/perbedaan-mendasar-antara-transistor-pnp-dan-npn

PNP BIPOLAR JUNCTION TRANSISTOR

  • 1.
    PNP Bipolar JunctionTransistor DISUSUN OLEH : NAMA : RIZKI WULAN YUNITASARI NPM : 1710501071 PEMBIMBING : R. SURYOTO EDY RAHARJO, ST., M. ENG. JURUSAN S1 TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG 2019
  • 2.
    Pengertian Transistor Transistor adalahsuatu komponen aktif dibuat dari bahan semikonduktor. Ada 2 macam transistor, yaitu transistor dwikutub (bipolar) dan transistor efek medan. Transistor digunakan di dalam rangkaian untuk memperkuat isyarat, artinya isyarat lemah pada masukan diubah menjadi isyarat yang kuat pada keluaran. Penamaan transistor berdasarkan pada prinsip kerjanya yakni mentransfer atau memindahkan arus.
  • 3.
    Cara Kerja Transistor Dasarkerja transistor dwikutub dibuat dengan menggunakan semikonduktor ekstrinsik jenis p dan dan jenis n. Ketiga bagian transistor ini disebut emitor, basis, dan kolektor. Masing- masing bagian transistor ini dihubungkan ke luar transistor dengan menggunakan konduktor sebagai kaki transistor. Transistor dwikutub (BJT) ada 2 macam yaitu NPN dan PNP. Untuk membadakan transistor PNP dan NPN dapat dari arah panah pada kaki emitornya. Pada transistor PNP anak panah mengarah ke dalam dan pada transistor NPN arah panahnya mengarah ke luar.
  • 4.
    Gambar 1. Konstruksidan Simbol Transistor PNP
  • 5.
    Karakteristik Transistor PNP PNPTransistor memiliki karakteristik yang sangat mirip dengan NPN bipolar. Umumnya, transistor PNP memerlukan tegangan negatif (-ve) pada terminal kolektor mereka dengan aliran arus melalui terminal emitor menuju kolektor. Untuk menyebabkan arus basis mengalir dalam transistor PNP, basis harus lebih negatif daripada emitor (arus harus meninggalkan basis) sekitar 0,7 volts untuk perangkat silikon atau 0,3 volts untuk perangkat germanium dengan rumus yang digunakan untuk menghitung resistor basis, arus basis atau arus kolektor sama dengan yang digunakan untuk transistor NPN yang setara dan diberikan sebagai berikut :
  • 6.
    KESIMPULAN  Pada transistorPNP arus listrik akan mengalir dari emitor menuju kolektor saat basis diberi arus negatif. Oleh karena itu pada transistor PNP ditandai dengan tanda panah masuk ke dalam pada kaki emitor.  Cara menentukan jenis transistor PNP adalah sebagai berikut :  Jika kaki kolektor terhubung dengan tegangan negatif  Jika kaki emitor mengeluarkan tegangan negatif  Jika kaki basis dikontrol menggunakan tegangan negatif
  • 7.
    DAFTAR PUSTAKA Franklin, Fitchen.1962. Transistor Circuit Analysis and Design. New York: D. Van Nostrand http://ferballcompany.blogspot.com/2012/02/karakteristik-transistor.html https://www.afdhalilahi.com/2016/10/karakteristik-dan-cara-kerja-transistor.html https://www.jalankatak.com/id/perbedaan-mendasar-antara-transistor-pnp-dan-npn