Dokumen tersebut membahas tiga teori etika lingkungan yaitu antroposentrisme, biosentrisme, dan ekosentrisme. Antroposentrisme memandang manusia sebagai pusat alam semesta. Biosentrisme memberi pertimbangan moral yang sama terhadap seluruh kehidupan. Ekosentrisme memperluas lingkup etika untuk melindungi ekosistem secara keseluruhan.