4. Proklamasi Kemerdekaan
a. Pembentukan PPKI
(Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia)
Adalah….
Suatu badan yang dibentuk pemerintah Jepang tanggal 7 Agustus 1945 (Sebagai ganti
BPUPKI yang dibubarkan). Badan ini bertugas menyiapkan segala sesuatu menyangkut
masalah ketatanegaraan menghadapi penyerahan kekuasaan pemerintahan dari Jepang
kepada bangsa Indonesia. Disebut juga Dokuritsu Junbi Inkai
Anggota…
Sebanyak 21 anggota PPKI yang terpilih tidak hanya terbatas pada wakil-wakil dari
Jawa yang berada di bawah pemerintahan Tentara Keenambelas, tetapi juga dari berbagai
pulau, yaitu : 12 wakil dari Jawa, 3 wakil dari Sumatera, 2 wakil dari Sulawesi, seorang dari
Kalimantan, seorang dari Sunda Kecil (Nusa tenggara), seorang dari Maluku dan seorang lagi
dari golongan penduduk Cina.
Ketua & Wakil…
Ir. Sukarno ditunjuk sebagai ketua PPKI dan Drs. Moh. Hatta ditunjuk sebagai wakil
ketuanya.
Penasehat…
Sedangkan Mr. Ahmad Subardjo ditunjuk sebagai penasehatnya.
Tanpa sepengetahuan pemerintah Jepang, PPKI menambah lagi
enam orang, yaitu Wiranatakusumah, Ki Hadjar Dewantara, Mr. Kasman
Singodimedjo, Sayuti Melik, Iwa Kusumasumantri, dan Ahmad Soebardjo.
Badan ini dibentuk untuk menarik simpati golongan-golongan yang ada di
Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam Perang Pasifik, yang
kedudukannya semakin terdesak sejak 1943. Mereka juga berjanji
memberi kemerdekaan pada Indonesia melalui 'Perjanjian Kyoto'.
SIDANG PPKI SEKALIGUS PEMBENTUKAN BADAN KELENGKAPAN
NEGARA
Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI melakukan rapat yang membahas :
1. Penetapan dan pengesahan Pembukaan UUD 1945
2. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden
3. Pembentukan Badan Komite Nasional sebagai pembantu presiden (sementara)
Pada tanggal 19 Agustus 1945 PPKI mengadakan rapat lanjutan yang menghasilkan :
1. Penetapan 12 menteri yang membantu tugas presiden
2. Membagi wilayah Indonesia menjadi 8 Propinsi
Pada tanggal 22 Agustus 1945 PPKI mengadakan rapat lanjutan yang menghasilkan :
1. Untuk menghadapi kekuatan Jepang dan Sekutu pemerintah Indonesia membentuk
Badan Kemanan Rakyat ( BKR ) pada tanggal 22 Agustus 1945 yang berada di bawah
wewenang KNIP. Oleh karena datangnya pasukan Sekutu dan NICA yang silih berganti
sehingga pemerintah memutuskan dibentuknya Tentara Keamanan Rakyat ( TKR )
pada tanggal 5 Oktober 1945.Pada tanggal 1 Januari 1946 diubah menjadi Tentara
Keselamatan Rakyat ( TKR ) lalu tanggal 26 Januari berubah menjadi Tentara Republik
Indonesia ( TRI ). Untuk menyempurnakan TRI maka pemerintah membentuk Tentara
Nasional Indonesia ( TNI ) tanggal 7 Juni 1947.
b. Pelaksanaan Proklamasi & Penetapan
Dasar Negara
Proklamasi Kemerdekaan RI
Waktu…
Pada hari Jumat, tanggal 17 Agustus 1945 tahun Masehi,
atau tanggal 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang . Pada
pukul 10.00 WIB .
Dibacakan oleh…
oleh Ir. Soekarno dengan didampingi oleh Drs.
Mohammad Hatta
Tempat…
di Jalan Pegangsaan Timur 56 – Jakarta Pusat
• Pagi hari itu, rumah Soekarno dipadati oleh sejumlah massa pemuda yang berbaris dengan
tertib. Untuk menjaga keamanan upacara pembacaan proklamasi, dr. Muwardi (Kepala
Keamanan Ir. Soekarno) meminta kepada Cudanco Latief Hendraningrat untuk menugaskan
anak buahnya berjaga-jaga di sekitar rumah Ir. Soekarno, sedangkan Wakil Walikota Soewirjo
memerintahkan kepada Mr. Wilopo untuk mempersiapkan pengeras suara. Mr. Wilopo dan
Nyonopranowo kemudian pergi ke rumah Gunawan pemilik Toko Radio Satria di Jl. Salemba
Tengah 24 untuk meminjam mikrofon dan pengeras suara. Soediro yang pada waktu itu juga
merangkap sebagai sekretaris Ir. Soekarno memerintahkan kepada S. Suhud (Komandan
Pengawal Rumah Ir. Soekarno) untuk menyiapkan tiang bendera. Suhud kemudian mencari
sebatang bambu di belakang rumah. Bendera yang akan dikibarkan sudah dipersiapkan oleh
Nyonya Fatmawati.
• Menjelang pukul 10.00 para pemimpin bangsa Indonesia telah berdatangan ke Jalan
Pegangsaan Timur. Di antara mereka tampak Mr. A.A. Maramis, Ki Hajar Dewantara, Sam
Ratulangi, K.H. Mas Mansur, Mr. Sartono, M. Tabrani, A.G. Pringgodigdo, dan sebagainya.
Adapun susunan acara yang telah dipersiapkan adalah sebagai berikut:
Pertama, Pembacaan Proklamasi;
Kedua, Pengibaran Bendera Merah Putih;
Ketiga, Sambutan Walikota Soewirjo dan dr. Muwardi.
• Lima menit sebelum acara dimulai Bung Hatta datang dengan berpakaian putih-putih. Setelah
semuanya siap, Latief Hendraningrat memberikan aba-aba kepada seluruh barisan pemuda
dan mereka pun berdiri tegak dengan sikap sempurna. Selanjutnya Latief mempersilakan
kepada Ir. Soekarno dan Moh. Hatta. Dengan suara yang mantap Bung Karno mengucapkan
pidato pendahuluan singkat. Kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih.
S. Suhud mengambil bendera dari atas baki yang telah disediakan dan mengikatkannya pada
tali dengan bantuan Cudanco Latief Hendraningrat. Bendera dinaikkan perlahan-lahan. Tanpa
dikomando, para hadirin spontan menyanyikan Indonesia Raya. Acara selanjutnya adalah
sambutan dari Walikota Soewirjo dan dr. Muwardi.
• Pada sidang pertama BPUPKI pada tanggal 29 Mei – 1
Juni 1945
hasilnya: Dasar Negara  Pancasila
Oleh karena itu setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai
hari lahirnya Pancasila
• Sidang BPUPKI II dilaksanakan pada tanggal 10 sampai
dengan 16 Juli 1945
Berikut ini hasil kerja panitia kecil yang dilaporkan
tanggal 14 Juli 1945.
a. Pernyataan Indonesia Merdeka.
b. Pembukaan Undang-Undang Dasar (Preambule).
c. Undang-Undang Dasar (Batang Tubuh).
Penetapan Dasar Negara & UUD 1945
Sehari setelah proklamasi kemerdekaan, pada 18 Agustus 1945,
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang diketuai oleh Ir.
Soekarno menggelar rapat untuk membahas peralihan kekuasaan dari
negara jajahan menjadi negara merdeka.
Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI menetapkan:
1. Mengesahkan pembukaan dan batang tubuh UUD 1945.
2. Memilih Ir. Soekarno sebagai Presiden RI dan Drs. Moh. Hatta sebagai Wakil
Presiden RI yang pertama.
3. Untuk sementara waktu, pekerjaan presiden sehari-hari dibantu oleh BP-
KNIP.
Rumusan dasar Negara yang disahkan dan tercantum dalam Pembukaan
UUD 1945 adalah sebagai berikut;
a. Ketuhanan Yang Maha Esa
b. Kemanusiaan yang adil dan beradab
c. Persatuan Indonesia
d. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan
e. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Pkn Proklamasi kemerdekaan

  • 1.
  • 2.
    a. Pembentukan PPKI (PanitiaPersiapan Kemerdekaan Indonesia) Adalah…. Suatu badan yang dibentuk pemerintah Jepang tanggal 7 Agustus 1945 (Sebagai ganti BPUPKI yang dibubarkan). Badan ini bertugas menyiapkan segala sesuatu menyangkut masalah ketatanegaraan menghadapi penyerahan kekuasaan pemerintahan dari Jepang kepada bangsa Indonesia. Disebut juga Dokuritsu Junbi Inkai Anggota… Sebanyak 21 anggota PPKI yang terpilih tidak hanya terbatas pada wakil-wakil dari Jawa yang berada di bawah pemerintahan Tentara Keenambelas, tetapi juga dari berbagai pulau, yaitu : 12 wakil dari Jawa, 3 wakil dari Sumatera, 2 wakil dari Sulawesi, seorang dari Kalimantan, seorang dari Sunda Kecil (Nusa tenggara), seorang dari Maluku dan seorang lagi dari golongan penduduk Cina. Ketua & Wakil… Ir. Sukarno ditunjuk sebagai ketua PPKI dan Drs. Moh. Hatta ditunjuk sebagai wakil ketuanya. Penasehat… Sedangkan Mr. Ahmad Subardjo ditunjuk sebagai penasehatnya.
  • 3.
    Tanpa sepengetahuan pemerintahJepang, PPKI menambah lagi enam orang, yaitu Wiranatakusumah, Ki Hadjar Dewantara, Mr. Kasman Singodimedjo, Sayuti Melik, Iwa Kusumasumantri, dan Ahmad Soebardjo. Badan ini dibentuk untuk menarik simpati golongan-golongan yang ada di Indonesia agar bersedia membantu Jepang dalam Perang Pasifik, yang kedudukannya semakin terdesak sejak 1943. Mereka juga berjanji memberi kemerdekaan pada Indonesia melalui 'Perjanjian Kyoto'.
  • 4.
    SIDANG PPKI SEKALIGUSPEMBENTUKAN BADAN KELENGKAPAN NEGARA Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI melakukan rapat yang membahas : 1. Penetapan dan pengesahan Pembukaan UUD 1945 2. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 3. Pembentukan Badan Komite Nasional sebagai pembantu presiden (sementara) Pada tanggal 19 Agustus 1945 PPKI mengadakan rapat lanjutan yang menghasilkan : 1. Penetapan 12 menteri yang membantu tugas presiden 2. Membagi wilayah Indonesia menjadi 8 Propinsi Pada tanggal 22 Agustus 1945 PPKI mengadakan rapat lanjutan yang menghasilkan : 1. Untuk menghadapi kekuatan Jepang dan Sekutu pemerintah Indonesia membentuk Badan Kemanan Rakyat ( BKR ) pada tanggal 22 Agustus 1945 yang berada di bawah wewenang KNIP. Oleh karena datangnya pasukan Sekutu dan NICA yang silih berganti sehingga pemerintah memutuskan dibentuknya Tentara Keamanan Rakyat ( TKR ) pada tanggal 5 Oktober 1945.Pada tanggal 1 Januari 1946 diubah menjadi Tentara Keselamatan Rakyat ( TKR ) lalu tanggal 26 Januari berubah menjadi Tentara Republik Indonesia ( TRI ). Untuk menyempurnakan TRI maka pemerintah membentuk Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) tanggal 7 Juni 1947.
  • 5.
    b. Pelaksanaan Proklamasi& Penetapan Dasar Negara Proklamasi Kemerdekaan RI Waktu… Pada hari Jumat, tanggal 17 Agustus 1945 tahun Masehi, atau tanggal 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang . Pada pukul 10.00 WIB . Dibacakan oleh… oleh Ir. Soekarno dengan didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta Tempat… di Jalan Pegangsaan Timur 56 – Jakarta Pusat
  • 6.
    • Pagi hariitu, rumah Soekarno dipadati oleh sejumlah massa pemuda yang berbaris dengan tertib. Untuk menjaga keamanan upacara pembacaan proklamasi, dr. Muwardi (Kepala Keamanan Ir. Soekarno) meminta kepada Cudanco Latief Hendraningrat untuk menugaskan anak buahnya berjaga-jaga di sekitar rumah Ir. Soekarno, sedangkan Wakil Walikota Soewirjo memerintahkan kepada Mr. Wilopo untuk mempersiapkan pengeras suara. Mr. Wilopo dan Nyonopranowo kemudian pergi ke rumah Gunawan pemilik Toko Radio Satria di Jl. Salemba Tengah 24 untuk meminjam mikrofon dan pengeras suara. Soediro yang pada waktu itu juga merangkap sebagai sekretaris Ir. Soekarno memerintahkan kepada S. Suhud (Komandan Pengawal Rumah Ir. Soekarno) untuk menyiapkan tiang bendera. Suhud kemudian mencari sebatang bambu di belakang rumah. Bendera yang akan dikibarkan sudah dipersiapkan oleh Nyonya Fatmawati. • Menjelang pukul 10.00 para pemimpin bangsa Indonesia telah berdatangan ke Jalan Pegangsaan Timur. Di antara mereka tampak Mr. A.A. Maramis, Ki Hajar Dewantara, Sam Ratulangi, K.H. Mas Mansur, Mr. Sartono, M. Tabrani, A.G. Pringgodigdo, dan sebagainya. Adapun susunan acara yang telah dipersiapkan adalah sebagai berikut: Pertama, Pembacaan Proklamasi; Kedua, Pengibaran Bendera Merah Putih; Ketiga, Sambutan Walikota Soewirjo dan dr. Muwardi. • Lima menit sebelum acara dimulai Bung Hatta datang dengan berpakaian putih-putih. Setelah semuanya siap, Latief Hendraningrat memberikan aba-aba kepada seluruh barisan pemuda dan mereka pun berdiri tegak dengan sikap sempurna. Selanjutnya Latief mempersilakan kepada Ir. Soekarno dan Moh. Hatta. Dengan suara yang mantap Bung Karno mengucapkan pidato pendahuluan singkat. Kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih. S. Suhud mengambil bendera dari atas baki yang telah disediakan dan mengikatkannya pada tali dengan bantuan Cudanco Latief Hendraningrat. Bendera dinaikkan perlahan-lahan. Tanpa dikomando, para hadirin spontan menyanyikan Indonesia Raya. Acara selanjutnya adalah sambutan dari Walikota Soewirjo dan dr. Muwardi.
  • 7.
    • Pada sidangpertama BPUPKI pada tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945 hasilnya: Dasar Negara  Pancasila Oleh karena itu setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila • Sidang BPUPKI II dilaksanakan pada tanggal 10 sampai dengan 16 Juli 1945 Berikut ini hasil kerja panitia kecil yang dilaporkan tanggal 14 Juli 1945. a. Pernyataan Indonesia Merdeka. b. Pembukaan Undang-Undang Dasar (Preambule). c. Undang-Undang Dasar (Batang Tubuh).
  • 8.
    Penetapan Dasar Negara& UUD 1945 Sehari setelah proklamasi kemerdekaan, pada 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang diketuai oleh Ir. Soekarno menggelar rapat untuk membahas peralihan kekuasaan dari negara jajahan menjadi negara merdeka. Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI menetapkan: 1. Mengesahkan pembukaan dan batang tubuh UUD 1945. 2. Memilih Ir. Soekarno sebagai Presiden RI dan Drs. Moh. Hatta sebagai Wakil Presiden RI yang pertama. 3. Untuk sementara waktu, pekerjaan presiden sehari-hari dibantu oleh BP- KNIP. Rumusan dasar Negara yang disahkan dan tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 adalah sebagai berikut; a. Ketuhanan Yang Maha Esa b. Kemanusiaan yang adil dan beradab c. Persatuan Indonesia d. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan e. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia