JANJI KEMERDEKAAN
DAN PEMBENTUKAN BPUPKI
Pertama-tama, 3 delegasi Indonesia diundang ke Tokyo untuk menemui Kaisar
Hirohito pada September 1944, dari pertemuan tersebut muncul pernyataan janji
kemerdekaan Indonesia yang diucapkan oleh Perdana Menteri Koiso pada tanggal 7
September 1944. Momen ini dikenal sebagai Janji Koiso atau Deklarasi Koiso. Janji
Koiso adalah sebuah pernyataan politik yang dikeluarkan oleh Perdana Menteri
Kekaisaran Jepang Kuniaki Koiso setelah dirinya menggantikan posisi Hideki Tojo
sebagai Perdana Menteri. Pernyataan politik ini dikeluarkan pada 7 September 1944
dalam sidang istimewa ''Teikoku Ginkai'' ke 85 di Ibu kota Kekaisaran Jepang
Situasi yang semakin kritis membuat pemerintah pendudukan Jepang di
bawah pimpinan Panglima Tentara ke-16 Letnan Jenderal Kumakici
Harada mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan
Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada
1 Maret 1945.
BPUPKI merupakan singkatan dari Badan Penyelidik Usaha-Usaha
Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Adapun dalam bahasa Jepang,
BPUPKI dikenal sebagai Dokuritsu Junbi Chosakai.
BPUPKI dibentuk pertama kali pada 1 Maret 1945. Kala itu, lembaga
BPUPKI dibentuk oleh pemerintah Jepang. Ketuanya adalah Radjiman
Wedyodiningrat dan wakil ketua . Ichibangase (Jepang) dan Soeroso.
BPUPKI beranggotakan 67 orang, yang terdiri dari 60 orang Indonesia
dan tujuh orang Jepang yang bertugas mengawasi.
Kurang lebih empat bulan berdiri, BPUPKI kemudian dibubarkan pada
7 Agustus 1945. Hal itu dikarenakan tugas-tugasnya sudah selesai
dilaksanakan.
Selama BPUPKI berdiri, secara resmi melakukan sidang sebanyak dua
kali. Sidang pertama dilaksanakan pada 29 Mei-1 Juni 1945. Kemudian
sidang kedua dilaksanakan pada 10 Juli-17 Juli 1945.
SUSUNAN BPUPKI
DAN PPKI
Pada tanggal 29 Mei 1945 dalam pidatonya Mr. Muh Yamin
mengemukakan tentang asas dasar kesatuan negara Indonesia merdeka,
Yakni :
1) Peri Kebangsaan
2) Peri Kemanusiaan
3) Peri Ke-Tuhanan
4) Peri Kerakyatan
5) Kesejahteraan Rakyat
A . MASA SIDANG PERTAMA
Dalam sidang ini membicarakan tentang masalah dasar
negara. Pada sidang pertama, muncul 3 tokoh pembicara
yang mengemukakan konsepnya yaitu
Mr. Moh Yamin, Prof Dr. Mr. Supomo dan Ir. Soekarno
Tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno tampil berbicara tentang dasar negara
Indonesia merdeka yang juga atas 5 dasar, yakni
1) Kebangsaan Indonesia
2) Internasionalisme atau peri kemanusiaan
3) Mufakat atau demokrasi
4) Kesejahteraan Sosial
5) Ke-Tuhanan Yang Maha Esa
Pembicaraan kedua Prof. DR. Mr. Supomo yang tampil pada tanggal
31 Mei 1945 dan mengemukakan dasar negara Indonesia merdeka, yakni
1) Paham negara kesatuan
2) Perhubungan negara dan agama
3) Sitem badan permusyawaratan
4) Sosialisme Indonesia
5) Hubungan antar bangsa
Kelima asas itu atas petunjuk seorang ahli bahasa oleh Ir. Soekarno di beri
nama Pancasila, kemudian di usulkan menjadi dasar negara Indonesia.
Dalam masa sidang tersebut belum di dapat kata sepakat mengenai dasar
negara Indonesia. Sebelum persidangan pertama selesai, diadakan reses
selama 1 bulan lebih. Sebelum memasuki reses, BPUPKI membentuk
panitia kecil yang beranggotakan sembilan orang sehingga dikenal dengan
sebutan Panitia Sembila. Anggota Panitia Sembilan antara lain Ir.
Soekarno, Drs. Moh Hatta, Mr. A.A. Maramis, Abikusno Cokrosuyoso,
Abdulkahar Muzakar, Haji Agus Salim, Mr. Achmad Subardjo, K.H.A.
Wachid Hasyim, dan Mr. Moh. Yamin.
Panitia Sembilan diketuai oleh Ir. Soekarno. Mereka menghasilkan
suatu rumusan yang menggambarkan asas dan tujuan terbentuknya
negara Indonesia merdeka. Akhirnya diterima dan ditanda tangani pada
tanggal 22 Juni 1945. Oleh Moh. Yamin rumusan Panitia Sembilan itu
diberi nama Piagam Jakarta atau Jakarta Charter.
Di dalam Piagam Jakarta Alinea ke-4 dirumuskan asas falsafah
negara Indonesia merdeka, yaitu :
1.Ke-Tuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi
pemeluknya.
2.Kemanusiaan yang adil dan beradab
3.Persatuan Indonesia
4.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat, kebijaksanaan dalam
permusywaratan perwakilan.
5.Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Setelah mengalami beberapa perubahan, terutama rumusan dasar
negara (sila pertama), Piagam Jakarta kemudian dijadikan
Pembukaan UUD 1945
B. MASA SIDANG KE DUA
Pada sidang yang kedua ini, BPUPKI telah membentuk 3 buah panitia, yakni
1.Panitia Perancang UUD, (Diketuai oleh Ir. Soekarno)
2.Panitia Ekonomi dan Keuangan , (Diketuai oleh Drs. Moh. Hatta)
3.Panitia PETA(Pembela Tanah Air, (Diketuai oleh Abikusno Cokrosuyoso
Dalam sidang yang kedua, BPUPKI akan membahas tentang Rancangan UUD.
Mereka menyetujui bahwa naskah Pembukaan UUD akan diambil dari naskah
Piagam Jakarta. Panitia kemudian membentuk panitia kecil yang diketuai oleh
Prof. Dr. Mr. Soepomo untk merumuskannya. Selanjutnya, pada tangal 14 Juli
1945, Ir. Soekarno melaporkan hasil kerja panitia kecil kepada sidang yang terdiri
atas 3 hal, yakni
1.Pernyataan Indonesia merdeka.
2.Pembukaan UUD
3.Batang Tubuh UUD
Sidang BPUPKI menerima bulat hasil kerja panitia. Degan demikian, BPUPKI
telah menyelesaikan tugasnnya sehingga pada tanggal
7 Agustus 1945, dinyatakan bubar. Selanjutnya, Jepang membentuk
Panitia Pesiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) (Dokuritsu Junbi Iinkai)
2.Pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia
(PPKI)
Sebagai pengganti BPUPKI yang telah menyalesaikan tugasnya maka pada
tanggal 7 Agustus 1945 pemerintah Jepang membentuk PPKI atau Dokuritsu Junbi
Inkai. Tiga tokoh pemimpin nasional,yaitu Ir,Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan dr.
Radjiman Wediodiningrat berangkat ke Dalat (Vietnam Selatan) atas panggilan
Jendral Terauchi, Panglima Tentara Jepang di Asia Tenggara. Dalam pertemuanya
tanggal 12 Agustus 1945, Jendral Terauchi menyampaikan kepada tiga pemimipin
Indonesia tersebut bahwa pemerintah Kemaharajaan Jepang akan memberikan
kemerdekaan kepada Indonesia (direncanakan 24 Agustus). Wilayah Indonesia akan
meliputi seluruh wilayah baekas Hindia Belanda.
Anggota PPKI berjumlah 21 orang yang terdiri atas wakil-wakil dari seluruh
Indonesia dengan rincian 12 orang dari Jawa, 3 orang wakil dari sumatra, 2 orang
wakil dari sulawesi, dan masing-masing seorang wakil dari Kalimantan, Sunda Kecil
(Nusa Tenggara), Maluku, dan penduduk Cina. Yang diangkat sebagai ketua adalah
Ir. Soekarno, wakil ketua adalah Drs. Moh. Hatta, sedangkan Mr. Ahmad Soebarjo
diangkat sebagai penasehat. Oleh orang Indonesia sendiri, PPKI di tambah enam
orang anggota lagi tanpa seizin pemerintah Jepang.
Pada tanggal 14 Agustus 1945, Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan dr.
Rajiman Wediodiningrat telah kembali di tanah air Indonesia. Sementara itu,
Jepang telah menyerah kepada sekutu. PPKI dijadikan badan nasional untuk
mewujudkan kemerdekaan Indonesia.
PANITIA 9
PPKI
 Setelah BPUPKI menyelesaikan tugasnya kemudian diganti oleh
PPKI (Dokuritsu Junbi Inkai) pada 7 Agustus 1945, ketuanya Ir.
Soekarno dan Moh Hatta Wakilnya, Anggota PPKI 21 orang+6
0rang.
 7 dan 9 Agustus Jepang di Bom atom sekutu
 12 Agustus Ir. Soekarno, Moh Hatta, dan Dr. Radjiman di panggil
Maesekal Terauchi (panglima tertinggi di Asia Selatan dan Asia
Tenggara) memberikan ijin kemerdekaan setelah PPKI siap
 15 Agustus terjadi pertemuan antara Gol muda (Chairul saleh,
Sukarni, Jusuf kuntu dkk) dan Gol Tua (Ir. Soekarno, Moh Hatta,
Dr. Radjiman, dkk) tentang Pelaksanaan Proklamasi.
 16 Agustus Soekarno – Hatta diculik Gol Muda Ke Renggasdengklok
(markas PETA), tapi sore harinya Ahmad Soebarjo menjemput
Soekarno – Hatta dan kembali ke jakarta beserta Gol muda,
mereka berkumpul dirumah Laksamana Muda Maeda untuk
merumuskan teks proklamasi (Ir Soekarno), dan akan di bacakan di
Jl. Pegangsaan timur 56 pukul 10.00
1. Jelaskan Mengapa Jepang membentuk BPUPKI ?
2. Apakah Tugas tugas dari BPUPKI
3. Apakah tujuan dari BPUPKI
4. Tuliskan struktur kepegurusan BPUPKI
5. Tuliskan Rumusan Pancasila menurut Mr, Muh Yamin
KERJAKAN PADA LINK https://forms.gle/puigb1UW3cvnF23p7
Susunan Proklamasi 17 Agustus 1945
 10.00 membacakan teks Proklamasi di temani Muh Hatta
Proklamasi
Kami bangsa Indonesia Dengan Ini Menyatakan Kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l, diselenggarakan
dengan tjara saksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya.
Djakarta, tanggal 17
Boelan 8 tahoen ’45
Atas nama
bangsa Indonesia
Soekarno -
Hatta
 Pengibaran Sang Saka Merah Putih Oleh Pemuda Suud, Codanco, dan
Latief.
 Di akhiri dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya
 18 Agustus sidang PPKI dan menetapkan:
1. Mengesahkan UU dari BPUPKI
2. Soekarno-Hatta diangkat Pres dan WaPres
3. Membentuk Komite Nasional
 19 Agustus Pres memanggil PPKI dan pemuda
1. Membentuk KNIP
2. Merancang 12 Departemen untuk menteri
3. Wilayah indonesia di bagi 8 Provinsi
PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945
PERISTIWA SEKITAR
PROKLAMASI KEMERDEKAAN
INDONESIA
PERISTIWA
SEKITAR
PROKLAMASI
PERISTIWA
PERISTIWA
PENTING
REAKSI
MASYARAKAT
THD PROKLAMASI
PEMBENTUKAN
BADAN
KELENGKAPAN
NEGARA
PERISTIWA
RENGAS
DENGKLOK
BADAN
KELENGKAPAN
PEMBENTUKAN
BADAN
PERJUANGAN
PROSES
PEMBENTUKAN
TNI
PERUMUSAN
TEKS
PROKLAMASI
DETIK-DETIK
PROKLAMASI
BAGAN KONSEP
LATAR BELAKANG KEMERDEKAAN BANGSA INDONESIA
Setelah mengalami berbagai kekalahan dalam medan
pertempuran di pasific (1943-1944), Jepang mulai
mengkhawatirkan kemungkinan serangan sekutu
terhadap wilayah wilayah jajahan Jepang di pasific,
termasuk Hindia Belanda (Indonesia), maka untuk
tetap mendapat dukungan dari wilayah jajahanya
Jepang memberikan janji kemerdekaan terhadap
wilayah-wilayah jajahannya, yang disampaikan oleh
P.M. Koiso pada 7 September 1944 didepan parlemen
Jepang, yang kemudian dikenal sebagai JANJI
SEPTEMBER 1944
Sebagai realisasi kemerdekaan tersebut maka tentara
pendudukan Jepang di Indonesia membentuk badan penyelidik
kemerdekaan Indonesia yang disebut dengan Dokuritsu Junbi
Cosakai atu dikenal dengan BPUPKI pada tanggal 1 Maret
1945.
BPUPKI bertugas menyelidiki dan menyusun kelengkapan
sebuah negara, antara lain menyusun dasar negara dan UUD
BPUPKI dilantik tanggal 28 Mei 1945, dan memulai sidang
pertamanya tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945. BPUPKI diketuai
oleh dr. Radjiman Widiodiningrat.
Hasil sidang-sidang BPUPKI adalah menghasilkan Piagam Jakarta 22 Juni 1945
sebagai dasar negara yang disebut dengan Pancasila.
Menghasilkan rumusan UUD 1945
Setelah menyelesaikan tugasnya BPUPKI dibubarkan dan diganti dengan PPKI
(dokuritsu junbi inkai) pada tanggal 7 Agustus 1945 panitia yang bertugas
menyiapkan kemerdekaan Indonesia, diketuai oleh Ir. Soekarno
PPKI DIUNDANG KE DALATH, VIETNAM
 Pada tanggal 9 Agustus 1945, pimpinan PPKI yaitu : Ir. Soekarno.
Drs Moh. Hatta dan dr. Radjiman di undang oleh Jendral Terauchi
Hisaichi panglima tertinggi Angkatan Perang Jepang di Asia
Tenggara ke Dalath (300 km utara Saigon)
 Ketiga pimpinan PPKI didampingi wakil pemerintahan tentara
Jepang di Jawa, yaitu : Letkol. Nomura, Kapten Myosi
(penterjemah) dan Kapten Masaki serta wakil dari balatentara
Jepang wilayah Singapura, Mayjen Shimura dan seorang ajudan.
APA YANG DILAKUKAN DI DALATH?
 Pertemuan dengan Terauchi terjadi pada tanggal 12 Agustus 1945 pukul 10.00 pagi
waktu setempat.
 Inti pembicaraan adalah bahwa Jepang menyerahkan urusan kemerdekaan kepada
PPKI tentang segala persiapan dan waktunya
 Tanggal 15 Agustus 1945 rombongan kembali ke tanah air, disambut oleh Gunseikan
(pimpinan AD) Jendral Yamamoto
1. Mengapa Jepang membentuk PPKI
2. Apakah Tujuan dari PPKI
3. Siapakah Ketua PPKI
4. Mengapa Tiga anggota PPKI di undang ke Saigon Dalath
5. Latar belakang peristiwa Rengas dengklok
KERJAKAN DI LINK https://forms.gle/mJ5zboU4VkjwxFid8
PERISTIWA RENGASDENGLOK
Sekembalinya rombongan dari Dalath, para pimpinan PPKI
mendapat desakan dari gol. Muda yang menginginkan
Proklamasi segera dilakukan tanggal 16 Agustus 1945, tanpa
campur tangan Jepang ! Mereka telah menerima kabar dari
Radio bahwa Jepang telah menyerah pada sekutu pada
tanggal 14 Agustus 1945.
Golongan Tua (pimpinan PPKI) menyatakan perlunya
sidang PPKI untuk memutuskan hal tsb.
PERISTIWA RENGASDENGKLOK
 Gol.Muda yang gagal meyakinkan gol. Tua ,
akhirnya sepakat dalam rapat mereka di Jl.
Cikini 71 Jakarta untuk menjauhkan Soekarno-
Hatta dari pengaruh Jepang.
 Pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 6.10
mereka melakukan aksinya dengan “menculik”
dua tokoh PPKI tsb dan membawa mereka ke
Rengasdengklok (Karawang, Jabar).
 Penculikan dipimpin oleh Singgih, seorang
perwira PETA di Jakarta, dan beberapa tokoh
muda seperti Soetjipto, Soekarni dan Joesoef
Koento.
PERISTIWA RENGASDENGKLOK
 Sesampainya di Rengasdengklok, rombonan diserahkan
kepada pimpinan PETA Rengasdenglok Soebeno.
 Rombongan mulanya ditempatkan dirumah Soebeno, tetapi
takut mencolok akhirnya ditempatkan di rumah Giau I Siong.
 Di Rengasdenglok ternyata sudah terjadi “kudeta” terhadap
pimpinan Jepang di sana, terbukti dengan ditawannya
petinggi Jepang Wedana Mitsui dan staffnya.
PERISTIWA RENGASDENGKLOK
 Adalah Achmad Soebardjo dari Kaigun (angkatan Laut)
seorang tokoh dari gol. Tua yang juga anggota PPKI, yang
berhasil meyakinkan gol pemuda untuk “mengambil”
Soekarno-Hatta, dan berjanji dengan jaminan taruhan
nyawanya bahwa Proklamasi paling lambat akan
dilaksanakan besok (17 Agustus 1945)
 Sekembalinya dari Rengasdenglok, rombongan langsung ke
rumah laksamana Tadashi Maeda, seorang jendral A.L.
Jepang yang mendukung dan menjamin kemerdekaan
Indonesia.
Malam itu juga para piminan menghadap
kepala pemerintahan umum mayjen
Nisyimura untuk menjajaki sikapnya, namun
Nisyimura tidak mengijinkan adanya
Proklamasi karena takut disalahkan oleh
Sekutu.
Maka dapat diambil kesimpulan bahwa
proklamasi memang harus dilaksanakan
sendiri lepas dari pengaruh Jepang.
PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI
 Malam itu juga, sekitar pukul 23.00 segera diadakan
musyawarah mengenai penyusunan naskah proklamasi. Yang
hadir adalah anggota PPKI dan tokoh-tokoh dari golo. Muda
(sekitar 30an orang)
 Naskah disusun oleh 3 orang yaitu, Soekarno, Hatta dan
Ahmad Soebardjo bertempat diruang makan rumah Maeda,
yang lain berada di ruang depan.
PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI
Kalimat pertama atas usulan Ahmad Soebarjo, diambil dari
preambule UUD 1945 (piagam Jakarta).”kami bangsa
Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia”.
Kalimat kedua adalah usulah Moh Hatta “hal-hal yang
mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain,
diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo
yang sesingkat-singkatnya.
Soekarno bertugas menulis kedua konsep tsb.
PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI
Setelah konsep tersebut jadi, lalu dibawa ke ruang
depan untuk dimusyawarahkan.
Timbul masalah tentang siapa yang akan
menandatangani naskah tersebut. Atas usulan
Soekarni, teks ditandatangani saja oleh Soekarno-
Hatta atas nama bangsa Indonesia.
Naskah diketik oleh Sajuti Melik dengan
sedikit perubahan, seperti kata tempoh
diganti dengan tempo, wakil-wakil bangsa
Indonesia diganti dengan atas nama
bangsa Indonesia, juga penulisan tanggal
menggunakan tahun Showa/Sumera
(penanggalan Jepang). Naskah yang
diketik disebut sebagai naskah yang
OTENTIK (sejati).
PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI
Naskah kemudian ditandatangani oleh Soekarno-Hatta
Perumusan sampai penandatanganannya baru selesai sekitar
pukul 04.00 tanggal 17 Agustus 1945
Diputuskan saat itu juga bahwa Proklamasi akan dibacakan
pada tanggal 17 Agustus 1945 pada pukul 10.00 di halaman
rumah Soekarno, jl. Pegangsaan Timur 56 Jakarta.
1. Mengapa para pemuda menculik soekarno dan Moh Hatta dan
membawa mereka ke Rengas Dengklok
2. Mengapa Perumusan Teks Proklamasi dilakukan di Rumah Laksamana
Maeda ?
3. Siapa yang Merumuskan Teks Prolamasi tersebut?
4. Apa Peran Soekarno dalam perumusan Teks Proklamasi?
5. Siapakah tokoh yang berperan dalam pengetikan teks Proklamasi? Dan
Apa Peranan dari pemuda sukarni dalam peristiwa perumusan Teks
Proklamasi?
KERJAKAN PADA LINK https://forms.gle/wJ2tRPirBbDvKmfM9
PROKLAMASI KEMERDEKAAN 17 AGUSTUS 1945
DETIK-DETIK PROKLAMASI
Tepat pukul 10.00 waktu Jawa, dikumandangkanlah
Proklamasi kita Soekarno didampingi Hatta, membuka
dengan pidato singkat, kemudian membacakan teks
proklamasi yang telah disusun semalam sebelumnya.
Dikibarkan sang dwiwarna oleh perwira Peta Latief
Hendraningrat dan Soehoed, diiringi lagu Indonesia
Raya.
PENYEBARLUASAN BERITA PROKLAMASI
Adam Malik mengambil salinan proklamasi, diserahkan pada
Asa Bafagih untuk diteruskan pada Pangulu Lubis, yang
kemudian menyiarkan melalui corong radio kantor berita
Domei.
Maladi dan Jusuf Ronodipuro, pemuda yang bekerja di
stasiun radio, mengambil alat pemancar dan menyebaruaskan
kepelosok negeri (cikal bakal munculnya RRI)
PENYEBARLUASAN BERITA PROKLAMASI
Surat kabar pertama yang memuat berita Proklamasi
adalah Tjahaja, Bandung dan Soeara Asia, Surabaya
Keduanya lalu ditutup oleh Jepang
Muncul Soeara Merdeka, Semarang yang juga
menyebarkan semangat kemerdekaan
REAKSI RAKYAT
Rakyat menyambut baik dan suka cita berita tentang
Proklamasi, bendera merah putih berkibar dimana-mana.
Corat-coret anti imperialisme dilakukan disetiap sudut
kota, terutama ditujukan pada pasukan sekutu yang akan
mengambil alih kekuasaan dari tangan Jepang
Rapat di lapangan IKADA 19 Sept 1945
1. Kapan dan di mana pelaksanaan proklamasi kemerdekaan di
Indonesia
2. Siapa nama pemuda yang menjadi pengerek bendera pada
proklamasi 17 Agustus 1945
3. Mengapa Proklamasi tidak jadi dilaksanakan di Lapangan IKADA ?
4. Apa makna Proklamasi Kemerdekaan bagi bangsa Indonesia?
5. Jelaskan Sambutan Rakyat Indonesia terhadap Proklamasi
kemerdekaan 17 Agustus 1945
KERJAKAN PADA LINK https://forms.gle/FcDQZUDQKCsrcGyf9
AKSI CORAT CORET MENENTANG SEKUTU
SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA….
REAKSI RAKYAT
Sultan Jogya HB IX, dan Paku Alam VIII mendukung penuh, dan
menyatakan Yogyakarta menjadi bagian dari Republik Indonesia.
Di Jogyakarta, Ki Hadjar Dewantara dengan mengendarai sepeda
melakukan pawai keliling kota bersama-sama murid-muridnya sore
hari pada tanggal 17 Agustus 1945
Melalui corong Mesjid, lonceng Gereja dan kentongan rumah
penduduk diberitakan proklamasi kemerdekaan kita.
KEHIDUPAN POLITIK SETELAH PROKLAMASI
Sidang-sidang PPKI
Tanggal 18 Agustus 1945 :
- mengesahkan dan menetapkan UUD 1945
- memilih Soekarno sbg Presiden, dan Moh. Hatta sbg
wakilnya.
- Presiden dan wakil, sebelum dibentuknya MPR akan dibantu
oleh Komite Nasional.
KEHIDUPAN POLITIK SETELAH PROKLAMASI
Sidang PPKI
Tanggal 19 Agustus 1945 :
- membentuk 8 provinsi berikut menunjukkan gubernurnya.
- menyusun kabinet, dengan membentuk 12 kementrian
departemen.Diangkat juga 4 mentri tanpa portofolio, Jaksa
Agung, Mahkamah Agung, Sekneg dan Jubir Presiden.
- Membentuk Komite Nasional Indonesia Daerah (KNID)
untuk membantu tugas Gubernur
KABINET PERTAMA SETELAH KEMERDEKAAN
KEHIDUPAN POLITIK SETELAH PROKLAMASI
Sidang-sidang PPKI
Tanggal 22 Agustus 1945 :
- menjadikan PNI satu-satunya parpol di Indonesia.
- membentuk Badan Keamanan Rakyat
- membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP)
KOMITE NASIONAL
Komite Nasional dibentuk diseluruh Indonesia, berpusat di
Jakarta. Komite Nasional berperan sementara sebagai lembaga
legislatif (MPR/DPR) , sementara itu di daerah dibentuk
Komite Nasional Indonesia Daerah yang bertugas membantu
tugas-tugas Gubernur.
KNIP dilantik tanggal 29 Agustus 1945, beranggotakan 125
orang diketuai oleh Mr. Kasman Singodimedjo
Untuk memperlancar tugas-tugas KNIP, dibentuk Badan
Pekerja (BPKNIP)
PEMBENTUKAN BADAN KEAMANAN RAKYAT
Setelah kemerdekaan, mulai dipikirkan untuk membentuk
tentara kebangsaan
Namun untuk menghindari provokasi/ bentrokan /
kemarahan Jepang/Sekutu (karena kita merasa belum mampu
menghadapi mereka secara militer) maka hanya dibentuk
BKR.
Dalam BKR dihimpun kekuatan dari ex PETA, Seinendan,
Kaibodan, Kaigun dll.
TENTARA PETA
HEIHO….
REAKSI PEMUDAAKIBAT DARI PEMBENTUKAN
BADAN KEAMANAN RAKYAT
Kebijakan pemerintah dalam membentuk BKR
mendapat reaksi tidak puas dari golongan pemuda,
mereka menginginkan bentuk tentara nasional, oleh
karena itu maka pemuda kemudian membentuk
laskar-laskar perjuangan (bersenjata) seperti API
(angkatan Pemuda Indonesia) BPI ( barisan pemuda
Indonesia) Hizbullah, Sabilillah , dll.
LASKAR RAKYAT
PEMBENTUKAN TENTARA KEAMANAN RAKYAT
Kebijakan pemerintah menunda pembentukan tentara
semakin gawat karena hampir disetiap kota terjadi
pertempuran, baik thd Jepang maupun Sekutu/AFNEI dan
NICA.
Pada tanggal 5 Oktober 1945 pemerintah mengeluarkan
maklumat yang isinya menyebutkan bahwa untuk
memperkuat keamanan umum diadakan suatu Tentara
Keamanan Rakyat
PEMBENTUKAN TENTARA KEAMANAN RAKYAT
Ditunjuk kemudian sebagai pimpinan tertinggi TKR adalah
Supriyadi (tokoh pemberontakan PETA di Blitar) dibantu
kepala staff umum yang dipimpin oleh Jendral Oerip
Soemohardjo
Supriyadi tak kunjung muncul setelah ditunggu selama satu
bulan, sehingga atas saran jendral Oerip, ditujuklah Kolonel
Soedirman menjadi panglima TKR melalui konfrensi militer
pada bulan November 1945
JENDRAL OERIP S. JENDRAL SOEDIRMAN
TKR MENJADI TRI, KEMUDIAN MENJADI TNI
Pada tanggal 18 Desember 1945, Kolonel Soedirman dilantik
sebagai Panglima Besar TKR dengan pangkat Jendral
Januari 1946 TKR diubah menjadi TRI (Tentara Rakyat
Indonesia) untuk menunjukkan bentuk RI nya kepada pihak
sekutu maupun  Belanda
5 Mei 1947 pemerintah mempersatukan TRI dengan laskar-
laskar rakyat (pemuda) dalam satu wadah yang kemudian
diresmikan pada tanggal 3 Juni 1947 sebagai Tentara Nasional
Indonesia (TNI)
PELANTIKAN SOEDIRMAN SEBAGAI
PANGLIMA TKR
Masyarakat bereaksi menolak adanya partai tunggal, karena hal
tsb menunjukkan bahwa pemerintah tidak demokrasi dan
otoriter, membungkam aspirasi masyarakat melalui parpol (yg
sudah ada sejak jaman Bld)
Menanggapi hal tsb maka keluarlah maklumat pemerintah no X
tgl 3 nov 1945 tentang pembentukan parpol ( menuju sistem
pem parlementer/ multi partai.
1. Sebutkan hasil hasil sidang PPKI tanggal 18, 19 dan 22 Agustus
1945 ?
2. Mengapa pemerintah hanya membentuk BKR setelah proklamasi ?
3. Bagaimana proses pembentukan TKR sampai TNI ?
4. Mengapa dibentuk KNIP? apa tugas dari KNIP?
5. Pada awal kemerdekaan pemerintah membagi wilayah Indonesia
kedalam 8 propinsi. Sebutkan 8 Propinsi tersebut.
KERJAKAN PADA LINK https://forms.gle/4VcT5wBopasjGs5r5
Berikut beberapa nama Anggota BPUPKI:
K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat (ketua)
R.P. Soeroso (Wakil Ketua)
Ichibangse Yoshio (Wakil Ketua)
Ir. Soekarno Drs. Moh. Hatta Mr. Muhammad Yamin Mr. Johannes Laturhary Mr. R. Hindromartono
R. Soekardjo Wirjopranoto K.H. Ahmad Sanusi Agoes Moechsin Dasaad Tang Eng Hoa Soerachman
Tjokroadisoerjo RAA. Soemitro Kolopaking Poerbonegoro KRMTH. Woerjaningrat Mr. Achmad
Soebardjo Prof. Dr. R. Djenal Asikin Widjajakoesoema RM . Abikoesno Tjokrosoejoso Parada
Harahap Mr. RM. Sartono KH. Mas Mansoer Drs. KRMA. Sosrodiningrat Mr. R. Soewandi KH. Abdul
Wachid Hasjim P.F Dahler Dr. Sukiman Worjosandjojo Mr. KRMT. Wongsonegoro R. Oto Iskandar Di
Nata AR. Baswedan Abdoel Kadir Dr. Samsi Sastrowidagdo Mr. A.A Maramis Mr. R. Samoeddin Mr.
R. Sastromoeljono KH. Abdoel Fatah Hasan R. Asikin Natangera GPH. Soerjohamidjojo Ir. P.
Mohammad Noor Mr. Mas Besar Martokoesoemo Abdoel Kaffar
Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Sejarah, Susunan Organisasi, dan Hasil
Sidang BPUPKI" , https://katadata.co.id/safrezi/berita/61bc2dff0ebde/sejarah-susunan-
organisasi-dan-hasil-sidang-bpupki
Penulis: Dwi Latifatul Fajri
Editor: Safrezi
*Susunan Organisasi Panitia Sembilan:
1. Ir. Soekarno (ketua)
2. Drs. Mohammad Hatta (wakil ketua)
3. Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo (anggota)
4. Mr. Prof. Mohammad Yamin, S.H. (anggota)
5. K.H. Abdul Wahid Hasjim (anggota)
6. Abdoel Kahar Moezakir (anggota)
7. Raden Abikusno Tjokrosoejoso (anggota)
8. H. Agus Salim (anggota)
9. Mr.Alexander Andries Maramis (anggota)
Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Sejarah, Susunan Organisasi, dan
Hasil Sidang BPUPKI" , https://katadata.co.id/safrezi/berita/61bc2dff0ebde/sejarah-
susunan-organisasi-dan-hasil-sidang-bpupki
Penulis: Dwi Latifatul Fajri
Editor: Safrezi
*Nama-Nama dari 7 anggota istimewa bangsa Jepang (tanpa hak suara) di BPUPKI.
1.Matuura Mitukiyo,
2.Miyano Syoozoo,
3.Tanaka Minoru,
4.Tokonami Tokuzi,
5. Itagaki Masumitu,
6. Masuda Toyohiko, dan
7.Ide Teitiroo
* Berikut adalah susunan keanggotaan PPKI:
* 1. Ir. Soekarno – ketua
* 2. Drs. Moh. Hatta – wakil ketua
* 3. Prof. Mr. Dr. Soepomo – anggota
* 4 .KRT Radjiman Wedyodiningrat – anggota
* 5. KRT Radjiman Wedyodiningrat- anggota
* 6. R. P. Soeroso – anggota
* 7. Soetardjo Kartohadikoesoemo – anggota
* 8. Kiai Abdoel Wachid Hasjim – anggota
* 9. Ki Bagus Hadikusumo – anggota
* 10. Otto Iskandardinata – anggota
* 11. Abdoel Kadir – anggota
* 12. Pangeran Soerjohamidjojo – anggota
* 13. Pangeran Poerbojo – anggota
* 14. Dr. Mohammad Amir – anggota
* 15. Mr. Abdul Abbas – anggota
* 16. Teuku Mohammad Hasan – anggota
* 17. Dr. GSSJ Ratulangi – anggota
* 18. Andi Pangerang – anggota
* 19. A.A. Hamidan – anggota
* 20. I Goesti Ketoet Poedja – anggota
* 21. Mr. Johannes Latuharhary – anggota
* 22. Drs. Yap Tjwan Bing – anggota.
* Berikut adalah susunan keanggotaan PPKI Yang ditambah tanpa sepengetahuan
Jepang:
* 1. Achmad Soebardjo – penasihat
* 2. Sajoeti Melik – anggota
* 3. Ki Hadjar Dewantara – anggota
* 4. R.A.A. Wiranatakoesoema – anggota
* 5. Kasman Singodimedjo – anggota
* 6. Iwa Koesoemasoemantri – anggota.
Sekadar informasi, Jenderal Terauchi menjadi ketua Panitia Persiapan
Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang didirikan pada 7 Agustus 1945.
Keberadaan PPKI menggantikan BPUPKI. Nah, itulah susunan organisasi PPKI.
Semoga menambah pengetahuan tentang sejarah Kemerdekaan Republik
Indonesia.
KEMBALI
PERISTIWA SEKITAR PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945
DAN
PEMBENTUKAN PEMERINTAHAN INDONESIA
1. BPUPKI
Pada tanggal 1 Maret 1945 pemerintah pendudukan Jepang di bawah pimpinan
Letjen Kumakici Harada mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai
( BPUPKI ) untuk menghadapi situasi kritis. Susunan anggota pengurusnya adalah :
1 orang ketua
2 orang ketua muda dan
60 orang anggota.
BPUPKI mulai bersidang pada tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 untuk
merumuskan dasar Negara dan UUD.
Akhirnya pada tanggal 22 Juni 1945 lahirlah Piagam Jakarta.
Pada tanggal 14 Juli 1945 BPUPKI melaksanakan sidang yang kedua untuk
menerima laporan dari ketua panitia ( Soekarno ) yang terdiri dari 3 keputusan
yaitu :
a. Pernyataan Indonesia merdeka
b. Pembukaan UUD
c. Batang Tubuh UUD
PPKI
Setelah BPUPKI selesai melaksanakan tugasnya, maka Jepang segera
membubarkannya dan membentuk PPKI ( Dokuritsu Junbi Iinkai ) pada
tanggal 7 Agustus 1945 yang berjumlah 21 orang dan tanpa sepengetahuan Jepang
ditambah 6 orang anggota sehingga PPKI sudah diambil alih sebagai alat
perjuangan rakyat Indonesia dan bukan semata-mata badan yang dikehendaki
Jepang.
Pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 kota Hirosima dan Nagasaki dibom atom oleh
sekutu, sehingga Jepang bertekuk lutut pada sekutu. Sementara Soekarno,
Muhammad Hatta dan Radjiman dipanggil oleh Jenderal Terauchi di Dalat Vietnam
untuk menerima kemerdekaan dari pemerintah Jepang
B. PROSES PERUMUSAN NASKAH PROKLAMASI
Berita penyerahan Jepang terhadap Sekutu tidak bisa ditutup-tutupi lagi, oleh
karena itu golongan pemuda mendesak Bung Karno dan Bung Hatta untuk segera
memproklamasikan kemerdekaan namun para golongan tua berpendapat harus
dimusyawarahkan dulu dengan PPKI karena merupakan alat perjuangan. Akhirnya
tanggal 16 Agustus pagi Bung Karno dan Bung Hatta diculik oleh golongan pemuda
dan dibawa ke Rengas Dengklok ( selatan Karawang ).
Jam 12 malam akhirnya mereka ke rumah Laksamana Muda Tadashi Maeda untuk
merumuskan naskah proklamasi Rumusan naskah Proklamasi yang asli adalah tulisan
tangan Bung Karno dan diketik oleh Sayuti Melik dengan beberapa perubahan,
seperti kata tempoh diganti tempo, masalah tanggal dan yang menandatangani
naskah proklamasi.
MAKNA PROKLAMASI BAGI BANGSA INDONESIA
Pada tanggal 17 Agustus 1945 jam 10.00 hari Jum’at
dibacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia yang
sebelumnya dilakukan pengibaran bendera Merah Putih dan
sambutan Walikota Soewiryo dan dr Muwardi. Peristiwa besar
itu hanya berlangsung selama kurang lebih satu jam dengan
penuh khidmat, sekalipun sangat sederhana namun membawa
perubahan yang luar biasa dalam kehidupan bangsa Indonesia
yaitu Indonesia bebas dari belenggu penjajah.
D. PEMBENTUKAN BADAN KELENGKAPAN NEGARA
Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI melakukan rapat yang membahas :
1. Penetapan dan pengesahan Pembukaan UUD 1945
2. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden
3. Pembentukan Badan Komite Nasional sebagai pembantu presiden
Pada tanggal 19 Agustus 1945 PPKI mengadakan rapat lanjutan yang menghasilkan :
1. Penetapan 12 menteri yang membantu tugas presiden
2. Membagi wilayah Indonesia menjadi 8 Propinsi
Untuk menghadapi kekuatan Jepang dan Sekutu pemerintah Indonesia membentuk Badan Kemanan Rakyat
( BKR )
pada tanggal 22 Agustus 1945 yang berada di bawah wewenang KNIP. Oleh karena datangnya pasukan
Sekutu dan NICA yang silih berganti sehingga pemerintah memutuskan dibentuknya Tentara Keamanan
Rakyat ( TKR ) pada tanggal 5 Oktober 1945.Pada tanggal 1 Januari 1946 diubah menjadi Tentara
Keselamatan Rakyat ( TKR ) lalu tanggal 26 Januari berubah menjadi Tentara Republik Indonesia ( TRI ). Untuk
menyempurnakan TRI maka pemerintah membentuk Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) tanggal 7 Juni 1947.

BPUPKI PPKI SEKITAR PROKLAMASI SIDANG PPKI PEMBENTUKAN KELENGKAPAN NEGARA LANJUTAN MATERI XI IPS.ppt

  • 1.
    JANJI KEMERDEKAAN DAN PEMBENTUKANBPUPKI Pertama-tama, 3 delegasi Indonesia diundang ke Tokyo untuk menemui Kaisar Hirohito pada September 1944, dari pertemuan tersebut muncul pernyataan janji kemerdekaan Indonesia yang diucapkan oleh Perdana Menteri Koiso pada tanggal 7 September 1944. Momen ini dikenal sebagai Janji Koiso atau Deklarasi Koiso. Janji Koiso adalah sebuah pernyataan politik yang dikeluarkan oleh Perdana Menteri Kekaisaran Jepang Kuniaki Koiso setelah dirinya menggantikan posisi Hideki Tojo sebagai Perdana Menteri. Pernyataan politik ini dikeluarkan pada 7 September 1944 dalam sidang istimewa ''Teikoku Ginkai'' ke 85 di Ibu kota Kekaisaran Jepang Situasi yang semakin kritis membuat pemerintah pendudukan Jepang di bawah pimpinan Panglima Tentara ke-16 Letnan Jenderal Kumakici Harada mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Maret 1945.
  • 2.
    BPUPKI merupakan singkatandari Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Adapun dalam bahasa Jepang, BPUPKI dikenal sebagai Dokuritsu Junbi Chosakai. BPUPKI dibentuk pertama kali pada 1 Maret 1945. Kala itu, lembaga BPUPKI dibentuk oleh pemerintah Jepang. Ketuanya adalah Radjiman Wedyodiningrat dan wakil ketua . Ichibangase (Jepang) dan Soeroso. BPUPKI beranggotakan 67 orang, yang terdiri dari 60 orang Indonesia dan tujuh orang Jepang yang bertugas mengawasi. Kurang lebih empat bulan berdiri, BPUPKI kemudian dibubarkan pada 7 Agustus 1945. Hal itu dikarenakan tugas-tugasnya sudah selesai dilaksanakan. Selama BPUPKI berdiri, secara resmi melakukan sidang sebanyak dua kali. Sidang pertama dilaksanakan pada 29 Mei-1 Juni 1945. Kemudian sidang kedua dilaksanakan pada 10 Juli-17 Juli 1945. SUSUNAN BPUPKI DAN PPKI
  • 3.
    Pada tanggal 29Mei 1945 dalam pidatonya Mr. Muh Yamin mengemukakan tentang asas dasar kesatuan negara Indonesia merdeka, Yakni : 1) Peri Kebangsaan 2) Peri Kemanusiaan 3) Peri Ke-Tuhanan 4) Peri Kerakyatan 5) Kesejahteraan Rakyat A . MASA SIDANG PERTAMA Dalam sidang ini membicarakan tentang masalah dasar negara. Pada sidang pertama, muncul 3 tokoh pembicara yang mengemukakan konsepnya yaitu Mr. Moh Yamin, Prof Dr. Mr. Supomo dan Ir. Soekarno
  • 4.
    Tanggal 1 Juni1945, Ir. Soekarno tampil berbicara tentang dasar negara Indonesia merdeka yang juga atas 5 dasar, yakni 1) Kebangsaan Indonesia 2) Internasionalisme atau peri kemanusiaan 3) Mufakat atau demokrasi 4) Kesejahteraan Sosial 5) Ke-Tuhanan Yang Maha Esa Pembicaraan kedua Prof. DR. Mr. Supomo yang tampil pada tanggal 31 Mei 1945 dan mengemukakan dasar negara Indonesia merdeka, yakni 1) Paham negara kesatuan 2) Perhubungan negara dan agama 3) Sitem badan permusyawaratan 4) Sosialisme Indonesia 5) Hubungan antar bangsa
  • 5.
    Kelima asas ituatas petunjuk seorang ahli bahasa oleh Ir. Soekarno di beri nama Pancasila, kemudian di usulkan menjadi dasar negara Indonesia. Dalam masa sidang tersebut belum di dapat kata sepakat mengenai dasar negara Indonesia. Sebelum persidangan pertama selesai, diadakan reses selama 1 bulan lebih. Sebelum memasuki reses, BPUPKI membentuk panitia kecil yang beranggotakan sembilan orang sehingga dikenal dengan sebutan Panitia Sembila. Anggota Panitia Sembilan antara lain Ir. Soekarno, Drs. Moh Hatta, Mr. A.A. Maramis, Abikusno Cokrosuyoso, Abdulkahar Muzakar, Haji Agus Salim, Mr. Achmad Subardjo, K.H.A. Wachid Hasyim, dan Mr. Moh. Yamin. Panitia Sembilan diketuai oleh Ir. Soekarno. Mereka menghasilkan suatu rumusan yang menggambarkan asas dan tujuan terbentuknya negara Indonesia merdeka. Akhirnya diterima dan ditanda tangani pada tanggal 22 Juni 1945. Oleh Moh. Yamin rumusan Panitia Sembilan itu diberi nama Piagam Jakarta atau Jakarta Charter.
  • 6.
    Di dalam PiagamJakarta Alinea ke-4 dirumuskan asas falsafah negara Indonesia merdeka, yaitu : 1.Ke-Tuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya. 2.Kemanusiaan yang adil dan beradab 3.Persatuan Indonesia 4.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat, kebijaksanaan dalam permusywaratan perwakilan. 5.Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Setelah mengalami beberapa perubahan, terutama rumusan dasar negara (sila pertama), Piagam Jakarta kemudian dijadikan Pembukaan UUD 1945
  • 7.
    B. MASA SIDANGKE DUA Pada sidang yang kedua ini, BPUPKI telah membentuk 3 buah panitia, yakni 1.Panitia Perancang UUD, (Diketuai oleh Ir. Soekarno) 2.Panitia Ekonomi dan Keuangan , (Diketuai oleh Drs. Moh. Hatta) 3.Panitia PETA(Pembela Tanah Air, (Diketuai oleh Abikusno Cokrosuyoso Dalam sidang yang kedua, BPUPKI akan membahas tentang Rancangan UUD. Mereka menyetujui bahwa naskah Pembukaan UUD akan diambil dari naskah Piagam Jakarta. Panitia kemudian membentuk panitia kecil yang diketuai oleh Prof. Dr. Mr. Soepomo untk merumuskannya. Selanjutnya, pada tangal 14 Juli 1945, Ir. Soekarno melaporkan hasil kerja panitia kecil kepada sidang yang terdiri atas 3 hal, yakni 1.Pernyataan Indonesia merdeka. 2.Pembukaan UUD 3.Batang Tubuh UUD
  • 8.
    Sidang BPUPKI menerimabulat hasil kerja panitia. Degan demikian, BPUPKI telah menyelesaikan tugasnnya sehingga pada tanggal 7 Agustus 1945, dinyatakan bubar. Selanjutnya, Jepang membentuk Panitia Pesiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) (Dokuritsu Junbi Iinkai)
  • 9.
    2.Pembentukan Panitia PersiapanKemerdekaan Indonesia (PPKI) Sebagai pengganti BPUPKI yang telah menyalesaikan tugasnya maka pada tanggal 7 Agustus 1945 pemerintah Jepang membentuk PPKI atau Dokuritsu Junbi Inkai. Tiga tokoh pemimpin nasional,yaitu Ir,Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan dr. Radjiman Wediodiningrat berangkat ke Dalat (Vietnam Selatan) atas panggilan Jendral Terauchi, Panglima Tentara Jepang di Asia Tenggara. Dalam pertemuanya tanggal 12 Agustus 1945, Jendral Terauchi menyampaikan kepada tiga pemimipin Indonesia tersebut bahwa pemerintah Kemaharajaan Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Indonesia (direncanakan 24 Agustus). Wilayah Indonesia akan meliputi seluruh wilayah baekas Hindia Belanda. Anggota PPKI berjumlah 21 orang yang terdiri atas wakil-wakil dari seluruh Indonesia dengan rincian 12 orang dari Jawa, 3 orang wakil dari sumatra, 2 orang wakil dari sulawesi, dan masing-masing seorang wakil dari Kalimantan, Sunda Kecil (Nusa Tenggara), Maluku, dan penduduk Cina. Yang diangkat sebagai ketua adalah Ir. Soekarno, wakil ketua adalah Drs. Moh. Hatta, sedangkan Mr. Ahmad Soebarjo diangkat sebagai penasehat. Oleh orang Indonesia sendiri, PPKI di tambah enam orang anggota lagi tanpa seizin pemerintah Jepang. Pada tanggal 14 Agustus 1945, Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan dr. Rajiman Wediodiningrat telah kembali di tanah air Indonesia. Sementara itu, Jepang telah menyerah kepada sekutu. PPKI dijadikan badan nasional untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia. PANITIA 9
  • 10.
    PPKI  Setelah BPUPKImenyelesaikan tugasnya kemudian diganti oleh PPKI (Dokuritsu Junbi Inkai) pada 7 Agustus 1945, ketuanya Ir. Soekarno dan Moh Hatta Wakilnya, Anggota PPKI 21 orang+6 0rang.  7 dan 9 Agustus Jepang di Bom atom sekutu  12 Agustus Ir. Soekarno, Moh Hatta, dan Dr. Radjiman di panggil Maesekal Terauchi (panglima tertinggi di Asia Selatan dan Asia Tenggara) memberikan ijin kemerdekaan setelah PPKI siap  15 Agustus terjadi pertemuan antara Gol muda (Chairul saleh, Sukarni, Jusuf kuntu dkk) dan Gol Tua (Ir. Soekarno, Moh Hatta, Dr. Radjiman, dkk) tentang Pelaksanaan Proklamasi.  16 Agustus Soekarno – Hatta diculik Gol Muda Ke Renggasdengklok (markas PETA), tapi sore harinya Ahmad Soebarjo menjemput Soekarno – Hatta dan kembali ke jakarta beserta Gol muda, mereka berkumpul dirumah Laksamana Muda Maeda untuk merumuskan teks proklamasi (Ir Soekarno), dan akan di bacakan di Jl. Pegangsaan timur 56 pukul 10.00
  • 11.
    1. Jelaskan MengapaJepang membentuk BPUPKI ? 2. Apakah Tugas tugas dari BPUPKI 3. Apakah tujuan dari BPUPKI 4. Tuliskan struktur kepegurusan BPUPKI 5. Tuliskan Rumusan Pancasila menurut Mr, Muh Yamin KERJAKAN PADA LINK https://forms.gle/puigb1UW3cvnF23p7
  • 12.
    Susunan Proklamasi 17Agustus 1945  10.00 membacakan teks Proklamasi di temani Muh Hatta Proklamasi Kami bangsa Indonesia Dengan Ini Menyatakan Kemerdekaan Indonesia. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l, diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya. Djakarta, tanggal 17 Boelan 8 tahoen ’45 Atas nama bangsa Indonesia Soekarno - Hatta  Pengibaran Sang Saka Merah Putih Oleh Pemuda Suud, Codanco, dan Latief.  Di akhiri dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya  18 Agustus sidang PPKI dan menetapkan: 1. Mengesahkan UU dari BPUPKI 2. Soekarno-Hatta diangkat Pres dan WaPres 3. Membentuk Komite Nasional  19 Agustus Pres memanggil PPKI dan pemuda 1. Membentuk KNIP 2. Merancang 12 Departemen untuk menteri 3. Wilayah indonesia di bagi 8 Provinsi PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945
  • 13.
  • 14.
  • 15.
    LATAR BELAKANG KEMERDEKAANBANGSA INDONESIA Setelah mengalami berbagai kekalahan dalam medan pertempuran di pasific (1943-1944), Jepang mulai mengkhawatirkan kemungkinan serangan sekutu terhadap wilayah wilayah jajahan Jepang di pasific, termasuk Hindia Belanda (Indonesia), maka untuk tetap mendapat dukungan dari wilayah jajahanya Jepang memberikan janji kemerdekaan terhadap wilayah-wilayah jajahannya, yang disampaikan oleh P.M. Koiso pada 7 September 1944 didepan parlemen Jepang, yang kemudian dikenal sebagai JANJI SEPTEMBER 1944
  • 16.
    Sebagai realisasi kemerdekaantersebut maka tentara pendudukan Jepang di Indonesia membentuk badan penyelidik kemerdekaan Indonesia yang disebut dengan Dokuritsu Junbi Cosakai atu dikenal dengan BPUPKI pada tanggal 1 Maret 1945. BPUPKI bertugas menyelidiki dan menyusun kelengkapan sebuah negara, antara lain menyusun dasar negara dan UUD BPUPKI dilantik tanggal 28 Mei 1945, dan memulai sidang pertamanya tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945. BPUPKI diketuai oleh dr. Radjiman Widiodiningrat.
  • 17.
    Hasil sidang-sidang BPUPKIadalah menghasilkan Piagam Jakarta 22 Juni 1945 sebagai dasar negara yang disebut dengan Pancasila. Menghasilkan rumusan UUD 1945 Setelah menyelesaikan tugasnya BPUPKI dibubarkan dan diganti dengan PPKI (dokuritsu junbi inkai) pada tanggal 7 Agustus 1945 panitia yang bertugas menyiapkan kemerdekaan Indonesia, diketuai oleh Ir. Soekarno
  • 19.
    PPKI DIUNDANG KEDALATH, VIETNAM  Pada tanggal 9 Agustus 1945, pimpinan PPKI yaitu : Ir. Soekarno. Drs Moh. Hatta dan dr. Radjiman di undang oleh Jendral Terauchi Hisaichi panglima tertinggi Angkatan Perang Jepang di Asia Tenggara ke Dalath (300 km utara Saigon)  Ketiga pimpinan PPKI didampingi wakil pemerintahan tentara Jepang di Jawa, yaitu : Letkol. Nomura, Kapten Myosi (penterjemah) dan Kapten Masaki serta wakil dari balatentara Jepang wilayah Singapura, Mayjen Shimura dan seorang ajudan.
  • 20.
    APA YANG DILAKUKANDI DALATH?  Pertemuan dengan Terauchi terjadi pada tanggal 12 Agustus 1945 pukul 10.00 pagi waktu setempat.  Inti pembicaraan adalah bahwa Jepang menyerahkan urusan kemerdekaan kepada PPKI tentang segala persiapan dan waktunya  Tanggal 15 Agustus 1945 rombongan kembali ke tanah air, disambut oleh Gunseikan (pimpinan AD) Jendral Yamamoto
  • 21.
    1. Mengapa Jepangmembentuk PPKI 2. Apakah Tujuan dari PPKI 3. Siapakah Ketua PPKI 4. Mengapa Tiga anggota PPKI di undang ke Saigon Dalath 5. Latar belakang peristiwa Rengas dengklok KERJAKAN DI LINK https://forms.gle/mJ5zboU4VkjwxFid8
  • 23.
    PERISTIWA RENGASDENGLOK Sekembalinya rombongandari Dalath, para pimpinan PPKI mendapat desakan dari gol. Muda yang menginginkan Proklamasi segera dilakukan tanggal 16 Agustus 1945, tanpa campur tangan Jepang ! Mereka telah menerima kabar dari Radio bahwa Jepang telah menyerah pada sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945. Golongan Tua (pimpinan PPKI) menyatakan perlunya sidang PPKI untuk memutuskan hal tsb.
  • 25.
    PERISTIWA RENGASDENGKLOK  Gol.Mudayang gagal meyakinkan gol. Tua , akhirnya sepakat dalam rapat mereka di Jl. Cikini 71 Jakarta untuk menjauhkan Soekarno- Hatta dari pengaruh Jepang.  Pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 6.10 mereka melakukan aksinya dengan “menculik” dua tokoh PPKI tsb dan membawa mereka ke Rengasdengklok (Karawang, Jabar).  Penculikan dipimpin oleh Singgih, seorang perwira PETA di Jakarta, dan beberapa tokoh muda seperti Soetjipto, Soekarni dan Joesoef Koento.
  • 26.
    PERISTIWA RENGASDENGKLOK  Sesampainyadi Rengasdengklok, rombonan diserahkan kepada pimpinan PETA Rengasdenglok Soebeno.  Rombongan mulanya ditempatkan dirumah Soebeno, tetapi takut mencolok akhirnya ditempatkan di rumah Giau I Siong.  Di Rengasdenglok ternyata sudah terjadi “kudeta” terhadap pimpinan Jepang di sana, terbukti dengan ditawannya petinggi Jepang Wedana Mitsui dan staffnya.
  • 28.
    PERISTIWA RENGASDENGKLOK  AdalahAchmad Soebardjo dari Kaigun (angkatan Laut) seorang tokoh dari gol. Tua yang juga anggota PPKI, yang berhasil meyakinkan gol pemuda untuk “mengambil” Soekarno-Hatta, dan berjanji dengan jaminan taruhan nyawanya bahwa Proklamasi paling lambat akan dilaksanakan besok (17 Agustus 1945)  Sekembalinya dari Rengasdenglok, rombongan langsung ke rumah laksamana Tadashi Maeda, seorang jendral A.L. Jepang yang mendukung dan menjamin kemerdekaan Indonesia.
  • 29.
    Malam itu jugapara piminan menghadap kepala pemerintahan umum mayjen Nisyimura untuk menjajaki sikapnya, namun Nisyimura tidak mengijinkan adanya Proklamasi karena takut disalahkan oleh Sekutu. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa proklamasi memang harus dilaksanakan sendiri lepas dari pengaruh Jepang.
  • 30.
    PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI Malam itu juga, sekitar pukul 23.00 segera diadakan musyawarah mengenai penyusunan naskah proklamasi. Yang hadir adalah anggota PPKI dan tokoh-tokoh dari golo. Muda (sekitar 30an orang)  Naskah disusun oleh 3 orang yaitu, Soekarno, Hatta dan Ahmad Soebardjo bertempat diruang makan rumah Maeda, yang lain berada di ruang depan.
  • 35.
    PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI Kalimatpertama atas usulan Ahmad Soebarjo, diambil dari preambule UUD 1945 (piagam Jakarta).”kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia”. Kalimat kedua adalah usulah Moh Hatta “hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain, diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Soekarno bertugas menulis kedua konsep tsb.
  • 37.
    PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI Setelahkonsep tersebut jadi, lalu dibawa ke ruang depan untuk dimusyawarahkan. Timbul masalah tentang siapa yang akan menandatangani naskah tersebut. Atas usulan Soekarni, teks ditandatangani saja oleh Soekarno- Hatta atas nama bangsa Indonesia.
  • 38.
    Naskah diketik olehSajuti Melik dengan sedikit perubahan, seperti kata tempoh diganti dengan tempo, wakil-wakil bangsa Indonesia diganti dengan atas nama bangsa Indonesia, juga penulisan tanggal menggunakan tahun Showa/Sumera (penanggalan Jepang). Naskah yang diketik disebut sebagai naskah yang OTENTIK (sejati).
  • 40.
    PERUMUSAN TEKS PROKLAMASI Naskahkemudian ditandatangani oleh Soekarno-Hatta Perumusan sampai penandatanganannya baru selesai sekitar pukul 04.00 tanggal 17 Agustus 1945 Diputuskan saat itu juga bahwa Proklamasi akan dibacakan pada tanggal 17 Agustus 1945 pada pukul 10.00 di halaman rumah Soekarno, jl. Pegangsaan Timur 56 Jakarta.
  • 42.
    1. Mengapa parapemuda menculik soekarno dan Moh Hatta dan membawa mereka ke Rengas Dengklok 2. Mengapa Perumusan Teks Proklamasi dilakukan di Rumah Laksamana Maeda ? 3. Siapa yang Merumuskan Teks Prolamasi tersebut? 4. Apa Peran Soekarno dalam perumusan Teks Proklamasi? 5. Siapakah tokoh yang berperan dalam pengetikan teks Proklamasi? Dan Apa Peranan dari pemuda sukarni dalam peristiwa perumusan Teks Proklamasi? KERJAKAN PADA LINK https://forms.gle/wJ2tRPirBbDvKmfM9
  • 43.
  • 47.
    DETIK-DETIK PROKLAMASI Tepat pukul10.00 waktu Jawa, dikumandangkanlah Proklamasi kita Soekarno didampingi Hatta, membuka dengan pidato singkat, kemudian membacakan teks proklamasi yang telah disusun semalam sebelumnya. Dikibarkan sang dwiwarna oleh perwira Peta Latief Hendraningrat dan Soehoed, diiringi lagu Indonesia Raya.
  • 48.
    PENYEBARLUASAN BERITA PROKLAMASI AdamMalik mengambil salinan proklamasi, diserahkan pada Asa Bafagih untuk diteruskan pada Pangulu Lubis, yang kemudian menyiarkan melalui corong radio kantor berita Domei. Maladi dan Jusuf Ronodipuro, pemuda yang bekerja di stasiun radio, mengambil alat pemancar dan menyebaruaskan kepelosok negeri (cikal bakal munculnya RRI)
  • 49.
    PENYEBARLUASAN BERITA PROKLAMASI Suratkabar pertama yang memuat berita Proklamasi adalah Tjahaja, Bandung dan Soeara Asia, Surabaya Keduanya lalu ditutup oleh Jepang Muncul Soeara Merdeka, Semarang yang juga menyebarkan semangat kemerdekaan
  • 50.
    REAKSI RAKYAT Rakyat menyambutbaik dan suka cita berita tentang Proklamasi, bendera merah putih berkibar dimana-mana. Corat-coret anti imperialisme dilakukan disetiap sudut kota, terutama ditujukan pada pasukan sekutu yang akan mengambil alih kekuasaan dari tangan Jepang Rapat di lapangan IKADA 19 Sept 1945
  • 51.
    1. Kapan dandi mana pelaksanaan proklamasi kemerdekaan di Indonesia 2. Siapa nama pemuda yang menjadi pengerek bendera pada proklamasi 17 Agustus 1945 3. Mengapa Proklamasi tidak jadi dilaksanakan di Lapangan IKADA ? 4. Apa makna Proklamasi Kemerdekaan bagi bangsa Indonesia? 5. Jelaskan Sambutan Rakyat Indonesia terhadap Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 KERJAKAN PADA LINK https://forms.gle/FcDQZUDQKCsrcGyf9
  • 52.
    AKSI CORAT CORETMENENTANG SEKUTU
  • 54.
  • 55.
    REAKSI RAKYAT Sultan JogyaHB IX, dan Paku Alam VIII mendukung penuh, dan menyatakan Yogyakarta menjadi bagian dari Republik Indonesia. Di Jogyakarta, Ki Hadjar Dewantara dengan mengendarai sepeda melakukan pawai keliling kota bersama-sama murid-muridnya sore hari pada tanggal 17 Agustus 1945 Melalui corong Mesjid, lonceng Gereja dan kentongan rumah penduduk diberitakan proklamasi kemerdekaan kita.
  • 56.
    KEHIDUPAN POLITIK SETELAHPROKLAMASI Sidang-sidang PPKI Tanggal 18 Agustus 1945 : - mengesahkan dan menetapkan UUD 1945 - memilih Soekarno sbg Presiden, dan Moh. Hatta sbg wakilnya. - Presiden dan wakil, sebelum dibentuknya MPR akan dibantu oleh Komite Nasional.
  • 57.
    KEHIDUPAN POLITIK SETELAHPROKLAMASI Sidang PPKI Tanggal 19 Agustus 1945 : - membentuk 8 provinsi berikut menunjukkan gubernurnya. - menyusun kabinet, dengan membentuk 12 kementrian departemen.Diangkat juga 4 mentri tanpa portofolio, Jaksa Agung, Mahkamah Agung, Sekneg dan Jubir Presiden. - Membentuk Komite Nasional Indonesia Daerah (KNID) untuk membantu tugas Gubernur
  • 58.
  • 59.
    KEHIDUPAN POLITIK SETELAHPROKLAMASI Sidang-sidang PPKI Tanggal 22 Agustus 1945 : - menjadikan PNI satu-satunya parpol di Indonesia. - membentuk Badan Keamanan Rakyat - membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP)
  • 60.
    KOMITE NASIONAL Komite Nasionaldibentuk diseluruh Indonesia, berpusat di Jakarta. Komite Nasional berperan sementara sebagai lembaga legislatif (MPR/DPR) , sementara itu di daerah dibentuk Komite Nasional Indonesia Daerah yang bertugas membantu tugas-tugas Gubernur. KNIP dilantik tanggal 29 Agustus 1945, beranggotakan 125 orang diketuai oleh Mr. Kasman Singodimedjo Untuk memperlancar tugas-tugas KNIP, dibentuk Badan Pekerja (BPKNIP)
  • 61.
    PEMBENTUKAN BADAN KEAMANANRAKYAT Setelah kemerdekaan, mulai dipikirkan untuk membentuk tentara kebangsaan Namun untuk menghindari provokasi/ bentrokan / kemarahan Jepang/Sekutu (karena kita merasa belum mampu menghadapi mereka secara militer) maka hanya dibentuk BKR. Dalam BKR dihimpun kekuatan dari ex PETA, Seinendan, Kaibodan, Kaigun dll.
  • 62.
  • 63.
  • 64.
    REAKSI PEMUDAAKIBAT DARIPEMBENTUKAN BADAN KEAMANAN RAKYAT Kebijakan pemerintah dalam membentuk BKR mendapat reaksi tidak puas dari golongan pemuda, mereka menginginkan bentuk tentara nasional, oleh karena itu maka pemuda kemudian membentuk laskar-laskar perjuangan (bersenjata) seperti API (angkatan Pemuda Indonesia) BPI ( barisan pemuda Indonesia) Hizbullah, Sabilillah , dll.
  • 65.
  • 66.
    PEMBENTUKAN TENTARA KEAMANANRAKYAT Kebijakan pemerintah menunda pembentukan tentara semakin gawat karena hampir disetiap kota terjadi pertempuran, baik thd Jepang maupun Sekutu/AFNEI dan NICA. Pada tanggal 5 Oktober 1945 pemerintah mengeluarkan maklumat yang isinya menyebutkan bahwa untuk memperkuat keamanan umum diadakan suatu Tentara Keamanan Rakyat
  • 67.
    PEMBENTUKAN TENTARA KEAMANANRAKYAT Ditunjuk kemudian sebagai pimpinan tertinggi TKR adalah Supriyadi (tokoh pemberontakan PETA di Blitar) dibantu kepala staff umum yang dipimpin oleh Jendral Oerip Soemohardjo Supriyadi tak kunjung muncul setelah ditunggu selama satu bulan, sehingga atas saran jendral Oerip, ditujuklah Kolonel Soedirman menjadi panglima TKR melalui konfrensi militer pada bulan November 1945
  • 68.
    JENDRAL OERIP S.JENDRAL SOEDIRMAN
  • 69.
    TKR MENJADI TRI,KEMUDIAN MENJADI TNI Pada tanggal 18 Desember 1945, Kolonel Soedirman dilantik sebagai Panglima Besar TKR dengan pangkat Jendral Januari 1946 TKR diubah menjadi TRI (Tentara Rakyat Indonesia) untuk menunjukkan bentuk RI nya kepada pihak sekutu maupun Belanda 5 Mei 1947 pemerintah mempersatukan TRI dengan laskar- laskar rakyat (pemuda) dalam satu wadah yang kemudian diresmikan pada tanggal 3 Juni 1947 sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI)
  • 70.
  • 71.
    Masyarakat bereaksi menolakadanya partai tunggal, karena hal tsb menunjukkan bahwa pemerintah tidak demokrasi dan otoriter, membungkam aspirasi masyarakat melalui parpol (yg sudah ada sejak jaman Bld) Menanggapi hal tsb maka keluarlah maklumat pemerintah no X tgl 3 nov 1945 tentang pembentukan parpol ( menuju sistem pem parlementer/ multi partai.
  • 72.
    1. Sebutkan hasilhasil sidang PPKI tanggal 18, 19 dan 22 Agustus 1945 ? 2. Mengapa pemerintah hanya membentuk BKR setelah proklamasi ? 3. Bagaimana proses pembentukan TKR sampai TNI ? 4. Mengapa dibentuk KNIP? apa tugas dari KNIP? 5. Pada awal kemerdekaan pemerintah membagi wilayah Indonesia kedalam 8 propinsi. Sebutkan 8 Propinsi tersebut. KERJAKAN PADA LINK https://forms.gle/4VcT5wBopasjGs5r5
  • 78.
    Berikut beberapa namaAnggota BPUPKI: K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat (ketua) R.P. Soeroso (Wakil Ketua) Ichibangse Yoshio (Wakil Ketua) Ir. Soekarno Drs. Moh. Hatta Mr. Muhammad Yamin Mr. Johannes Laturhary Mr. R. Hindromartono R. Soekardjo Wirjopranoto K.H. Ahmad Sanusi Agoes Moechsin Dasaad Tang Eng Hoa Soerachman Tjokroadisoerjo RAA. Soemitro Kolopaking Poerbonegoro KRMTH. Woerjaningrat Mr. Achmad Soebardjo Prof. Dr. R. Djenal Asikin Widjajakoesoema RM . Abikoesno Tjokrosoejoso Parada Harahap Mr. RM. Sartono KH. Mas Mansoer Drs. KRMA. Sosrodiningrat Mr. R. Soewandi KH. Abdul Wachid Hasjim P.F Dahler Dr. Sukiman Worjosandjojo Mr. KRMT. Wongsonegoro R. Oto Iskandar Di Nata AR. Baswedan Abdoel Kadir Dr. Samsi Sastrowidagdo Mr. A.A Maramis Mr. R. Samoeddin Mr. R. Sastromoeljono KH. Abdoel Fatah Hasan R. Asikin Natangera GPH. Soerjohamidjojo Ir. P. Mohammad Noor Mr. Mas Besar Martokoesoemo Abdoel Kaffar Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Sejarah, Susunan Organisasi, dan Hasil Sidang BPUPKI" , https://katadata.co.id/safrezi/berita/61bc2dff0ebde/sejarah-susunan- organisasi-dan-hasil-sidang-bpupki Penulis: Dwi Latifatul Fajri Editor: Safrezi
  • 79.
    *Susunan Organisasi PanitiaSembilan: 1. Ir. Soekarno (ketua) 2. Drs. Mohammad Hatta (wakil ketua) 3. Mr. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo (anggota) 4. Mr. Prof. Mohammad Yamin, S.H. (anggota) 5. K.H. Abdul Wahid Hasjim (anggota) 6. Abdoel Kahar Moezakir (anggota) 7. Raden Abikusno Tjokrosoejoso (anggota) 8. H. Agus Salim (anggota) 9. Mr.Alexander Andries Maramis (anggota) Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Sejarah, Susunan Organisasi, dan Hasil Sidang BPUPKI" , https://katadata.co.id/safrezi/berita/61bc2dff0ebde/sejarah- susunan-organisasi-dan-hasil-sidang-bpupki Penulis: Dwi Latifatul Fajri Editor: Safrezi
  • 80.
    *Nama-Nama dari 7anggota istimewa bangsa Jepang (tanpa hak suara) di BPUPKI. 1.Matuura Mitukiyo, 2.Miyano Syoozoo, 3.Tanaka Minoru, 4.Tokonami Tokuzi, 5. Itagaki Masumitu, 6. Masuda Toyohiko, dan 7.Ide Teitiroo
  • 81.
    * Berikut adalahsusunan keanggotaan PPKI: * 1. Ir. Soekarno – ketua * 2. Drs. Moh. Hatta – wakil ketua * 3. Prof. Mr. Dr. Soepomo – anggota * 4 .KRT Radjiman Wedyodiningrat – anggota * 5. KRT Radjiman Wedyodiningrat- anggota * 6. R. P. Soeroso – anggota * 7. Soetardjo Kartohadikoesoemo – anggota * 8. Kiai Abdoel Wachid Hasjim – anggota * 9. Ki Bagus Hadikusumo – anggota * 10. Otto Iskandardinata – anggota * 11. Abdoel Kadir – anggota * 12. Pangeran Soerjohamidjojo – anggota * 13. Pangeran Poerbojo – anggota * 14. Dr. Mohammad Amir – anggota * 15. Mr. Abdul Abbas – anggota * 16. Teuku Mohammad Hasan – anggota * 17. Dr. GSSJ Ratulangi – anggota * 18. Andi Pangerang – anggota * 19. A.A. Hamidan – anggota * 20. I Goesti Ketoet Poedja – anggota * 21. Mr. Johannes Latuharhary – anggota * 22. Drs. Yap Tjwan Bing – anggota. * Berikut adalah susunan keanggotaan PPKI Yang ditambah tanpa sepengetahuan Jepang: * 1. Achmad Soebardjo – penasihat * 2. Sajoeti Melik – anggota * 3. Ki Hadjar Dewantara – anggota * 4. R.A.A. Wiranatakoesoema – anggota * 5. Kasman Singodimedjo – anggota * 6. Iwa Koesoemasoemantri – anggota. Sekadar informasi, Jenderal Terauchi menjadi ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang didirikan pada 7 Agustus 1945. Keberadaan PPKI menggantikan BPUPKI. Nah, itulah susunan organisasi PPKI. Semoga menambah pengetahuan tentang sejarah Kemerdekaan Republik Indonesia. KEMBALI
  • 82.
    PERISTIWA SEKITAR PROKLAMASI17 AGUSTUS 1945 DAN PEMBENTUKAN PEMERINTAHAN INDONESIA
  • 84.
    1. BPUPKI Pada tanggal1 Maret 1945 pemerintah pendudukan Jepang di bawah pimpinan Letjen Kumakici Harada mengumumkan pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai ( BPUPKI ) untuk menghadapi situasi kritis. Susunan anggota pengurusnya adalah : 1 orang ketua 2 orang ketua muda dan 60 orang anggota. BPUPKI mulai bersidang pada tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 untuk merumuskan dasar Negara dan UUD. Akhirnya pada tanggal 22 Juni 1945 lahirlah Piagam Jakarta. Pada tanggal 14 Juli 1945 BPUPKI melaksanakan sidang yang kedua untuk menerima laporan dari ketua panitia ( Soekarno ) yang terdiri dari 3 keputusan yaitu : a. Pernyataan Indonesia merdeka b. Pembukaan UUD c. Batang Tubuh UUD
  • 85.
    PPKI Setelah BPUPKI selesaimelaksanakan tugasnya, maka Jepang segera membubarkannya dan membentuk PPKI ( Dokuritsu Junbi Iinkai ) pada tanggal 7 Agustus 1945 yang berjumlah 21 orang dan tanpa sepengetahuan Jepang ditambah 6 orang anggota sehingga PPKI sudah diambil alih sebagai alat perjuangan rakyat Indonesia dan bukan semata-mata badan yang dikehendaki Jepang. Pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 kota Hirosima dan Nagasaki dibom atom oleh sekutu, sehingga Jepang bertekuk lutut pada sekutu. Sementara Soekarno, Muhammad Hatta dan Radjiman dipanggil oleh Jenderal Terauchi di Dalat Vietnam untuk menerima kemerdekaan dari pemerintah Jepang
  • 86.
    B. PROSES PERUMUSANNASKAH PROKLAMASI Berita penyerahan Jepang terhadap Sekutu tidak bisa ditutup-tutupi lagi, oleh karena itu golongan pemuda mendesak Bung Karno dan Bung Hatta untuk segera memproklamasikan kemerdekaan namun para golongan tua berpendapat harus dimusyawarahkan dulu dengan PPKI karena merupakan alat perjuangan. Akhirnya tanggal 16 Agustus pagi Bung Karno dan Bung Hatta diculik oleh golongan pemuda dan dibawa ke Rengas Dengklok ( selatan Karawang ). Jam 12 malam akhirnya mereka ke rumah Laksamana Muda Tadashi Maeda untuk merumuskan naskah proklamasi Rumusan naskah Proklamasi yang asli adalah tulisan tangan Bung Karno dan diketik oleh Sayuti Melik dengan beberapa perubahan, seperti kata tempoh diganti tempo, masalah tanggal dan yang menandatangani naskah proklamasi.
  • 87.
    MAKNA PROKLAMASI BAGIBANGSA INDONESIA Pada tanggal 17 Agustus 1945 jam 10.00 hari Jum’at dibacakan teks proklamasi kemerdekaan Indonesia yang sebelumnya dilakukan pengibaran bendera Merah Putih dan sambutan Walikota Soewiryo dan dr Muwardi. Peristiwa besar itu hanya berlangsung selama kurang lebih satu jam dengan penuh khidmat, sekalipun sangat sederhana namun membawa perubahan yang luar biasa dalam kehidupan bangsa Indonesia yaitu Indonesia bebas dari belenggu penjajah.
  • 88.
    D. PEMBENTUKAN BADANKELENGKAPAN NEGARA Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI melakukan rapat yang membahas : 1. Penetapan dan pengesahan Pembukaan UUD 1945 2. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 3. Pembentukan Badan Komite Nasional sebagai pembantu presiden Pada tanggal 19 Agustus 1945 PPKI mengadakan rapat lanjutan yang menghasilkan : 1. Penetapan 12 menteri yang membantu tugas presiden 2. Membagi wilayah Indonesia menjadi 8 Propinsi Untuk menghadapi kekuatan Jepang dan Sekutu pemerintah Indonesia membentuk Badan Kemanan Rakyat ( BKR ) pada tanggal 22 Agustus 1945 yang berada di bawah wewenang KNIP. Oleh karena datangnya pasukan Sekutu dan NICA yang silih berganti sehingga pemerintah memutuskan dibentuknya Tentara Keamanan Rakyat ( TKR ) pada tanggal 5 Oktober 1945.Pada tanggal 1 Januari 1946 diubah menjadi Tentara Keselamatan Rakyat ( TKR ) lalu tanggal 26 Januari berubah menjadi Tentara Republik Indonesia ( TRI ). Untuk menyempurnakan TRI maka pemerintah membentuk Tentara Nasional Indonesia ( TNI ) tanggal 7 Juni 1947.