PHRASAL VERBS (FRASA KATA KERJA) 
5:49 PM artikel pendidikan No comments 
phrasal verbs (frasa kata kerja) adalah penggabungan antara kata kerja dengan dengan kata-kata yang mengiringinya. kata 
pengiringnya dapat berupa kata keterangan (adverb) atau kata depan (preposition) atau bahkan sekaligus kedua-duanya, 
sehingga dengan penggabungan tersebut menyebabkan terbentuknya arti baru. frasa kata kerja sering disebut sebagai multi 
kata kerja (multiword verbs), sedangkan pengiring dari kata kerja disebut sebagai partikel kata (particles). 
banyak phrasal verb mempunyai arti idiomatik ( arti baru) yang sangat penting untuk dipelajari secara khusus. hal ini dikarenakan 
phrasal verbs sering sekali digunakan dalam percakapan-percakapan dalam bahasa inggris, baik percakapan formal ataupun 
non formal. sebagai contoh take over (mengambil alih), get up (bangun), put off (menunda), pass away (meninggal). deal out 
(membagikan), turn out (menghasilkan) dan lainnya. 
pengetahuan tentang phrasal verbs itu sendiri menjadi sesuatu yang penting bagi yang ingin menguasai bahasa inggris. pelajar yang 
tidak memiliki pengetahuan tentang phrasal verbs akan mengalami kesulitan dalam menterjemahkan atau menginterpretasikan 
suatu kalimat. 
berikut ini adalah contoh beberapa pharasal verbs 
1. all out : sekuat tenaga 
2. about to : hampir/nyaris 
3. be up for : sudah waktunya 
4. be : bersama 
5. have the best of : menang 
6. have one up : menerima tamu 
7. hot up : menjadi tegang 
8. hoop down : datang kembali 
9. one degree under : merasa kurang enak badan 
10. one step ahead : selangkah lebih maju 
CARA BUAT KALIMAT DALAM BAHASA INGGRIS 
Posted: April 6, 2012 in Uncategorized 
4 
Banyak orang mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris. Orang-orang 
tersebut sulit untuk mengekspresikan apa yang ingin mereka ungkapkan karena kesusahan dalam menyusun kalimat meski 
mereka tahu kosa kata yang berkaitan dengan apa yang ingin mereka ungkapkan. Akibatnya, rasa percaya diri dalam diri orang 
tesebut menghilang. Selanjutnya, mereka merasa enggan untuk mencoba mengekspresikan apa yang ingin mereka sampaikan 
dalam bahasa inggris sebagai akibat dari adanya rasa kurang percaya diri tersebut . Di lain pihak, ada beberapa dari mereka yang 
penuh percaya diri meski banyak membuat kesalahan tanpa peduli benar-tidaknya kalimat yang mereka buat sepanjang yang 
diajak bicara mengerti apa yang mereka sampaikan. Dalam hal ini, sesungguhnya mereka mengajak lawan bicara untuk 
senant iasa berfikir dua kali bahkan lebih untuk bisa memahami apa yang mereka sampaikan. Dan ini menurut hemat saya perlu 
dihindari. Kalau kita bisa membuat lawan bicara berfikir hanya satu langkah, mengapa harus dua langkah? Melalui tulisan ini, 
saya mencoba membantu anda yang masih mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat menggunakan bahasa inggris. Mudah-mudahan 
bisa membantu. 
P ada dasarnya, kita harus mampu menempatkan sekaligus menentukan kapan “to be” dan “ verb” kita gunakan. Sat u hal yang 
perlu diingat dalam membuat kalimat bahasa inggris adalah bahasanya to be (is, am, are, was, were) dan kata kerja /verb (read, 
drink, kill dan sebagainya) tidak bisa kita gunakan dalam satu kalimat secara bersamaan kecuali apabila kalimat tersebut 
berbentuk pasif dan kalimat tersebut menggunakan tenses continues (seperti present continues tense, past continues tense, dan 
lain-lain). 
Perhatikan kalimat-kalimat berikut ! 
I am come from Nusa P enida …. SALAH (karena to be (am) dan verb (come) digunakan secara bersamaan) 
I am from Nusa P enida …………… BENAR 
I come from Nusa P enida ………. BENAR 
Selanjutnya, berdasarkan ada t idaknya to be dan verb dalam 1 kalimat, maka kalimat dibagi menjadi 2 yakni: 
• Kalimat nominal 
• Kalimat verbal 
A. Kalimat Nominal 
Adalah kalimat yang t idak meggunakan kata kerja. Sebagai gant inya kalimat ini menggunakan to be (kata kerja t idak murni). 
Contoh: 
• She is beaut iful 
• T hey are my brothers 
• He was sick last night 
• He has/had been crazy 
• We will be scared 
Untuk mengubahnya menjadi bentuk (-), kita hanya perlu menambahkan not setelah to be; 
• She is not beaut iful 
• T hey are not my brothers 
• He was not sick last night 
• He has/had not been crazy (dalam t ense ini not di t aruh sebelum t o be) 
• We will not /won’t be scared (dalam tense ini not di t aruh sebelum t o be) 
Untuk mengubahnya menjadi kalimat tanya baik yes/no quest ion (pertanyaan yang membutuhkan jawaban ya/tidak), maupun 
WH quest ion (pertanyaan yang melibatkan kata tanya seperti what , why, who, when, where, whose, whom, which dan how), kita 
hanya perlu menempatkan to be di depan subject /adjective/noun. 
• Is she beaut iful? 
• Are t hey my brothers? 
• Who was sick? 
• Where are t hey? 
B. Kalimat Verbal 
Adalah kalimat yang melibatkan kata kerja murni;
• She speaks English every day 
• We have a lot of job every weekend 
• T hey came to my party last night 
Untuk mengubah kalimat verbal menjadi negative, kita memerlukan kata kerja bantu does (digunakan apabila subjectnya tunggal 
sepert i; he, she, it or John, do (digunakan apabila subjeknya jamak seperti; I, you, they, we or John and Kevin) dan did 
(digunakan untuk semua subjek asalkan kejadiannya terjadi di masa lampau/past). 
Ket iga kalimat diatas, apabila diubah menjadi kalimat negative akan menjadi: 
• She does not /doesn’t speak English every day 
• We do not /don’t have a lot of job every weekend 
• T hey did not /didn’t come t o my party last night 
Apabila diubah menjadi kalimat tanya akan menjadi seperti berikut: 
• Does she speak English everyday? (yes/no quest ion) 
• Do we have a lot of job every weekend? (yes/no quest ion) 
• Did t hey come to my party last night? (yes/no quest ion) 
• What does she speak every day? (WH quest ion) 
• When do we have a lot of job? (WH quest ion) 
• What did t hey bring t o my party last night? (WH quest ion) 
Note: dalam kalimat verbal, apabila ingin menanyakan subjek/pelaku kita t idak perlu melibatkan kata kerja bantu tadi. 
• Who speaks English every day? 
• Who have a lot of job every weekend? 
• Who came t o my party last night? 
Dalam membuat kalimat, kita juga hendaknya memperhatikan tenses. Saya akan mencoba membahas lima tenses penting yang 
menurut saya sebagai akar dari tenses yang lainnya. Kelima tenses tersebut antara lain: 
a) SIMPLE PRESENT TENSE 
Karakteristik dari tenses ini antara lain: 
Apabila kalimatnya dalam bentuk nominal, maka to be yang digunakan adalah: is, am dan are. 
Apabila kalimatnya dalam bentuk verbal, maka kata kerja yang digunakan adalah kata kerja bentuk pertama (infinitive) yang 
akan ditambahkan s/es apabila subjeknya tunggal. 
Kata kerja akan ditambahkan s apabila diakhiri dengan huruf konsonan. 
Kata kerja akan ditambahkan es apabila diakhiri dengan huruf vocal, ch, x, dan y dimana y akan berubah menjadi i.  
Ket erangan waktu yang digunakan biasanya: always, usually, often, never, every day/month …., dan frequently.  
Simple Present Tense ini digunakan untuk suatu keadaan atau kegiatan yang meliputi: 
General Truth (Kebenaran Umum) 
Kebenaran umum yang dimaksud disini adalah sesuatu yang sifatnya tidak bisa dipungkiri oleh siapapun dan dimanapun. 
NOMINAL VERBAL 
The earth moves around the sun The fire is hot  
The sun rises in the east The earth is round  
The sun sets in the west  The ice is cold  
Habitual Act ion (Kebiasaan) 
Kebiasaan maksudnya adalah kegiatan yang dilakukan berulang-ulang dan berkelanjutan. 
NOMINAL VERBAL 
She always cries on her life I am happy every day  
He never visits me on weekend He is always crazy at a party  
They call my name frequently They are often careless  
You do your job very well We are diligent students  
b) SIMPLE PAST TENSE 
Tense ini digunakan untuk menyatakan suatu keadaan/kejadian yang terjadi di masa lampau (past) . 
Karakteristik dari tenses ini antara lain: 
Apabila kalimatnya dalam bentuk nominal, maka to be yang digunakan adalah: was dan were 
Apabila kalimatnya dalam bentuk verbal, maka kata kerja yang digunakan adalah kata kerja bentuk kedua 
Keterangan waktu yang digunakan biasanya: yesterday, last night/weekend…, two days/a month…ago dan before. 
NOMINAL VERBAL 
She came to me last Monday I was lucky yesterday  
He went to Jakarta two days ago He was fun before  
They called me last night They were lazy two years ago  
You did your homework neatly We were excited  
c) PRESENT CONTINUES TENSE 
Tense ini digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang masih sedang berlangsung di masa sekarang. Dalam tense ini t idak 
ada bentuk nominalnya. 
Karakteristik dari tenses ini antara lain: 
Kalimatnya melibatkan to be (is, am, are) dan verb secara bersamaan 
Verb (kata kerja yang digunakan) berbetuk ing 
Keterangan waktu yang digunakan biasanya: now, at this moment 
Posit ive Negat ive Quest ion 
Is she swimming right now? She is not swimming right now  She is swimming right now  
Are you learning English I am not learning English  I am learning English at this moment  
When are they climbing the t rees? They are not climbing the t rees  They are climbing the trees  
d) PRESENT FUTURE TENSE 
Tense ini digunakan untuk menyatakan suatu keadaan/kejadian yang terjadi di masa yang akan datang (future). 
Karakteristik dari tenses ini antara lain: 
Kalimatnya melibatkan modal will 
To be yang di gunakan adalah be
Verb (kata kerja yang digunakan) adalah bentuk pertama 
Ket erangan waktu yang digunakan biasanya: t omorrow, next week/Sunday…, two days letter/a month … lat er  
NOMINAL 
Posit ive Negat ive Quest ion 
Will she be upset this coming weekend? She will not /won’t be upset this coming weekend  She will be upset this coming 
weekend  
Who will be angry if we are lazy? T hey will not /won’t be angry if we are lazy  They will be angry if we are 
lazy  
VERBAL 
Will she visit me next week? She will not /won’t visit me next week  She will visit me next week  
When will we go to Japan? We will not /won’t go t o Japan tomorrow  We will go to Japan tomorrow  
e) PRESENT PERFECT TENSE 
Tense ini digunakan untuk menyatakan suatu keadaan/kejadian yang sudah terjadi tanpa terlalu menekankan waktu terjadi, dan 
sudah ada bukt i berupa hasil/akibat dari keadaan/kejadian tersebut . 
Karakteristik dari tenses ini antara lain: 
Apabila kalimatnya dalam bentuk nominal, maka to be yang digunakan adalah: been yang didahului oleh has/have 
Apabila kalimatnya dalam bentuk verbal, maka kata kerja yang digunakan adalah kata kerja bentuk ketiga (past participle) yang 
di dahului oleh has/have 
Penggunaan has/have bergantung dengan subjek yang dipakai. Has dipakai untuk subjek tunggal dan have untuk yang jamak 
NOMINAL 
Posit ive Negat ive Quest ion 
He Has he been crazy? He has not/hasn’t been crazy has been crazy 
Who have been bankrupt? T hey have not/ haven’t been bankrupt  They have been bankrupt  
VERBAL 
Has Komang gone to Lembongan? komang has not/hasn’t gone to Lembongan  Komang has gone to Lembongan  
What have we done? We have not/ haven’t done the job  We have done the job  
Who (siapa), What (apa), Why (mengapa), When (kapan), Where (dimana), How (bagaimana), Whose (milik siapa), Whom 
(siapa/untuk objek), Which (yang mana)

Phrasal verbs

  • 1.
    PHRASAL VERBS (FRASAKATA KERJA) 5:49 PM artikel pendidikan No comments phrasal verbs (frasa kata kerja) adalah penggabungan antara kata kerja dengan dengan kata-kata yang mengiringinya. kata pengiringnya dapat berupa kata keterangan (adverb) atau kata depan (preposition) atau bahkan sekaligus kedua-duanya, sehingga dengan penggabungan tersebut menyebabkan terbentuknya arti baru. frasa kata kerja sering disebut sebagai multi kata kerja (multiword verbs), sedangkan pengiring dari kata kerja disebut sebagai partikel kata (particles). banyak phrasal verb mempunyai arti idiomatik ( arti baru) yang sangat penting untuk dipelajari secara khusus. hal ini dikarenakan phrasal verbs sering sekali digunakan dalam percakapan-percakapan dalam bahasa inggris, baik percakapan formal ataupun non formal. sebagai contoh take over (mengambil alih), get up (bangun), put off (menunda), pass away (meninggal). deal out (membagikan), turn out (menghasilkan) dan lainnya. pengetahuan tentang phrasal verbs itu sendiri menjadi sesuatu yang penting bagi yang ingin menguasai bahasa inggris. pelajar yang tidak memiliki pengetahuan tentang phrasal verbs akan mengalami kesulitan dalam menterjemahkan atau menginterpretasikan suatu kalimat. berikut ini adalah contoh beberapa pharasal verbs 1. all out : sekuat tenaga 2. about to : hampir/nyaris 3. be up for : sudah waktunya 4. be : bersama 5. have the best of : menang 6. have one up : menerima tamu 7. hot up : menjadi tegang 8. hoop down : datang kembali 9. one degree under : merasa kurang enak badan 10. one step ahead : selangkah lebih maju CARA BUAT KALIMAT DALAM BAHASA INGGRIS Posted: April 6, 2012 in Uncategorized 4 Banyak orang mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris. Orang-orang tersebut sulit untuk mengekspresikan apa yang ingin mereka ungkapkan karena kesusahan dalam menyusun kalimat meski mereka tahu kosa kata yang berkaitan dengan apa yang ingin mereka ungkapkan. Akibatnya, rasa percaya diri dalam diri orang tesebut menghilang. Selanjutnya, mereka merasa enggan untuk mencoba mengekspresikan apa yang ingin mereka sampaikan dalam bahasa inggris sebagai akibat dari adanya rasa kurang percaya diri tersebut . Di lain pihak, ada beberapa dari mereka yang penuh percaya diri meski banyak membuat kesalahan tanpa peduli benar-tidaknya kalimat yang mereka buat sepanjang yang diajak bicara mengerti apa yang mereka sampaikan. Dalam hal ini, sesungguhnya mereka mengajak lawan bicara untuk senant iasa berfikir dua kali bahkan lebih untuk bisa memahami apa yang mereka sampaikan. Dan ini menurut hemat saya perlu dihindari. Kalau kita bisa membuat lawan bicara berfikir hanya satu langkah, mengapa harus dua langkah? Melalui tulisan ini, saya mencoba membantu anda yang masih mengalami kesulitan dalam menyusun kalimat menggunakan bahasa inggris. Mudah-mudahan bisa membantu. P ada dasarnya, kita harus mampu menempatkan sekaligus menentukan kapan “to be” dan “ verb” kita gunakan. Sat u hal yang perlu diingat dalam membuat kalimat bahasa inggris adalah bahasanya to be (is, am, are, was, were) dan kata kerja /verb (read, drink, kill dan sebagainya) tidak bisa kita gunakan dalam satu kalimat secara bersamaan kecuali apabila kalimat tersebut berbentuk pasif dan kalimat tersebut menggunakan tenses continues (seperti present continues tense, past continues tense, dan lain-lain). Perhatikan kalimat-kalimat berikut ! I am come from Nusa P enida …. SALAH (karena to be (am) dan verb (come) digunakan secara bersamaan) I am from Nusa P enida …………… BENAR I come from Nusa P enida ………. BENAR Selanjutnya, berdasarkan ada t idaknya to be dan verb dalam 1 kalimat, maka kalimat dibagi menjadi 2 yakni: • Kalimat nominal • Kalimat verbal A. Kalimat Nominal Adalah kalimat yang t idak meggunakan kata kerja. Sebagai gant inya kalimat ini menggunakan to be (kata kerja t idak murni). Contoh: • She is beaut iful • T hey are my brothers • He was sick last night • He has/had been crazy • We will be scared Untuk mengubahnya menjadi bentuk (-), kita hanya perlu menambahkan not setelah to be; • She is not beaut iful • T hey are not my brothers • He was not sick last night • He has/had not been crazy (dalam t ense ini not di t aruh sebelum t o be) • We will not /won’t be scared (dalam tense ini not di t aruh sebelum t o be) Untuk mengubahnya menjadi kalimat tanya baik yes/no quest ion (pertanyaan yang membutuhkan jawaban ya/tidak), maupun WH quest ion (pertanyaan yang melibatkan kata tanya seperti what , why, who, when, where, whose, whom, which dan how), kita hanya perlu menempatkan to be di depan subject /adjective/noun. • Is she beaut iful? • Are t hey my brothers? • Who was sick? • Where are t hey? B. Kalimat Verbal Adalah kalimat yang melibatkan kata kerja murni;
  • 2.
    • She speaksEnglish every day • We have a lot of job every weekend • T hey came to my party last night Untuk mengubah kalimat verbal menjadi negative, kita memerlukan kata kerja bantu does (digunakan apabila subjectnya tunggal sepert i; he, she, it or John, do (digunakan apabila subjeknya jamak seperti; I, you, they, we or John and Kevin) dan did (digunakan untuk semua subjek asalkan kejadiannya terjadi di masa lampau/past). Ket iga kalimat diatas, apabila diubah menjadi kalimat negative akan menjadi: • She does not /doesn’t speak English every day • We do not /don’t have a lot of job every weekend • T hey did not /didn’t come t o my party last night Apabila diubah menjadi kalimat tanya akan menjadi seperti berikut: • Does she speak English everyday? (yes/no quest ion) • Do we have a lot of job every weekend? (yes/no quest ion) • Did t hey come to my party last night? (yes/no quest ion) • What does she speak every day? (WH quest ion) • When do we have a lot of job? (WH quest ion) • What did t hey bring t o my party last night? (WH quest ion) Note: dalam kalimat verbal, apabila ingin menanyakan subjek/pelaku kita t idak perlu melibatkan kata kerja bantu tadi. • Who speaks English every day? • Who have a lot of job every weekend? • Who came t o my party last night? Dalam membuat kalimat, kita juga hendaknya memperhatikan tenses. Saya akan mencoba membahas lima tenses penting yang menurut saya sebagai akar dari tenses yang lainnya. Kelima tenses tersebut antara lain: a) SIMPLE PRESENT TENSE Karakteristik dari tenses ini antara lain: Apabila kalimatnya dalam bentuk nominal, maka to be yang digunakan adalah: is, am dan are. Apabila kalimatnya dalam bentuk verbal, maka kata kerja yang digunakan adalah kata kerja bentuk pertama (infinitive) yang akan ditambahkan s/es apabila subjeknya tunggal. Kata kerja akan ditambahkan s apabila diakhiri dengan huruf konsonan. Kata kerja akan ditambahkan es apabila diakhiri dengan huruf vocal, ch, x, dan y dimana y akan berubah menjadi i.  Ket erangan waktu yang digunakan biasanya: always, usually, often, never, every day/month …., dan frequently.  Simple Present Tense ini digunakan untuk suatu keadaan atau kegiatan yang meliputi: General Truth (Kebenaran Umum) Kebenaran umum yang dimaksud disini adalah sesuatu yang sifatnya tidak bisa dipungkiri oleh siapapun dan dimanapun. NOMINAL VERBAL The earth moves around the sun The fire is hot  The sun rises in the east The earth is round  The sun sets in the west  The ice is cold  Habitual Act ion (Kebiasaan) Kebiasaan maksudnya adalah kegiatan yang dilakukan berulang-ulang dan berkelanjutan. NOMINAL VERBAL She always cries on her life I am happy every day  He never visits me on weekend He is always crazy at a party  They call my name frequently They are often careless  You do your job very well We are diligent students  b) SIMPLE PAST TENSE Tense ini digunakan untuk menyatakan suatu keadaan/kejadian yang terjadi di masa lampau (past) . Karakteristik dari tenses ini antara lain: Apabila kalimatnya dalam bentuk nominal, maka to be yang digunakan adalah: was dan were Apabila kalimatnya dalam bentuk verbal, maka kata kerja yang digunakan adalah kata kerja bentuk kedua Keterangan waktu yang digunakan biasanya: yesterday, last night/weekend…, two days/a month…ago dan before. NOMINAL VERBAL She came to me last Monday I was lucky yesterday  He went to Jakarta two days ago He was fun before  They called me last night They were lazy two years ago  You did your homework neatly We were excited  c) PRESENT CONTINUES TENSE Tense ini digunakan untuk menyatakan suatu kejadian yang masih sedang berlangsung di masa sekarang. Dalam tense ini t idak ada bentuk nominalnya. Karakteristik dari tenses ini antara lain: Kalimatnya melibatkan to be (is, am, are) dan verb secara bersamaan Verb (kata kerja yang digunakan) berbetuk ing Keterangan waktu yang digunakan biasanya: now, at this moment Posit ive Negat ive Quest ion Is she swimming right now? She is not swimming right now  She is swimming right now  Are you learning English I am not learning English  I am learning English at this moment  When are they climbing the t rees? They are not climbing the t rees  They are climbing the trees  d) PRESENT FUTURE TENSE Tense ini digunakan untuk menyatakan suatu keadaan/kejadian yang terjadi di masa yang akan datang (future). Karakteristik dari tenses ini antara lain: Kalimatnya melibatkan modal will To be yang di gunakan adalah be
  • 3.
    Verb (kata kerjayang digunakan) adalah bentuk pertama Ket erangan waktu yang digunakan biasanya: t omorrow, next week/Sunday…, two days letter/a month … lat er  NOMINAL Posit ive Negat ive Quest ion Will she be upset this coming weekend? She will not /won’t be upset this coming weekend  She will be upset this coming weekend  Who will be angry if we are lazy? T hey will not /won’t be angry if we are lazy  They will be angry if we are lazy  VERBAL Will she visit me next week? She will not /won’t visit me next week  She will visit me next week  When will we go to Japan? We will not /won’t go t o Japan tomorrow  We will go to Japan tomorrow  e) PRESENT PERFECT TENSE Tense ini digunakan untuk menyatakan suatu keadaan/kejadian yang sudah terjadi tanpa terlalu menekankan waktu terjadi, dan sudah ada bukt i berupa hasil/akibat dari keadaan/kejadian tersebut . Karakteristik dari tenses ini antara lain: Apabila kalimatnya dalam bentuk nominal, maka to be yang digunakan adalah: been yang didahului oleh has/have Apabila kalimatnya dalam bentuk verbal, maka kata kerja yang digunakan adalah kata kerja bentuk ketiga (past participle) yang di dahului oleh has/have Penggunaan has/have bergantung dengan subjek yang dipakai. Has dipakai untuk subjek tunggal dan have untuk yang jamak NOMINAL Posit ive Negat ive Quest ion He Has he been crazy? He has not/hasn’t been crazy has been crazy Who have been bankrupt? T hey have not/ haven’t been bankrupt  They have been bankrupt  VERBAL Has Komang gone to Lembongan? komang has not/hasn’t gone to Lembongan  Komang has gone to Lembongan  What have we done? We have not/ haven’t done the job  We have done the job  Who (siapa), What (apa), Why (mengapa), When (kapan), Where (dimana), How (bagaimana), Whose (milik siapa), Whom (siapa/untuk objek), Which (yang mana)