Perubahan Sosial
1210812011
1210812025
1210812023
1210813005
1210813018
1210813007
1210813003
1210813017
Fandy van Houten
Yaser Arafat
Nurmailinda
Rezky A. Ryanto
Sesi
Gines Novriani
Sri Ardilla Putri
Velgha Yulia
Pengertian Perubahan Sosial
Berikut perubahan sosial menurut para ahli :
1. Mac Iver
Perubahan sosial adalah perubahan dalam hubungan
sosial (social relationship) atau sebagai perubahan
terhadap keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial
2. Robert H. Lauer
Perubahan segi fenomena sosial diberbagai tingkat
kehidupan manusia mulai tingkat individual hingga tingkat
dunia
3. Wilbert Moore
Perubahan sosial sebagai perubahan penting dari pola –
pola perilaku interaksi sosial
Ruang Lingkup Perubahan sosial
Menurut William F. Ogburn ruang lingkup P.
Sosial mencakup unsur2 kebudayaan yaitu:
1. Materil
Perubahan-perubahan terbentang mulai dari
penemuan-penemuan awal seperti roda dan
perkakas sampai ke komputer dan satelit-satelit
komunikasi.
1. Immateril
Kebudayaan nonmateril seperti – kebiasaan, tata
cara, pola organisasi sosial.
Ruang Lingkup Perubahan sosial
Sedangkan Selo Soemardjan menyatakan
perubahan sosial mencakup :
• Nilai-nilai
• Sikap dan
• Pola prilaku diantara kelompok dan
masyarakat.
Pengelompokan Teori P. Sosial
1. Hukum tiga tahap (August Comte)
2. Teori siklus Pitirim Sorokin
3. Teori Cultural Lag William F. Ogburn
Hukum Tiga Tahap (August Comte)
Pikiran manusia berkembang dalam tiga tahap:
1. Fase teoligis
Akal budi manusia menggunakan hal supranatural dalam mencari
kodrat dasar manusia.
2. Fase metafisik
Akal budi mengandaikan bukan hal supernatural, melainkan
kekuatan-kekuatan abstrak, hal-hal yang benar-benar nyata
melekat pada semua benda (abstraktsi-abstaksi yang
dipersonifikasikan)
3. Fase positif
Memusatkan perhatiannya pada studi tentang hukum-hukumnya,
yakni hubungan-hubungan urutan dan persamaannya yang tidak
berubah. Penalaran dan pengamatan, digabungkan secara tepat,
merupakan sarana-sarana pengetahuan ini.
Teori siklus Pitirim Sorokin
• Sorokin mengembangkan model siklus perubahan
sosial;
• Dia yakin bahwa tahap-tahap sejarah cenderung
berulang dalam kaitannya dengan mentalitas
budaya yang dominan, tanpa membayangkan
suatu tahap akhir yang final.
• Siklus-siklus ini tidak sekedar pelipat gandaan
saja; sebaliknya ada banyak variasi dalam bentuk-
bentuknya yang khusus, dimana tema-tema
budaya yang luas dinyatakan.
Teori Cultural Lag William F. Ogburn
• Kecenderungan dari kebiasaan-kebiasaan sosial dan
pola-pola organisasi sosial yang tertinggal di belakang
(lag behind) perubahan dalam kebudayaan materil.
• Akibatnya adalah bahwa perubahan sosial selalu
ditandai oleh ketegangan antara kebudayaan materil
dan nonmateril.
• Segi yang paling penting dari perubahan sosial adalah
kemajuan dalam kebudayaan materil, termasuk
penemuan-penemuan dan perkembangan teknologi;
• Kebudayaan nonmateril harus bisa menyesuaikan
dengan kemajuan materil.

Perubahan sosial: Pengertian dan Ruang Lingkup.

  • 1.
    Perubahan Sosial 1210812011 1210812025 1210812023 1210813005 1210813018 1210813007 1210813003 1210813017 Fandy vanHouten Yaser Arafat Nurmailinda Rezky A. Ryanto Sesi Gines Novriani Sri Ardilla Putri Velgha Yulia
  • 2.
    Pengertian Perubahan Sosial Berikutperubahan sosial menurut para ahli : 1. Mac Iver Perubahan sosial adalah perubahan dalam hubungan sosial (social relationship) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial 2. Robert H. Lauer Perubahan segi fenomena sosial diberbagai tingkat kehidupan manusia mulai tingkat individual hingga tingkat dunia 3. Wilbert Moore Perubahan sosial sebagai perubahan penting dari pola – pola perilaku interaksi sosial
  • 3.
    Ruang Lingkup Perubahansosial Menurut William F. Ogburn ruang lingkup P. Sosial mencakup unsur2 kebudayaan yaitu: 1. Materil Perubahan-perubahan terbentang mulai dari penemuan-penemuan awal seperti roda dan perkakas sampai ke komputer dan satelit-satelit komunikasi. 1. Immateril Kebudayaan nonmateril seperti – kebiasaan, tata cara, pola organisasi sosial.
  • 4.
    Ruang Lingkup Perubahansosial Sedangkan Selo Soemardjan menyatakan perubahan sosial mencakup : • Nilai-nilai • Sikap dan • Pola prilaku diantara kelompok dan masyarakat.
  • 5.
    Pengelompokan Teori P.Sosial 1. Hukum tiga tahap (August Comte) 2. Teori siklus Pitirim Sorokin 3. Teori Cultural Lag William F. Ogburn
  • 6.
    Hukum Tiga Tahap(August Comte) Pikiran manusia berkembang dalam tiga tahap: 1. Fase teoligis Akal budi manusia menggunakan hal supranatural dalam mencari kodrat dasar manusia. 2. Fase metafisik Akal budi mengandaikan bukan hal supernatural, melainkan kekuatan-kekuatan abstrak, hal-hal yang benar-benar nyata melekat pada semua benda (abstraktsi-abstaksi yang dipersonifikasikan) 3. Fase positif Memusatkan perhatiannya pada studi tentang hukum-hukumnya, yakni hubungan-hubungan urutan dan persamaannya yang tidak berubah. Penalaran dan pengamatan, digabungkan secara tepat, merupakan sarana-sarana pengetahuan ini.
  • 7.
    Teori siklus PitirimSorokin • Sorokin mengembangkan model siklus perubahan sosial; • Dia yakin bahwa tahap-tahap sejarah cenderung berulang dalam kaitannya dengan mentalitas budaya yang dominan, tanpa membayangkan suatu tahap akhir yang final. • Siklus-siklus ini tidak sekedar pelipat gandaan saja; sebaliknya ada banyak variasi dalam bentuk- bentuknya yang khusus, dimana tema-tema budaya yang luas dinyatakan.
  • 8.
    Teori Cultural LagWilliam F. Ogburn • Kecenderungan dari kebiasaan-kebiasaan sosial dan pola-pola organisasi sosial yang tertinggal di belakang (lag behind) perubahan dalam kebudayaan materil. • Akibatnya adalah bahwa perubahan sosial selalu ditandai oleh ketegangan antara kebudayaan materil dan nonmateril. • Segi yang paling penting dari perubahan sosial adalah kemajuan dalam kebudayaan materil, termasuk penemuan-penemuan dan perkembangan teknologi; • Kebudayaan nonmateril harus bisa menyesuaikan dengan kemajuan materil.