Dokumen ini membahas perhatian antropolog hukum terhadap kesejahteraan sosial dan pluralisme hukum, menyoroti bagaimana nilai dan norma memengaruhi kesejahteraan suatu masyarakat. Kesejahteraan sosial dipandang sebagai konsep pluralistik yang dikaitkan dengan konteks sosial, ekonomi, dan politik, serta relevansi pengkajian hukum yang mengafirmasi interaksi antara hukum negara dan hukum masyarakat. Tujuan dari analisis ini adalah untuk mendeskripsikan dan memahami hubungan antara kesejahteraan sosial dan pluralisme hukum, serta manfaatnya bagi masyarakat dan pemerintah.