ELEKTRONIKA DASAR
KODE MK : 11200006
DIODA
DIODA
• Dioda adalah semikonduktor yang terdiri dari
persambungan (junction) P-N.
• Merupakan gabungan dari dua kata elektroda, yaitu
anoda dan katoda.
• Sifat dioda yaitu dapat menghantarkan arus pada
tegangan maju dan menghambat arus pada tegangan
balik).
• Dioda akan hanya dapat mengalirkan arus satu arah
saja, sehingga dipakai untuk aplikasi rangkaian
penyearah (rectifier).
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
2
DIODA
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
3
DIODA P-N
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
4
• Jika dua tipe bahan semikonduktor
ini dilekatkan, maka akan didapat
sambungan P-N (p-n junction)
yang dikenal sebagai dioda.
• Pada pembuatannya memang
material tipe P dan tipe N bukan
disambung secara harfiah,
melainkan dari satu bahan
(monolitic) dengan memberi
doping (impurity material) yang
berbeda.
DIODA P-N
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
5
• Jika diberi tegangan maju (forward
bias), dimana tegangan sisi P lebih
besar dari sisi N, elektron dengan
mudah dapat mengalir dari sisi N
mengisi kekosongan elektron (hole) di
sisi P.
• Sebaliknya jika diberi tegangan balik
(reverse bias), dapat dipahami tidak ada
elektron yang dapat mengalir dari sisi N
mengisi hole di sisi P, karena tegangan
potensial di sisi N lebih tinggi
forward bias
DIODA P-N
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
6
Contoh Bentuk Fisik Dioda
DIODA P-N
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
7
Simbol Dioda
KARAKTERISTIK DIODA
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
8
Ditolak arusnya,
Sehingga tidak
bisa menembus
alat
FUNGSI DIODA
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
9
1. Penyearah, contoh : dioda bridge
2. Penstabil tegangan (voltage regulator), yaitu dioda zener
3. Pengaman /sekering
4. Sebagai rangkaian clipper, yaitu untuk memangkas/membuang level sinyal yang
ada di atas atau di bawah level tegangan tertentu.
5. Sebagai rangkaian clamper, yaitu untuk menambahkan komponen dc kepada
suatu sinyal ac
6. Pengganda tegaangan.
7. Sebagai indikator, yaitu LED (light emiting diode)
8. Sebagai sensor panas, contoh aplikasi pada rangkaian power amplifier
9. Sebagai sensor cahaya, yaitu dioda photo
10. Sebagai rangkaian VCO (voltage controlled oscilator), yaitu dioda varactor
JENIS-JENIS DIODA
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
10
1. Dioda standar
2.LED (light emiting diode)
3.Dioda Zener
4.Dioda photo
5.Dioda varactor
6.Dioda Schottky (SCR)
MENGUJI DIODA
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
11
APLIKASI PENGGUNAAN DIODA
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
12
1. Power supply
2.Lampu otomatis
3.Radio
4.dll
DIODA STANDAR
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
13
• Dioda jenis ini ada dua macam yaitu silikon dan
germanium.
• Dioda silikon mempunyai tegangan maju 0.6V
sedangkan dioda germanium 0.3V.
• Dioda jenis ini mempunyai beberapa batasan
tertentu tergantung spesifikasi.
• Batasan itu seperti batasan tegangan reverse,
frekuensi, arus, dan suhu.
• Tegangan maju dari dioda akan turun 0.025V setiap
kenaikan 1 derajat dari suhu normal
DIODA STANDAR
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
14
• Fungsi
a. Penyearah sinyal AC
b. Pemotong level
c. Sensor suhu
d. Penurun tegangan
e. Pengaman polaritas terbalik pada dc input
• Contoh dioda jenis ini adalah 1N400x (1A), 1N5392
(1.5A), dan 1N4148 (500mA).
LED (LIGHT EMITING DIODE)
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
15
• Dioda jenis ini mempunyai lapisan fosfor yang bisa
memancarkan cahaya saat diberi polaritas pada
kedua kutubnya.
• LED mempunyai batasan arus maksimal yang
mengalir melaluinya. Diatas nilai tersebut dipastikan
umur led tidak lama.
• Jenis led ditentukan oleh cahaya yang dipancarkan.
Seperti led merah, hijau, biru, kuning, oranye, infra
merah dan laser diode.
LED (LIGHT EMITING DIODE)
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
16
• Selain sebagai indikator beberapa LED mempunyai
fungsi khusus seperti LED inframerah yang dipakai
untuk transmisi pada sistem remote control dan
opto sensor juga laser diode yang dipakai untuk
optical pick-up pada sistem CD.
• Dioda jenis ini dibias maju (forward).
LED (LIGHT EMITING DIODE)
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
17
LED (LIGHT EMITING DIODE)
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
18
DIODA ZENER
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
19
• Fungsi dari dioda zener adalah sebagai penstabil
tegangan.
• Selain itu dioda zener juga dapat dipakai sebagai
pembatas tegangan pada level tertentu untuk keamanan
rangkaian.
• Karena kemampuan arusnya yang kecil maka pada
penggunaan dioda zener sebagai penstabil tegangan
untuk arus besar diperlukan sebuah buffer arus.
• Dioda zener dibias mundur (reverse)
DIODA ZENER
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
20
• Pada dasarnya, Dioda Zener akan
menyalurkan arus listrik yang mengalir
ke arah yang berlawanan jika
tegangan yang diberikan melampaui
batas “Breakdown Voltage” atau
Tegangan Tembus Dioda Zenernya.
• Karakteristik ini berbeda dengan Dioda
biasa yang hanya dapat menyalurkan
arus listrik ke satu arah. Tegangan
Tembus (Breakdown Voltage) ini
disebut juga dengan Tegangan Zener.
DIODA ZENER
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
21
• Dalam Rangkaian disamping, Dioda Zener
dipasang dengan prinsip Bias Balik (Reverse
Bias),
• Rangkaian tersebut merupakan cara umum
dalam pemasangan Dioda Zener.
• Dalam Rangkaian tersebut, tegangan Input
(masuk) yang diberikan adalah 12V tetapi
Multimeter menunjukan tegangan yang
melewati Dioda Zener adalah 2,8V. Ini artinya
tegangan akan turun saat melewati Dioda Zener
yang dipasang secara Bias Balik (Reverse Bias).
• Sedangkan fungsi Resistor dalam Rangkaian
tersebut adalah untuk pembatas arus listrik..
DIODA ZENER
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
22
• Untuk menghitung Arus Listrik (Ampere)
tersebut, kita dapat menggunakan Hukum Ohm
• (Vinput – Vzener) / R = I
(12 – 2,8) /460 = 19,6mA
• Jika menggunakan Tegangan yang lebih tinggi,
contohnya 24V. Maka arus listrik yang mengalir
dalam Rangkaian tersebut akan semakin besar :
(24 – 2,8) / 460 = 45mA
• Akan tetapi, tegangan yang melewati Dioda
Zener akan sama yaitu 2,8V. Oleh karena itu,
Dioda Zener merupakan Komponen Elektronika
yang cocok untuk digunakan sebagai Voltage
Regulator (Pengatur Tegangan),
DIODA ZENER
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
23
DIODA PHOTO
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
24
• Dioda photo merupakan jenis komponen peka cahaya.
• Dioda ini akan menghantar jika ada cahaya yang masuk
dengan intensitas tertentu.
• Aplikasi dioda photo banyak pada sistem sensor cahaya
(optical).
• Contoh: pada optocoupler dan optical pick-up pada sistem
CD. Dioda photo dibias maju (forward)
DIODA PHOTO
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
25
DIODA VARACTOR
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
26
• Dioda Varactor adalah Dioda yang mempunyai sifat kapasitas berubah-ubah
sesuai dengan tegangan yang diberikannya.
• Sesuai dengan sifatnya ini, Dioda Varactor juga disebut dengan Dioda
Kapasitas Variabel atau Varicap Diode (Variable Capacitance Diode).
• Dioda Varactor pada umumnya digunakan pada rangkaian yang berkaitan
dengan Frekuensi seperti pada rangkaian VCO (Voltage Controlled
Oscillator), VFO (Variable Frequency Oscillator), RF Filter (Tapis Frekuensi
Radio), PLL Oscilator (Phase-Locked Loop Oscillator), Tuner Radio dan Tuner
Televisi.
• Rangkaian-rangkaian Elektronika ini dapat ditemukan pada perangkat-
perangkat Elektronika seperti Ponsel, Radio Penerima, Radio Pemancar dan
Televisi.
DIODA VARACTOR
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
27
• Kelebihan dari dioda ini adalah mampu
menghasilkan nilai kapasitansi tertentu sesuai
dengan besar tegangan yang diberikan
kepadanya.
• Dengan dioda ini maka sistem penalaan digital
pada sistem transmisi frekuensi tinggi mengalami
kemajuan pesat, seperti pada radio dan televisi.
• Contoh sistem penalaan dengan dioda ini adalah
dengan sistem PLL (Phase lock loop), yaitu
mengoreksi oscilator dengan membaca
penyimpangan frekuensinya untuk kemudian
diolah menjadi tegangan koreksi untuk oscilator.
• Dioda varactor dibias reverse
DIODA VARACTOR
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
28
Spesifikasi Dioda Varactor
• Dalam memilih Dioda Varactor (Varikap),
beberapa spesifikasi Dioda Varactor yang harus
diperhatikan adalah :
• Minimum Voltage Breakdown (contoh : 12V,
14V, 25V, 30V)
• Power Dissipation (contoh : 225mW, 300mW,
330mW)
• Nominal Kapasitansi Dioda Varactor (contoh :
2.8pF, 22pF, 33pF, 47pF, 100pF)
• Maximum Peak Current (contoh : 4mA,
300mA, 500mA, 1A)
POWER SUPLLY
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
29
POWER SUPLLY
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
30
POWER SUPLLY
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
31
LAMPU OTOMATIS
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
32
4 bh dioda IN4002/IN4007
3 bh Resistor R1 820k , R2 33k , R3 4k7
1 bh ldr (kecil , sedang , besar , sesuai keinginan anda)
1 bh SCR FIR3D/2P4M
Lampu biasa (5watt/10 watt)
SCR
LAMPU OTOMATIS
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
33
LAMPU OTOMATIS
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
34
•Komponen yang
dibutuhkan :
R1, R2, R3 = 2K2,
•VR1 = 10K preset,
•C1 = 100uF/25V,
•C2 = 10uF/25V,
•D1- D6 = 1N4007
•TR1, TR2 = BC547,
•Relay = 12 volt, 400 Ohm
•LDR = 10K - 47K
•Trafo = 0-12V, 200mA
LAMPU OTOMATIS
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
35
DIODA SCHOTTKY (SCR)
• SCR singkatan dari Silicon Control Rectifier.
• Adalah Dioda yang mempunyai fungsi sebagai pengendali.
• SCR atau Tyristor masih termasuk keluarga semikonduktor dengan karateristik
yang serupa dengan tabung thiratron.
• Sebagai pengendalinya adalah gate (G).
• SCR sering disebut Therystor.
• SCR sebetulnya dari bahan campuran P dan N.
• Isi SCR terdiri dari PNPN (Positif Negatif Positif Negatif) dan biasanya disebut
PNPN Trioda.
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
36
DIODA SCHOTTKY (SCR)
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
37
Simbol SCR
• Pada gambar terlihat SCR
dengan Anoda pada kaki
yang berulir,
• Gerbang Gate pada kaki
yang pendek, sedangkan
• Katoda pada kaki yang
panjang
Anoda
Kanoda
DIODA SCHOTTKY (SCR)
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
38
Guna SCR:
1. Sebagai rangkaian Saklar
(switch control)
2. Sebagai rangkaian
pengendali (remote
control)
DIODA SCHOTTKY (SCR)
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
39
DIODA SCHOTTKY (SCR)
Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana
40
BACK 2
BACK 1
BACK 3

Pertemuan 4 Dioda1

  • 1.
    ELEKTRONIKA DASAR KODE MK: 11200006 DIODA
  • 2.
    DIODA • Dioda adalahsemikonduktor yang terdiri dari persambungan (junction) P-N. • Merupakan gabungan dari dua kata elektroda, yaitu anoda dan katoda. • Sifat dioda yaitu dapat menghantarkan arus pada tegangan maju dan menghambat arus pada tegangan balik). • Dioda akan hanya dapat mengalirkan arus satu arah saja, sehingga dipakai untuk aplikasi rangkaian penyearah (rectifier). Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana 2
  • 3.
    DIODA Ahmad Haidaroh -STIKOM Artha Buana 3
  • 4.
    DIODA P-N Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 4 • Jika dua tipe bahan semikonduktor ini dilekatkan, maka akan didapat sambungan P-N (p-n junction) yang dikenal sebagai dioda. • Pada pembuatannya memang material tipe P dan tipe N bukan disambung secara harfiah, melainkan dari satu bahan (monolitic) dengan memberi doping (impurity material) yang berbeda.
  • 5.
    DIODA P-N Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 5 • Jika diberi tegangan maju (forward bias), dimana tegangan sisi P lebih besar dari sisi N, elektron dengan mudah dapat mengalir dari sisi N mengisi kekosongan elektron (hole) di sisi P. • Sebaliknya jika diberi tegangan balik (reverse bias), dapat dipahami tidak ada elektron yang dapat mengalir dari sisi N mengisi hole di sisi P, karena tegangan potensial di sisi N lebih tinggi forward bias
  • 6.
    DIODA P-N Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 6 Contoh Bentuk Fisik Dioda
  • 7.
    DIODA P-N Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 7 Simbol Dioda
  • 8.
    KARAKTERISTIK DIODA Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 8 Ditolak arusnya, Sehingga tidak bisa menembus alat
  • 9.
    FUNGSI DIODA Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 9 1. Penyearah, contoh : dioda bridge 2. Penstabil tegangan (voltage regulator), yaitu dioda zener 3. Pengaman /sekering 4. Sebagai rangkaian clipper, yaitu untuk memangkas/membuang level sinyal yang ada di atas atau di bawah level tegangan tertentu. 5. Sebagai rangkaian clamper, yaitu untuk menambahkan komponen dc kepada suatu sinyal ac 6. Pengganda tegaangan. 7. Sebagai indikator, yaitu LED (light emiting diode) 8. Sebagai sensor panas, contoh aplikasi pada rangkaian power amplifier 9. Sebagai sensor cahaya, yaitu dioda photo 10. Sebagai rangkaian VCO (voltage controlled oscilator), yaitu dioda varactor
  • 10.
    JENIS-JENIS DIODA Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 10 1. Dioda standar 2.LED (light emiting diode) 3.Dioda Zener 4.Dioda photo 5.Dioda varactor 6.Dioda Schottky (SCR)
  • 11.
    MENGUJI DIODA Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 11
  • 12.
    APLIKASI PENGGUNAAN DIODA AhmadHaidaroh - STIKOM Artha Buana 12 1. Power supply 2.Lampu otomatis 3.Radio 4.dll
  • 13.
    DIODA STANDAR Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 13 • Dioda jenis ini ada dua macam yaitu silikon dan germanium. • Dioda silikon mempunyai tegangan maju 0.6V sedangkan dioda germanium 0.3V. • Dioda jenis ini mempunyai beberapa batasan tertentu tergantung spesifikasi. • Batasan itu seperti batasan tegangan reverse, frekuensi, arus, dan suhu. • Tegangan maju dari dioda akan turun 0.025V setiap kenaikan 1 derajat dari suhu normal
  • 14.
    DIODA STANDAR Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 14 • Fungsi a. Penyearah sinyal AC b. Pemotong level c. Sensor suhu d. Penurun tegangan e. Pengaman polaritas terbalik pada dc input • Contoh dioda jenis ini adalah 1N400x (1A), 1N5392 (1.5A), dan 1N4148 (500mA).
  • 15.
    LED (LIGHT EMITINGDIODE) Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana 15 • Dioda jenis ini mempunyai lapisan fosfor yang bisa memancarkan cahaya saat diberi polaritas pada kedua kutubnya. • LED mempunyai batasan arus maksimal yang mengalir melaluinya. Diatas nilai tersebut dipastikan umur led tidak lama. • Jenis led ditentukan oleh cahaya yang dipancarkan. Seperti led merah, hijau, biru, kuning, oranye, infra merah dan laser diode.
  • 16.
    LED (LIGHT EMITINGDIODE) Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana 16 • Selain sebagai indikator beberapa LED mempunyai fungsi khusus seperti LED inframerah yang dipakai untuk transmisi pada sistem remote control dan opto sensor juga laser diode yang dipakai untuk optical pick-up pada sistem CD. • Dioda jenis ini dibias maju (forward).
  • 17.
    LED (LIGHT EMITINGDIODE) Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana 17
  • 18.
    LED (LIGHT EMITINGDIODE) Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana 18
  • 19.
    DIODA ZENER Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 19 • Fungsi dari dioda zener adalah sebagai penstabil tegangan. • Selain itu dioda zener juga dapat dipakai sebagai pembatas tegangan pada level tertentu untuk keamanan rangkaian. • Karena kemampuan arusnya yang kecil maka pada penggunaan dioda zener sebagai penstabil tegangan untuk arus besar diperlukan sebuah buffer arus. • Dioda zener dibias mundur (reverse)
  • 20.
    DIODA ZENER Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 20 • Pada dasarnya, Dioda Zener akan menyalurkan arus listrik yang mengalir ke arah yang berlawanan jika tegangan yang diberikan melampaui batas “Breakdown Voltage” atau Tegangan Tembus Dioda Zenernya. • Karakteristik ini berbeda dengan Dioda biasa yang hanya dapat menyalurkan arus listrik ke satu arah. Tegangan Tembus (Breakdown Voltage) ini disebut juga dengan Tegangan Zener.
  • 21.
    DIODA ZENER Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 21 • Dalam Rangkaian disamping, Dioda Zener dipasang dengan prinsip Bias Balik (Reverse Bias), • Rangkaian tersebut merupakan cara umum dalam pemasangan Dioda Zener. • Dalam Rangkaian tersebut, tegangan Input (masuk) yang diberikan adalah 12V tetapi Multimeter menunjukan tegangan yang melewati Dioda Zener adalah 2,8V. Ini artinya tegangan akan turun saat melewati Dioda Zener yang dipasang secara Bias Balik (Reverse Bias). • Sedangkan fungsi Resistor dalam Rangkaian tersebut adalah untuk pembatas arus listrik..
  • 22.
    DIODA ZENER Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 22 • Untuk menghitung Arus Listrik (Ampere) tersebut, kita dapat menggunakan Hukum Ohm • (Vinput – Vzener) / R = I (12 – 2,8) /460 = 19,6mA • Jika menggunakan Tegangan yang lebih tinggi, contohnya 24V. Maka arus listrik yang mengalir dalam Rangkaian tersebut akan semakin besar : (24 – 2,8) / 460 = 45mA • Akan tetapi, tegangan yang melewati Dioda Zener akan sama yaitu 2,8V. Oleh karena itu, Dioda Zener merupakan Komponen Elektronika yang cocok untuk digunakan sebagai Voltage Regulator (Pengatur Tegangan),
  • 23.
    DIODA ZENER Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 23
  • 24.
    DIODA PHOTO Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 24 • Dioda photo merupakan jenis komponen peka cahaya. • Dioda ini akan menghantar jika ada cahaya yang masuk dengan intensitas tertentu. • Aplikasi dioda photo banyak pada sistem sensor cahaya (optical). • Contoh: pada optocoupler dan optical pick-up pada sistem CD. Dioda photo dibias maju (forward)
  • 25.
    DIODA PHOTO Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 25
  • 26.
    DIODA VARACTOR Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 26 • Dioda Varactor adalah Dioda yang mempunyai sifat kapasitas berubah-ubah sesuai dengan tegangan yang diberikannya. • Sesuai dengan sifatnya ini, Dioda Varactor juga disebut dengan Dioda Kapasitas Variabel atau Varicap Diode (Variable Capacitance Diode). • Dioda Varactor pada umumnya digunakan pada rangkaian yang berkaitan dengan Frekuensi seperti pada rangkaian VCO (Voltage Controlled Oscillator), VFO (Variable Frequency Oscillator), RF Filter (Tapis Frekuensi Radio), PLL Oscilator (Phase-Locked Loop Oscillator), Tuner Radio dan Tuner Televisi. • Rangkaian-rangkaian Elektronika ini dapat ditemukan pada perangkat- perangkat Elektronika seperti Ponsel, Radio Penerima, Radio Pemancar dan Televisi.
  • 27.
    DIODA VARACTOR Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 27 • Kelebihan dari dioda ini adalah mampu menghasilkan nilai kapasitansi tertentu sesuai dengan besar tegangan yang diberikan kepadanya. • Dengan dioda ini maka sistem penalaan digital pada sistem transmisi frekuensi tinggi mengalami kemajuan pesat, seperti pada radio dan televisi. • Contoh sistem penalaan dengan dioda ini adalah dengan sistem PLL (Phase lock loop), yaitu mengoreksi oscilator dengan membaca penyimpangan frekuensinya untuk kemudian diolah menjadi tegangan koreksi untuk oscilator. • Dioda varactor dibias reverse
  • 28.
    DIODA VARACTOR Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 28 Spesifikasi Dioda Varactor • Dalam memilih Dioda Varactor (Varikap), beberapa spesifikasi Dioda Varactor yang harus diperhatikan adalah : • Minimum Voltage Breakdown (contoh : 12V, 14V, 25V, 30V) • Power Dissipation (contoh : 225mW, 300mW, 330mW) • Nominal Kapasitansi Dioda Varactor (contoh : 2.8pF, 22pF, 33pF, 47pF, 100pF) • Maximum Peak Current (contoh : 4mA, 300mA, 500mA, 1A)
  • 29.
    POWER SUPLLY Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 29
  • 30.
    POWER SUPLLY Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 30
  • 31.
    POWER SUPLLY Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 31
  • 32.
    LAMPU OTOMATIS Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 32 4 bh dioda IN4002/IN4007 3 bh Resistor R1 820k , R2 33k , R3 4k7 1 bh ldr (kecil , sedang , besar , sesuai keinginan anda) 1 bh SCR FIR3D/2P4M Lampu biasa (5watt/10 watt) SCR
  • 33.
    LAMPU OTOMATIS Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 33
  • 34.
    LAMPU OTOMATIS Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 34 •Komponen yang dibutuhkan : R1, R2, R3 = 2K2, •VR1 = 10K preset, •C1 = 100uF/25V, •C2 = 10uF/25V, •D1- D6 = 1N4007 •TR1, TR2 = BC547, •Relay = 12 volt, 400 Ohm •LDR = 10K - 47K •Trafo = 0-12V, 200mA
  • 35.
    LAMPU OTOMATIS Ahmad Haidaroh- STIKOM Artha Buana 35
  • 36.
    DIODA SCHOTTKY (SCR) •SCR singkatan dari Silicon Control Rectifier. • Adalah Dioda yang mempunyai fungsi sebagai pengendali. • SCR atau Tyristor masih termasuk keluarga semikonduktor dengan karateristik yang serupa dengan tabung thiratron. • Sebagai pengendalinya adalah gate (G). • SCR sering disebut Therystor. • SCR sebetulnya dari bahan campuran P dan N. • Isi SCR terdiri dari PNPN (Positif Negatif Positif Negatif) dan biasanya disebut PNPN Trioda. Ahmad Haidaroh - STIKOM Artha Buana 36
  • 37.
    DIODA SCHOTTKY (SCR) AhmadHaidaroh - STIKOM Artha Buana 37 Simbol SCR • Pada gambar terlihat SCR dengan Anoda pada kaki yang berulir, • Gerbang Gate pada kaki yang pendek, sedangkan • Katoda pada kaki yang panjang Anoda Kanoda
  • 38.
    DIODA SCHOTTKY (SCR) AhmadHaidaroh - STIKOM Artha Buana 38 Guna SCR: 1. Sebagai rangkaian Saklar (switch control) 2. Sebagai rangkaian pengendali (remote control)
  • 39.
    DIODA SCHOTTKY (SCR) AhmadHaidaroh - STIKOM Artha Buana 39
  • 40.
    DIODA SCHOTTKY (SCR) AhmadHaidaroh - STIKOM Artha Buana 40 BACK 2 BACK 1 BACK 3