Dioda (diode)
Pengertian Dioda
Diodamerupakan salah satu jenis komponen elektronika aktif yang
berfungsi sebagai penyearah.
Dioda terbuat dari bahan semi konduktor jenis silikon dan germanium.
Dioda disusunmenggunakan semikonduktor jenis "p"sebagai kutub positif dan
semikonduktor jenis "n" sebagai kutub negatif.
Karakteristik Dioda
Dioda merupakan komponen aktif, arus yang mengalir masuk melalui
kaki P ke kaki N akan diteruskan jika tegangan listrik yang dimasukkan
pada dioda berbahan silikon minimal 0,7volt dan pada dioda berbahan
germanium minimal 0,3volt.
Fungsi dioda yang lain adalah bisa sebagai sakelar dalam rentang
tegangan yang rendah. Salah satu contoh adalah dioda jenis silikon, jika
tegangan kurang dari 0,7volt, tegangan tidak akan diteruskan dan jika
tegangan masuk lebih besar dari 0,7volt maka tegangan akan diteruskan.
Macam-macam diode
Simbol Dioda
Secara mendasar dioda ada beberapa jenis , antara lain adalah:
1. Dioda penyearah,
2. Dioda Zener,
3. Dioda Foto
Selanjutnya akan kita bahas satu persatu macam-macam dioda diatas
2.
1. Dioda Penyearah
Diodapenyearah
Arus akan diteruskan jika arus listrik yang melewati searah dengan
arah dioda yaitu dari potensial tinggi ke potensial rendah dan tegangan
bernilai lebih besar dari tegangan minimum dioda.
Namun jika dioda dipasang kebalikkannya dengan arus listrik maka dioda
akan menjadi penghambat.
Kapasitas dioda memiliki batas, sehingga jika tegangan di sambungkan
pada "n" jauh lebih besar dari tegangan yang disambungkan pada "p"
kemungkinan dioda akan breakdown karena tidak mampu menahan aliran
listrik.
Contoh pemakaian dioda searah adalah antara lain pada rangkaian
penyearah arus listrik bolak-balik pada transformator, dan pencegah arus
balik pada rangkaian elektronika.
2. Dioda Zener
Zener Dioda
Pada prinsipnya adalah sama dengan dioda biasa, namun jika pada dioda
biasa breakdown terjadi pada saat tegangan mencapai ratusan volt, pada
dioda zener breakdown dapat terjadi pada saat tegangan hanya mencapai
puluhan atau bahkan satuan volt saja.
Pada dioda biasa bekerja dengan bias maju, sedangkan pada dioda zener
bekerja dengan bias mundur.
3.
3. Light EmittingDiode (LED)
LED
Prinsipnya sebuah LED adalah merubah energi listrik menjadi cahaya jika
diberi input tegangan maju (forward bias).
Banyak warna yang disediakan dari komponen ini seperti warna merah,
kuning, dan hijau. Pada dasarnya semua jenis warna dapat dihasilkan
tetapi harga LED akan menjadi sangat mahal dan tidak efisien.
4. Laser Dioda
Laser Dioda
Komponen ini merupakan sebuah semikonduktor yang radiasinya bersifat
koheren ( gelombang dengan frekwensi dan amplitudo yang sama dengan
beda fase yang tetap) pada daerah sepanjang panjang gelombang cahaya
kelihatan sebagai infra merah.
Bahan dasar laser ini adalah dioda, dengan bentuk fisik yang bisa
diminimalkan, tidak seperti bentuk laser yang lain.
Jaringan serat optik menggunakan teknologi sinar laser sebagai
pengantaran signal, dan juga dapat ditemukan pada Compact Disc
(CD/DVD) dan mouse pada komputer.
4.
SCR singkatan dariSilicon Control Rectifier. Adalah Dioda yang mempunyai fungsi sebagai
pengendali. SCR atau Tyristor masih termasuk keluarga semikonduktor dengan karateristik
yang serupa dengan tabung thiratron. Sebagai pengendalinya adalah gate (G). SCR sering
disebut Therystor. SCR sebetulnya dari bahan campuran P dan N. Isi SCR terdiri dari PNPN
(Positif Negatif Positif Negatif) dan biasanya disebut PNPN Trioda.
Logo pada skema elektronik untuk SCR: