2.1 BILANGAN, OPERASI ARITMATIKA, DAN KARAKTER
     Komputer dibangun dengan menggunakan sirkuit
logika   yang    beroprasi    pada     informasi       yang
dipresentasikan dengan dua nilai sinyal listrik yaitu 0 dan
1; dan kita mendefinisikan jumlah informasi yang
direpresentasikan oleh sinyal sebagai bit informasi, bit
adalah singkatan dari binary digit. Cara menyatakan
bilangan yang paling alami untuk menyatakan bilangan
dalam system computer adalah dengan string bit atau
bilangan biner.



                        Group 4 PTIK 09                       1
Misalkan suatu n-bit vector
    B=bn-1…b1b0
Dimana bi = 0 atau 1 untuk 0 ≤ I ≤ n-1. Vector ini dapat
    menyatakan nilai integer tidak bertanda V pada rentang 0
    hingga 2n-1, dimana
    V(B)=bn-1X2n-1+…+b1+X21+b0X20
       Kita sangat membutuhkan representasi bilangan positif
    dan negative. Ada tiga system digunakan untuk
    mempresentasikan bilangan tersebut:
Sign-and-magnitude
1’s-complement
2’s-complement
      Pada ketiga system tersebut , bit paling kiri adalah 0
    untuk bilangan positif dan 1 untuk bilangan negative.



                          Group 4 PTIK 09                      2
Misalkan penambahan dua bilangan 1-bit.
Hasilnya ditunjukkan pada Gambar 2.2
perhatikan bahwa jumlah 1 dan 1 memerlukan
2-bit vector 10 untuk menyatakan nilai 2. Kita
nyatakan bahwa sum adalah 0 dan carry-out
adalah 1.




                 Group 4 PTIK 09                 3
Kita memperkenalkan tiga system untuk
menyatakan bilangan positif dan negative, atau
cukup disebut bilangan bertanda.sistem tersebut
berbeda hanya dalam hal menyatakan nilai
negative. Sistem sign-and-magnitude adalah
representasi yang paling sederhana, tetapi juga
paling buruk untuk operasi penambahan dan
pengurangan. Metode 1’s-complement agak lebih
baik. System 2’s-complement adalah metode
yang paling efisien untuk melakukan opesari
penambahan dan pengurangan.

                   Group 4 PTIK 09                4
Pada saat hasil operasi aritmatika di luar rentang yang
representable tersebut, maka terjadi overlow aritmatika.
Overlow dapat terjadi jika kedua summand memiliki tanda yang
sama. Tentu saja penambahan bilangan dengan tanda yang
berbeda tidak dapat menyebabkan overlow, jadi kesimpulannya
:
- Overlow hanya dapat terjadi pada saat penambahan dua
   bilangan yang memiliki tanda sama.
- Carry-ourt dari posisi sign-bit bukan merupakan indicator
   yang cukup terhadap overlow pada saat penambahan
   bilangan bertanda.
   Cara sederhana untuk mendeteksi overlow adalah dengan
memperhatikan dua summand X dan Y dan tanda pada
jawabannya.

                         Group 4 PTIK 09                         5
Karakter dapat berupa alphabet, digit
decimal, tanda baca, dan lain sebagainya.
Karakter tersebut direpresentasikan dengan kode
yang biasanya memiliki panjang delapan bit.
Salah satu kode semacam itu yang paling banyak
digunakann adalah kode American Standards
Committee on Information Interchange (ASCII)
yang dideskripsikan pada Apendiks E.




                   Group 4 PTIK 09                6
Operan bilangan dan karakter, seperti halnya
 instruksi, disimpan dalam memori computer.
Memori        terdiri     dari      jutaan      sel
penyimpanan, dimana tiap sel               tersebut
menyimpan suatu bit informasi yang berupa nilai
0 dan 1.
      Mengakses memori untuk menyimpan atau
mengambil suatu item informasi, baik berupa
word atau byte, memerlukan nama yang berbeda
atau alamat untuk tiap lokasi item.


                     Group 4 PTIK 09                  7
Sekarang kita memiliki tiga kuantitas informasi
dasar yang perlu diperhatikan: bit, byte, dan word.
Byte selalu 8 bit, tetapi word length biasanya berada
pada rentang 16 hingga 64 bit. Penetapan yang
paling praktis adalah dengan alamat yang berurutan
mengacu pada lokasi byte yang berurutan dalam
memori. Ini merupakan penetapan yang digunakan
pada sebagian besar computer modern. Lokasi byte
memiliki alamat 0,1,2,… sehingga, jika word length
suatu mesin adalah 32 bit, maka word yang
berurutan berada pada alamat 0,4,8,…., dengan tiap
word terdiri dari empat byte.





                      Group 4 PTIK 09                   8
Nama big-endian dipakai jika alamat byte
rendah digunakan untuk more significant byte (byte
paling kiri) dari word tersebut. Nama little-endian
digunakan untuk pengaturan sebaliknya, yaitu alamt
byte rendah dipakai untuk less significant byte (byte
paling kanan) dari word tersebut. Kata “more
significant” dan less significant” digunakan dalam
kaitannya dengan weigth (pangkat 2) yang ditetapkan
pada bit saat word tersebut menyatakan suatu
bilangan. Penetapan big-endian dan little-endian
digunakan dalam mesin komersial. Selain menetukan
urutan alamat byte dalam word, juga perlu
menentukan label bit atau word.



                      Group 4 PTIK 09                   9
Dalam 32-bit word length, batasan word
alami terjadi pada alamat 0,4,8,…, sebagaimana
ditunjukkan pada gamabar 2.7. kita katakan bahwa
alokasi word tersebut memiliki alamat aligned
address. Secara umum, word disebut aligned
dalam memori jika word tersebut mulai pada
alamat byte yang merupakan kelipatan jumlah byte
didalam word.




                    Group 4 PTIK 09            10
     Sebuah bilangan biasanya memiliki satu word.
Bilangan tersebut dapat diakses dalam memori
dengan menetapkan alamat word-nya. Seperti halnya
karakter individuu dapat diakses melalui alamat byte-
nya.
      Pada banyak aplikasi, diperlukan penanganan
string karakter variable length. Awal string
diindikasikan dengan menyatakan byte yang berisi
karakter pertama pada alamat tersebut.



                      Group 4 PTIK 09               11
Intruksi program dan operand data disimpan
dalammemori.        Untuk     mengeksekusi    suatu
intruksi, sirkuit control prosesor harus mengisikan
intruksi tersebut dalam word untuk ditransfer dari
memori ke prosessor. Operand dan hasil juga
dipindahkan antara memori dan prosesor.
Sehingga diperlukan dua operasi dasar yang
melibatkan memori tersebut,yang disebut Load
(atau Read atau Fetch) dan Store (atau Write).



                     Group 4 PTIK 09              12
    Computer harus memiliki intruksi yang
mampu melakukan empat operasi :
1.Transfer data antara memori dan register
   prosessor.
2.Operasi aritmatika dan logika pada data.
3. Sequencing program dan control
4. Transfer I/O




                 Group 4 PTIK 09         13
Kita perlu mendeskripsikan informasi dari satu
lokasi dalamkomputer ke lokasi yang lain. Lokasi yang
mungkin terlibat adalah lokasi memori, register
prosessor atau register dalamsubsistem I/O. Seringkali
kita menyatakan suatu lokasi dengan nama simbolik
yang merupakan singkatan dari alamat biner
hardware-nya.




                       Group 4 PTIK 09               14
     Kita memerlukan tipe notasi lain untuk
menyatakan intruksi mesin dan program. Untuk hal
ini, kita menggunakan format bahasa assembly.
Misal, suatu intruksi yang menghasilkan transfer yang
dideskripsikan di atas, dari lokasi memoriLOC ke
register processor R1, ditetapkan dengan pernyataan
 Move LOC, R1

         Isi LOC tidak berubah karena eksekusi
intruksi ini, tetapi isi lama register di-overwrite.




                      Group 4 PTIK 09               15
Operasi penambahan dua bilangan adalah
kemampuan mendasar pada tiap computer.
Pernyataan:
C=A+B
      Dalam program bahasa tingkat-tinggi adalah
perintah ke computer untuk menambahkan nilai
sekarang dari dua variable yang disebut A dan
B, dan untuk menetapkan jumlahnya ke variable
ketiga, C.



                    Group 4 PTIK 09            16
Kita mengasumsikan bahwa word length adalah
32bit dan memori tersebut byte address- able. Tiga
instruksi program berada pada lokasi word yang
berurutan, mulai dari lokasi i. Karena tiap intruksi
memiliki panjang 4 byte,maka instruksi kedua dan ketiga
mulai     pada    alamat   i+4     dan    i+8.   Untuk
penyederhanaan, kita juga mengasumsikan alamat
memori penuh dapat langsung ditentukan dalam instruksi
word tunggal, sekalipun biasanya tidak mungkin bagi
ukuran ruang alamat dan word length pada prosesoi saat
ini.


                       Group 4 PTIK 09                17
Alamat lokasi memori yang berisi n bilangan
secara       simbolik       dinyatakan       sebagai
NUM1, NUM2, NUMn, dan instruksi Add terpisah
digunakan untuk menambahkan tiap bilangan ke isi
register R0. Setelah semua bilangan telah
ditambahkan, hasilnya diletakkan pada lokasi memori
SUM.




                      Group 4 PTIK 09              18
Prosesor mencatat informasi hasil berbagai
operasi untuk digunakan oleh instruksi conditional
branch berikutnya. Hal ini dicapai dengan mencatat
informasi yang diperlukan dalam bit individu, yang
sering di sebut condition code flag. Flag tesebut
dikelompokkan bersama dalam register prosessor
khusus yang disebut condition code register atau
status register.




                     Group 4 PTIK 09             19
Tujuan blok instruksi pada LOOP adalah untuk
menambahkan bilangan yang berbeda dari list pada
tiap lewatan melalui loop. Karenanya, instruksi Add
dalam blok tersebut harus mengacu ke alamat yang
berbeda pada tiap lewatan. Bagaimana alamat
tersebut ditetapkan? Alamat operand memori tidak
dapat diberikan secara langsung ke instruksi Add
tunggal pada loop tersebut. Sebaliknya, alamat
tersebut perlu dimodifikasi pada tiap lewatan
memalalui loop.



                      Group 4 PTIK 09             20
Pada saat mentranslasi program bahasa tingkat
tinggi menjadi bahasa assembly, compiler, harus
mampu        mengimplementasi       konstruksi     ini
menggunakan fasilitas yang disediakan dalam set
instruksi komputer di mana program akan dijalankan.
Cara yang berbeda dalam menentukan lokasi suatu
operand ditetapkan dalam suatu instruksi yang disebut
sebagai mode pengalamatan.




                       Group 4 PTIK 09               21
Variabel dan konstanta adalah tipe data yang
paling sederhana dan terdapat dalam hamper setiap
program computer.Dalam bahasa assembly,suatu
variable dinyatakan dengan mengalokasikan suatu
register atau lokasi memori untuk menyimpan
nilainya.sehingga nilai tersebut dapat diubah
seperlunya menggunakan intruksi yang sesuai.




                     Group 4 PTIK 09              22
Inderection dan penggunaan pointer adalah
konsep yang penting dan sangat berguna dalam
pemprograman.Misalkan suatu analog pemburuan
harta:Dalam intruksi untuk pemburuan anda mungkin
diperintahkan untuk pergi kesuatu alamat. Bukannya
menemukan harta disana,anda menemukan catatan
yang memberi andaalamat lain dimana anda akan
menemukan harta tersebut.dengan mengubah catatan
tersebut,lokasi harta dapat diubah,tetapi intruksi
perburuan tetap sama.



                     Group 4 PTIK 09             23
     Mode pengalamatan selanjutnya yang akan kita
bahas menyediakan berbagai fleksibilitas yang
berbeda untuk mengakses operand.Mode ini sangat
berguna dalam menangani list dan array.
     Mode indeks – effective address operand
dihasilkan dengan menambahkan nilai konstanta keisi
register.




                     Group 4 PTIK 09              24
Mode Relative – effective addres ditentukan
oleh mode index menggunakan program counter
yang     menggunakan       program  counter  yang
menggantikan register general-purpose Ri.
      Mode ini dapat digunakan untuk mengakses
operand data.Tetapi,penggunaanya yang paling
umum adalah untuk menetapkan alamat target dalam
instruksi branch.Intruksi semacam.
Branch>0 L00P
      Menyebabkan eksekusi program menuju lokasi
target branch yang identifikasi dengan nama LOOP
jika branch condition terpenuhi.


                     Group 4 PTIK 09                25
Sejauh ini kita telah membahas lima mode
pengalamatan dasar – Immediate,Register,Absolute
(Direct),Inderect,dan index-yang terdapat pada
sebagian besar computer.kita telah mendapatkan
sejumlah versi umum mode index,yang tidak semua
dapat ditemukan pada tiap computer.sekalipun mode
ini mencukupi untuk komputasi umum,banyak
computer menyediakan mode tambahan untuk
membantu tugas pemprograman tertentu.Dua mode
yang akan didekkripsikan berikutnya berguna untuk
mengakses item data pada lokasi yang berurutan
dalam memori.


                     Group 4 PTIK 09            26

Pert.2 instruksi mesin dan program

  • 1.
    2.1 BILANGAN, OPERASIARITMATIKA, DAN KARAKTER Komputer dibangun dengan menggunakan sirkuit logika yang beroprasi pada informasi yang dipresentasikan dengan dua nilai sinyal listrik yaitu 0 dan 1; dan kita mendefinisikan jumlah informasi yang direpresentasikan oleh sinyal sebagai bit informasi, bit adalah singkatan dari binary digit. Cara menyatakan bilangan yang paling alami untuk menyatakan bilangan dalam system computer adalah dengan string bit atau bilangan biner. Group 4 PTIK 09 1
  • 2.
    Misalkan suatu n-bitvector B=bn-1…b1b0 Dimana bi = 0 atau 1 untuk 0 ≤ I ≤ n-1. Vector ini dapat menyatakan nilai integer tidak bertanda V pada rentang 0 hingga 2n-1, dimana V(B)=bn-1X2n-1+…+b1+X21+b0X20 Kita sangat membutuhkan representasi bilangan positif dan negative. Ada tiga system digunakan untuk mempresentasikan bilangan tersebut: Sign-and-magnitude 1’s-complement 2’s-complement Pada ketiga system tersebut , bit paling kiri adalah 0 untuk bilangan positif dan 1 untuk bilangan negative. Group 4 PTIK 09 2
  • 3.
    Misalkan penambahan duabilangan 1-bit. Hasilnya ditunjukkan pada Gambar 2.2 perhatikan bahwa jumlah 1 dan 1 memerlukan 2-bit vector 10 untuk menyatakan nilai 2. Kita nyatakan bahwa sum adalah 0 dan carry-out adalah 1. Group 4 PTIK 09 3
  • 4.
    Kita memperkenalkan tigasystem untuk menyatakan bilangan positif dan negative, atau cukup disebut bilangan bertanda.sistem tersebut berbeda hanya dalam hal menyatakan nilai negative. Sistem sign-and-magnitude adalah representasi yang paling sederhana, tetapi juga paling buruk untuk operasi penambahan dan pengurangan. Metode 1’s-complement agak lebih baik. System 2’s-complement adalah metode yang paling efisien untuk melakukan opesari penambahan dan pengurangan. Group 4 PTIK 09 4
  • 5.
    Pada saat hasiloperasi aritmatika di luar rentang yang representable tersebut, maka terjadi overlow aritmatika. Overlow dapat terjadi jika kedua summand memiliki tanda yang sama. Tentu saja penambahan bilangan dengan tanda yang berbeda tidak dapat menyebabkan overlow, jadi kesimpulannya : - Overlow hanya dapat terjadi pada saat penambahan dua bilangan yang memiliki tanda sama. - Carry-ourt dari posisi sign-bit bukan merupakan indicator yang cukup terhadap overlow pada saat penambahan bilangan bertanda.  Cara sederhana untuk mendeteksi overlow adalah dengan memperhatikan dua summand X dan Y dan tanda pada jawabannya. Group 4 PTIK 09 5
  • 6.
    Karakter dapat berupaalphabet, digit decimal, tanda baca, dan lain sebagainya. Karakter tersebut direpresentasikan dengan kode yang biasanya memiliki panjang delapan bit. Salah satu kode semacam itu yang paling banyak digunakann adalah kode American Standards Committee on Information Interchange (ASCII) yang dideskripsikan pada Apendiks E. Group 4 PTIK 09 6
  • 7.
    Operan bilangan dankarakter, seperti halnya instruksi, disimpan dalam memori computer. Memori terdiri dari jutaan sel penyimpanan, dimana tiap sel tersebut menyimpan suatu bit informasi yang berupa nilai 0 dan 1. Mengakses memori untuk menyimpan atau mengambil suatu item informasi, baik berupa word atau byte, memerlukan nama yang berbeda atau alamat untuk tiap lokasi item. Group 4 PTIK 09 7
  • 8.
    Sekarang kita memilikitiga kuantitas informasi dasar yang perlu diperhatikan: bit, byte, dan word. Byte selalu 8 bit, tetapi word length biasanya berada pada rentang 16 hingga 64 bit. Penetapan yang paling praktis adalah dengan alamat yang berurutan mengacu pada lokasi byte yang berurutan dalam memori. Ini merupakan penetapan yang digunakan pada sebagian besar computer modern. Lokasi byte memiliki alamat 0,1,2,… sehingga, jika word length suatu mesin adalah 32 bit, maka word yang berurutan berada pada alamat 0,4,8,…., dengan tiap word terdiri dari empat byte.  Group 4 PTIK 09 8
  • 9.
    Nama big-endian dipakaijika alamat byte rendah digunakan untuk more significant byte (byte paling kiri) dari word tersebut. Nama little-endian digunakan untuk pengaturan sebaliknya, yaitu alamt byte rendah dipakai untuk less significant byte (byte paling kanan) dari word tersebut. Kata “more significant” dan less significant” digunakan dalam kaitannya dengan weigth (pangkat 2) yang ditetapkan pada bit saat word tersebut menyatakan suatu bilangan. Penetapan big-endian dan little-endian digunakan dalam mesin komersial. Selain menetukan urutan alamat byte dalam word, juga perlu menentukan label bit atau word. Group 4 PTIK 09 9
  • 10.
    Dalam 32-bit wordlength, batasan word alami terjadi pada alamat 0,4,8,…, sebagaimana ditunjukkan pada gamabar 2.7. kita katakan bahwa alokasi word tersebut memiliki alamat aligned address. Secara umum, word disebut aligned dalam memori jika word tersebut mulai pada alamat byte yang merupakan kelipatan jumlah byte didalam word. Group 4 PTIK 09 10
  • 11.
    Sebuah bilangan biasanya memiliki satu word. Bilangan tersebut dapat diakses dalam memori dengan menetapkan alamat word-nya. Seperti halnya karakter individuu dapat diakses melalui alamat byte- nya.  Pada banyak aplikasi, diperlukan penanganan string karakter variable length. Awal string diindikasikan dengan menyatakan byte yang berisi karakter pertama pada alamat tersebut. Group 4 PTIK 09 11
  • 12.
    Intruksi program danoperand data disimpan dalammemori. Untuk mengeksekusi suatu intruksi, sirkuit control prosesor harus mengisikan intruksi tersebut dalam word untuk ditransfer dari memori ke prosessor. Operand dan hasil juga dipindahkan antara memori dan prosesor. Sehingga diperlukan dua operasi dasar yang melibatkan memori tersebut,yang disebut Load (atau Read atau Fetch) dan Store (atau Write). Group 4 PTIK 09 12
  • 13.
    Computer harus memiliki intruksi yang mampu melakukan empat operasi : 1.Transfer data antara memori dan register prosessor. 2.Operasi aritmatika dan logika pada data. 3. Sequencing program dan control 4. Transfer I/O Group 4 PTIK 09 13
  • 14.
    Kita perlu mendeskripsikaninformasi dari satu lokasi dalamkomputer ke lokasi yang lain. Lokasi yang mungkin terlibat adalah lokasi memori, register prosessor atau register dalamsubsistem I/O. Seringkali kita menyatakan suatu lokasi dengan nama simbolik yang merupakan singkatan dari alamat biner hardware-nya. Group 4 PTIK 09 14
  • 15.
    Kita memerlukan tipe notasi lain untuk menyatakan intruksi mesin dan program. Untuk hal ini, kita menggunakan format bahasa assembly. Misal, suatu intruksi yang menghasilkan transfer yang dideskripsikan di atas, dari lokasi memoriLOC ke register processor R1, ditetapkan dengan pernyataan  Move LOC, R1  Isi LOC tidak berubah karena eksekusi intruksi ini, tetapi isi lama register di-overwrite. Group 4 PTIK 09 15
  • 16.
    Operasi penambahan duabilangan adalah kemampuan mendasar pada tiap computer. Pernyataan: C=A+B Dalam program bahasa tingkat-tinggi adalah perintah ke computer untuk menambahkan nilai sekarang dari dua variable yang disebut A dan B, dan untuk menetapkan jumlahnya ke variable ketiga, C. Group 4 PTIK 09 16
  • 17.
    Kita mengasumsikan bahwaword length adalah 32bit dan memori tersebut byte address- able. Tiga instruksi program berada pada lokasi word yang berurutan, mulai dari lokasi i. Karena tiap intruksi memiliki panjang 4 byte,maka instruksi kedua dan ketiga mulai pada alamat i+4 dan i+8. Untuk penyederhanaan, kita juga mengasumsikan alamat memori penuh dapat langsung ditentukan dalam instruksi word tunggal, sekalipun biasanya tidak mungkin bagi ukuran ruang alamat dan word length pada prosesoi saat ini. Group 4 PTIK 09 17
  • 18.
    Alamat lokasi memoriyang berisi n bilangan secara simbolik dinyatakan sebagai NUM1, NUM2, NUMn, dan instruksi Add terpisah digunakan untuk menambahkan tiap bilangan ke isi register R0. Setelah semua bilangan telah ditambahkan, hasilnya diletakkan pada lokasi memori SUM. Group 4 PTIK 09 18
  • 19.
    Prosesor mencatat informasihasil berbagai operasi untuk digunakan oleh instruksi conditional branch berikutnya. Hal ini dicapai dengan mencatat informasi yang diperlukan dalam bit individu, yang sering di sebut condition code flag. Flag tesebut dikelompokkan bersama dalam register prosessor khusus yang disebut condition code register atau status register. Group 4 PTIK 09 19
  • 20.
    Tujuan blok instruksipada LOOP adalah untuk menambahkan bilangan yang berbeda dari list pada tiap lewatan melalui loop. Karenanya, instruksi Add dalam blok tersebut harus mengacu ke alamat yang berbeda pada tiap lewatan. Bagaimana alamat tersebut ditetapkan? Alamat operand memori tidak dapat diberikan secara langsung ke instruksi Add tunggal pada loop tersebut. Sebaliknya, alamat tersebut perlu dimodifikasi pada tiap lewatan memalalui loop. Group 4 PTIK 09 20
  • 21.
    Pada saat mentranslasiprogram bahasa tingkat tinggi menjadi bahasa assembly, compiler, harus mampu mengimplementasi konstruksi ini menggunakan fasilitas yang disediakan dalam set instruksi komputer di mana program akan dijalankan. Cara yang berbeda dalam menentukan lokasi suatu operand ditetapkan dalam suatu instruksi yang disebut sebagai mode pengalamatan. Group 4 PTIK 09 21
  • 22.
    Variabel dan konstantaadalah tipe data yang paling sederhana dan terdapat dalam hamper setiap program computer.Dalam bahasa assembly,suatu variable dinyatakan dengan mengalokasikan suatu register atau lokasi memori untuk menyimpan nilainya.sehingga nilai tersebut dapat diubah seperlunya menggunakan intruksi yang sesuai. Group 4 PTIK 09 22
  • 23.
    Inderection dan penggunaanpointer adalah konsep yang penting dan sangat berguna dalam pemprograman.Misalkan suatu analog pemburuan harta:Dalam intruksi untuk pemburuan anda mungkin diperintahkan untuk pergi kesuatu alamat. Bukannya menemukan harta disana,anda menemukan catatan yang memberi andaalamat lain dimana anda akan menemukan harta tersebut.dengan mengubah catatan tersebut,lokasi harta dapat diubah,tetapi intruksi perburuan tetap sama. Group 4 PTIK 09 23
  • 24.
    Mode pengalamatan selanjutnya yang akan kita bahas menyediakan berbagai fleksibilitas yang berbeda untuk mengakses operand.Mode ini sangat berguna dalam menangani list dan array.  Mode indeks – effective address operand dihasilkan dengan menambahkan nilai konstanta keisi register. Group 4 PTIK 09 24
  • 25.
    Mode Relative –effective addres ditentukan oleh mode index menggunakan program counter yang menggunakan program counter yang menggantikan register general-purpose Ri. Mode ini dapat digunakan untuk mengakses operand data.Tetapi,penggunaanya yang paling umum adalah untuk menetapkan alamat target dalam instruksi branch.Intruksi semacam. Branch>0 L00P Menyebabkan eksekusi program menuju lokasi target branch yang identifikasi dengan nama LOOP jika branch condition terpenuhi. Group 4 PTIK 09 25
  • 26.
    Sejauh ini kitatelah membahas lima mode pengalamatan dasar – Immediate,Register,Absolute (Direct),Inderect,dan index-yang terdapat pada sebagian besar computer.kita telah mendapatkan sejumlah versi umum mode index,yang tidak semua dapat ditemukan pada tiap computer.sekalipun mode ini mencukupi untuk komputasi umum,banyak computer menyediakan mode tambahan untuk membantu tugas pemprograman tertentu.Dua mode yang akan didekkripsikan berikutnya berguna untuk mengakses item data pada lokasi yang berurutan dalam memori. Group 4 PTIK 09 26