Perbedaan Mikroprosesor dengan
Mikrokontroller
Mata Kuliah Mikroprosesor
Disusun oleh :
Aditya Mudzakir ( 1410501057 )
Universitas Tidar
Perbedaan Microprocessor dengan Microcontroller
â—Ź CPU stand alone, RAM, ROM, I/O,
timer terpisah
â—Ź Mahal
â—Ź Fleksibel / Versatility
â—Ź Untuk umum lebih mudah
â—Ź Membutuhkan daya pemrosesan lebih
tinggi
â—Ź Dapat digunakan berkali kali
â—Ź Membutuhkan konsumsi daya lebih
tinggi
● Biasanya 32/64 – bit
â—Ź Deep Pipeline (5 -20 stages)
â—Ź CPU, RAM, ROM, I/O dan timer
dalam satu cip.
â—Ź Daya, space, dan program yang
terbatas
â—Ź Daya Pemrosesan lebih kecil
â—Ź Terbatas dalam penggunaan
â—Ź Membutuhkan konsumsi daya
lebih rendah
â—Ź Bit-level operations
â—Ź Biasanya 8/16 bit
â—Ź Single-cycle / two-stage pipeline
Mikroprosesor
Mikroprosesor atau Microprocessor biasa
dikenal dengan CPU (Central Processing
Unit), Prosesor juga merupakan salah satu
komponen terpenting dalam sistem komputer.
Prosesor seringkali disebut sebagai otak
komputer, meski sebutan ini tidak tepat
sepenuhnya. Prosesor hanya bertindak
sebagai mesin pemroses tetapi tidak
berfungsi sebagai pengingat. Fungsi
pengingat ditangani oleh komponen lain yang
dinamakan memori. dan bagaimana dengan
sejarahnya, semuanya pasti ada sejarahnya
mengapa mikroprosesor muncul dan ada
serta digunakan dalam komputer.
Komponen Mikroprosesor
Komponen ini merupakan sebuah cip. Cip (chip atau
IC/Integrated circuit) adalah sekeping silikon berukuran
beberapa milimeter persegi yang mengandung puluhan ribu
transistor dan komponen elektronik lain. Mikroprosesor terdiri
dari beberapa bagian :
1) Register, berfungsi untuk sebagai tempat penyimpanan
sementara data, alamat, kode instruksi dan bit status berbagai
operasi mikroprosesor.
2) ALU (Algorithm and Logic Unit), berfungsi untuk mengerjakan
perintah – perintah logika dan operasi aritmetika.
3) Timing and Control Unit, berfungsi untuk mengambil dan
mendekodekan instruksi dari memori program dan
membangkitkan sinyal kendali yang diperlukan oleh bagian lain
dari mikroprosesor untuk melaksanakan instruksi tersebut
Microprocessor Basic Block
Mikrokontroler
Mikrokontroler atau Microcontroller adalah
sebuah sistem komputer fungsional dalam
sebuah chip. Di dalamnya terkandung sebuah
inti prosesor, memori (sejumlah kecil RAM,
memori program, atau keduanya), dan
perlengkapan input output. Dengan
penggunaan mikrokontroler ini maka :
● · Sistem elektronik akan menjadi lebih ringkas
● · Rancang bangun sistem elektronik akan lebih
cepat karena sebagian besar dari sistem adalah
perangkat lunak yang mudah dimodifikasi
● · Pencarian gangguan lebih mudah ditelusuri
karena sistemnya yang kompak
Jenis Mikrokontroler
Secara teknis, hanya ada 2 macam
mikrokontroller. Pembagian ini didasarkan
pada kompleksitas instruksi-instruksi yang
dapat diterapkan pada mikrokontroler tersebut.
Pembagian itu yaitu RISC dan CISC.
● · RISC merupakan kependekan dari Reduced
Instruction Set Computer. Instruksi yang
dimiliki terbatas, tetapi memiliki fasilitas yang
lebih banyak.
● · Sebaliknya, CISC kependekan dari Complex
Instruction Set Computer. Instruksi bisa
dikatakan lebih lengkap tapi dengan fasilitas
secukupnya.
Daftar Pustaka
â—Ź http://slideplayer.com/slide/3944213/
â—Ź http://www.immersa-lab.com/perbedaan-mikrokontroler-dan-mik
roprosesor.htm
â—Ź https://www.google.co.id/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&sou
rce=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwiR78Pwka3QAh
VKOo8KHdK-ClcQjhwIBQ&url=http%3A%2F%2Fkl601.ilearning
.me%2F2015%2F10%2F18%2F10-arsitektur-mikrokontroler%2
F&bvm=bv.138493631,d.c2I&psig=AFQjCNFi5Z9451J4J982V2y
l0iDE1KvT9Q&ust=1479380995251024â—Ź

Perbedaan mc mp

  • 1.
    Perbedaan Mikroprosesor dengan Mikrokontroller MataKuliah Mikroprosesor Disusun oleh : Aditya Mudzakir ( 1410501057 ) Universitas Tidar
  • 2.
    Perbedaan Microprocessor denganMicrocontroller ● CPU stand alone, RAM, ROM, I/O, timer terpisah ● Mahal ● Fleksibel / Versatility ● Untuk umum lebih mudah ● Membutuhkan daya pemrosesan lebih tinggi ● Dapat digunakan berkali kali ● Membutuhkan konsumsi daya lebih tinggi ● Biasanya 32/64 – bit ● Deep Pipeline (5 -20 stages) ● CPU, RAM, ROM, I/O dan timer dalam satu cip. ● Daya, space, dan program yang terbatas ● Daya Pemrosesan lebih kecil ● Terbatas dalam penggunaan ● Membutuhkan konsumsi daya lebih rendah ● Bit-level operations ● Biasanya 8/16 bit ● Single-cycle / two-stage pipeline
  • 3.
    Mikroprosesor Mikroprosesor atau Microprocessorbiasa dikenal dengan CPU (Central Processing Unit), Prosesor juga merupakan salah satu komponen terpenting dalam sistem komputer. Prosesor seringkali disebut sebagai otak komputer, meski sebutan ini tidak tepat sepenuhnya. Prosesor hanya bertindak sebagai mesin pemroses tetapi tidak berfungsi sebagai pengingat. Fungsi pengingat ditangani oleh komponen lain yang dinamakan memori. dan bagaimana dengan sejarahnya, semuanya pasti ada sejarahnya mengapa mikroprosesor muncul dan ada serta digunakan dalam komputer.
  • 4.
    Komponen Mikroprosesor Komponen inimerupakan sebuah cip. Cip (chip atau IC/Integrated circuit) adalah sekeping silikon berukuran beberapa milimeter persegi yang mengandung puluhan ribu transistor dan komponen elektronik lain. Mikroprosesor terdiri dari beberapa bagian : 1) Register, berfungsi untuk sebagai tempat penyimpanan sementara data, alamat, kode instruksi dan bit status berbagai operasi mikroprosesor. 2) ALU (Algorithm and Logic Unit), berfungsi untuk mengerjakan perintah – perintah logika dan operasi aritmetika. 3) Timing and Control Unit, berfungsi untuk mengambil dan mendekodekan instruksi dari memori program dan membangkitkan sinyal kendali yang diperlukan oleh bagian lain dari mikroprosesor untuk melaksanakan instruksi tersebut
  • 5.
  • 6.
    Mikrokontroler Mikrokontroler atau Microcontrolleradalah sebuah sistem komputer fungsional dalam sebuah chip. Di dalamnya terkandung sebuah inti prosesor, memori (sejumlah kecil RAM, memori program, atau keduanya), dan perlengkapan input output. Dengan penggunaan mikrokontroler ini maka : ● · Sistem elektronik akan menjadi lebih ringkas ● · Rancang bangun sistem elektronik akan lebih cepat karena sebagian besar dari sistem adalah perangkat lunak yang mudah dimodifikasi ● · Pencarian gangguan lebih mudah ditelusuri karena sistemnya yang kompak
  • 7.
    Jenis Mikrokontroler Secara teknis,hanya ada 2 macam mikrokontroller. Pembagian ini didasarkan pada kompleksitas instruksi-instruksi yang dapat diterapkan pada mikrokontroler tersebut. Pembagian itu yaitu RISC dan CISC. ● · RISC merupakan kependekan dari Reduced Instruction Set Computer. Instruksi yang dimiliki terbatas, tetapi memiliki fasilitas yang lebih banyak. ● · Sebaliknya, CISC kependekan dari Complex Instruction Set Computer. Instruksi bisa dikatakan lebih lengkap tapi dengan fasilitas secukupnya.
  • 8.
    Daftar Pustaka â—Ź http://slideplayer.com/slide/3944213/ â—Źhttp://www.immersa-lab.com/perbedaan-mikrokontroler-dan-mik roprosesor.htm â—Ź https://www.google.co.id/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&sou rce=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwiR78Pwka3QAh VKOo8KHdK-ClcQjhwIBQ&url=http%3A%2F%2Fkl601.ilearning .me%2F2015%2F10%2F18%2F10-arsitektur-mikrokontroler%2 F&bvm=bv.138493631,d.c2I&psig=AFQjCNFi5Z9451J4J982V2y l0iDE1KvT9Q&ust=1479380995251024â—Ź