PENGOLAHAN
SAMPAH PADAT
Assalamualaikum....
Selamat Pagi 
Latar belakang
• Dalam beberapa laporan terungkap, jumlah sampah padat di kota-kota dunia
akan terus naik sebesar 70% tahun ini hingga tahun 2025, dari 1,3 miliar ton
per tahun menjadi 2,2 miliar ton per tahun. Mayoritas kenaikan terjadi di
kota-kota di negara berkembang.
• Di Indonesia, data Bank Dunia menyebutkan, produksi sampah padat secara
nasional mencapai 151.921 ton per hari.

• Sampah selalu menjadi masalah bagi pemerintah, bahkan diperkirakan
sampah setiap harinya di Indonesia ini mencapai 200 ribu ton. Sayangnya
tingginya volume sampah itu belum tertangani secara baik oleh pemerintah
karena berbagai keterbatasan.
Rumusan masalah
•

Dalam beberapa laporan terungkap, jumlah sampah padat di kota-kota dunia akan
terus naik sebesar 70% tahun ini hingga tahun 2025, dari 1,3 miliar ton per tahun
menjadi 2,2 miliar ton per tahun. Mayoritas kenaikan terjadi di kota-kota di negara
berkembang.

•

Di Indonesia, data Bank Dunia menyebutkan, produksi sampah padat secara
nasional mencapai 151.921 ton per hari.

•

Dewasa ini, sampah sudah menjadi masalah secara umum yang terjadi di kota-kota
di Indonesia. Dengan tidak disiplinnya pelaksanaan pengelolaan sampah dapat
menimbulkan beberapa masalah Dalam konteks inilah, perlu dicari solusi
penanganan sampah yang tepat, yang mampu mengeliminir menumpuknya timbulan
sampah.

•

lalu bagaimanakah pengelolaan sampah yang baik dan tepat sehingga sampah
dapat diminimalisir dan memberikan dampak yang baik bagi lingkungan.?
tujuan
Tujuan Umum

• Mampu menjelaskan cara pengelolaan sampah yang baik dan tepat
serta memberikan solusi bagi penanganan masalah sampah.
Tujuan Khusus

• Menjelaskan defenisi sampah, sumber dan pembagiannya
• Menjelaskan dampak sampah bagi lingkungan
• Menjelaskan pengelolaan sampah (pengumpulan, pengangkutan, dan
pemusnahan)
Points
• Defenisi, Prinsip Sampah

• Sumber- Sumber Sampah
• Jenis-Jenis Sampah
• Pengolahan Sampah Padat
• Pengaruh Pengolahan Sampah
Defenisi
• Menurut defenisi (WHO), sampah adalah sesuatu yang tidak
digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi, atau sesuatu yang dibuang
yang berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadi dengan
sendirinya (Chandra, 2012).
• Sampah padat adalah benda atau barang yang tidak digunakan, tidak
dipakai, tidak disenangi atau sesuatu yang dibuang yang berasal dari
kegiatan manusia dan tidak terjadi dengan sendirinya. Sampah padat
merupakan salah satu bentuk limbah yang terdapat di lingkungan
(Hasyim, 2010).
Prinsip Sampah
• Adanya sesuatu benda atau benda padat

• Adanya hubungan langsung/tidak langsung dengan kegiatan manusia
• Benda atau bahan tersebut tidak dipakai lagi
(Notoatmodjo, 2011)
Sumber-Sumber Sampah
Menurut Hasyim (2010), Adapun beberapa sumber sampah yakni antara lain:
• Sampah yang berasal dari daerah pemukiman (domestic wastes)
• Sampah yang berasal dari perdagangan (commercial wastes)

• Sampah yang berasal dari jalan raya (street sweeping)
• Sampah yang berasal dari indrustri (indrustrial wastes)
• Sampah yang berasal dari daerah pertanian dan perkebunan (agricultural
wastes)
• Sampah yang berasal dari daerah pertambangan

• Sampah yang berasal dari gedung-gedung atau perkantoran (institutional
wastes)
• Sampah yang berasal dari daerah penghancuran gedung-gedung dan
pembangunan/pemugaran

• Sampah yang berasal dari tempat-tempat umum, pendidikan
• Sampah yang berasal dari daerah kehutanan
• Sampah yang berasal dari pusat-pusat pengolahan air buangan

• Sampah yang berasal dari daerah peternakan dan perikanan
Jenis-Jenis Sampah
Sampah padat dibagi menjadi beberapa kategori
Berdasarkan zat kimia yang terkandung didalamnya.
•

Organik, misal sisa makanan, daun, sayur dan buah

•

Anorganik, misal logam, pecah belah, abu dan lain-lain

Berdasarkan dapat atau tidaknya dibakar
•

Mudah terbakar, misal kertas plastik, daun kering, kayu

•

Tidak mudah terbakar, misal kaleng, besi, gelas, dan lain-lain

Berdasarkan dapat atau tidaknya membusuk
•

Mudahnya membusuk, misal sisa makanan, potongan daging dan sebagainya

•

Sulit membusuk, misal plastik, karet, kaleng, dan sebagainya
Berdasarkan ciri atau karakteristik sampah
•

Garbage,

•

Rubbish

•

Ashes,

•

Street sweeping,

•

Dead animal,

•

Household refuse,

•

Abandoned vehicle,

•

Demolision waste,

•

Contruction waste,

•

Sampah indrustri,

•

Santage solid,

•

Sampah khusus,

(Chandra, 2012)
Pengolahan Sampah Padat :
Pengelolaan sampah adalah pengumpulan, pengangkutan, sampai dengan pemusnahan atau
pengolahan sampah sedemikian rupa sehingga sampah tidak menganggu kesehatan masyarakat dan
lingkungan hidup.
1. Tahap pengumpulan dan penyimpanan di tempat sumber
2. Tahap pengangkutan,
3. Tahap pemusnahan
•

Sanitary landfill, Incenerator

•

Composting

•

Hot feeding

•

Discharge to sewers

•

Dumping

•

Dumping in water

•

Individual inceneration

•

Recycling

•

Reduction

•

Salvaging
Pengaruh Pengelolaan Sampah
Pengaruh yang baik:

Pengaruh negatif

•

Sampah dapat dimanfaatkan untuk menimbun lahan semacam rawa-rawa dan
dataran rendah

•

Pengaruh terhadap kesehatan

•

•

Pengaruh terhadap lingkungan

Sampah dapat dimanfaatkan untuk pupuk

•

•

Terhadap sosial, ekonomi dan budaya masyarakat

Sampah dapat diberikan untuk makanan ternak setelah manjalani proses
pengelolaan yang telah ditentukan lebih dahulu untuk mencegah pengaruh
buruk sampah tersebut terhadap ternak

•

Pengelolaan sampah menyebabkan berkurangnya tempat untuk berkembang
biaknya serangga atau binatang pengerat

•

Menurunkan insidensi kasus penyakit menular yang erat hubungannya dengan
sampah

•

Keadaan estetika lingkungan yang bersih menimbulkan kegairahan hidup
masyarakat

•

Keadaan lingkungan yang baik mencerminkan kemajuan budaya masyarakat.

•

Keadaan lingkungan yang baik akan menghemat pengeluaran dana kesehatan
suatu negara.
kesimpulan
• Sampah adalah suatu masalah yang masih belum bisa teratasi terutama di
Indonesia, sampah memiliki berbagai dampak yang sangat berpengaruh
dalam berbagai aspek khususnya lingkungan dan makhluk hidup di
sekitarnya. Namun jika sampah dapat dimanfaatkan dengan baik maka akan
mengurangi efek sampah bagi lingkungan dan makhluk hidup. Dalam
beberapa referensi didapat bahwa sampah dibedakan menjadi beberapa
jenis yang masing-masing memiliki karakteristik dan klasifikasi yang
berbeda. Dan tentunya sampah dibutuhkan pengelolaan sampah yang baik
dan tepat agar dapat meminimalisir masalah sampah. Adapun beberapa
tahap dalam pengelolaan sampah dimulai dari
pengumpulan, pengangkutan, dan pemusnahan.
saran
Adapun saran/solusi yang dapat diberikan :

• Untuk mengurangi/ meminimalisir produksi sampah maka dapat dilakukan
3R (reuse, reduce, dan ricycle)
• Kelolalah sampah dengan tepat dan baik sehingga dapat mengurangi
dampak dari sampah itu sendiri baik dari proses pemilahan
(pengumpulan), pengangkutan, pemanfaatan, dan pemusnahan
• Sampah dapat kita di atasi apabila kita sebagai individu dapat memiliki
kesadaran dan motivasi untuk lebih memperhatikan/peduli pada
lingkungan, mulailah dari diri sendiri.
Referensi :
Hariza, Adnani. 2011. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Masyarakat. Yogyakarta: Nuha Medika
Purwendro dan Nurhidayat. 2007. Mengolah Sampah Untuk Pupuk Organik. Jakarta: PT Penebar
Swadaya
Dewi, Trias. 2008. Penanganan dan Pengolahan Sampah. Jakarta: PT Penebar Swadaya
Suryati. 2009. Bijak dan Cerdas Mengolah Sampah. Jakarta: PT Agromedia Pustaka
Notoatmodjo, Soekidjo. 2011. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta
Chandra, Budiman. 2012. Pengantar kesling. Jakarta: EGC
Thank You....
Wassalamualaikum....

Pengolahan Sampah

  • 1.
  • 2.
    Latar belakang • Dalambeberapa laporan terungkap, jumlah sampah padat di kota-kota dunia akan terus naik sebesar 70% tahun ini hingga tahun 2025, dari 1,3 miliar ton per tahun menjadi 2,2 miliar ton per tahun. Mayoritas kenaikan terjadi di kota-kota di negara berkembang. • Di Indonesia, data Bank Dunia menyebutkan, produksi sampah padat secara nasional mencapai 151.921 ton per hari. • Sampah selalu menjadi masalah bagi pemerintah, bahkan diperkirakan sampah setiap harinya di Indonesia ini mencapai 200 ribu ton. Sayangnya tingginya volume sampah itu belum tertangani secara baik oleh pemerintah karena berbagai keterbatasan.
  • 3.
    Rumusan masalah • Dalam beberapalaporan terungkap, jumlah sampah padat di kota-kota dunia akan terus naik sebesar 70% tahun ini hingga tahun 2025, dari 1,3 miliar ton per tahun menjadi 2,2 miliar ton per tahun. Mayoritas kenaikan terjadi di kota-kota di negara berkembang. • Di Indonesia, data Bank Dunia menyebutkan, produksi sampah padat secara nasional mencapai 151.921 ton per hari. • Dewasa ini, sampah sudah menjadi masalah secara umum yang terjadi di kota-kota di Indonesia. Dengan tidak disiplinnya pelaksanaan pengelolaan sampah dapat menimbulkan beberapa masalah Dalam konteks inilah, perlu dicari solusi penanganan sampah yang tepat, yang mampu mengeliminir menumpuknya timbulan sampah. • lalu bagaimanakah pengelolaan sampah yang baik dan tepat sehingga sampah dapat diminimalisir dan memberikan dampak yang baik bagi lingkungan.?
  • 4.
    tujuan Tujuan Umum • Mampumenjelaskan cara pengelolaan sampah yang baik dan tepat serta memberikan solusi bagi penanganan masalah sampah. Tujuan Khusus • Menjelaskan defenisi sampah, sumber dan pembagiannya • Menjelaskan dampak sampah bagi lingkungan • Menjelaskan pengelolaan sampah (pengumpulan, pengangkutan, dan pemusnahan)
  • 5.
    Points • Defenisi, PrinsipSampah • Sumber- Sumber Sampah • Jenis-Jenis Sampah • Pengolahan Sampah Padat • Pengaruh Pengolahan Sampah
  • 7.
    Defenisi • Menurut defenisi(WHO), sampah adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi, atau sesuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadi dengan sendirinya (Chandra, 2012). • Sampah padat adalah benda atau barang yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi atau sesuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadi dengan sendirinya. Sampah padat merupakan salah satu bentuk limbah yang terdapat di lingkungan (Hasyim, 2010).
  • 8.
    Prinsip Sampah • Adanyasesuatu benda atau benda padat • Adanya hubungan langsung/tidak langsung dengan kegiatan manusia • Benda atau bahan tersebut tidak dipakai lagi (Notoatmodjo, 2011)
  • 9.
    Sumber-Sumber Sampah Menurut Hasyim(2010), Adapun beberapa sumber sampah yakni antara lain: • Sampah yang berasal dari daerah pemukiman (domestic wastes) • Sampah yang berasal dari perdagangan (commercial wastes) • Sampah yang berasal dari jalan raya (street sweeping) • Sampah yang berasal dari indrustri (indrustrial wastes) • Sampah yang berasal dari daerah pertanian dan perkebunan (agricultural wastes)
  • 10.
    • Sampah yangberasal dari daerah pertambangan • Sampah yang berasal dari gedung-gedung atau perkantoran (institutional wastes) • Sampah yang berasal dari daerah penghancuran gedung-gedung dan pembangunan/pemugaran • Sampah yang berasal dari tempat-tempat umum, pendidikan • Sampah yang berasal dari daerah kehutanan • Sampah yang berasal dari pusat-pusat pengolahan air buangan • Sampah yang berasal dari daerah peternakan dan perikanan
  • 11.
    Jenis-Jenis Sampah Sampah padatdibagi menjadi beberapa kategori Berdasarkan zat kimia yang terkandung didalamnya. • Organik, misal sisa makanan, daun, sayur dan buah • Anorganik, misal logam, pecah belah, abu dan lain-lain Berdasarkan dapat atau tidaknya dibakar • Mudah terbakar, misal kertas plastik, daun kering, kayu • Tidak mudah terbakar, misal kaleng, besi, gelas, dan lain-lain Berdasarkan dapat atau tidaknya membusuk • Mudahnya membusuk, misal sisa makanan, potongan daging dan sebagainya • Sulit membusuk, misal plastik, karet, kaleng, dan sebagainya
  • 12.
    Berdasarkan ciri ataukarakteristik sampah • Garbage, • Rubbish • Ashes, • Street sweeping, • Dead animal, • Household refuse, • Abandoned vehicle, • Demolision waste, • Contruction waste, • Sampah indrustri, • Santage solid, • Sampah khusus, (Chandra, 2012)
  • 13.
    Pengolahan Sampah Padat: Pengelolaan sampah adalah pengumpulan, pengangkutan, sampai dengan pemusnahan atau pengolahan sampah sedemikian rupa sehingga sampah tidak menganggu kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup. 1. Tahap pengumpulan dan penyimpanan di tempat sumber 2. Tahap pengangkutan, 3. Tahap pemusnahan • Sanitary landfill, Incenerator • Composting • Hot feeding • Discharge to sewers • Dumping • Dumping in water • Individual inceneration • Recycling • Reduction • Salvaging
  • 15.
    Pengaruh Pengelolaan Sampah Pengaruhyang baik: Pengaruh negatif • Sampah dapat dimanfaatkan untuk menimbun lahan semacam rawa-rawa dan dataran rendah • Pengaruh terhadap kesehatan • • Pengaruh terhadap lingkungan Sampah dapat dimanfaatkan untuk pupuk • • Terhadap sosial, ekonomi dan budaya masyarakat Sampah dapat diberikan untuk makanan ternak setelah manjalani proses pengelolaan yang telah ditentukan lebih dahulu untuk mencegah pengaruh buruk sampah tersebut terhadap ternak • Pengelolaan sampah menyebabkan berkurangnya tempat untuk berkembang biaknya serangga atau binatang pengerat • Menurunkan insidensi kasus penyakit menular yang erat hubungannya dengan sampah • Keadaan estetika lingkungan yang bersih menimbulkan kegairahan hidup masyarakat • Keadaan lingkungan yang baik mencerminkan kemajuan budaya masyarakat. • Keadaan lingkungan yang baik akan menghemat pengeluaran dana kesehatan suatu negara.
  • 16.
    kesimpulan • Sampah adalahsuatu masalah yang masih belum bisa teratasi terutama di Indonesia, sampah memiliki berbagai dampak yang sangat berpengaruh dalam berbagai aspek khususnya lingkungan dan makhluk hidup di sekitarnya. Namun jika sampah dapat dimanfaatkan dengan baik maka akan mengurangi efek sampah bagi lingkungan dan makhluk hidup. Dalam beberapa referensi didapat bahwa sampah dibedakan menjadi beberapa jenis yang masing-masing memiliki karakteristik dan klasifikasi yang berbeda. Dan tentunya sampah dibutuhkan pengelolaan sampah yang baik dan tepat agar dapat meminimalisir masalah sampah. Adapun beberapa tahap dalam pengelolaan sampah dimulai dari pengumpulan, pengangkutan, dan pemusnahan.
  • 17.
    saran Adapun saran/solusi yangdapat diberikan : • Untuk mengurangi/ meminimalisir produksi sampah maka dapat dilakukan 3R (reuse, reduce, dan ricycle) • Kelolalah sampah dengan tepat dan baik sehingga dapat mengurangi dampak dari sampah itu sendiri baik dari proses pemilahan (pengumpulan), pengangkutan, pemanfaatan, dan pemusnahan • Sampah dapat kita di atasi apabila kita sebagai individu dapat memiliki kesadaran dan motivasi untuk lebih memperhatikan/peduli pada lingkungan, mulailah dari diri sendiri.
  • 18.
    Referensi : Hariza, Adnani.2011. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Masyarakat. Yogyakarta: Nuha Medika Purwendro dan Nurhidayat. 2007. Mengolah Sampah Untuk Pupuk Organik. Jakarta: PT Penebar Swadaya Dewi, Trias. 2008. Penanganan dan Pengolahan Sampah. Jakarta: PT Penebar Swadaya Suryati. 2009. Bijak dan Cerdas Mengolah Sampah. Jakarta: PT Agromedia Pustaka Notoatmodjo, Soekidjo. 2011. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta Chandra, Budiman. 2012. Pengantar kesling. Jakarta: EGC
  • 19.