Konsep Dasar
Analisis Finansial
Pengimplementasian analisisfinansialdalam proses pembiayaan pembangunan.
Pembiayaan Pembangunan
PRESENTED BY
AMIROH
HERA WINDY WAHYONO
AMELIA PUSPASARI
RIZQIA MINTARSIH
DINAR FITRIASARI
3612100004
3612100010
3612100015
3612100019
3612100023
PENDAHULUAN
• Definisi proyek
• Sumber - sumber yang digunakan dalam
pelaksanaan proyek
• Bentuk benefit dari sebuah proyek
PEMBAHASAN
Para pemimpin
masyarakat
setempat
Para tenaga teknis
Para perintis
pembangunan,
seperti bank
pembangunan, dan
Usulan program –
program yang telah
ada
Identifikasi I
Formulasi
(Persiapan) II
Analisis
(Appraisal)
Implementasi
(Supervisi) IV
Operasi V
Evaluasi IV
Analisis
Implementasi
Operasi
Formulasi
Evaluasi
Identifikasi
sektor yang
diprioritask
an,
menguntun
gkan, ada
tidaknya
bantuan
dari
pemerintah
Ringkasan
proyek,
studi
teknis,
studi
pemasaran,
studi
manajemen
/organisasi,
studi
finansial,
studi sosial
ekonomi
Meimlih
yang terbak
dari
berbagai
alternatif
yang ada,
dengan
suatu
ukuran
tertentu
Operasi ex-
post
Operasi
appraisal
ex ante
Siklus
proyek
SUMBER
GAGASAN PROYEK
Unsur– unsur kritis dalam
formulasi proyek
Aspek teknis
• Aksesibilita
s
• Sarana dan
prasarana
• Ketersedia
an bahan
mentah
maupun
setengah
jadi
• Tenaga
kerja
Aspek
institusional
• Masalah
organisasi
pemerintah
dan
masyaraka
t
Aspek sosial
• Penyediaan
kesempata
n kerja dan
akibat
pemerataa
n
pendapata
n
Eksternalitas
• Akibat -
akibat
sampingan
proyek
Patokan Lokasi Sumber Daya
Untuk memaksimumkan kesejahteraan nasional
Time value of money dan socialopportunity cost faktor
produksi
gagasan social opportunity cost adalah benefit yang dikorbankan karena
sumber yang ada utama produksi
Bunga dan Rate of return atas Investasi
Bt = Rate of return (%) x Modalnya (i)
Pola-pola Pengembalian/pemberikan Benefit Investasi
jumlah penerimaan tiap tahun dialokasikan terlebih dahulu sebagai
redemen atas nilai investasi (termasuk redemen yang ditanamkan kembali)
Nilai sekarang dan Nilai masa depan (Present dan Future
Value) atas benefit
PVB = Bt : (1+i)t
Social Opportunity Cost of Capital dan
Discounting Dalam AnalisisBenefit Cost
Tujuananalisisproyek
Mengetahui tingkat keuntungan yang dapat
dicapai
Menghindari pemborosan dana
Mengadakan penilaian terhadap peluang
investasi yang ada
Sejalan dengan menentukan prioritas investasi.
Analisis privat dan analisis ekonomi
atau sosial
Harga
Pajak
Subsidi
Biaya investasi dan pelunasan pinjaman
Bunga
Perhitungan Rugi -
Laba
Neraca
Arus Benefit dan
Biaya
Penyusunan Perkiraan
Finansial
Net present value
dari pada arus
benefit dan biaya
(NPv), Internal Rate
of Return (IRR), Net
benefit – Cost
Ratio(Net B/C)
Gross benefit – Cost
Ratio (Gross B/C),
Profitability Ratio
(PR)
PenggunaanKriteria Investasi dalam
Pemilihan Alternatif Investasi
Keuntungan dan Kelemahan KriteriaNPV
dalam Pengurutan Peluang-peluang
Investasi
Perbandingan Net B/C dengan
NPV sebagai Kriteria Investasi
NPV (Net Present
Value)
• nilai sekarang (present value)
dari selisih antara benefit
(manfaat) dengan cost (biaya)
pada discount rate terentu
NET B/C
• Perbandingan antara jumlah
NPV positif dengan jumlah
NPV negatif.
Perbandingan IRR dengan NPV dan Net
B/C
KriteriaInvestasi
Untuk mengetahui
apakah benefit netto
suatu proyek lebih besar
atau lebih kecil daripada
benefit netto suatu
peluang investasi
marjinal
menentukan urutan
berbagai proyek dalam
serangkaian peluang
investasi yang lebih baik
daripada proyek
marjinal, sehingga
proyek yang akan
menghasilkan benefit
yang lebih besar terletak
pada urutan paling atas
dalam susunan proyek
Kriteriainvestasi
a. Net Present Value (NPV) dari arus benefit
NPV = 𝑖=0
𝑛 𝐵𝑡
(1+i) 𝑡 − 𝑖=0
𝑛 𝐶𝑡
1+i 𝑡 =
𝑖=0
𝑛 𝐵𝑡− 𝐶𝑡
1+i 𝑡
b. Internal Rate Of Return (IRR)
IRR =i1 +
𝑁𝑃𝑉1
𝑁𝑃𝑉1−𝑁𝑃𝑉2
. (i2 – i1)
c. Net Benefit-Cost Ratio (Net B/C)
Net B/C = 𝑖=0
𝑛 𝐵𝑡−𝐶𝑡
(1+i) 𝑡 (UntukBt– Ct > 0)
𝑖=0
𝑛 𝐶𝑡−𝐵𝑡
(1+i) 𝑡 (UntukBt– Ct < 0)
d. Gross Benefit-Cost Ratio (Gross B/C)
𝑖=0
𝑛
𝐵𝑡
(1 + i) 𝑡
Gross B/C =
𝑖=0
𝑛
𝐶𝑡
(1 + i) 𝑡
e.
e. Profitability Ratio (PV’/K)
PV’/K = 𝑖=0
𝑛 𝐵𝑡−𝐸𝑃𝑡
1+i 𝑡
𝑖=0
𝑛
𝐾𝑡
(1 + i) 𝑡
KESIMPULAN
WASSALAMUALAIKUM
WR.WB.

Pempem Analisis Finansial

  • 1.
    Konsep Dasar Analisis Finansial Pengimplementasiananalisisfinansialdalam proses pembiayaan pembangunan. Pembiayaan Pembangunan
  • 2.
    PRESENTED BY AMIROH HERA WINDYWAHYONO AMELIA PUSPASARI RIZQIA MINTARSIH DINAR FITRIASARI 3612100004 3612100010 3612100015 3612100019 3612100023
  • 3.
    PENDAHULUAN • Definisi proyek •Sumber - sumber yang digunakan dalam pelaksanaan proyek • Bentuk benefit dari sebuah proyek
  • 4.
  • 5.
    Para pemimpin masyarakat setempat Para tenagateknis Para perintis pembangunan, seperti bank pembangunan, dan Usulan program – program yang telah ada Identifikasi I Formulasi (Persiapan) II Analisis (Appraisal) Implementasi (Supervisi) IV Operasi V Evaluasi IV Analisis Implementasi Operasi Formulasi Evaluasi Identifikasi sektor yang diprioritask an, menguntun gkan, ada tidaknya bantuan dari pemerintah Ringkasan proyek, studi teknis, studi pemasaran, studi manajemen /organisasi, studi finansial, studi sosial ekonomi Meimlih yang terbak dari berbagai alternatif yang ada, dengan suatu ukuran tertentu Operasi ex- post Operasi appraisal ex ante Siklus proyek SUMBER GAGASAN PROYEK
  • 6.
    Unsur– unsur kritisdalam formulasi proyek Aspek teknis • Aksesibilita s • Sarana dan prasarana • Ketersedia an bahan mentah maupun setengah jadi • Tenaga kerja Aspek institusional • Masalah organisasi pemerintah dan masyaraka t Aspek sosial • Penyediaan kesempata n kerja dan akibat pemerataa n pendapata n Eksternalitas • Akibat - akibat sampingan proyek
  • 7.
    Patokan Lokasi SumberDaya Untuk memaksimumkan kesejahteraan nasional Time value of money dan socialopportunity cost faktor produksi gagasan social opportunity cost adalah benefit yang dikorbankan karena sumber yang ada utama produksi Bunga dan Rate of return atas Investasi Bt = Rate of return (%) x Modalnya (i) Pola-pola Pengembalian/pemberikan Benefit Investasi jumlah penerimaan tiap tahun dialokasikan terlebih dahulu sebagai redemen atas nilai investasi (termasuk redemen yang ditanamkan kembali) Nilai sekarang dan Nilai masa depan (Present dan Future Value) atas benefit PVB = Bt : (1+i)t Social Opportunity Cost of Capital dan Discounting Dalam AnalisisBenefit Cost
  • 8.
    Tujuananalisisproyek Mengetahui tingkat keuntunganyang dapat dicapai Menghindari pemborosan dana Mengadakan penilaian terhadap peluang investasi yang ada Sejalan dengan menentukan prioritas investasi.
  • 9.
    Analisis privat dananalisis ekonomi atau sosial Harga Pajak Subsidi Biaya investasi dan pelunasan pinjaman Bunga
  • 10.
    Perhitungan Rugi - Laba Neraca ArusBenefit dan Biaya Penyusunan Perkiraan Finansial
  • 12.
    Net present value daripada arus benefit dan biaya (NPv), Internal Rate of Return (IRR), Net benefit – Cost Ratio(Net B/C) Gross benefit – Cost Ratio (Gross B/C), Profitability Ratio (PR) PenggunaanKriteria Investasi dalam Pemilihan Alternatif Investasi Keuntungan dan Kelemahan KriteriaNPV dalam Pengurutan Peluang-peluang Investasi Perbandingan Net B/C dengan NPV sebagai Kriteria Investasi NPV (Net Present Value) • nilai sekarang (present value) dari selisih antara benefit (manfaat) dengan cost (biaya) pada discount rate terentu NET B/C • Perbandingan antara jumlah NPV positif dengan jumlah NPV negatif. Perbandingan IRR dengan NPV dan Net B/C
  • 13.
    KriteriaInvestasi Untuk mengetahui apakah benefitnetto suatu proyek lebih besar atau lebih kecil daripada benefit netto suatu peluang investasi marjinal menentukan urutan berbagai proyek dalam serangkaian peluang investasi yang lebih baik daripada proyek marjinal, sehingga proyek yang akan menghasilkan benefit yang lebih besar terletak pada urutan paling atas dalam susunan proyek
  • 14.
    Kriteriainvestasi a. Net PresentValue (NPV) dari arus benefit NPV = 𝑖=0 𝑛 𝐵𝑡 (1+i) 𝑡 − 𝑖=0 𝑛 𝐶𝑡 1+i 𝑡 = 𝑖=0 𝑛 𝐵𝑡− 𝐶𝑡 1+i 𝑡 b. Internal Rate Of Return (IRR) IRR =i1 + 𝑁𝑃𝑉1 𝑁𝑃𝑉1−𝑁𝑃𝑉2 . (i2 – i1)
  • 15.
    c. Net Benefit-CostRatio (Net B/C) Net B/C = 𝑖=0 𝑛 𝐵𝑡−𝐶𝑡 (1+i) 𝑡 (UntukBt– Ct > 0) 𝑖=0 𝑛 𝐶𝑡−𝐵𝑡 (1+i) 𝑡 (UntukBt– Ct < 0) d. Gross Benefit-Cost Ratio (Gross B/C) 𝑖=0 𝑛 𝐵𝑡 (1 + i) 𝑡 Gross B/C = 𝑖=0 𝑛 𝐶𝑡 (1 + i) 𝑡 e.
  • 16.
    e. Profitability Ratio(PV’/K) PV’/K = 𝑖=0 𝑛 𝐵𝑡−𝐸𝑃𝑡 1+i 𝑡 𝑖=0 𝑛 𝐾𝑡 (1 + i) 𝑡
  • 17.
  • 19.