Walid Adam Nugroho 21050114060017
Baren Gita Cempaka 21050114060019
Suryo Nugroho 21050114060021
KELOMPOK 6
o Metode pemasangan pipa bawah laut
o Metode pemasangan pipa distribusi air bersih
o Metode pemasangan pipa gas
METODE PEMASANGAN PIPA BAWAH LAUT
1. S-lay
Perbedaan teknologi dan peralatan telah diadopsi untuk
pemasangan pipa di lepas pantai. Salah satu metode untuk pemasangan pipa
yaitu metode S-lay, disebut S-lay karena kurva pipa yang keluar dari kapal
pemasang sampai seabed berbentuk seperti huruf S.
2. J-Lay
Dalam metode ini, kapal menggunakan sebuah menara sentral,
biasanya dikonversi dari kapal pengeboran, untuk melakukan pengelasan
pada posisi vertikal dan peluncuran pipa dari menara. Pipa dilepaskan dengan
cara yang membentuk kelengkungan sagbending, menghindari overbending,
seperti yang ditunjukkan gambar dibawah.
3. Reel Lay
Dalam metode ini umumnya pipa yang dinstall adalah pipa berukuran
diameter kecil atau pipa yang fleksibel. Pada instalasi ini dibutuhkan vessel yang
memiliki drum dengan ukuran besar karena pipa tersebut digulung dalam drum ini.
Jika pipa ini dinstall secara horizontal maka akan berbentuk S-Lay namun jika
dinstall secara vertikal maka akan berbentuk J-Lay.
4. Tow or pull
Metode ini digunakan dengan cara menarik pipa yang sudah disiapkan di
darat dan kemudian ditarik ke tempat instalasi dengan cara ditarik oleh tug boat.
Ada 4 jenis tow berdasarkan posisi pipa terhadap dasar laut: bottom tow,
off-bottom tow, controlled depth tow and surface tow.
METODE PEMASANGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH
Selama ini kontraktor masih menggunakan metode Boring
Manual dalam pekerjaan pemasangan pipa distribusi air bersih.
Metode Boring Manual adalah metode pemasangan pipa
dengan menggunakan jasa tukang gali secara manual. Metode ini
masih memerlukan lubang galian yang berjarak antara lubang
pertama ke lubang kedua dan lubang selanjutnya masing-masing
kurang lebih 20 sampai dengan 25 meter. Lubang ini digunakan
tukang gali tersebut untuk membuat lubang horizontal yang akan
dipasang pipa.
METODE PEMASANGAN PIPA GAS
Sebagian besar peralatan memasak saat ini
menggunakan gas sebagai bahan bakar, selain bersih dan praktis
gas juga mudah di dapatkan. Terdapat dua jenis gas untuk
memasak yaitu LPG atau lazim di sebut elpiji dan LNG (gas kota.
Gas kota di sediakan oleh perum gas negara berupa
instalasi pipa dan gas meter untuk mencatat penggunaan gas,
sehingga pelanggan tidak memerlukan tabung, namun area yang
terdapat saluran gas negara masih sangat sedikit sehingga
masyarakat lebih banyak memakai elpiji.
Ukuran diameter pipa harus di sesuaikan dengan volume gas
yang akan di gunakan.
Low pressure : Tekanan yang biasa di pakai pada kompor rumah
tangga atau kompor restoran yang tidak memerlukan api besar atau
panas tinggi.
Medium pressure : Tekanan sedang untuk kompor kecil namun
memerlukan kecepatan dan panas lebih tinggi.
High pressure : Tekanan tinggi untuk kompor yang memerlukan api
besar dan panas yang tinggi.
Setelah instalasi selesai harus di adakan tes tekanan dengan gas
nitrogen sebesar 10 kg/ cm selama 2 sampai 3 hari untuk menjamin
tidak ada kebocoran dalam instalasi, untuk pemakaian gas yang besar
atau jumlah kompor yang banyak harus memperhatikan kapasitas
regulator awal yaitu hi-med pressure regulator agar tidak terjadi api
kompor mengecil saat semua kompor di hidupkan.

Pemasangan Pipa

  • 2.
    Walid Adam Nugroho21050114060017 Baren Gita Cempaka 21050114060019 Suryo Nugroho 21050114060021 KELOMPOK 6
  • 3.
    o Metode pemasanganpipa bawah laut o Metode pemasangan pipa distribusi air bersih o Metode pemasangan pipa gas
  • 4.
    METODE PEMASANGAN PIPABAWAH LAUT 1. S-lay Perbedaan teknologi dan peralatan telah diadopsi untuk pemasangan pipa di lepas pantai. Salah satu metode untuk pemasangan pipa yaitu metode S-lay, disebut S-lay karena kurva pipa yang keluar dari kapal pemasang sampai seabed berbentuk seperti huruf S.
  • 5.
    2. J-Lay Dalam metodeini, kapal menggunakan sebuah menara sentral, biasanya dikonversi dari kapal pengeboran, untuk melakukan pengelasan pada posisi vertikal dan peluncuran pipa dari menara. Pipa dilepaskan dengan cara yang membentuk kelengkungan sagbending, menghindari overbending, seperti yang ditunjukkan gambar dibawah.
  • 6.
    3. Reel Lay Dalammetode ini umumnya pipa yang dinstall adalah pipa berukuran diameter kecil atau pipa yang fleksibel. Pada instalasi ini dibutuhkan vessel yang memiliki drum dengan ukuran besar karena pipa tersebut digulung dalam drum ini. Jika pipa ini dinstall secara horizontal maka akan berbentuk S-Lay namun jika dinstall secara vertikal maka akan berbentuk J-Lay.
  • 7.
    4. Tow orpull Metode ini digunakan dengan cara menarik pipa yang sudah disiapkan di darat dan kemudian ditarik ke tempat instalasi dengan cara ditarik oleh tug boat. Ada 4 jenis tow berdasarkan posisi pipa terhadap dasar laut: bottom tow, off-bottom tow, controlled depth tow and surface tow.
  • 8.
    METODE PEMASANGAN PIPADISTRIBUSI AIR BERSIH Selama ini kontraktor masih menggunakan metode Boring Manual dalam pekerjaan pemasangan pipa distribusi air bersih. Metode Boring Manual adalah metode pemasangan pipa dengan menggunakan jasa tukang gali secara manual. Metode ini masih memerlukan lubang galian yang berjarak antara lubang pertama ke lubang kedua dan lubang selanjutnya masing-masing kurang lebih 20 sampai dengan 25 meter. Lubang ini digunakan tukang gali tersebut untuk membuat lubang horizontal yang akan dipasang pipa.
  • 9.
    METODE PEMASANGAN PIPAGAS Sebagian besar peralatan memasak saat ini menggunakan gas sebagai bahan bakar, selain bersih dan praktis gas juga mudah di dapatkan. Terdapat dua jenis gas untuk memasak yaitu LPG atau lazim di sebut elpiji dan LNG (gas kota. Gas kota di sediakan oleh perum gas negara berupa instalasi pipa dan gas meter untuk mencatat penggunaan gas, sehingga pelanggan tidak memerlukan tabung, namun area yang terdapat saluran gas negara masih sangat sedikit sehingga masyarakat lebih banyak memakai elpiji.
  • 11.
    Ukuran diameter pipaharus di sesuaikan dengan volume gas yang akan di gunakan. Low pressure : Tekanan yang biasa di pakai pada kompor rumah tangga atau kompor restoran yang tidak memerlukan api besar atau panas tinggi. Medium pressure : Tekanan sedang untuk kompor kecil namun memerlukan kecepatan dan panas lebih tinggi. High pressure : Tekanan tinggi untuk kompor yang memerlukan api besar dan panas yang tinggi. Setelah instalasi selesai harus di adakan tes tekanan dengan gas nitrogen sebesar 10 kg/ cm selama 2 sampai 3 hari untuk menjamin tidak ada kebocoran dalam instalasi, untuk pemakaian gas yang besar atau jumlah kompor yang banyak harus memperhatikan kapasitas regulator awal yaitu hi-med pressure regulator agar tidak terjadi api kompor mengecil saat semua kompor di hidupkan.