PANDUAN
PENGGUNAAN ORACLE VM VIRTUALBOX
Untuk Simulasi Pembelajaran

Penyusun :
Victor Tengker
http://kekeseen.wordpress.com
email : victortengker@gmail.com

Kompetensi Keahlian :
Teknik Komputer dan Jaringan
Kompetensi Dasar :
Instalasi Sistem Operasi berbasis GUI & TEXT
Instalasi Sistem Operasi Jaringan berbasis GUI & TEXT
Instalasi Software

SMK KRISTEN 2 TOMOHON
www.smkkr2tomohon.sch.id
Tahun 2013
PANDUAN PENGGUNAAN ORACLE VM VIRTUALBOX
Untuk Simulasi Pembelajaran Instalasi Sistem Operasi by. Victor Tengker

Oracle VM VirtualBox (sebelumnya Sun VirtualBox , Sun xVM VirtualBox dan innotek VirtualBox )
adalah paket perangkat lunak virtualisasi untuk komputer x86 dan AMD64/Intel64-based dari Oracle
Corporation sebagai bagian dari produk virtualisasinya. Awalnya VirtualBox ini dikeluarkan oleh innotek
GmbH , lalu kemudian dibeli pada tahun 2008 oleh Sun Microsistems , dan sekarang dikembangkan oleh
Oracle . Perangkat lunak ini diinstal pada sistem operasi host sebagai aplikasi. Aplikasi ini
memungkinkan tambahan sistem operasi tamu pada Host OS, masing-masing dikenal sebagai Guest OS,
yang diinstall dan berjalan pada lingkungan virtualnya sendiri.
Host sistem operasi yang didukung termasuk Linux , Mac OS X , Windows XP , Windows Vista ,
Windows 7 , Windows 8 , Solaris , dan OpenSolaris , ada juga port ke FreeBSD. Sementara itu, sistem
operasi tamu yang didukung oleh perangkat lunak ini termasuk versi dan derivasi dari Windows, . Linux ,
BSD, OS / 2, Solaris dan lain-lain. Sejak rilis 3.2.0 , VirtualBox juga memungkinkan virtualisasi terbatas
Mac OS X tamu pada hardware Apple , meskipun OSX86 juga dapat diinstal dengan menggunakan
VirtualBox .
Dengan versi 4 dari VirtualBox, dirilis pada bulan Desember 2010, paket inti adalah perangkat lunak
bebas yang dirilis di bawah GNU General Public License versi 2 (GPLv2). Ini adalah paket fitur lengkap,
termasuk beberapa komponen proprietary yang tidak tersedia di bawah GPLv2. Komponen ini
memberikan dukungan untuk perangkat USB 2.0, Remote Desktop Protocol (RDP) dan Preboot
Execution Environment (PXE) untuk kartu Intel dan dirilis sebagai terpisah "VirtualBox Oracle VM
VirtualBox paket ekstensi" di bawah Penggunaan Pribadi eksklusif dan Evaluasi Lisensi (PUEL) , yang
memungkinkan penggunaan perangkat lunak untuk penggunaan pribadi, penggunaan pendidikan, atau
evaluasi, gratis. Inilah yang mendasari sehingga perangkat lunak ini cocok untuk digunakan sebagai
bagian dari aplikasi bantu untuk simulasi pembelajaran instalasi sistem operasi.
Untuk menjalankan VirtualBox, anda memerlukan spesifikasi komputer sebagai berikut :
 Perangkat Keras x86, Prosesor Intel atau AMD
 Memori. Tergantung pada sistem operasi tamu yang ingin Anda jalankan, Anda akan memerlukan
setidaknya 512 MB RAM (tapi mungkin lebih, dan lebih banyak lebih baik). Pada dasarnya,
kebutuhan memory tergantung sistem operasi host yang anda gunakan dan sistem operasi tamu
yang nantinya anda jalankan. Jadi perlu dihitung, jumlah memori kebutuhan untuk sistem operasi
host dan jumlah memori kebutuhan dari sistem operasi tamu, sehingga perangkat komputer anda
tidak lambat dan nyaman digunakan. Jadi, jika Anda ingin menjalankan Windows XP pada
Windows XP, Anda mungkin tidak akan menikmati pengalaman banyak dengan kurang dari 1 GB
RAM. Jika Anda ingin mencoba Windows Vista di tamu, ia akan menolak untuk menginstal jika
diberikan kurang dari 512 MB RAM, sehingga Anda akan membutuhkan untuk tamu saja,
ditambah memori yang bisaanya dibutuhkan oleh sistem operasi host.
 Ruang hard disk. Sementara VirtualBox sendiri sangat ramping (instalasi khas hanya akan
membutuhkan sekitar 30 MB ruang hard disk), mesin virtual akan membutuhkan file yang cukup
besar pada disk untuk mewakili penyimpanan hard disk mereka sendiri.
 Sebuah sistem operasi host yang didukung. Saat ini, kami mendukung Windows (XP dan
kemudian), banyak distribusi Linux, Mac OS X, Solaris dan OpenSolaris.
 Sebuah sistem operasi tamu yang didukung. Selain manual (lihat di bawah), up-to-date informasi
yang tersedia di "Status: OS Guest"

panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com

1
1.1.Bagaimana menjalankan VirtualBox ?
Untuk menjalankan VirtualBox, terlebih dahulu anda harus mempunya file installernya yang bisa di
download secara gratis di http://download.virtualbox.org/virtualbox/4.3.0/VirtualBox-4.3.0-89960Win.exe khusus untuk pengguna dengan sistem operasi host Windows. Sementara itu untuk versi
lainnya silakan di lihat pada website resmi virtualbox.
Setelah diinstall (pada Windows 7), virtualbox bisa diakses dengan cara klik Start Button > All
programs > Oracle VM VirtualBox > Oracle VM VirtualBox

Shortcut
VirtualBox
pada All
Program

Shortcut
VirtualBox
pada Desktop

Cara lainnya adalah dengan langsung mengakses shortcut Oracle VM VirtualBox pada Desktop
sistem operasi host anda.
1.2.Mengenal Antar Muka VirtualBox
Kita memulai VirtualBox dengan mengenal terlebih dulu antar muka dari VirtualBox. Pada gambar
dibawah ini disajikan antar muka dari VirtualBox.
Menubar
Toolbar

Virtual
Machine yang
sudah ada

Rincian Virtual
Machine

panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com

2
1.3.Membuat VirtualMachine
Untuk membuat virtual machine baru, kita bisa menggunakan cara lewat menu Machine > New, atau
bisa menekan tombol Ctrl+N atau bisa klik pada toolbar New
Klik
Machine
pilih New

Klik
Toolbar
New

Kemudian setelah itu akan muncul Wizard untuk membuat virtual machine baru
Langkah pertama, kita akan diminta untuk membuat nama dari virtual machine dan memilih tipe dan
versi dari sistem operasi yang akan diinstall. Untuk nama bebas terserah kita, sedangkan untuk tipe
dan versi OS menyesuaikan dengan OS yang akan kita gunakan. Contoh jika kita akan menginstall
Windows 7 (32bit), maka tipe yang akan kita pilih adalah Microsoft Windows dan versi yang kita
pilih adalah Windows 7. Contoh lain jika OS yang akan kita install adalah Debian Linux, maka tipe
yang kita pilih adalah Linux dan versi yang kita pilih adalah Debian.
Berikut adalah Guest OS yang didukung oleh virtualbox untuk Tipe Microsoft Windows dan Linux :
Guest OS

Status

Remarks

Windows 8 (32/64-bit)

Works, with Additions

Requires AMD-V or VT-x. Guest Additions have small remaining issues.

Windows 7 (32/64-bit)

Works, with Additions

Windows Vista (32/64-bit)

Works, with Additions

Windows 2000

Works, with Additions

Windows XP (32/64-bit)

Works, with Additions

Windows Server 2012 (also R2)

Works, with Additions

Windows family

Windows Server 2008 (32/64-bit, Works, with Additions
also R2)
Windows Server 2003 (32/64-bit) Works, with Additions
Windows NT

Works, with Additions

Some issues with old service packs. Recommended to install service
pack 6a. Shared folders not implemented.

* Windows 98

Works, no Additions
available

Slow because VirtualBox is not optimized for it. Install a 3rd party
VESA graphics driver or disable hardware virtualization.

Linux family
Generally, all 2.4 and 2.6+ kernels work; however, we recommend 2.6.13 or above for better performance. Kernels 2.6.18 to 2.6.18.2 contain a race condition (which was unfortunately
backported to the Ubuntu 6.06 Server and 6.10 kernels) that can cause boot crashes in virtual machines.

Ubuntu 5.10 /
6.06 Desktop /
7.04 - 12.10

Works, with Additions

Ubuntu 6.06 Server/6.10

Works partially, with
Additions

Debian 6.0 - 7.0

Works, with Additions

Debian 5.0

Works, with Additions

Debian 4.0 (32-bit)

Works, with Additions

Debian 3.1

Works, with Additions

Requires IDE Controller.

SUSE 9/10.0

Works, with Additions

Disable VT-x

openSUSE 10.2

Works partially, with
Additions

The openSUSE 10.2 kernel suffers from the race condition mentioned
above.

openSUSE 10.3

Works, with Additions

openSUSE 11.0-11.3

Works, with Additions

Mandriva 2008

Works, with Additions

Mandriva 2009.0/2009.1

Works, with Additions

The Ubuntu 6.06 Server and 6.10 kernels suffer from the race condition
mentioned above.

Mandriva 2008 has the guest additions for VirtualBox 1.5 installed by
default. These should be updated after installation.

panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com

3
Mandrake 10.1

Works, with Additions

*Mandrake 9.2

Works, without Additions

Fedora Core 1/4/5/6

Works, with Additions

Fedora 7-15

Works, with Additions

Oracle Linux 6

Works, with Additions

Oracle Linux 5

Works, with Additions

5.3+ Recommended if using VirtIO.

Oracle Linux 4

Works, with Additions

Requires IDE Controller, 4.8+ Recommended if using VirtIO.

RHEL6

Works, with Additions

RHEL5, CentOS 5 (32/64-bit)

Works, with Additions

5.3+ Recommended if using VirtIO.

RHEL4, CentOS 4 (32/64-bit)

Works, with Additions

Requires IDE Controller. 4.8+ Recommended if using VirtIO.

RHEL3, OEL3, CentOS 3 (32/64-bit) Works, with Additions
* Red Hat Linux 9

Works, partially without
Additions

* Xandros 4

Works, with Additions

ArchLinux

Works, with Additions

Requires IDE Controller. Sound broken.

Works, without Additions

* Red Hat Linux 7

Fedora 7 and 9 have problems with Additions. We recommend you
upgrade before installing Guest Additions.

Requires VT-x, and text-mode only.

Installation has to be booted with the ide-legacy option.

Contoh jika kita akan membuat virtual machine untuk Windows XP maka caranya adalah sebagai
berikut :
1) Klik New, kemudian isikan nama virtual machine (penentuan nama terserah anda), type Microsoft
Windows, Version : Windows XP

2) Langkah ke 2 adalah menentukan ukuran besar memory yang akan digunakan oleh virtual
machine. Ukuran memory ini tidak boleh melebihi kapasitas memory yang ada pada komputer
anda. Sebaiknya agar tidak salah dalam penentuan besaran ukuran memori pada virtual machine,
gunakan ukuran memory yang direkomendasikan oleh virtualbox saja. Jadi pada saat klik Next
pada langkah pertama, secara otomatis pada langkah kedua yaitu ukuran memory akan diisi oleh
sistem. Contoh jika Windows XP, maka virtualbox merekomendasikan ukuran memori 192 MB.
Perhatikan pada penentuan memory, batas terkecil adalah 4 MB sedangkan batas tertinggin adalah
sesuai dengan ukuran memory fisik pada komputer. Perhatikan juga pada garis pada ukuran
memory, terdapat tiga warna yaitu ; hijau, orange dan merah muda. Tiap warna mewakili posisi
pada limit ukuran memory.
panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com

4
Warna hijau pada baris
ukuran
memory
berarti
ukuran
memory
masih
berada pada posisi wajar.
Sedangkan
warna
selanjutnya sudah memasuki
ukuran tahap ‘awas’ dan
warna
merah
mudah
menandakan bahwa ukuran
memory sudah diambang
kritis. Mengingat sebagian
memory juga digunakan oleh
system operasi host.

3) Langkah selanjutnya adalah Hardisk yang akan digunakan pada virtual machine. Virtual machine
ini membutuhkan hardisk. Oleh karena itu, kita akan membuat hardisk dengan cara pilih Create a
virtual hard drive now setelah itu klik Create.

4) Tipe hard drive kita pilih VDI (Virtual Disk Image) kemudian klik Next.
Tips penentuan ukuran hardisk virtual :
- Perhatikan drive fisik komputer kita yang masing mempunyai free space yang cukup untuk menampung
hardisk virtual.
- Sesuaikan ukuran hardisk virtual dengan maksud dan tujuan dari virtual machine yang akan kita buat
dan gunakan. Jika hanya sebatas instalasi OS, maka sebaiknya sesuaikan dengan rekomendasi
minimum storage dari sistem operasi yang akan kita install pada virtual machine.
- Gunakan Dynamically Allocated, agar alokasi hardisk virtual menyesuaikan dengan apa yang kita
kerjakan pada virtual machine tersebut.

panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com

5
5) Pada langkah ini kita akan memilih model hardisk virtual pada hardisk fisik komputer kita. Ada 2
(dua) pilihan yaitu Dynamically allocated (maksudnya adalah, hardisk virtual akan ukurannya
akan berkembang seiring penggunaan sampai batas yang ditentukan) atau Fixed size (secara
langsung akan mengambil ukuran sesuai yang ditetapkan pada hardisk fisik komputer kita). Kita
memilih Dynamically allocated kemudian klik Next.

6) Lokasi dan ukuran hardisk virtual. Pada langkah ini, kita diminta untuk menentukan nama, lokasi
penyimpanan dan ukuran hardisk virtual. Nama silakan diganti bebas terserah anda. Untuk lokasi
penyimpanan bisa disimpan pada drive dengan ukuran terbesar di komputer anda. Atau bisa tetap
disimpan sebagaimana yang muncul pada wizard ini. Sedangkan ukuran besar hardisk virtual,
tetap kita harus memikirkan untuk menyesuaikan dengan ukuran fisik dari hardisk pada komputer
kita dan juga menyesuaikan dengan banyaknya program yang akan kita install pada virtual
machine.
panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com

6
Setelah langkah ini, maka proses pembuatan virtual machine telah selesai.
1.4. Konfigurasi virtual CD/DVD-ROM
Tentunya pada saat akan melakukan instalasi sistem operasi, kita menggunakan media. Sebagai
contoh kita akan menggunakan file ISO dari CD bootable master sistem operasi sebagai pengganti
CD/DVD-ROM, disamping kita bisa menggunakan CD/DVD-ROM fisik yang ada dikomputer kita.
Untuk merubah konfigurasi CD/DVD-ROM kita bisa klik kanan pada virtual machine yang sementara
digunakan kemudian pilih Setting.
Pilih Virtual Machine kita
kemudian klik Kanan

Klik Storage

Pada gambar yang
ada icon disk, klik
empty

panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com

7
Setelah klik pada Empy, disamping
kanan muncul CD/DVD Drive : IDE
Secondary Master da nada icon Disk
disampingnya. Klik pada icon disk
tersebut

Setelah klik icon disk, muncul piliha
Choose a virtual CD/DVD disk file…klik
pada pilihan Choose a virtual CD/DVD
disk file…

Kemudian akan muncul Please choose a virtual optical disk file…

Temukan file iso dari master installer sistem operasi yang akan digunakan, klik pada file iso tersebut
dan kemudian klik open.

Informasi pada storage di virtual machine setting berubah seperti pada gambar diatas.
Jika sudah selesai dengan setting, klik OK.

panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com

8
1.5.Konfigurasi Virtual Network
Bagian penting pada virtual machine adalah konfigurasi virtual network. Virtual network berguna
apabila kita ingin mengkoneksikan virtual machine dengan host os atau virtual machine dengan
virtual machine lainnya.
Ada beberapa pilihan mode jaringan pada virtualbox yaitu :
1) Not Attached : Dalam mode ini, VirtualBox memberi tahu Guest bahwa kartu jaringan tersedia,
tapi tidak ada koneksi - seolah-olah tidak ada kabel yang terpasang.
2) Network Address Translation (NAT) : Jika ingin menikmati koneksi internet pada virtualbox,
umumnya koneksi jaringan yang dipakai adalah mode ini. Ini adalah mode jaringan default pada
saat membuat virtual machine baru.
3) Bridged networking : Mode ini adalah mode untuk konfigurasi jaringan lanjut. Seperti simulasi
jaringan dan menjalankan sebuah server dari sistem operasi guest. Ketika diaktifkan, mode ini
mengkoneksikan salah satu kartu jaringan fisik yang terinstall pada komputer kita untuk secara
langsung terlibat pada pertukaran data.
4) Internal networking : mode jaringan ini digunakan untuk koneksi sesama virtual machine dan
bukan ditujukan pada host atau jaringan luar.
5) Host-only networking : Mode ini digunakan untuk jaringan antara host dan virtual machine.
6) Generic networking
Untuk mengubah konfigurasi virtual network klik kanan pada virtual machine kemudian pilih setting.
Pada menu setting pilih Network

Pada Network, tampak digambar diatas network adapter yang tersedia untuk disetting sampai 4
(empat) adapter. Klik pada Adapter yang ingin digunakan, kemudian klik pada kotak di samping
Enable Network Adapter untuk mengaktifkan adapter yang bersangkutan.
Untuk mengganti mode jaringan klik pada Attached to :

Pilih mode jaringan sesuaikan dengan yang akan digunakan pada pembelajaran atau yang akan
digunakan pada simulasi.

panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com

9
1.6.Menjalankan Virtual Machine
Setelah virtual machine dibuat dan segala sesuatunya disesuaikan dengan kebutuhan instalasi baik itu
konfigurasi virtual CD/DVD, maupun konfigurasi virtual network, maka bisa dipastikan virtual
machine sudah siap untuk dijalankan.
Untuk menjalankan virtual machine, paling mudah adalah klik kanan pada virtual machine kemudian
pilih Start. Atau klik virtual machine kemudian klik toolbar Start.

Tampilan pada saat virtual machine dijalankan

1.7.Tips dan Trik Konfigurasi VirtualBox
Konfigurasi lanjutan pada virtualbox bisa memanfaatkan menu Preferences pada Menu bar File.
Bagian-bagian yang penting diantaranya :
1) Default folder Virtual Machine
Secara default, folder virtual machine yang ada tersimpan pada C:UsersUSERVirtualBox VMs
(Windows 7). Sebaiknya untuk berjaga-jaga apabila sistem operasi pada host rusak, default folder
bisa dipindahkan pada drive lain selain drive C.
Selain itu bisa diperhitungkan adalah umumnya drive lain selain drive C mempunyai kapasitas
penyimpanan yang lebih besar (tergantung pengguna memprioritaskan drive mana yang harus
panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com

10
mempunyai kapasitas besar, tapi pada umumnya pengguna windows lebih memilih drive tempat
penyimpanan data yang prioritas kapasitas besar dibandingkan sistem windows).
Untuk mengganti default folder ini bisa klik pada menu File > Preferences…

Klik pada panah disamping Default Machine Folder dan pilih Other

Selanjutnya akan muncul Browse for folder dan kemudian tinggal dicari lokasi baru untuk folder
tersebut.
2) Konfigurasi DHCP server pada VirtualBox
Secara otomatis, DHCP Server diaktifkan pada virtualbox. Untuk keperluan instalasi sistem
operasi dan konfigurasi sistem operasi berbasis server umumnya mempunyai konfigurasi IP
addressnya sendiri sehingga tidak memerlukan IP address dari DHCP Server pada virtualbox
sehingga fitur ini harus dinon-aktifkan.
Untuk menon-aktifkan fitur DHCP server pada virtualbox, klik File > Preferences kemudian pilih
Network.

Klik pada icon
disamping

panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com

11
Setelah itu akan muncul Host-only network details. Klik pada tab DHCP

Klik pada Enable Server sehingga tanda centang hilang, kemudian klik OK, dan klik OK lagi
pada VirtualBox setting.
1.8.Contoh Penerapan Virtual Network pada Host OS dan Guest OS untuk simulasi LAN
Jika kita ingin melakukan simulasi jaringan LAN (konfigurasi IP Address static dan Sharing files)
dengan menggunakan 2 (dua) unit komputer, kita bisa menggunakan virtualbox.
Cukup hanya dengan menggunakan 1 (satu) virtual machine dengan konfigurasi mode jaringan
attached to : Host-only adapter.
Pastikan pada Host OS (Windows 7) sudah terinstall VirtualBox Host-Only Network (cek pada
Network Connection).

Agar Host OS dan virtual machine bisa terkoneksi, maka konfigurasi IP address baik pada Host OS
dan virtual machine harus berada pada 1 (satu) network.
1.9.Penutup
Demikian panduan singkat dari saya mengenai Penggunaan Oracle VM VirtualBox untuk simulasi
Pembelajaran Instalasi Sistem Operasi dan Simulasi Jaringan. Semoga panduan singkat ini boleh
berguna bagi siswa-siswa kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan dalam menambah dan
meningkatkan wawasan khususnya yang berhubungan dengan Kompetensi Dasar Instalasi Sistem
Operasi berbasis GUI dan TEXT.
Terbatasnya sarana prasarana pada sebagian SMK TKJ menjadi penghalang bagi siswa untuk belajar
instalasi system operasi. Namun dengan hadirnya software virtualisasi, penghalang itu bias
dihindarkan dan kita bias terus belajar untuk mengasah skill dan kemampuan kita sebagai siswa SMK.
Panduan ini merupakan hasil penyempurnaan dari panduan yang sudah pernah saya tulis sebelumnya,
namun saya rasa, panduan ini pun belum mencapai hasil terbaiknya. Untuk update mengenai panduan
virtualbox selanjutnya, silakan mengakses blog saya di http://kekeseen.wordpress.com. Terima
kasih.

panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com

12

Panduan virtual box ver161013

  • 1.
    PANDUAN PENGGUNAAN ORACLE VMVIRTUALBOX Untuk Simulasi Pembelajaran Penyusun : Victor Tengker http://kekeseen.wordpress.com email : victortengker@gmail.com Kompetensi Keahlian : Teknik Komputer dan Jaringan Kompetensi Dasar : Instalasi Sistem Operasi berbasis GUI & TEXT Instalasi Sistem Operasi Jaringan berbasis GUI & TEXT Instalasi Software SMK KRISTEN 2 TOMOHON www.smkkr2tomohon.sch.id Tahun 2013
  • 2.
    PANDUAN PENGGUNAAN ORACLEVM VIRTUALBOX Untuk Simulasi Pembelajaran Instalasi Sistem Operasi by. Victor Tengker Oracle VM VirtualBox (sebelumnya Sun VirtualBox , Sun xVM VirtualBox dan innotek VirtualBox ) adalah paket perangkat lunak virtualisasi untuk komputer x86 dan AMD64/Intel64-based dari Oracle Corporation sebagai bagian dari produk virtualisasinya. Awalnya VirtualBox ini dikeluarkan oleh innotek GmbH , lalu kemudian dibeli pada tahun 2008 oleh Sun Microsistems , dan sekarang dikembangkan oleh Oracle . Perangkat lunak ini diinstal pada sistem operasi host sebagai aplikasi. Aplikasi ini memungkinkan tambahan sistem operasi tamu pada Host OS, masing-masing dikenal sebagai Guest OS, yang diinstall dan berjalan pada lingkungan virtualnya sendiri. Host sistem operasi yang didukung termasuk Linux , Mac OS X , Windows XP , Windows Vista , Windows 7 , Windows 8 , Solaris , dan OpenSolaris , ada juga port ke FreeBSD. Sementara itu, sistem operasi tamu yang didukung oleh perangkat lunak ini termasuk versi dan derivasi dari Windows, . Linux , BSD, OS / 2, Solaris dan lain-lain. Sejak rilis 3.2.0 , VirtualBox juga memungkinkan virtualisasi terbatas Mac OS X tamu pada hardware Apple , meskipun OSX86 juga dapat diinstal dengan menggunakan VirtualBox . Dengan versi 4 dari VirtualBox, dirilis pada bulan Desember 2010, paket inti adalah perangkat lunak bebas yang dirilis di bawah GNU General Public License versi 2 (GPLv2). Ini adalah paket fitur lengkap, termasuk beberapa komponen proprietary yang tidak tersedia di bawah GPLv2. Komponen ini memberikan dukungan untuk perangkat USB 2.0, Remote Desktop Protocol (RDP) dan Preboot Execution Environment (PXE) untuk kartu Intel dan dirilis sebagai terpisah "VirtualBox Oracle VM VirtualBox paket ekstensi" di bawah Penggunaan Pribadi eksklusif dan Evaluasi Lisensi (PUEL) , yang memungkinkan penggunaan perangkat lunak untuk penggunaan pribadi, penggunaan pendidikan, atau evaluasi, gratis. Inilah yang mendasari sehingga perangkat lunak ini cocok untuk digunakan sebagai bagian dari aplikasi bantu untuk simulasi pembelajaran instalasi sistem operasi. Untuk menjalankan VirtualBox, anda memerlukan spesifikasi komputer sebagai berikut :  Perangkat Keras x86, Prosesor Intel atau AMD  Memori. Tergantung pada sistem operasi tamu yang ingin Anda jalankan, Anda akan memerlukan setidaknya 512 MB RAM (tapi mungkin lebih, dan lebih banyak lebih baik). Pada dasarnya, kebutuhan memory tergantung sistem operasi host yang anda gunakan dan sistem operasi tamu yang nantinya anda jalankan. Jadi perlu dihitung, jumlah memori kebutuhan untuk sistem operasi host dan jumlah memori kebutuhan dari sistem operasi tamu, sehingga perangkat komputer anda tidak lambat dan nyaman digunakan. Jadi, jika Anda ingin menjalankan Windows XP pada Windows XP, Anda mungkin tidak akan menikmati pengalaman banyak dengan kurang dari 1 GB RAM. Jika Anda ingin mencoba Windows Vista di tamu, ia akan menolak untuk menginstal jika diberikan kurang dari 512 MB RAM, sehingga Anda akan membutuhkan untuk tamu saja, ditambah memori yang bisaanya dibutuhkan oleh sistem operasi host.  Ruang hard disk. Sementara VirtualBox sendiri sangat ramping (instalasi khas hanya akan membutuhkan sekitar 30 MB ruang hard disk), mesin virtual akan membutuhkan file yang cukup besar pada disk untuk mewakili penyimpanan hard disk mereka sendiri.  Sebuah sistem operasi host yang didukung. Saat ini, kami mendukung Windows (XP dan kemudian), banyak distribusi Linux, Mac OS X, Solaris dan OpenSolaris.  Sebuah sistem operasi tamu yang didukung. Selain manual (lihat di bawah), up-to-date informasi yang tersedia di "Status: OS Guest" panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com 1
  • 3.
    1.1.Bagaimana menjalankan VirtualBox? Untuk menjalankan VirtualBox, terlebih dahulu anda harus mempunya file installernya yang bisa di download secara gratis di http://download.virtualbox.org/virtualbox/4.3.0/VirtualBox-4.3.0-89960Win.exe khusus untuk pengguna dengan sistem operasi host Windows. Sementara itu untuk versi lainnya silakan di lihat pada website resmi virtualbox. Setelah diinstall (pada Windows 7), virtualbox bisa diakses dengan cara klik Start Button > All programs > Oracle VM VirtualBox > Oracle VM VirtualBox Shortcut VirtualBox pada All Program Shortcut VirtualBox pada Desktop Cara lainnya adalah dengan langsung mengakses shortcut Oracle VM VirtualBox pada Desktop sistem operasi host anda. 1.2.Mengenal Antar Muka VirtualBox Kita memulai VirtualBox dengan mengenal terlebih dulu antar muka dari VirtualBox. Pada gambar dibawah ini disajikan antar muka dari VirtualBox. Menubar Toolbar Virtual Machine yang sudah ada Rincian Virtual Machine panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com 2
  • 4.
    1.3.Membuat VirtualMachine Untuk membuatvirtual machine baru, kita bisa menggunakan cara lewat menu Machine > New, atau bisa menekan tombol Ctrl+N atau bisa klik pada toolbar New Klik Machine pilih New Klik Toolbar New Kemudian setelah itu akan muncul Wizard untuk membuat virtual machine baru Langkah pertama, kita akan diminta untuk membuat nama dari virtual machine dan memilih tipe dan versi dari sistem operasi yang akan diinstall. Untuk nama bebas terserah kita, sedangkan untuk tipe dan versi OS menyesuaikan dengan OS yang akan kita gunakan. Contoh jika kita akan menginstall Windows 7 (32bit), maka tipe yang akan kita pilih adalah Microsoft Windows dan versi yang kita pilih adalah Windows 7. Contoh lain jika OS yang akan kita install adalah Debian Linux, maka tipe yang kita pilih adalah Linux dan versi yang kita pilih adalah Debian. Berikut adalah Guest OS yang didukung oleh virtualbox untuk Tipe Microsoft Windows dan Linux : Guest OS Status Remarks Windows 8 (32/64-bit) Works, with Additions Requires AMD-V or VT-x. Guest Additions have small remaining issues. Windows 7 (32/64-bit) Works, with Additions Windows Vista (32/64-bit) Works, with Additions Windows 2000 Works, with Additions Windows XP (32/64-bit) Works, with Additions Windows Server 2012 (also R2) Works, with Additions Windows family Windows Server 2008 (32/64-bit, Works, with Additions also R2) Windows Server 2003 (32/64-bit) Works, with Additions Windows NT Works, with Additions Some issues with old service packs. Recommended to install service pack 6a. Shared folders not implemented. * Windows 98 Works, no Additions available Slow because VirtualBox is not optimized for it. Install a 3rd party VESA graphics driver or disable hardware virtualization. Linux family Generally, all 2.4 and 2.6+ kernels work; however, we recommend 2.6.13 or above for better performance. Kernels 2.6.18 to 2.6.18.2 contain a race condition (which was unfortunately backported to the Ubuntu 6.06 Server and 6.10 kernels) that can cause boot crashes in virtual machines. Ubuntu 5.10 / 6.06 Desktop / 7.04 - 12.10 Works, with Additions Ubuntu 6.06 Server/6.10 Works partially, with Additions Debian 6.0 - 7.0 Works, with Additions Debian 5.0 Works, with Additions Debian 4.0 (32-bit) Works, with Additions Debian 3.1 Works, with Additions Requires IDE Controller. SUSE 9/10.0 Works, with Additions Disable VT-x openSUSE 10.2 Works partially, with Additions The openSUSE 10.2 kernel suffers from the race condition mentioned above. openSUSE 10.3 Works, with Additions openSUSE 11.0-11.3 Works, with Additions Mandriva 2008 Works, with Additions Mandriva 2009.0/2009.1 Works, with Additions The Ubuntu 6.06 Server and 6.10 kernels suffer from the race condition mentioned above. Mandriva 2008 has the guest additions for VirtualBox 1.5 installed by default. These should be updated after installation. panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com 3
  • 5.
    Mandrake 10.1 Works, withAdditions *Mandrake 9.2 Works, without Additions Fedora Core 1/4/5/6 Works, with Additions Fedora 7-15 Works, with Additions Oracle Linux 6 Works, with Additions Oracle Linux 5 Works, with Additions 5.3+ Recommended if using VirtIO. Oracle Linux 4 Works, with Additions Requires IDE Controller, 4.8+ Recommended if using VirtIO. RHEL6 Works, with Additions RHEL5, CentOS 5 (32/64-bit) Works, with Additions 5.3+ Recommended if using VirtIO. RHEL4, CentOS 4 (32/64-bit) Works, with Additions Requires IDE Controller. 4.8+ Recommended if using VirtIO. RHEL3, OEL3, CentOS 3 (32/64-bit) Works, with Additions * Red Hat Linux 9 Works, partially without Additions * Xandros 4 Works, with Additions ArchLinux Works, with Additions Requires IDE Controller. Sound broken. Works, without Additions * Red Hat Linux 7 Fedora 7 and 9 have problems with Additions. We recommend you upgrade before installing Guest Additions. Requires VT-x, and text-mode only. Installation has to be booted with the ide-legacy option. Contoh jika kita akan membuat virtual machine untuk Windows XP maka caranya adalah sebagai berikut : 1) Klik New, kemudian isikan nama virtual machine (penentuan nama terserah anda), type Microsoft Windows, Version : Windows XP 2) Langkah ke 2 adalah menentukan ukuran besar memory yang akan digunakan oleh virtual machine. Ukuran memory ini tidak boleh melebihi kapasitas memory yang ada pada komputer anda. Sebaiknya agar tidak salah dalam penentuan besaran ukuran memori pada virtual machine, gunakan ukuran memory yang direkomendasikan oleh virtualbox saja. Jadi pada saat klik Next pada langkah pertama, secara otomatis pada langkah kedua yaitu ukuran memory akan diisi oleh sistem. Contoh jika Windows XP, maka virtualbox merekomendasikan ukuran memori 192 MB. Perhatikan pada penentuan memory, batas terkecil adalah 4 MB sedangkan batas tertinggin adalah sesuai dengan ukuran memory fisik pada komputer. Perhatikan juga pada garis pada ukuran memory, terdapat tiga warna yaitu ; hijau, orange dan merah muda. Tiap warna mewakili posisi pada limit ukuran memory. panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com 4
  • 6.
    Warna hijau padabaris ukuran memory berarti ukuran memory masih berada pada posisi wajar. Sedangkan warna selanjutnya sudah memasuki ukuran tahap ‘awas’ dan warna merah mudah menandakan bahwa ukuran memory sudah diambang kritis. Mengingat sebagian memory juga digunakan oleh system operasi host. 3) Langkah selanjutnya adalah Hardisk yang akan digunakan pada virtual machine. Virtual machine ini membutuhkan hardisk. Oleh karena itu, kita akan membuat hardisk dengan cara pilih Create a virtual hard drive now setelah itu klik Create. 4) Tipe hard drive kita pilih VDI (Virtual Disk Image) kemudian klik Next. Tips penentuan ukuran hardisk virtual : - Perhatikan drive fisik komputer kita yang masing mempunyai free space yang cukup untuk menampung hardisk virtual. - Sesuaikan ukuran hardisk virtual dengan maksud dan tujuan dari virtual machine yang akan kita buat dan gunakan. Jika hanya sebatas instalasi OS, maka sebaiknya sesuaikan dengan rekomendasi minimum storage dari sistem operasi yang akan kita install pada virtual machine. - Gunakan Dynamically Allocated, agar alokasi hardisk virtual menyesuaikan dengan apa yang kita kerjakan pada virtual machine tersebut. panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com 5
  • 7.
    5) Pada langkahini kita akan memilih model hardisk virtual pada hardisk fisik komputer kita. Ada 2 (dua) pilihan yaitu Dynamically allocated (maksudnya adalah, hardisk virtual akan ukurannya akan berkembang seiring penggunaan sampai batas yang ditentukan) atau Fixed size (secara langsung akan mengambil ukuran sesuai yang ditetapkan pada hardisk fisik komputer kita). Kita memilih Dynamically allocated kemudian klik Next. 6) Lokasi dan ukuran hardisk virtual. Pada langkah ini, kita diminta untuk menentukan nama, lokasi penyimpanan dan ukuran hardisk virtual. Nama silakan diganti bebas terserah anda. Untuk lokasi penyimpanan bisa disimpan pada drive dengan ukuran terbesar di komputer anda. Atau bisa tetap disimpan sebagaimana yang muncul pada wizard ini. Sedangkan ukuran besar hardisk virtual, tetap kita harus memikirkan untuk menyesuaikan dengan ukuran fisik dari hardisk pada komputer kita dan juga menyesuaikan dengan banyaknya program yang akan kita install pada virtual machine. panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com 6
  • 8.
    Setelah langkah ini,maka proses pembuatan virtual machine telah selesai. 1.4. Konfigurasi virtual CD/DVD-ROM Tentunya pada saat akan melakukan instalasi sistem operasi, kita menggunakan media. Sebagai contoh kita akan menggunakan file ISO dari CD bootable master sistem operasi sebagai pengganti CD/DVD-ROM, disamping kita bisa menggunakan CD/DVD-ROM fisik yang ada dikomputer kita. Untuk merubah konfigurasi CD/DVD-ROM kita bisa klik kanan pada virtual machine yang sementara digunakan kemudian pilih Setting. Pilih Virtual Machine kita kemudian klik Kanan Klik Storage Pada gambar yang ada icon disk, klik empty panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com 7
  • 9.
    Setelah klik padaEmpy, disamping kanan muncul CD/DVD Drive : IDE Secondary Master da nada icon Disk disampingnya. Klik pada icon disk tersebut Setelah klik icon disk, muncul piliha Choose a virtual CD/DVD disk file…klik pada pilihan Choose a virtual CD/DVD disk file… Kemudian akan muncul Please choose a virtual optical disk file… Temukan file iso dari master installer sistem operasi yang akan digunakan, klik pada file iso tersebut dan kemudian klik open. Informasi pada storage di virtual machine setting berubah seperti pada gambar diatas. Jika sudah selesai dengan setting, klik OK. panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com 8
  • 10.
    1.5.Konfigurasi Virtual Network Bagianpenting pada virtual machine adalah konfigurasi virtual network. Virtual network berguna apabila kita ingin mengkoneksikan virtual machine dengan host os atau virtual machine dengan virtual machine lainnya. Ada beberapa pilihan mode jaringan pada virtualbox yaitu : 1) Not Attached : Dalam mode ini, VirtualBox memberi tahu Guest bahwa kartu jaringan tersedia, tapi tidak ada koneksi - seolah-olah tidak ada kabel yang terpasang. 2) Network Address Translation (NAT) : Jika ingin menikmati koneksi internet pada virtualbox, umumnya koneksi jaringan yang dipakai adalah mode ini. Ini adalah mode jaringan default pada saat membuat virtual machine baru. 3) Bridged networking : Mode ini adalah mode untuk konfigurasi jaringan lanjut. Seperti simulasi jaringan dan menjalankan sebuah server dari sistem operasi guest. Ketika diaktifkan, mode ini mengkoneksikan salah satu kartu jaringan fisik yang terinstall pada komputer kita untuk secara langsung terlibat pada pertukaran data. 4) Internal networking : mode jaringan ini digunakan untuk koneksi sesama virtual machine dan bukan ditujukan pada host atau jaringan luar. 5) Host-only networking : Mode ini digunakan untuk jaringan antara host dan virtual machine. 6) Generic networking Untuk mengubah konfigurasi virtual network klik kanan pada virtual machine kemudian pilih setting. Pada menu setting pilih Network Pada Network, tampak digambar diatas network adapter yang tersedia untuk disetting sampai 4 (empat) adapter. Klik pada Adapter yang ingin digunakan, kemudian klik pada kotak di samping Enable Network Adapter untuk mengaktifkan adapter yang bersangkutan. Untuk mengganti mode jaringan klik pada Attached to : Pilih mode jaringan sesuaikan dengan yang akan digunakan pada pembelajaran atau yang akan digunakan pada simulasi. panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com 9
  • 11.
    1.6.Menjalankan Virtual Machine Setelahvirtual machine dibuat dan segala sesuatunya disesuaikan dengan kebutuhan instalasi baik itu konfigurasi virtual CD/DVD, maupun konfigurasi virtual network, maka bisa dipastikan virtual machine sudah siap untuk dijalankan. Untuk menjalankan virtual machine, paling mudah adalah klik kanan pada virtual machine kemudian pilih Start. Atau klik virtual machine kemudian klik toolbar Start. Tampilan pada saat virtual machine dijalankan 1.7.Tips dan Trik Konfigurasi VirtualBox Konfigurasi lanjutan pada virtualbox bisa memanfaatkan menu Preferences pada Menu bar File. Bagian-bagian yang penting diantaranya : 1) Default folder Virtual Machine Secara default, folder virtual machine yang ada tersimpan pada C:UsersUSERVirtualBox VMs (Windows 7). Sebaiknya untuk berjaga-jaga apabila sistem operasi pada host rusak, default folder bisa dipindahkan pada drive lain selain drive C. Selain itu bisa diperhitungkan adalah umumnya drive lain selain drive C mempunyai kapasitas penyimpanan yang lebih besar (tergantung pengguna memprioritaskan drive mana yang harus panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com 10
  • 12.
    mempunyai kapasitas besar,tapi pada umumnya pengguna windows lebih memilih drive tempat penyimpanan data yang prioritas kapasitas besar dibandingkan sistem windows). Untuk mengganti default folder ini bisa klik pada menu File > Preferences… Klik pada panah disamping Default Machine Folder dan pilih Other Selanjutnya akan muncul Browse for folder dan kemudian tinggal dicari lokasi baru untuk folder tersebut. 2) Konfigurasi DHCP server pada VirtualBox Secara otomatis, DHCP Server diaktifkan pada virtualbox. Untuk keperluan instalasi sistem operasi dan konfigurasi sistem operasi berbasis server umumnya mempunyai konfigurasi IP addressnya sendiri sehingga tidak memerlukan IP address dari DHCP Server pada virtualbox sehingga fitur ini harus dinon-aktifkan. Untuk menon-aktifkan fitur DHCP server pada virtualbox, klik File > Preferences kemudian pilih Network. Klik pada icon disamping panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com 11
  • 13.
    Setelah itu akanmuncul Host-only network details. Klik pada tab DHCP Klik pada Enable Server sehingga tanda centang hilang, kemudian klik OK, dan klik OK lagi pada VirtualBox setting. 1.8.Contoh Penerapan Virtual Network pada Host OS dan Guest OS untuk simulasi LAN Jika kita ingin melakukan simulasi jaringan LAN (konfigurasi IP Address static dan Sharing files) dengan menggunakan 2 (dua) unit komputer, kita bisa menggunakan virtualbox. Cukup hanya dengan menggunakan 1 (satu) virtual machine dengan konfigurasi mode jaringan attached to : Host-only adapter. Pastikan pada Host OS (Windows 7) sudah terinstall VirtualBox Host-Only Network (cek pada Network Connection). Agar Host OS dan virtual machine bisa terkoneksi, maka konfigurasi IP address baik pada Host OS dan virtual machine harus berada pada 1 (satu) network. 1.9.Penutup Demikian panduan singkat dari saya mengenai Penggunaan Oracle VM VirtualBox untuk simulasi Pembelajaran Instalasi Sistem Operasi dan Simulasi Jaringan. Semoga panduan singkat ini boleh berguna bagi siswa-siswa kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan dalam menambah dan meningkatkan wawasan khususnya yang berhubungan dengan Kompetensi Dasar Instalasi Sistem Operasi berbasis GUI dan TEXT. Terbatasnya sarana prasarana pada sebagian SMK TKJ menjadi penghalang bagi siswa untuk belajar instalasi system operasi. Namun dengan hadirnya software virtualisasi, penghalang itu bias dihindarkan dan kita bias terus belajar untuk mengasah skill dan kemampuan kita sebagai siswa SMK. Panduan ini merupakan hasil penyempurnaan dari panduan yang sudah pernah saya tulis sebelumnya, namun saya rasa, panduan ini pun belum mencapai hasil terbaiknya. Untuk update mengenai panduan virtualbox selanjutnya, silakan mengakses blog saya di http://kekeseen.wordpress.com. Terima kasih. panduan penggunaan software virtualbox |edisi ke-2 | victortengker@gmail.com 12