Cerita ini mengikuti kehidupan Ahmad Abiyyu (Abay), seorang pelajar yang menghadapi kesulitan akademis dan hubungan dengan orang tuanya. Setelah mengalami kehilangan ayahnya, Abay berjanji untuk belajar lebih giat dan memenuhi harapan ibunya. Kesuksesan Abay dalam belajar menunjukkan bahwa usaha dapat mengubah nasib, menggambarkan tema qadha dan qadar dalam kehidupan.