Cerita ini menggambarkan dinamika persahabatan di sekolah SMAN 17 Avogadro, khususnya antara Ajeng, Amel, Angel, dan Ikram. Meskipun terdapat konflik dan perselisihan, terutama antara Ajeng dan Angel, hubungan mereka tumbuh seiring waktu dengan pengenalan Amel yang baik hati. Ketika Ikram mengungkapkan perasaannya kepada Amel, hubungan persahabatan mereka semakin erat, meskipun diwarnai dengan sejumlah masalah dan kesalahpahaman.