NAPZA OLEH : d r. Liana Dewi Kepala Puskesmas Banjarnegara 1
NAPZA   adalah singkatan dari   Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya
KENAPA NAPZA ? Penggunaan NAPZA  mengakibatkan  Adiksi (ketergantungan fisik/psikologis) Mengubah aktifitas otak (psikoaktif) Kerusakan syaraf & organ otonom
ANGGER NYONG URIP MANING… YAKIN … KO PODHO… AJA KAYA NYONG…. NYIMENG ORA ANA MANFAATE….
 
SITUASI DI INDONESIA Kasus pertama “morfin” th 1969 Kasus 1990 merebak: ekstasi, shabu dan heroin Sejak Th 1997 kondisi makin memprihatinkan, dari 428 pemakai 20 diantaranya meninggal (mortalitas hampir 5%) Th 2000 : pada jenis heroin(putaw) 80%nya menggunakan alat suntik, 10-40%nya terinfeksi HIV/aids, 70-80%nya terinfeksi hepatitis C  Heroin paling banyak digunakan selain amfetamin dan ganja Heroin penyebab kematian utama overdosis selain ekstasi dan metamphetamin
PENELITIAN BNN DAN PUSAT PENELITIAN KES UI TH 2005 J umlah penyalahguna NAPZA adalah 1,5% dari populasi  (  3,2 juta orang  )   yang terdiri dari : 69% penyalahguna secara teratur  31% berada pada tahap ketergantungan 56%  (  572.000 orang  )  diantaranya adalah pengguna jarum suntik (penasun) atau  injecting drugs users  (IDU). Biaya ekonomi dan sosial penyalahgunaan NAPZA yang terjadi diperkirakan sebesar 23,6 trilyun rupiah . Biaya ekonomi terbesar adalah untuk pembelian NAPZA yaitu sebesar 11,3 trilyun rupiah .   Angka kematian pencandu sebesar 1,5% per tahun  atau sekita r  15.000 orang
 
JENIS NAPZA NARKOTIKA    heroin, cocain, ganja, morfin 2. PSIKOTROPIKA    ekstasi, shabu, obat penenang, obat tidur 3. ZAT ADIKTIF LAINNYA alkohol, rokok, inhalan
Berdasarkan  efek  terhadap  susunan syaraf pusat 1. MERANGSANG  /STIMULAN yaitu jenis Napza yang dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan gairah kerja sehingga menyebabkan rasa segar, aktif dan bersemangat (kokain, ekstasi,shabu, kafein)  2. MENEKAN  /DEPRESAN yaitu jenis Napza yang berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga menyebabkan rasa mengantuk atau rasa tenang, pendiam bahkan membuat tertidur dan tak sadarkan diri (morphin, codein, heroin, obat penenang/tidur/anti cemas) 3. MENGACAUKAN  /HALUSINASI yaitu jenis Napza yang mampu mempengaruhi kinerja Susunan Saraf Pusat, Otak dan Tulang Belakang sehingga mampu menyebabkan halusinasi, melihat dan merasakan realitas palsu (ganja, LSD, tanaman kecubung )
1. NARKOTIKA
Menurut Undang-undang RI  No. 22/1997  NARKOTIKA  adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan
Narkotika  dibedakan 3 golongan   Narkotika golongan I Contoh : heroin, kokain dan ganja.   Narkotika golongan II Contoh : morfin, petidin, turunan/garam  dalam golongan tersebut.   Narkotika golongan III Contoh : kodein, garam-garam  narkotika  dalam golongan  tersebut.
Heroin  (Putauw) Putauw adalah istilah gaul, artinya bubuk putih. Disalahgunakan dengan diisap melalui hidung setelah dibakar atau disuntikkan ke pembuluh darah.  Heroin menghambat kerja otak, sehingga menghilang­kan rasa sakit, menyebabkan mengantuk, memperlambat napas dan denyut jantung, Sangat cepat menyebabkan ketergantungan. Jumlah heroin yang dibutuhkan meningkat. Jika pemakaiannya dihentikan, timbul sakit  (sakauw).  Dapat ber­akibat kematian karena  overdosis d an berbagai penyakit.
 
 
 
 
Kokain  Bentuk kristal putih Rasa sedikit pahit Mudah larut Nama jalanan kokain adalah “Koka, coke, charlie,snow” Disalahgunakan dengan cara dihirup dengan penyedot/gulungan kertas, atau dibakar bersama tembakau (cocopuff)
 
 
 
 
Ganja Ganja disebut juga mariyuana atau cimeng, berasal dari tanaman ganja. Ganja berupa tanaman kering dirajang, setelah itu dilinting dan disulut Ganja menimbulkan khayal  (halusinasi) d an menye­babkan reaksi tubuh lamban, daya ingat terganggu, sulit memusatkan perhatian, berubahnya perasaan akan waktu (sebentar dirasa lama dan jarak dekat dirasa masih jauh). Pemakaian ganja menyebabkan mata merah, sehingga orang sering memakai kaca mata gelap atau membawa obat tetes mata. Jika memakai ganja sulit mengingat apa yang telah dipelajari, menjadi lamban dan bodoh. Semangat dan cita-cita turun, sehingga terancam putus sekolah
 
 
 
 
2. PSIKOTROPIKA
Psikotropika   UU RI No. 5/1997  PSIKOTROPIKA:  adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku contoh : Ecxtacy, shabu-shabu, LSD, obat penenang/tidur, obat anti depresi dan anti psikosis.
4 GOLONGAN PSIKOTROPIKA Golongan I  :  digunakan untuk ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan sindrom ketergantungan Contoh : MDMA, ekstasi, LSD, ST  Golongan II  :  untuk pengobatan dan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan sindrom ketergantungan. Contoh : amfetamin, fensiklidin, sekobarbital, metakualon, metilfenidat (ritalin).
Golongan III  :  berkhasiat untuk pengobatan dan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi sedang mengakibatkan sindrom ketergantungan. Contoh : fenobarbital, flunitrazepam.  Golongan IV  : berkhasiat untuk pengobatan dan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan sindrom ketergantungan. Contoh: diazepam, klobazam, bromazepam, klonazepam, khlordiazepoxide, nitrazepam (BK,DUM,MG)
Ekstasi dan Shabu.  Berbentuk pil: wama-warni  (ekstasi)  dan kristal putih  (shabu).  Pemakaian:  Ditelan  (ekstasi),  ditaruh dalam rokok atau diisap melalui hidung  (shabu). Sistem kerjanya memacu otak, menyebabkan tidak tidur, percaya diri meningkat, bersemangat, dan jantung berdebar. Ekstasi menyebabkan rahang kaku dan tubuh bergerak-gerak  (tripping),  berkeringat dan haus, lalu murung, nafsu makan hilang dan letih. Dapat meninggal karena pembuluh darah otak pecah. Jika memakai shabu, melihat atau mendengar sesuatu yang tidak ada, rasa curiga dan dorongan bunuh diri, dapat terjadi gangguan jiwa.
 
 
 
 
3. ZAT ADIKTIF LAINNYA
ZAT ADIKTIF lainnya yaitu  zat-zat yang mengakibatkan ketergantungan selain narkotika & psikotropika Contoh:  1.  alkohol 2.  Inhalansia (aseton, thinner cat, lem).  Zat-zat tersebut sangat berbahaya karena bisa mematikan sel-sel otak.  3.  Nikotin (tembakau) 4.  Kafein
Alkohol ALKOHOL : zat aktif dalam berbagai minuman keras, mengandung etanol yang berfungsi menekan syaraf pusat Contoh bir, vodka, whiskey
 
 
ROKOK Merupakan bahan aktif yang mengandung nikotin yang menyebabkan ketergantungan dan banyak zat lain yang berbahaya bagi kesehatan. Rokok dibuat berupa lintingan kertas rokok yang berisi daun tembakau yang dikeringkan dan dicacah, dapat menyebabkan ketergantungan
 
KANDUNGAN ZAT KIMIA YANG TERDAPAT DALAM ROKOK ± 4000 BAHAN KIMIA NIKOTIN TAR CARBON MONOXIDA
KANDUNGAN DALAM ROKOK Aceton (penghapus   cat kuku) Naphthalamine (bahan   baku sintetis pewarna) HydrogenCyanade (Racun yang digunakan untuk pelaksanaan hukuman mati) Amonia (pembersih lantai) Toluene (pelarut industri) Arsenic (racun semut putih) Toluidine (bahan baku pewarna) Methanol (bahan bakar roket) Pyrene (Hasil pembakaran bersifat racun) Naphthalene (kapur barus) Dimethynitrosamine (bahan/cairan untuk batik) Phenol (Pembersih lantai / desinfektan) Cadmium(dipakai  pada accu mobil) Polonium (Zat radio aktif) Carbon Monoxida (gas racun yang keluar dari knalpot) Benzopyrene (hasil pembakaran bersifat racun) Vynil Clorine(bahan plastik PVC) Urethane (bahan anesthesi) Dibenzacridine (bahan pembakaran bersifat racun) Buthane (bahan bakar korek api)
 
BAHAYA & DAMPAK MEROKOK 75% KEMATIAN KARENA  PENY PARU KRONIK, BRONKHITIS KRONIK,  EMPHYSEMA 90 % KEMATIAN KARENA KANKER PARU   KEBIASAAN MEROKOK DATA STATISTIK 40 % KEMATIAN  AKIBAT   STROKE
TUBUH PEROKOK RAMBUT RONTOK KATARAK KULIT KERIPUT KURANG PENDENGARAN KANKER KULIT KARIES GIGI & KANKER MULUT,LIDAH, FARING EMPHISEMA & KANKER PARU OSTEOPOROSIS PENYAKIT JANTUNG TUKAK & KANKER LAMBUNG, PANKREAS  HILANGNYA WARNA JARI KANKER UTERUS & KEGUGURAN KERUSAKAN SPERMA PSORIASIS BUERGER’S DISEASE KANKER GINJAL & KANDUNG KEMIH KANKER PAYUDARA
 
10 MITOS TENTANG ROKOK MEROKOK HANYA MENYEBABKAN BEBERAPA MASALAH, YAITU YANG  TERCANTUM PADA LABEL PERINGATAN SAYA HANYA MEROKOK SEDIKIT, HAL TERSEBUT TIDAK BERBAHAYA BAGI DIRI SAYA SAYA HANYA AKAN MEROKOK SELAMA BEBERAPA TAHUN, KEMUDIAN AKAN BERHENTI. JADI, HAL TERSEBUT TD k  MASALAH MEROKOK DAPAT MEMBANTU SAYA DALAM MENURUNKAN BERAT BADAN BERHENTI MEROKOK MUNGKIN SULIT BAGI SEBAGIAN ORANG, TAPI SAYA DAPAT MELAKUKANNYA KAPANPUN SAYA MAU MEROKOK TIDAK MENYAKITI SIAPAPUN  MENGHISAP CERUTU DAN MENGUNYAH TEMBAKAU AMAN KARENA TIDAK DIHISAP MEROKOK ATAU CHEWING TOBACCO DPT MENURUNKAN TEKANAN DARAH JIKA SAYA HANYA MENGGUNA-KAN ROKOK FILTER, MENTHOL ATAUPUN DG KADAR TAR YG RENDAH, MAKA SY AKAN BAIK-2 SAJA SAYA TLH MEROKOK SELAMA BERTAHUN-2, MK TDK ADA GUNANYA JIKA SY BERHENTI SEKARANG
FAKTA – FAKTA TENTANG BAHAYA ROKOK SEKITAR 87 % KEMATIAN KARENA KANKER DAN PARU ADALAH AKIBAT PENDERITANYA MEROKOK SEKITAR 82 % KEMATIAN KARENA BRONCHITIS ADALAH AKIBAT PENDERITANYA MEROKOK SATU DARI EMPAT KEMATIAN AKIBAT SERANGAN JANTUNG TERJADI PADA PEROKOK   SETIAP 10 DETIK DI SELURUH DUNIA, SATU ORANG MENINGGAL BERKAITAN DENGAN TEMBAKAU
Kafein Merupakan zat stimulan  Dapat menimbulkan ketergantungan psikologis jika dikonsumsi melebihi 100 mg/hari atau lebih dari 2 cangkir kopi
PENYALAHGUNAAN NAPZA   Pemakaian obat dan zat-zat berbahaya lain dengan maksud bukan untuk tujuan pengobatan dan/atau penelitian serta digunakan tanpa mengikuti aturan serta dosis yang benar. Penggunaan terus menerus dan berlanjut akan mengakibatkan ketergantungan/ adiksi / kecanduan.
 
PENYALAHGUNAAN NAPZA PENYEBAB : 1- FAKTOR  ZAT ITU SENDIRI 2. FAKTOR INDIVIDU 3. FAKTOR LINGKUNGAN (KELUARGA,SEKOLAH DAN MASYARAKAT)
PENYALAHGUNAAN NAPZA FAKTOR  ZAT Merubah pikiran Merubah suasana hati Merubah perasaan Merubah perilaku Akibatkan  ketergantungan Mudah didapat
PENYALAHGUNAAN NAPZA FAKTOR INDIVIDU Coba-coba Ingin diterima dalam kelompok Ikut tren Kenikmatan sesaat Cari perhatian Identitas diri Pelarian dr masalah Ikut tokoh idolA Tdk bisa berkata “tidak” FAKTOR LINGKUNGAN Hub.keluarga kurang harmonis Ortu otoriter Pengaruh teman sebaya Lingk. Rawan napza Pendidikan agama kurang Sekolah kurang disiplin, tdk tertib,tdk ada fasilitas penyaluran minat & bakat Penegakan hukum lemah & kurang konsisten
BEBERAPA ISTILAH TOLERANSI OVERDOSIS SINDROMA PUTUS OBAT/WIDRAWAL SAKAU ADIKSI
PUTUS OBAT/ WIDRAWAL di kalangan pengguna narkoba disebut "sakauw". Sakauw digambarkan sebagai keadaan keluar cairan dari lubang/pori tubuh (nangis, pilek, muntah, diare) gelisah dan sakit sekujur tubuh, gabungan dari semua rasa sakit/nyeri yang hebat
KELOMPOK RESIKO TINGGI PADA REMAJA Mempunyai sifat mudah kecewa & untuk mengatasi cenderung agresif-destruktif Punya keinginan tdk bisa menunggu   segera Pembosan,murung, tertekan Suka mencari sensasi Prestasi belajar buruk, kurang olahraga, cenderung makan berlebih Rendah diri, cemas, obsesi, apatis, menarik diri dari pergaulan, depresi Riwayat penyimpangan perilaku, hub.seksual dini Keluarga alkoholik, teman alkoholik/penyalahguna zat psikoaktif Pendidikan agama kurang
 
Gejala penyalahgunaan Napza Penurunan disiplin, prestasi sekolah  Mudah marah  ,  cepat tersinggung , pemurung dan pelamun Kurang bertanggung j wb, tdk jujur Sering memakai kaca mata hitam pada waktu yang tidak semestinya Sering mencuri Badan kurus Mata membiarkan diri kotor & kusam Kulit luka karena bekas suntikan
Dampak Penyalahgunaan NAPZA   FISIK Akibat zat itu sendiri: OPIOIDA : mandul, ggn haid, impoten, sulit BAB ALKOHOL : gastritis, erosi lambung, perlemakan hati, ggn jantung, cacat janin GANJA : bronkitis, respon imun turun, penyusutan otak, mandul KOKAIN: anemia, kurang gizi, tdk nafsu makan, ulserasi-perforasi septum hidung, aritmia jantung AMFETAMIN: idem kokain INHALANSIA: racun hati, otak, sumsum tulang, ginjal, otot jantung KAFEIN : tukak lambung, tekanan darah tinggi NIKOTIN : kelainan fungsi  dan kanker paru
Dampak Penyalahgunaan NAPZA   Akibat bahan campuran/pelarut Suntikan : emboli paru, infark paru, kebutaan Akibat pemakaian jarum suntik tidak steril: HIV-aids, hepatitis B/C, endokarditis, sepsis Akibat  pertolongan yang salah : Saat tidak sadar malah diminumi oleh keluarga Akibat cara hidup kurang bersih - Penyakit kulit, gigi, anemia dan kurang gizi
Dampak Penyalahgunaan NAPZA   B. GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL gangguan membaca,berbahasa, berhitung, ketrampilan sosial, acuh tak acuh terhadap sekeliling C. KEHIDUPAN SOSIAL MEMBURUK prestasi sekolah/kerja mundur bahkan jadi pengangguran, hub.keluarga buruk, bohong, mencuri, tindak kriminal dll
 
SISI HUKUM  (UU no 35/2009) MEMBERI &/ MENGEDARKAN : DIANCAM PIDANA : 5-15 TAHUN & DENDA 1M-10M MENYIMPAN,MENYEDIAKAN  : PIDANA PENJARA 4-12 TAHUN & DENDA 800 JUTA- 8M PENGGUNA & MEMBERI : 5-15 TAHUN & DENDA 1M-1OM
PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NAPZA Pemakaian rokok dan alkohol harus menjadi bagian  karena rokok dan alkohol adalah pintu masuk penyalahgunaan napza yang lain
PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NAPZA Aktif dalam kegiatan-kegiatan yang positif seperti olahraga, kesenian, paskibra, keagamaan, melukis,  dll. b. Hindarilah pergaulan dengan teman atau lingkungan yang tercemar  NAPZA. c. Berani mengatakan  tidak  terhadap bujukan atau ajakan teman-teman untuk  menggunakan jenis NAPZA apapun d. Memegang teguh norma agama
TIPS MENOLAK NAPZA
STRATEGI PENOLAKAN Nyatakan perasaan dan permasalahan jelaskan bahwa masalah yg dihadapi dpt mengganggu & merugikan misal: “saya tertekan jika kamu memaksa utk mengikuti kemauanmu…..” Ungkapkan keinginan misal: “saya rasa lebih baik jika saya tidak mencobanya” Tanya perasaan lawan bicara mengenai keinginanmu misal: “bagaimana menurutmu mengenai pendapat saya itu?” Cara penyampaian penolakan cara: tolak halus agar penolakan berjalan mulus
TIPS UNTUK STOP MEROKOK : TETAPKAN TANGGAL STOP MEROKOK  MINTA DUKUNGAN KERABAT/ TEMAN DEKAT, DAN BERKONSUL- TASILAH KE DOKTER UNTUK MENDAPATKAN TERAPI YG DPT MEMBANTU ANDA PIKIRKAN DAN INGAT SELALU MANFAAT STOP MEROKOK THD KESEHATAN DAN HIDUP ANDA KENALI DAN SINGKIRKAN SEMUA PEMICU KEBIASAAN MEROKOK ANDA
BAGAIMANA MELEPASKAN DIRI DARI ROKOK…..??????
NIAT DAN KEMAUAN YANG KUAT
PAMPANG PERTANYAAN & JAWABAN DISEBUAH KERTAS MENGAPA SAYA MEROKOK….? UNTUNGNYA APA…..? KESEHATAN…? KEUANGAN……? ?
HINDARI PERGAULAN DENGAN PEROKOK AKTIF UNTUK SEMENTARA WAKTU
BILA TERMOTIVASI INGIN MEROKOK KEMBALI MINUM JUS BUAH MENGULUM PERMEN KUNYAH PERMEN KARET DLL, PENGGANTI ROKOK
LATIHAN BERNAFAS SECARA DALAM-DALAM BEBERAPA KALI TIAP HARI OLAHRAGA TERATUR
SATEEE… BAKSOOOO… NASI GORENG…. CONG YANK…….. TERIMA KASIH…
TERIMA KASIH

NAPZA

  • 1.
    NAPZA OLEH :d r. Liana Dewi Kepala Puskesmas Banjarnegara 1
  • 2.
    NAPZA adalah singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya
  • 3.
    KENAPA NAPZA ?Penggunaan NAPZA mengakibatkan Adiksi (ketergantungan fisik/psikologis) Mengubah aktifitas otak (psikoaktif) Kerusakan syaraf & organ otonom
  • 4.
    ANGGER NYONG URIPMANING… YAKIN … KO PODHO… AJA KAYA NYONG…. NYIMENG ORA ANA MANFAATE….
  • 5.
  • 6.
    SITUASI DI INDONESIAKasus pertama “morfin” th 1969 Kasus 1990 merebak: ekstasi, shabu dan heroin Sejak Th 1997 kondisi makin memprihatinkan, dari 428 pemakai 20 diantaranya meninggal (mortalitas hampir 5%) Th 2000 : pada jenis heroin(putaw) 80%nya menggunakan alat suntik, 10-40%nya terinfeksi HIV/aids, 70-80%nya terinfeksi hepatitis C Heroin paling banyak digunakan selain amfetamin dan ganja Heroin penyebab kematian utama overdosis selain ekstasi dan metamphetamin
  • 7.
    PENELITIAN BNN DANPUSAT PENELITIAN KES UI TH 2005 J umlah penyalahguna NAPZA adalah 1,5% dari populasi ( 3,2 juta orang ) yang terdiri dari : 69% penyalahguna secara teratur 31% berada pada tahap ketergantungan 56% ( 572.000 orang ) diantaranya adalah pengguna jarum suntik (penasun) atau injecting drugs users (IDU). Biaya ekonomi dan sosial penyalahgunaan NAPZA yang terjadi diperkirakan sebesar 23,6 trilyun rupiah . Biaya ekonomi terbesar adalah untuk pembelian NAPZA yaitu sebesar 11,3 trilyun rupiah . Angka kematian pencandu sebesar 1,5% per tahun atau sekita r 15.000 orang
  • 8.
  • 9.
    JENIS NAPZA NARKOTIKA heroin, cocain, ganja, morfin 2. PSIKOTROPIKA  ekstasi, shabu, obat penenang, obat tidur 3. ZAT ADIKTIF LAINNYA alkohol, rokok, inhalan
  • 10.
    Berdasarkan efek terhadap susunan syaraf pusat 1. MERANGSANG /STIMULAN yaitu jenis Napza yang dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan gairah kerja sehingga menyebabkan rasa segar, aktif dan bersemangat (kokain, ekstasi,shabu, kafein) 2. MENEKAN /DEPRESAN yaitu jenis Napza yang berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh sehingga menyebabkan rasa mengantuk atau rasa tenang, pendiam bahkan membuat tertidur dan tak sadarkan diri (morphin, codein, heroin, obat penenang/tidur/anti cemas) 3. MENGACAUKAN /HALUSINASI yaitu jenis Napza yang mampu mempengaruhi kinerja Susunan Saraf Pusat, Otak dan Tulang Belakang sehingga mampu menyebabkan halusinasi, melihat dan merasakan realitas palsu (ganja, LSD, tanaman kecubung )
  • 11.
  • 12.
    Menurut Undang-undang RI No. 22/1997 NARKOTIKA adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan
  • 13.
    Narkotika dibedakan3 golongan Narkotika golongan I Contoh : heroin, kokain dan ganja. Narkotika golongan II Contoh : morfin, petidin, turunan/garam dalam golongan tersebut. Narkotika golongan III Contoh : kodein, garam-garam narkotika dalam golongan tersebut.
  • 14.
    Heroin (Putauw)Putauw adalah istilah gaul, artinya bubuk putih. Disalahgunakan dengan diisap melalui hidung setelah dibakar atau disuntikkan ke pembuluh darah. Heroin menghambat kerja otak, sehingga menghilang­kan rasa sakit, menyebabkan mengantuk, memperlambat napas dan denyut jantung, Sangat cepat menyebabkan ketergantungan. Jumlah heroin yang dibutuhkan meningkat. Jika pemakaiannya dihentikan, timbul sakit (sakauw). Dapat ber­akibat kematian karena overdosis d an berbagai penyakit.
  • 15.
  • 16.
  • 17.
  • 18.
  • 19.
    Kokain Bentukkristal putih Rasa sedikit pahit Mudah larut Nama jalanan kokain adalah “Koka, coke, charlie,snow” Disalahgunakan dengan cara dihirup dengan penyedot/gulungan kertas, atau dibakar bersama tembakau (cocopuff)
  • 20.
  • 21.
  • 22.
  • 23.
  • 24.
    Ganja Ganja disebutjuga mariyuana atau cimeng, berasal dari tanaman ganja. Ganja berupa tanaman kering dirajang, setelah itu dilinting dan disulut Ganja menimbulkan khayal (halusinasi) d an menye­babkan reaksi tubuh lamban, daya ingat terganggu, sulit memusatkan perhatian, berubahnya perasaan akan waktu (sebentar dirasa lama dan jarak dekat dirasa masih jauh). Pemakaian ganja menyebabkan mata merah, sehingga orang sering memakai kaca mata gelap atau membawa obat tetes mata. Jika memakai ganja sulit mengingat apa yang telah dipelajari, menjadi lamban dan bodoh. Semangat dan cita-cita turun, sehingga terancam putus sekolah
  • 25.
  • 26.
  • 27.
  • 28.
  • 29.
  • 30.
    Psikotropika UU RI No. 5/1997 PSIKOTROPIKA: adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku contoh : Ecxtacy, shabu-shabu, LSD, obat penenang/tidur, obat anti depresi dan anti psikosis.
  • 31.
    4 GOLONGAN PSIKOTROPIKAGolongan I : digunakan untuk ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan sindrom ketergantungan Contoh : MDMA, ekstasi, LSD, ST Golongan II : untuk pengobatan dan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan sindrom ketergantungan. Contoh : amfetamin, fensiklidin, sekobarbital, metakualon, metilfenidat (ritalin).
  • 32.
    Golongan III : berkhasiat untuk pengobatan dan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi sedang mengakibatkan sindrom ketergantungan. Contoh : fenobarbital, flunitrazepam. Golongan IV : berkhasiat untuk pengobatan dan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan sindrom ketergantungan. Contoh: diazepam, klobazam, bromazepam, klonazepam, khlordiazepoxide, nitrazepam (BK,DUM,MG)
  • 33.
    Ekstasi dan Shabu. Berbentuk pil: wama-warni (ekstasi) dan kristal putih (shabu). Pemakaian: Ditelan (ekstasi), ditaruh dalam rokok atau diisap melalui hidung (shabu). Sistem kerjanya memacu otak, menyebabkan tidak tidur, percaya diri meningkat, bersemangat, dan jantung berdebar. Ekstasi menyebabkan rahang kaku dan tubuh bergerak-gerak (tripping), berkeringat dan haus, lalu murung, nafsu makan hilang dan letih. Dapat meninggal karena pembuluh darah otak pecah. Jika memakai shabu, melihat atau mendengar sesuatu yang tidak ada, rasa curiga dan dorongan bunuh diri, dapat terjadi gangguan jiwa.
  • 34.
  • 35.
  • 36.
  • 37.
  • 38.
  • 39.
    ZAT ADIKTIF lainnyayaitu zat-zat yang mengakibatkan ketergantungan selain narkotika & psikotropika Contoh: 1. alkohol 2. Inhalansia (aseton, thinner cat, lem). Zat-zat tersebut sangat berbahaya karena bisa mematikan sel-sel otak. 3. Nikotin (tembakau) 4. Kafein
  • 40.
    Alkohol ALKOHOL :zat aktif dalam berbagai minuman keras, mengandung etanol yang berfungsi menekan syaraf pusat Contoh bir, vodka, whiskey
  • 41.
  • 42.
  • 43.
    ROKOK Merupakan bahanaktif yang mengandung nikotin yang menyebabkan ketergantungan dan banyak zat lain yang berbahaya bagi kesehatan. Rokok dibuat berupa lintingan kertas rokok yang berisi daun tembakau yang dikeringkan dan dicacah, dapat menyebabkan ketergantungan
  • 44.
  • 45.
    KANDUNGAN ZAT KIMIAYANG TERDAPAT DALAM ROKOK ± 4000 BAHAN KIMIA NIKOTIN TAR CARBON MONOXIDA
  • 46.
    KANDUNGAN DALAM ROKOKAceton (penghapus cat kuku) Naphthalamine (bahan baku sintetis pewarna) HydrogenCyanade (Racun yang digunakan untuk pelaksanaan hukuman mati) Amonia (pembersih lantai) Toluene (pelarut industri) Arsenic (racun semut putih) Toluidine (bahan baku pewarna) Methanol (bahan bakar roket) Pyrene (Hasil pembakaran bersifat racun) Naphthalene (kapur barus) Dimethynitrosamine (bahan/cairan untuk batik) Phenol (Pembersih lantai / desinfektan) Cadmium(dipakai pada accu mobil) Polonium (Zat radio aktif) Carbon Monoxida (gas racun yang keluar dari knalpot) Benzopyrene (hasil pembakaran bersifat racun) Vynil Clorine(bahan plastik PVC) Urethane (bahan anesthesi) Dibenzacridine (bahan pembakaran bersifat racun) Buthane (bahan bakar korek api)
  • 47.
  • 48.
    BAHAYA & DAMPAKMEROKOK 75% KEMATIAN KARENA PENY PARU KRONIK, BRONKHITIS KRONIK, EMPHYSEMA 90 % KEMATIAN KARENA KANKER PARU KEBIASAAN MEROKOK DATA STATISTIK 40 % KEMATIAN AKIBAT STROKE
  • 49.
    TUBUH PEROKOK RAMBUTRONTOK KATARAK KULIT KERIPUT KURANG PENDENGARAN KANKER KULIT KARIES GIGI & KANKER MULUT,LIDAH, FARING EMPHISEMA & KANKER PARU OSTEOPOROSIS PENYAKIT JANTUNG TUKAK & KANKER LAMBUNG, PANKREAS HILANGNYA WARNA JARI KANKER UTERUS & KEGUGURAN KERUSAKAN SPERMA PSORIASIS BUERGER’S DISEASE KANKER GINJAL & KANDUNG KEMIH KANKER PAYUDARA
  • 50.
  • 51.
    10 MITOS TENTANGROKOK MEROKOK HANYA MENYEBABKAN BEBERAPA MASALAH, YAITU YANG TERCANTUM PADA LABEL PERINGATAN SAYA HANYA MEROKOK SEDIKIT, HAL TERSEBUT TIDAK BERBAHAYA BAGI DIRI SAYA SAYA HANYA AKAN MEROKOK SELAMA BEBERAPA TAHUN, KEMUDIAN AKAN BERHENTI. JADI, HAL TERSEBUT TD k MASALAH MEROKOK DAPAT MEMBANTU SAYA DALAM MENURUNKAN BERAT BADAN BERHENTI MEROKOK MUNGKIN SULIT BAGI SEBAGIAN ORANG, TAPI SAYA DAPAT MELAKUKANNYA KAPANPUN SAYA MAU MEROKOK TIDAK MENYAKITI SIAPAPUN MENGHISAP CERUTU DAN MENGUNYAH TEMBAKAU AMAN KARENA TIDAK DIHISAP MEROKOK ATAU CHEWING TOBACCO DPT MENURUNKAN TEKANAN DARAH JIKA SAYA HANYA MENGGUNA-KAN ROKOK FILTER, MENTHOL ATAUPUN DG KADAR TAR YG RENDAH, MAKA SY AKAN BAIK-2 SAJA SAYA TLH MEROKOK SELAMA BERTAHUN-2, MK TDK ADA GUNANYA JIKA SY BERHENTI SEKARANG
  • 52.
    FAKTA – FAKTATENTANG BAHAYA ROKOK SEKITAR 87 % KEMATIAN KARENA KANKER DAN PARU ADALAH AKIBAT PENDERITANYA MEROKOK SEKITAR 82 % KEMATIAN KARENA BRONCHITIS ADALAH AKIBAT PENDERITANYA MEROKOK SATU DARI EMPAT KEMATIAN AKIBAT SERANGAN JANTUNG TERJADI PADA PEROKOK SETIAP 10 DETIK DI SELURUH DUNIA, SATU ORANG MENINGGAL BERKAITAN DENGAN TEMBAKAU
  • 53.
    Kafein Merupakan zatstimulan Dapat menimbulkan ketergantungan psikologis jika dikonsumsi melebihi 100 mg/hari atau lebih dari 2 cangkir kopi
  • 54.
    PENYALAHGUNAAN NAPZA Pemakaian obat dan zat-zat berbahaya lain dengan maksud bukan untuk tujuan pengobatan dan/atau penelitian serta digunakan tanpa mengikuti aturan serta dosis yang benar. Penggunaan terus menerus dan berlanjut akan mengakibatkan ketergantungan/ adiksi / kecanduan.
  • 55.
  • 56.
    PENYALAHGUNAAN NAPZA PENYEBAB: 1- FAKTOR ZAT ITU SENDIRI 2. FAKTOR INDIVIDU 3. FAKTOR LINGKUNGAN (KELUARGA,SEKOLAH DAN MASYARAKAT)
  • 57.
    PENYALAHGUNAAN NAPZA FAKTOR ZAT Merubah pikiran Merubah suasana hati Merubah perasaan Merubah perilaku Akibatkan ketergantungan Mudah didapat
  • 58.
    PENYALAHGUNAAN NAPZA FAKTORINDIVIDU Coba-coba Ingin diterima dalam kelompok Ikut tren Kenikmatan sesaat Cari perhatian Identitas diri Pelarian dr masalah Ikut tokoh idolA Tdk bisa berkata “tidak” FAKTOR LINGKUNGAN Hub.keluarga kurang harmonis Ortu otoriter Pengaruh teman sebaya Lingk. Rawan napza Pendidikan agama kurang Sekolah kurang disiplin, tdk tertib,tdk ada fasilitas penyaluran minat & bakat Penegakan hukum lemah & kurang konsisten
  • 59.
    BEBERAPA ISTILAH TOLERANSIOVERDOSIS SINDROMA PUTUS OBAT/WIDRAWAL SAKAU ADIKSI
  • 60.
    PUTUS OBAT/ WIDRAWALdi kalangan pengguna narkoba disebut "sakauw". Sakauw digambarkan sebagai keadaan keluar cairan dari lubang/pori tubuh (nangis, pilek, muntah, diare) gelisah dan sakit sekujur tubuh, gabungan dari semua rasa sakit/nyeri yang hebat
  • 61.
    KELOMPOK RESIKO TINGGIPADA REMAJA Mempunyai sifat mudah kecewa & untuk mengatasi cenderung agresif-destruktif Punya keinginan tdk bisa menunggu  segera Pembosan,murung, tertekan Suka mencari sensasi Prestasi belajar buruk, kurang olahraga, cenderung makan berlebih Rendah diri, cemas, obsesi, apatis, menarik diri dari pergaulan, depresi Riwayat penyimpangan perilaku, hub.seksual dini Keluarga alkoholik, teman alkoholik/penyalahguna zat psikoaktif Pendidikan agama kurang
  • 62.
  • 63.
    Gejala penyalahgunaan NapzaPenurunan disiplin, prestasi sekolah Mudah marah , cepat tersinggung , pemurung dan pelamun Kurang bertanggung j wb, tdk jujur Sering memakai kaca mata hitam pada waktu yang tidak semestinya Sering mencuri Badan kurus Mata membiarkan diri kotor & kusam Kulit luka karena bekas suntikan
  • 64.
    Dampak Penyalahgunaan NAPZA FISIK Akibat zat itu sendiri: OPIOIDA : mandul, ggn haid, impoten, sulit BAB ALKOHOL : gastritis, erosi lambung, perlemakan hati, ggn jantung, cacat janin GANJA : bronkitis, respon imun turun, penyusutan otak, mandul KOKAIN: anemia, kurang gizi, tdk nafsu makan, ulserasi-perforasi septum hidung, aritmia jantung AMFETAMIN: idem kokain INHALANSIA: racun hati, otak, sumsum tulang, ginjal, otot jantung KAFEIN : tukak lambung, tekanan darah tinggi NIKOTIN : kelainan fungsi dan kanker paru
  • 65.
    Dampak Penyalahgunaan NAPZA Akibat bahan campuran/pelarut Suntikan : emboli paru, infark paru, kebutaan Akibat pemakaian jarum suntik tidak steril: HIV-aids, hepatitis B/C, endokarditis, sepsis Akibat pertolongan yang salah : Saat tidak sadar malah diminumi oleh keluarga Akibat cara hidup kurang bersih - Penyakit kulit, gigi, anemia dan kurang gizi
  • 66.
    Dampak Penyalahgunaan NAPZA B. GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL gangguan membaca,berbahasa, berhitung, ketrampilan sosial, acuh tak acuh terhadap sekeliling C. KEHIDUPAN SOSIAL MEMBURUK prestasi sekolah/kerja mundur bahkan jadi pengangguran, hub.keluarga buruk, bohong, mencuri, tindak kriminal dll
  • 67.
  • 68.
    SISI HUKUM (UU no 35/2009) MEMBERI &/ MENGEDARKAN : DIANCAM PIDANA : 5-15 TAHUN & DENDA 1M-10M MENYIMPAN,MENYEDIAKAN : PIDANA PENJARA 4-12 TAHUN & DENDA 800 JUTA- 8M PENGGUNA & MEMBERI : 5-15 TAHUN & DENDA 1M-1OM
  • 69.
    PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NAPZAPemakaian rokok dan alkohol harus menjadi bagian karena rokok dan alkohol adalah pintu masuk penyalahgunaan napza yang lain
  • 70.
    PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NAPZAAktif dalam kegiatan-kegiatan yang positif seperti olahraga, kesenian, paskibra, keagamaan, melukis, dll. b. Hindarilah pergaulan dengan teman atau lingkungan yang tercemar NAPZA. c. Berani mengatakan tidak terhadap bujukan atau ajakan teman-teman untuk menggunakan jenis NAPZA apapun d. Memegang teguh norma agama
  • 71.
  • 72.
    STRATEGI PENOLAKAN Nyatakanperasaan dan permasalahan jelaskan bahwa masalah yg dihadapi dpt mengganggu & merugikan misal: “saya tertekan jika kamu memaksa utk mengikuti kemauanmu…..” Ungkapkan keinginan misal: “saya rasa lebih baik jika saya tidak mencobanya” Tanya perasaan lawan bicara mengenai keinginanmu misal: “bagaimana menurutmu mengenai pendapat saya itu?” Cara penyampaian penolakan cara: tolak halus agar penolakan berjalan mulus
  • 73.
    TIPS UNTUK STOPMEROKOK : TETAPKAN TANGGAL STOP MEROKOK MINTA DUKUNGAN KERABAT/ TEMAN DEKAT, DAN BERKONSUL- TASILAH KE DOKTER UNTUK MENDAPATKAN TERAPI YG DPT MEMBANTU ANDA PIKIRKAN DAN INGAT SELALU MANFAAT STOP MEROKOK THD KESEHATAN DAN HIDUP ANDA KENALI DAN SINGKIRKAN SEMUA PEMICU KEBIASAAN MEROKOK ANDA
  • 74.
    BAGAIMANA MELEPASKAN DIRIDARI ROKOK…..??????
  • 75.
  • 76.
    PAMPANG PERTANYAAN &JAWABAN DISEBUAH KERTAS MENGAPA SAYA MEROKOK….? UNTUNGNYA APA…..? KESEHATAN…? KEUANGAN……? ?
  • 77.
    HINDARI PERGAULAN DENGANPEROKOK AKTIF UNTUK SEMENTARA WAKTU
  • 78.
    BILA TERMOTIVASI INGINMEROKOK KEMBALI MINUM JUS BUAH MENGULUM PERMEN KUNYAH PERMEN KARET DLL, PENGGANTI ROKOK
  • 79.
    LATIHAN BERNAFAS SECARADALAM-DALAM BEBERAPA KALI TIAP HARI OLAHRAGA TERATUR
  • 80.
    SATEEE… BAKSOOOO… NASIGORENG…. CONG YANK…….. TERIMA KASIH…
  • 81.