Dokumen ini membahas pentingnya sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) dalam sektor konstruksi di Indonesia, yang memiliki tingkat pendidikan tenaga kerja yang relatif rendah. SMK3 diatur oleh permenaker dan terdiri dari berbagai elemen serta kriteria yang harus dipenuhi oleh perusahaan sesuai tingkat risikonya. Penerapan SMK3 bertujuan untuk mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja melalui pendekatan sistematis dan berkelanjutan.