MANAJEMEN OPERASIONAL I
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
2012
LILIA PASCA RIANI, SE., ST., M.Sc.
PERTEMUAN V
STRATEGI LAY-OUT
PENTINGNYA STRATEGI TATA
LETAK
• Penentu efektifitas dan efisiensi => daya saing
perusahaan.
• Dampak eksekusi strategi tata letak dapat
mencakup kapasitas, proses, fleksibilitas,
biaya, kualitas lingkungan kerja, kontak
dengan pelanggan.
• Tata letak yang efektif dapat membantu
organisasi mencapai diferensiasi, biaya rendah,
dan respon yang cepat.
HAL-HAL YANG PERLU
DIPERTIMBANGKAN
1. Utilisasi ruang, peralatan, dan SDM yang
lebih tinggi
2. Aliran informasi, barang, dan uang yang
lebih baik
3. Moral karyawan yang lebih baik, kondisi
lingkungan kerja yang lebih nyaman
4. Interaksi dengan pelanggan yang lebih baik
5. Fleksibilitas
HAL-HAL LAIN YANG PERLU
DIPERHATIKAN
1. Peralatan dan penanganan bahan, misal menggunakan ban
berjalan, forklift untuk mengirim dan menyimpan bahan
2. Kapasitas ruang, misal untuk 10 pekerja dengan 10 petak
dengan ukuran 1,5 x 1,5 meter ditambah kantin, AC, toilet,
dll
3. Lingkungan hidup dan estetika, misalnya keberadaan
jendela, tamanan, tinggi partisi untuk aliran udara, dll
4. Aliran informasi, keputusan penempatan ruang perlu jarak
untuk memperlancar aliran informasi dari karyawan yang
saling terkait
5. Biaya pergerakan antar wilayah kerja yg berbeda,
pertimbangan pemindahan bahan atau wilayah kerja
JENIS-JENIS TATA LETAK
1. Tata letak kantor : menempatkan para pekerja,
peralatan, dan ruangan kantor yang
melancarkan aliran informasi
2. Tata letak toko eceran : menempatkan rak-rak
dan merespon perilaku pelanggan
3. Tata letak gudang : memusatkan pada
kelebihan dan kekurangan antara ruangan dan
sistem penanganan bahan
JENIS-JENIS TATA LETAK
4. Tata letak posisi tetap : untuk proyek/proses yang besar
dan memakan tempat seperti proses pembuatan kapal laut
5. Tata letak yang berorientasi proses : berhubungan dengan
produksi dengan volume rendah dan variasi tinggi
6. Tata letak sel kerja : menata mesin-mesin dan peralatan
lain untuk fokus pada produksi sebuah produk atau
sekelompok produk yang berkaitan
7. Tata letak berorientasi pada produk : mencari utilisasi
karyawan dan mesin yang paling baik dalam produksi
yang kontinyu atau berkurang
TATA LETAK KANTOR
• Mengelompokkan karyawan, dan perlengkapan
mereka
• Mempertimbangkan kenyamanan, keamanan, dan
pergerakan informasi
• Memerlukan pendekatan berbasis tugas, berkaitan
dengan kerahasiaan informasi, misalnya kepala
badiang pemasaran hendaknya dekat dengan pusat
data, tapi tidak perlu dekat dengan ruang fotokopi
atau departemen produksi
TATA LETAK TOKO ECERAN
• Memperhaikan produk mana yang paling
memberikan keuntungan penjualan dan intensitas
pembelian yang tinggi
• Semakin banyak produk yang dapat dilihat oleh
pelanggan maka semakin tinggi kemungkinan
untuk meningkatkan penjualan
• Ada kalanya biaya untuk menempatkan produk
pada sebuah lokasi yang dinilai strategis juga
berbeda karena dinilai dapat meningkatkan
penjualan
TATA LETAK GUDANG PENYIMPANAN
• Tugas manajemen adalah memaksimalkan penggunaan setiap
space dalam gudang
• Memanfaatkan volume penuhnya sambil menjaga agar biaya
menanganan bahannya tetap rendah
• Biaya penanganan bahan adalah biaya yang berkaitan dengan
transportasi barang yang masuk, disimpan, dan dikeluarkan
dari gudang
• Meminimalkan jumlah sumber daya yang dihabiskan untuk
menemukan dan memindahkan bahan ditambah dengan
kerusakan bahan akibat pemindahan bahan
• Cara mengeliminasi biaya gudang adalah cross docking (
bahan datang langsung diproses – barang jadi langsung
dikirim ke distributor)
TATA LETAK DENGAN POSISI TETAP
• Untuk mesin-mesin atau perlengkapan atau
peralatan yang berat dan sulit dipindahkan
sehingga harus dibangun pada posisi tetap
• Misal pabrik pembuatan kapal
TATA LETAK BERORIENTASI
PROSES
• Sangat mendukung strategi diferensiasi produk
• Biasanya memiliki strategi volume rendah
dengan variasi tinggi
• Daya fleksibilitas peralatan dan penugasan
tenaga kerja
• Departemen – departemen yang memiliki
aliran komponen atau aliran tenaga kerja yang
berkaitan harus diletakkan berdekatan
Permesinan Pencetakan
PenyelesaianPengecatan
Waktu
tunggu 7
menit
Waktu tunggu
8 menit
Waktu penyelesaian
3 menit
Waktu penyelesaian
3 menit
Waktu perpindahan dan waktu
tunggu 8 menit
Waktu penyelesaian
4 menit
Waktu perpindahan dan waktu
tunggu 8 menit
Waktu penyelesaian
3 menit
MENYEIMBANGKAN LINI PROSES
Non-lean manufacturer membuat factory layout dan production flow
sedemikian rupa sehingga satu jenis pekerjaan akan berada di satu tempat
yang sama, sedangkan jenis pekerjaan lain akan dikelompokkan ke dalam
satu area lain yang kemudian disebut dengan section-section.
PermesinanPencetakan
PenyelesaianPengecatan
3 menit
5 menit3 menit
4 menit
Usulan pengubahan sel produksi untuk
mengurangi waktu tunggu
Lean manufacturer membuat factory layout sedemikian rupa sehingga
satu jenis product dikerjakan oleh satu kelompok kecil pekerja mulai dari
proses awal hingga proses akhir dalam satu lokasi yang kemudian di
sebut dengan “Line atau station”. Dan jenis product lainya dikerjakan
oleh kelompok lain mulai dari proses awal hingga akhir juga.
TERIMA KASIH

MO I Materi Strategi Layout

  • 1.
    MANAJEMEN OPERASIONAL I FAKULTASEKONOMI UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI 2012 LILIA PASCA RIANI, SE., ST., M.Sc. PERTEMUAN V STRATEGI LAY-OUT
  • 5.
    PENTINGNYA STRATEGI TATA LETAK •Penentu efektifitas dan efisiensi => daya saing perusahaan. • Dampak eksekusi strategi tata letak dapat mencakup kapasitas, proses, fleksibilitas, biaya, kualitas lingkungan kerja, kontak dengan pelanggan. • Tata letak yang efektif dapat membantu organisasi mencapai diferensiasi, biaya rendah, dan respon yang cepat.
  • 6.
    HAL-HAL YANG PERLU DIPERTIMBANGKAN 1.Utilisasi ruang, peralatan, dan SDM yang lebih tinggi 2. Aliran informasi, barang, dan uang yang lebih baik 3. Moral karyawan yang lebih baik, kondisi lingkungan kerja yang lebih nyaman 4. Interaksi dengan pelanggan yang lebih baik 5. Fleksibilitas
  • 7.
    HAL-HAL LAIN YANGPERLU DIPERHATIKAN 1. Peralatan dan penanganan bahan, misal menggunakan ban berjalan, forklift untuk mengirim dan menyimpan bahan 2. Kapasitas ruang, misal untuk 10 pekerja dengan 10 petak dengan ukuran 1,5 x 1,5 meter ditambah kantin, AC, toilet, dll 3. Lingkungan hidup dan estetika, misalnya keberadaan jendela, tamanan, tinggi partisi untuk aliran udara, dll 4. Aliran informasi, keputusan penempatan ruang perlu jarak untuk memperlancar aliran informasi dari karyawan yang saling terkait 5. Biaya pergerakan antar wilayah kerja yg berbeda, pertimbangan pemindahan bahan atau wilayah kerja
  • 8.
    JENIS-JENIS TATA LETAK 1.Tata letak kantor : menempatkan para pekerja, peralatan, dan ruangan kantor yang melancarkan aliran informasi 2. Tata letak toko eceran : menempatkan rak-rak dan merespon perilaku pelanggan 3. Tata letak gudang : memusatkan pada kelebihan dan kekurangan antara ruangan dan sistem penanganan bahan
  • 9.
    JENIS-JENIS TATA LETAK 4.Tata letak posisi tetap : untuk proyek/proses yang besar dan memakan tempat seperti proses pembuatan kapal laut 5. Tata letak yang berorientasi proses : berhubungan dengan produksi dengan volume rendah dan variasi tinggi 6. Tata letak sel kerja : menata mesin-mesin dan peralatan lain untuk fokus pada produksi sebuah produk atau sekelompok produk yang berkaitan 7. Tata letak berorientasi pada produk : mencari utilisasi karyawan dan mesin yang paling baik dalam produksi yang kontinyu atau berkurang
  • 11.
    TATA LETAK KANTOR •Mengelompokkan karyawan, dan perlengkapan mereka • Mempertimbangkan kenyamanan, keamanan, dan pergerakan informasi • Memerlukan pendekatan berbasis tugas, berkaitan dengan kerahasiaan informasi, misalnya kepala badiang pemasaran hendaknya dekat dengan pusat data, tapi tidak perlu dekat dengan ruang fotokopi atau departemen produksi
  • 13.
    TATA LETAK TOKOECERAN • Memperhaikan produk mana yang paling memberikan keuntungan penjualan dan intensitas pembelian yang tinggi • Semakin banyak produk yang dapat dilihat oleh pelanggan maka semakin tinggi kemungkinan untuk meningkatkan penjualan • Ada kalanya biaya untuk menempatkan produk pada sebuah lokasi yang dinilai strategis juga berbeda karena dinilai dapat meningkatkan penjualan
  • 14.
    TATA LETAK GUDANGPENYIMPANAN • Tugas manajemen adalah memaksimalkan penggunaan setiap space dalam gudang • Memanfaatkan volume penuhnya sambil menjaga agar biaya menanganan bahannya tetap rendah • Biaya penanganan bahan adalah biaya yang berkaitan dengan transportasi barang yang masuk, disimpan, dan dikeluarkan dari gudang • Meminimalkan jumlah sumber daya yang dihabiskan untuk menemukan dan memindahkan bahan ditambah dengan kerusakan bahan akibat pemindahan bahan • Cara mengeliminasi biaya gudang adalah cross docking ( bahan datang langsung diproses – barang jadi langsung dikirim ke distributor)
  • 15.
    TATA LETAK DENGANPOSISI TETAP • Untuk mesin-mesin atau perlengkapan atau peralatan yang berat dan sulit dipindahkan sehingga harus dibangun pada posisi tetap • Misal pabrik pembuatan kapal
  • 18.
    TATA LETAK BERORIENTASI PROSES •Sangat mendukung strategi diferensiasi produk • Biasanya memiliki strategi volume rendah dengan variasi tinggi • Daya fleksibilitas peralatan dan penugasan tenaga kerja • Departemen – departemen yang memiliki aliran komponen atau aliran tenaga kerja yang berkaitan harus diletakkan berdekatan
  • 19.
    Permesinan Pencetakan PenyelesaianPengecatan Waktu tunggu 7 menit Waktutunggu 8 menit Waktu penyelesaian 3 menit Waktu penyelesaian 3 menit Waktu perpindahan dan waktu tunggu 8 menit Waktu penyelesaian 4 menit Waktu perpindahan dan waktu tunggu 8 menit Waktu penyelesaian 3 menit MENYEIMBANGKAN LINI PROSES Non-lean manufacturer membuat factory layout dan production flow sedemikian rupa sehingga satu jenis pekerjaan akan berada di satu tempat yang sama, sedangkan jenis pekerjaan lain akan dikelompokkan ke dalam satu area lain yang kemudian disebut dengan section-section.
  • 20.
    PermesinanPencetakan PenyelesaianPengecatan 3 menit 5 menit3menit 4 menit Usulan pengubahan sel produksi untuk mengurangi waktu tunggu Lean manufacturer membuat factory layout sedemikian rupa sehingga satu jenis product dikerjakan oleh satu kelompok kecil pekerja mulai dari proses awal hingga proses akhir dalam satu lokasi yang kemudian di sebut dengan “Line atau station”. Dan jenis product lainya dikerjakan oleh kelompok lain mulai dari proses awal hingga akhir juga.
  • 21.