Standar Nasional Indonesia menetapkan standar mutu untuk mi kering. Dokumen ini menjelaskan ruang lingkup, definisi, dan syarat mutu mi kering seperti kadar air maksimal 8-10%, protein minimal 8-11%, dan batasan cemaran logam seperti timbal, tembaga, seng, dan raksa. Cara pengujian mutu meliputi uji organoleptik, kimiawi, dan mikroba sesuai standar nasional.