Dr. SYAFRANI, M.Si UNILAK 2011
 Rasa ingin tahu dan Kebenaran
 Pengertian, arah dan tujuan metode ilmiah
 Pengetahuan, Proses berpikir dan penalaran
ilmiah
 Pengetahuan, Penelitian serta konsep ilmu
 Proses berpikir dan penalaran ilmiah
 Etika keserjanaan
 Sistimatika penulisan Karangan Ilmiah
 Pendekumentasian daftar pustaka
 Penyusunan dan penelusuran daftar pustaka
 Nama Mt. Muliah : Metode Ilmiah
 SKS : 3(2-1) SKS
 Kode Mata Kuliah:
 Jumlah Ttp Muka : 16 kali
 Kehadiran Mhs. : Mininum 12 Kali
 Dosen : Dr. Syafrani, M.Si
 Makalah/ Tugas : 20%
 UTS : 25%
 UAS : 40%
 Kehadiran : 15%
HASRAT INGIN TAHU
Suatu dorongan atau daya yang dimiliki
oleh manusia Untuk menuju kepada suatu
pengetahuan yang Sempurna dan
mempunyai kebenaran yang tinggi yang
muaranya dapat dilakukan dengan
penelitian mengikuti kaidah-kaidah ilmiah
ILMU DAN PROSES BERPIKIR
INI APA ? ITU APA ?
DIMULAI DARI
MENGAPA BEGINI ?
BAGAIMANA HAL ITU TERJADI ?
BAGAIMANA MEMECAHKANNYA ?
MENCARI KEBENARAN
PENDEKATAN NON ILMIAH
PENDEKATAN ILMIAH
Akal Sehat
Prasangka
Pendekatan Intuitif
Penemuan Kebetulan (Coba-coba)
Pendapat Otoritas Ilmiah
Mengikuti sistimatika
metode ilmiah
Karya artinya kerja/berbuat
Ilmiah yang artinya bersifat ilmu
Produk dalam bentuk tulisan
(atas dasar pengetahuan, sikap dan cara berpikir)
Karya tulis ilmiah :
Hasil tulisan yang mengikuti kaidah/aturan tertentu
(persyaratan tata tulis yang telah dibakukan oleh masyarakat
akademik/masyarakat ilmiah)
Majalah/jurnal ilmiah/buku
Keterampilan dalam menulis karya ilmiah :
1) Banyak membaca
2) Mempelajari gaya menulis yang baik
3) Berlatih terus menerus
Penelitian : Pendekatan secara Rasional dan Empiris
Rasional
Kemampuan untuk berpikir
Menggunakan akal sehat
Pengetahuan dimulai dari gagasan
Menggunakan waktu yang lalu
Misal : Cerita menentukan gigi
kuda
Empiris
Pengamatan dari fenomena yang
terjadi
Jawaban ada pd obyek dimana
masalahan berada tidak didalam
pikiran
Mengamati apa yang terjadi
Membuat kesimpulan
•Pendekatan Empiris merupakan suatu pendekatan Metode Ilmiah
PENELITIAN
sebagai KUNCI KEMAJUAN ILMU PENGETAHUAN
 Ilmu pengetahuan merupakan rangkaian
pengetahuan yg digali, disusun dan
dikembangkan secara sistematis dengan
menggunakan pendekatan tertentu yg dilandasi
oleh metode ilmiah, baik yg bersifat kuantitatif,
kualitatif atau eksplorasi untuk menerangkan
pembuktian gejala alam dan atau gejala
kemasyarakatan.
 Penelitian merupakan kegiatan yg dilakukan
menurut kaidah dan metode ilmiah secara
sistematis untuk memperoleh informasi, data dan
keterangan yg berkaitan dengan pemahaman
dan pembuktian kebenaran atau ketidakbenaran
suatu asumsi dan atau hipotesis untuk menarik
Metode Ilmiah (Scientific Method) : Suatu cara utk
memperoleh pengetahuan yang baru atau suatu cara
untuk menjawab permasalahan-permasalahan penelitian
yang dilakukan secara ilmiah
Metode Ilmiah (Scientific Method) :
Kriteria :
•Berdasarkan fakta
•Bebas dari prasangka
•Menggunakan dasar Analisis
•Menggunakan hipotesa
•Menggunakan ukuran yang
obyektif
Langkah-langkah :
•Pilih dan defenisikan masalah
•Cari data yang tersedia
•Buat hipotesis
•Kerangka analisis
•Kumpulkan data
•Analisis data
•Buat kesimpulan
FAKTA TEORI
memperjelas celah
meringkaskan
memperkecil
jangkauan
meramalkan
menolong
memprakarsai
menola
k
menukar
orientasi
mendefinikan
kembali
memberi jalan
mengubah
Metode
Ilmiah
Proses Penelitian
• Kaitan Metode Ilmiah dg Metode Penelitian
Penelitian KebenaranIlmu
(Proses) (Proses) (hasil)
TUGAS AKHIR KESERJANAAN
PERUMUSAN
MASALAH
PENYUSUNAN
DESAIN PENELITIAN
PENENTUAN
CONTOH
PENYUSUNAN TEKNIK
PENGUMPULAN DATA
PENULISAN
LAPORAN
ANALISIS
DATA
PENYEDERHANAAN DAN
TABULASI DATA
RENCANA
ANALISIS DATA
PENGUMPULAN
DATA
Kumpulan Teori Menghasilkan konsep Dirumuskan Hipotesis
Tentukan Sampel utk menguji Hipotesis
Buat Kesimpulan yang Berlaku Umum
Deduktif
Pengamatan terhadap obyek
penelitian (khusus sifatnya)
Menghasilkan teori baru
(umum)
Skema : Proses induktif penelitian kuantitatif
Unsur Pemikiran
Ilmiah
Sifat atau Kualifikasi
1. Observasi (pengamatan) dengan
suatu tujuan tertentu
1. Harus tepat dan ekstensif
2. Harus dikerjakan dalam berjenis kondisi
2. Analisis sintesis 3. Harus berisi unsur esensial dalam situasi problematik
4. Harus diperhitungkan kesamaan atau keragaman
dengan mengingat bahaya analogi
5. Harus diberi perhatian pada pengecualian-
pengecualian. Interpretasi harus dilakukan secara
selektif
3. Mengingat dan memunculkan
kembali secara selektif
6. Memerlukan pengalaman yang luas
4. Hipotesis 7. Harus dimasukkan semua hipotesis yang mungkin
5. Verifikasi dengan inferensi dan
percobaan
8. Inferensi harus diuji dengan percobaan
6. Pemberian alasan dengan :
a. Metode penyesuaian
b. Metode perbedaan
c. Metode pertinggal
d. Metode variasi yang
berhubungan
e. Metode persamaan dan
perbedaan
9. Hanya satu variabel yang dibenarkan
10. Data harus diatur secara sistematik
11. Keputusan yang diambil harus berdasarkan
kebenaran-kebenaran data
12. Pertimbangan harus melalui ketepatan data
7. Keputusan 13. Harus tidak mempunyai prasangka
Penalaran deduktif  kesimpulan yang
bersifat umum ke khusus.
Contoh :
 Semua makhluk bernafas (premis mayor)
 Si Ali adalah seorang makhluk hidup (premis minor)
 Jadi, Si Ali juga bernafas (Kesimpulan)
Penalaran induktif  kesimpulan yang
bersifat khusus ke umum.
Contoh :
 Kucing bernafas, Kambing bernafas
 Sapi bernafas, Kuda dan Harimau bernafas
 Semua hewan bernafas (Kesimpulan)
PENELITIAN DAN MASALAH
PENELITIAN
Penelitian :
.
Jenis penelitian :
)
Merumuskan Judul Penelitian:
1).
SIKLUS INVESTIGASI ILMIAH
A N A L I S I S
S I N T E T I S
PERTANYAAN
TEORI
Informasi
Tentang Alam
DATA
Hasil-Hasil
Penelitian
Apa yang sudah diketahui,
apa yang akan kita teliti dan
peroleh
Informasi dapat
menkonfirmasi teori,
mengembangkan
/mengarahkan
METODE ILMIAH: Adalah penting dalam
penemuan pengetahuan yang sistimatik dan
perlu dikomunikasikan penemuan tersebut
kepada masyarakat ilmuwan
Kerangka Umum Penelitian : Harus memahami Teori Dasar, Konsep, dan
Perumusan Hipotesis
Landasan Teori Bertujuan :
1. Memperdalam pengetahuan tentang bidang yang diteliti
2. Mengetahui hasil-hasil yang berhubungan dengan yang diteliti
3. Memperjelas masalah penelitian (Banyak membaca daftar pustaka
seperti abstrak, jurnal thesis, buku-buku teks, dan lainnya).
Kerangka Konsep : Teori-teori yang telah dikumpulkan dapat menghasilkan
beberapa konsep. Hubungan antara konsep-konsep yang
didasarkan teori-teori tersebut disebut kerangka
konsep.
Ada beberapa istilah yang sering digunakan oleh ilmuan :
Konsep, Variabel, Proposisi, Hipotesis, dan Toeri.
Konsep : Pengertian abtraks yang digunakan para ilmuan sebagai komponen
dalam membangun proposisi dan teori (uang sogok).
Proposisi : Pernyataan tentang realitas yang dapat dievaluasi apakah benar atau
salah (dia lulus karena pakai uang sogok)
Teori : Adalah sistem dari proposisi, dapat juga dikatakan bahwa teori
adalah kumpulan dari proposisi yang saling berkaitan.
Variabel : Bentuk yang dapat diukur dari konsep
Hipotesis : Proposisi yang dibuat dan dimaksudkan untuk mengumpulkan
bukti-bukti dalam rangka menguji proposisi apakah benar atau tidak. Dalam
arti lain hipotesis merupakan kesimpulan sementara dan diperlukan bukti-
bukti untuk menguji dugaan.
Hipotesis dinyatakan dalam bentuk :
1. Hipotesis penelitian (Hi) = Hipotesis alternatif
2. Hipotesis nol (H0) = Hipotesis nol
Contoh : Bentuk hipotesis
H0 = tidak ada perbedaan perlakuan antara perlakuan pupuk Z dan
X digunakan (H0 : z = x ).
H1 = Ada perbedaan pengaruh perlakuan antara pupuk Z dan X
(H1 : z  x )
 Penelitian yang sifatnya diskriptif tidak perlu dibuatkan
hipotesis, karena sifatnya menguraikan satu variebel.
Sedangkan hipotesis membutuhkan beberapa variabel
untuk melihat keterkaitannya.
Batasan-batasan pemakaian hipotesis :
1. Jangan dipertahankan pendapat yang salah
2. Sesuaikan pikiran atau pendapat dengan fakta yang didapat
3. Uji pendapat yang dibuat dengan kritis
4. Hindarkan pemikiran yang salah
Metode : merupakan cara utama yang dipergunakan untuk mencapai
suatu tujuan. Misalnya untuk menguji serangkaian hipotesis
dengan mempergunakan teknik serta alat-alat tertentu.
Tiap jenis penelitian akan berbeda metode yang digunakan :
1. Penelitian Deskriftif melihat hubungan dengan keadaan yang terjadi
saat itu, menguraikan peristiwa yang terjadi, variabel tidak
dimanipulasi. Sering digunakan metode survei dengan mengumpulkan
data dari lapangan dengan membuat beberapa pertanyaan.
2. Penelitian Korelasi untuk melihat sebab-akibat yang sering
digunakan dengan teknik-teknik statistik seperti regresi, multi
regresi, diskriminan analisis.
3. Penelitian Eksperimen melakukan perlakuan terhadap variabel
indipenden. Penelitian ini ada perlakuan, mempunyai variabel lebih
dari satu, dan randomisasi.
Analisis Data : Dapat dilakukan secara kualitatif atau kuantitatif dengan
menggunakan teknik-teknik statistik
Analisis statistik mana yang digunakan perlu diperhatikan 2 hal yaitu
: Jenis variabel, dan metode penelitin (deskriptif, korelasi,
atau eksperimen)
1. Deskriftif biasanya menggunakan : Tabel tabulasi (sederhana
kelompok), grafik (grafik bar, grafik pie, histogram, polygon), ukuran
sentral (rata-rata, median), ukuran perbedaan dll.
2. Korelasi biasanya :tergantung pada data yang diperoleh apakah
nominal, ordinal, interval atau ratio. Biasanya dapat digunakan chi-square
dan linear regresi).
3. Eksperimen umumnya menggunakan statistik untuk mengukur perbedaan
(T-test dan ANOVA)
Membuat Kesimpulan dan Saran :
Kesimpulan : Generalisasi dari hasil penelitian. Generaliasi artinya ditujukan
kepada populasi
Saran : Lebih ditujukan kepada teori, praktek atau untuk penelitian lanjutan
MEMBUAT LAPORAN PENELITIAN
Laporan berisikan : Identitas laporan (judul, nama
penelitia, institusi), abstrak atau ringkasan, kata
pengantar, daftar isi, isi utama laporan, daftar bacaan,
dan lampiran
Isi laporan utama : Pendahuluan (latar belakang, rumusan masalah, tujuan
tujuan penelitian, hipotesis, kegunaan atau manfaat.
Kajian pustaka : berisi ulasan tentang aspak-aspek masalah yang diteliti
yang diambil dari berbagai sumber dan jenis publikasi terbaru.
Metode penelitian : Waktu dan tempat penelitian, cara memperoleh
data, analisis data, alat yang digunakan
Hasil dan pembahasan : Arti data yang diperoleh dan hubungannya
dengan teori-teori yang telah disajikan pada kajian pustaka
Kesimpulan dan saran : Dibuat berdasarkan hasil yang didapat merupakan
jawaban dari hipotesis yang dibuat (jika ada), saran tidak selalu
harus ada. Saran merinci menurut peneliti perlu dilakukan atau
menyempurnakan teori yang telah ada.
UJIAN TENGAH SEMESTER
AKAL, DAYA HAYAL, DAN INTUISI
AKAL (Logika):
1. Penting dalam perkembangan ilmu pengethuan, karena
landasan utama dari perkembangan ilmu pengetathuan
adalah akal
2. Dapat membuat kesimpulan, kebenarannya tergantung
pada asumsi dasar yang dibuat
3. Bisa juga menghambat perkembangan ilmu
pengethauan khusus ilmu pengethuan baru
4. Dapat membuat orang terlalu percaya diri dengan
pendapat-pendapat yang belum tentu benar.
Akal selalu dipengaruhi oleh:
1. Perasaan
2. Prasngka
3. Pengalaman-pengalaman
RASIONALISASI
Diputuskan :
Pikiran alam dibawah sadar
Akal atau logika yang salah
Kepentingan pribadi
Emosi, Naluri, dan Prasangka
PERAN AKAL
1. MENYUSUN HIPOTESA
2. MEMERIKSA KEBENARAN HASIL DAYA
KHAYAL DAN INTUISI
3. MENENTUKAN PENELITIAN ATAU
PENGAMATAN YANG AKAN DIBUAT
4. MENGUMPULKAN DAN MENGANALISI DATA
5. MEMBUAT INTEPRETASI TERHADAP DATA
6. MEMBUAT KESIMPULAN
7. MENGGUNAKAN HASIL YANG DIDAPAT
DAYA KHAYAL
KEMAMPUAN MELIHAT SUATU PENOMENA YANG
DAPAT DIHUBUNGKAN DARI SUATU PERISTIWA-
KEPERISTIWA LAINNYA.
APA BEDANYA DENGAN MELAMUN ?
TIDAK REFLEKTIF DAN EFISIEN KARENA
PIKIRANNYA LELUASA, atau MENGAMBANG TAMPA
BATAS.
DAYA KHAYAL : PEMBERI HIDUP BAGI KITA, SEDANGKAN
IMPIAN DAN SPEKULASI ADALAH ANGAN-ANGAN YANG HAMPA.
PERAN DISKUSI DAN PERTEMUAN ILMIAH
1. ORANG DAPAT MENGEMUKAN PENDAPAT
YANG BERMANFAAT
2. MENGHASILKAN PEMIKIRAN BARU DENGAN
BERGABUNGNYA BEBERAPA PEMIKIR
3. DAPAT MEMPERBAIKI PENDAPAT-PENDAPAT
YANG SALAH
4. MENIMBULKAN KESENANGAN BAGI
PENELITI YANG SEDANG ADA MASALAH
DALAM MENYELESAIKANNYA
5. MEMATAHKAN PEMIKIRAN-PEMIKIRAN
YANG TIDAK BERMANFAAT
PENGARAHAN PIKIRAN
ORANG SELALU MENGULANGI HAL-HALYANG SALAH,
CARA UNTUK MEMBEBASKANNYAADALAH:
1. TINGGALKAN PERSOALAN YANG DIHADAPI UNTUK
SEMENTARA DARI PIKIRAN KITA
2. BANYAK MELAKUKAN DISKUSI DAN MENDENGAR
PENDAPAT ORANG YANG LEBIH TAHU
3. LAKUKAN HAL-HALATAU PENDEKATAN BARU
INTUISI
CARA MENCARI INTUISI:
1. PIKIRKAN SECARA MENDALAM MENGENAIPERSOALAN
DAN MASALAH YANG DIHADAPI, SEHINGGA PIKIRAN
DIBAWAH SADAR DAPAT DIMANFAATKAN
2. GANGGUAN HAL-HAL HARUS DIHILANGKAN
3. LAKUKAN SECARA TERUS-MENERUS
4. BANYAK BERISTERAHAT DARI SUATU KELELAHAN
5. BANYAK DISKUSI DAN MENGINGGAT
6. SIAPKAN CATATAN, KARENA DATANGNYA SECARA TIBA-
TIBA.
UNTUK BERPIKIR PRODUKTIF:
1. SIAPKAN PIKIRAN KITA
2. ARAHKAN PADA PERSOALAN YANG INGIN
DISELESAIKAN
3. PERHATIAN MASALAH ATAU PERSOALAN
DENGAN BAIK
4. SETELAH DIJAWAB NILAI JAWABAN YANG
DIBUAT KEPIKIRAN YANG SADAR
PENGARUH KONSENTRASI ZAT PERANGSANG TUMBUH
ATONIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI
KACANG KEDELAI (Glycine max L.MERRIL)
SKRIPSI
OLEH :
MAMAN ADIPUTRA
NIM : OOOOOOO7
Diajukan Sebagai salah Satu Syarat Untuk
Memperoleh Gelar Sarjana Pertanian
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS LANCANG KUNING
PEKANBARU
2010
ANALISIS PENDAPATAN USAHA TANI JERUK (Citrus nobilis var) DI
DESA SUNGAI PAKU KECAMATAN SINGINGI HILIR KABUPATEN
KUANTAN SINGINGI
SKRIPSI
OLEH :
DEWI ANGITA
NIM : OOOOOOO7
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk
Memperoleh Gelar Sarjana Pertanian
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS LANCANG KUNING
PEKANBARU
2010
PENGARUH KONSENTRASI ZAT PERANGSANG TUMBUH
ATONIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI
KACANG KEDELAI (Glycin max. L. MERRIL)
OLEH
MAMAN ADIPUTRA
NIM : OOOOOOO7
DISETUJUI
Pembimbing I
Dr. Muhammad Soleh, M. Sc
Pembimbing II
Dr. Siti Nurbahagia, M.Si
MENGETAHUI
Dekan Fakultas Pertanian
Prof. Dr. Ir. Saleh Aljufri. M.P
Ketua Program Studi Agroteknologi
Dr. Ir. Ikke Salamah, M.Sc
Lanjutan halaman 21.
PENULISAN DAFTAR PUSTAKA
1. Nama pengaran; Thn terbit :Jdl artikal. No. Jurnal : No. Volume (No.
terbit) ; Halaman
Contoh : Runtunuwu SD, Hartana A, Suharsono, dan Sinaga MS. 2000.
Penanda molekuler sifat ketahanan kelapa terhadap Phytophthora
penyebab gugur buah. Hayati 7:101-105.
2. Nama pengarang (atau Editor). Thn terbit, Judul buku, Tempat terbit,
Nama penerbit,
Contoh : Gunawan AW. 2000. Usaha Pembibitan Jamur. Jakarta. Penebar
Swadaya.
3. Luzikov VN. 1985. Mithochodrial Biogenesis and Breakdown. Galkin AV,
penerjemah; Roodyn DB, editor. New York. Concultants Bureau.
Terjemahn dari: Reguliatsiia Formirovaniia Mitokhondrii.
4. Nama pengarang. Thn terbit, Di dalam: Nama editor, editor, Judul
publikasi atau nama pertemuan ilmiah. Tempat pertemuan, tgl.
Pertemunan. Tempat terbit. Nama penerbit, Halaman artikal.
5. Nama pengarang, Thn terbit, Judul (skripsi, thesis, disertasi).
Tempat institusi: Nama institusi tempat karya ilmiah tersebut,
Keterangan (belum dipublikasikan tau diterbitkan)
Contoh : Astriani A. 2003. Fungsi biaya dalam usaha perbenihan ikan mas.
Kasus Kabupaten Bandung [skripsi]. Bogor. Fakultas Perikanan, Institut
pertanian Bogor.
A Philosophy
Metode Ilmiah

Metode Ilmiah

  • 1.
    Dr. SYAFRANI, M.SiUNILAK 2011
  • 3.
     Rasa ingintahu dan Kebenaran  Pengertian, arah dan tujuan metode ilmiah  Pengetahuan, Proses berpikir dan penalaran ilmiah  Pengetahuan, Penelitian serta konsep ilmu  Proses berpikir dan penalaran ilmiah  Etika keserjanaan  Sistimatika penulisan Karangan Ilmiah  Pendekumentasian daftar pustaka  Penyusunan dan penelusuran daftar pustaka
  • 4.
     Nama Mt.Muliah : Metode Ilmiah  SKS : 3(2-1) SKS  Kode Mata Kuliah:  Jumlah Ttp Muka : 16 kali  Kehadiran Mhs. : Mininum 12 Kali  Dosen : Dr. Syafrani, M.Si
  • 5.
     Makalah/ Tugas: 20%  UTS : 25%  UAS : 40%  Kehadiran : 15%
  • 6.
    HASRAT INGIN TAHU Suatudorongan atau daya yang dimiliki oleh manusia Untuk menuju kepada suatu pengetahuan yang Sempurna dan mempunyai kebenaran yang tinggi yang muaranya dapat dilakukan dengan penelitian mengikuti kaidah-kaidah ilmiah
  • 7.
    ILMU DAN PROSESBERPIKIR INI APA ? ITU APA ? DIMULAI DARI MENGAPA BEGINI ? BAGAIMANA HAL ITU TERJADI ? BAGAIMANA MEMECAHKANNYA ?
  • 8.
    MENCARI KEBENARAN PENDEKATAN NONILMIAH PENDEKATAN ILMIAH Akal Sehat Prasangka Pendekatan Intuitif Penemuan Kebetulan (Coba-coba) Pendapat Otoritas Ilmiah Mengikuti sistimatika metode ilmiah
  • 9.
    Karya artinya kerja/berbuat Ilmiahyang artinya bersifat ilmu Produk dalam bentuk tulisan (atas dasar pengetahuan, sikap dan cara berpikir) Karya tulis ilmiah : Hasil tulisan yang mengikuti kaidah/aturan tertentu (persyaratan tata tulis yang telah dibakukan oleh masyarakat akademik/masyarakat ilmiah) Majalah/jurnal ilmiah/buku Keterampilan dalam menulis karya ilmiah : 1) Banyak membaca 2) Mempelajari gaya menulis yang baik 3) Berlatih terus menerus
  • 11.
    Penelitian : Pendekatansecara Rasional dan Empiris Rasional Kemampuan untuk berpikir Menggunakan akal sehat Pengetahuan dimulai dari gagasan Menggunakan waktu yang lalu Misal : Cerita menentukan gigi kuda Empiris Pengamatan dari fenomena yang terjadi Jawaban ada pd obyek dimana masalahan berada tidak didalam pikiran Mengamati apa yang terjadi Membuat kesimpulan •Pendekatan Empiris merupakan suatu pendekatan Metode Ilmiah
  • 12.
    PENELITIAN sebagai KUNCI KEMAJUANILMU PENGETAHUAN  Ilmu pengetahuan merupakan rangkaian pengetahuan yg digali, disusun dan dikembangkan secara sistematis dengan menggunakan pendekatan tertentu yg dilandasi oleh metode ilmiah, baik yg bersifat kuantitatif, kualitatif atau eksplorasi untuk menerangkan pembuktian gejala alam dan atau gejala kemasyarakatan.  Penelitian merupakan kegiatan yg dilakukan menurut kaidah dan metode ilmiah secara sistematis untuk memperoleh informasi, data dan keterangan yg berkaitan dengan pemahaman dan pembuktian kebenaran atau ketidakbenaran suatu asumsi dan atau hipotesis untuk menarik
  • 13.
    Metode Ilmiah (ScientificMethod) : Suatu cara utk memperoleh pengetahuan yang baru atau suatu cara untuk menjawab permasalahan-permasalahan penelitian yang dilakukan secara ilmiah
  • 14.
    Metode Ilmiah (ScientificMethod) : Kriteria : •Berdasarkan fakta •Bebas dari prasangka •Menggunakan dasar Analisis •Menggunakan hipotesa •Menggunakan ukuran yang obyektif Langkah-langkah : •Pilih dan defenisikan masalah •Cari data yang tersedia •Buat hipotesis •Kerangka analisis •Kumpulkan data •Analisis data •Buat kesimpulan
  • 15.
  • 16.
  • 17.
    • Kaitan MetodeIlmiah dg Metode Penelitian Penelitian KebenaranIlmu (Proses) (Proses) (hasil)
  • 18.
  • 19.
    PERUMUSAN MASALAH PENYUSUNAN DESAIN PENELITIAN PENENTUAN CONTOH PENYUSUNAN TEKNIK PENGUMPULANDATA PENULISAN LAPORAN ANALISIS DATA PENYEDERHANAAN DAN TABULASI DATA RENCANA ANALISIS DATA PENGUMPULAN DATA
  • 20.
    Kumpulan Teori Menghasilkankonsep Dirumuskan Hipotesis Tentukan Sampel utk menguji Hipotesis Buat Kesimpulan yang Berlaku Umum Deduktif Pengamatan terhadap obyek penelitian (khusus sifatnya) Menghasilkan teori baru (umum) Skema : Proses induktif penelitian kuantitatif
  • 21.
    Unsur Pemikiran Ilmiah Sifat atauKualifikasi 1. Observasi (pengamatan) dengan suatu tujuan tertentu 1. Harus tepat dan ekstensif 2. Harus dikerjakan dalam berjenis kondisi 2. Analisis sintesis 3. Harus berisi unsur esensial dalam situasi problematik 4. Harus diperhitungkan kesamaan atau keragaman dengan mengingat bahaya analogi 5. Harus diberi perhatian pada pengecualian- pengecualian. Interpretasi harus dilakukan secara selektif 3. Mengingat dan memunculkan kembali secara selektif 6. Memerlukan pengalaman yang luas 4. Hipotesis 7. Harus dimasukkan semua hipotesis yang mungkin 5. Verifikasi dengan inferensi dan percobaan 8. Inferensi harus diuji dengan percobaan 6. Pemberian alasan dengan : a. Metode penyesuaian b. Metode perbedaan c. Metode pertinggal d. Metode variasi yang berhubungan e. Metode persamaan dan perbedaan 9. Hanya satu variabel yang dibenarkan 10. Data harus diatur secara sistematik 11. Keputusan yang diambil harus berdasarkan kebenaran-kebenaran data 12. Pertimbangan harus melalui ketepatan data 7. Keputusan 13. Harus tidak mempunyai prasangka
  • 23.
    Penalaran deduktif kesimpulan yang bersifat umum ke khusus. Contoh :  Semua makhluk bernafas (premis mayor)  Si Ali adalah seorang makhluk hidup (premis minor)  Jadi, Si Ali juga bernafas (Kesimpulan) Penalaran induktif  kesimpulan yang bersifat khusus ke umum. Contoh :  Kucing bernafas, Kambing bernafas  Sapi bernafas, Kuda dan Harimau bernafas  Semua hewan bernafas (Kesimpulan)
  • 24.
  • 37.
  • 38.
    SIKLUS INVESTIGASI ILMIAH AN A L I S I S S I N T E T I S PERTANYAAN TEORI Informasi Tentang Alam DATA Hasil-Hasil Penelitian Apa yang sudah diketahui, apa yang akan kita teliti dan peroleh Informasi dapat menkonfirmasi teori, mengembangkan /mengarahkan
  • 40.
    METODE ILMIAH: Adalahpenting dalam penemuan pengetahuan yang sistimatik dan perlu dikomunikasikan penemuan tersebut kepada masyarakat ilmuwan
  • 43.
    Kerangka Umum Penelitian: Harus memahami Teori Dasar, Konsep, dan Perumusan Hipotesis Landasan Teori Bertujuan : 1. Memperdalam pengetahuan tentang bidang yang diteliti 2. Mengetahui hasil-hasil yang berhubungan dengan yang diteliti 3. Memperjelas masalah penelitian (Banyak membaca daftar pustaka seperti abstrak, jurnal thesis, buku-buku teks, dan lainnya). Kerangka Konsep : Teori-teori yang telah dikumpulkan dapat menghasilkan beberapa konsep. Hubungan antara konsep-konsep yang didasarkan teori-teori tersebut disebut kerangka konsep. Ada beberapa istilah yang sering digunakan oleh ilmuan : Konsep, Variabel, Proposisi, Hipotesis, dan Toeri.
  • 44.
    Konsep : Pengertianabtraks yang digunakan para ilmuan sebagai komponen dalam membangun proposisi dan teori (uang sogok). Proposisi : Pernyataan tentang realitas yang dapat dievaluasi apakah benar atau salah (dia lulus karena pakai uang sogok) Teori : Adalah sistem dari proposisi, dapat juga dikatakan bahwa teori adalah kumpulan dari proposisi yang saling berkaitan. Variabel : Bentuk yang dapat diukur dari konsep Hipotesis : Proposisi yang dibuat dan dimaksudkan untuk mengumpulkan bukti-bukti dalam rangka menguji proposisi apakah benar atau tidak. Dalam arti lain hipotesis merupakan kesimpulan sementara dan diperlukan bukti- bukti untuk menguji dugaan. Hipotesis dinyatakan dalam bentuk : 1. Hipotesis penelitian (Hi) = Hipotesis alternatif 2. Hipotesis nol (H0) = Hipotesis nol
  • 45.
    Contoh : Bentukhipotesis H0 = tidak ada perbedaan perlakuan antara perlakuan pupuk Z dan X digunakan (H0 : z = x ). H1 = Ada perbedaan pengaruh perlakuan antara pupuk Z dan X (H1 : z  x )  Penelitian yang sifatnya diskriptif tidak perlu dibuatkan hipotesis, karena sifatnya menguraikan satu variebel. Sedangkan hipotesis membutuhkan beberapa variabel untuk melihat keterkaitannya. Batasan-batasan pemakaian hipotesis : 1. Jangan dipertahankan pendapat yang salah 2. Sesuaikan pikiran atau pendapat dengan fakta yang didapat 3. Uji pendapat yang dibuat dengan kritis 4. Hindarkan pemikiran yang salah
  • 47.
    Metode : merupakancara utama yang dipergunakan untuk mencapai suatu tujuan. Misalnya untuk menguji serangkaian hipotesis dengan mempergunakan teknik serta alat-alat tertentu. Tiap jenis penelitian akan berbeda metode yang digunakan : 1. Penelitian Deskriftif melihat hubungan dengan keadaan yang terjadi saat itu, menguraikan peristiwa yang terjadi, variabel tidak dimanipulasi. Sering digunakan metode survei dengan mengumpulkan data dari lapangan dengan membuat beberapa pertanyaan. 2. Penelitian Korelasi untuk melihat sebab-akibat yang sering digunakan dengan teknik-teknik statistik seperti regresi, multi regresi, diskriminan analisis. 3. Penelitian Eksperimen melakukan perlakuan terhadap variabel indipenden. Penelitian ini ada perlakuan, mempunyai variabel lebih dari satu, dan randomisasi.
  • 48.
    Analisis Data :Dapat dilakukan secara kualitatif atau kuantitatif dengan menggunakan teknik-teknik statistik Analisis statistik mana yang digunakan perlu diperhatikan 2 hal yaitu : Jenis variabel, dan metode penelitin (deskriptif, korelasi, atau eksperimen) 1. Deskriftif biasanya menggunakan : Tabel tabulasi (sederhana kelompok), grafik (grafik bar, grafik pie, histogram, polygon), ukuran sentral (rata-rata, median), ukuran perbedaan dll. 2. Korelasi biasanya :tergantung pada data yang diperoleh apakah nominal, ordinal, interval atau ratio. Biasanya dapat digunakan chi-square dan linear regresi). 3. Eksperimen umumnya menggunakan statistik untuk mengukur perbedaan (T-test dan ANOVA) Membuat Kesimpulan dan Saran : Kesimpulan : Generalisasi dari hasil penelitian. Generaliasi artinya ditujukan kepada populasi Saran : Lebih ditujukan kepada teori, praktek atau untuk penelitian lanjutan
  • 49.
    MEMBUAT LAPORAN PENELITIAN Laporanberisikan : Identitas laporan (judul, nama penelitia, institusi), abstrak atau ringkasan, kata pengantar, daftar isi, isi utama laporan, daftar bacaan, dan lampiran Isi laporan utama : Pendahuluan (latar belakang, rumusan masalah, tujuan tujuan penelitian, hipotesis, kegunaan atau manfaat. Kajian pustaka : berisi ulasan tentang aspak-aspek masalah yang diteliti yang diambil dari berbagai sumber dan jenis publikasi terbaru. Metode penelitian : Waktu dan tempat penelitian, cara memperoleh data, analisis data, alat yang digunakan Hasil dan pembahasan : Arti data yang diperoleh dan hubungannya dengan teori-teori yang telah disajikan pada kajian pustaka Kesimpulan dan saran : Dibuat berdasarkan hasil yang didapat merupakan jawaban dari hipotesis yang dibuat (jika ada), saran tidak selalu harus ada. Saran merinci menurut peneliti perlu dilakukan atau menyempurnakan teori yang telah ada.
  • 50.
  • 52.
    AKAL, DAYA HAYAL,DAN INTUISI AKAL (Logika): 1. Penting dalam perkembangan ilmu pengethuan, karena landasan utama dari perkembangan ilmu pengetathuan adalah akal 2. Dapat membuat kesimpulan, kebenarannya tergantung pada asumsi dasar yang dibuat 3. Bisa juga menghambat perkembangan ilmu pengethauan khusus ilmu pengethuan baru 4. Dapat membuat orang terlalu percaya diri dengan pendapat-pendapat yang belum tentu benar.
  • 53.
    Akal selalu dipengaruhioleh: 1. Perasaan 2. Prasngka 3. Pengalaman-pengalaman RASIONALISASI Diputuskan : Pikiran alam dibawah sadar Akal atau logika yang salah Kepentingan pribadi Emosi, Naluri, dan Prasangka
  • 54.
    PERAN AKAL 1. MENYUSUNHIPOTESA 2. MEMERIKSA KEBENARAN HASIL DAYA KHAYAL DAN INTUISI 3. MENENTUKAN PENELITIAN ATAU PENGAMATAN YANG AKAN DIBUAT 4. MENGUMPULKAN DAN MENGANALISI DATA 5. MEMBUAT INTEPRETASI TERHADAP DATA 6. MEMBUAT KESIMPULAN 7. MENGGUNAKAN HASIL YANG DIDAPAT
  • 55.
    DAYA KHAYAL KEMAMPUAN MELIHATSUATU PENOMENA YANG DAPAT DIHUBUNGKAN DARI SUATU PERISTIWA- KEPERISTIWA LAINNYA. APA BEDANYA DENGAN MELAMUN ? TIDAK REFLEKTIF DAN EFISIEN KARENA PIKIRANNYA LELUASA, atau MENGAMBANG TAMPA BATAS. DAYA KHAYAL : PEMBERI HIDUP BAGI KITA, SEDANGKAN IMPIAN DAN SPEKULASI ADALAH ANGAN-ANGAN YANG HAMPA.
  • 56.
    PERAN DISKUSI DANPERTEMUAN ILMIAH 1. ORANG DAPAT MENGEMUKAN PENDAPAT YANG BERMANFAAT 2. MENGHASILKAN PEMIKIRAN BARU DENGAN BERGABUNGNYA BEBERAPA PEMIKIR 3. DAPAT MEMPERBAIKI PENDAPAT-PENDAPAT YANG SALAH 4. MENIMBULKAN KESENANGAN BAGI PENELITI YANG SEDANG ADA MASALAH DALAM MENYELESAIKANNYA 5. MEMATAHKAN PEMIKIRAN-PEMIKIRAN YANG TIDAK BERMANFAAT
  • 57.
    PENGARAHAN PIKIRAN ORANG SELALUMENGULANGI HAL-HALYANG SALAH, CARA UNTUK MEMBEBASKANNYAADALAH: 1. TINGGALKAN PERSOALAN YANG DIHADAPI UNTUK SEMENTARA DARI PIKIRAN KITA 2. BANYAK MELAKUKAN DISKUSI DAN MENDENGAR PENDAPAT ORANG YANG LEBIH TAHU 3. LAKUKAN HAL-HALATAU PENDEKATAN BARU
  • 58.
    INTUISI CARA MENCARI INTUISI: 1.PIKIRKAN SECARA MENDALAM MENGENAIPERSOALAN DAN MASALAH YANG DIHADAPI, SEHINGGA PIKIRAN DIBAWAH SADAR DAPAT DIMANFAATKAN 2. GANGGUAN HAL-HAL HARUS DIHILANGKAN 3. LAKUKAN SECARA TERUS-MENERUS 4. BANYAK BERISTERAHAT DARI SUATU KELELAHAN 5. BANYAK DISKUSI DAN MENGINGGAT 6. SIAPKAN CATATAN, KARENA DATANGNYA SECARA TIBA- TIBA.
  • 59.
    UNTUK BERPIKIR PRODUKTIF: 1.SIAPKAN PIKIRAN KITA 2. ARAHKAN PADA PERSOALAN YANG INGIN DISELESAIKAN 3. PERHATIAN MASALAH ATAU PERSOALAN DENGAN BAIK 4. SETELAH DIJAWAB NILAI JAWABAN YANG DIBUAT KEPIKIRAN YANG SADAR
  • 60.
    PENGARUH KONSENTRASI ZATPERANGSANG TUMBUH ATONIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG KEDELAI (Glycine max L.MERRIL) SKRIPSI OLEH : MAMAN ADIPUTRA NIM : OOOOOOO7 Diajukan Sebagai salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pertanian FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU 2010
  • 61.
    ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI JERUK (Citrus nobilis var) DI DESA SUNGAI PAKU KECAMATAN SINGINGI HILIR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI SKRIPSI OLEH : DEWI ANGITA NIM : OOOOOOO7 Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pertanian FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU 2010
  • 62.
    PENGARUH KONSENTRASI ZATPERANGSANG TUMBUH ATONIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KACANG KEDELAI (Glycin max. L. MERRIL) OLEH MAMAN ADIPUTRA NIM : OOOOOOO7 DISETUJUI Pembimbing I Dr. Muhammad Soleh, M. Sc Pembimbing II Dr. Siti Nurbahagia, M.Si MENGETAHUI Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Saleh Aljufri. M.P Ketua Program Studi Agroteknologi Dr. Ir. Ikke Salamah, M.Sc
  • 65.
  • 67.
    PENULISAN DAFTAR PUSTAKA 1.Nama pengaran; Thn terbit :Jdl artikal. No. Jurnal : No. Volume (No. terbit) ; Halaman Contoh : Runtunuwu SD, Hartana A, Suharsono, dan Sinaga MS. 2000. Penanda molekuler sifat ketahanan kelapa terhadap Phytophthora penyebab gugur buah. Hayati 7:101-105. 2. Nama pengarang (atau Editor). Thn terbit, Judul buku, Tempat terbit, Nama penerbit, Contoh : Gunawan AW. 2000. Usaha Pembibitan Jamur. Jakarta. Penebar Swadaya. 3. Luzikov VN. 1985. Mithochodrial Biogenesis and Breakdown. Galkin AV, penerjemah; Roodyn DB, editor. New York. Concultants Bureau. Terjemahn dari: Reguliatsiia Formirovaniia Mitokhondrii. 4. Nama pengarang. Thn terbit, Di dalam: Nama editor, editor, Judul publikasi atau nama pertemuan ilmiah. Tempat pertemuan, tgl. Pertemunan. Tempat terbit. Nama penerbit, Halaman artikal.
  • 68.
    5. Nama pengarang,Thn terbit, Judul (skripsi, thesis, disertasi). Tempat institusi: Nama institusi tempat karya ilmiah tersebut, Keterangan (belum dipublikasikan tau diterbitkan) Contoh : Astriani A. 2003. Fungsi biaya dalam usaha perbenihan ikan mas. Kasus Kabupaten Bandung [skripsi]. Bogor. Fakultas Perikanan, Institut pertanian Bogor.
  • 69.