Mengenal
Yang Mahakudus
Yesaya 6:1-8
1Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan
duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan
ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci. 2Para Serafim
berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai
enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka
mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka
dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang.
3Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya:
“Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh
bumi penuh kemuliaan-Nya!” 4Maka bergoyanglah alas
ambang pintu disebabkan suara orang yang berseru itu
dan rumah itu pun penuhlah dengan asap.
Yesaya 6:1-8
5Lalu kataku: “Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini
seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah
bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat
Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam.” 6Tetapi seorang
dari pada Serafim itu terbang mendapatkan aku; di
tangannya ada bara, yang diambilnya dengan sepit dari
atas mezbah. 7Ia menyentuhkannya kepada mulutku
serta berkata: “Lihat, ini telah menyentuh bibirmu, maka
kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni.”
8Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: “Siapakah
yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk
Aku?” Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!”
Yesaya 6:1
Dalam tahun matinya raja Uzia
aku melihat Tuhan duduk di atas
takhta yang tinggi dan menjulang,
dan ujung jubah-Nya memenuhi
Bait Suci.
Raja Uzia
Raja Uzia
Yesaya 6:1
Dalam tahun matinya
raja Uzia aku melihat
Tuhan duduk di atas
takhta yang tinggi
dan menjulang,
dan ujung jubah-Nya
memenuhi Bait Suci.
Yesaya 6:1
“aku melihat Tuhan”?
KEL 33:20 Lagi firman-Nya: “Engkau
tidak tahan memandang wajah-Ku,
sebab tidak ada orang yang
memandang Aku dapat hidup.”
YOH 1:18 Tidak seorang pun yang
pernah melihat Allah; tetapi Anak
Tunggal Allah, yang ada di pangkuan
Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.
Yesaya 6:1
Dalam tahun matinya raja Uzia
aku melihat Tuhan duduk di atas
takhta yang tinggi dan menjulang,
dan ujung jubah-Nya memenuhi
Bait Suci.
Ujung Jubah
Image: Joshua Lambus/ Solent
Deep Sea
Exploration
Clusterwink Snail
Image: Nerida Wilson/University of California, San Diego
Vampire Squid
Image: Steve Haddock/Monterey Bay Aquarium Research Institute
Deiopea Comb Jelly
Image: Steve Haddock/Monterey Bay Aquarium Research Institute
Abraliopsis Squid
Image: Steve Haddock/Monterey Bay Aquarium Research Institute
Atolla
Image: Steve Haddock/Monterey Bay Aquarium Research Institute
Galaxies by Hubble UDF
Image: NASA, ESA, and S. Beckwith (STScI) and the HUDF Team
Tuhan yang
BERDAULAT
& AGUNG
Yesaya 6:2-4
2Para Serafim berdiri di sebelah
atas-Nya, masing-masing mempunyai
enam sayap; dua sayap dipakai untuk
menutupi muka mereka, dua sayap dipakai
untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap
dipakai untuk melayang-layang. 3Dan mereka
berseru seorang kepada seorang, katanya:
“Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta
alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!”
4Maka bergoyanglah alas ambang pintu
disebabkan suara orang yang berseru itu dan
rumah itu pun penuhlah dengan asap.
Yesaya 6:2-4
2Para Serafim berdiri di sebelah
atas-Nya, masing-masing mempunyai
enam sayap; dua sayap dipakai untuk
menutupi muka mereka, dua sayap dipakai
untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap
dipakai untuk melayang-layang. 3Dan mereka
berseru seorang kepada seorang, katanya:
“Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta
alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!”
4Maka bergoyanglah alas ambang pintu
disebabkan suara orang yang berseru itu dan
rumah itu pun penuhlah dengan asap.
Wahyu 4:2-8
Segera aku dikuasai oleh Roh dan
lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga ...
“Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah,
Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan
yang ada dan yang akan datang.”
Qadosh
Suci / Murni
Terpisah / Berbeda
“Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta
alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!”
Ruang Mahakudus
Kabod
Mulia / Bobot
Qadosh yang dinyatakan
“Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta
alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!”
Yesaya 6:2-4
2Para Serafim berdiri di sebelah
atas-Nya, masing-masing mempunyai
enam sayap; dua sayap dipakai untuk
menutupi muka mereka, dua sayap dipakai
untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap
dipakai untuk melayang-layang. 3Dan mereka
berseru seorang kepada seorang, katanya:
“Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta
alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!”
4Maka bergoyanglah alas ambang pintu
disebabkan suara orang yang berseru itu dan
rumah itu pun penuhlah dengan asap.
Tuhan yang
MAHAKUDUS
& MULIA
Yesaya 6:5-7
Lalu kataku:
“Celakalah aku! aku binasa!
Sebab aku ini seorang yang najis
bibir, dan aku tinggal di tengah-
tengah bangsa yang najis bibir,
namun mataku telah melihat Sang
Raja, yakni TUHAN semesta alam.”
Jawab dalam hati:
Dalam hal apa kita siap
berkompromi dengan
dosa jika perbuatan/
perkataan/keinginan
kita itu TIDAK AKAN
diketahui orang lain?
Know God, Know man
Man never attains
to a true
self-knowledge
until he has
previously
contemplated
the face of God.
Yesaya 6:6-7
Tetapi seorang dari pada Serafim itu
terbang mendapatkan aku;
di tangannya ada bara, yang diambilnya
dengan sepit dari atas mezbah.
Ia menyentuhkannya kepada mulutku
serta berkata: “Lihat, ini telah menyentuh
bibirmu, maka kesalahanmu telah
dihapus dan dosamu telah diampuni.”
Yesaya 66:2 CEV
The people I treasure most
are the humble –
they depend only on me
and tremble when I speak.
Yesaya 6:8
Lalu aku mendengar suara Tuhan
berkata: “Siapakah yang akan Kuutus,
dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?”
Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!”
Gairah akan Kemuliaan-Nya
Yesaya mengenal Tuhan sebagai
“Yang Mahakudus, Allah Israel” (30x)
Dikuduskanlah nama-Mu,
datanglah Kerajaan-Mu,
jadilah kehendak-Mu di
bumi seperti di sorga.
MATIUS 6:9-10
When I Look into Your Holiness
When I look into Your holiness
When I gaze into Your loveliness
When all things that surround
become shadows
in the light of You
When I Look into Your Holiness
When I've found the joy of
reaching Your heart
When my will becomes
enthroned in Your love
When all things that surround
become shadows
in the light of You
When I Look into Your Holiness
I worship You
I worship You
The reason I live
is to worship You

Mengenal Yang Mahakudus

  • 1.
  • 3.
    Yesaya 6:1-8 1Dalam tahunmatinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci. 2Para Serafim berdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. 3Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!” 4Maka bergoyanglah alas ambang pintu disebabkan suara orang yang berseru itu dan rumah itu pun penuhlah dengan asap.
  • 4.
    Yesaya 6:1-8 5Lalu kataku:“Celakalah aku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam.” 6Tetapi seorang dari pada Serafim itu terbang mendapatkan aku; di tangannya ada bara, yang diambilnya dengan sepit dari atas mezbah. 7Ia menyentuhkannya kepada mulutku serta berkata: “Lihat, ini telah menyentuh bibirmu, maka kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni.” 8Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: “Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?” Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!”
  • 5.
    Yesaya 6:1 Dalam tahunmatinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.
  • 6.
  • 7.
  • 8.
    Yesaya 6:1 Dalam tahunmatinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.
  • 9.
    Yesaya 6:1 “aku melihatTuhan”? KEL 33:20 Lagi firman-Nya: “Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup.” YOH 1:18 Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.
  • 10.
    Yesaya 6:1 Dalam tahunmatinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.
  • 11.
  • 12.
    Image: Joshua Lambus/Solent Deep Sea Exploration
  • 13.
    Clusterwink Snail Image: NeridaWilson/University of California, San Diego
  • 14.
    Vampire Squid Image: SteveHaddock/Monterey Bay Aquarium Research Institute
  • 15.
    Deiopea Comb Jelly Image:Steve Haddock/Monterey Bay Aquarium Research Institute
  • 16.
    Abraliopsis Squid Image: SteveHaddock/Monterey Bay Aquarium Research Institute
  • 17.
    Atolla Image: Steve Haddock/MontereyBay Aquarium Research Institute
  • 20.
    Galaxies by HubbleUDF Image: NASA, ESA, and S. Beckwith (STScI) and the HUDF Team
  • 21.
  • 22.
    Yesaya 6:2-4 2Para Serafimberdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. 3Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!” 4Maka bergoyanglah alas ambang pintu disebabkan suara orang yang berseru itu dan rumah itu pun penuhlah dengan asap.
  • 23.
    Yesaya 6:2-4 2Para Serafimberdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. 3Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!” 4Maka bergoyanglah alas ambang pintu disebabkan suara orang yang berseru itu dan rumah itu pun penuhlah dengan asap.
  • 24.
    Wahyu 4:2-8 Segera akudikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga ... “Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang.”
  • 25.
    Qadosh Suci / Murni Terpisah/ Berbeda “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!”
  • 26.
  • 27.
    Kabod Mulia / Bobot Qadoshyang dinyatakan “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!”
  • 28.
    Yesaya 6:2-4 2Para Serafimberdiri di sebelah atas-Nya, masing-masing mempunyai enam sayap; dua sayap dipakai untuk menutupi muka mereka, dua sayap dipakai untuk menutupi kaki mereka dan dua sayap dipakai untuk melayang-layang. 3Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!” 4Maka bergoyanglah alas ambang pintu disebabkan suara orang yang berseru itu dan rumah itu pun penuhlah dengan asap.
  • 29.
  • 30.
    Yesaya 6:5-7 Lalu kataku: “Celakalahaku! aku binasa! Sebab aku ini seorang yang najis bibir, dan aku tinggal di tengah- tengah bangsa yang najis bibir, namun mataku telah melihat Sang Raja, yakni TUHAN semesta alam.”
  • 31.
    Jawab dalam hati: Dalamhal apa kita siap berkompromi dengan dosa jika perbuatan/ perkataan/keinginan kita itu TIDAK AKAN diketahui orang lain?
  • 32.
    Know God, Knowman Man never attains to a true self-knowledge until he has previously contemplated the face of God.
  • 33.
    Yesaya 6:6-7 Tetapi seorangdari pada Serafim itu terbang mendapatkan aku; di tangannya ada bara, yang diambilnya dengan sepit dari atas mezbah. Ia menyentuhkannya kepada mulutku serta berkata: “Lihat, ini telah menyentuh bibirmu, maka kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni.”
  • 35.
    Yesaya 66:2 CEV Thepeople I treasure most are the humble – they depend only on me and tremble when I speak.
  • 36.
    Yesaya 6:8 Lalu akumendengar suara Tuhan berkata: “Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?” Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!”
  • 37.
    Gairah akan Kemuliaan-Nya Yesayamengenal Tuhan sebagai “Yang Mahakudus, Allah Israel” (30x) Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. MATIUS 6:9-10
  • 38.
    When I Lookinto Your Holiness When I look into Your holiness When I gaze into Your loveliness When all things that surround become shadows in the light of You
  • 39.
    When I Lookinto Your Holiness When I've found the joy of reaching Your heart When my will becomes enthroned in Your love When all things that surround become shadows in the light of You
  • 40.
    When I Lookinto Your Holiness I worship You I worship You The reason I live is to worship You

Editor's Notes

  • #6 Yesaya menggambarkan tahun di saat ia melihat Tuhan sbg “tahun matinya Raja Uzia”. Hal ini mungkin terdengar biasa saja, tetapi pernyataan ini kemungkinan besar menunjukkan suatu peristiwa yg penting.
  • #7 Uzia memerintah selama setengah abad. Mengikut Tuhan dg segenap hati. Tuhan membuat semua usahanya berhasil: Perluasan wilayah, Negara yang makmur, Pemerintahan yang stabil.
  • #8 Menjadi sombong: Melanggar ketetapan Allah yang kudus dg melakukan upacara yg hanya boleh dilakukan imam. Marahnya meluap ketika ditegur. Sakit kusta, tinggal di rumah pengasingan sampai hari matinya. Yesaya berduka, kehilangan, apalagi penggantinya buruk: Yotam kemudian Ahas.
  • #9 Kontras: Raja dunia (Uzia) x Raja Semesta (Tuhan) Mati, kuasanya berakhir x Hidup, takhtanya mengatasi segalanya Yesaya yang melihat kematian raja duniawi yang kepadanya seluruh bangsa menaruh pengharapannya sekarang melihat Raja Semesta Alam yang hidup dan berdaulat!
  • #10 A theophany is a manifestation of God in the Bible that is tangible to the human senses. It often, but not always, in human form.
  • #12 Lady Diana: 7.5 m Ujung jubahnya keluar dari takhta itu memenuhi altar, perabot2, ruangan, seluruh bagian Bait Suci  Keagungan Tuhan Keagungan Tuhan dinyatakan dalam sangat banyak cara.
  • #13 Deep sea: ga ada cahaya matahari, tekanan air sangat besar Researchers estimate that there are more than a thousand species of deep-dwelling animals, between 80-90% of them are bioluminous.
  • #23 Malaikat yg luar biasa. Namun mereka bahkan tidak dapat memandang Tuhan dan merasa tidak layak tidak menutup kaki mereka di hadiratNya. Makhluk yg luar biasa, tidak dicemari dosa manusia, tapi mereka menghormati Tuhan begitu rupa.
  • #26 Trisagion: Qadosh, qadosh, qadosh, adonai tsevaoth Cara Ibrani memberikan penekanan, seperti tanda seru, bold, underline, italics Sanctus, Sanctus, Sanctus
  • #28 Seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya: suara, rasa, warna, semesta ...
  • #29 Kitika serafim berseru alas ambang pintu bergoyang. Kalau ada serafim yg berbicara demikian, pasti kita semua gemetar. Namun para malaikat ini gentar thd kekudusan dan kemuliaan Tuhan. Jika pada serafim saja kita gentar apalagi seharusnya pada Tuhan!
  • #31 Apa respons Yesaya? “Celakalah aku!” (perkataan kutuk). Yesaya adalah nabi, yg mengungkapkan perkataan berkat dan kutuk. Dalam pasal 1-5 nabi Yesaya menyatakan suara kenabiannya dg mengutuk dosa2 Yehuda, Yerusalem, dan orang-orang lain. Di hadirat Tuhan yg di hadapan-Nya para serafim menutupi wajahnya dan menyembunyikan kakinya, Yesaya mulai mengenali dirinya dalam pengertian yang sepenuhnya baru. Ia bukan lagi seorang pengkhotbah yg mengungkapkan dosa-dosa umat. Ia adalah hamba yg berdiri di hadapan Tuannya. Ini alasan mengapa fokus pengakuan Yesaya adalah faktas bahwa ia adalah seorang yg najis bibir. Yesaya barangkali adalah orang yg memiliki mulut bibir yg pali tidak tercela di Yerusalem. Dia menkhotbahkan Firman Allah yg kudus. Kegiatannya yg suci pun sdh dikotori dosa. Yesaya berkata segala kesalehannya adalah seperti kain kotor (Yes 64:6). Apa yg disadari di hadirat Tuhan yg kudus adalah apa yg disebut sbg total depravity: tidak ada satu bagian pun dalam hidup kita yg bebas dari dosa.
  • #32 Keinginan daging, keinginan mata, keangkuhan hidup. Yesaya benar. Celakalah aku. Aku binasa. Hanya krn anugerah Tuhan setiap hari kita dijaga dari kehancuran yg total.
  • #34 Biasanya dalam ibadah Israel, mana yang benar: a. Waktu orang/benda yg ceremonially clean menyentuh orang/benda yg najis, maka orang/benda itu menjadi najis. b. Waktu orang/benda yg najis menyentuh orang/benda yg ceremonially celan, maka orang/benda itu menjadi clean. Yesaya mengalami penyucian itu dalam suatu penglihatan. Tetapi ini merupakan pola dari apa yg akan benar2 bisa dilihat di salib: Di sana Tuhan menyatakan kekudusanNya dengan menghukum Anak-Nya sendiri ketika AnakNya itu berada di hadapanNya dg mengenakan keberdosaan manusia.