Pendidikan Matematika
Universitas Sanata
Dharma 2013
Mate
ri
Standar Kompetensi (SK):
Menggunakan konsep matriks dalam
pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar (KD):
Menggunakan sifat-sifat dan operasi
matriks.
back
1. mengenal definisi matriks
dan jenis-jenis matriks
2. Melakukan operasi
aljabar pada matriks
back
Matriks adalah kelompok bilangan
yang disusun dalam suatu jajaran
berbentuk persegi atau persegi
panjang yang terdiri atas baris-
baris dan kolom-kolom.
Jadi dari kumpulan bilangan
dibawah ini yang merupakan
matriks adalah......3
6 8
5
Atau yang ini?
89
5
Yang ini kah?
back
Nama matriks dari sebuah
matriks adalah sebuah huruf
kapital yang digunakan untuk
menamai sebuah matriks.
3 2 4
2 1 0
3 1 2
back
BEBERAPA ISTILAH DALAM
MATRIKS
back
Baris dari suatu matriks
adalah bagian susunan
bilangan yang dituliskan
mendatar atau horisontal
dalam matriks.
3 2 4
2 1 0
3 1 2
Baris 1
Baris 2
Baris 3
Kolom dari suatu matriks
adalah bagian yang dituliskan
tegak atau vertikal dalam
matriks.
3 2 4
2 1 0
3 1 2
kolom1
kolom2
kolom3
Elemen atau unsur suatu matriks
adalah bilangan-bilangan (real
atau kompleks) yang menyusun
matriks itu
3 2 4
2 1 0
3 1 2
Elemen pada baris
pertama kolom pertama
Elemen pada baris
tiga kolom kedua
Ada yang tau angka ini ada
pada kolom berapa dan
pada baris berapa?
-Ordo dari suatu matriks ditentukan oleh
banyak baris dan banyak kolom pada suatu
matriks.
-- banyak elemen atau banyak unsur dari suatu
matriks ditentukan oleh hasil kali banyak
garis dengan banyak kolom matriks tersebut.
Maka ordo matrik
disamping adalah 3x
3 atau ditulis M (3x3)
3 2 4
2 1 0
3 1 2
1 2 3
4 5 6
7 8 9
Nama matriks?
Ada berapa baris matrik
tersebut?
Ada berapa kolom matriks
tersebut?
Jadi, ordo matriks tersebut?
Sebutkan elemen-elemen
matriks tersebut!
Matriks
Segitiga
Matriks
Baris
Matriks
Kolom
Matriks
Persegi Matriks
Identitas
Matriks
Diagonal
Macam-
macam
matriks
Matriks
tegak
back
Jika sebuah Matriks berordo m × n, dengan
nilai m=1 sehingga diperoleh matriks
berordo 1 x n. Matriks 1 x n terdiri atas
satu baris dan memuat n elemen
Contoh
1 2 3
back
Jika sebuah Matriks berordo m × n, dengan
nilai n =1 sehingga diperoleh matriks
berordo 1 x m. Matriks 1 x m terdiri atas
satu baris dan memuat m elemen
4
5
6
Contoh
back
Jika sebuah Matriks berordo m × n, dengan
nilai m = n sehingga diperoleh matriks
berordo n x n (bisa disebut matrik n). Pada
Matriks berordo n, banyak baris = banyak
kolom.
5 6
7 8
Contoh
Matriks berordo 2 x 2 atau M2
Pada sebuah matriks persegi, elemen
yang terletak pada garis hubung
elemen a11 dengan elemen amn
dinamakan sebagai diagonal utama
(DU). Sedangkan elemen yang terletak
pada garis hubung elemen an1 dengan
elemen an1 dinamakan sebagai
diagonal samping (DS).
1 2 3
4 5 6
7 8 9
Diagonal Utama
(DU)
Diagonal Samping
(DS)
A =
Contoh
back
MATRIKS SEGITIGA
ATAS
MATRIKS SEGITIGA
BAWAH
Matriks segitiga atas
dengan elemen dibawah
diagonal utama semuanya
bernilai nol.
Matriks segitiga bawah
dengan elemen diatas
diagonal utama semuanya
bernilai nol.
𝐴 =
4 3
0 1
2 −1
3 5
0 0
0 0
2 6
0 4
𝐴 =
4 0
6 1
0 0
0 0
2 −1
3 5
2 0
3 4
back
Jika sebuah Matriks berordo n, dengan elemen
matriks yang berada dibawah dan diatas
diagonal utama semuanya bernilai nol. Maka
artinya semua elemen matrik bernilai nol,
kecuali elemen yang terletak pada diagonal
utama.
5 0
0 8
1 0 0
0 5 0
0 0 9
back
Jika sebuah Matriks berordo n,
dengan elemen pada diagonal utama
semuanya bernilai 1. lambang nya In
1 0 0
0 1 0
0 0 1
1 0
0 1I2
I3
back
Jika sebuah Matriks berordo m x n, dengan
m < n , berarti banyak kolom lebih banyak
dibandingkan banyak barisnya. Oleh karena
itu bentuknnya akan memanjang.
1 5 8 5
0 1 0 3
back
Jika sebuah Matriks berordo m x n,
dengan m > n , berarti banyak baris lebih
banyak dibandingkan banyak
kolomnyanya. Oleh karena itu
bentuknnya akanpersegi panjang tegak.
1 5
2 8
0 1
back
Mengubah susunan matriks dengan
menukar baris menjadi kolom, kolom
menjadi baris.
1 2
4 5
7 8
t 1 4 7
2 5 8
back
back
1. - Ordo kedua matriks yang
dijumlahkan/ dikurangkan harus sama
2. - Setiap unsur yang letaknya
bersesuaian dijumlahkan /dikurangkan.
1 1 2
3 4 1
1 5 2
1 2 3
4 5 6
7 0 1
+ + +
+ + +
+ + +
2 3 4
7 9 7
8 5 3
1. Sifat Komutatif : A + B = B+A
1. 2. Sifat Asosiatif : (A+B)+C=A+(B+C)
2. 3. Terdapat matriks identitas O yang bersifat :
A+O=O+A=A
3. 4. Semua matriks A mempunyai lawan atau
back
1 5 8
3 4 1
1 5 2
1 2 3
4 5 6
7 8 9
- - -
- - -
- - -
0 3 5
-1 -1 -5
6 -3 -7
back
1 0 1
2 1 3
Tentukan nilai 3A.
Maka :
3
3.1 3.0 3.1
3.2 3.1 3.3
3 0 3
6 3 9
back
Syarat 2 matriks bisa dikalikan jika banyak
kolom matriks pertama harus sama dengan
banyaknya baris matriks kedua
1 2 0
2 1 3
1
0
2
1
8
1
0
2
back
Suatu matriks dikatakan mempunyai
invers jika nilai determinan matriks tidak
nol
Determinan matriks A ditulis │A│
-1 1
Det.A
1
ad – bc
1 4
3 2
-1 1
1.2 – 4.3
1
-10
back
Barisan bilangan yang di tulis di
antara dua garis tegak
Det.A = = 1.2 – 4.3 = – 10
RUMUS : Det.A =
a b
c d
= ad – bc
1 4
3 2
back
1
2
3
a. A + B – C
b. A – B – C
c. A + B + C
1 -2
4 2
1 -2
4 2
0 5
3 -2
4 9
2 10
- AB
- BA
- AC
- BC
1 4
3 2
8
3
5 2
Mediaakuuuu

Mediaakuuuu

  • 1.
  • 2.
  • 4.
    Standar Kompetensi (SK): Menggunakankonsep matriks dalam pemecahan masalah. Kompetensi Dasar (KD): Menggunakan sifat-sifat dan operasi matriks. back
  • 5.
    1. mengenal definisimatriks dan jenis-jenis matriks 2. Melakukan operasi aljabar pada matriks back
  • 7.
    Matriks adalah kelompokbilangan yang disusun dalam suatu jajaran berbentuk persegi atau persegi panjang yang terdiri atas baris- baris dan kolom-kolom.
  • 8.
    Jadi dari kumpulanbilangan dibawah ini yang merupakan matriks adalah......3 6 8 5 Atau yang ini? 89 5 Yang ini kah? back
  • 9.
    Nama matriks darisebuah matriks adalah sebuah huruf kapital yang digunakan untuk menamai sebuah matriks. 3 2 4 2 1 0 3 1 2 back
  • 10.
  • 11.
    Baris dari suatumatriks adalah bagian susunan bilangan yang dituliskan mendatar atau horisontal dalam matriks. 3 2 4 2 1 0 3 1 2 Baris 1 Baris 2 Baris 3
  • 12.
    Kolom dari suatumatriks adalah bagian yang dituliskan tegak atau vertikal dalam matriks. 3 2 4 2 1 0 3 1 2 kolom1 kolom2 kolom3
  • 13.
    Elemen atau unsursuatu matriks adalah bilangan-bilangan (real atau kompleks) yang menyusun matriks itu 3 2 4 2 1 0 3 1 2 Elemen pada baris pertama kolom pertama Elemen pada baris tiga kolom kedua Ada yang tau angka ini ada pada kolom berapa dan pada baris berapa?
  • 14.
    -Ordo dari suatumatriks ditentukan oleh banyak baris dan banyak kolom pada suatu matriks. -- banyak elemen atau banyak unsur dari suatu matriks ditentukan oleh hasil kali banyak garis dengan banyak kolom matriks tersebut. Maka ordo matrik disamping adalah 3x 3 atau ditulis M (3x3) 3 2 4 2 1 0 3 1 2
  • 15.
    1 2 3 45 6 7 8 9 Nama matriks? Ada berapa baris matrik tersebut? Ada berapa kolom matriks tersebut? Jadi, ordo matriks tersebut? Sebutkan elemen-elemen matriks tersebut!
  • 16.
  • 17.
    Jika sebuah Matriksberordo m × n, dengan nilai m=1 sehingga diperoleh matriks berordo 1 x n. Matriks 1 x n terdiri atas satu baris dan memuat n elemen Contoh 1 2 3 back
  • 18.
    Jika sebuah Matriksberordo m × n, dengan nilai n =1 sehingga diperoleh matriks berordo 1 x m. Matriks 1 x m terdiri atas satu baris dan memuat m elemen 4 5 6 Contoh back
  • 19.
    Jika sebuah Matriksberordo m × n, dengan nilai m = n sehingga diperoleh matriks berordo n x n (bisa disebut matrik n). Pada Matriks berordo n, banyak baris = banyak kolom. 5 6 7 8 Contoh Matriks berordo 2 x 2 atau M2
  • 20.
    Pada sebuah matrikspersegi, elemen yang terletak pada garis hubung elemen a11 dengan elemen amn dinamakan sebagai diagonal utama (DU). Sedangkan elemen yang terletak pada garis hubung elemen an1 dengan elemen an1 dinamakan sebagai diagonal samping (DS). 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Diagonal Utama (DU) Diagonal Samping (DS) A = Contoh back
  • 21.
    MATRIKS SEGITIGA ATAS MATRIKS SEGITIGA BAWAH Matrikssegitiga atas dengan elemen dibawah diagonal utama semuanya bernilai nol. Matriks segitiga bawah dengan elemen diatas diagonal utama semuanya bernilai nol. 𝐴 = 4 3 0 1 2 −1 3 5 0 0 0 0 2 6 0 4 𝐴 = 4 0 6 1 0 0 0 0 2 −1 3 5 2 0 3 4 back
  • 22.
    Jika sebuah Matriksberordo n, dengan elemen matriks yang berada dibawah dan diatas diagonal utama semuanya bernilai nol. Maka artinya semua elemen matrik bernilai nol, kecuali elemen yang terletak pada diagonal utama. 5 0 0 8 1 0 0 0 5 0 0 0 9 back
  • 23.
    Jika sebuah Matriksberordo n, dengan elemen pada diagonal utama semuanya bernilai 1. lambang nya In 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 0 1I2 I3 back
  • 24.
    Jika sebuah Matriksberordo m x n, dengan m < n , berarti banyak kolom lebih banyak dibandingkan banyak barisnya. Oleh karena itu bentuknnya akan memanjang. 1 5 8 5 0 1 0 3 back
  • 25.
    Jika sebuah Matriksberordo m x n, dengan m > n , berarti banyak baris lebih banyak dibandingkan banyak kolomnyanya. Oleh karena itu bentuknnya akanpersegi panjang tegak. 1 5 2 8 0 1 back
  • 26.
    Mengubah susunan matriksdengan menukar baris menjadi kolom, kolom menjadi baris. 1 2 4 5 7 8 t 1 4 7 2 5 8 back
  • 27.
  • 28.
    1. - Ordokedua matriks yang dijumlahkan/ dikurangkan harus sama 2. - Setiap unsur yang letaknya bersesuaian dijumlahkan /dikurangkan.
  • 29.
    1 1 2 34 1 1 5 2 1 2 3 4 5 6 7 0 1 + + + + + + + + + 2 3 4 7 9 7 8 5 3
  • 30.
    1. Sifat Komutatif: A + B = B+A 1. 2. Sifat Asosiatif : (A+B)+C=A+(B+C) 2. 3. Terdapat matriks identitas O yang bersifat : A+O=O+A=A 3. 4. Semua matriks A mempunyai lawan atau back
  • 31.
    1 5 8 34 1 1 5 2 1 2 3 4 5 6 7 8 9 - - - - - - - - - 0 3 5 -1 -1 -5 6 -3 -7 back
  • 32.
    1 0 1 21 3 Tentukan nilai 3A. Maka : 3 3.1 3.0 3.1 3.2 3.1 3.3 3 0 3 6 3 9 back
  • 33.
    Syarat 2 matriksbisa dikalikan jika banyak kolom matriks pertama harus sama dengan banyaknya baris matriks kedua 1 2 0 2 1 3 1 0 2 1 8 1 0 2
  • 34.
  • 35.
    Suatu matriks dikatakanmempunyai invers jika nilai determinan matriks tidak nol Determinan matriks A ditulis │A│ -1 1 Det.A 1 ad – bc 1 4 3 2 -1 1 1.2 – 4.3 1 -10 back
  • 36.
    Barisan bilangan yangdi tulis di antara dua garis tegak Det.A = = 1.2 – 4.3 = – 10 RUMUS : Det.A = a b c d = ad – bc 1 4 3 2 back
  • 38.
  • 39.
    a. A +B – C b. A – B – C c. A + B + C 1 -2 4 2 1 -2 4 2 0 5 3 -2
  • 40.
  • 41.
    - AB - BA -AC - BC 1 4 3 2 8 3 5 2